Hukum bekam ketika berpuasa: ternyata TIDAK BATAL

Para ulama berbeda pendapat tentang pembekaman, termasuk membatalkan puasa ataukah tidak. Pendapat pertama. Mereka mengatakan bahwa bekam membatalkan puasa. Ini adalah madzhab Hambali, Ishaq, Ibnul Mundzir, dan mayoritas fuqaha (ahli fikih) [44], dan dikuatkan oleh Ibnu Taimiyah, dan juga Ibnu Utsaimin dalam fatwanya.

Dalil mereka:
Menurut mereka bekam adalah salah satu hal yang dapat membatalkan puasa.
Dari Rafi’ bin Khadij radhiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Berbuka (batal puasa) orang yang membekam dan dibekam.” (HR. Tirmidzi: 774, Ahmad 3/465, Ibnu Khuzaimah: 1964, Ibnu Hibban: 3535; hadits ini telah dishahihkan oleh imam Ahmad, imam Bukhari, Ibnul Madini (lihat al Istidzkar 10/122). Demikian juga al Albani menshahihkannya dalam Irwa’ul Ghalil: 931, Misykatul Mashabih: 2012, dan Shahih Ibnu Khuzaimah: 1983).

Pendapat kedua. Menurut pendapat kedua, bekam tidak membatalkan puasa. Ini adalah pendapat jumhur (mayoritas) ulama secara umum, baik dari kalangan ulama salaf (terdahulu), maupun khalaf (ulama masa kini) [45].

Dalil mereka:
Menurut mereka ada sebuah hadits yang menyebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam sedangkan beliau sedang dalam keadaan puasa, sebagaimana dalam sebuah hadits dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma beliau berkata:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah berbekam sedangkan beliau berpuasa.” (HR. Bukhari:1838,1939, Muslim: 1202).

Pendapat yang kuat. Pendapat yang kuat adalah pendapat kedua, yaitu berbekam tidak membatalkan puasa, dengan alasan dalil yang tersebut di atas; dan dikuatkan oleh beberapa hal di antaranya:

Hadits Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma yang menyatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berbekam dalam keadaan puasa adalah me-nasakh (menghapus) hadits yang mengatakan batalnya puasa seorang yang berbekam dan yang dibekam. Hal ini dibuktikan bahwa Abu Sa’id al Khudri radhiyallahu ‘anhu mengatakan:
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberi rukhshah (keringanan) bagi orang yang berpuasa untuk berbekam.” (HR. Nasa-I 3/432, Daruquthni 2/182, Baihaqi 4/264; Daruquthni mengatakan seluruh perawinya terpercaya, dan dishahihkan oleh al Albani dalam Shahih Ibnu Khuzaimah: 1969).

Berkata Ibnu Hazm rahimahullah: “Perkataan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ‘memberi rukhshah’ tidak lain menunjukkan arti larangan sebelum datangnya rukhshah (sehingga asalnya dilarang, lalu diizinkan). Oleh karenanya, benarlah perkataan/pendapat bahwa ini (hadits Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma) me-nasakh hadits yang pertama.” (al Mushalla 6/204)

Pendapat ini diperkuat dengan adanya hadits-hadits lain yang mengisyaratkan bahwa hadits Rafi’ bin Khadij radhiyallahu ‘anhu dihapus, seperti:
“Dari Tsabit al Bunani beliau berkata: Telah ditanya Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu: “Apakah kalian (para sahabat) di zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membenci bekam bagi orang yang berpuasa?” Beliau menjawab: “Tidak (kami tidak membencinya), kecuali kalau menjadi lemah (karena bekam).” (HR. Bukhari 4/174; lihat Fathul Bari dalam penjelasan hadits ini, dan juga perkataan al Albani rahimahullah yang menguatkan masalah ini dalah Misykatul Mashabih: 2016)

Dari penjelasan di atas, menjadi jelas bahwa donor darah tidak membatalkan puasa, karena di-qiyas-kan kepada masalah bekam menurut pendapat yang kuat adalah tidak membatalkan puasa.

Sumber:

blog ummushofiyya

44. Lihat al Majmu’ Syarh al Muhadzdzab 6/349

45. Lihat al Fatawa al Hindiyyah 1/199, Bidayatul Mujtahid 1/281,dan al Majmu’ 6/349.

?

Peran Kekuatan Keyakinan dalam Proses pengobatan

Saya awali artikel ini dengan latar belakang yang menginspirasi saya menulis artikel ini. Pada suatu hari saya melakukan perjalanan dari Prembun ke Semarang. Baru sampai area purworejo motor saya memberikan tanda-tanda ketidakberesan sehingga saya mengambil keputusan untuk mencari bengkel terdekat.

Alhamdulillah setelah berjalan lambat beberapa saat, bengkel yang dicari-cari pun ketemu. Saya masukan motor ke teras bengkel lalu meminta bapak pemilik bengkel mendiagnosa masalah dan memberikan terapi yang diperlukan kepada motor saya. Sambil proses diagnosa dan terapi dilakukan, saya mengajak bapaknya ngobrol ke sana ke mari.

Salah satu topik yang menarik itu adalah kisah bapaknya mencarikan bagi ibunya. Bapak itu bercerita bahwa sakit ibunya baru saja kambuh. Ketika sakit, sudah menjadi kebiasaan ibunya untuk berobat kepada salah seorang tokoh paranormal di daerahnya.

Hari itu saat bapak pemilik bengkel menjenguk keadaan ibunya, ibunya meminta bapak pemilik bengkel untuk meminta air doa kepada paranormal langganannya tersebut. Sang ibu meyakini bahwa air doa dari paranormal itu manjur dan selama ini telah mampu memberikan kesembuhan pada saat sakitnya kambuh. Bapak pemilik bengkel tanpa berpikir panjang menyanggupi permintaan ibunya.

Qadarullah, bapak pemilik bengkel disibukkan oleh berbagai aktivitas sehingga tidak memiliki waktu untuk pergi ke rumah paranormal langganan ibunya. Setelah didesak-desak oleh ibunya yang sudah lama mengharap air doa, pak pemilik bengkel mengambil praktisnya saja. Bapak pemilik bengkel pergi membeli air minum kemasan di salah satu toko, lalu beliau datang kepada ibunya yang sedang sakit seraya mengatakan bahwa air kemasan itu telah di doakan oleh paranormal langganannya. Singkat cerita, ibunya tanpa banyak bertanya-tanya, beliau menerima lalu meminum air doa itu dan sembuh.

Ehm, reaksi pertama selesai mendengar cerita ini aku tertawa. Ternyata bapak pemilik bengkel iseng juga ya menipu ibunya. Air kemasan biasa yang dia beli di toko, dia katakan air yang sudah di doakan. Lucunya lagi, sang ibu setelah meminum air itu, ibunya mengatakan dirinya sembuh. Reaksi ke dua, aku prihatin. Pengobatan bernuansa kesyirikan terus saja belum bisa kita berikan subtitusinya. But, kita bahas point pertama saja.

Analisis kasus
a. Peran keyakinan ibu terhadap manfaat air doa dari sang paranormal
b. Bagaimana ‘air biasa’ bisa memberikan efek kesembuhan?

Keyakinan memegang peranan penting dalam segala aspek kehidupan. Tidak terkecuali bidang pengobatan. dikatakan oleh para ahli, bahwa keyakinan ini merupakan kran potensi yang ada pada diri seseorang. Keran itu akan dapat mengalirkan dua macam, yakni potensi-potensi dalam diri yang mendorong upaya penyembuhan atau potensi-potensi yang justru menghambat bahkan menutup upaya penyembuhan pada dirinya.

Misal ada seseorang yang sakit. Dia meyakini sebenar-benarnya sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasalam, “Likulli da in dawa un (setiap penyakit ada obatnya)”. Dia akan optimis penyakitnya bisa disembuhkan dan menjadi penguat baginya untuk terus memaksimalkan ikhtiar mencari sebab-sebab kesembuhan bagi dirinya. Di sisi yang lain, seseorang sakit dan meyakini bahwa penyakit yang dialaminya tidak ada obatnya. Apa yang terjadi? Dia akan putus asa, menyerah, dan segala upaya pengobatan yang diberikan kepadanya pun tidak akan membuahkan hasil. Jelas, beda keyakinan, beda hasil.

Seseorang yang memiliki keyakinan positif dalam dirinya, maka segala inner resourches (sumber-sumber dalam diri) akan terbangkitkan dan mendukung upaya baginya untuk sembuh. Jiwanya akan tegar, sel-sel pertahanan tubuh akan lebih kuat, bahkan seluruh proses bio kimiawi dalam tubuh akan mendukungnya untuk sembuh. Saya akan ketengahkan kepada Anda kisah perjuangan seorang penderita kanker kelenjar limpa stadium akut (lymphosarcoma) bernama Mr Wright.

Lymphosarcoma stadium akut telah menyebabkan badan Mr Wright membuat penolakan atas semua upaya medis yang diberikan kepadanya. Pada leher, paha, dada, dan perutnya tumbuh tumor sebesar buah jeruk. Saluran napasnya menjadi sering tersumbat dan setiap hari harus dikeluarkan 1-2 liter cairan kental dari dalam dadanya. Mr Wright juga harus diberi oksigen menggunakan sebuah masker khusus pada setiap interval waktu tertentu.

Keadaan yang demikian tidak membuat Mr Wright putus harapan. Mr Wright terus berharap hadirnya obat yang dapat menyembuhkannya. Sampai pad akhirnya, dokter yang merawat Mr Wright menyatakan bahwa ada obat baru yang siap diujicobakan untuk mengatasi kanker yang dideritanya.

Sayangnya, Mr Wright dalam pertimbangan dokter tidak memenuhi kualifikasi untuk mengikuti uji coba obat yang dinamakan Krebiozen itu. Sebab dalam kualifikasi dijelaskan bahwa orang yang boleh mengikuti uji coba obat Krebiozen harus memiliki harapan hidup paling tidak tiga hingga enam bulan. Sementara harapan hidup Mr Wright hanya dua minggu. Namun Mr Wright yakin bahwa obat krebiozen dapat menyembuhkannya. Mr Wright bersikeras memohon kepada dokter untuk menjadi pasien uji coba obat itu, akhirnya dr Philip West memilih melanggar aturan kualifikasi dan memasukan Mr Wright dalam list pasien ujicoba Krebiozen.

Suntikan krebiozen diberikan tiga kali dalam seminggu. Mr Wright menerima suntikan hari pertama pada hari jumat. Pada hari senin adalah jadwal dokter memeriksa. Dokter menduga Mr Wright pasti dalam keadaan terbaring di tempat tidurnya. Dokter yang mau memeriksa terkejut, dokter melihat Mr Wright malah sudah dapat berjalan-jalan disekitar tempat tidurnya dan sedang asyik mengobrol dengan beberapa orang disekelilingnya.Padahal dokter memeriksa pasien-pasien ujicoba yang lain, pasien-pasien tersebut tidak mengalami perubahan yang berarti. Anehnya pada Mr Wright menunjukkan ada kemajuan yang sangat signifikan.

Pada pengujian berikutnya dokter menemukan kankernya telah mengecil menjadi setengah dari ukuran sebelumnya dalam beberapa hari. Dokter terus memberikan suntikan krebiozen kepada Mr Wright. Hasilnya, dalam sepuluh hari Mr Wright sudah dapat meninggalkan rumah sakit, bernapas secara normal, dan aktif seperti biasanya. Para dokter melihat perubahan yang terjadi pada Mr Wright sebagai kejadian yang sulit dipercaya.

Hanya saja, dalam dua bulan pengujian berikutnya, laporan yang ada menyatakan bahwa semua uji klinis yang dilakukan tidak menunjukkan hasil yang menggembirakan sehingga akhirnya Krebiozen dinyatakan tidak efektif sebagai obat kanker

Pada waktu Mr Wright mendengar laporan tersebut, ia mula kehilangan keyakinannya. Sesudah dua bulan dalam kondisi kesehatan yang baik, ia kembali dalam kondisi kesehatan yang buruk dan menjadi sangat menderita karena kankernya datang lagi.

Dokter menyadari akan hadirnya efek placebo dari kisah Mr Wright dengan krebiozen. Jadi, untuk kali ini dokter berbohong pada Mr Wright bahwa sekarang telah ditemikan formula baru yang lebih kuat untuk mengatasi kanker yang dideritanya. Segera setelah mendengar berita tersebut Mr Wright menemukan optimismenya lagi dan keyakinannya untuk sembuh pun pulih.

Dokter kemudian menyuntikkan obat yang dikatakan memiliki formula dua kali lipat kuatnya tersebut. Padahal sebenarnya dokter tidak menyuntikkan apa-apa selain air bersih saja. Ternyata hasilnya lebih dramatis dari obat krebiozen. Tumornya mencair, cairan di dadanya mengering, dan ia sembuh total.

Epilog
Dua kisah ‘kesembuhan’ di atas kiranya dapat menginspirasi kepada kita mengenai sangat pentingnya peran keyakinan demi mendukung proses penyembuhan. Secara sederhana pada dua kisah di atas terjadi efek placebo. Dan efek placebo ini jugalah yang dijadikan batu ujian oleh FDA (Badan pengawas obat amerika) terhadap obat-obatan baru yang diproduksi. FDA melakukan pengujian dengan konsep double-blind placebo test sehingga obat yang keluar bisa secara meyakinkan diketahui efektif secara medis memberikan kesembuhan lebih cepat daripada placebo. Obat yang lulus uji adalah obat yang terbukti efektif secara medis mampu mengalahkan placebo.

Oleh karena itu, hal pertama yang harus ditumbuhkan dalam diri orang yang sakit adalah keyakinan bahwa “setiap penyakit ada obatnya, apabila obat tepat mengenai penyakit, niscaya akan sembuh dengan izin Allah subhanahu wata’ala”. Tentunya pilihlah pengobatan yang benar-benar sesuai dengan tuntunan dalam Al Qur’an dan As Sunnah agar pengobatan yang dilakukan bisa bernilai ibadah dan diridhoi oleh Allah subhanahu wata’ala. Wallahu’alam.

disusun oleh aan

PUASA SEHAT ALA ROSULULLAH SAW; Mensinergikan Thibbun Nabawi, TCM dan Modern Medicine

Puasa itu menyehatkan

Menurut kedokteran tradisional, orang yang sehat adalah yang seimbang seluruh fungsi ke lima organ tubuhnya. Ke lima organ itu adalah : hati, jantung, limpa, paru-paru dan ginjal. Jika ke lima organ ini tidak seimbang energinya maka orang tersebut akan sakit. Penyebab penyakit membuat ke lima organ tersebut tidak seimbang. Penyebab penyakit ada berbagai macam diantaranya kebiasaan hidup ( terutama makan ) tidak baik dan emosi yang tidak terkontrol dengan baik.

A. Perilaku makan manusia yang tidak sehat, yaitu:
1. Makan berlebihan dan malnutrisi
Jumlah makanan yang dimakan seharusnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Makan berlebihan atau kekurangan makan dapat menimbulkan penyakit. Apabila makanan yang dimakan melebihi kemampuan pencernaan fungsi limpa dan lambung ( pencernaan ) akan terganggu. Manifestasi klinis meliputi sendawa berbau, regurgitasi asam, distensi dan nyeri epigastrium serta perut, tidak nafsu makan, muntah dan diare. Kekurangan makan akan menyebabkan kegagalan penyediaan bahan untuk pembentukan Qi (energi ) dan darah. Dalam jangka panjang, akan terjadi penurunan berat badan dan kelemahan Qi antipatogen ( energi kekebalan tubuh ).

2. Berlebihan dalam jenis makanan tertentu
Tubuh manusia hanya akan memperoleh kebutuhan nutrisi apabila makanan yang dimakan seimbang. Berlebihan atau kekurangan dalam suatu jenis makanan tertentu akan mengakibatkan berbagai bentuk malnutrisi dan penyakit lain. Sebagai contoh, makan nasi yang berasal dari beras giling secara terus-menerus akan mengakibatkan beri-beri. Mereka yang meminum air yang kekurangan yodium akan dapat menderita penyakit gondok. Berlebihan dalam makanan dingin atau mentah dapat melukai limpa ( pencernaan) yang berlanjut pada terbentuknya dingin dan lembab dalam, dengan gejala nyeri perut dan diare. Berlebihan minum alcohol atau makanan berlemak, makanan manis dan lezat dapat menimbulkan panas lembab riak dan stagnasi Qi ( energi yang mandek )serta darah stasis. Apabila fungsi limpa dan lambung terganggu dapat timbul perubahan patologis seperti rasa penuh di dada dengan riak banyak, pusing, vertigo, perdarahan hemoroid (wasir) dan karbunkel (bisul).

3. Makan makanan kotor
Apabila memakan makanan kotor, busuk atau beracun, fungsi limpa dan lambung akan terganggu, sehingga mengakibatkan nyeri dan disentri epigastrium serta perut, mual muntah, borborigmi dan diare. Makanan kotor dapat pula menyebabkan penyakit parasit atau keracunan makanan.

B. Emosi yang tidak terkontrol dengan baik, yaitu
Dikatakan di dalam kedokteran tradisional bahwa faktor emosi yang berbeda cenderung untuk mempengaruhi sirkulasi Qi ( energi ) dan darah dari organ dalam. Penjelasannya sebagai berikut:
a Marah melukai ( mengganggu energi atau fungsi ) hati,

b gembira melukai jantung,

c sedih dan murung melukai paru-paru,

d cemas melukai limpa

e takut dan terkejut melukai ginjal.

Puasa membuat orang akan mengatur makan dan emosi. Dengan puasa, makan seseorang akan terkontrol dengan baik, ke lima emosi terjaga dengan baik karena kedekatan dia dengan Robbnya. Sehingga puasa itu akan membuat sehat seseorang, karena seluruh organ menjadi selaras energinya, darah dapat berjalan dengan lancar karena keselarasan energi tersebut.

Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat dalam skema gambar berikut:

Dari skema diatas dapat kita lihat bahwa puasa yang benar akan menyehatkan. Puasa yang benar jika :
A Orang yang berpuasa dapat menahan segala macam emosinya dengan baik. Dia selalu mengisi hari-harinya dengan beribadah kepada Alloh dan menyerahkan semua urusan pada Alloh SWT. Sehingga dalam dirinya tidak ada rasa takut, cemas dan sedih yang akan mempengaruhi kesehatan tubuhnya. Dengan puasa maka akan membuat orang tidak mudah marah, karena asupan energi yang membuat dia jadi marah sangat terkurangi. Apalagi orang yang mempunyai karakter marah saat puasa dia selalu menjaga dari makan makanan yang sifatnya panas sehingga memicu orang mudah marah. Diantaranya adalah sebagai berikut: makanan berlemak, goreng-gorengan, makanan yang bersantan, buah yang tipe panas ( durian, nangka dan kelengkeng ), daging hewan kaki empat dan lain-lain

Makan dengan cara yang benar:
a. Dahului dengan doa
b. Minum sebelum makan ( bisa sampai setengah liter )
c. Mengunyah yang lama ( bisa sampai 70 kali )
d. Saat makan jangan minum
e. Habis makan jangan minum kecuali seperempat gelas saja
f. Boleh minum setelah satu jam
g. Akhiri dengan do’a

B Yang dimakan benar :
Permasalahan makanan ini tergantung dari karakter masing-masing individu. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan seseorang selain di lihat unsure gizinya ( menurut kedokteran modern ) juga harus dilihat karakter dan sifat masing-masing bahan makannya.

C Orang yang mempunyai karakter energi yang lemah dan dingin maka sangat dianjurkan untuk memilih bahan makanan yang mempunyai sifat hangat dan manis sehingga akan menambah energinya.

Tanda dari Orang yang mempunyai karakter energi yang lemah dan dingin adalah takut dingin, suka hangat, nafsu makan berkurang, tidak haus, wajah pucat, ekstremitas dingin, urine banyak dan jernih, feses lembek, diare, dahak encer, lidah pucat dengan lapisan putih serta nadi lamban dan tegang.

Untuk karakter seperti ini kurangilah: buah-buahan segar yang berair dan asam ( semangka, blewah, melon, peer, strowbery, jeruk dll ) dan jangan minum es atau air dingin.

1 Orang yang mempunyai karakter panas, maka sangat dianjurkan untuk memilih makanan yang sifatnya dingin atau sejuk seperti banyak makan buah-buahan segar yang berair dan sayuran segar.
Tandanya adalah: demam, takut panas, suka dingin,berkeringat, rasa haus, wajah dan pipi memerah, mata merah, gelisah, sputum berwarna kuning lidah berwarna merah dengan lapisan kuning dan kering serta nadi cepat.

Meskipun berkarakter panas maka tetap tidak diperbolehkan minum es atau air dingin.

2 Orang yang mempunyai karakter yang normal maka kombinasikan makanan yang sifatnya panas dan dingin. Sebagaimana Rosulullah makan kurma dibarengi dengan makan mentimun.

3 Jangan lupakan olahraga saat puasa :
Saat puasa sangat dianjurkan untuk tetap melakukan olahraga ringan untuk menjaga kesehatan kita. Bagaimanapun juga olah raga mempunyai peran yang sangat besar untuk menjaga kesehtan. Untuk lebih jelasnya lihat skema berikut mengenai mekanisme olah raga dari segi kedokteran tradisional.

Tips Sahur dan Berbuka

Saat Sahur sangat dianjurkan untuk :
a. Makan makanan yang kaya akan serat sehingga akan lebih lama berada dilambung. Tetapi semua ini harus disesuaikan dengan karakter masing –masing individu, karena sayur segar/ lalapan sifatnya dingin. Untuk orang yang berkarakter lemah makanlah sayuran yang sudah dimasak.

b. Mengakhirkan waktu sahur

c. Kombinasikan makanan yang seimbang sifatnya ( panas dingin ), rasanya ( manis, asin, asam, pahit dan pedas ) dan warnanya

Saat berbuka sangat dianjurkan untuk :
a. Meminum dengan sesuatu yang memberikan energi
Contohnya : minum madu hangat, sari kurma hangat, teh hangat, dan yang lain yang rasanya manis dan disajikan dalam keadaan hangat.

b. Makanlah kurma terlebih dahulu kemudian sholat maghrib
Kurma mempunyai sifat hangat, pencernaan/ limpa suka yang hangat dan membenci yang dingin. Maka janganlah dholimi pencernaan anda dengan meminum es atau buah-buhan yang dari kulkas.

c. Makan makanan yang ringan sehabis sholat maghrib ( Buah-buahan ). Atau makan nasi dengan porsi separuh porsi biasanya, dengan cara makan yang benar.

d. Jangan terlalu banyak makan, karena membuat jadi ngantuk. Karena energi yang ada terkuras untuk mencerna makanan. Sehingga otak kekurangan energi, darah tidak sampe ke otak, akhirnya ngantuk. Ibadahpun kacau. Kalau malam mengantuk karena kebanyakan makan. Kalau siang mengantuk Karena kelaparan. Akhirnya puasapun dilalui dengan penuh kengantukan dan kemalasan. Apa kata Akhirat???


Skema saat sebelum dan setelah berbuka.

Untuk diskusi lebih banyak tentang puasa, kesehatan, konsultasi, ataupun belajar aneka terapi pengobatan yang mensinergikan ilmu pengobatan cina, medis, dan kedokteran nabi bisa melalui:
Email : ridhodr@gmail.com
Facebook : Ali Ridho

UJIAN SERTIFIKASI

Pengumuman

Assaamu’alaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Kepada seluruh peserta pelatihan One Day Bekam Sinergi Training (Sabtu 17 Juli 2010) yang telah memenuhi kualifikasi mengikuti ujian sertifikasi, diharapkan segera menghubungi Mas Aan (024-7052 9349) untuk membuat jadwal dengan tim penguji.

syarat kualifikasi mengikuti ujian:
1. Sudah membekam minimal 10 orang (dengan teknik bekam yang diajarkan di workshop).
2. mendaftarkan diri untuk ujian.

Waktu dan periode ujian:
Hari : Senin- Kamis
Pukul: 14.00-20.00 WIB
Tempat: Bekam Sinergi Center d.a. Klinik Syariah Ar Ridho. Jl. Duta Raya Ruko Bukit Duta Mas No. 2A
Banyumanik – Semarang.

Demikian informasinya. lain-lain bisa hubungi Mas Aan (024 7052 9349)/ facebook yarobbi.
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.

Flu

Assalamu’alaykum.. Saya mau konsultasi kesehatan. Saya sekarang sedang terserang flu. Setelah 2 hari lender hidung bening dan berubah agak kental kekuningan, lender yang keluar sering bervampur darah jadi warna berubah agak kecoklatan muda dan kadang coklat tua seperti darang sudah matang dan sore ini malah keluar lender bercampur darah segar. Apakah itu berbahaya atau manunjukkan ada suatu masalah dalam diri saya ? Trimakasih.. (085293022xxx)

Jawab :
Wa’alaykumsalam warohmatullah wabarokatuh.. Darah yang keluar dapat dikarenakan trauma/perlukaan pada permukaan selaput lendir hidung karena tekanan yang terlalu kuat ketika berusaha mengeluarkan ingus, bersin yang terlalu kuat atau mengorek hidung.

    Coba :

  • Minum air dalam jumlah cukup, setidaknya 1,5-2 liter per hari.
  • Berjemur di pagi hari sebelum jam 9, ini dalam rangka untuk mengencerkan lender dan membantu mengeluarkan lender.
  • Menahan diri untuk bersin dan “shishi” terlalu keras.

Jika darah masih keluar di periode flu, pada umumnya sekitar 2 minggu. Kita baru berpikir ke arah penyebab lain seperti infeksi hidung atau sinus, kelainan pembuluh darah ataupun penyakit lain di dalam tubuh, yang ini membutuhkan pemeriksaan dokter ahli (spesialis THT). Begitu, semoga ALLAH memberikan kesembuhan (dr. Shofi).

Bau Badan

Assalamu’alaikum Bu Dokter.. gimana mengurangi bau badan suami yg bgitu menyiksa ? Suami tidak suka sayur , Dok.. juga klo disuruh sring ganti baju, sulit banget. Suami menderita asma. Gimana penanganannya ? Trims atas jawabannya.(0852256xxx)

Jawab :
Wa’alaikumsalam warohmatullah. Pertama, sudahkah suami menjaga kbersihan dirinya, seperti paling tidak mandi 2x shari, segera ganti baju jika sudah terasa lembab. Kemudian menjaga makan, karena makanan yang berbau tajam jug bs mpengaruhi bau badan. Jika semua sudah dilakukan maka perlu dlakukan konsultasi dengan dokter anda untuk digali permasalahhannya lebih dalam, untuk mencari penyebabnya.

Jadi tolong suami terus dimotivasi untuk hidup bersih. Gara2 malas ganti baju, suami bs menzholimi orang lain. Terutama orang terdekat. Padahal suami jg hrs berhias untuk istrinya kan? (dr. Shofi)

Bagian Putih Mata Yang Menguning

Assalamu’alaykum.. mau menanyakan bagian putih mata yang menguning itu tandanya apa ya ? Makasih.. (red : maaf nomor pengirim dan redaksi pertanyaan versi lengkapnya terhapus. Semoga tidak mengurangi kelengkapan jawaban dari pertanyaan yang dimaksud pengirim)

Jawab :
Wa’alaikumsalam warohmatullohi wabarokatuhu. Pertama, Kita harus memastikan warna kuning yang timbul itu bukan kuning yang ditimbulkan karena kadar bilirubin dalam darah meninggi, kondisi yang dikenal dengan istilah sakit kuning, yang juga biasanya juga disertai keluhan kuning di bagian tubuh yang lain, tubuh terasa lemah, selera makan turun, perut bagian atas nyeri, dll. Jika kondisi ini yang ditemui, harus ditangani dengan segera.

Warna yang timbul pada bagian putih mata (sklera) berhubungan dengan kondisi hati dan paru. Jika sklera tidak seputih cemerlang seperti sediakala, biasanya dapat disebabkan paparan angin, debu, kotoran atau polusi pada mata, kelelahan, kurang tidur. Coba perhatikan orang-orang yang merokok, biasanya skleranya tidak putih cemerlang. Keadaan yang serupa juga dapat ditemui pada pengendara motor jarak jauh, terutama yang tidak menggunakan pelindung mata dan tubuh yang memadai. Jadi, kejernihan sklera dapat diraih dan dijaga dengan menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, penggunaan pelindung tubuh yang memadai, juga tindakan membersihkan mata seperti gurah mata, yang higienis dan aman. Wallahu a’lam. (dr Shofi).

Kurma Vs Mentimun

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Ja’far bahwa ia menceritakan : “Aku pernah melihat Rasulullah Salallohu’alaihi wassalam menyantap kurma dengan mentimun. “Kurma bersifat panas pada tingkat kedua, dapat memperkuat lambung yang bersuhu dingin sehingga terasa nyaman, selain juga menambah karbohidrat. Akan tetapi kurma cepat berubah baunya, membuat haus, mengotori darah dan menimbulkan sumbatan serta rasa sakit pada kantung kemih, di samping juga membahayakan gigi.

Sementara mentimun itu bersifat dingin juga pada tingkat kedua,bisa meredam rasa haus, menambah stamina selain juga bisa menambah aroma karena ada unsur wangi di dalamnya. Mentimun bisa meredam panas pada lambung yang meradang. Bila dijemur dan ditumbuk halus, lalu diperas airnya dan diminum, bisa menghilangkan dahaga, memperlancar buang air kecil, bisa juga menghilangkan rasa sakit pada kantung kemih. Bila ditumbuk dan disaring kemudian digosok-gosokkan ke gigi, bisa membersihkan plak gigi.Bila ditumbuk daunnya lalu dijadikan sebagai pembalut tubuh yang sakit setelah dicampur dengan tangkai anggur, bisa berguna mengatasi gigitan anjing gila (rabies).

Kesimpulannya, buah yang satu ini bersifat panas sementara yang lain bersifat dingin. Masing-masing bisa memperbaiki kekurangan pada buah lainnya, bisa menghilangkan bahayanya dan dapat mengatasi temperatur atau sifat yang berlawanan dengannya, di samping masing-masing juga bisa mencegah pengaruh buruk pada buah yang lain. Ini adalah formula medis yang komprehensif. Basic dari metode menjaga kesehatan tubuh. Bahkan ilmu kedokteran seluruhnya berinduk pada formula ini. Penggunaan metode ini pada segala jenis makanan dan obat-obatan bisa memberikan improvisasi dan netralisasi, serta mencegah berbagai dampak negative dari semua bahan tersebut dengan memberikan sesuatu yang berlawanan. Cara itu akan bisa membantu kesehatan tubuh, meningkatkan stamina dan pertumbuhan badan.

Aisyah ra menandaskan, “Mereka berusaha membuat saya menjadi gemuk dengan berbagai macam makanan, tetapi tidak berhasil. Ketika mereka berusaha membuat saya gemuk dengan mentimun dan kurma, saya pun menjadi gemuk.” Kesimpulannya, mencegah bahaya sesuatu yang bertemperatur dingin adalah dengan sesuatu yang panas, demikian juga sebaliknya. Panas kurma yang basah bisa dinetralkan dengan kurma kering. Sementara kurma kering bisa dinetralkan dengan kurma basah, masing-masing bisa menetralisir suhu yang lain. Itu adalah cara terbaik untuk menjaga kesehatan. (Crew Ash Shihah)

Maroji’: Metode Pengobatan Nabi karya Ibnu Qayyim Al-Jauziyah.