DIAGNOSA MELALUI PENGAMATAN LIDAH

Selaput lidah

Tujuannya adalah untuk menentukan jenis serta sifat penyakit dengan cara memperhatikan keadaan:
1. Otot lidah : warna, bentuk dan gerakan
2. Selaput lidah : warna, tebal/tipis, bersih/kotor dan basah/kering

Warna otot lidah
Warna lidah normal adalah merah muda, sedang warna patologis yang sering kita observasi adalah pucat, merah, merah tua, merah keunguan dan biru.

Pucat
Lidah yang pucat dapat menunjukkan defisiensi darah atau defisiensi Yang Qi. Pada defisiensi Yang Qi, lidah biasanya terlalu basah, dan agak bengkak, karena defisiensi Yang Qi mengakibatkann terhambatnya proses transformasi dan transportasi cairan tubuh. Pada defisiensi darah, lidah pucat dan agak kering. Kalau kepucatan terutama terjadi pada sisi lidah, atau dalam kasus yang berat, agak jingga, maka berarti bahwa terjadi defisiensi darah hati

Merah
Warna merah pada lidah selalu menadakan adanya panas. Warna merah pada ujung lidah menandakan panas dalam jantung. Bila keadaan ini disertai dengan adanya selaput lidah, maka keadaannya adalah panas shi sedang bila tidak dijumpai selaput lidah menunjukkan adanya panas Xu. Dalam keadaan parah, ujung lidah bengkak dan terdapat bintik-bintik merah.

Jika warna merah itu terdapat pada sisi lidah menunjukkan adanya api dalam hati atau panas dalam kandung empedu. Bintik-bintik merah yang terlihat pada lidah merah biasanya disebabkan karena papila lidah yang menonjol, membesar, atau membengkak, dan terlihat sebagai bercak-bercak merah pada lidah. Ini semua merupakan tanda adanya panas dalam tubuh penderita.

Merah tua
Warna ini lebih gelap dari warna merah, dan seperti halnya warna merah pada lidah, warna merah tua juga menunjukkan adanya panas, akan tetapi keadaan penderita sudah lebih parah.

Ungu
Warna ungu selalu menunjukkan adanya statis darah. Warna yang dimaksud di sini ada dua macam, yaitu merah ungu atau biru ungu. Merah ungu adalah kelanjutan lidah merah dan berarti adanya panas dan statis darah. Biru ungu adalah kelanjutan lidah pucat, dan berarti adanya dingin dan statis darah pada penderita.

Biru
Arti dari lidah yang biru sama dengan lidah biru keunguan, yaitu adanya dingin di dalam tubuh yang mengakibatkan stasis darah.

Bentuk otot lidah
Bentuk lidah memberi indikasi keadaan darah dari Ying Qi tubuh, serta mencerminkan keadaan Xu atau Shi dari penderita

  • Tipis. Lidah yang tipis menunjukkan keadaan yang menahun. Lidah tipis dan pucat menandakan terjadinya defisiensi Darah. Lidah tipis, berwarna merah dan tidak ada selaputnya menandakan Defisiensi Yin.
  • Bengkak. Lidah yang bengkak dan pucat menandakan retensi lembab yang disebabkan oleh defisiensi Yang. Bila warnanya merah atau normal menunjukkan retensi panas lembab
  • Kaku. Lidah yang kaku selalu menunjukkan angina dalam.
  • Lembek. Lidah yang lembek menunjukkan defisiensi cairan tubuh.
  • Panjang. Lidah yang panjang menunjukkan kecenderungan panas terutama panas dari jantung.
  • Pendek. Lidah yang pendek, warnanya pucat dan basah, menandakan dingin dalam. Lidah yang pendek, berwarna merah dan tidak berselaput menunjukkan keadaan defisiensi Yin yang parah.
  • Retak. Retak pada lidah menandakan adanya panas dalam tubuh penderita, baik panas Shi maupun panas karena defisiensi Yin. Retak-retak pendek yang transversal menunjukkan defisiensi Yin Lambung. Bila retak-retak itu terdapat di sisi lidah di dekat pertengahan, maka berarti ada defisiensi Qi yang menahun dari Limpa. Retak longitudinal, pada garis tengah lidah yang panjang mendekati ujung lidah menunjukkan adanya gangguan pada Jantung, sedang bila retaknya tidak mencapai ujung lidah dan agak dangkal, menunjukkan adanya defisiensi Yin Lambung.
  • Tapak gigi : otot lidah yang tepinya bertapak gigi biasanya menunjukkan defisiensi limpa/Yang Xu Limpa
  • Tremor dan kaku : menunjukkan adanya angin
  • Tremor kering dan merah : menunjukkan adanya angin hati
  • Tremor dan pucat : menunjukkan defisiensi Qi dan darah.
  • Tertarik ke salah satu sisi. Lidah yang tertarik kesalah satu sisi menunjukkan adanya PPL angin.

Kelembaban
Keadaan lembab lidah menunjukkan keadaan cairan tubuh. Lidah yang normal biasanya agak basah. Ini menunjukkan bahwa cairan tubuh masih baik dan tidak terjadi gangguan pada proses transformasi dan transportasinya.

  • Bila lidah kering dan berwarna merah atau merah tua, maka ini merupakan indikasi bahwa panas telah merusak cairan tubuh.
  • Bila lidah terlalu basah, maka ini merupakan tanda bahwa Yang Qi tidak bekerja baik dan proses transportasi dan transformasi tidak berjalan dengan sempurna, sehingga cairan terkumpul dan terbentuklah lembab dalam tubuh.
  • Lidah yang kering, merupakan indikasi panas baik panas Xu atau panas Shi tergantung ada atau tidaknya selaput lidah.
  • Selaput yang lengket atau licin merupkan indikasi retensi lembab atau dahak.

Penyakit dapat menimbulkan perubahan pada badan lidah dan lapisan lidah. Badan lidah menunjukkan keadaan Yin-Yang-Qi-Xue organ tubuh. Sementara, lapisan lidah menunjukkan letak dan sifat faktor patogen. Keadaan lapisan lidah dapat juga dipengaruhi oleh makanan dan minuman. Pemeriksaan lidah dianjurkan untuk dilakukan dengan sinar alam.

Badan Lidah
Badan lidah yang normal berwarna merah muda dan bergerak bebas. Keadaan ini menunjukkan Yin-Yang-Qi-Xue berada dalam keadaan keseimbangan.
• Lidah pucat menunjukkan sindrom dingin, kelemahan Qi, atau kekurangan Xue

• Lidah pucat dan gemuk dengan bekas gigi pada bagian tepi menunjukkan kelemahan Qi-limpa dan Qi-ginjal

• Lidah berwarna merah menunjukkan sindrom panas dan kelebihan Yang.

• Lidah berwarna merah dan kurus menunjukkan sindrom panas dan kekurangan Yin.

• Lidah berwarna keungu-unguan atau berbintik-bintik keungu-unguan menunjukkan sindrom stagnasai darah.

• Lidah pecah-pecah tanpa gejala lain dapat dianggap normal.

• Lidah kaku atau mengalami deviasi menunjukkan sindrom penyakit stroke

Lapisan Lidah
Lapisan lidah yang normal berwarna putih tipis, cemerlang, dan lembap. Perkembangan penyakit dapat dilihat dari perubahan pada lapisan lidah. Perubahan lapisan lidah yang berwarna kuning tebal menjadi putih tipis menunjukkan penyakit menjadi ringan atau sembuh. Sebaliknya, bila lapisan lidah berubah dari putih tipis menjadi kuning tebal, berarti penyakit justru berkembang semakin berat.

• Lapisan lidah putih tipis menunjukkan sindrom angin-dingin atau normal.

• Lapisan lidah putih tebal menunjukkan sindrom dingin akibat kelemahan Qi tubuh.

• Lapisan lidah putih tebal dan lengket menunjukkan sindrom lembap akibat kelemahan Qi-limpa.

• Lapisan lidah kuning dan kering menunjukkan sindrom panas dan kekurangan Yin.

• Lapisan lidah kuning, tebal, dan lengket menunjukkan sindrom panas-lembap.

• Lapisan lidah yang terkelupas menunjukkan sindrom kekurangan Yin dan Qi dari lambung.

Semoga kajian lidah ini bermanfaat. Sebagai penutup, berikut zona pembagian organ dalam ilmu TCM. Teruslah belajar.
Skema TCM

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? kunjungi selalu yarobbi.com

UNTUKMU PARA KADER BEKAM: Perhatikanlah Sterilitas

Kita tentunya sudah sering mendengar kata-kata, “ banyak kasus penyebaran virus hepatitis yang menyebar dari perantaraan jarum suntik, penyebaran HIV lewat jarum suntik dan penyebaran penyakit infeksi lainnya lewat jarum suntik”.

Penyebaran penyakit diatas pada intinya adalah melalui darah yang terinfeksi virus tersebut. Ada berita yang pantas kita jadikan acuan untuk berhati-hati dalam membekam. Kabir et al ( 2006) yang melakukan penelitian di Iran melaporkan bahwa hijamah merupakan salah satu sumber transmisi ( penularaan ) virus hepatitis C selain transfuse darah, penggunaan obat-obatan terlarang melalui jarum suntik , kontak seksual, cuci daraah, dan factor lainnya. Pada penelitian ini , pada 135 pasien yang diketahui mengidap virus hepatitis C , 30 Orang (22,2%) diantaranya tertular virus hepatitis C melalui hijamah. Penelitian di Iran lainnya yang dilakukan oleh Sali et al ( 2005 ) menerangkan bahwa hijamah merupakan salah satu transmisi virus Hepatitis B. Pada penelitian ini diantara 500 orang yang terinfeksi virus hepatitis B ( HBsAG positif ) 34 orang diantaranya tertular virus tersebut melalui hijamah.

Riset di atas merupakan fakta yang ada, kita sebagai terapis bekam berhati-hatilah dalam melakukan tindakan bekam. Jangan sampai niatan baik kita membantu orang lain membuat mulus penjalaran penyakit dari satu orang ke orang yang lain. Jangan sampai juga kita berniat baik, menghidupkan sunnah, ternyata diri kita tertular oleh penyakit infeksi tersebut.

Bagaimana langkah preventifnya?
Yang susah adalah orang yang positif terjangkit virus ini terkadang unsymptom ( tidak menampakkan gejala ). Sering kita mendengar kasus, banyak dari kita yang berniat baik mau donor darah untuk membantu saudara kita, eh ternyata ada diantara kita yang terkejut ( baru tahu tentunya ) kalau di dalam tubuhnya terjangkit virus hepatitis.

Di dalam praktek juga sama, Saya terkadang juga tidak tahu apakah si A ada virusnya atau tidak? Maka setidaknya saya mempunyai usulan yang bisa kita lakukan bersama dalam langkah menuju proteksi dan memotong penyebaran virus-virus tersebut:

1. Tanyakanlah ke pasien apakah pernah terkena sakit kuning atau liver.

2. Pakailah masker saat membekam

3. Cucilah tangan anda dengan sabun di bawah air yang mengalir

4. Keringkan tangan anda dengan handuk

5. Pakailah sarung tangan saat mulai melakukan proses pembekaman

6. Perhatikan darah yang ada, usahakan tangan anda tidak bersentuhan langsung dengan darah

7. Buanglah sampah medis (darah, kasa dan lain-lain ) dan bakarlah untuk keamanan bersama. Jangan membuang sampah medis pada tempat sampah umum, yang akan merugikan banyak orang.

8. Bersihkan alat-alat yang dipakai dalam proses membekam dengan Alkohol 70%, clorin atau hydrogen peroksida. Masukkan alat-alat yang digunakan dalam sterilisator anda. Atau tanyakaanlah ke toko alat kesehatan desinfektaan tingkat tinggi yang bisa di gunakan.

9. Jika dimungkinkan setiap pasien harus mempunyai kop/ alat bekam sendiri, sehingga tidak campur dengan pasien yang lain.

10. Jagalah diri para pembekam dengan selalu bergaya hidup sehat, dengan mengkonsumsi suplemen yang menyehatkan, misalnya madu, habbatussauda, dan propolis.

Itulah 10 langkah antisipasif bagi kita semua, setidaknya kita sudah berusaha, masalah tertular virus itu adalah resiko pembekam. Hanya kepada Allohlah kita serahkan semua urusan ini. Wallohu A’lam

Best regards,

Maroji :
• Ebook “A to Z about BEKAM” YAROBBI .COM
• “Kemana seharusnya anda berobat?” dr M. Syaifudin Hakim

KEAJAIBAN EMAS CAIR (MINYAK ZAITUN) dan BUKTI NYATA KESEMBUHAN PASIEN

Zaitun termasuk jenis Olea europaea dari keluarga Oleaceae. Sejak ribuan tahun silam masyarakat di sekitar Laut Tengah dan Timur Tengah telah merasakan manfaatnya. Pohonnya banyak tumbuh diwilayah laut tengah, terutama Syria, Italia, dan Spanyol. Dalam bentuk buah, zaitun muda yang berwarna hijau kekuningan kerap disantap begitu saja atau sebagai penambah rasa. Sementara zaitun yang matang dengan warna hitam kerap diacar maupun diperas untuk diambil minyaknya.

Setiap buah zaitun yang matang mengandung 80% air, 15% minyak, 1% protein, 1% karbohidrat, dan serat 1%. Untuk menghasilkan buah dan berproduksi secara penuh, pohon zaitun harus berumur 15-20 tahun.
Hingga saat ini Italia dan Spanyol berada di barisan terdepan negara penghasil minyak zaitun, disusul oleh Yunani, Tunisia, Maroko, dan Amerika Serikat. Kawasan mediterania selama ini memang dikenal sebagai gudang minyak zaitun.

Selama ini penduduk Timur Tengah mengandalkan zaitun sebagai sumber minyak nabati. Minyak inilah yang menciptakan rasa khas pada hidangan mereka. Jika diolah menjadi minyak maka kandungan asam lemak yang dimiliknya antara lain asam oleat atau omega 9 (79%), asam palmitrat atau asam lemak jenuh (11%), asam linoleat atau omega 6 (7%), asam stearat (2%), dan lain-lain sebesar 1%.

Nabi Muhammad SAW telah berpesan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”. Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.

Keunggulan Minyak Zaitun
1. Kaya vitamin E, 10x lebih banyak dari minyak lain,

2. Tergolong minyak tak jenuh rantai panjang sehingga tahan terhadap pemanasan dengan tanpa merusak kandungan gizinya,

3. Aman dikonsumsi bagi penderita kolesterol dan diabetes bahkan bisa membantu penyembuhannya,

4. Minyak zaitun bersifat sebagai antioksidan dan antibiotik,

5. Kaya Vitamin A, B1, B2, C, D, E, K, dan Fe,

6. Unggul dalam kwalitas, khasiat, dan rasa dengan harga relative terjangkau,

7. Menghilangkan kolesterol pada makanan berlemak.

Khasiat dan Manfaat
1. Sangat baik untuk ibu menyusui agar anak tumbuh optimal dan terhindar dari berbagai penyakit,

2. Mencegah penyakit jantung koroner, meningkatkan kinerja liver, memperlancar pembuangan, menguatkan tulang dan tubuh,

3. Mengoptimalkan pertumbuhan otak dan jaringan syaraf pada bayi, dimana kandungan asam linoleiknya setara dengan ASI,

4. Mengobati penyakit kulit, radang gusi, menetralkan dan mengeluarkan racun, mengeluarkan cacing, dan melembutkan kulit,

5. Mengatasi wasir, sembelit,

6. Menyuburkan rambut, mengatasi berbagai masalah sexual, mengobati luka bakar, mencegah penuaan dini,

7. Mencegah berbagai gangguan lambung, menurunkan resiko terbentuknya batu ginjal.

Minyak zaitun yang murni (Extra Virgin Olive Oil) juga dapat digunakan langsung pada kulit kepala sebelum melakukan perawatan creambath. Bahkan campuran minyak zaitun dengan minyak jarak, perasan lemon serta larutan air dari seduhan daun peppermint diyakini sebagai resep alami untuk mencegah ketombe dan gatal pada kulit kepala.

Minyak zaitun juga berkhasiat untuk mempertahankan bentuk serta kekencangan payudara. Sedangkan untuk tangan dan kaki, minyak zaitun dapat juga digunakan untuk mengurangi kulit yang menebal pada telapak kaki, mempertahankan kehalusan kulit, serta menguatkan kuku. Karena itu, tak ada salahnya untuk Anda menggunakan minyak zaitun pada kulit sehabis mandi agar kulit senantiasa lembap dan lembut.

Minyak zaitun mempunyai sifat susah teroksidasi maka jika dioleskan ke kulit, kulit akan terlindungi dari sinar matahari dan tidak akan terpicu menjadi kanker atau tumor. Manfaat zaitun erat dengan kandungan omega 9. Omega 9 mampu menekan kolesterol jahat dalam tubuh dan menaikkan kadar kolesterol baik.

Saat ini di pasaran terdapat beberapa jenis minyak zaitun tergantung pada proses ekstrasinya, yakni minyak zaitun perawan, murni, dan sulingan. Yang pertama merupakan minyak zaitun bermutu tinggi karena merupakan hasil ekstrasi pertama. Mudah dikenali melalui warnanya yang kehijauan. Sedangkan yang sulingan biasanya berwarna keputihan sebagai karena pemanasan. Bagaimana agar kita bisa menuai manfaat maksimal minyak zaitun? Suhendro mengatakan tergantung kebutuhan kita inginkan. Jika minyak zaitun difungsikan sebagai bahan baku dengan tujuan penambah gizi, disarankan untuk memilih yang murni. Namun, jika hanya sekadar untuk mempercantik makanan maka minyak hasil sulingan sudah memadai. Dia menambahkan zaitun merupakan jenis minyak yang tidak begitu suka dengan panas tinggi. Pasalnya pemanasan yang tinggi akan merusak ikatan rangkap asam lemak zaitun yang lebih mengkhawatirkan dampak lanjutannya akan mengubah minyak zaitun justru menjadi radikal yang berbahaya bagi tubuh.

Bukti nyata kesembuhan pasien
Secara pribadi saya sangat yakin dengan minyak ini, karena ayat nya jelas. Dan hal tersebut terbukti di pasien yang Saya tangani, diataranya
1. Sembelit dan wasir, untuk kasus sembelit dengan faeses yang keras, minyak zaitun sangat cocok, karena ia akan melicinkan dan mempermudah keluarnya faeses. Tetapi untuk sembelit yang faesesnya tidak keras, misalnya ada pasien dengan keluhan tidak bisa BAB tiap hari, BAB nya 3 atau 4 hari sekali. Tetapi saat keluar faesenya tidak keras. Maka untuk kasus yang seperti ini Habbatussauda sangat bagus.

2. Gastritis, Biasa disebut dengan maag. Minyak zaitun juga sangat bagus dikonsumsi oleh pasien ini. Terutama yang terdiagnosa gejal maag secara medis ddan masuk diagnose laambung dingin secara TCM. Lambung dingin mempunyai gejala sama dengan maag. Untuk kasus ini bisa dikombinasi dengan madu, habbatussuda dan minyak zaitun.

3. Jantung koroner, Penyumbatan yang ada di arteri coronaria. Minyak zaitun bisa dikombinasikan dengan pegagan atau daun dewa. Dan untuk kasus jantung minyak zaitun akan memperkuat otot jantung jadi cocok untuk sindrom jantung lemah menurut diagnose TCM.

4. Kolesterol, untuk kasus kolesterol, minyak ini juga sangat bagus. Bisa dikombinasikan dengan bawang putih dan habbatussauda.

Wallahua’lam…

Best regards,

Maroji:
Dari berbagai sumber

PENYAKIT YANG BISA SEMBUH DENGAN MADU

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia, madu didefinisikan sebagai cairan yang lengket dan manis yang dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Nektar atau sari bunga adalah cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari tumbuh-tumbuhan sewaktu mekar untuk menarik kedatangan hewan penyerbuk seperti serangga.

Produk Lebah
Sering terjadi kesalah pahaman di masyarakat seolah madu adalah kotoran lebah karena berasal dari perut lebah. Madu bukanlah kotoran lebah meskipun dalam prosesnya melalui perut lebah. Madu ditempatkan di tempat khusus dalam perut lebah yang disebut perut madu (honey stomach, honey sac atau crop) yang terpisah dari perut besar lebah (large intestine atau stomach).

Honey sac yang berada di perut lebah sebenarnya lebih merupakan tempat penyimpanan khusus untuk madu selama perjalanan lebah pekerja dari tempat pengambilan nectar sampai ke sarangnya. Di dalam perut madu tersebutlah proses penguraian gula komplek (disakarida) diubah menjadi gula sederhana atau monosakarida. Selanjutnya nectar mengalami proses fisika dan kimia sekaligus selama perjalanannya di perut lebah dan dilanjutkan di sarang lebah.

Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sarii Bermacam-macam tanaman, berarti beragam zat warna dan beragam kualitas nektar dan serbuk sari pula.Maka jangan heran jika terdapat bermacam-macam warna madu. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.

Manfaat Madu
Dan Rabb-mu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Alloh) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 68-69).

Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah “obat bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Konferensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Seorang dokter Rumania mengatakan bahwa ia mengujikan madu untuk pengobatan pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh total. Para dokter Polandia juga menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa resin lebah dapat membantu penyembuhan banyak penyakit seperti wasir, masalah kulit, penyakit ginekologis, dan berbagai penyakit lainnya.

Contoh manfaat madu dalam dunia medis meliputi menguatkan otot jantung, sehingga digunakan juga pada kasus nyeri dada akibat serangan jantung (angina pectoris) dan setelah operasi jantung; menangkal reaksi garam makanan, sehingga digunakan pada kasus tekanan darah tinggi; untuk masalah THT dan pernafasan, madu dapat meredakan hidung tersumbat, nyeri tenggorok termasuk tonsilitis, batuk, menghilangkan dahak; untuk pencernaan, madu digunakan dalam mengatasi gangguan pencernaan akibat kurangnya enzim pencernaan, madu juga dapat menyembuhkan luka (tukak) lambung dan usus 12 jari, menguatkan hati, menghancurkan batu empedu, terutama jika ditambah royal jelly dan bee pollen; madu juga baik untuk pasien neurosis seperti depresi ditandai berkurangnya tremor (buyuten) dan jantung berdebar, pasien psikotik seperti schizofrenia, kecanduan alkohol dan morfin, insomnia; memelihara kesehatan saluran kemih, mulut dan kulit, dan masih banyak lagi.

Sindrom dalam TCM yang bisa ditangani Madu
Madu mempunyai rasa yang manis dan sifatnya hangat. Dari rasa dan sifat inilah madu akan memperbaiki pencernaan. Karena organ limpa/pencernaan membutuhkan rasa manis dan menyukai yang hangat. Sindrom dalam TCM ( Saya sampaikan yang umum saja ) yang bisa ditangani dengan madu adalah

Sindrom Dingin
Sindrom ini bersifat Yin, disebabkan oleh serangan faktor patogen dingin atau kelemahan Yang organ tubuh akibat penyekit kronis. Manifestasi klinis yang muncul adalah takut dingin, suka hangat, nafsu makan berkurang, tidak haus, wajah pucat, ekstremitas dingin, urine banyak dan jernih, feses lembek, diare, dahak encer, lidah pucat dengan lapisan putih serta nadi lamban dan tegang.

Sindrom Kelemahan Qi
Sindrom ini ditandai oleh kelemahan Qi organ tubuh, pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis yang melemahkan organ tubuh atau usia lanjut. Manifestasi klinis yang muncul tergantung pada organ yang tersangkut. Beberapa diantaranya kelelahan, badan lemas, batuk, sesak napas, pusing, berkeringat spontan, daya pertahanan lemah, nafsu makan berkurang, diare, urine berlebihan, lidah pucat dengan lapisan putih, dan nadi lemah.

Sindrom kelemahan Yang
Sindrom ini bersifat dingin-lembab, pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis yang telah melemahkan Yang organ tubuh. Yang bersifat panas dan kering. Yang yang lemah tidak sanggup mengendalikan Yin yang bersifat dingin dan lembab. Manifestasi klinis tergantung dari organ yang terserang. Beberapa diantaranya yaitu wajah pucat, bibir dan lidah pucat, tidak haus, keringat dingin muncul secara spontan, pusing, nafsu makan berkurang, lesu, lemah, badan dingin, takut dingin, urine jernih, feses lembek, impotensi, menstruasi tidak teratur, edema, lidah pucat dengan lapisan putih, nadi lemah.

Sindrom Kekurangan Darah
Sindrom ini ditandai oleh kekurangan darah, pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis, kelemahan Qi-limpa dan perdarahan.
Manifestasi klinis tergantung dari organ yang tersangkut. Beberapa yang sering madalah muka pucat ( tidak cemerlang ), pusing, pening,palpitasi, insomnia, badan lemas, kelelahan, menstruasi lemah, lidah pucat dengan lapisan putih, dan nadi lemah.

Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur’an, “kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan” (QS. An Nahl: 69)

Jelaslah bahwa madu, yang diproduksi jauh melebihi jumlah kebutuhan lebah (sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan), dibuat untuk kepentingan manusia. Dan telah jelas pula bahwa lebah tidak dapat melakukan tugas-tugas yang sedemikian sulit “dengan sendirinya”. Dan semoga kita dapat berguru pada lebah.

Ingat pula bahwa Rasulullah telah bersabda, “Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal, yakni minum madu, sayatan alat bekam, dan kay dengan api. Sesungguhnya aku melarang umatku dari kay.” (Shohihul Bukhori, Ath-Thibb, Juz I)

Subhanallah, tanpa bukti inipun kami percaya kepada firmanMu ya Allah; kami percaya kepada sabda rasulMu….bukti ilmiah ini hanya sebagai tambahan ilmu bagi kami…dan hujjah untuk menjelaskan kepada orang yang belum yakin akan kebenaran firmanMu.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

PENGOBATAN CINA, WARISAN Nenek Moyang Yang Luar Biasa

Sejarah
Pengobatan tradisional Tionghoa adalah praktek pengobatan tradisional yang dilakukan di Cina dan telah berkembang selama beberapa ribu tahun. Praktek pengobatan termasuk pengobatan herbal, akupunktur, dan pijat Tui Na. Pengobatan ini digolongkan dalam kedokteran Timur, yang mana termasuk pengobatan tradisional Asia Timur lainnya seperti Kampo (Jepang) dan Korea.

Pengobatan Tradisional Tionghoa percaya bahwa segala proses dalam tubuh manusia berhubungan dan berinteraksi dengan lingkungan. Oleh karena itu, penyakit disebabkan oleh ketidakharmonisan antara lingkungan di dalam dan di luar tubuh seseorang. Gejala ketidakseimbangan ini digunakan dalam pemahaman, pengobatan, dan pencegahan penyakit.

tcmTeori yang digunakan dalam pengobatan didasarkan pada beberapa acuan filsafat termasuk teori Yin-yang, lima unsur (Wu-xing), sistem meridian tubuh manusia (Jing-luo), teori organ Zang Fu, dan lainnya. Diagnosis dan perawatan dirujuk pada konsep tersebut. Pengobatan tradisional Cina tidak jarang berselisih dengan kedokteran Barat, namun beberapa praktisi mengombinasikannya dengan prinsip kedokteran berdasarkan pembuktian.

Dalam kedokteran tradisional Tiongkok, kedokteran etnis Han paling panjang sejarahnya, pengalaman praktek dan pengetahuan teorinya paling kaya. Kedokteran tradisional Tiongkok mula-mula berkembang di daerah aliran Sungai Kuning, dan sejak awal mula telah mendirikan sistem keilmuannya. Dalam proses perkembangan yang sangat panjang, kedokteran tradisional Tiongkok telah membuat kreasi yang berbeda dari zaman ke zaman, muncul banyak dokter terkenal serta banyak aliran keilmuan yang penting dan karya terkenal.

Berdasarkan tulisan yang diukir pada tempurung kura-kura atau tulang binatang pada Dinasti Shang lebih 3.000 tahun yang lalu, sudah ada catatan tentang kedokteran dan kesehatan serta belasan macam penyakit di Tiongkok pada waktu itu. Sedangkan pada Dinasti Zhou ( 771-221 Sebelum Masehi ), para tabib atau sinse sudah menggunakan metode diagnosa meneliti air muka dan lidah, mencium bau, menanyakan keluhan pasien dan memeriksa denyut nadi pasien, serta menggunakan cara pengobatan dengan obat, akupuntur dan operasi.

Pada zaman Dinasti Qin dan Han, terbit karya yang mempunyai teori sistematis seperti Huangdi Neijing. Buku tersebut merupakan karya klasik teoritis kedokteran tradisional paling awal yang masih ada sekarang ini. Shanghan Zhabinglun karya Zhang Zhongjing, khusus menguraikan prinsip diagnosis dan pengobatan dialektis terhadap berbagai macam penyakit. Buku ini telah meletakkan dasar bagi perkembangan kedokteran klinik di masa selanjutnya. Ilmu bedah pada zaman Dinasti Han mempunyai taraf cukup tinggi. Menurut catatan Sanguozhi atau Sejarah Tiga Negara, sinse terkenal Hua Tuo sudah mulai menggunakan obat bius seluruh badan Mafeishan untuk melakukan berbagai macam operasi.

Dari Dinasti Wei, Jin dan Dinasti-dinasti Selatan dan Utara ( 220-589 Masehi ) sampai Dinasti Sui, Tang dan Lima Dinasti ( 581-960 Masehi ), diagnosa dengan memeriksa nadi mencapai hasil menonjol. Sinse terkenal Wang Shuhe pada zaman Dinasti Jin dan karyanya Maijing telah menyimpulkan 24 macam gejala denyut nadi.
Buku tersebut tidak saja mempunyai pengaruh sangat besar bagi kedokteran tradisional Tiongkok, tapi juga tersebar luas ke luar negeri. Pada periode tersebut, spesialisasi berbagai bagian kedokteran sudah cenderung matang. Di bidang akupuntur terdapat karya khusus Zhengjiu Jiayjing. Baopuzi dan Zouhoufang adalah karya representatif tentang pembuatan pil mukjizat hidup abadi menurut kepercayaan Taoisme. Di bidang pembuatan obat terdapat Leigong Paojiu Lun. Di bidang ilmu bedah ada Liujianzi Guiyifang. Zhubing Yuanhou Lun adalah karya khusus patogeni. Luliu Jing adalah karya khusus pediatri. Xinxiu Bencao adalah kitab tentang obat yang pertama di dunia. Yinhai Jingwei adalah karya khusus penyakit mata, dan lain sebagainya.Selain itu, pada zaman Dinasti Tang terdapat pula Qianjin Yaofang karya Sun Simiao dan Waitai Miyao karya Wang Tao dan lain sebagainya.

Dalam pendidikan kedokteran Dinasti Song ( 960-1279 Masehi ), pendidikan akupuntur mengalami perubahan penting. Wang Weiyi menulis karya Tongren Shuxue Zhenjiujing, kemudian ia merancang dan membuat dua model tubuh manusia dari tembaga seukuran manusia betul untuk dipakai dalam praktek pengajaran. Kreasi ini mempunyai pengaruh sangat besar bagi perkembangan akupuntur pada masa sesudahnya. Pada zaman Dinasti Ming ( 1368-1644 Masehi ), terdapat sejumlah ahli kedokeran mengajukan untuk membedakan penyakit panas, epidemi penyakit panas dan penyakit epidemik yang menular. Sampai Dinasti Qing, teori tentang epidemi penyakit panas mencapai tahap yang matang, dan muncul karya-karya khusus seperti Wenrelun, atau Risalah tentang Penyakit Panas Epidemik.

Tusuk jarum atau akupuntur adalah bagian penting dari ilmu kedokteran tradisional Tiongkok. Pada awalnya, akupuntur digunakan hanya sebagai suatu cara pengobatan, tapi kemudian berangsur-angsur berkembang menjadi suatu disiplin ilmu. Ilmu akupuntur adalah ilmu yang menyusun dan mempelajari teknik pengobatan akupuntur serta hukum terapan klinis serta teori dasarnya.

Akupuntur mempunyai sejarah yang panjang. Dalam kitab zaman kuno pernah berkali-kali disebutkan bahwa alat primitif tusuk jarum terbuat dari batu, dinamakan jarum batu. Jarum batu itu pertama-tama muncul di zaman batu baru (neolitik) kira-kira 8.000 sampai 4.000 tahun yang silam, atau sekitar masa akhir sistem komune marga. Dalam penelitian arkeologi di Tiongkok pernah ditemukan benda asli jarum batu. Sampai zaman Chunqiu ( tahun 770 sebelum Masehi—tahun 476 sebelum Masehi ), ilmu kedokteran telah melepaskan diri dari ikatan dukun, dan mempunyai dokter profesional. Dalam buku Chunqiu Zuozhuan, ada catatan tentang perkataan dokter terkenal Yi Huan tentang tusuk jarum ketika ia memeriksa kesehatan Raja Jinggong dari Dinasti Jin.

Dari zaman Negara-negara Berperang sampai Dinasti Han Barat (tahun 476 sebelum Masehi—tahun 25 Masehi), jarum logam digunakan semakin luas sejalan dengan kemajuan teknologi peleburan besi, dan jarum logam berangsur-angsur menggantikan jarum batu sehingga tusuk jarum digunakan semakin luas dan telah mempercepat proses perkembangannya. Pada zaman Dinasti Han Timur dan Tiga Kerajaan, muncul banyak ahli kedokteran yang pandai akupuntur, di antaranya Kitab Akupuntur yang ditulis Huang Pumi telah menjadi sebuah karya khusus yang lengkap tentang sistem akupuntur.

Pada zaman dinasti-dinasti Jin Timur dan Jin Barat serta Dinasti Utara dan Selatan (tahun 256 Masehi—589 Masehi ), karya-karya khusus tentang akupuntur bertambah semakin banyak, dan pada masa itu pula akupuntur tersebar sampai Korea, Jepang dan negara-negara lain.

Pada zaman dinasti Sui dan Tang ( tahun 581—907 Masehi ), akupuntur berkembang menjadi suatu disiplin ilmu. Pada bagian kedokteran lembaga pendidikan ilmu kedokteran ketika itu diadakan jurusan akupuntur. Kemudian, ilmu akupuntur terus berkembang secara mendalam. Sampai abad ke-16, akupuntur mulai diperkenalkan kepada Eropa. Namun sampai Dinasti Qing, para dokter lebih mengutamakan obat daripada akupuntur sehingga pada derajat tertentu telah menghambat kemajuan ilmu akupuntur.

Akupuntur mencapai kemajuan besar setelah berdirinya Republik Rakyat Tiongkok pada tahun 1949. Kini, di lebih 2.000 rumah sakit kedokteran tradisional Tiongkok di seluruh negeri terdapat bagian akupuntur; Penelitian ilmiah tentang akupuntur sudah mencakup berbagai sistem tubuh manusia dan berbagai bagian klinis; Sejumlah besar data eksperimen ilmiah yang berharga telah dicapai dalam penelitian mengenai peranan pengaturan, peredam rasa nyeri dan peningkatan imunitas akupuntur, serta gejala-gejala jingluo (meridian akupuntur) serta hubungan antara titik akupuntur dan organ tubuh.

Hasil Tafakkur nenek moyang
Kalau saya melihat ilmu yang ada dalam kedokteran tradisional china adalah mengambil pelajaran yang ada di alam. Fenomena yang terjadi di alam juga terjadi di dalam diri manusia. Kita ambil contoh, di alam kita akan melihat ada fenomena bendungan, benddungan mengandung arti TANAH YANG KUAT AKAN MEMBATASI AIR. Fenomena ini diterapkan didalam tubuh manusia, yaitu organ tanah / penernaan jika kuat maka akan membuat air akan terkoordinir dengan baik oleh tubuh. Jika tanah lemah maka akan membuat air gampang keluar dari tubuh, seperti kasus diare.

Kita sering melihat fenomena pohon. Pohon yang semakin tinggi, maka akan lebih mudah terterpa angin. Pohon dalam pergerakan lima unsur adalah unsur kayu, jika unsur kayu terlalu ekses energinya, maka akan membuat fenomena bergoyang atau vertigo.

Jadi saya ambil kesimpulan ilmu dasar dari TCM adalah hasil perenungan para pendahulu kita dari melihat fenomena yang ada di alam ini. Bagi saya ini adalah hasil tafakur yang luar biasa, tidak semua orang bisa mengambil pelajaran dari melihat alam, hanya orang tertentu saja yang diberikan hidayah dan keemampuan itu.

Semua ilmu itu milikNya

Akhir-akhir ini muncul pendapat yang saling menjatuhkan diantara kalangan medis dan tradisional. Bagi yang saling menjatuhkan, saya berpendapat mungkin mereka belum tahu ilmunya. Ada beberapa dokter yang beranggapan jangan berobat ke tradisional karena belum ilmiah, jadi tidak aman bagi tubuh. Yang paraktisi tradisional juga sama mengatakaan” jangan ke dokter lagi, banyak obat yang menimbulkan efek samping” dan ungkapan yang lain, yang intinya saling menjatuhkan.

Menurut hemat saya, semua ilmu itu baik medis maupun tradisional, barat maupun timur semua adalah milik Alloh SWT. Bagi kita, mari kita ambil yang baik-baik, tinggalkan yang jelek. Tidak ada yang sempurna di dunia ini kecuali Sang pencipta Allah SWT. Saya yakin praktisi tradisional suaatu saat juga butuh medis, demikian sebaliknya praktisi medis suatu saat juga butuh tradisional.

Best regards,

Maroji:

http://akupuntur.wordpress.com/2007/07/07/sejarah-kedokteran-tradisional-tiongkok/

CAIRAN TUBUH

Cairan tubuh merupakan istilah secara umum untuk semua cairan yang normal yang terdapat dalam tubuh. Cairan tubuh tersebut antara lain termasuk air ludah, liur Lambung, liur pencernaan lain dan cairan-cairan dalam rongga sendi, air mata, cairan hidung, keringat dan kemih.

Pembentukan dan distribusi cairan tubuh.
Cairan tubuh dibentuk dari makanan dan minuman yang telah dicerna dan diserap Limpa dan Lambung. Distribusi dan ekskresi cairan tubuh secara prinsip berkaitan dengan fungsi transportasi Limpa, fungsi penyebaran, penga¬liran dan pengaturan peredaran air. Fungsi pengendalian pembentukan kemih dan pemisahan cairan jernih serta cairan kemih berkaitan dengan organ Ginjal.

Dari ketiga organ tadi yang terpenting ialah Ginjal.

Su Wen menyatakan bahwa, setelah makanan masuk Lambung, Qi sari makanan dan air dipancarkan/diteruskan ke Limpa, yang menerus¬kannya ke Paru. Paru mengatur penjelmaan air dan penyebaran Qi air ke Kandung Kemih di bawah. Qi air kemudian menyebar ke empat jurusan melalui meridian lima organ Zang.

Bila berbicara tentang Tri Pemanas/Three Energizer/TE sebagai jalur cairan tubuh, Buku Su Wen mengatakan bahwaTE adalah petugas irigasi yang membangun saluran-saluran air.

Sebagai tambahan cairan tubuh yang dikirimkan dari Lambung ke bawah terus diserap oleh Usus Kecil dan Usus Besar. Sebagian dari cairan tubuh, setelah melewati Limpa, Paru, dan TE, dieksresi melalui kulit dan rambut sebagai keringat. Sebagian lain dari cairan dialirkan ke bawah ke Kandung Kemih melalui saluran air TE, dan diekresi dari tubuh sebagai kemih / air seni, dengan bantuan Qi Ginjal Zang Fu, cairan tubuh mencapai kulit dan rambut di bagian luar, menembus Zang Fu dibagian dalam. Dengan demikian memberi makan semua jaringan dan organ di dalam tubuh.

Fungsi Cairan Tubuh

    Cairan tubuh melembabkan dan memberi makan berbagai bagian tubuh. Terdapat perbedaan yang secara alami berupa bentuk dan lokasi berbagai jenis cairan tubuh. Cairan jernih dan encer dikenal sebagai “JIN”, sedangkan cairan pekat dan keruh disebut “YE”.

  • Jin didistribusikan pada permukaan otot, dan berfungsi meng¬hangatkan dan memberi makan otot, serta melembabkan kulit.
  • Ye disimpan dalam sendi dan ruang-ruang terbuka lain dan berfung¬si membasahi sendi, menguatkan otak dan sumsum, serta memberi makan berbagai ruang terbuka.

Karena keduanya merupakan cairan normal tubuh dan berasal dari sumber yang sama yaitu Qi sari makanan, keduanya dapat diubah dari bentuk yang satu ke bentuk lainnya. Umumnya keduanya disebut sebagai Jinye (cairan tubuh).

Best regards,

DIAGNOSA MELALUI WAWANCARA / ANAMNESIS

Anamnesis adalah menanyakan keadaan penyakit, yang diperlukan untuk pembedaan sindrom. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan dalam anamnesis.

DEMAM
Demam terjadi akibat adanya perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan tubuh.

Demam dan menggigil
Demam disertai menggigil menunjukkan sindrom luar akibat perlawanan antara faktor patogen angin-dingin dengan Qi-pertahanan. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam dan menggigil, demam ringan tanpa keringat, takut angin dan dingin, nyeri kepala dan tubuh, serta nadi superficial.

Demam dan Menggigil Bergantian
Demam dan menggigil bergantian menunjukkan sindrom pertengahan. Perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan terjadi pada pertengahan jalan dari permukaan ke dalam organ dalam tubuh, terletak antara sindrom luar dan sindrom dalam. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam tinggi, menggigil dan berkeringat bergantian, rasa haus, mulut pahit, dan sesak dada. Continue Reading

Jing

Jing mempunyai dua pengertian, yaitu Jing dalam arti bawaan dan Jing dalam arti sesudah lahir. Jing bawaan merupakan dasar materi dari pembentukan tubuh manusia, yaitu materi yang ada sebelum pembentukan tubuh yang berasal dari kedua orang tua. Sedangkan Jing sesudah lahir adalah materi yang terjadi karena hasil pengolahan makanan dan minuman. Jing yang terbentuk akan disimpan dalam organ Zang.

SHEN

Setelah mendiskusikan Qi, selanjutnya kita diskusikan mengenai Shen. Shen adalah keseluruhan pemikiran, hasrat, serta gerak perubahan dalam kehidupan.

Secara terinci Shen mempunyai dua pengertian:

1) Semangat, bentuk dan gerak-gerik fikiran serta hasrat.
2) Fenomena keseluruhan yang diperlihatkan oleh tubuh manusia dalam keadaan fisiologis atau patologis.

Shen mempunyai asal-usul permulaan yang bersamaan dengan kehidupan, mengikuti persatuan Jing orang tua dalam rahim. Shen tak mungkin dapat dipisahkan dengan tubuh manusia. Mata dapat melihat, telinga mendengar, mulut berbicara dan sebagainya semuanya merupakan hasil pengendalian Shen. Kuat lemahnya Shen tergantung dari kuat lemahnya Qi dan didasarkan pula pada Jing yang cukup.

Jadi dengan menilai Shen, dapat ditentukan pula keadaan Jing dan Qi. Oleh karena, hubungan antara ketiganya dapat dinyatakan sebagai berikut :

• Atas dasar materi, faal dan fenomena :

Materi adalah Jing, Faal adalah Qi dan Fenomena adalah Shen.

• Atas dasar materi penggerak dan pimpinan:

Jing adalah dasar materi, Qi adalah penggerak dan Shen adalah pemimpin

Best regards,

QI / ENERGI VITAL

Qi atau energi vital, merupakan substansi esensial tubuh yang memelihara aktivitas organ Zang Fu , jaringan tubuh lainnya serta memelihara meridian. Semua aktivitas vital manusia terjadi karena perubahan dan gerakan dari Qi. Sebagai materi dasar yang memelihara fungsi-fungsi fisiologis seluruh tubuh, Qi mempunyai bentuk yang banyak sekali, dimana bentuk yang satu timbul dari yang lainnya. Dalam akupunktur qi juga disebut “spirit of life”.

Dalam mempelajari Qi dan sirkulasinya, perlu diketahui sumber, distribusi dan fungsi Qi yang bermacam-macam tersebut. Pada umumnya kita membedakan Qi kongenital yang telah dibawa sejak lahir dan Qi didapat, yang diperoleh sesudah kelahiran.

Menurut sumber, fungsi dan penyebabnya Qi dalam tubuh manusia dibedakan menjadi:

YUAN QI (QI PRIMER) = QI KONGENITAL
Terbentuknya kehidupan, paling sedikit memerlukan tiga sumber energi. Dua yang pertama berasal dari sel sperma ayah dan sel telur ibu yang sekaligus akan menurunkan sifat-sifat orang tua kepada anaknya. Energi yang ketiga adalah daya hidup kosmos atau daya hidup alam semesta dimana manusia sebagai mikrosmos berada di dalamnya. Mula-mula terbentuk zygote, yaitu persatuan antara sel sperma dan sel telur akan menjadikan bersatunya kromo¬som inti sel ayah dan sel ibu. Akan tetapi kromosom yang terdapat di dalam mitokondria sel sperma, tidak ikut masuk ke dalam sel telur dalam proses penyatuan tersebut. Jadi seseorang hanya menerima warisan kromosom mitokondria dari ibu saja. Kita tahu bahwa mitokondria adalah pusat energi bagi suatu sel. Oleh karena itu energi seseorang terutama berasal dari ibunya. Energi yang terdapat di dalam sel sperma ayah atau sel telur Ibu disebut energi kongenital, yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh Energi didapat.

Yuanqi ini dipelihara oleh organ Ginjal dengan bantuan Qi perolehan yang antara lain didapat dari makanan dan minuman yang diolah oleh Limpa, Lambung dan dari udara bersih (O2) yang dihirup oleh Paru-Paru.
Selama kehidupan di dalam kandungan, yang paling berperan dalam perkembangan janin adalah Qi kongenital ini, di samping energi-energi lain yang berasal dari ibunya lewat tali pusat.

Segera setelah kelahiran berlangsung, proses fisiologi normal yang biasa terjadi pada seseorang, dimulai setelah tarikan nafas yang pertama di mana sistem Tri Pemanas / Three Energyzer / TE mulai aktif.
Yuanqi memerlukan zat dan makanan dari Qi setelah kelahiran yang berasal dari esensi makanan. Yuanqi berakar di Ginjal dan menyebar ke seluruh tubuh melalui SanJiao (Tri Pemanas, Triple Energizer). Qi ini merangsang dan meningkatkan aktivitas fungsional organ Zang Fu dan jaringan yang berkaitan. Makin banyak Yuanqi akan makin giatlah organ Zang fu dan jaringan yang berkaitan. Dengan demikian tubuh akan menjadi sehat dan jarang sakit. Seba¬liknya bila secara kongenital kekurangan Yuanqi, atau kekurangan Yuanqi karena penyakit yang lama, terjadilah berbagai perubahan yang bersifat patologis.

QI DIDAPAT/ PEROLEHAN
YUANQI disimpan di Ginjal, yang kemudian berperan sebagai materi dasar untuk merangsang aktifitas organ Zang Fu untuk memproduksi Qi didapat. Sebaliknya, Qi didapat secara terus menerus akan mempertahankan dan memelihara Qi kongenital. Qi didapat ada beberapa bentuk:

1. YINGQI (NUTRIENT QI)
Tumbuh dan dibentuk dari Guqi yang diproduksi oleh Limpa dan Lambung. Yingqi beredar di pembuluh.
Fungsi utamanya ialah: membentuk darah dan beredar bersamanya, meningkatkan lebih lanjut pemberian makanan. Karena Yingqi dan darah sangat erat kaitannya, hubungan fungsi antara keduanya sering disebut Ying darah. Peranan Yuanqi diperlukan dalam produksi Yingqi

2. ZONGQI / PECTORAL QI /Qi DADA
Dalam Paru, di mana udara bersih masuk pada waktu inspirasi (menarik nafas) = KongQi (Qi bening), bergabung dengan Qi / energi dari sari makanan yang diolah Limpa dan Lambung (Yingqi) membentuk Zhongqi (Pectoral Qi), yang disimpan dalam rongga dada.

FUNGSI ZONGQI:
1) Meningkatkan fungsi Paru dalam mengontrol pernafasan. Kuat atau lemahnya suara dan pernafasan berkaitan dengan mutu Qi dada.

2) Meningkatkan fungsi jantung dalam mengatur darah dan pembuluh darah. Peredaran Qi dan darah, rasa dingin dan panas serta kemampuan motorik keempat anggota badan berkaitan dengan mutu / kualitas Qi dada.

3. ZHENGQI / QI SEJATI
Qi yang disimpan dalam rongga dada (Zhongqi) dengan pengaruh Yuanqi akan berubah menjadi Zhengqi, yaitu Qi sejati yang akan beredar ke seluruh tubuh.

Sirkulasi Zhengqi mulai dari Paru mengikuti siklus lima unsur ke Ginjal, Hati, Jantung dan Limpa. Aliran Zhengqi yang memasuki organ ini akan ditahan oleh organ yang bersangkutan untuk fungsi organ tersebut.
Sebagian lagi akan menuju ke permukaan tubuh / Kulit untuk pertahanan luar dan sebagian lainnya beredar di dalam sistem meridian. Sisanya melanjutkan ke organ Yin berikutnya.

4. WEIQI / QI PERTAHANAN
Weiqi juga diturunkan dari Qi sari makanan, tetapi beredar di luar pembuluh darah.
Fungsinya ialah:

? melindungi permukaan otot,
? mempertahankan tubuh terhadap faktor patogen yang berasal dari luar,
? mengontrol pembukaan dan penutupan pori,
? melembabkan kulit dan rambut, mengatur suhu tubuh serta
? menghangatkan organ Zang fu.

Qi meridian yang berasal dari Yuanqi, dan Zhengqi? beredar di sistim meridian, merupakan kombinasi Qi yang berasal dari Zhongqi dan Qi esensial yang disimpan di Ginjal. Dengan demikian Qi Meridian merupakan ZhengQi atau Qi vital yang mengalir di meridian. Maka Qi vital juga disebut Qi meridian.

Dilihat dari fungsi dasar meridian, Qi meridian sangat berpengaruh terhadap fungsi Qi, darah, dan organ Zang fu diseluruh tubuh.

FUNGSI QI
Qi, Xue dan cairan tubuh merupakan substansi dasar yang memeli¬hara aktivitas vital normal tubuh manusia, yang berarti juga merupakan materi dasar yang diperlukan untuk fungsi fisiologi organ, jaringan dan meridian zang fu.

Qi, Menurut filsafat Cina Kuno, Qi merupakan substansi dasar yang menyusun jagat raya dan semua fenomena alam yang terjadi oleh perubahan dan pengerahan Qi. Pandangan ini sangat berpengaruh terhadap teori kedokteran Cina Tradisional.

Kata ”Qi” dalam ilmu kedokteran Cina Tradisional mempunyai arti substansi esensial tubuh manusia yang memelihara aktivitas vital dan aktivitas fungsional organ Zang Fu dan jaringan. Subtansi esensial ialah dasar aktivitas fungsional yang berma¬nifestasi dalam fungsi organ Zang Fu. Semua aktivitas vital tubuh manusia diterangkan dengan perubahan dan pengerahan Qi.

Qi bekerja meluas diseluruh tubuh, melebur ke seluruh bagian tubuh, tidak ada tempat di tubuh yang tidak dilewati (ditempuh) Qi. Bila gerakan Qi berhenti, aktivitas vital tubuh juga akan berhenti. Tersedianya Qi dalam jumlah yang cukup merupakan syarat mutlak untuk tubuh yang sehat, sedangkan kurangnya persediaan Qi akan menimbulkan penyakit. Jadi Qi merupakan akar kehidupan. Tanpa adanya akar maka batang dan daun akan layu.

Qi yang beredar dan tersebar ke seluruh tubuh melalui berbagai jalan akan berfungsi secara karakteristik antara lain :
a. Fungsi penggiatan tubuh/Penunjang
Tubuh dan berkembangnya tubuh manusia, aktivitas fisiologi Zang Fu dan meridian, peredaran darah dan tersebarnya cairan tubuh, semuanya itu bergantung kepada efek penggiatan dan perangsangan Qi. Kekurangan (defisiensi) Qi akan mengganggu fungsi penggia¬tan itu. Fungsi penggiatan itu, dapat menimbulkan perubahan yang bersifat patologi seperti misalnya pertumbuhan dan perkem¬bangan yang terhambat. Hipofungsi organ Zang Fu dan meridian, terganggunya peredaran darah, disfungsi dalam perubahan dan distribusi cairan tubuh, serta pembentukan lendir dalam tubuh.

b. Fungsi Pemanasan/Penghangatan
Suhu normal tubuh dipelihara dan diatur oleh Qi. Dengan demikian Qi mendominasi pemanasan. Kekurangan Qi akan mengganggu proses pemanasan, menghambat mendinginnya suhu tubuh dan rasa dingin pada keempat anggota tubuh.

c. Fungsi pertahanan tubuh.
Qi mempertahankan permukaan tubuh terhadap faktor patogen yang berasal dari luar. Adanya Qi antipatogenik di dalam tubuh mencegah masuknya faktor penyakit. Qi juga menyerang faktor patogen begitu penyakit timbul, dan mendorong penyembuhan penyakit dengan menyingkirkan faktor patogen.

d. Fungsi Pemantauan/Pengawasan
Qi memantau, mengendalikan dan mengatur Substansi tubuh tertentu dan hasil metabolisme molekulnya. Qi mengontrol darah dengan tetap menjaga supaya darah mengalir dalam pembuluh, dan mengatur pengeluaran keringat, kemih, dan air mani. Bila fungsi memantau ini terganggu, akan terjadi banyak pengeluaran keringat, inkontinensia kemih, ejakulasi dini, dan spermatorea.

e. Fungsi Nutrisi
Fungsi ini mengacu pada Yingqi/Qi Nutrient, substansi nutrisi yang terbentuk dari makanan. Yingqi yang beredar dalam pembuluh darah merupakan sebagian dari darah dan memberi makan pada seluruh bagian tubuh. Meskipun kedua fungsi Qi ini berbeda, mereka bekerja sama dan saling mendukung.

f. Fungsi Pengaktifan Qi
Fungsi ini mempunyai dua maksud,
Pertama : Mengacu pada proses tranformasi yang menguntung¬kan antara sari makanan oleh Qi menjadi darah dan cairan tubuh.

Kedua : Fungsi ini merupakan keaktifan fungsional ter¬tentu organ Zang Fu. Dalam buku Su Wen disebut¬kan Kandung Kemih menyimpan cairan yang kemudian dieskresi oleh aktivitas Qi. Aktivitas Qi disini mengacu kepada fungsi Kandung Kemih yang menge¬luarkan kemih.

Demikian kajian mengenai Qi. Semoga memperkaya khasanah keilmuan bekam kita. wallahu’alam.

Best regards,