Akupuntur untuk LEMAH SYAHWAT (IMPOTEN)


(Solusi Akupuntur, Moksa, dan Herbal)

Pendahuluan
Penyakit yang timbul karena seminal emision, koitus berlebihan, sehingga merusak YANG Ginjal atau karena pikiran takut, Qi Jantung, Limpa, dan Ginjal yang terluka

Gejala :
Gejala utama impotensi adalah
penis kurang ereksi
Terlihat muka pucat
Pusing kepala
Mata kabur
Tidak semangat
Pinggang dan lutut pegal lemas
Sering kencing
Nadi dalam dan halus
Bila terdapat Jantung – Limpa terluka, maka Jantung berdebar-debar, takut dan sukar tidur

Tatalaksana Terapi
Dipilih Meridian REN dan Shao Yin Kaki untuk menguatkan Ginjal dan menambah YANG.
Cara penusukan dengan tonik atau dengan moxa.

Titik yang dipilih :
a. CV 4 Guanyuan
b. GV 4 Mingmen
c. BL 23 Shenshu
d. KI 3 Taixi
e. GV 20 Baihui

Pada keadaan Jantung – Limpa terluka :
BL 15 Xinshu
HT 7 Shenmen
SP 6 Sanyinjiao

Cara :
Tiap kali dipilih : 2 – 3 titik
Jarum ditinggal : 10 – 30 menit
Tiap hari atau 2 hari sekali, atau jarum benam selama 3 – 5 hari

Penjelasan:
Moksibusi Guanyuan untuk menambah Yuan Qi: Mingmen, Shenshu, Taixi, untuk menguatkan ginjal, menambah YANG.
Moksibusi Baihui untuk meningkatkan YANG Qi, ditambah Xinshu, Shenmen, Sanyinjiao untuk menguatkan Jantung-Limfa.

Herba Penambah Yang Ginjal :
1. Cabe jawa
2. Lada hitam
3. Lengkuas
4. Habbtussauda
5. Madu
6. Kuning telur
7. Ginseng
8. Jahe merah
9. Nampu
10. San rego

Herba penambah Yin Ginjal:
1. Purwoceng
2. Pasak bumi
3. Pronojiwo
4. Tribulus terestis
5. Kopi Radix
6. Macca root
7. Urang-aring
8. Gamat

Semoga bermanfaat.

Best regards,

chart akupuntur

BEKAM UNTUK NYERI HAID (DYSMENORRHOE)

PENDAHULUAN
Penyakit ini dibagi dalam dua jenis yaitu Xu dan Shi. Nyeri Xu karena gelisah, banyak berfikir, marah atau saat menstruasi terkena dingin atau minum yang dingin, sehingga terjadi darah beku pada uterus. Nyeri Shi karena kurangnya Qi Xue sehingga meridian chung dan meridian Ren tidak seimbang.

PENGGOLONGAN
a. Shi / Xe kuat
Sebelum menstruasi perut bagian bawah terasa sakit. Letak sakit menetap, sangat nyeri, tidak suka ditekan, kadang-kadang sakit sampaike pinggang dan kaki. Setelah menstruasi atau akhir menstruasi berkurang, menstruasi kurang lancar, berwarna ungu kehitaman dan terdapat gumpalan darah serta nadi seperti sinar.

b. Xu / Shi lemah
Setelah menstruasi atau akhir menstruasi perut bagian bawah terasa nyeri, sakitnya terus menerus. Bila dihangati sakit berkurang. Berwarna pucat dan sedikit darah, terlihat takut dingin berdebar-debar, pusing kepala serta nadi halus tidak bertenaga.

TATA LAKSANA TERAPI
a. Shi / panas
Cara pengobatan
Dipilih meridian REN dan meridian Tai Yin kaki untuk melancarkan darah, dengan sedasi dan untuk yang dingin dengan moxa.

Titik yang dipilih :
a. CV 3 Zhongji
b. SP 10 Xuehai
c. SP 8 Diji
d. LI 4 Degu
e. ST 27 Daju

Penjelasan :
– Xuehai untuk melancarkan darah
– Diji adalah titik Xu dari meridian limpa dikombinasi dengan hegu untuk menghilangkan nyeri pada perut
– Zhongji, Daju adalah titik lokal untuk melancarkan menstruasi dan menghilangkan rasa sakit

b. Xu/ dingin
Cara pengobatan
Dipilih meridian REN, limpa, ginjal dan Su belakang melancarkan dan menambah Qi Xue
Cara penusukan dengan tonik dan moxa.

Titik yang dipilih
a. CV 4 Guanyuan
b. BL 20 Pishu
c. BL 23 Shenshu
d. ST 36 Zusanji
e. SP 6 Sanyinjiao

Penjelasan
– Guanyuan di moxa untuk menghangatkan dan menambah Yian Qi
– Pishu, Shenshu mengatur fungsi limpa dan ginjal
– Zusanlhi, Sanyinjiao untuk menguatkan limpa lambung
Penyakit ini berhubungan dengan kelainan pada genetalia atau berhubungan dngan endokrin dan saraf, kejiwaan.

Cara pengobatan dengan akupuntur di telinga adalah
a. ovarium
b. shenmenong
c. endokrin
caranya : dirangsang kuat dan sering dimanipulasi hingga sakitnya berkurang.

Bekam
Pada Shi/ panas. Titik yang diambil adalah :
1. BL 23 Shen Shu
2. Ren 3
3. Du 14
4. BL 18

Herbal
• Shi/ panas : kunir asem, alang-alang, tongkat ali dll
• Xu/ dingin : habbatussauda, madu , baru cina, kunir putih, delima putih dan kurma

Best regards,

Solusi Bekam Sinergi Atasi Flu

ETIOLOGI : PENGGOLONGAN DAN PATOGENESIS

Keadaan ini sering disebabkan oleh menurunnya kekebalan tubuh superfisial dan serangan dari faktor luar patogen. Dapat dibedakan menjadi dua tipe, yaitu :

a. Tipe angin dingin yang sering tampak pada pasien dengan defiensi YANG, dengan gejala :
– Menggigil, demam, tidak berkeringat.
– Nyeri kepala.
– Nyeri anggota gerak.
– Sumbatan hidung.
– Hidung berair.
– Tenggorokan gatal
– Batuk.
– Suara parau.
– Riak encer banyak.
– Selaput lidah putih tipis
– Nadi superfisial dan tegang.

b. Tipe angin panas yang sering ditemukan pada defisiensi YIN, dengan gejala :
– Demam, berkeringat.
– Sedikit tidak suka angin.
– Nyeri kepala.
– Batuk dengan riak kuning dan kental.
– Tenggorokan nyeri dan bengkak.
– Nadi superfisial dan cepat.

TATALAKSANA TERAPI
a. Angin Dingin
Metode
– Pelemahan pada titik-titik Meridian Du, Taiyang, dan Shaoyang
– Pada pasien yang lemah diberikan rangsangan sedang dan moksibusi.atau menggunakan bekam api

Titik-titik yang dipilih adalah :
a. GV 16 Fengfu
b. BL 12 Fengmen
c. GB 20 Fengchi
d. LU 7 Lieque
e. LI 4 Hegu

Herba :
a. Habbtussauda
b. Jahe merah
c. Madu

b. Angin panas
Metoda : Pelemahan pada titik Meridian Du, Shaoyang, dan Yang Ming
GV 14 Dazhui
L 11 Quchi
TE 5 Waiguan
LI 4 Hegu
LU 10 Yuji
LU 11 Shaoshang

Bekam pada : Ummu mughit, al kahil, alkatifain , fengmeng dan feishu

Herbal :
dipilih yang meningkatkan kekebalan tubuh dan bersifat dingin. Diantaranya adalah sbb:
• Meniran
• Sambiloto
• Temulawak
• Spirulina
• Pegagan
• dll

Best regards,

Hubungan antar Enam Organ FU

Struktur Anatomi
Dari aspek anatomi, organ Fu merupakan organ yang berlumen, seperti kantong.

Fungsi Fisiologis
Dari aspek fisiologis, maka organ Fu ( organ berongga ) berfungsi sebagai organ “to transmit and transform food”, yaitu menerima dan mencerna bahan makanan, mengabsorpsi zat nutrisinya kemudian mengekresi sisanya. Oleh karena bahan makanan harus selalu lewat organ Fu, maka organ Fu tidak boleh tersumbat.

Organ Kandung Empedu ( Gall Bladder, GB )
GB berhubungan luar-dalam dengan LR dan berisi empedu. Empedu keluar dari LR dan merupakan akumulasi bagian surplus dari LR. Empedu berwarna hijau dan rasanya pahit, berperan penting dalam membantu proses absorbsi makanan.

Fungsi fisiologis GB adalah menyimpan dan mengeluarkan cairan empedu. Sebenarnya GB sendiri adalah kosong. Setelah diproduksi oleh LR, maka empedu ditampung oleh GB dan disekresikan di bawah perintah Qi-LR kemudian di salurkan ke SI untuk membantu proses pencernaan dan absorbsi kemudian dipisahkan bagian “lucid” dari bagian “turbid”nya. Normal atau tidaknya penampungan, sekresi empedu, peredaran dan pengosongannya sepenuhnya di kontrol oleh Qi-LR.

Dengan demikian kaitan fungsi GB-LR adalah bila gagal mengontrol keluar masuknya empedu oleh fungsi LR akan mengganggu proses pengosongan GB, proses pencernaan lanjutan dan proses penyerapan. Bila fungsi demikian gagal timbulah : anoreksia / tidak nafsu makan, regang abdomen, muntah, nyeri hipokhondria dan jaundice / kuning. Bila sampai empedu menyusup ke dalam otot-otot, jaringan-jaringan dan kulit, seluruh tubuh akan tampak kekuningan.

Organ Lambung (Stomach, ST)
ST di hubungkan oleh oesophagus / kerongkongan di bagian atas dan di bawah berhubungan dengan SI / usus kecil. Organ ST di bagi ke dalam shang-wan (bagian atas lambung atau cardia), zhong-wan (bagian tengah) dan xia-wan (bagian bawah atau pylarus). Fungsi fisiologis ST adalah menerima dan mencerna makanan. Chyme (adonan bahan makanan) ditransformasi di dalam ST kemudian ditransmisi ke dalam SI. Karena ST merupakan kantong besar sehinggga mampu menampung bahan makanan dan air banyak sehinggga di dalam Huangdi Neijing dikatakan “ Lautan makanan dan minuman”. Pekerjaan ST sebagai penggiling bahan makanan ditentukan oleh Qi-ST.

Di samping itu gerakan mentrasmisi bahan makanan dan mendorong ke dalam SI juga oleh kekuatan Qi-ST. Untuk dapat mengalir dengan lancar, maka jalan ST ke SI tidak boleh tersumbat, sehingga adonan makanan (chyme) dapat dengan mulus masuk ke dalam SI. Karena tugas ST adalah mengalirkan adonan makanan (chyme) ke bawah, maka tidak boleh ada sumbatan pada usus kecil maupun lambung. Disfungsi ST menimbulkan gejala nyeri lambung, nafsu makan hilang (karena disharmoni dalam Qi-ST), sendawa, muntal, mual, cegukan, semua gejala tersebut disebabkan karena gagalnya Qi-ST dalam mengatur naik turunnya Qi-ST. Dalam hal bahan makanan ST menyiapkan bahan makanan untuk pembentukan Qi dan Xue sehingga ST disebut pula “Lautan makanan”.

Organ Usus Kecil (Small Intestine, SI)
SI adalah terusan dari dari ST mulai dari pylorus di atas dan iliosecal di bagian bawah yang di teruskan oleh LI. Fungsi fisiologis SI adalah menerima hasil olahan makanan dan minuman dari lambung kemudian memisahkan lucid dari turbid, yaitu :
• SI menerima hasil olahan makanan dan minuman dari ST dan menahannya beberapa saat untuk proses pencernaan lanjutan dan penyerapan (absorption).
• Memisahkan lucid dari turbid. Lucid adalah zat nutrisi untuk keperluan tubuh sedangkan turbid adalah sisa bahan makanan yang harus di keluarkan dari tubuh. Setelah proses pencernaan lanjutan dan proses absorbsi nutrisi serta cairan, SI meneruskan bahan sisanya ke LI. Proses inilah yang dimaksud dengan pemisahan lucid dan turbid.

Dengan demikian fungsi SI dalam hal mentransport dan mentransformasi nutrisi adalah membantu funsi SP sehingga gangguan fungsi SI menunjukkan juga gejala-gejala mirip gangguan fungsi SP, misalnya anoreksia, regang lambung, faces lembek, dan lain-lain. Fungsi SI dalam hal mengabsorbsi cairan akan menentukan jumlah dan volume urin.

Organ Usus Besar (Large Intestine, LI)
LI berhubungan dengan SI di bagian atas, menjadi anus pada pangkal bawahnya. Fungsi fisiologis utama LI adalah menerima sisa-sisa pencernaan bahan makanan yang ditransmisi oleh SI. Setelah sebagian cairan di absorbsi di dalam LI, maka sisa bahan makanan menjadi faces dan di dorong ke bawah untuk di keluarkan yang menggerakkan adalah Qi-LI. Konstipasi terjadi karena fungsi transmisi LI terganggu, bila fungsi absorpsi terganggu terjadilah diare.

Organ Kandung Kemih (Bladder, BL)
BL terletak di dalam jiao-bawah / ruang bawah dan bertanggung jawab untuk menampung dan mengeluarkan urin. Cairan dari Qi-turbid yang dihasilkan dari proses metabolism dirubah menjadi urin dengan perantaraan Qi-KI. Bila urin berakumulasi di dalam BL, maka Qi-transformasi akan mengeluarkannya dari tubuh. Qi-BL di kontrol oleh Qi-KI sehingga fungsi menampung dan mengeluarkan urin sangat tergantung kepada kekuatan Qi-KI.

Kegagalan Qi-KI dalam menahan dan mentrasformasi berakibat kepada daya tampung dan daya pengeluaran Qi-BL. Sindrom defisiensi Qi-BL adalah poliuria / banyak urin, enuresis / mengompol atau inkontenensia urine / kencing yang tidak terasa. Bila jalan transformasi tersumbat terjadilah gejala buang air kecil tidak lancar, menetes hingga anuria / tidak bisa kencing.

Organ Tri Pemanas (Three Energizer, TE)
TE (san-jiao) adalah organ yang di kreasi (invisible) terdiri dari 3 bagian, itu juga sebabnya disebut San-jiao (Three Energizer) yaitu:
• Jiao-atas, bawahnya adalah diafragma, organ di dalamnya adalah JANTUNG, PC, dan LU.
• Jiao-tengah, yaitu antara diafragma dan umbilicius, organ di dalamnya adalah SP, ST, LR, GB, SI.
• Jiao-bawah, antara umbilicus dan genetalia, organ di dalamnya adalah KI, BL, LI dan genetalis (organ istimewa CV).

Adapun fungsi fisiologis TE adalah mengatur dan bertanggung jawab kepada metabolisme seluruh Zangfu dan jaringan tubuh lainnya. Karena itu beberapa literature TE disebut pula sebagai organ metabolisme. Karena TE merupakan organ tidak kasat mata, maka banyak persepsi muncul dan masing-masing memberi nama berbeda namun sama, misalnya Three Heather (TH), Three Warmer (TW), Three Metabolism (TM), Three Energizer (TE), Tri Pemanas (TP). Adapun fungsi TE yang Utama adalah :
• Sistem transmisi, di mana subtansi seperti primordial Qi dan cairan tubuh di transmisi dan transportasi.
• Primordial-Qi berasal dari KI dan oleh kegiatan TE disebar luaskan ke seluruh bagian tubuh.
• Menghangatkan dan memelihara organ dan jaringan mendapat energi. Oleh karena itu, bila primordial-Qi defisiens dan fungsi transportasi TE terganggu akan menyebabkan defisiensi Qi pula.
• TE sebagai koordinator dari sitem transmisi dan metabolisme air. Berhubungan dengan fungsi inilah TE dipandang sebagai pengatur penting dalam sirkulasi cairan tubuh. Bila TE tertutup, maka fungsi LU, SP dan KI terpengaruhi dan timbullah gejala oligouria / urin sedikit dan oedema / bengkak berisi air.

Organ Istimewa Uterus
Uterus ada di dalam jiao-bawah, bertanggung jawab dalam pengaturan alat reproduksi perempuan, mestruasi dan pemeliharaan fetus selama kehamilan. Uterus “masak dewasa” mulai usia +14 tahun, mulai menstruasi, selanjutnya mentruasi harus berjalan dengan baik.

Di dalam uterus dipersiapkan jaringan sirkulasi darah untuk melayani kebutuhan hidup fetus, bila kehamilan tidak terjadi, jaringan penuh sirkulasi darah tersebut yaitu placenta akan “dibongkar” kembali sehingga darah beserta jaringannya di keluarkan berupa menstruasi. Sementara menstruasi selesai, uterus dipersiapkan lagi jaringan sirkulasi untuk kemungkinan adanya kehamilan yang akan datang.

Bila terjadi kehamilan, menstruasi tidak akan terjadi, selama masa kehamilan tersebut sejumlah besar Xue mensuplai uterus dan memelihara fetus. Setelah melahirkan menstruasi masih belum terjadi karena Xue harus di transport ke atas dan ditransformasi menjadi ASI. Pada saat menyapih, ASI berangsur berhenti di produksi dimana Xue di alirkan ke bawah (terutama ke dalam uterus) dan menstruasi akan terjadi lagi.

Best regards,

Pengobatan Bekam dari Masa Ke Masa

Dewasa ini pengobatan bekam semakin di kenal luas oleh masyarakat Indonesia. Kesimpulan itu didasarkan pada banyaknya klinik pengobatan bekam yang bisa kita temui baik di kota-kota besar sampai pelosok desa. Klinik-klinik tersebut tidak jarang sudah menjadi primadona pilihan bagi masyarakat yang menginginkan sehat secara alami, ilmiah, dan mendapatkan keberkahan sebab turut mengamalkan sunnah nabi.

Apabila sejenak kita menengok kebelakang, kita akan menyadari bahwa sebenarnya perkembangan ilmu pengobatan bekam di indonesia setidaknya melewati empat masa perkembangan. Masa pertama pengobatan bekam adalah masa pengobatan bekam tradisional yang dilakukan dengan alat-alat sederhana dan bersifat tradisional di masyarakat kita. Alat bekam yang digunakan antara lain adalah tanduk kerbau, bambu, irisan bola karet, dan alat yang digunakan untuk menyayat biasanya sekedar pisau silet biasa.

Masa ke dua adalah dimulai sekitar tahun 2000 yakni dengan masuknya Multi Level Marketing HPA ke Indonesia. HPA dengan semangat mendakwahkan Ilmu pengobatan nabi (thibbun nabawi) memberikan ketramplan kepada para membersnya keahlian pengobatan bekam/Hijamah. Ada, e khasan teknik bekam HPA selain sudah mengunakan peralatan modern yang kebanyakan di impor dari cina adalah pada teknik pengeluaran darahnya. Teknik pengeluaran darah yang diajarkan oleh para trainer HPA adalah menggunakan sistem penusukan/ teknik jarum. Penulis kurang memahami secara gamblang alasan yang mendasari HPA menggunakan jarum sebagai sarana mengeluarkan darah dari dalam area epidermis kulit manusia.


Masa ke tiga
dipelopori oleh Ustadz Khatur Suhardi yang khas dengan upaya beliau memediskan pengobatan bekam melalui analisis anatomi dan fisiologis tubuh. Ustadz Khatur juga dikenal sebagai pionir yang menasehatkan dan memberikan penekanan pada faktor sterilisitas pada proses pembekaman serta kehati-hatian agar tidak terjadi malpraktek bekam. Beliau pula yang dalam training-trainingnya menjelaskan bahwa dalam hadist, asal teknik pengeluaran darah adalah menggunakan teknik sayatan, bukan tusukan.


Masa ke empat,
adalah masanya Bekam Sinergi. Kami (Tim Yarobbi.com) memandang bahwa perspektif pengobatan bekam jika hanya dilihat dari sisi pengobatan nabi (thibbun nabawi) saja atau medis saja atau TCM saja adalah kurang cukup. Ilmu pengobatan nabi membutuhkan ilmu pengobatan modern, ilmu pengobatan modern juga membutuhkan ilmu pengobatan nabi dan begitu pula jika dikaitkan dengan TCM. Ketiganya saling mengisi dan melengkapi satu sama lain. Oleh karena itu, bukan digunakan secara parsial saat melakukan terapi bekam maupun diagnosa, tetapi lebih utama disinergikan.

Sinergi jelas sangat membantu memberikan kemanfaatan yang terapi yang maksimal terhadap pasien. Sinergi juga menguatkan rasa percaya diri dan kemantapan bagi terapis saat mengambil keputusan mengenai terapi apa atau saran-saran apa yang harus disampaikan pada pasien agar dirinya lekas sembuh. Bagaimana tidak mantap, terapis mengerti betul gambaran umum penyakit, penyebab, pathogenesis, diagnosa bandingnya, serta aneka alternatif solusi/terapinya. wallahu a’alam.

best regards,