100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP

Yarobbi.com | Yarobbi News | 100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP

100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP
“HANDBOOK BEKAM SINERGI”
Karya : dr. Achmad Ali Ridho
(Dokter Praktisi Akupuntur, Bekam dan Herbal)

100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP

 

KATA SANG DOKTER BEKAM
Edisi Revisi

Buku ini adalah sebuah materi bagaimana memahami bekam sebagai sebuah pengobatan yang dianalisa dengan ilmu pengobatan atau ilmu kedokteran.

Buku ini saya susun berdasarkan pemahaman saya sebagai seorang dokter modern yang kemudian diberikan petunjuk untuk mengetahui ilmu kedokteran Nabi dan tradisional.

Buku ini hanya saya susun ulang dari beberapa buku yang ada baik dari buku-buku basic TCM, akupuntur, buku-buku bekam, buku-buku tentang herbal dan buku-buku dari kedokteran modern serta beberapa website pengobatan timur.

Semoga ide dan gagasan ini menjadi sebuah pemikiran dan cara pandang yang adil dalam memandang bekam.
Edisi revisi ini Saya menampilkan tambahan beberapa gambaran lidah yang baru serta saya susun berdasarkan definisi tentang bekam sinergi dan penambahan catatan kaki pada tiap halaman. Kesimpulan tiap BAB terkait dengan pengobatan bekam semoga bisa mempermudah menyimpulkan penyakit yang bisa dibekam dan tidak boleh dilakukan pembekaman.

Akhir kata semoga penyusunan dan penulisan ini menjadi bagian dari upaya memajukan pengobatan Nabi untuk umat manusia.

Selamat membaca…
Achmad Ali Ridho
Dokter Praktisi Bekam, Akupuntur dan Herbal

Apa yang akan anda dapatkan dalam mengikuti workshop  ini:

  1. Semua materi yang ada dalam handbook bekam sinergi akan dibahas dengan detail
  2. Praktek langsung BEKAM BASAH, BEKAM KERING dan BEKAM API
  3. Praktek langsung AKUPUNTUR dan MOKSIBUSI dalam setiap sindrom yang ada di dalam buku ini
  4. Pembahasan, mengenal dan praktek 100 titik akupuntur
  5. Anda akan mendapatkan resep herbal yang ada untuk setiap sindrom yang ada dalam handbook ini
  6. Praktek langsung Elektro akupuntur
  7. Praktek langsung akupresure dan pijat urut meredian
  8. Bonus Praktek YUMEIHO dan PIJAT BAYI
  9. Magang di BAKSOS  selama 2 hari
  10. Ujian sertifikasi “Bekam Sinergi” yang meliputi: ujian tulis, lisan dan praktek.

KONTRIBUSI PESERTA:
Rp. 5.000.000,00
Rp. 3.500.000,00 tanpa Peralatan bekam dan akupuntur

100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP 

PESERTA TERBATAS HANYA 12 ORANG DEMI EFEKTIFITAS BELAJAR

 WAKTU :
06 Februari s/d 18 Februari 2012
Senin s/d Ahad  selama 2 minggu
Jam 08:00 sd 15:00
Hari Ahad 1 BAKSOS, Ahad  ke 2 ujian

TEMPAT :
BSEC SEMARANG
Ruko Parang Barong Square Kav. 27, Tlogosari, Semarang

CP :
Saefurrohman                  0818 0589 5566
Agus Triyono                     0857 4157 5244

FASILITAS :

  1. Handbook bekam sinergi
  2. Materi power point pelatihan
  3. Sertifikat pelatihan
  4. Ijazah bekam sinergi
  5. Rompi Bekam sinergi
  6. Makan siang
  7. Snack pagi
  8. Coffe break
  9. Konsultasi pasca pelatihan sepanjang masa insya Alloh
  10. Peralatan Bekam dan Akupuntur senilai  Rp. 2.500.000,00 :
  • Pisau bedah 1 box
  • Gagang pisau
  • Jarum akupuntur 1 box tiap ukuran : total 5 box
  • 2 set bekam api
  • Korentang
  • Elektroakupuntur merk KWD
  • Moksa batang 1 box
  • Chart Akupuntur sebagai titik bekam sinergi
  • Celemek bekam
  • Hand gloves 1 box
  • Masker 1 box

100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP

100 JAM BEDAH BUKU DAN WORKSHOP

 

 

 

Makan pun ada aturannya

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Makan pun ada aturannya

Makan pun ada aturannya

Makan pun ada aturannya, Kesopanan seseorang sering kali dinilai dari tindak tanduknya saat di meja makan. “Table manner”, orang barat bilang. Namun, poin-poin etika apa saja yang sebaiknya kita, sebagai seorang yang mengaku dirinya muslim, kuasai? Tentu saja dengan mengacu pada apa-apa yang dicontohkan Rosululloh SAW yg tidak berbicara dan berbuat atas dasar hawa nafsu, melainkan apa yang beliau ucapkan berdasarkan wahyu.

Makan pun ada aturannya

Di dalam Al Qur’an dan Sunnah Nabi SAW banyak nash yang mengatur kehidupan manusia di dunia dan pola hidup yang seharusnya, yang menjamin  kesehatan dan kemuliaan manusia serta menempatkan posisi manusia sesuai dengan fitrah yang telah diciptakan Alloh Ta’ala. Sebut saja, contoh hadits:
“Sesungguhnya tubuhmu mempunyai hak yang harus kamu penuhi.”(muttafaq’alaihi)
Di antara hak tubuh itu adalah memberinya makan jika lapar, mengistirahatkan bila letih, membersihkannya bila kotor, serta melindunginya dari segala yang dapat menyakitinya, mengobati jika sakit serta tidak membebaninya dengan sesuatu yang tidak mampu ia emban.
Rosululloh SAW telah memperingatkan kita, bahwa: “Sumber segala penyakit adalah Al Bardah.” Al Bardah berarti gangguan pencernaan. Maka apa saja yang harus kita perhatikan untuk menghindarinya?

Makan pun ada aturannya

Makan pun ada aturannya, Berikut ini beberapa etika dalam Islam saat makan dan minum:

  1. Makan pun ada aturannya, Membaca basmallah ketika hendak makan-minum. Sehingga seorang muslim akan mengingat bahwa makanan yang akan disantapnya tidak lain adalah nikmat dan anugerah Alloh Yang Maha Pengasih. Dengannya ia akan selalu memelihara, tidak berlebihan dan tidak bersikap mubadzir. Ia juga meyakini bahwa makanan ini bukan tujuan akhir, tapi hanya sebagai sarana untuk taat kepada Alloh.
  2. Makan pun ada aturannya, Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Mengenai hal ini Rosululloh SAW bersabda: “Barang siapa tertidur sedang di kedua tangannya terdapat bekas gajih (lemak), lalu ketika bangun pagi dia sudah menderita suatu penyakit, maka hendaklah dia tidak mencela, kecuali dirinya sendiri.”
  3. Makan pun ada aturannya, Mencuci mulut sebelum dan setelah makan. Baik dengan berkumur maupun dengan bersiwak, untuk membersihkan gigi dari sisa makanan dan bakteri.
    “Berkumurlah kalian setelah minum susu, karena di dalamnya mengandung lemak.”(HR Ibnu Majah)
    “Bersiwak itu dapat membersihkan mulut dan sangat disukai Alloh.” (HR Bukhori, Nasa’i, Ahmad, Ibnu Majah, dan Ad Darimi)
  4. Makan pun ada aturannya, Bersikap sederhana, seimbang dan menjauhi sikap berlebihan lagi rakus dalam makan dan minum.
    “Hai anak Adam, pakailah pakaian kalian yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”(QS Al A’rof:31)
    “Makanlah di antara rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepada kalian, dan janganlah melampaui batas padanya.”(QS Thoha:81)
    “Sesungguhnya termasuk sikap berlebih-lebihan bila kamu memakan segala sesuatu yang kamu inginkan. (HR Ibnu Majah)
    “Kami adalah orang-orang yang tidak makan, kecuali setelah lapar, dan bila makan, kami tidak sampai kenyang.”
    Pola makan yang buruk seperti berlebihan dalam makan atau sebaliknya, terlalu sedikit dari yang dibutuhkan, serta tidak memperhatikan keseimbangan kandungan makanan, akan menyebabkan munculnya berbagai  penyakit. Pola makan dan kualitas makanan sangat mempengaruhi pencernaan sesuai kemampuan tubuh menyerap zat-zat makanan.
    Mengonsumsi makanan yang banyak tanpa dicerna dengan baik akan memaksa pankreas mengeluarkan enzim yang melebihi kapasitasnya, yang jika ini berlangsung secara terus menerus akan menyebabkan menurunnya fungsi bahkan rusaknya organ tersebut.
    Makan berlebihan ditambah kurang gerak, malas, dan banyak tidur secara tidak langsung akan menyebabkan gangguan pencernaan, kelebihan kalori, yang dapat menghantarkan kepada kegemukan bahkan penyakit metabolik (diabetes, hiperkolesterol, penyakit jantung dan pembuluh darah seperti hipertensi dan penyakit jantung koroner).
    Tidaklah anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untuk menegakkan tulang rusuknya. Kalau dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lain untuk bernafas.”(HR Turmudzi, Ibnu Majah dan Muslim)
    Memenuhi lambung dengan makanan dan minuman akan berbahaya bagi pencernaan itu sendiri juga berbahaya bagi organ tubuh lain di sekitarnya. Salah satu keluhan yang dapat dirasakan begah sampai sulit bernafas.
    Umar bin Khoththob berkata,”Jauhilah oleh kalian sikap rakus dalam makanan, karena bisa merusak tubuh, dan dapat mengundang penyakit, serta membuat malas mengerjakan sholat. Karena itu, hendaklah kalian bersikap sederhana, karena sikap ini lebih baik bagi tubuh, menjauhkan dari sikap berlebihan.”
  5. Makan pun ada aturannya, Makan menggunakan tiga jari tangan kanan. Jika makan dengan lima jari menunjukkan kerakusan, makan dengan satu atau dua jari menunjukkan kesombongan dan keangkuhan, maka makan dengan tiga jari merupakan sikap pertengahan dan seimbang.
  6. Duduk tegak lurus saat makan dan tidak bersandar. Kedua hal ini menbantu pencernaan dalam bekerja.
  7. Makan pun ada aturannya, Ambil makanan terdekat, tidak mencela makanan yang tidak disukai, cukup tinggalkan saja.
  8. Makan dan minum sambil duduk, tidak bernafas dalam gelas dan tidak meniup makanan dan minuman. Hidung dan mulut mengandung begitu banyak mikrobakteri, yang bisa saja mengenai makanan atau minuman bila ditiup.
  9. “Rosululloh SAW melarang minum dari dari mulut poci.”(HR Bukhori Muslim dan Ibnu Majah)
  10. Dianjurkan untuk tidak minum pada saat atau langsung setelah makan. Karena akan mempermudah lambung mencerna makanan.
  11. Rosululloh SAW minum dengan menyesap, tidak dengan menenggak. Menenggak maksudnya, minum dengan memberi ruang udara untuk masuk ke lambung. Hal ini dapat menyebabkan kembung serta menyulitkan gerak lambung dalam mencerna. Menyesap berarti menempelkan bibir ke permukaan air, sehingga bisa mencegah udara masuk ke lambung. Nabi SAW biasa minum dengan tiga kali teguk, sambil bernafas di antara ketiga tegukan itu di luar tempat minum, bukan di dalamnya. Bernafas dalam gelas atau dengan kata lain bersamaan dengan minum itu mengandung bahaya, salah satunya, tersedak, di mana pernafasan dapat tersumbat. Jadi, tidak baik menghabiskan minuman sekaligus dalam sekali tegukan.
  12. Makan bersama-sama, tidak sendiri-sendiri. Dianjurkan juga makan sambil berbincang dan tidak diam. Hal ini dapat menciptakan suasana santai, menyenangkan dan penuh kasih sayang sehingga akan memberi nilai positif bagi selera makan.
  13. Menghormati budaya dan tradisi makan yang ada di tempat kita makan. Tidak boleh menghina, mencela atau membenci satu jenis makanan tertentu, sekalipun makanan itu di luar kebiasaannya.
  14. Mendahulukan makan buah-buahan sebelum makan daging. Salah satu alasan sebagai upaya untuk mengikuti apa yang dilakukan paera penghuni surga. “dan buah-buahan dari apa yang mereka pilih, dan daging burung dari apa yang mereka inginkan.”(QS Al Waqi’ah: 20-21)
    Makan buah-buahan sebelum menyantap makanan pokok dapat memancing lambung untuk segera mengeluarkan getah lambung, yang akan sangat membantu pencernaan.
  15. Bersikap lembut ketika mengurus orang sakit serta tidak memaksanya untuk memakan makanan tertentu.
  16. Tidak tergesa-gesa ataupun makan dalam keadaan marah. Makan secara perlahan dan mengunyah dengan baik. Mengunyah akan merangsang keluarnya air liur yang kaya akan enzim pencernaan. Jadi proses mengunyah yang baik akan meringankan kerja lambung dan organ pencernaan selanjutnya. Sedangkan makan dalam keadaan marah dapat menghambat kerja pencernaan.
  17. Hendaklah jarak antara makan satu dengan makan lainnya tidak kurang dari 4-5 jam. Hal ini sesuai dengan waktu pengosongan lambung. Sehingga makanan tercerna dengan optimal. Dan usahakan agar jarak antara waktu makan malam dengan waktu tidur tidak kurang dari dua jam. Makan malam dilakukan tepat waktu, sehingga tidak terlalu dekat dengan waktu tidur. Terlalu cepat tidur setelah makan akan menyulitkan lambung mencerna makanan, banyak menimbulkan gas, susah buang air besar serta dapat menimbulkan bau mulut. Waktu tidur merupakan waktu usus paling aktif mencerna makanan yang sebelumnya dimakan.

Makan pun ada aturannya

Demikian sekelumit tulisan yang dapat kami hadirkan. Pembaca dapat melengkapinya dari sumber-sumber yang bertebaran dalam khazanah keilmuan.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Kurma, si mungil kaya manfaat

Kurma, si mungil kaya manfaatKurma, si mungil kaya manfaat, Kurma (Phoenix dactylifera) adalah sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara karena buahnya dapat dimakan. Sejarah pembudidayaan kurma sudah lama sekali, sehingga asal-usulnya yang pasti tidak lagi diketahui, namun kemungkinan besar pohon ini berasal di oasis padang pasir di Afrika utara, dan barangkali juga di Asia barat daya. Pohonnya berukuran sedang, tingginya sekitar 15-25 meter, seringkali tumbuh bergerombol dengan beberapa batang pohon yang muncul dari satu akar yang sama, namun bisa juga tumbuh sendiri-sendiri. Kurma, selain dimakan langsung, maupun dikeringkan, ia juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada roti, coklat, sereal, penganan ringan, bahkan sabun, kosmetik dan obat-obatan.
Kurma, si mungil kaya manfaat, Alloh ‘Azza wa jalla telah memberi karunia-Nya melalui buah kurma. Alloh telah memuliakan buah kurma dengan menyebutkannya di dalam Al Qur’anul Karim dalam banyak ayat, seperti dalam Asy Syu’aro’ (26):147-148, Qof (50):10, dan An Nahl(16):67, silakan dibuka. Rosululloh SAW juga banyak menyebut kurma. Salah satunya, diriwayatkan “Aisyah r.a. bahwa ia menuturkan, Nabi SAW bersabda : “Rumah yang ada kurmanya, niscaya penghuninya tidak akan kelaparan.” Subhanalloh, pernyataan ini juga menggambarkan betapa besar manfaat kurma.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Kandungan Kurma
Kandungan nutrisi kurma tergantung dari varietas kurma dan kandungan airnya. Umumnya mengandung zat-zat berikut gula (campuran glukosa, sukrosa, dan fruktosa), protein, lemak, serat, vitamin A, B1, B2, B3, C, D, asam folat, potasium, kalsium, besi, klorin, tembaga, magnesium, sulfur, fosfor, dan beberapa enzim.
Kurma segar  (kurma basah=ruthob)  mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak tetapi lebih rendah kandungan energi siap pakainya. Sementara kurma  kering (=tamr), tinggi akan kandungan energi siap pakai namun kandungan air dan beberapa vitamin lebih rendah.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Kurma dan Persalinan
Allah Subhaanahu wa Ta’aala telah memerintahkan Maryam untuk memakan kurma masak yang masih basah/segar, saat hendak melahirkan ‘Isa ‘alaihissalam.
”Maka rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia (Maryam) berkata, ‘Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti lagi dilupakan.’ Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah, ‘ Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Robbmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.’” (Maryam [19]: 23-25)
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahulloh membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah”.
Kurma, si mungil kaya manfaat, Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthob. Kandungan gula dalam ruthob sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh”.
Buah kurma kaya akan besi dan kalsium. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil sampai nifasnya. Besi dan kalsium penting dalam proses pembentukan air susu ibu. Mereka juga berperan dalam menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang.
Ruthob mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim. Ia mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga seorang ibu dengan mudah melahirkan anaknya. Ia juga mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kelahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui. Sehingga kurma memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Berbuka Puasa dengan Kurma
Kurma, si mungil kaya manfaat, Diriwayatkan dari Anas r.a. bahwa ia menuturkan, “Rosululloh s.a.w. biasa berbuka puasa dengan beberapa butir kurma basah sebelum sholat. Kalau tidak ada kurma basah, beliau berbuka dengan beberapa kurma kering. Kalau kurma kering pun tidak ada, beliau berbuka hanya dengan beberapa teguk air putih.”
Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa zat gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Kurma mengandung 70,6% zat gula (yang sederhana, mudah dicerna, hanya membutuhkan waktu ± 5-10 menit untuk diserap tubuh) dan 33% air.
Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan berat ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula dalam makanan tersebut. Oleh karena itu, orang yang langsung menyantap makanan berat ketika berbuka puasa dapat tetap merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Mentahnik Bayi yang Baru Lahir dengan Kurma
Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa ia menuturkan, “Suatu hari anakku lahir, maka aku pun membawanya menemui Rosululloh s.a.w. Lalu beliau memberinya nama Ibrohim, dan mentahniknya dengan sebutir kurma kering.“
Tahnik (suapan pertama) dilakukan dengan mengunyah kurma dan sejenisnya, lalu kurma yang sudah dikunyah digosok-gosokkan ke dalam langit-langit mulut bayi. Tahnik sebaiknya dengan kurma kering, jika tidak ada, bisa dengan kurma basah, jika tidak ada, bisa dengan madu.
Setelah bayi lahir, ia kehilangan pasokan makanan yang biasanya diperolehnya dari ibunya lewat ari-ari (placenta) dan tali pusat. Sekarang ia bergantung pada air susu ibunya. Namun, sering kali ASI tidak bisa langsung keluar, bisa membutuhkan waktu 1-3 hari. Untuk bisa bertahan, ia harus mengandalkan sisa energi yang tersimpan dalam tubuhnya. Melalui tahnik inilah seorang bayi memperoleh energi sampai ia memperolehnya dari air susu ibunya.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Kurma ’Ajwah Madinah
Terdapat banyak jenis kurma, konon mencapai dua ribuan. Di jazirah Arab sendiri sekarang ini ada kira-kira empat ratus jenis kurma. Berbagai jenis kurma dapat berdasarkan daerah asal,ciri khas maupun nama penemunya. Beberapa wilayah penghasil kurma di Saudi Arabia adalah Madinah An Nabawiyah, Ihsa’ dan Qoshim. Jenis utama kurma-kurma Madinah adalah Al Anbaroh (kurma termahal), Asy Syibli, Al Hulwah, Al ’Ajwah, Ash Shoihaini dan Al Barni.
Diriwayatkan dari ’Amir bin Sa’ad bin Abi Waqqosh, dari ayahnya, bahwa ia menuturkan: Aku pernah mendengar Rosululloh s.a.w. bersabda,“Barang siapa yang menyantap setiap paginya tujuh butir kurma ’Ajwah, tidak akan terkena bahaya racun dan sihir pada hari tersebut.“
Buah kurma ’Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari gangguan jin juga racun. Penyebab kurma ‘Ajwah menjadi istimewa, bisa jadi karena ditanam sendiri oleh Nabi s.a.w. Bisa juga karena tercakup dalam doa beliau s.a.w. agar kota Madinah dan kurmanya diberkahi. Kemungkinan lain karena dalam kurma tersebut terdapat ciri-ciri kurma ‘Ajwah surga. Ibnu Qoyyim rahimahulloh menjelaskan,”Kurma ’Ajwah adalah salah satu jenis kurma Madinah, dan termasuk kurma Hijaz paling berkhasiat, secara umum. Kurma ’Ajwah termasuk jenis kurma terbaik yang lezat, bisa mengokohkan dan memperkuat tubuh, termasuk kurma paling lembut, paling berkualitas dan paling enak.” jenis kurma yang satu ini masih ada hingga sekarang, bisa didapatkan di pasar-pasar kota Madinah, dengan ciri yang sama, namun dengan harga yang tinggi. Kurma ’Ajwah, sama seperti kurma-kurma yang lain, memiliki ukuran yang  berbeda-beda. Namun kebanyakan berukuran sedang.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Si Kaya Manfaat
Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan saraf, mengusir kegelisahann psikologis. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

  • Buah kurma dapat memperlancar buang air kecil, membantu buang air besar dengan seratnya, kurma juga membersihkan liver (hati)
  • Berbagai mineral yang diperoleh dari kurma bermanfaat untuk mengoptimalkan kandungan elektrolit dalam cairan tubuh. Potasium, meningkatkan sistem ketahanan tubuh, merangsang daya ingat, menurunkan darah tinggi dan kemungkinan terserang stroke. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.
  • Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf. Buah kurma jugamemperkuat saraf pendengaran.
  • Mengandung zat tannin yang tinggi. Dapat digunakan untuk anti-diare, dan anti-hemoroid (wasir).
  • Cairan kurma berkhasiat sebagai obat flu, mencairkan dahak, mengobati batuk, radang tenggorokan, dan rasa sakit di persendian.
  • Meningkatkan thrombosit pada penderita demam berdarah
  • Mengandung glukosa yang mudah diserap tubuh dan memberikan tenaga, mengembalikan vitalitas setelah berbuka puasa; juga zat besi untuk membantu mengatasai masalah anemia atau kekurangan sel darah merah.
  • Kurma memiliki khasiat aktif untuk kekuatan seks. Masyarakat barat mengakui keunggulan gairah seks bangsa Arab dan ketangguhan mereka. Dipercaya bahwa kurmalah penyebabnya.

Maha Suci Alloh Yang telah mengenalkan buah itu kepada para hamba-Nya, sebelum kalangan kesehatan mengetahui berbagai khasiatnya dan menyingkap rahasia buah tersebut. Di samping semua khasiatnya, masih ada pula pahala dan ganjaran di sisi Alloh. Bagi siapa saja yang menyantapnya demi mengikuti sunnah Nabi Al Musthofa s.a.w., niscaya ia akan memperoleh ganjarannya. Karena sesuatu yang mubah bisa berubah menjadi sunnah. Sebagaimana sabda beliau s.a.w.: “Sesungguhnya amalan itu dinilai bila disertai dengan niat. Dan sesungguhnya masing-masing orang hanya mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)

Kurma, si mungil kaya manfaat

Pembuatan Jus Kurma untuk Penderita Demam Berdarah
Untuk yang telah positif DBD, ambil 500 gram kurma, buang bijinya lalu diblender dicampur dengan 5 gelas air sampai lembut.
Kurma, si mungil kaya manfaatMinumkan pada penderita setiap jam, satu gelas sampai habis.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Pengobatan TBC dengan Herbal

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Pengobatan TBC dengan Herbal

Pengobatan TBC dengan HerbalTBC atau lebih dikenal olah masyarakat umum dengan istilah flek paru paru. Penyakit ini disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. Kuman yang mempunyai ciri khusus dibandingkan dengan kuman yang lainnya. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga dikenal juga sebagai Batang Tahan Asam (BTA). Bakteri ini pertama kali ditemukan oleh Robert Koch pada tanggal 24 Maret 1882, sehingga untuk mengenang jasanya bakteri tersebut diberi nama baksil Koch. Bahkan, penyakit TBC pada paru-paru kadang disebut sebagai Koch Pulmonum (KP). Maka dari itu pengobatannya pun juga khusus.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Gejala penyakit TBC dapat dibagi menjadi gejala umum dan gejala khusus yang timbul sesuai dengan organ yang terlibat. Gambaran secara klinis tidak terlalu khas terutama pada kasus baru, sehingga cukup sulit untuk menegakkan diagnosa secara klinik.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Gejala sistemik/umum

  • Demam tidak terlalu tinggi yang berlangsung lama, biasanya dirasakan malam hari disertai keringat malam. Kadang-kadang serangan demam seperti influenza dan bersifat hilang timbul.
  • Penurunan nafsu makan dan berat badan.
  • Batuk-batuk selama lebih dari 3 minggu (dapat disertai dengan darah).
  • Perasaan tidak enak (malaise), lemah.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Gejala khusus

  • Tergantung dari organ tubuh mana yang terkena, bila terjadi sumbatan sebagian bronkus (saluran yang menuju ke paru-paru) akibat penekanan kelenjar getah bening yang membesar, akan menimbulkan suara “mengi”, suara nafas melemah yang disertai sesak.
  • Kalau ada cairan dirongga pleura (pembungkus paru-paru), dapat disertai dengan keluhan sakit dada.
  • Bila mengenai tulang, maka akan terjadi gejala seperti infeksi tulang yang pada suatu saat dapat membentuk saluran dan bermuara pada kulit di atasnya, pada muara ini akan keluar cairan nanah.
  • Pada anak-anak dapat mengenai otak (lapisan pembungkus otak) dan disebut sebagai meningitis (radang selaput otak), gejalanya adalah demam tinggi, adanya penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

Pengobatan TBC dengan medis memerlukan waktu 6 bulan dan tidak boleh putus dalam meminum obat anti tuberculosis yang diberikan oleh dokter. Jika putus maka bisa mengulang dari awal lagi. Terkadang pengobatan penuh 6 bulan pun juga ada beberapa yang belum tuntas sehingga harus ditambah kembali menjadi 9 bulan pengobatan.
Pengobatan TBC dengan menggunakan regiman OAT (Obat Anti TB) beberapa kasus memberikan efek samping pada organ terutama organ hati dan organ ginjal. Hal ini biasanya ditandai dengan gejala mual, muntah, ulu hati terasa sakit dan terkadang penderita susah tidur dengan mulut terasa pahit.
Untuk itu seyogyanya kita bisa memberikan pengobatan TBC dengan menggunakan tanaman obat yang ada disekitar kita. Pengobatan dengan menggunakan herbal sangat banyak khasiat dan minim efek samping. Bahkan boleh dikatakan tidak berefek samping jika pemberian dan peresepannya tepat.
Saya akan sampaikan pengobatan TBC dengan pasien yang mengalami kekurangan Yin paru paru dan sudah kita laksanakan pengobatan dengan herbal dengan ijin Alloh mengalami kesembuhan.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Bagaimana ciri-ciri TBC dengan Yin xu paru?
Gejala yang ada biasanya muncul batuk lebih dari 3 minggu, disertai dengan dahak , kadang kering , kadang ada dahak yang bercampur dengan darah. Pasien sering merasakan nafsu makan hilang, penurunan berat badan dan berkeringat pada malam hari. Dari pemeriksaan biasanya terlihat wajah yang merah muda, rasa panas didada, rasa panas ditelapak tangan dan kaki.

Pengobatan TBC dengan Herbal

Obat herbal apakah yang cocok untuk kasus ini?
Pengalaman menangani pasien beberapa herbal bisa digunakan secara bersamaan. Tetapi formula utama yang sering kami gunakan adalah dengan kombinasi: AKAR SRIGUNGGU san PATIKAN KEBO. tingal dikombinasikan dengan herbal yang lain sesuai dengan kebutuhan dan keluhan.
Misalnya:

  • jika disertai dengan nafsu makan yang menurun bisa ditambahkan TEMULAWAK atau TEMU IRENG
  • Jika disertai dengan peradangan pada tenggorok atau organ yang lain bisa ditambahkan dengan RUMPUT MUTIARA dan SAMBILOTO.
  • Jika disertai dengan kesemutan pada tangan dan kaki maka bisa ditamabhakan PEGAGAN dan SAMBUNG NYAWA
  • Jika disertai dengan buang air besar yang keras karena tubuh yang terlalu panas maka bisa ditamabhakan dengan DAUN UNGU dan KELEMBAK
  • Jika disertai dengan susah tidur maka bisa ditambahkan dengan BIJI PALA dan BEE POLLEN
  • Jika diserta dengan sesak nafas dengan penampakan wajah yang merah dan terus berkeringat bisa ditambahkan JOMBANG dan PEGAGAN
  • Jika disertai dengan energy yang lemah yang ditandai dengan wajah pucat, mual, tidak tahan dingin, ngos-ngosan/sesak nafas ketika jalan maka bisa ditambahkan dengan menggunkan herbal tonik Qi yaitu: Ren shen, Dang shen dan Huang qi.
  • Jika disertai dengan kurang darah maka ditambahkan KURMA, WORTEL dan SAMBANG DARAH

Pengobatan TBC dengan Herbal ini disesuaikan dengan gejala dan sindrom yang berbeda beda disetiap pasien. Maka yang paling utama adalah menemukan diagnosa sindrom didalam TCM dan dilakukan terapi dengan herbal baik herbal Indonesia maupun herbal cina.

Semoga bermanfaat……

 Maroji’ Pengobatan TBC dengan Herbal:

  1. http://medicastore.com/tbc/penyakit_tbc.htm
  2. Beberapa buku atlas tanaman obat Indonesia
  3. Herba sinshe jilid 1 dan 2
  4. Pengalaman Klinis penulis