Aplikasi the 8 Core Bekam sinergi pada Meningioma|Testimoni Bekam

Kasus Meningioma di derita oleh seorang ibu yang berumur 36 tahun. Datang ke klinik dengan keluhan pandangan kabur, pusing agak berputar, mata cekot cekot dan merah pada sclera mata. Beliau menceritakan kalau menderita tumor jinak di otak sambil menunjukkan hasil CT Scan kepala kepada Saya.

Meningioma adalah tumor jinak yang berasal dari jaringan selaput otak. Pada kasus ini pasien dianjurkan untuk operasi karena benjolan tumornya mendesak syaraf penglihatan sehingga membuat pandangannya kabur.

Sebagai seorang dokter maka saya diagnose dahulu fenomena apa yang ada di dalam diri pasien. Dari anamnesa: didapatkan keluhan pandangan kabur ini muncul sekitar 2 bulan yang lalu, mata sering nyeri, mata merah. Dari pemeriksaan saya mendapatkan wajah yang agak merah, bibir agak kering gambaran lidah sangat merah dengan adanya papil lidah, selaput lidah tebal kotor dengan warna kuning. Papil lidah yang merah menunjukkan panas ekses. Dari perabaan nadi didapatkan cepat, teratur, besar dan tidak tegang.

Pasien sering berkeringat, suka minum yang dingin serta mulut sering merasakan pahit. Mulut sering pahit menunjukkan panas dilambung, hati atau kandung empedu. Dari beberapa data yang masuk saya menyimpulkan : Meningioma dengan ekses angin hati.

Tindakan yang saya lakukan dengan prinsip terapi :

      A. Keluarkan angin dan panasnya dengan bekam basah.
      Bekam basah ( untuk mengeluarkan angin, panas dan darah kotor serta unsure api yang berlebih ) pada al kahil, alkatifain, al akhdain dan Feishu. Sambil dibekam basah pasien dilakukan penusukan pada Fengchi, Paihui serta Hegu. Pada kunjungan yang berikutnya kita ambil titik sekitar mata: Taiyang, Yintang, Yuyao, Touwei dan Liv 2.
      B. Dikeluarkan panasnya lewat urin menggunakan herbal diuretic

      C.Tambah Yin hati ginjal dengan herbal.

      D. Penggunaan herbal yang berkhasiat untuk tumor yang bersifat dingin. Herbal yang saya berikan adalah: DAUN SENDOK ( Menambah Yin hati dengan khasiat menjernihkan pandangan dan sedikit diuretic) , JOMBANG ( herbal yang bersifat dingin berkahsiat untuk tumor yang mengarah ke lambung dan hati serta kandung empedu ), ALANG ALANG ( herbal bersifat dingin dengan rasa manis untuk membuang panas ekses dengan jalan diuretic ) DAN MINGMU DI HUANG WAN ( ini adalah formula cina yang berguna untuk menjernihkan padangan karena adanya angin ).

      Karena meningioma dengan ekses angin hati, angin itu bersifat panas maka anjuran makanan yang dipantang adalah santan, gorengan, jeroan, susu sapi dan semua makanan yang berpengawet, makanan kaleng dll . pasien kita anjurkan untuk banyak makan sayur dan buah yang mengandung banyak air seperti: semangka, melon, peer dan mentimun.

Bekam dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan penusukan pada ke 3 titik yang sudah kami sebutkan. Pasien telah menjalani terapi bekam selama 6 kali dan hasilnya subhanalloh keluhan semua hilang tinggal mata kanan yang sedikit buram. Sampai tulisan ini saya buat pasien masih terus menjalani terapi.
Untuk perkembangan terapinya bisa kita lihat dilidah yang semula merah, papil merah menonjol dan area liver, GB merah sekarang sudah hilang, selaput sudah normal.

Demikian pengalaman saya dalam menangani kasus meningioma dengan ekses angin hati bi idznillah membaik dan semoga diberikan kesembuhan. Untuk memastikan lagi akan kita rencanakan CT Scan ulang. Semoga tulisan ini sebagai bukti betapa dasyatnya manfaat bekam sehingga dikatakan Nabi sebagai pengobatan yang terbaik.

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 5 — Sindrom panas-jantung

Sindrom panas-jantung

ETIOLOGI:
Sindrom ini ditandai oleh penimbunan panas di jantung, pada umumnya disebabkan oleh stagnasi Qi-hati dan panas-hati.

Manifestasi klinis:
wajah berwarna merah keungu-unguan,
haus,
ujung lidah merah dan nyeri, ulserasi lidah,
gelisah,
insomnia,
gangguan kesadaran,
perdarahan,
urine berwarna kuning,
feses kering,
lidah berwarna kuning,
serta nadi cepat dan kuat.

TERAPI: BEKAM BASAH, karena panas dan darah perlu dikeluarkan.

Titik yang diambil adalah: Al Kaahil, Al katifain dan Xin Shu
Alasan pemilihan titik:
Al Kaahil : Titik pertemuan 6 meredian Yang
Al katifain : Titik pengeluaran angin
Xin Shu : Titik belakang jantung

HERBA INDONESIA :
Untuk kasus ini di berikan herbal yang sifatnya dingin dan menghentikan perdarahan yaitu akar alang-alang, pegagan dan daun dewa.

ANJURAN :
Sama pada kasus sindrom Panas Tipe Shi

Best regards,

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 4 — Sindrom Panas kekurangan Yin

Sindrom Panas kekurangan Yin

ETIOLOGI
Sindrom ini bersifat panas-kering dan pada umumnya disebabkan oleh penyakit panas kronis yang telah mengonsumsi Yin organ tubuh. Yin bersifat dingin dan lembab; Yin yang berkurang tidak sanggup mengendalikan Yang, yang bersifat panas dan kering.

Manifestasi klinis:
Tergantung dari organ yang terserang. Beberapa yang mungkin muncul adalah :
• badan kurus,
• mulut kering, haus,
• tinnitus,
• pening, pusing,
• feses kering,
• urine berwarna kuning,
• demam pada sore hari,
• berkeringat pada malam hari,
• pipi merah,
• rasa panas pada telapak tangan dan kaki,
• insomnia,
• lidah merah muda tanpa selaput,
• serta nadi lemah dan cepat.

Kemungkinan penyakit medis yang masuk dalam sindrom ini adalah:
• Hipertensi
• Insomnia
• TBC pada anak
• Semua penyakit menahun
• Atau penyakit medis lainnya yang mempunyai gejala seperti diatas

TERAPI: BEKAM KERING

Karena panas yang muncul disebabkan karena kekurangan cairan/pendingin, maka prinsip terapinya keluarkan panas dengan bekam kering dan tonifikasi cairan dengan memberikan ramuan penambah yin dan gaya hidup perlu dirubah dengan tidak mengkonsumsi makanan yang sifatnya panas.

Bisa dikombinasi dengan akupuntur dengan tonifikasi pada titik Sp 6, KI 3, KI 7, KI 6 dan sedasi pada titik liv 2 dan liv 3.

Titik yang diambil adalah: Al Kaahil, Al katifain, Fei-shu, Xin Shu ,Gan Shu, dan Shen shu
Alasan pemilihan titik:
Al Kaahil : Titik pertemuan 6 meredian Yang
Al katifain : Titik pengeluaran angin
Fei-shu : Titik belakang paru, dan angin berhubungan dengan organ paru-paru
Xin Shu : Titik belakang jantung
Gan Shu : Titik belakang liver
Shen shu : Titik belakang ginjal

Anjuran sama pada sindrom Panas Tipe Shi

Best regards,

TEORI PENYEBAB PENYAKIT IV — Faktor Musibah dan Faktor Turunan

FAKTOR MUSIBAH
Luka traumatic dan gigitan serangga atau binatang merupakan musibah yang dapat terjadi tanpa disengaja. Luka traumatic meliputi tembakan senapan, teriris, kontusio, tersiram air panas, terbakar, dan kontraktur atau terkilir tiba-tiba karena membawa beban berat. Hal-hal ini dapat berakibat pembengkakan dan nyeri otot, stagnasi darah, perdarahan, luka pada tendon, patah tulang, dislokasi sendi dan sebagainya. Serangan Qi patogen eksogen ke daerah yang terkena, perdarahan berat, atau luka pada organ dalam dapat menimbulkan koma atau konvulsi.

Gigitan serangga atau binatang termasuk gigitan ular berbisa, binatang buas dan anjing gila dapat berakibat perdarahan, nyeri dan luka kulit pada kasus ringan, atau keracunan bahakan kematian pada kasus berat.

FAKTOR TURUNAN
Kualitas Jing Qi bawaan dari orang tua membawa kelainan bawaan kepada anaknya. Orang tua dengan kelainan fungsi organ dalam dapat menurunkan kelainan tersebut kepada anaknya, seperti pada penderita gangguan penglihatan dan lain-lain. Penderitaan penyakit-penyakit degeneratif yang muncul sebelum usia 7 tahun umumnya karena faktor bawaan.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

Simak juga:
TEORI PENYEBAB PENYAKIT I — Pathogen Eksterna (PPL)
TEORI PENYEBAB PENYAKIT II — Tujuh Faktor Emosi (PPD )
TEORI PENYEBAB PENYAKIT III — Faktor Perilaku

TEORI PENYEBAB PENYAKIT III FAKTOR PERILAKU

Kesalahan, kelelahan, stress dan kekurangan latihan fisik adalah perilaku yang salah yang dapat menyebabkan sakit.

Salah Diet
1. Makan berlebihan dan malnutrisi
Jumlah makanan yang dimakan seharusnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Makan berlebihan atau kekurangan makan dapat menimbulkan penyakit. Apabila makanan yang dimakan melebihi kemampuan pencernaan fungsi limpa dan lambung akan terganggu. Manifestasi klinis meliputi sendawa berbau, regurgitasi asam, distensi dan nyeri epigastrium serta perut, tidak nafsu makan, muntah dan diare. Kekurangan makan akan menyebabkan kegagalan penyediaan bahan untuk pembentukan Qi dan darah. Dalam jangka panjang, akan terjadi penurunan berat badan dan kelemahan Qi antipatogen.

2. Berlebihan dalam jenis makanan tertentu
Tubuh manusia hanya akan memperoleh kebutuhan nutrisi apabila makanan yang dimakan seimbang. Berlebihan atau kekurangan dalam suatu jenis makanan tertentu akan mengakibatkan berbagai bentuk malnutrisi dan penyakit lain. Sebagai contoh, makan nasi yang berasal dari beras giling secara terus-menerus akan mengakibatkan beri-beri. Mereka yang meminum air yang kekurangan yodium akan dapat menderita penyakit gondok. Berlebihan dalam makanan dingin atau mentah dapat melukai limpa yang berlanjut pada terbentuknya dingin dan lembab dalam, dengan gejala nyeri perut dan diare. Berlebihan minum alcohol atau makanan berlemak, makanan manis dan lezat dapat menimbulkan panas lembab riak dan stagnasi Qi serta darah. Apabila fungsi limpa dan lambung terganggu dapat timbul perubahan patologis seperti rasa penuh di dada dengan riak banyak, pusing, vertigo, perdarahan hemoroid (wasir) dan karbunkel (bisul).

3. Makan makanan kotor
Apabila memakan makanan kotor, busuk atau beracun, fungsi limpa dan lambung akan terganggu, sehingga mengakibatkan nyeri dan disentri epigastrium serta perut, mual muntah, borborigmi dan diare. Makanan kotor dapat pula menyebabkan penyakit parasit atau keracunan makanan.

Kelelahan, stress, atau kekurangan latihan fisik
Kerja fisik dan istirahat yang normal tidak akan menimbulkan penyakit, dan merupakan syarat dasar untuk membangun konstitusi serta mencegah penyakit. Kelelahan dan stress atau kekurangan latihan fisik dapat menimbulkan penyakit. Kelelahan dan stress berkepanjangan akan melemahkan Qi antipatogen dan mengakibatkan penurunan berat badan, malas, keengganan bicara, palpitasi, insomnia, pusing dan pandangan kabur.

Kegiatan seks berlebihan akan melukai Qi ginjal, mengakibatkan gejala defisiensi seperti nyeri dan kelemahan dari daerah lumbal dan sendi lutut, pusing, tinnitus, impotensi, ejakulasi dini, kelemahan dan haid tidak teratur. Kehidupan yang tidak menyenangkan dan kekurangan latihan fisik dapat menganggu sirkulasi Qi dan darah, melemahkan fungsi limpa dan lambung, dan melemahkan daya tahan tubuh.

Manifestasi klinis meliputi kelemahan tulang dan tendon, kurang tenaga, tidak nafsu makan, kelemahan, kegemukan, dan napas pendek pada waktu kerja, atau dapat pula menyebabkan penyakit lain.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

Simak juga:
TEORI PENYEBAB PENYAKIT I — Pathogen Eksterna (PPL)
TEORI PENYEBAB PENYAKIT II — Tujuh Faktor Emosi (PPD )
TEORI PENYEBAB PENYAKIT IV — Faktor Musibah dan Faktor Turunan

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 3 — Sindrom Darah Panas

Sindrom Darah Panas

Etiologi:
Sindrom ini ditandai oleh perdarahan pada umumnya disebabkan oleh penimbunan panas dalam darah.

Manifestasi klinis:

  • demam tinggi,
  • perdarahan,
  • menstruasi berlebih,
  • gelisah,
  • haus,
  • lidah warna merah tua,
  • nadi cepat dan lain-lain.

Continue Reading

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 2 — Sindrom Panas Tipe Shi

Sindrom Panas Tipe Shi

Etiologi:
Sindrom ini disebabkan oleh faktor patogen angin-dingin yang masuk ke dalam tubuh telah berubah menjadi panas, atau faktor patogen panas masuk ke dalam tubuh secara langsung, atau stagnasi Qi- hati dan panas hati. Panas bersifat Yang dan mengkonsumsi Yin.

Manifestasi klinis

    :

  • demam,
  • wajah memerah,
  • haus,
  • suka dingin,
  • gelisah,
  • urine berwarna kuning
  • feses sedikit kering,
  • lidah berwarna merah dengan lapisan kuning kering
  • nadi cepat.
    Kemungkinan penyakit medis yang masuk dalam sindrom ini adalah:

  1. Hipertensi
  2. Insomnia
  3. Atau penyakit medis lainnya yang mempunyai gejala seperti di atas

Continue Reading

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 1 — Sindrom Permukaan

Sindrom Permukaan

Definisi Sindrom Permukaan
Adalah penyakit yang dalam tahap awal menyerang tubuh seseorang, dimana patogen masih bisa di hadang oleh daya tahan tubuh. Penyakit masih didalam meredian, belum masuk ke organ. Jika daya tahan tubuh melemah, maka bisa melanjut menyerang organ

Etiologi :
Serangan faktor patogen dari lingkungan luar pada permukaan tubuh, mulut, atau hidung. Sindrom ini biasanya bersifat ringan dan cepat sembuh.

Manifestasi klinis :

  1. demam ringan,
  2. takut angin dan dingin ( ini adalah gejala khas sindrom permukaan)
  3. tidak haus,
  4. hidung buntu dengan lendir encer,
  5. nyeri kepala,
  6. nyeri badan,
  7. nyeri tenggorokan,
  8. batuk,
  9. lapisan lidah berwarna putih dan tipis,
  10. serta nadi superficial.

Continue Reading