Aplikasi the 8 Core Bekam sinergi pada Meningioma|Testimoni Bekam

Kasus Meningioma di derita oleh seorang ibu yang berumur 36 tahun. Datang ke klinik dengan keluhan pandangan kabur, pusing agak berputar, mata cekot cekot dan merah pada sclera mata. Beliau menceritakan kalau menderita tumor jinak di otak sambil menunjukkan hasil CT Scan kepala kepada Saya.

Meningioma adalah tumor jinak yang berasal dari jaringan selaput otak. Pada kasus ini pasien dianjurkan untuk operasi karena benjolan tumornya mendesak syaraf penglihatan sehingga membuat pandangannya kabur.

Sebagai seorang dokter maka saya diagnose dahulu fenomena apa yang ada di dalam diri pasien. Dari anamnesa: didapatkan keluhan pandangan kabur ini muncul sekitar 2 bulan yang lalu, mata sering nyeri, mata merah. Dari pemeriksaan saya mendapatkan wajah yang agak merah, bibir agak kering gambaran lidah sangat merah dengan adanya papil lidah, selaput lidah tebal kotor dengan warna kuning. Papil lidah yang merah menunjukkan panas ekses. Dari perabaan nadi didapatkan cepat, teratur, besar dan tidak tegang.

Pasien sering berkeringat, suka minum yang dingin serta mulut sering merasakan pahit. Mulut sering pahit menunjukkan panas dilambung, hati atau kandung empedu. Dari beberapa data yang masuk saya menyimpulkan : Meningioma dengan ekses angin hati.

Tindakan yang saya lakukan dengan prinsip terapi :

      A. Keluarkan angin dan panasnya dengan bekam basah.
      Bekam basah ( untuk mengeluarkan angin, panas dan darah kotor serta unsure api yang berlebih ) pada al kahil, alkatifain, al akhdain dan Feishu. Sambil dibekam basah pasien dilakukan penusukan pada Fengchi, Paihui serta Hegu. Pada kunjungan yang berikutnya kita ambil titik sekitar mata: Taiyang, Yintang, Yuyao, Touwei dan Liv 2.
      B. Dikeluarkan panasnya lewat urin menggunakan herbal diuretic

      C.Tambah Yin hati ginjal dengan herbal.

      D. Penggunaan herbal yang berkhasiat untuk tumor yang bersifat dingin. Herbal yang saya berikan adalah: DAUN SENDOK ( Menambah Yin hati dengan khasiat menjernihkan pandangan dan sedikit diuretic) , JOMBANG ( herbal yang bersifat dingin berkahsiat untuk tumor yang mengarah ke lambung dan hati serta kandung empedu ), ALANG ALANG ( herbal bersifat dingin dengan rasa manis untuk membuang panas ekses dengan jalan diuretic ) DAN MINGMU DI HUANG WAN ( ini adalah formula cina yang berguna untuk menjernihkan padangan karena adanya angin ).

      Karena meningioma dengan ekses angin hati, angin itu bersifat panas maka anjuran makanan yang dipantang adalah santan, gorengan, jeroan, susu sapi dan semua makanan yang berpengawet, makanan kaleng dll . pasien kita anjurkan untuk banyak makan sayur dan buah yang mengandung banyak air seperti: semangka, melon, peer dan mentimun.

Bekam dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan penusukan pada ke 3 titik yang sudah kami sebutkan. Pasien telah menjalani terapi bekam selama 6 kali dan hasilnya subhanalloh keluhan semua hilang tinggal mata kanan yang sedikit buram. Sampai tulisan ini saya buat pasien masih terus menjalani terapi.
Untuk perkembangan terapinya bisa kita lihat dilidah yang semula merah, papil merah menonjol dan area liver, GB merah sekarang sudah hilang, selaput sudah normal.

Demikian pengalaman saya dalam menangani kasus meningioma dengan ekses angin hati bi idznillah membaik dan semoga diberikan kesembuhan. Untuk memastikan lagi akan kita rencanakan CT Scan ulang. Semoga tulisan ini sebagai bukti betapa dasyatnya manfaat bekam sehingga dikatakan Nabi sebagai pengobatan yang terbaik.

Inspirasi sehat dari TEH HANGAT VS ES TEH

Teh Hangat dan Es Teh sama sama kandungannya berasal dari daun teh, tetapi mempunyai efek yang berbeda. Inilah konsep pengobatan herbal cina atau herbal thibbun nabawi. Orang minum teh hangat ada yang mempunyai efek sangat nyaman dan enak badannya, tetapi disisi lain ada juga orang yang tidak suka minum teh hangat, sukanya minum es teh. Ini adalah sebuah fenomena yang sangat menarik.
Continue Reading

Hubungan antar Enam Organ FU

Struktur Anatomi
Dari aspek anatomi, organ Fu merupakan organ yang berlumen, seperti kantong.

Fungsi Fisiologis
Dari aspek fisiologis, maka organ Fu ( organ berongga ) berfungsi sebagai organ “to transmit and transform food”, yaitu menerima dan mencerna bahan makanan, mengabsorpsi zat nutrisinya kemudian mengekresi sisanya. Oleh karena bahan makanan harus selalu lewat organ Fu, maka organ Fu tidak boleh tersumbat.

Organ Kandung Empedu ( Gall Bladder, GB )
GB berhubungan luar-dalam dengan LR dan berisi empedu. Empedu keluar dari LR dan merupakan akumulasi bagian surplus dari LR. Empedu berwarna hijau dan rasanya pahit, berperan penting dalam membantu proses absorbsi makanan.

Fungsi fisiologis GB adalah menyimpan dan mengeluarkan cairan empedu. Sebenarnya GB sendiri adalah kosong. Setelah diproduksi oleh LR, maka empedu ditampung oleh GB dan disekresikan di bawah perintah Qi-LR kemudian di salurkan ke SI untuk membantu proses pencernaan dan absorbsi kemudian dipisahkan bagian “lucid” dari bagian “turbid”nya. Normal atau tidaknya penampungan, sekresi empedu, peredaran dan pengosongannya sepenuhnya di kontrol oleh Qi-LR.

Dengan demikian kaitan fungsi GB-LR adalah bila gagal mengontrol keluar masuknya empedu oleh fungsi LR akan mengganggu proses pengosongan GB, proses pencernaan lanjutan dan proses penyerapan. Bila fungsi demikian gagal timbulah : anoreksia / tidak nafsu makan, regang abdomen, muntah, nyeri hipokhondria dan jaundice / kuning. Bila sampai empedu menyusup ke dalam otot-otot, jaringan-jaringan dan kulit, seluruh tubuh akan tampak kekuningan.

Organ Lambung (Stomach, ST)
ST di hubungkan oleh oesophagus / kerongkongan di bagian atas dan di bawah berhubungan dengan SI / usus kecil. Organ ST di bagi ke dalam shang-wan (bagian atas lambung atau cardia), zhong-wan (bagian tengah) dan xia-wan (bagian bawah atau pylarus). Fungsi fisiologis ST adalah menerima dan mencerna makanan. Chyme (adonan bahan makanan) ditransformasi di dalam ST kemudian ditransmisi ke dalam SI. Karena ST merupakan kantong besar sehinggga mampu menampung bahan makanan dan air banyak sehinggga di dalam Huangdi Neijing dikatakan “ Lautan makanan dan minuman”. Pekerjaan ST sebagai penggiling bahan makanan ditentukan oleh Qi-ST.

Di samping itu gerakan mentrasmisi bahan makanan dan mendorong ke dalam SI juga oleh kekuatan Qi-ST. Untuk dapat mengalir dengan lancar, maka jalan ST ke SI tidak boleh tersumbat, sehingga adonan makanan (chyme) dapat dengan mulus masuk ke dalam SI. Karena tugas ST adalah mengalirkan adonan makanan (chyme) ke bawah, maka tidak boleh ada sumbatan pada usus kecil maupun lambung. Disfungsi ST menimbulkan gejala nyeri lambung, nafsu makan hilang (karena disharmoni dalam Qi-ST), sendawa, muntal, mual, cegukan, semua gejala tersebut disebabkan karena gagalnya Qi-ST dalam mengatur naik turunnya Qi-ST. Dalam hal bahan makanan ST menyiapkan bahan makanan untuk pembentukan Qi dan Xue sehingga ST disebut pula “Lautan makanan”.

Organ Usus Kecil (Small Intestine, SI)
SI adalah terusan dari dari ST mulai dari pylorus di atas dan iliosecal di bagian bawah yang di teruskan oleh LI. Fungsi fisiologis SI adalah menerima hasil olahan makanan dan minuman dari lambung kemudian memisahkan lucid dari turbid, yaitu :
• SI menerima hasil olahan makanan dan minuman dari ST dan menahannya beberapa saat untuk proses pencernaan lanjutan dan penyerapan (absorption).
• Memisahkan lucid dari turbid. Lucid adalah zat nutrisi untuk keperluan tubuh sedangkan turbid adalah sisa bahan makanan yang harus di keluarkan dari tubuh. Setelah proses pencernaan lanjutan dan proses absorbsi nutrisi serta cairan, SI meneruskan bahan sisanya ke LI. Proses inilah yang dimaksud dengan pemisahan lucid dan turbid.

Dengan demikian fungsi SI dalam hal mentransport dan mentransformasi nutrisi adalah membantu funsi SP sehingga gangguan fungsi SI menunjukkan juga gejala-gejala mirip gangguan fungsi SP, misalnya anoreksia, regang lambung, faces lembek, dan lain-lain. Fungsi SI dalam hal mengabsorbsi cairan akan menentukan jumlah dan volume urin.

Organ Usus Besar (Large Intestine, LI)
LI berhubungan dengan SI di bagian atas, menjadi anus pada pangkal bawahnya. Fungsi fisiologis utama LI adalah menerima sisa-sisa pencernaan bahan makanan yang ditransmisi oleh SI. Setelah sebagian cairan di absorbsi di dalam LI, maka sisa bahan makanan menjadi faces dan di dorong ke bawah untuk di keluarkan yang menggerakkan adalah Qi-LI. Konstipasi terjadi karena fungsi transmisi LI terganggu, bila fungsi absorpsi terganggu terjadilah diare.

Organ Kandung Kemih (Bladder, BL)
BL terletak di dalam jiao-bawah / ruang bawah dan bertanggung jawab untuk menampung dan mengeluarkan urin. Cairan dari Qi-turbid yang dihasilkan dari proses metabolism dirubah menjadi urin dengan perantaraan Qi-KI. Bila urin berakumulasi di dalam BL, maka Qi-transformasi akan mengeluarkannya dari tubuh. Qi-BL di kontrol oleh Qi-KI sehingga fungsi menampung dan mengeluarkan urin sangat tergantung kepada kekuatan Qi-KI.

Kegagalan Qi-KI dalam menahan dan mentrasformasi berakibat kepada daya tampung dan daya pengeluaran Qi-BL. Sindrom defisiensi Qi-BL adalah poliuria / banyak urin, enuresis / mengompol atau inkontenensia urine / kencing yang tidak terasa. Bila jalan transformasi tersumbat terjadilah gejala buang air kecil tidak lancar, menetes hingga anuria / tidak bisa kencing.

Organ Tri Pemanas (Three Energizer, TE)
TE (san-jiao) adalah organ yang di kreasi (invisible) terdiri dari 3 bagian, itu juga sebabnya disebut San-jiao (Three Energizer) yaitu:
• Jiao-atas, bawahnya adalah diafragma, organ di dalamnya adalah JANTUNG, PC, dan LU.
• Jiao-tengah, yaitu antara diafragma dan umbilicius, organ di dalamnya adalah SP, ST, LR, GB, SI.
• Jiao-bawah, antara umbilicus dan genetalia, organ di dalamnya adalah KI, BL, LI dan genetalis (organ istimewa CV).

Adapun fungsi fisiologis TE adalah mengatur dan bertanggung jawab kepada metabolisme seluruh Zangfu dan jaringan tubuh lainnya. Karena itu beberapa literature TE disebut pula sebagai organ metabolisme. Karena TE merupakan organ tidak kasat mata, maka banyak persepsi muncul dan masing-masing memberi nama berbeda namun sama, misalnya Three Heather (TH), Three Warmer (TW), Three Metabolism (TM), Three Energizer (TE), Tri Pemanas (TP). Adapun fungsi TE yang Utama adalah :
• Sistem transmisi, di mana subtansi seperti primordial Qi dan cairan tubuh di transmisi dan transportasi.
• Primordial-Qi berasal dari KI dan oleh kegiatan TE disebar luaskan ke seluruh bagian tubuh.
• Menghangatkan dan memelihara organ dan jaringan mendapat energi. Oleh karena itu, bila primordial-Qi defisiens dan fungsi transportasi TE terganggu akan menyebabkan defisiensi Qi pula.
• TE sebagai koordinator dari sitem transmisi dan metabolisme air. Berhubungan dengan fungsi inilah TE dipandang sebagai pengatur penting dalam sirkulasi cairan tubuh. Bila TE tertutup, maka fungsi LU, SP dan KI terpengaruhi dan timbullah gejala oligouria / urin sedikit dan oedema / bengkak berisi air.

Organ Istimewa Uterus
Uterus ada di dalam jiao-bawah, bertanggung jawab dalam pengaturan alat reproduksi perempuan, mestruasi dan pemeliharaan fetus selama kehamilan. Uterus “masak dewasa” mulai usia +14 tahun, mulai menstruasi, selanjutnya mentruasi harus berjalan dengan baik.

Di dalam uterus dipersiapkan jaringan sirkulasi darah untuk melayani kebutuhan hidup fetus, bila kehamilan tidak terjadi, jaringan penuh sirkulasi darah tersebut yaitu placenta akan “dibongkar” kembali sehingga darah beserta jaringannya di keluarkan berupa menstruasi. Sementara menstruasi selesai, uterus dipersiapkan lagi jaringan sirkulasi untuk kemungkinan adanya kehamilan yang akan datang.

Bila terjadi kehamilan, menstruasi tidak akan terjadi, selama masa kehamilan tersebut sejumlah besar Xue mensuplai uterus dan memelihara fetus. Setelah melahirkan menstruasi masih belum terjadi karena Xue harus di transport ke atas dan ditransformasi menjadi ASI. Pada saat menyapih, ASI berangsur berhenti di produksi dimana Xue di alirkan ke bawah (terutama ke dalam uterus) dan menstruasi akan terjadi lagi.

Best regards,

CAIRAN TUBUH

Cairan tubuh merupakan istilah secara umum untuk semua cairan yang normal yang terdapat dalam tubuh. Cairan tubuh tersebut antara lain termasuk air ludah, liur Lambung, liur pencernaan lain dan cairan-cairan dalam rongga sendi, air mata, cairan hidung, keringat dan kemih.

Pembentukan dan distribusi cairan tubuh.
Cairan tubuh dibentuk dari makanan dan minuman yang telah dicerna dan diserap Limpa dan Lambung. Distribusi dan ekskresi cairan tubuh secara prinsip berkaitan dengan fungsi transportasi Limpa, fungsi penyebaran, penga¬liran dan pengaturan peredaran air. Fungsi pengendalian pembentukan kemih dan pemisahan cairan jernih serta cairan kemih berkaitan dengan organ Ginjal.

Dari ketiga organ tadi yang terpenting ialah Ginjal.

Su Wen menyatakan bahwa, setelah makanan masuk Lambung, Qi sari makanan dan air dipancarkan/diteruskan ke Limpa, yang menerus¬kannya ke Paru. Paru mengatur penjelmaan air dan penyebaran Qi air ke Kandung Kemih di bawah. Qi air kemudian menyebar ke empat jurusan melalui meridian lima organ Zang.

Bila berbicara tentang Tri Pemanas/Three Energizer/TE sebagai jalur cairan tubuh, Buku Su Wen mengatakan bahwaTE adalah petugas irigasi yang membangun saluran-saluran air.

Sebagai tambahan cairan tubuh yang dikirimkan dari Lambung ke bawah terus diserap oleh Usus Kecil dan Usus Besar. Sebagian dari cairan tubuh, setelah melewati Limpa, Paru, dan TE, dieksresi melalui kulit dan rambut sebagai keringat. Sebagian lain dari cairan dialirkan ke bawah ke Kandung Kemih melalui saluran air TE, dan diekresi dari tubuh sebagai kemih / air seni, dengan bantuan Qi Ginjal Zang Fu, cairan tubuh mencapai kulit dan rambut di bagian luar, menembus Zang Fu dibagian dalam. Dengan demikian memberi makan semua jaringan dan organ di dalam tubuh.

Fungsi Cairan Tubuh

    Cairan tubuh melembabkan dan memberi makan berbagai bagian tubuh. Terdapat perbedaan yang secara alami berupa bentuk dan lokasi berbagai jenis cairan tubuh. Cairan jernih dan encer dikenal sebagai “JIN”, sedangkan cairan pekat dan keruh disebut “YE”.

  • Jin didistribusikan pada permukaan otot, dan berfungsi meng¬hangatkan dan memberi makan otot, serta melembabkan kulit.
  • Ye disimpan dalam sendi dan ruang-ruang terbuka lain dan berfung¬si membasahi sendi, menguatkan otak dan sumsum, serta memberi makan berbagai ruang terbuka.

Karena keduanya merupakan cairan normal tubuh dan berasal dari sumber yang sama yaitu Qi sari makanan, keduanya dapat diubah dari bentuk yang satu ke bentuk lainnya. Umumnya keduanya disebut sebagai Jinye (cairan tubuh).

Best regards,

DIAGNOSA MELALUI WAWANCARA / ANAMNESIS

Anamnesis adalah menanyakan keadaan penyakit, yang diperlukan untuk pembedaan sindrom. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan dalam anamnesis.

DEMAM
Demam terjadi akibat adanya perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan tubuh.

Demam dan menggigil
Demam disertai menggigil menunjukkan sindrom luar akibat perlawanan antara faktor patogen angin-dingin dengan Qi-pertahanan. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam dan menggigil, demam ringan tanpa keringat, takut angin dan dingin, nyeri kepala dan tubuh, serta nadi superficial.

Demam dan Menggigil Bergantian
Demam dan menggigil bergantian menunjukkan sindrom pertengahan. Perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan terjadi pada pertengahan jalan dari permukaan ke dalam organ dalam tubuh, terletak antara sindrom luar dan sindrom dalam. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam tinggi, menggigil dan berkeringat bergantian, rasa haus, mulut pahit, dan sesak dada. Continue Reading

SHEN

Setelah mendiskusikan Qi, selanjutnya kita diskusikan mengenai Shen. Shen adalah keseluruhan pemikiran, hasrat, serta gerak perubahan dalam kehidupan.

Secara terinci Shen mempunyai dua pengertian:

1) Semangat, bentuk dan gerak-gerik fikiran serta hasrat.
2) Fenomena keseluruhan yang diperlihatkan oleh tubuh manusia dalam keadaan fisiologis atau patologis.

Shen mempunyai asal-usul permulaan yang bersamaan dengan kehidupan, mengikuti persatuan Jing orang tua dalam rahim. Shen tak mungkin dapat dipisahkan dengan tubuh manusia. Mata dapat melihat, telinga mendengar, mulut berbicara dan sebagainya semuanya merupakan hasil pengendalian Shen. Kuat lemahnya Shen tergantung dari kuat lemahnya Qi dan didasarkan pula pada Jing yang cukup.

Jadi dengan menilai Shen, dapat ditentukan pula keadaan Jing dan Qi. Oleh karena, hubungan antara ketiganya dapat dinyatakan sebagai berikut :

• Atas dasar materi, faal dan fenomena :

Materi adalah Jing, Faal adalah Qi dan Fenomena adalah Shen.

• Atas dasar materi penggerak dan pimpinan:

Jing adalah dasar materi, Qi adalah penggerak dan Shen adalah pemimpin

Best regards,

QI / ENERGI VITAL

Qi atau energi vital, merupakan substansi esensial tubuh yang memelihara aktivitas organ Zang Fu , jaringan tubuh lainnya serta memelihara meridian. Semua aktivitas vital manusia terjadi karena perubahan dan gerakan dari Qi. Sebagai materi dasar yang memelihara fungsi-fungsi fisiologis seluruh tubuh, Qi mempunyai bentuk yang banyak sekali, dimana bentuk yang satu timbul dari yang lainnya. Dalam akupunktur qi juga disebut “spirit of life”.

Dalam mempelajari Qi dan sirkulasinya, perlu diketahui sumber, distribusi dan fungsi Qi yang bermacam-macam tersebut. Pada umumnya kita membedakan Qi kongenital yang telah dibawa sejak lahir dan Qi didapat, yang diperoleh sesudah kelahiran.

Menurut sumber, fungsi dan penyebabnya Qi dalam tubuh manusia dibedakan menjadi:

YUAN QI (QI PRIMER) = QI KONGENITAL
Terbentuknya kehidupan, paling sedikit memerlukan tiga sumber energi. Dua yang pertama berasal dari sel sperma ayah dan sel telur ibu yang sekaligus akan menurunkan sifat-sifat orang tua kepada anaknya. Energi yang ketiga adalah daya hidup kosmos atau daya hidup alam semesta dimana manusia sebagai mikrosmos berada di dalamnya. Mula-mula terbentuk zygote, yaitu persatuan antara sel sperma dan sel telur akan menjadikan bersatunya kromo¬som inti sel ayah dan sel ibu. Akan tetapi kromosom yang terdapat di dalam mitokondria sel sperma, tidak ikut masuk ke dalam sel telur dalam proses penyatuan tersebut. Jadi seseorang hanya menerima warisan kromosom mitokondria dari ibu saja. Kita tahu bahwa mitokondria adalah pusat energi bagi suatu sel. Oleh karena itu energi seseorang terutama berasal dari ibunya. Energi yang terdapat di dalam sel sperma ayah atau sel telur Ibu disebut energi kongenital, yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh Energi didapat.

Yuanqi ini dipelihara oleh organ Ginjal dengan bantuan Qi perolehan yang antara lain didapat dari makanan dan minuman yang diolah oleh Limpa, Lambung dan dari udara bersih (O2) yang dihirup oleh Paru-Paru.
Selama kehidupan di dalam kandungan, yang paling berperan dalam perkembangan janin adalah Qi kongenital ini, di samping energi-energi lain yang berasal dari ibunya lewat tali pusat.

Segera setelah kelahiran berlangsung, proses fisiologi normal yang biasa terjadi pada seseorang, dimulai setelah tarikan nafas yang pertama di mana sistem Tri Pemanas / Three Energyzer / TE mulai aktif.
Yuanqi memerlukan zat dan makanan dari Qi setelah kelahiran yang berasal dari esensi makanan. Yuanqi berakar di Ginjal dan menyebar ke seluruh tubuh melalui SanJiao (Tri Pemanas, Triple Energizer). Qi ini merangsang dan meningkatkan aktivitas fungsional organ Zang Fu dan jaringan yang berkaitan. Makin banyak Yuanqi akan makin giatlah organ Zang fu dan jaringan yang berkaitan. Dengan demikian tubuh akan menjadi sehat dan jarang sakit. Seba¬liknya bila secara kongenital kekurangan Yuanqi, atau kekurangan Yuanqi karena penyakit yang lama, terjadilah berbagai perubahan yang bersifat patologis.

QI DIDAPAT/ PEROLEHAN
YUANQI disimpan di Ginjal, yang kemudian berperan sebagai materi dasar untuk merangsang aktifitas organ Zang Fu untuk memproduksi Qi didapat. Sebaliknya, Qi didapat secara terus menerus akan mempertahankan dan memelihara Qi kongenital. Qi didapat ada beberapa bentuk:

1. YINGQI (NUTRIENT QI)
Tumbuh dan dibentuk dari Guqi yang diproduksi oleh Limpa dan Lambung. Yingqi beredar di pembuluh.
Fungsi utamanya ialah: membentuk darah dan beredar bersamanya, meningkatkan lebih lanjut pemberian makanan. Karena Yingqi dan darah sangat erat kaitannya, hubungan fungsi antara keduanya sering disebut Ying darah. Peranan Yuanqi diperlukan dalam produksi Yingqi

2. ZONGQI / PECTORAL QI /Qi DADA
Dalam Paru, di mana udara bersih masuk pada waktu inspirasi (menarik nafas) = KongQi (Qi bening), bergabung dengan Qi / energi dari sari makanan yang diolah Limpa dan Lambung (Yingqi) membentuk Zhongqi (Pectoral Qi), yang disimpan dalam rongga dada.

FUNGSI ZONGQI:
1) Meningkatkan fungsi Paru dalam mengontrol pernafasan. Kuat atau lemahnya suara dan pernafasan berkaitan dengan mutu Qi dada.

2) Meningkatkan fungsi jantung dalam mengatur darah dan pembuluh darah. Peredaran Qi dan darah, rasa dingin dan panas serta kemampuan motorik keempat anggota badan berkaitan dengan mutu / kualitas Qi dada.

3. ZHENGQI / QI SEJATI
Qi yang disimpan dalam rongga dada (Zhongqi) dengan pengaruh Yuanqi akan berubah menjadi Zhengqi, yaitu Qi sejati yang akan beredar ke seluruh tubuh.

Sirkulasi Zhengqi mulai dari Paru mengikuti siklus lima unsur ke Ginjal, Hati, Jantung dan Limpa. Aliran Zhengqi yang memasuki organ ini akan ditahan oleh organ yang bersangkutan untuk fungsi organ tersebut.
Sebagian lagi akan menuju ke permukaan tubuh / Kulit untuk pertahanan luar dan sebagian lainnya beredar di dalam sistem meridian. Sisanya melanjutkan ke organ Yin berikutnya.

4. WEIQI / QI PERTAHANAN
Weiqi juga diturunkan dari Qi sari makanan, tetapi beredar di luar pembuluh darah.
Fungsinya ialah:

? melindungi permukaan otot,
? mempertahankan tubuh terhadap faktor patogen yang berasal dari luar,
? mengontrol pembukaan dan penutupan pori,
? melembabkan kulit dan rambut, mengatur suhu tubuh serta
? menghangatkan organ Zang fu.

Qi meridian yang berasal dari Yuanqi, dan Zhengqi? beredar di sistim meridian, merupakan kombinasi Qi yang berasal dari Zhongqi dan Qi esensial yang disimpan di Ginjal. Dengan demikian Qi Meridian merupakan ZhengQi atau Qi vital yang mengalir di meridian. Maka Qi vital juga disebut Qi meridian.

Dilihat dari fungsi dasar meridian, Qi meridian sangat berpengaruh terhadap fungsi Qi, darah, dan organ Zang fu diseluruh tubuh.

FUNGSI QI
Qi, Xue dan cairan tubuh merupakan substansi dasar yang memeli¬hara aktivitas vital normal tubuh manusia, yang berarti juga merupakan materi dasar yang diperlukan untuk fungsi fisiologi organ, jaringan dan meridian zang fu.

Qi, Menurut filsafat Cina Kuno, Qi merupakan substansi dasar yang menyusun jagat raya dan semua fenomena alam yang terjadi oleh perubahan dan pengerahan Qi. Pandangan ini sangat berpengaruh terhadap teori kedokteran Cina Tradisional.

Kata ”Qi” dalam ilmu kedokteran Cina Tradisional mempunyai arti substansi esensial tubuh manusia yang memelihara aktivitas vital dan aktivitas fungsional organ Zang Fu dan jaringan. Subtansi esensial ialah dasar aktivitas fungsional yang berma¬nifestasi dalam fungsi organ Zang Fu. Semua aktivitas vital tubuh manusia diterangkan dengan perubahan dan pengerahan Qi.

Qi bekerja meluas diseluruh tubuh, melebur ke seluruh bagian tubuh, tidak ada tempat di tubuh yang tidak dilewati (ditempuh) Qi. Bila gerakan Qi berhenti, aktivitas vital tubuh juga akan berhenti. Tersedianya Qi dalam jumlah yang cukup merupakan syarat mutlak untuk tubuh yang sehat, sedangkan kurangnya persediaan Qi akan menimbulkan penyakit. Jadi Qi merupakan akar kehidupan. Tanpa adanya akar maka batang dan daun akan layu.

Qi yang beredar dan tersebar ke seluruh tubuh melalui berbagai jalan akan berfungsi secara karakteristik antara lain :
a. Fungsi penggiatan tubuh/Penunjang
Tubuh dan berkembangnya tubuh manusia, aktivitas fisiologi Zang Fu dan meridian, peredaran darah dan tersebarnya cairan tubuh, semuanya itu bergantung kepada efek penggiatan dan perangsangan Qi. Kekurangan (defisiensi) Qi akan mengganggu fungsi penggia¬tan itu. Fungsi penggiatan itu, dapat menimbulkan perubahan yang bersifat patologi seperti misalnya pertumbuhan dan perkem¬bangan yang terhambat. Hipofungsi organ Zang Fu dan meridian, terganggunya peredaran darah, disfungsi dalam perubahan dan distribusi cairan tubuh, serta pembentukan lendir dalam tubuh.

b. Fungsi Pemanasan/Penghangatan
Suhu normal tubuh dipelihara dan diatur oleh Qi. Dengan demikian Qi mendominasi pemanasan. Kekurangan Qi akan mengganggu proses pemanasan, menghambat mendinginnya suhu tubuh dan rasa dingin pada keempat anggota tubuh.

c. Fungsi pertahanan tubuh.
Qi mempertahankan permukaan tubuh terhadap faktor patogen yang berasal dari luar. Adanya Qi antipatogenik di dalam tubuh mencegah masuknya faktor penyakit. Qi juga menyerang faktor patogen begitu penyakit timbul, dan mendorong penyembuhan penyakit dengan menyingkirkan faktor patogen.

d. Fungsi Pemantauan/Pengawasan
Qi memantau, mengendalikan dan mengatur Substansi tubuh tertentu dan hasil metabolisme molekulnya. Qi mengontrol darah dengan tetap menjaga supaya darah mengalir dalam pembuluh, dan mengatur pengeluaran keringat, kemih, dan air mani. Bila fungsi memantau ini terganggu, akan terjadi banyak pengeluaran keringat, inkontinensia kemih, ejakulasi dini, dan spermatorea.

e. Fungsi Nutrisi
Fungsi ini mengacu pada Yingqi/Qi Nutrient, substansi nutrisi yang terbentuk dari makanan. Yingqi yang beredar dalam pembuluh darah merupakan sebagian dari darah dan memberi makan pada seluruh bagian tubuh. Meskipun kedua fungsi Qi ini berbeda, mereka bekerja sama dan saling mendukung.

f. Fungsi Pengaktifan Qi
Fungsi ini mempunyai dua maksud,
Pertama : Mengacu pada proses tranformasi yang menguntung¬kan antara sari makanan oleh Qi menjadi darah dan cairan tubuh.

Kedua : Fungsi ini merupakan keaktifan fungsional ter¬tentu organ Zang Fu. Dalam buku Su Wen disebut¬kan Kandung Kemih menyimpan cairan yang kemudian dieskresi oleh aktivitas Qi. Aktivitas Qi disini mengacu kepada fungsi Kandung Kemih yang menge¬luarkan kemih.

Demikian kajian mengenai Qi. Semoga memperkaya khasanah keilmuan bekam kita. wallahu’alam.

Best regards,

Skema Hubungan antara QI, DARAH, dan CAIRAN TUBUH

ARTIKEL INI SEDANG DI REVISI
Silahkan melihat-lihat artikel lainnya terlebih dahulu

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 5 — Sindrom panas-jantung

Sindrom panas-jantung

ETIOLOGI:
Sindrom ini ditandai oleh penimbunan panas di jantung, pada umumnya disebabkan oleh stagnasi Qi-hati dan panas-hati.

Manifestasi klinis:
wajah berwarna merah keungu-unguan,
haus,
ujung lidah merah dan nyeri, ulserasi lidah,
gelisah,
insomnia,
gangguan kesadaran,
perdarahan,
urine berwarna kuning,
feses kering,
lidah berwarna kuning,
serta nadi cepat dan kuat.

TERAPI: BEKAM BASAH, karena panas dan darah perlu dikeluarkan.

Titik yang diambil adalah: Al Kaahil, Al katifain dan Xin Shu
Alasan pemilihan titik:
Al Kaahil : Titik pertemuan 6 meredian Yang
Al katifain : Titik pengeluaran angin
Xin Shu : Titik belakang jantung

HERBA INDONESIA :
Untuk kasus ini di berikan herbal yang sifatnya dingin dan menghentikan perdarahan yaitu akar alang-alang, pegagan dan daun dewa.

ANJURAN :
Sama pada kasus sindrom Panas Tipe Shi

Best regards,

RESEP THIBBUN NABAWI BERDASARKAN DIAGNOSA TCM 4 — Sindrom Panas kekurangan Yin

Sindrom Panas kekurangan Yin

ETIOLOGI
Sindrom ini bersifat panas-kering dan pada umumnya disebabkan oleh penyakit panas kronis yang telah mengonsumsi Yin organ tubuh. Yin bersifat dingin dan lembab; Yin yang berkurang tidak sanggup mengendalikan Yang, yang bersifat panas dan kering.

Manifestasi klinis:
Tergantung dari organ yang terserang. Beberapa yang mungkin muncul adalah :
• badan kurus,
• mulut kering, haus,
• tinnitus,
• pening, pusing,
• feses kering,
• urine berwarna kuning,
• demam pada sore hari,
• berkeringat pada malam hari,
• pipi merah,
• rasa panas pada telapak tangan dan kaki,
• insomnia,
• lidah merah muda tanpa selaput,
• serta nadi lemah dan cepat.

Kemungkinan penyakit medis yang masuk dalam sindrom ini adalah:
• Hipertensi
• Insomnia
• TBC pada anak
• Semua penyakit menahun
• Atau penyakit medis lainnya yang mempunyai gejala seperti diatas

TERAPI: BEKAM KERING

Karena panas yang muncul disebabkan karena kekurangan cairan/pendingin, maka prinsip terapinya keluarkan panas dengan bekam kering dan tonifikasi cairan dengan memberikan ramuan penambah yin dan gaya hidup perlu dirubah dengan tidak mengkonsumsi makanan yang sifatnya panas.

Bisa dikombinasi dengan akupuntur dengan tonifikasi pada titik Sp 6, KI 3, KI 7, KI 6 dan sedasi pada titik liv 2 dan liv 3.

Titik yang diambil adalah: Al Kaahil, Al katifain, Fei-shu, Xin Shu ,Gan Shu, dan Shen shu
Alasan pemilihan titik:
Al Kaahil : Titik pertemuan 6 meredian Yang
Al katifain : Titik pengeluaran angin
Fei-shu : Titik belakang paru, dan angin berhubungan dengan organ paru-paru
Xin Shu : Titik belakang jantung
Gan Shu : Titik belakang liver
Shen shu : Titik belakang ginjal

Anjuran sama pada sindrom Panas Tipe Shi

Best regards,