Diagnosa 6 Unsur

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Diagnosa 6 Unsur

 Diagnosa 6 Unsur

Skema dasar diagnosa 6 unsur

Diagnosa 6 unsur merupakan cara diagnosa dengan mengenali fenomena yang nampak pada pasien dikaitkan dengan 6 unsur yang ada di alam. Enam unsur tersebut biasanya dalam dunia kedokteran timur adalah 6 patogen luar. Tetapi pada diagnosa 6 unsur ini akan terdapat kombinasi tidak hanya 6 patogen luar saja juga digabungkan dengan 6 unsur yang muncul dari dalam.  Seperti angin dalam, dingin dalam, kering dari dalam dan seterusnya.

Diagnosa 6 Unsur

Skema 6 unsur dari dalam dan luar

Maka apapun fenomenanya yang terdeteksi pada pasien kita gabungkan baik ia datang dari dalam maupun dari luar sehingga jadilah diagnosa 6 unsur. Kita ingat kembali bahwa fenomena dihubungkan dengan fungsi adalah sebuah kunci dalam melakukan diagnosa kepada pasien kita.

Diagnosa 6 Unsur

Enam unsur yang ada di pasien akan membentuk sebuah segitiga yang merupakan gabungan dari 3 unsur yang bersamaan terlihat fenomenanya di pasien. Meskipun kombinasi yang lain juga bisa terjadi, misalnya kombinasi 2 unsur atau fenomena 1 unsur yang nampak tunggal. Kombinasi 2 unsur dan kombinasi 3 unsur akan kita bahas satu per satu di bawah ini.

Kombinasi 2 unsur:

  1. Angin panas
    Fenomena ini bisa kita jumpai dengan beberapa kondisi yang berbeda. Yaitu:

    • Kombinasi angin dan panas dari luar atau 2 unsur luar yang masuk bersamaan.
      Ini sering terjadi ketika seorang dengan kondisi badan yang tidak fit melakukan pekerjaan yang berada dilapangan, atau berkendaraan tanpa menggunakan jaket. Gejala yang muncul badan terasa pegel pegel, kepala pusing, badan demam dengan keringat sedikit, mata agak kemerahan, leher kaku. Dari nadi akan didapatkan mengambang dan cepat. Lidah belum ada perubahan warna patologis. Kecuali pada saat yang sama seseorang terserang angin panas tetapi sebelumnya ia sudah terdapat unsur lain, misalnya lembab panas pada lambung, maka akan menampakkan lidah merah dengan selaput kuning tebal.
      Prinsip terapinya adalah usir patogen angin panas
      Terapi yang tepat adalah dengan menggunakan Bekam basah pada titik al kaahil (da zhui) , Katifain (Jian jing), feng men, Zhong fu dan al akhdain.
      Herbal kita berikan yang mengusir angin panas yaitu yang mengkeringatkan dengan rasa pedas dingin. Misalnya: bunga krisan, daun murbei dan daun mint.
      Formula TCM yang disarankan adalah: Sang Ju Yin
    • Kombinasi angin dalam dan panas dalam
      Kombinasi angin panas yang muncul dari dalam terjadi karena panas dalam akan memunculkan angin. Misalnya seorang dengan kondisi Yang Shi hati akan memunculkan angin dalam seperti tremor, vertigo, kaku atau kejang,  mudah marah dan akhirnya bisa memunculkan stroke jika ditambah dengan unsur lembab. Jadi kalo sudah kombinasi jadi 3 unsur yang berbarengan yaitu: angin, panas dan lembab bisa memunculkan fenomena stroke atau sumbatan yang lain seperti dahak menyelimuti Jantung.
      Prinsip terapi redam ekses Yang Hati, usir angin dalam dan buang panas
      Terapi yang dianjurkan menggunakan kombinasi bekam basah pada titik Ummu mughit (Bai hui), akhdain dan kaahil (da zhui).
      Herbal yang digunakan adalah Muli, Cacing, Tribulus, Long dan cao dan jombang.
    • Kombinasi angin panas luar memunculkan angin dalam
      Serangan patogen luar angin dan panas akan memunculkan fenomena angin dalam. Misalnya pada kasus seorang yang terserang vertigo ketika habis terserang paparan angin panas luar.
      Maka prinsip terapinya gabungan antara mengusir angin panas luar dengan meredakan angin dalam.
      Tindakan terapi yang  diasarankan yaitu dengan bekam basah pada titik yang sama pada 2 kasus di atas sama kombinasi herbal yang ada pada 2 kasus di atas sebelumnya.
  2. Angin dingin
    Angin di alam sering membawa patogen yang lain, misalnya dingin. Angin dan dingin luar akan membuat gejala masuk angin (takut angin dan dingin) pusing, tidak berkeringat, badan terasa tidak enak. Terapinya dengan cara mengkeringatkan dengan formula pedas hangat. Yang paling banyak dijumpai dan mudah adalah dengan minum rebusan jahe segar ditambah dengan ranting kayu manis. Atau bisa juga dengan jalan dilakukan bekam api pada badan area belakang. Formula TCM yang bisa disarankan adalah: Ma Huang Tang dan Gui Zhi Tang.
    Angin dari dalam dan dingin dari dalam juga bisa terjadi. Ketika seorang dengan kondisi lemah, qi lemah maka membuat xue juga lemah. Xue yang lemah akan membuat Liver tidak mendapatkan pasokan darah sehingga akan memunculkan kekurangan pada organ yang diurusi oleh Liver yaitu tendon. Pasien akan merasakan tremor, kepala pusing, vertigo dan hilang keseimbangan. Karena qi lemah maka Yang juga lemah. Sehingga dapat kita lihat unsur angin dan dingin dari dalam pada pasien seperti ini. Terapinya dengan menggunakan formula Li Zhong Wan dan moksa pada Baihui, Shen Que dan Mingmen untuk memupuk Yang dan mengangkat Yang ke atas serta memberikan nutrisi pada tendon.
  3. Angin lembab
    Angin bisa berkombinasi dengan hawa lembab. Terjadi pada musim panas atau musin dingin. Indonesia termasuk iklim dengan hujan tropis, shingga banyak unsur panas dan lembab di alam ini. Angin lembab akan memunculkan gejala yang sama dengan angin yang lain yaitu takut angin dan dingin disertai dengan badan terasa berat, kepala terasa berat, pada stadium lanjut bisa kombinasi dengan unsur dingin sehingga memunculkan diare.
    Angin lembab bisa dilakukan terapi dengan kombinasi bekam api pada tubuh belakang ditambah dengan moksa pada Kaahil (Da Zhui) dan moksa pada Ummu mughit (Bai Hui) serta Moksa pada pusar (Shen Qie).
    Herbal TCM yang dianjurkan adalah Huo Xiang Zheng Qi Pian yang bisa beli di toko obat China.
    Herbal Thibbun nabawi bisa memakai Huluba (Hulbah/Fenugreek). Untuk herbal Indonesia bisa menggunakan adas dan kayu manis serta jahe sedikit.
  4. Angin kering
    Angin ditambah dengan fenomena kering. Hal ini bisa terjadi ketika seorang dengan kondisi tubuh yang kering sehingga memunculkan angin dalam. Angin dalam bisa terjadi dari jalur kurang Yin dan kurang Xue. Atau pada sindrom ginjal defisien memunculkan ekses angin Hati. Hal ini bisa dilakukan terapi dengan menggunakan Tianma Gouteng Yin.
    Atau kemungkinan kedua bisa jadi terkena angin panas dari luar pada seorang dengan kondisi tubuh kering. Maka memunculkan dua unsur yang bergabung yaitu angin dan kering. Terapinya dengan menggunakan Tonik Yin seperti makan  buah peer, jelly gamat dan makan buah buahan yang berair diminum bersama bunga krisan atau daun murbei.
  5. Angin api
    Angin dan api bisa kita jumpai dari unsur yang muncul dalam tubuh. Misalnya pada kasus api Lambung yang membara membuat fenomena angin yaitu: migren dan vertigo. Dua unsur ini sering sekali muncul dalam dunia medis dengan bahasan gastritis akan memunculkan migren. Terapinya dengan menggunakan Bekam Basah pada ummu mughit, al kaahil dan titik belakang Lambung serta Akhdain. Ditambah dengan konsumsi pendingin Lambung misalnya air perasan jus buah timun dan bengkoang. Minum daun mint dan daun murbei.
  6. Panas dingin
    Kondisi panas di dalam dan dingin di luar sering terjadi pada paparan dingin yang membekukan meridian atau pori-pori sehingga panas tubuh tidak bisa keluar. Maka memunculkan panas yang terkungkung di dalam. Dalam  terasa panas tetapi luar terasa dingin. Untuk kasus ini dilakukan terapi bekam api untuk mengusir angin dingin dan mendinginkan dalam dengan minum sari kacang hijau dan jahe untuk mengusir dingin  luarnya.
    Atau bisa juga pada kasus luar panas dan dalam dingin. Ini terjadi pada kondisi seseorang yang lemah tubuhnya Yang Qi-nya lemah kemudian terserang panas dari luar. Maka pengobatannya bisa dengan menggunakan bekam kering untuk membuang panas luarnya dan minum kayu manis, jahe dan habbatussauda untuk menghangati dalamnya.
  7. Panas kering
    Panas dan kering bisa berupa sebab akibat. Panas akan mengeringkan cairan sehingga membuat kering. Atau suasana kering memunculkan panas. Didalam TCM sering dikenal dengan sitilah sindrom panas defisiensi (Yin Xu). Formulanya tergantung dari organ apa yang terkena. Misalnya organ Paru maka bisa menggunakan formula Baihe Gu Jin Wan, jika pada Jantung maka bisa menggunakan formula Tian Wang Bu Xi Tan, jika terjadi pada Ginjal bisa menggunakan formula Liu Wei Di Huang wan dan lain lain.
    Karena kondisinya kering maka jika disertai dengan keluhan nyeri nyeri bisa dilakukan dengan bekam kering untuk mengambil unsur panas dan melancarkan peredaran darahnya.
    Herbal yang secara umum akan mengisi cairan misalnya: minyak zaitun, spirulina, madu, kurma dan sari buah buahan.
  8. Panas lembab
    Panas akan membawa hawa lembab masuk ke dalam tubuh. Ketika panas masuk dalam tubuh maka ia bisa membawa lembab atau mengeringkan cairan/membawa kering. Panas lembab bisa dijumpai di negara kita ini. Karena berada di daerah khatulistiwa yang merupakan daerah tropis dengan banyak panas dan banyak hujan. Lembab dan panas bisa masuk ke Lambung, Hati dan Kandung Empedu, Usus Besar, Paru-paru, Kandung Kemih serta Ginjal. Kasus ini sangat bagus dengan bekam basah dengan mengambil titik belakang organ.Herbal yang digunakan adalah kebanyakan herbal yang tumbuh di Indonesia yang mempunyai aksi kerja membuang panas dan lembab dengan jalan diuretik. Herbal tersebut diantaranya sbb:

    • Akar alang-alang
    • Sambung nyawa
    • Pule pandak
    • Kumis kucing
    • Daun sendok
    • Tapak liman
    • Tempuyung
    • Bidara upas
    • CeplukanMeniran
    • Sambiloto
    • Pegagan
    • Daun dewa
    • Biji jali
    • Rumput mutiara
    • Buah makasar
    • Jombang
    • Benalu teh
    • Daun sirsak
    • Patikan kebo, dll.
  9. Panas api
    Unsur panas akan menyebabkan unsur api masuk kedalam tubuh. Panas lembab akan membuat pembusukan pada jaringan tubuh. Contoh yang sering muncul adalah fenomena furunkel atau karbunkel adalah 2 unsur yang tampak di dalam tubuh manusia. Panas dan api juga bisa ditemukan pada perdarahan karena ekses panas dan gangguan kesadaran  misalnya koma dan  kejang. Untuk kasus perdarahan dengan ekses panas maka herbal yang dianjurkan adalah yang mendinginkan darah dan menghentikan darah misalnya Akar alang-alang (Baimogen), atau dikombinasikan dengan Baru China (Aiye/Artemisia vulgaris). Jika menyebabkan kejang maka bisa ditambahkan pereda Yang Hati dan penghenti kejang misalnya: Tribulus terestris dan  cacing (Dilong).
  10. Dingin lembab
    Dingin dan lembab dialam alam bisa masuk dalam tubuh kita ketika kondisi tubuh lemah. Dingin dan lembab banyak terdapat pada musim penghujan. Gejala yang muncul bisa seperti perut penuh, kembung, diare, batuk dengan dahak yang encer bening banyak, nyeri pada persendian dan lain lain. Terapinya dengan menggunakan moksibusi pada titik Ren 8, 6 dan 4 atau bekam api jika kondisi fisiknya kuat.
    Herbal yang digunakan adas, kapulaga, cabe jawa, cengkeh, merica, jahe kering dan kayumanis.
  11. Dingin kering
    Fenomena orang yang lemah Yang Qi-nya dan lemah Yin tubuhnya maka akan menampakkan 2 unsur yang ada yaitu: dingin kering. Atau bisa juga terdapat pada kasus musim kemarau panjang yang sangat kering kemudian muncul dingin pada pagi hari. Hal ini sering terjadi di Indonesia saat kemarau panjang yang sudah mengeringkan sumber air. Biasanya akan muncul fenomena kulit kering, bibir pecah pecah dan merasakan kedinginan.
    Terapinya dengan moksa tidak diperbolehkan, karena kulitnya sudah kering. Bekam api juga kurang tepat karena kulit yang kering memunculkan kelemahan, ketika dilakuakn bekam api bisa mengelupas. Maka terapi yang dianjurkan dengan minum buah-buahan yang dibuat masakan yang dicampur dengan kayu manis dan jahe untuk menghangati dalam. Atau kombinasi madu yang menghangati dan mengisi cairan dan darah.
  12. Dingin api
    Bisa kita jumpai pada orang yang sedang depresi maka akan memunculkan stagnasi Qi Hati yang akhirnya berubah jadi api. Sindrom Qi Hati yang macet memunculkan fenomena dingin pada ke empat anggota gerak. Fenomena inilah yang memunculkan diagnosa dingin api terjadi bersama-sama. Jika kita kasih ramuan yang panas akan tambah panas hatinya dan memunculkan pusing. Maka formulanya adalah yang melancarkan Qi Hati  misalnya Si Ni San atau Xiao Yao San. Herbal Indonesia yang bisa dipakai adalah umbi rumput teki dan  temulawak.
  13. Lembab kering
    Seolah olah berlawanan, tetapi hal ini juga bisa muncul di pasien. Seorang dengan kondisi dalam lembab luar kering. Seorang dengan Limpa yang lemah maka hawa lembab cenderung terkumpul di dalam Limpa. Lembab inilah yang mengganggu pencernaan sehingga nutrisi tidak diserap dengan baik. Maka memunculkan defisiensi pada Paru-paru sehingga membuat kulit menjadi kering. Formula yang tepat adalah dengan minum habbatussauda dan minyak zaitun. Serta minyak zaitun dioleskan pada kulit untuk melembabkan kulit.
  14. Lembab api
    Hal ini dapat ditemukan pada seorang dengan kondisi tubuh yang lembab dan panas maka akan memunculkan api. Lembab identik dengan lendir. Lendir dalam medis bisa berwujud kolesterol beserta fraksi-fraksinya yaitu: trigliserida, LDL dan HDL. Kasus ini sangat baik sekali dilakukan bekam basah pada titik-titik sunnah misalnya: ummu mughit, kaahil, akhdain, katifain, ala warik dan ‘ala dhohril qodami. Herbal yang dianjurkan adalah yang meredakan panas dan membuang racun api misalnya: sambiloto, jombang dan rumput lidah ular.
  15. Kering api
    Kering dan api mempunyai hubungan yang dekat. Sebagaimana panas dan kering. Sebenarnya ini hampir sama dengan panas kering. Tetapi yang membedakan adalah bahwa fenomena api akan memunculkan gejala diantaranya sbb:

    • Perdarahan
    • Gangguan jiwa: misalnya histeria, depresi
    • Gangguan kesadaran misalnya koma
    • Gangguan otot misalnya kejang

Kombinasi 3 unsur

BERSAMBUNG…..Insya Allah…

BekSin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *