KENAPA harus memilih konsep BEKAM SINERGI?

Bekam adalah sebuah metode terapi dengan cara mengekop dan mengeluarkan darah. Prinsip kop bekam menurut traditional chinnese medicine (TCM) adalah mengeluarkan angin, panas, dan darah.

Sebagai seorang dokter tentunya tidak paham dengan istilah panas, angin, dan darah yang mengalami statis.

Maka jawabannya ada di TCM. Jawaban tersebut juga terdapt dibanyak buku ulama-ulama muslim. Bahwa Bekam hanya untuk penyakit tipe panas, Bekam tidak untuk penyakit yang tipikal dingin.

Kedua istilah itu dinamakan Sindrom Han dan Sindrom Re (dalam TCM).

Secara medis bekam sudah banyak dilakukan penelitian. Di antara kemanfaatan bekam atau hijamah adalah efek vasodilatasi, meningkatkan kekebalan tubuh, dan membuang kadar Fe yang terlalu banyak.

Karena bekam itu adalah sunnah, maka dalam penggunaanya harus tepat sasaran penyakit yang memang butuh dibekam. Sehingga untuk mendapatkan hasil yang maksimal harus DISINERGIKAN antara:
1. Medis modern
2. Ilmu Pengobatan Nabi (Ath Thibbun An Nabawi)
3. TCM (Traditional Chinnese Medicine)

Kalau orang menggunakan ilmu medis saja, maka akan kurang tepat dalam membekam, karena di ilmu kedokteran tidak dikenal Sindrom Han dan Re.

Jika menggunakan ilmu tradisional saja juga kurang tepat karena dalam membekam diperlukan aspek sterilitas yang benar. Perlu diketahui bahwa bekam dalam dunia medis termasuk tindakan bedah minor (dengan penyayatan).

Jika menggunakan ilmu para ulama saja, tidak melibatan TCM dan Medis juga kurang tepat, sebab dalam karya-karyanya ulama yang ada belum dijelaskan gejala-gejala penyakit yang masuk dalam Sindrom Panas (Re) dan Dingin (Han).

So, Perlu SINERGI.

ditulis oleh dr Achmad Ali Ridho (Penggagas Konsep Bekam Sinergi)

BekSin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *