Kurma, si mungil kaya manfaat

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Kurma, si mungil kaya manfaat

Kurma, si mungil kaya manfaatKurma, si mungil kaya manfaat, Kurma (Phoenix dactylifera) adalah sejenis tanaman palma yang banyak ditanam di Timur Tengah dan Afrika Utara karena buahnya dapat dimakan. Sejarah pembudidayaan kurma sudah lama sekali, sehingga asal-usulnya yang pasti tidak lagi diketahui, namun kemungkinan besar pohon ini berasal di oasis padang pasir di Afrika utara, dan barangkali juga di Asia barat daya. Pohonnya berukuran sedang, tingginya sekitar 15-25 meter, seringkali tumbuh bergerombol dengan beberapa batang pohon yang muncul dari satu akar yang sama, namun bisa juga tumbuh sendiri-sendiri. Kurma, selain dimakan langsung, maupun dikeringkan, ia juga dapat digunakan sebagai bahan tambahan pada roti, coklat, sereal, penganan ringan, bahkan sabun, kosmetik dan obat-obatan.
Kurma, si mungil kaya manfaat, Alloh ‘Azza wa jalla telah memberi karunia-Nya melalui buah kurma. Alloh telah memuliakan buah kurma dengan menyebutkannya di dalam Al Qur’anul Karim dalam banyak ayat, seperti dalam Asy Syu’aro’ (26):147-148, Qof (50):10, dan An Nahl(16):67, silakan dibuka. Rosululloh SAW juga banyak menyebut kurma. Salah satunya, diriwayatkan “Aisyah r.a. bahwa ia menuturkan, Nabi SAW bersabda : “Rumah yang ada kurmanya, niscaya penghuninya tidak akan kelaparan.” Subhanalloh, pernyataan ini juga menggambarkan betapa besar manfaat kurma.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Kandungan Kurma
Kandungan nutrisi kurma tergantung dari varietas kurma dan kandungan airnya. Umumnya mengandung zat-zat berikut gula (campuran glukosa, sukrosa, dan fruktosa), protein, lemak, serat, vitamin A, B1, B2, B3, C, D, asam folat, potasium, kalsium, besi, klorin, tembaga, magnesium, sulfur, fosfor, dan beberapa enzim.
Kurma segar  (kurma basah=ruthob)  mengandung kadar air dan vitamin yang lebih banyak tetapi lebih rendah kandungan energi siap pakainya. Sementara kurma  kering (=tamr), tinggi akan kandungan energi siap pakai namun kandungan air dan beberapa vitamin lebih rendah.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Kurma dan Persalinan
Allah Subhaanahu wa Ta’aala telah memerintahkan Maryam untuk memakan kurma masak yang masih basah/segar, saat hendak melahirkan ‘Isa ‘alaihissalam.
”Maka rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia (Maryam) berkata, ‘Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi sesuatu yang tidak berarti lagi dilupakan.’ Maka Jibril menyerunya dari tempat yang rendah, ‘ Janganlah kamu bersedih hati, sesungguhnya Robbmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Dan goyangkanlah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu.’” (Maryam [19]: 23-25)
Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahulloh membawakan perkataan ‘Amr bin Maimun di dalam tafsirnya : “Tidak ada sesuatu yang lebih baik bagi perempuan nifas kecuali kurma kering dan kurma basah”.
Kurma, si mungil kaya manfaat, Dokter Muhammad An-Nasimi dalam kitabnya, Ath-Thibb An-Nabawy wal Ilmil Hadits (II/293-294) mengatakan, “Hikmah dari ayat yang mulia ini secara kedokteran adalah, perempuan hamil yang akan melahirkan itu sangat membutuhkan minuman dan makanan yang kaya akan unsur gula, hal ini karena banyaknya kontraksi otot-otot rahim ketika akan mengeluarkan bayi, terlebih lagi apabila hal itu membutuhkan waktu yang lama. Kandungan gula dan vitamin B1 sangat membantu untuk mengontrol laju gerak rahim dan menambah masa sistolenya (kontraksi jantung ketika darah dipompa ke pembuluh nadi). Dan kedua unsur itu banyak terkandung dalam ruthob. Kandungan gula dalam ruthob sangat mudah untuk dicerna dengan cepat oleh tubuh”.
Buah kurma kaya akan besi dan kalsium. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi perempuan yang sedang hamil sampai nifasnya. Besi dan kalsium penting dalam proses pembentukan air susu ibu. Mereka juga berperan dalam menggantikan tenaga ibu yang terkuras saat melahirkan atau menyusui. Zat besi dan Kalsium merpuakan dua unsur efektif dan penting bagi pertumbuhan bayi. Dua unsur ini merupakan unsur yang paling berpengaruh dalam pembentukan darah dan tulang.
Ruthob mempunyai pengaruh mengontrol laju gerak rahim. Ia mengenyangkan juga membuat gerakan kontraksi rahim bertambah teratur, sehingga seorang ibu dengan mudah melahirkan anaknya. Ia juga mencegah terjadi pendarahan bagi perempuan-perempuan ketika melahirkan dan mempercepat proses pengembalian posisi rahim seperti sedia kala sebelum waktu hamil yang berikutnya. Hal ini karena dalam kurma segar terkandung hormon yang menyerupai hormon oxytocine yang dapat membantu proses kelahiran. Hormon oxytocine adalah hormon yang salah satu fungsinya membantu ketika wanita atau pun hewan betina melahirkan dan menyusui. Sehingga kurma memudahkan persalinan dan membantu keselamatan sang ibu dan bayinya.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Berbuka Puasa dengan Kurma
Kurma, si mungil kaya manfaat, Diriwayatkan dari Anas r.a. bahwa ia menuturkan, “Rosululloh s.a.w. biasa berbuka puasa dengan beberapa butir kurma basah sebelum sholat. Kalau tidak ada kurma basah, beliau berbuka dengan beberapa kurma kering. Kalau kurma kering pun tidak ada, beliau berbuka hanya dengan beberapa teguk air putih.”
Kurma sangat dianjurkan sebagai hidangan untuk berbuka puasa. Ada hal yang sudah ditetapkan dalam bidang kedokteran bahwa zat gula dan air merupakan zat yang pertama kali dibutuhkan orang berpuasa setelah melalui masa menahan makan dan minum. Kurma mengandung 70,6% zat gula (yang sederhana, mudah dicerna, hanya membutuhkan waktu ± 5-10 menit untuk diserap tubuh) dan 33% air.
Hal ini berbeda dengan orang berpuasa yang langsung mengisi perutnya dengan makanan berat ketika berbuka. Padahal ia membutuhkan tiga jam atau lebih agar pencernaannya dapat menyerap zat gula dalam makanan tersebut. Oleh karena itu, orang yang langsung menyantap makanan berat ketika berbuka puasa dapat tetap merasakan fenomena kelemahan dan gangguan-ganguan jasmani akibat kekurang zat gula dan air.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Mentahnik Bayi yang Baru Lahir dengan Kurma
Diriwayatkan dari Abu Musa bahwa ia menuturkan, “Suatu hari anakku lahir, maka aku pun membawanya menemui Rosululloh s.a.w. Lalu beliau memberinya nama Ibrohim, dan mentahniknya dengan sebutir kurma kering.“
Tahnik (suapan pertama) dilakukan dengan mengunyah kurma dan sejenisnya, lalu kurma yang sudah dikunyah digosok-gosokkan ke dalam langit-langit mulut bayi. Tahnik sebaiknya dengan kurma kering, jika tidak ada, bisa dengan kurma basah, jika tidak ada, bisa dengan madu.
Setelah bayi lahir, ia kehilangan pasokan makanan yang biasanya diperolehnya dari ibunya lewat ari-ari (placenta) dan tali pusat. Sekarang ia bergantung pada air susu ibunya. Namun, sering kali ASI tidak bisa langsung keluar, bisa membutuhkan waktu 1-3 hari. Untuk bisa bertahan, ia harus mengandalkan sisa energi yang tersimpan dalam tubuhnya. Melalui tahnik inilah seorang bayi memperoleh energi sampai ia memperolehnya dari air susu ibunya.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Kurma ’Ajwah Madinah
Terdapat banyak jenis kurma, konon mencapai dua ribuan. Di jazirah Arab sendiri sekarang ini ada kira-kira empat ratus jenis kurma. Berbagai jenis kurma dapat berdasarkan daerah asal,ciri khas maupun nama penemunya. Beberapa wilayah penghasil kurma di Saudi Arabia adalah Madinah An Nabawiyah, Ihsa’ dan Qoshim. Jenis utama kurma-kurma Madinah adalah Al Anbaroh (kurma termahal), Asy Syibli, Al Hulwah, Al ’Ajwah, Ash Shoihaini dan Al Barni.
Diriwayatkan dari ’Amir bin Sa’ad bin Abi Waqqosh, dari ayahnya, bahwa ia menuturkan: Aku pernah mendengar Rosululloh s.a.w. bersabda,“Barang siapa yang menyantap setiap paginya tujuh butir kurma ’Ajwah, tidak akan terkena bahaya racun dan sihir pada hari tersebut.“
Buah kurma ’Ajwah dapat digunakan sebagai alat ruqyah dan mencegah dari gangguan jin juga racun. Penyebab kurma ‘Ajwah menjadi istimewa, bisa jadi karena ditanam sendiri oleh Nabi s.a.w. Bisa juga karena tercakup dalam doa beliau s.a.w. agar kota Madinah dan kurmanya diberkahi. Kemungkinan lain karena dalam kurma tersebut terdapat ciri-ciri kurma ‘Ajwah surga. Ibnu Qoyyim rahimahulloh menjelaskan,”Kurma ’Ajwah adalah salah satu jenis kurma Madinah, dan termasuk kurma Hijaz paling berkhasiat, secara umum. Kurma ’Ajwah termasuk jenis kurma terbaik yang lezat, bisa mengokohkan dan memperkuat tubuh, termasuk kurma paling lembut, paling berkualitas dan paling enak.” jenis kurma yang satu ini masih ada hingga sekarang, bisa didapatkan di pasar-pasar kota Madinah, dengan ciri yang sama, namun dengan harga yang tinggi. Kurma ’Ajwah, sama seperti kurma-kurma yang lain, memiliki ukuran yang  berbeda-beda. Namun kebanyakan berukuran sedang.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Si Kaya Manfaat
Buah kurma, baik tamr maupun ruthab dapat menenangkan saraf, mengusir kegelisahann psikologis. Oleh karena itu, para dokter menganjurkan untuk memberikan beberapa buah kurma di pagi hari kepada anak-anak dan orang yang lanjut usia, agar kondisi kejiwaannya lebih baik.

  • Buah kurma dapat memperlancar buang air kecil, membantu buang air besar dengan seratnya, kurma juga membersihkan liver (hati)
  • Berbagai mineral yang diperoleh dari kurma bermanfaat untuk mengoptimalkan kandungan elektrolit dalam cairan tubuh. Potasium, meningkatkan sistem ketahanan tubuh, merangsang daya ingat, menurunkan darah tinggi dan kemungkinan terserang stroke. Buah kurma adalah makanan terbaik untuk menetralisasi zat asam yang ada pada perut karena meninggalkan sisa yang mampu menetralisasi asam setelah dikunyah dan dicerna yang timbul akibat mengkonsumsi protein seperti ikan dan telur.
  • Buah kurma mengandung vitamin A yang baik dimana ia dapat memelihara kelembaban dan kejelian mata, menguatkan penglihatan, pertumbuhan tulang, metabolisme lemak, kekebalan terhadap infeksi, kesehatan kulit serta menenangkan sel-sel saraf. Buah kurma jugamemperkuat saraf pendengaran.
  • Mengandung zat tannin yang tinggi. Dapat digunakan untuk anti-diare, dan anti-hemoroid (wasir).
  • Cairan kurma berkhasiat sebagai obat flu, mencairkan dahak, mengobati batuk, radang tenggorokan, dan rasa sakit di persendian.
  • Meningkatkan thrombosit pada penderita demam berdarah
  • Mengandung glukosa yang mudah diserap tubuh dan memberikan tenaga, mengembalikan vitalitas setelah berbuka puasa; juga zat besi untuk membantu mengatasai masalah anemia atau kekurangan sel darah merah.
  • Kurma memiliki khasiat aktif untuk kekuatan seks. Masyarakat barat mengakui keunggulan gairah seks bangsa Arab dan ketangguhan mereka. Dipercaya bahwa kurmalah penyebabnya.

Maha Suci Alloh Yang telah mengenalkan buah itu kepada para hamba-Nya, sebelum kalangan kesehatan mengetahui berbagai khasiatnya dan menyingkap rahasia buah tersebut. Di samping semua khasiatnya, masih ada pula pahala dan ganjaran di sisi Alloh. Bagi siapa saja yang menyantapnya demi mengikuti sunnah Nabi Al Musthofa s.a.w., niscaya ia akan memperoleh ganjarannya. Karena sesuatu yang mubah bisa berubah menjadi sunnah. Sebagaimana sabda beliau s.a.w.: “Sesungguhnya amalan itu dinilai bila disertai dengan niat. Dan sesungguhnya masing-masing orang hanya mendapatkan apa yang ia niatkan.” (HR. Muttafaqun ‘alaih)

Kurma, si mungil kaya manfaat

Pembuatan Jus Kurma untuk Penderita Demam Berdarah
Untuk yang telah positif DBD, ambil 500 gram kurma, buang bijinya lalu diblender dicampur dengan 5 gelas air sampai lembut.
Kurma, si mungil kaya manfaatMinumkan pada penderita setiap jam, satu gelas sampai habis.

Kurma, si mungil kaya manfaat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *