MENGENAL TERAPI UNTUK PENYAKIT PARU-PARU

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Paru-paru merupakan organ yang utama dalam hubungannya dengan penyediaan energi untuk tubuh. Ia mengambil energi yang ada di alam dalam wujud udara yang akan dimasukkan ke paru-paru kemudian akan digabungkan dengan energi yang didapatkan dari makanan dalam wujud sari makanan. Keduanya ini bergabung di paru setelah sari makanan dinaikkan oleh limpa ke paru-paru. Dengan adanya fungsi ini maka paru-paru akan membentuk sebuah energi gabungan yang akan disebarkan ke seluruh tubuh dan diturunkan ke ginjal. Beserta energi yang menyebar inilah maka cairan dan darah juga ikut mengalir bersama energi tersebut. Atas bantuan organ ginjal, maka paru-paru akan dibantu dalam menurunkan energinya ke ginjal. Ketika terjadi kelemahan pada organ ginjal maka kemungkinan akan menyebabkan fungsi penurunan energi akan terhambat maka muncullah batuk.

Batuk merupakan gejala khas dari penyakit paru-paru. Ada beberapa mekanisme yang membuat orang batuk. Diantaranya adalah sbb:

  1. Energi paru yang lemah (yang ditandai dengan gejala batuk lemah, letih lesu, ngos-ngosan jika berjalan, pucat) sehingga paru-paru tidak mampu menyebarkan dan menurunkan energinya, akhirnya ia cenderung untuk berbalik arah keluar sehingga jadilah batuk.
    Bagaimana mengatasi energi paru yang lemah?
    Dengan menguatkan energi paru maka batuk akan hilang. Metode yang dipakai adalah dengan melakukan akupuntur pada: LU 9, LU 1, BL 13 dan ST 36.
    Pemberian herbal yang berguna meningkatkan energi paru-paru dapat digunakan herbal tonik Qi misalnya: Ginseng, dang shen dan huang qi.
    Herbal Thibbun Nabawi yang bisa digunakan adalah dengan memberikan ramuan 3 dimensi: madu, minyak zaitun dan habbatussauda.
  2. Yang kedua ketika orang terserang pathogen, baik pathogen panas, kering, angin, dingin dan lembab maka membuat adanya hambatan paru dalam menjalankan fungsinya, ketidaklancaran inilah akhirnya membuat orang jadi batuk.
    Bagaimana cara mengusir pathogen yang masuk ke dalam tubuh ini?
    Jika pathogen itu adalah angin (lihat gejala-gejala khas angin) maka terapi yang utama adalah dengan melakukan pembekaman/cupping. Metode bekam pun harus disesuaikan dengan gejala angin yang ada. Jika angin panas maka dilakukan bekam basah, angin dingin dengan bekam api, angin kering dengan bekam kering. Titik yang diambil adalah DU 14, BL 12, BL 13 dan GB 21.
    Jika pathogen itu adalah kering maka bisa diberikan dengan menggunakan herbal yang memberikan efek mendinginkan paru paru misalnya: daun saga, ceplukan, senggugu, patikan kebo dan pegagan.
    Jika pathogen itu berupa lembab maka terapinya dengan melakukan moksibusi pada : BL 13, DU 14, REN 17 dan SP 6.
  3. Yang ketiga adalah ketika orang dalam kondisi energi ginjal yang lemah maka membuat daya tangkap energi nya jadi lemah akhirnya akan mempengaruhi fungsi penurunan energi paru ke ginjal, maka muncullah batuk.
    Bagaimana cara menambah energi ginjal?
    Yaitu dengan memberikan herbal yang memberikan energi ke ginjal misalnya: habbatussauda, kapulaga, Ginseng dan shanyao.
    Atau dengan melakukan akupuntur atau acupressure pada: BL 23, SP 6, KI 3 dan REN 4.
  4. Paru-paru kekurangan Yin. Kondisi ini membuat paru-paru jadi kering. Kekeringan inilah yang mempengaruhi organ paru dalam melakukan gerakan kembang kempisnya. Mekanisme penghisapan energi yang dari alampun jadi terganggu akhirnya muncullah batuk
    Cara mengatasinya dengan memberikan tonik yin seperti ophiopogon, gamat dan spirulina.
  5. Adanya kelemahan limpa sehingga membuat paru-paru menanggung akibatnya. Paru adalah anak dari limpa. Maka ketika limpa energinya lemah membuat akumulasi lender atau dahak nya tersimpan di paru-paru. Limpa adalah organ yang beenci lembab dan menyukai hangat. Akumulasi lender inilaah yang akan membuat reflek batuk untuk mengeluarkan lendir itu.
    Cara mengatasinya adalah dengan memberikan Tonik Qi limpa dan pembuang lembab seperti: habbatussauda, kapulaha, adas, biji pala, lengkuas merah, kunyit, madu, bai zhu dan fu ling.

Demikian juga dengan sesak nafas merupakan tanda khas dari orang bergejala paru-paru. Mekanisme sesak napaspun hampir sama dengan mekanisme batuk.

Gejala paru-paru dapat berkombinasi dengan gejala organ lain. Terkadang orang tidak hanya mempunyai gejala batuk saja, tetapi diikuti dengan gejala yang lain misalnya: susah tidur, kesemutan, sering mimpi buruk, pinggang terasa pegel dan nyeri atau yang lain. Kalau ditemukan sindrom seperti ini maka terapinya juga ada penambahan serta kombinasi dengan berbagai teknik yang lainnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *