Perawat Visioner dan peluang kerjanya

Setiap hari, semakin banyak mahasiswa keperawatan yang selesai menempuh studinya di berbagai perguruan tinggi. Ada yang berasal dari jenjang pendidikan profesi Ners, sarjana (S1), Diploma (DIII), atau yang berdasarkan dari sekolah perawatan setingkat SMA. Pertanyaannya, apakah kebutuhan lulusan perawat di negara indonesia sebanding dengan jumlah lulusan yang ada?

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Departemen Kesehatan RI lulusan perawat di Indonesia berjumlah lebih dari tiga puluh ribu orang. Padahal daya serap profesi perawat di Indonesia kurang dari 50 persen. Uraian lain mengenai gambaran daya serap perawat dijelaskan oleh Kepala Bidang Keperawatan Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Ati Mediati, S.Kp., M.Kep menjelaskan tren dan pola yang terjadi dalam profesi keperawatan di Indonesia. Menurutnya, 80 persen populasi perawat yang ada di Indonesia berada dalam kegiatan keperawatan klasik, 10 persen lainnya menjadi pengembang keilmuan perawat, 10 persen sisanya menganggur.

Pertanyaannya, mengapa tidak mencoba mengambil jalur entrepreneurship?

Katakanlah dari jumlah lulusan perawat yang mencapai 30.000 orang, 2 % lulusan perawat saja mau menempuh jalur entrepreneurship misal dengan mendirikan pusat layanan kesehatan berupa klinik bekam, home care, dan guest house sudah berapa banyak tenaga perawat yang terserap kerja. Bahkan ketika mau kreatif seorang perawat bisa juga berbisinis dalam bidang catering, misalnya catering yang menyediakan makanan bagi pasien penderita hipertensi atau aneka pengaturan menu diet bagi pasien-pasien tertentu.

Di sini, yarobbi.com memfasilitasi Anda, para lulusan perawat yang memang Visioner dan punya peminatan untuk mengembangkan keahlian di bidang pengobatan natural seperti cupping therapy/bekam/hijamah, akupuntur,Yumeiho Therapy, sampai pijat bayi. Kami buka banyak pelatihan-pelatihan yang memungkinkan Anda menjadi professional therapist sebagaimana yang dimaksudkan oleh Permenkes RI No. 1109/Menkes/PER/IX/2007 TENTANG PENYELENGGARAAN PENGOBATAN KOMPLEMENTER dan ALTERNATIF.

Saya pikir, Langkah perawat membekali diri dengan aneka ketrampilan seni pengobatan ini juga menjadi solusi kreatif ‘konflik’ berkepanjangan antara perawat dengan dokter terkait berbagai undang-undang yang ada. Sebab, perawat yang mempelajari bidang pengobatan alternatif bisa menempuh ijin legal dari dinkes setempat yakni STPT (Surat Terdaftar Pengobat Tradisional). Alhamdulillah alumni pelatihan Yarobbi.com beberapa yang mau mengurus langkah-langkah di dinas perijinan setempat telah dapat praktek secara legal di masyarakat. Hayoo, siapa yang mau menyusul sebagai perawat visioner yang menjadi solusi bagi para perawat lain di indonesia?

Sumber inspirasi: unpad.ac.id dan Permenkes No.1109/MENKES/PER/IX/2007

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *