PUASA SEHAT ALA ROSULULLAH SAW; Mensinergikan Thibbun Nabawi, TCM dan Modern Medicine

Puasa itu menyehatkan

Menurut kedokteran tradisional, orang yang sehat adalah yang seimbang seluruh fungsi ke lima organ tubuhnya. Ke lima organ itu adalah : hati, jantung, limpa, paru-paru dan ginjal. Jika ke lima organ ini tidak seimbang energinya maka orang tersebut akan sakit. Penyebab penyakit membuat ke lima organ tersebut tidak seimbang. Penyebab penyakit ada berbagai macam diantaranya kebiasaan hidup ( terutama makan ) tidak baik dan emosi yang tidak terkontrol dengan baik.

A. Perilaku makan manusia yang tidak sehat, yaitu:
1. Makan berlebihan dan malnutrisi
Jumlah makanan yang dimakan seharusnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Makan berlebihan atau kekurangan makan dapat menimbulkan penyakit. Apabila makanan yang dimakan melebihi kemampuan pencernaan fungsi limpa dan lambung ( pencernaan ) akan terganggu. Manifestasi klinis meliputi sendawa berbau, regurgitasi asam, distensi dan nyeri epigastrium serta perut, tidak nafsu makan, muntah dan diare. Kekurangan makan akan menyebabkan kegagalan penyediaan bahan untuk pembentukan Qi (energi ) dan darah. Dalam jangka panjang, akan terjadi penurunan berat badan dan kelemahan Qi antipatogen ( energi kekebalan tubuh ).

2. Berlebihan dalam jenis makanan tertentu
Tubuh manusia hanya akan memperoleh kebutuhan nutrisi apabila makanan yang dimakan seimbang. Berlebihan atau kekurangan dalam suatu jenis makanan tertentu akan mengakibatkan berbagai bentuk malnutrisi dan penyakit lain. Sebagai contoh, makan nasi yang berasal dari beras giling secara terus-menerus akan mengakibatkan beri-beri. Mereka yang meminum air yang kekurangan yodium akan dapat menderita penyakit gondok. Berlebihan dalam makanan dingin atau mentah dapat melukai limpa ( pencernaan) yang berlanjut pada terbentuknya dingin dan lembab dalam, dengan gejala nyeri perut dan diare. Berlebihan minum alcohol atau makanan berlemak, makanan manis dan lezat dapat menimbulkan panas lembab riak dan stagnasi Qi ( energi yang mandek )serta darah stasis. Apabila fungsi limpa dan lambung terganggu dapat timbul perubahan patologis seperti rasa penuh di dada dengan riak banyak, pusing, vertigo, perdarahan hemoroid (wasir) dan karbunkel (bisul).

3. Makan makanan kotor
Apabila memakan makanan kotor, busuk atau beracun, fungsi limpa dan lambung akan terganggu, sehingga mengakibatkan nyeri dan disentri epigastrium serta perut, mual muntah, borborigmi dan diare. Makanan kotor dapat pula menyebabkan penyakit parasit atau keracunan makanan.

B. Emosi yang tidak terkontrol dengan baik, yaitu
Dikatakan di dalam kedokteran tradisional bahwa faktor emosi yang berbeda cenderung untuk mempengaruhi sirkulasi Qi ( energi ) dan darah dari organ dalam. Penjelasannya sebagai berikut:
a Marah melukai ( mengganggu energi atau fungsi ) hati,

b gembira melukai jantung,

c sedih dan murung melukai paru-paru,

d cemas melukai limpa

e takut dan terkejut melukai ginjal.

Puasa membuat orang akan mengatur makan dan emosi. Dengan puasa, makan seseorang akan terkontrol dengan baik, ke lima emosi terjaga dengan baik karena kedekatan dia dengan Robbnya. Sehingga puasa itu akan membuat sehat seseorang, karena seluruh organ menjadi selaras energinya, darah dapat berjalan dengan lancar karena keselarasan energi tersebut.

Untuk lebih jelasnya dapat kita lihat dalam skema gambar berikut:

Dari skema diatas dapat kita lihat bahwa puasa yang benar akan menyehatkan. Puasa yang benar jika :
A Orang yang berpuasa dapat menahan segala macam emosinya dengan baik. Dia selalu mengisi hari-harinya dengan beribadah kepada Alloh dan menyerahkan semua urusan pada Alloh SWT. Sehingga dalam dirinya tidak ada rasa takut, cemas dan sedih yang akan mempengaruhi kesehatan tubuhnya. Dengan puasa maka akan membuat orang tidak mudah marah, karena asupan energi yang membuat dia jadi marah sangat terkurangi. Apalagi orang yang mempunyai karakter marah saat puasa dia selalu menjaga dari makan makanan yang sifatnya panas sehingga memicu orang mudah marah. Diantaranya adalah sebagai berikut: makanan berlemak, goreng-gorengan, makanan yang bersantan, buah yang tipe panas ( durian, nangka dan kelengkeng ), daging hewan kaki empat dan lain-lain

Makan dengan cara yang benar:
a. Dahului dengan doa
b. Minum sebelum makan ( bisa sampai setengah liter )
c. Mengunyah yang lama ( bisa sampai 70 kali )
d. Saat makan jangan minum
e. Habis makan jangan minum kecuali seperempat gelas saja
f. Boleh minum setelah satu jam
g. Akhiri dengan do’a

B Yang dimakan benar :
Permasalahan makanan ini tergantung dari karakter masing-masing individu. Sehingga untuk mencukupi kebutuhan seseorang selain di lihat unsure gizinya ( menurut kedokteran modern ) juga harus dilihat karakter dan sifat masing-masing bahan makannya.

C Orang yang mempunyai karakter energi yang lemah dan dingin maka sangat dianjurkan untuk memilih bahan makanan yang mempunyai sifat hangat dan manis sehingga akan menambah energinya.

Tanda dari Orang yang mempunyai karakter energi yang lemah dan dingin adalah takut dingin, suka hangat, nafsu makan berkurang, tidak haus, wajah pucat, ekstremitas dingin, urine banyak dan jernih, feses lembek, diare, dahak encer, lidah pucat dengan lapisan putih serta nadi lamban dan tegang.

Untuk karakter seperti ini kurangilah: buah-buahan segar yang berair dan asam ( semangka, blewah, melon, peer, strowbery, jeruk dll ) dan jangan minum es atau air dingin.

1 Orang yang mempunyai karakter panas, maka sangat dianjurkan untuk memilih makanan yang sifatnya dingin atau sejuk seperti banyak makan buah-buahan segar yang berair dan sayuran segar.
Tandanya adalah: demam, takut panas, suka dingin,berkeringat, rasa haus, wajah dan pipi memerah, mata merah, gelisah, sputum berwarna kuning lidah berwarna merah dengan lapisan kuning dan kering serta nadi cepat.

Meskipun berkarakter panas maka tetap tidak diperbolehkan minum es atau air dingin.

2 Orang yang mempunyai karakter yang normal maka kombinasikan makanan yang sifatnya panas dan dingin. Sebagaimana Rosulullah makan kurma dibarengi dengan makan mentimun.

3 Jangan lupakan olahraga saat puasa :
Saat puasa sangat dianjurkan untuk tetap melakukan olahraga ringan untuk menjaga kesehatan kita. Bagaimanapun juga olah raga mempunyai peran yang sangat besar untuk menjaga kesehtan. Untuk lebih jelasnya lihat skema berikut mengenai mekanisme olah raga dari segi kedokteran tradisional.

Tips Sahur dan Berbuka

Saat Sahur sangat dianjurkan untuk :
a. Makan makanan yang kaya akan serat sehingga akan lebih lama berada dilambung. Tetapi semua ini harus disesuaikan dengan karakter masing –masing individu, karena sayur segar/ lalapan sifatnya dingin. Untuk orang yang berkarakter lemah makanlah sayuran yang sudah dimasak.

b. Mengakhirkan waktu sahur

c. Kombinasikan makanan yang seimbang sifatnya ( panas dingin ), rasanya ( manis, asin, asam, pahit dan pedas ) dan warnanya

Saat berbuka sangat dianjurkan untuk :
a. Meminum dengan sesuatu yang memberikan energi
Contohnya : minum madu hangat, sari kurma hangat, teh hangat, dan yang lain yang rasanya manis dan disajikan dalam keadaan hangat.

b. Makanlah kurma terlebih dahulu kemudian sholat maghrib
Kurma mempunyai sifat hangat, pencernaan/ limpa suka yang hangat dan membenci yang dingin. Maka janganlah dholimi pencernaan anda dengan meminum es atau buah-buhan yang dari kulkas.

c. Makan makanan yang ringan sehabis sholat maghrib ( Buah-buahan ). Atau makan nasi dengan porsi separuh porsi biasanya, dengan cara makan yang benar.

d. Jangan terlalu banyak makan, karena membuat jadi ngantuk. Karena energi yang ada terkuras untuk mencerna makanan. Sehingga otak kekurangan energi, darah tidak sampe ke otak, akhirnya ngantuk. Ibadahpun kacau. Kalau malam mengantuk karena kebanyakan makan. Kalau siang mengantuk Karena kelaparan. Akhirnya puasapun dilalui dengan penuh kengantukan dan kemalasan. Apa kata Akhirat???


Skema saat sebelum dan setelah berbuka.

Untuk diskusi lebih banyak tentang puasa, kesehatan, konsultasi, ataupun belajar aneka terapi pengobatan yang mensinergikan ilmu pengobatan cina, medis, dan kedokteran nabi bisa melalui:
Email : ridhodr@gmail.com
Facebook : Ali Ridho

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *