Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag.2

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag.2

Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag.2 merupakan kelanjutan dari Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag.1

h.  Apa sih cairan bening yang muncul selepas dilaksanakan proses pembekaman?

Jawab:
Cairan tersebut adalah plasma darah yang warnanya bening. Dengan adanya cairan tersebut maka proses pembekaman harus di sudahi karena menandakan daerah tersebut sudah bersih. Jika dilanjutkan maka akan terbentuk vesikel-vesikel yang berisi cairan bening. Dan itu akan membuat pasien tidak nyaman karena akan terasa perih.

i.  Adakah malpraktek dalam bekam?
Jawab:
Mal praktek terkadang sering dijumpai pada beberapa kasus yang ada. Misalnya adalah sbb:

  • Pembekaman pada orang yang terkena penyakit gagal ginjal
  • Pembekaman pada orang yang anemia
  • Saat di bekam pasien pingsan karena kesalahan diagnosa dengan kondisi pasien yang lemah energinya
  • Atau semua kasus yang tergolong sindrom yang tidak boleh dibekam terkadang masih dilakukan oleh para juru bekam.

j. Apakah harus membekam sesuai titik-titik yang dianjurkan dalam chart bekam?
Jawab:

Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag.2Chart bekam hanya membantu menentukan titik bekam. Keputusan dilakukan terapi bekam berdasarkan diagnosa yang ditegakkan oleh ahli bekam, apakah pasien tersebut layak dilakukan pembekaman atau tidak. Jangan sampai seorang pembekam hanya menghafalkan khasiat titik bekam. Misal titik A berkhasiat untuk pinggang sakit, ejakulasi dini, susah punya keturunan dan lain-lain. Kemudian pembekam tersebut ketemu pasien dengan keluhan pinggang sakit maka di bekamlah titik A. Pembekam seperti ini berarti belum mengetahui mekanisme terjadinya sakit pinggang dan segala kemungkinan penyebab orang bisa terkena sakit pinggang. Boleh jadi pasien tersebut terkena Sindrom kelemahan Yang-ginjal

Etiologi Sindrom ini ditandai oleh kelemahan Yang-ginjal, pada umumnya disebabkan oleh: usia lanjut, penyakit kronis, atau aktivitas seksual yang berlebihan, yang telah melemahkan fungsi ginjal.
Kelemahan Yang-ginjal tidak mampu mengendalikan Yin-ginjal sehingga terjadi kelebihan Yin-ginjal sindrom ini bersifat dingin dan lembab.
Manifestasi klinis Wajah pucat keabu-abuan, lemah dan nyeri pinggang dan lutut, badan dan ekstremitas dingin, takut dingin, menggigil, pening, pusing, lesu, impotensi, infertilitas, diare menjelang pagi hari, edema, urine jernih, napas pendek-pendek, batuk, lidah pucat dengan lapisan putih, serta nadi lemah dan dalam.

Jika ternyata pembekam melakukan pembekaman pada pasien dengan sindrom ini berarti dia telah salah diagnosa dan mal praktek.
Jadi jangan jadikan chart bekam sebagai panduan utama untuk membekam, tapi jadikan diagnosa Anda di dalam mengambil semua keputusan tindakan dalam membekam.
k.  Apakah wanita yang sedang haid boleh di bekam?
Jawab :

Di dalam ilmu terapi cina tidak ada yang mutlak, semuanya relatif. Untuk orang yang sedang haid juga relatif, apakah boleh di bekam atau tidak. Asal dia tidak lemah, darah haid tidak banyak yang akan membuat dirinya lemah maka tidak masalah dilakukan pembekaman padanya. Bahkan bekam ini akan menjadi obat bagi dismenore (nyeri yang sangat saat haid) jika penyebabnya adalah stagnasi darah karena factor panas (ingat stagnasi darah penyebabnya banyak) sehingga darah haid tidak lancar.Untuk mengetahui pasien yang sedang haid lemah atau tidak bisa dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu dengan melihat tekanan darah, pemeriksaan nadi dan lidah
l.  Apakah wanita hamil boleh dibekam?
Jawab:

Boleh dilakukan pembekaman asal memenuhi kriteria sindrom Shi/ekses dan Re/panas. Untuk titik bekam sangat dianjurkan untuk memilih punggung bagian atas saja, jangan melakukan pembekanan pada daerah pinggang, perut  atau kaki yang akan menyebabkan keguguran pada trimester awal. Di dalam ilmu akupuntur, jangan melakukan pemijatan pada titik Sp 6, Li 4 dan ST 36.
m. Apakah bekam boleh menggunakan diagnosa penyakit secara medis?
Jawab:
Menurut konsep bekam sinergi sebenarnya kurang tepat kalau hanya menggunakan ilmu medis saja. Sebab diagnosa medis berbeda dengan diagnosa TCM. Yang paling baik dalah digabungkan. Untuk awalnya boleh menggunakan medis, contoh misalnya ada pasien asma apakah boleh dibekam? Maka harus di telusuri dahulu menurut sindrom di TCM. Jika asmanya masuk dalam kategori sindrom kuat dan panas maka dilakukan pembekaman adalah solusinya. Tetapi jika asmanya menandakan sindrom lemah/Pi Qi Xu (paru-paru kekurangan qi) maka dilakukan pembekaman akan lebih memperburuk asmanya.

n.  Mengapa orang yang habis di bekam tidak dianjurkan malamnya melakukan hubungan suami istri?
Jawab:

Bekam adalah terapi yang sifatnya mengeluarkan energi. Itu ditandai dengan darah dan angin yang keluar lewat proses pembekaman. Maka jika ingin terapi bekam ini berkesan, dianjurkan untuk tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Aktivitas fisik yang berat tersebut diantaranya adalah berhubungan badan.
o. Kenapa habis dibekam ada keluar gelembung berisi cairan bening dan terasa perih?
Jawab:

Hal itu bisa terjadi karena 2 hal:

  • Pemompaan yang terlalu lama akan menyebabkan cairan plasma akan keluar ke permukaan kuli dan akhirnya menggelembung menjadi vesikel-vesikel.atau
  • Pemompaan yang terlalu kuat.

Hal ini sebaiknya jangan samapai terjadi. Karena akan membuat rasa sakit dan rasanya perih pada tubuh pasien. Untuk mengantisipasi hal itu maka para pembekam diharapkan memperhatikan dua hal diatas. Penanganannya jika muncul gelembung adalah dibiarkan saja, sambil di olesi minyak zaitun tiap pagi sore. Atau dipecah dengan menggunakan blood lancet dan diolesi dengan menggunakan zaitun.

Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag.2

Insyaallah bersambung lagi……….