Realitas Malpraktek dalam Bekam

Banyak kasus Malpraktek bekam terjadi di masyarakat sebab kekurangantahuan para pembekam dalam mendiagnosa sebuah penyakit. Banyak dari terapis yang belum memahami tentang konsep dasar pengobatan thibbun nabawi bahwa bekam, madu dan habbatusauda itu hanyalah sebuah terapi/ bentuk penatalaksanaan terhadap suatu penyakit.

Bekam bukan sebuah ilmu pengobatan yang membahas tentang etiologi/ penyebab penyakit, pathogenesis/ perjalanan terbentuknya sebuah penyakit, gejala klinis sebuah penyakit, bagaimana mendiagnosa sebuah penyakit, bagimana memberikan edukasi ke pasien tentang pencegahan terhadap penyakit dan lain-lain. Yang semua itu adalah sebuah rangkaian ilmu yang harus kita ketahui terlebih dahulu untuk melakukan sebuah tatalaksana penyakit terhadap seseorang. Tetapi yang ada di masyarakat adalah kondisi yang berkebalikan. Terapis sudah bisa membekam tetapi tidak tahu tentang penyakit. Continue Reading