Keunikan Organ Hati

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Keunikan Organ Hati

Keunikan Fungsi Hati dan Bisakah Stagnasi Qi Hati Dilakukan Pembekaman

Keunikan Organ Hati, Organ hati secara kedokteran timur mempunyai beberapa fungsi yang berbeda dengan fungsi hati secara medis modern.
Yang masih saya rasakan dan masih saya pikirkan adalah yang unik dibandingkan dengan organ yang lain adalah bahwa hati tidak mempunyai sindrom Qi Xu (sindrom lemahnya energi hati). Meskipun organ yang lain juga mempunyai keunikan yang sama misalnya paru-paru tidak mempunyai sindrom Darah Paru Lemah (Fei Xue Xu). Demikian juga dengan ginjal juga tidak mempunyai Sindrom Darah Ginjal yang Lemah (Shen Xue Xu).
Dalam kesempatan ini akan saya bahas dahulu tentang hati yang tidak mempunyai sindrom Qi lemah.
Keunikan Organ Hati, Di dalam fisiologi Zang Fu dikatakan bahwa jika hati dalam kondisi yang sehat  maka orang tersebut akan mempunyai keinginan, cita-cita, idealisme yang tinggi untuk meraih sebuah impian. Jika hati tidak sehat maka membuat orang tersebut depresi dan tidak punya keinginan dan optimis dalam kehidupan ini.
Depresi yang terjadi  jika hati tertekan oleh sesuatu sehingga membuat Qi hati tidak lancar salur.
Ketika orang itu hatinya kurang darah atau kurang Yin maka akan memunculkan rasa lemah letih dan lesu serta tidak semangat dalam menjalani hidup ini.
Keunikan Organ Hati, Demikian juga sebaliknya ketika orang itu mempunyai keinginan dan semangat yang membara maka membuat Qi hati membara dan bisa menguras Xue dan Yin hati. Ketika orang itu mempunyai semangat dan keinginan maka otomatis hati akan menghidupkan jantung dan jantungpun sebagai pimpinan organ akan mengajak seluruh organ untuk mendukung semangat dan kerja yang ingin dicapainya. Maka dikatakan jantung adalah panglimanya tubuh kita
Kembali ke topik masalah bahwa hati tidak mempunyai sindrom Qi lemah karena memang ia tugasnya menyalurkan saja. Bukan memproduksi energi, maka wajarlah yang ada adalah sindrom Qi hati yang tidak lancar (stagnasi Qi hati).
Fungsi memproduksi sudah ada pada organ yang lain seperti paru-paru yang mengambil energi dari alam, limpa lambung yang mengambil energi dari makanan dan ginjal yang membawa subtansi dasar dari orang tua untuk mendukung berlangsungnya segala macam proses pembentukan energi tubuh. Tetapi meskipun tidak mempunyai fungsi memproduksi fungsi hati sebagai pelancar sangat vital. Karena semua organ  kelancaran energinya tergantung dengan fungsi melancarkan yang dipegang oleh hati.
Yang sering mengganggu fungsi ini adalah masalah emosi yang tidak normal terutama terkait dengan marah dan jengkel. Ia akan sangat mengganggu Qi hati. Marah merupakan luapan emosi tidak menerima sesuatu karena tidak sesuai dengan apa yang di inginkan. Jika orang marah maka Qi hati menjulang ke atas. Ada juga marah yang tidak terluapkan/jengkel yang dipendam di dalam dirinya sendiri yang akan membuat Qi hati tidak lancar salur sehingga mengumpul di daerah ulu hati, maka sering ulu hati sakit, mata menjadi merah, muka memerah dan nadi yang cepat dan tegang saat orang dilanda marah yang berlebihan.

Keunikan Organ Hati

Keunikan Organ Hati, Dari emosi inilah hati terganggu sehingga akan mempengaruhi organ yang lain seperti

  1. Jantung -> jika ada stagnasi Qi hati -> energy terkumpul tidak lancar -> memunculkan ekes Yang Hati -> membuat jantung menjadi panas
  2. Limpa -> ssebagai organ tanah maka ia akan dikekang atau ditindas fungsinya oleh hati sehingga memunculkan gejala limpa yang lemah seperti perut kembung, tidak nafsu makan, BAB encer dan tubuh yang lemah serta berat
  3. Ginjal -> ketika stagnasi Qi hati membuat panas yang terakumulasi maka panas ini akan menghabiskan Yin ginjal sebagai organ ibu dari hati sehingga wajar jika ada orang yang stres kemudian memunculkan gejala pinggang pegal, telinga berdenging dan muncul masalah seksualitas yang kurang prima
  4. Paru -> ketika Qi hati tidak lancar akan mendesak paru-paru sehingga dada terasa penuh, sumpek dan terasa ada mengganjal di dada. Hubungan ini sering dinamakan hati menghina paru-paru. Kondisi yang berat akan muncul sesak nafas dan batuk berdarah
  5. Lambung -> panas hati menjalar ke lambung sehingga bisa memunculkan gejala lambung yang panas dengan rasa perih, panas, kembung bahkan jika sudah parah muncul muntah darah karena mukosa lambung yang terluka.
  6. Namun tidak semua gejala Stagnasi Qi hati akan memunculkan fenomena di atas. Ada orang yang depresi Qi hati membuat orangnya tidak semangat dan tertekan, ia di selimuti rasa takut yang berlebihan, badan menjadi sering kedinginan dan tubuh tidak bertenaga

Keunikan Organ Hati, Solusinya kita ikuti saja apa yang sudah sering kita dengar “Jagalah hati…jangan kau nodai….karena ia lentera hidup ini “
Jengkel dan marah merupakan rasa tidak bisa menerima apa yang sudah ditetapkan olehNya. Maka boleh kita mempunyai cita-cita setinggi langit seakan akan kita akan hidup selamanya tetapi ingatlah bahwa kita juga harus beramal dan beribadah dengan sebaik baiknya seakan akan kita akan mati esok hari.
Keunikan Organ Hati, Terapi bekam adalah sebuah pengobatan yang terbaik untuk kondisi Yang Shi dibarengi dengan  adanya stagnasi Qi Xue. Untuk itu dari berbagai macam gejala stagnasi Qi hati yang ada maka ada beberapa yang dapat dilakukan pembekaman dan ada yang tidak bisa dilakukan pembekaman.

Keunikan Organ Hati

Keunikan Organ Hati, Untuk alogaritmanya silahkan lihat dibawah ini

Keunikan Organ Hati

Sekian semoga bermanfaat tulisan Keunikan Organ Hati ini ….

TERAPI HOLISTIK UNTUK BERBAGAI MACAM KASUS DIARE

SOLUSI BEKAM SINERGI:: Diare adalah suatu gejala yang sering ditemukan dalam klinik, dan pada berbagai musim. Diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan atau keenceran kotoran buang air besar. Kotoran dapat berupa makanan tidak tercerna, tidak berbentuk, bahkan bagai cairan.

Diare akut paling sering ditemukan pada musim pancaroba. Diare bisa disertai gejala lain seperti demam, nyeri perut, tidak ada nafsu makan, lesu, air seni berkurang dan lain-lain.

Keseriusan penyakit ini sangat variatif. Pada penderita ringan kekerapan hanya bertambah sedikit, dengan kotoran lembek, atau tidak berbentuk, sedangkan pada penderita serius, kekerapan dan keencerannya bertambah banyak, bisa mencapai lebih dari sepuluh kali bahkan berpuluh-puluh kali dalam sehari dengan kotoran berupa air. Penderita serius dapat menyebabkan kehilangan Jin Ye/cairan tubuh (disertai dehidrasi) bahkan menjalar menjadi hilangnya Qi didalam tubuh. Sebagian penderita diare akut dapat berubah menjadi diare kronis.

Lokasi penyakit diare terletak dalam Pi/limpa, Wei/lambung, usus besar dan kecil. Penyebab timbulnya diare adalah patogen luar, pola makan yang salah, tujuh macam emosi abnormal serta lemahnya fungsi Zang Fu.

Penyebab dan Mekanisme Terjadinya Penyakit

Dalam buku Nei Jing telah tercatat jelas sekali berbagai macam diare dilengkapi dengan uraian penyebab, mekanisme serta cara pengobatannya. Dalam buku tersebut tercatat bahwa penyebab penyakit dapat bersifat angin, dingin, lembab, panas atau patogen menular; sedang dari dalam tubuh dapat disebabkan lemahnya fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung, Qi tidak normal dari Gan/hati menyerang Pi/limpa, dan kekurangan Shen yang dan lain-lain. Setelah Nei Jing terdapat juga literature lainnya yang banyak menguraikan penyakit diare sehingga cara pengobatannya makin lengkap.

Penyebab dan mekanisme terjadinya diare antara lain ialah:
Terserang patogen luar
Patogen yang dapat menimbulkan diare antara lain ialah patogen bersifat angin, dingin, panas dan lembab. Yang bersifat paling penting ialah patogen lembab. Patogen dari luar tersebut menyerang Wei/lambung dan usus, menyebabkan terganggunya fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung, hingga makanan dan minuman tidak dapat ditransportasi dan transformasi dengan sempurna, dan berubah menjadi kotoran lembab, yang kemudian mengalir ke usus dan akhirnya terjadinya diare.

Terganggu makanan dan minuman
Pada musim pancaroba atau udara lembab, apabila terlalu banyak makan bersifat dingin atau terkontaminasi, maka hal tersebut dapat mengganggu fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung. Demikian juga halnya apabila volume makan melampaui batas, atau terlalu banyak makanan berlemak dapat menyebabkan makanan tidak dapat tercerna dengan baik, hingga Pi/limpa dan Wei lambung tidak mampu mencerna, mentranportasi dan transformasi dengan baik, yang kemudian balik mengganggu fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung hingga akhirnya menyebabkan terjadinya diare.

Emosi berlebihan
Ketegangan, kekuatiran, pikiran, penyesalan, dan kemarahan yang berlebihan dapat menyebabakan Gan Qi (Qi dari Gan/hati) terdepresi, hingga Qi menjadi tidak lancar, yang kemudian menyerang Pi/limpa tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, hingga makanan dan minuman tidak dapat dicerna, ditransportasi dan ditransformasikan dengan sempurna, tetapi sebaliknya malah menjadi kotoran yang lembab, hingga timbul diare.

Pi/limpa dan Wei/lambung lemah
Terlalu banyak makan, terlalu banyak lelah, terlalu lama menderita penyakit, terlalu lama menderita diare, kesemuanya dapat menyebabkan Pi/limpa dan Wei/lambung menjadi lemah. Lemahnya Pi/limpa dan Wei/lambung menyebabkan makanan dan minuman tidak dapat dicerna, ditransportasi serta ditransformasi dengan sempurna. Akhirnya makanan tidak terolah tersebut keluar tubuh, hingga timbul diare.

Sindroma Shen yang Xu Shuai, Yang dalam Shen/ginjal lemah

  • Penyakit menahun demikian juga usia dapat menguras Shen Yang. Yang dalam tubuh sudah lemah. Hal ini menyebabkan Pi/limpa tidak mendapat kekuatan dan pemanasan yang diperlukan untuk transportasi dan transformasi Jing makanan dan minuman, hingga menyebabkan timbulnya diare.
  • Lokasi penyakit diare terutama di Pi/limpa, di Wei/lambung, diusus besar dan usus kecil. Meridian yang berkaitan dengan penyakit tersebut antara lain ialah meridian Yang Ming tangan usus besar, meridian Yang Ming kaki, Wei/lambung, meridian Tai Yin kaki Pi/limpa.

Diare dalam pandangan Bian Zheng
Dalam Bian Zheng diare, perlu diperhatikan keparahan dan perjalanan penyakit. Hal tersebut terutama dapat dibedakan melalui keluhan, riwayat dan serangan penyakit, perkembangan penyakit, tinja dan adanya komplikasi penyakit lain.

a. Pada umumnya diare tidak terlalu kerap dan banyak. Kekurangan Jin Ye/ cairan tidak nyata, keadaan tersebut digolongkan kedalam diare ringan dan mempunyai prognosa baik.

b. Diare terjadi berulang-ulang dalam waktu singkat, berarti kerap sekali, tidak ada nafsu makan , kekurangan Jin Ye/ cairan (dehidrasi) nyata sekali, bahkan terjadi sindroma hilangnya Yin dan Yang (Wang Yin dan Wang Yang). Hal ini menunjukkan keadaan parah dan gawat, yang perlu ditangani dengan cara kedokteran Barat dulu, yaitu infuse cairan, baru dibantu akupunktur untuk terapi diarenya.

c. Diare dalam waktu lama dan yang tidak dapat dikontrol defekasinya , bahkan timbul dubur bergeser/keluar ke bawah (prolapsus ani) (dubur keluar), menandakan prognosis yang kurang baik.

d. Diare secara mendadak dengan perjalanan singkat digolongkan kedalam diare akut, hal tersebut umumnya timbul karena adanya patogen lembab.

e. Diare kronis terjadinya berulang-ulang dalam jangka waktu lama, diare terjadi apabila salah makan atau terlalu lelah.

Selain itu diare perlu juga diidentifiasikan golongan panas, dingin, Xu danShi dan lain-lain.
a. Pada umumnya diare yang terjadi secara mendadak dan berat, disertai dengan ulu hati dan perut terasa kembung, (nyeri bertambah bila ditekan dan nyeri berkurang apabila telah defekasi), disertai dengan berkurangnya air seni, menunjukkan sindroma Shi(se).

b. Diare dengan proses penyakit berjalan dalam waktu lama, serta nyeri perut tidak terlalu nyata, perutnya terasa enak apabila ditekan, air normal, mulut tidak terasa haus, menunjukkan diare bersifat Xu.

c. Tinja encer seperti air bercampur makanan yang tidak tercerna, umumnya menunjukkan diare bersifat dingin.

d. Tinja berwarna kuning coklat, lengket dan bau busuk, anus terasa panas, disertai dengan perasaan haus ingin minum terus, menunjukkan diare bersifat panas.

e. Diare disertai demam (takut dingin, suhu badan naik), tidak ada keringat, nyeri kepala, nadi Fu/mengambang menunjukkan diare dingin disertai panas yang membawa lembab.

f. Diare yang terjadi pada musim pancaroba, dimana terdapat patogen panas dan lembab, disertai suhu badan naik, gelisah, haus, air seni coklat dan sedikit, kepala tersa berat, selaput lidah kuning mengkilap, nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat, menunjukkan diare bersifat lembab panas.

g. Apabila disertsi kembung perut, bersendawa dengan mengeluarkan bau yang tidak sedap dan asam, tidak ada nafsu makan, menunjukkan diare disebabkan adanya makanan tidak tercerna.

Beda antara Diare dan Disentri
Diare perlu dibedakan dengan disentri, karena keduanya sama-sama sering terjadi pada musim panas, lokasinya berada di usus. Perbedaannya antara lain ialah pada disentri terdapat nyeri perut bercirikan tenesmus ( ingin sekali defekasi namun yang keluar hanya sedikit), serta adanya lendir dan darah dalam tinja. Sedangkan diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan dan keencerean buang air besar, sering, suara keroncongan dalam usus besar karena dorongan gas (borborigmus), kembung atau nyeri perut, nyerinya dapat berkurang setelah defekasi.

Diare berdasarkan Penyebab
Penggolongan diare berdasarkan penyebabnya diuraikan sebagai berikut:

a. Diare disebabkan Patogen dingin dan lembab
• Gejala dan Tanda
Tinja encer, bahkan berupa air, disertai nyeri perut dan suara keroncongan dalam usus karena dorongan usus (borborymus), tidak ada nafsu makan. Dapat juga disertai demam, hidung tersumbat dan nyeri kepala. Lidah pucat, selaput idah putih mengkilap, nadi Ru/empuk dan Huan/lamban.

• Analisis
Apabila patogen dingin lembab atau angin dingin menyerang Wi/lambung dan usus, atau terlalu banyak makan makanan yang bersifat dingin dan mentah, maka hal tersebut dapat menggganggu fungsi Pi/limpa. Gangguan fungsi Pi/limpa menyebabkan tidak dapat menjalankan fungsi transformasi dan transportasi dengan sempurna, hingga tidak dapat melakukan pemilahan yang bersih dan kotor, demikian juga halnya turun dan naiknya Qi menjadi kacau. Akhirnya terjadilah diare bercirikan kotoran encer bahkan berupa air.

Patogen dingin dan lembab menyebabkan pergerakan Qi didalam Wei/lambung dan usus terhambat, maka timbul nyeri perut, suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus). Patogen dingin dan lembab melilit Pi/limpa, maka perut terasa penuh dan tidak ada nafsu makan.

Gejala klinik demam, hidung tersumbat dan nyeri kepala menandakan adanya patogen angin dingin menyerang kedalam tubuh. Sedang tanda-tanda batang lidah pucat, selaput lidah putih mengkilap, nadi Ru/empuk dan Huan/lamban menunjukkan adanya patogen dingin dan lembab didalam tubuh.

• Prinsip Pengobatan
Menghilangkan patogen dingin dan lembab yang berada di area Biao permukaan.

Titik-titik akupunktur
Titik-titik Feng Men, Zhong Wan, Tian Shu, Shen Que, Zhu San Li, dan Da Chang Shu.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Feng Men dan Da Chang Shu diarahkan ke tulang spinal sedalam 1 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative. Titik-titik Zhong Wan, Tian Shu, ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative, dapat dimoksa, sedang titik Shen Que dimoksa dengan perantaraan garam, titik Zu San Li ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi netral dan dimoksa.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik Feng Men adalah titik penting untuk menghalau patogen angin. Titik Mu adalah titik dimana Qi dari Zang Fu berkonsentrasi, karena itu digunakan titik Mu dari Wei/lambung dan usus besar, yaitu titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu, ditambah Shen Que untuk mengatur fungsi Wei/lambung dan usus besar, hingga berefek menghentikan diare.

Titik Zu San Li adalah titik dari meridian Wei/lambung berfungsi menguatkan fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung.

Pengkombinasian titik-titik tesebut diatas dapat menghasilkan efek menghalau patogen angin dan dingin, mengatur kembali perjalanan Qi dalam Wei/lambung dan usus besar, hingga diare yang disebabkan oleh serangan patogen angin dan lembab dapat disembuhkan.

Herbal :
1. Habbatussauda
2. Adas
3. Madu
4. Kunir
5. Kapulaga
6. Kayu manis cina

b. Diare disebabkan Patogen lembab panas
• Gejala dan Tanda
Diare disertai nyeri perut, tinja berwarna kecoklat-coklatan dan berbau busuk, dubur terasa panas, gelisah dan haus, air seni berkurang dan berwarna kuning. Selaput lidah kuning mengkilap, nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat atau Hua/licin dan Shuo/cepat.

• Analisis
Patogen lembab dan panas menyerang dan merusak fungsi Wei/lambung dan usus besar, menyebabkan pergerakan usus besar tidak normal, maka timbul diare. Penderita gelisah dan merasa haus, tinja berwarna kecoklat-coklatan dan berbau busuk, air seni berkurang dan berwarna coklat serta dubur terasa panas menandakan adanya patogen panas. Sedang selaput lidah kuning mengkilap, serta nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat atau Hua/licin dan Shuo/cepat merupakan pertanda adanya patogen lembab panas menyerang tubuh.

• Prinsip Pengobatan
Mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan lembab.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Da Chang Shu, Qu Chi ( Chi Che ), Zhong Wan, Tian Shu , Zu San Li, Shang Ju Xu (Sang Ji Si), San Yin Jiao, dan Yin Ling Quan.

• Cara Akupunktur
Titik Da Chang Shu ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Titk-titik Zhong Wan dan Tian Shu ditusuk tegak lurus sedalam 1-2 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

Qu Chi tusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, gunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Titik-titik Zu San Li, San Yin Jiao, Shang Ju Xu dan Yin Lin Quan ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Alasan penggunaan titik Da Chang Shu, Zhong Wan, Tian Shu, dan Zu San Li telah diuraikan di depan.
Titik Qu Chi adalah titik He dari usus besar, yang berfungsi untuk mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan patogen lembab yang berada didalam usus besar.

Titik Yin Lin Quan dan san Yin Jiao adalah titik-titik yang berada pada meridian Pi/limpa, dan berefek untuk melancarkan urinasi hingga patogen lembab dapat disalurkan.

Titik Shang Ju Xu adalah titik He bawah dari usus besar, yang berfungsi menormalkan aliran Qi didalam usus besar.

Pengombinasian titik-titik diatas dapat mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan patogen lembab hingga diare dapat disembuhkan.

Herbal:
1. Herba Senna
2. Aloe vera
3. Daun ungu
4. Temulawak
5. Daun jambu biji

c. Diare disebabkan makanan
• Gejala dan Tanda
Diare disertai nyeri dan kembung perut, nyeri berkurang setelah defekasi (buang air besar) merupakan gejala utama, yang disertai suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus);feses (kotoran ) bau bususk bagai telur rusak dan terdapat makanan yang tidak tercerna, bersendawa dan mengeluarkan udara berbau tidak sedap dan asam, tidak ada nafsu makan; selaput lidah tebal, kotor, berwarna putih mengkilap, nadi Hua/licin.

• Analisis
Kuantitas makan terlalu banyak, menyebabkan Wei/lambung dan usus tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna, sehingga makanan yang tidak tercerna tersebut balik menghambat fungsi Wei/lambung dan usus. Demikian juga makanan yang tidak tercerna tersebut menyebabkan pergerakan Qi menjadi kacau, yang akhirnya terjadi diare yang disertai nyeri dan kembung perut. Makanan yang tidak tercerna akan membusuk, Qi kotor naik ke atas, maka timbullah bersendawa dengan mengeluarkan udara berbau busuk.

Sedang makanan yang membusuk turun ke bawah, akan menimbulkan diare bercirikan tinja berbau busuk. Jika makanan membusuk dapat dikeluarkan dari usus besar pada saat buang air besar, iritasi akan berkurang, sehingga nyerinya akan berkurang. Selaput lidah yang tebal mengkilap, nadi Huan/licin merupakan pertanda dari adanya makanan yang tidak tercerna.

• Prinsip Pengobatan
Meningkatkan daya pencernaan dan menyalurkan makanan tidak tercerna.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Pi shu, Wei Shu, Shang Wan, Zhong Wan, Tian Shu, Nei Guan, Zu San Li, dan Gong Sun.

• Cara Akupunktur
Titik-titik Pi Shu dan Wei Shu ditusuk kearah tulang spinal sedalam 1-1.5 cun, dengan diberi stimulasi netral. Penusukan titik-titik Zhong Wan, Shang Wan, dan Tian Shu menggunakan cara stimulasi Xie/sedative. Sedang titik-titik Zu San Li, Nei Guan dan Shang wan diberi cara stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik-titik Pi Shu dan Wei Shu digunakan untuk menguatkan fungsi Pi/limpa dan Wei lambung, hingga daya pencernaan dapat ditingkatkan.

Titik-titik Zhong Wan dan Shang Wan digunakan untuk menurunkan Qi yang naik, dan menyalurkan makanan tidak tercerna.

Titik Tian Shu digunakan untuk menormalkan Qi didalam usus besar dan menghentikan diare.

Titik-titik Nei Guan dan Gong Sun digunakan untuk mengatur Qi dalam Pi/limpa dan Wei/lambung, menyalurkan makanan yang tidak tercerna, hingga nyeri dan kembung perut dapat diatasi.

Pengombinasian titik-titik diatas, mempunyai efek meningkatkan daya pencernaan, menyalurkan makanan tidak tercerna dan mengatur kembali aliran Qi yang kacau, hingga diare yang disebabkan makanan tidak tercerna dapat diatasi.

d. Sindroma diare Pi Xu (diare disebabkan lemahnya Pi/limpa)
• Gejala dan Tanda
Berulang-ulang diare, dengan cirri tinja encer atau semi solid ( tidak berbentuk ), dalam tinja banyak makanan tidak tercerna, kekerapan defekasi bertambah apabila agak banyak makan makanan berlemak atau bersifat dingin, nafsu makan berkurang, ulu hati dan perut terasa kembung, muka pucat kekuning-kuningan; badan terasa lesu, anggota badan terasa lemah; lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Xi/halus dan lemah.

• Analisis
Pi Xu berarti Pi/limpa tidak dapat menjalankan fungsi transportasi dan transformasi dengan sempurna, hingga terjadi gangguan pencernaan dan penyerapan, serta gangguan dalam fungsi mengubah Jing/inti makan dan minuman menjadi materi berguna untuk tubuh. Gangguan tersebut bahkan menyebab materi bersih yang disebut Jing tercampur dengan yang kotor. Keadaan ini menimbulkan diare dengan ciri feces cair atau semi solid. Terjadinya gejala tersebut berkaitan juga dengan makan sedikit makanan berlemak atau bersifat dingin. Perut kembung dan tidak ada nafsu makan menjadi bukti bahwa Pi/limpa lemah.

Gangguan fungsi Pi/limpa dalam hal mengubah Jing menjadi materi berguna untuk tubuh, menyebabkan tubuh kekurangan Qi dan Xue/darah. Kekurangan Qi dan Xue/darah menyebabkan muka tampak pucat kekuning-kuningan, tubuh terasa lesu, anggota badan lemah. Penampilan lidah pucat, selaput lidah tipis, nadi Xi/halus dan lemah menunjukkan Pi Xu, yaitu Pi/limpa dalam keadaan lemah.

• Prinsip Pengobatan
Menguatkan Pi/limpa dengan menambah Qi, serta mengeringkan lembab dan menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Zhong Wan, Sui Fen, Tian Shu, Pi Shu, Wei Shu, Da Chang Shu, Zu San Li, dan Tai Pai.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Pi Shu, Wei Shu dan Da Chang Shu diarahkan ke tulang spinal, sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Bu/menguatkan.

Titik-titik Zhong wan, Sui Fen dan Tian Shu ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan moksa.
Titik Zu San li ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan stimulasi Bu/menguatkan.
Titik Tai Pai ditusuk tegak lurus sedalam 0,3-0,5 cun dengan menggunakan juga moksa.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik Shu berada di dorsal (belakang) dan tergolong Yang, sedangkan titik Mu berada di ventral (depan) dan tergolong Yin. Pengkombinasian titik Shu dengan Mu mempunyai efek menguatkan fungsi Zang Fu bersangkutan. Titik Da Chang Su dan Tian Shu adalah titik Shu dan titik Mu dari usus besar, sedangkan titik Wei Shu dan zhong Wan adalah titik Shu dan Mu dari Wei/lambung.

Pengkombinasian titik-titik tersebut dengan titik-titik tersebut dengan titik-titik Pi Shu, Sui Fen, Zu San Li dan Tai Pai menghasilkan efek menguatkan Pi/limpa, Wei/lambung dan usus besar hingga dapat mengeringkan lembab serta menghentikan diare yang disebabkan Pi Xu.

Herbal :
1. Habbatussauda
2. Adas
3. Madu
4. Kunir
5. Kapulaga
6. Kayu manis cina

e. Sindroma diare Shen Xu (diare disebabkan Shen/ ginjal lemah)
• Gejala dan Tanda
Diare yang berualng-ulang terjadi pada dini hari, setelah suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus), dan disertai nyeri perut. Nyeri perut agak hilang setelah buang air besar. Takut dingin, anggota badan lemah. Lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Chen/tenggelam dan Xi/halus.

• Analisis
Diare berulang-ulang dan dalam jangka waktu yang lama, (feses encer atau semi solid), menyebabkan Shen Yang (Yang dalam Shen/ginjal) menjadi lemah. Shen Yang yang lemah menyebabkan pemanasan Pi/limpa dan Wei/lambung tidak cukup, hingga fungsi transportasi dan transformasinya menjadi kacau.

Kekacauan tersebut menimbulkan diare dengan ciri terjadi pada dini hari. Karena Yang pada saat itu masih lemah, dan Yin masih agak kuat menyebabkan juga nyeri perut, suara kroncongan dalam usus karena dorongan gas yang menyertai diare. Karena waktu diare adalah pada dini hari, maka diare demikian disebut “ Wu Geng Xie “ yang berarti diare pada pukul 5 dini hari.

Setelah diare, Qi dalam Fu dapat tersalurkan, maka penderita merasa lega. Pemanasan Shen Yang kurang, maka tubuh terasa dingin, anggota badan teraba dingin, disertai pinggang dan lutut terasa linu dan dingin. Lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Chen/tenggelam dan Xi/halus menunjukkan Shen Yang lemah.

• Prinsip Pengobatan
Memanasi Shen ginjal dan menguatkan Pi/limpa, mengokohkan usus besar dan menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik Pi Shu, Shen Shu, Zhong Wan, Zhang Men, Tian Shu, Guan Yuan, Zu San Li, dan Tai Xi.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Shen Shu dan Pi Shu diarahkan ke tulang spinal sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi bersifat Bu/menguatkan, ditambah dengan moksa.

Penusukan tititk-titik Zhang Men, Guan Yuan, dan Tian Shu sedalam 1-1,5 cun, kemudian di moksa agak lama sampai terasa hangatnya menembus kedalam.

Penusukan titik-titik Zu San Li dan Tai Xi sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Bu/menguatkan.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik-titik Shen Shu dan Pi Shu digunakan untuk menambah Yang dalam Shen/ginjal dan menguatkan fungsi Pi/limpa.

Titik-titik Zhong wan, Zhang Men dan Guan Yuan masing-masing adalah titik Mu ventral dari Wei/lambung, Pi/limpa dan usus kecil. Titik-titik tersebut digunakan sesuai dengan prinsip bahwa titik Mu ventralmempunyai efekbaik untuk terapi organ bersangkutan.

Titik-titik Tian Shu dan Zu San Li menormalkan Qi dalam Wei/lambung dan usus besar.

Pengkombinasian titik-titik diatas menghasilkan efek menambah Yang dalam Shen/ginjal, menguatkan fungsi Pi/limpa, mengokohkan usus dan menghentikan diare.

f. Sindroma Gan Qi Cheng Pi ( Qi dari Gan/hati menyerang Pi/limpa)
• Gejala dan Tanda
Diare dan nyeri perut timbul ketika emosi abnormal, yang terasa agak lega setelah defekasi. Kejadian demikian akan timbul berulang-ulang. Umumnya terdapat riwayat nyeri perut daerah samping ulu hati (hipokondrium), dada terasa pengap, bersendawa, tidak ada nafsu makan. Lidah berwarna merah muda, nadi Xian/tegang.

• Analisis
Depresi menyebabkan Gan Qi (Qi dari Gan/hati) tertekan, hingga tidak dapat melakukan fungsi Shu Xie/pelancar dengan baik. Gan Qi yang tertekan dapat menyerang Pi/limpa, kemudian mengganggu fungsi Pi/limpa dalam melakukan transportasi dan transformasi serta memilah, menaikkan dan menurunkan Qi yang “kotor” dengan yang “bersih” maka terjadi nyeri perut dan diare.

Karena setelah defekasi, Qi untuk sementara dapat tersalurkan, penderita merasa agak lega, tetapi apabila emosinya tertekan lagi, penyakitnya dapat kambuh kembali. Gan Qi tertekan, maka timbul nyeri hipokondrium dan dada terasa pengap. Gan Qi tidak dapat melancarkan Qidalam Wei/lambung, maka penderita bersendawa dan tidak nafsu makan. Penampilan lidah merah muda, nadi Xian/tegang menunjukkan Gan/hati tertekan menyerang Pi/limpa.

• Prinsip Pengobatan
Menyalurkan Gan Qi dan membangkitkan Pi/limpa, menguatkan fungsi Pi/limpa untuk menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Pi Shu, Gan Shu, Zhong Wan, Tian Shu, Qi Men, Tai Chong, Zu San Li, dan Yang Ling Quan.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Pi Shu dan Gan Shu diarahkan ketulang spinal sedalam 1-1,5 cun, titik Pi Shu diberi stimulasi Bu/menguatkan, titik Gan Shu menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

Penusukan titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi netral.
Penusukn titikZu San Li dengan menggunakan cara stimulasi Bu/menguatkan.

Penusukan titik-titik Tai Chong tusuk sedalam 0,5-1 cun, gunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Penusukan titik Yang Ling Quan sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Pengkombinasian Gan Shu, Qi Men dengan Tai Chong dimaksudkan untuk menyalurkan Gan Qi yang tertekan, Yang Ling Quan memperkuat efek tersebut.

Penusukan titik-titik Pi Shu dan Zu san Li digunakan untuk memperkuat Pi/limpa dn Wei/lambung, yang sedang terganggu fungsinya oleh serangan Gan Qi abnormal.

Penusukan titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu digunakan untuk menguatkan Pi/limpa dan menghentikan diare.

Pengkobinasian titik-titik di atas menghasilkan efek melegakan/ melancarkan Gan Qi yang terdepresi, menguatkan Pi/limpa dan menghentikan diare dan menghilangkan nyeri yang disebabkan Gan Qi tertekan.

Catatan:
a. Akupunktur adalah salah satu cara efektif dalam pengobatan diare, baik akut maupun kronis.

b. Untuk penderita diare akut, dianjurkan untuk istirahat yag cukup. Perhatikan asupan makanannya, jangan makan makanan berlemak dan yang susah dicerna, susu berlemak (fullcream), kurangi makan buah-buahan terutama mangga, tomat, jeruk, semangka, dan lain-lain. Dianjurkan makan bubur, banyak minum cairan yang mengandung garam dan glukosa, misalnya oralit. Pada penderita diare yang disbabkan terlalu banyak makan, dianjurkan sementara puasa dahulu.

c. Penderita diare parah perlu disembuhkan secepat mungkin dengan pengkombinasian berbagai cara, misalnya akupunktur dikombinasi dengan obat herbal Tionghoa, dengan kedokteran Barat dan lain-lain, sebaiknya cegah jangan sampai terjadi dehidrasi.

d. Penderita dehidrasi harus dirawat di Rumah Sakit ditangani dengan metode kedokteran Barat, misalnya infuse cairan berelektrolit dan lain-lain.

Tema diare di pilih ditengah doa dan harapan salah seorang tim engine yarobbi.com yang tengah mengalaminya bisa segera diberikan kesembuhan. Semoga resep bekam sinergi untuk diare bisa menginspirasi siding pembaca sekalian.

[Ali Ridho]

Maroji :
Sim Kie Jie Ilmu Terapi Akupuntur
Dr Setiawan Dalimarta,2007, Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1-6, Puspa Swara, Jakarta

dasar teori ilmu herba & akupuntur