Atasi Batuk ala bekam sinergi sebagai solusi

Atasi Batuk ala bekam sinergi :: AA Ridho Files :: Yarobbi.com, Batuk terkadang merupakan sebuah gejala awal dari penyakit yang menimpa seseorang. Ada yang betah lama bertahan tidak sembuh sembuh dan ada yang cepat sembuh.

Batuk adalah sebuah reflex dari saluran napas untuk mengeluarkan sesuatu yang dianggap akan mengganggu kerja pernapasan. Batuk sering terjadi pada radang saluran napas, penyakit paru-paru misalnya: bronchitis, pleuritis, TBC atau penyakit yang lainnya.

Atasi Batuk ala bekam sinergi

Banyak aneka macam tipe batuk. Ada batuk dengan disertai sputum (riak) yang produktif banyak, ada batuk yang tanpa sputum atau orang sering menyebut dengan batuk kering.

Berbicara tentang batuk bagaimana peran pengobatan Nabi/ Thibbun nabawi melihat permasalahan ini ?Ada beberapa terapi yang ada di Thibbun Nabawi. Yang sangat terkenal adalah Bekam / hijamah. Bekam adalah pengobatan terbaik sebagaimana disabdakan oleh Rosulullah SAW. Tetapi tidak kalah pentingnya dengan herbal yang sering muncul di kitab kitab hadits seperti : maddu dan habbatussauda.

Atasi Batuk ala bekam sinergi

Mengatasi batuk dengan berbekam adalah suatu peluang usaha penyembuhan dengan konsep Nabawi sehingga pasien mendapatkan kesembuhan dan mendapatkan pahala ittiba’ Sunnah Nabi SAW.

Tetapi apakah semua batuk dapat dilakukan pembekaman? Terutama bekam basah? Untuk itu mari kita simak bahasan Bekam Sinergi melihat permasalahn ini.

Bekam sinergi memandang tidak semua batuk bisa ditangani dengan berbekam. Karena kembali ke konsep awal bekam sinergi bahwa prinsip bekam basah adalah : mengeluarkan pathogen / penyebab penyakit tipe PANAS yang berlebih ( Panas Ekses / Yang Shi )

Maka bekam sinergi memandang perlunya diagnose terlebih dahulu sebelum melakukan terapi bekam basah pada pasien dengan gejala batuk .

Batuk adalah gejala khas penyakit organ paru paru dalam ilmu kedokteran tradisional cina ( TCM) . Sehingga kita harus melihat dahulu apa diagnosanya menurut TCM setelah dilaukukan diagnose menurut kedokteran modern.

Atasi Batuk ala bekam sinergiDi dalam Thibbun Nabawi bekam basah sangat dianjurkan untuk pasien dengan kondisi darah yang panas meluap luap ( panas ekses menurut TCM ) sehingga kita akan tepat dalam melakukan terapi pembekaman  dan pasien diberikan kesembuhan olehNya.

Dan sebelum ke pembahasan yang lebih lanjut , saya jelaskan perbedaan bekam basah, bekam kering dan bekam api .

Teknik  Bekam Yang dipakai dalam bekam sinergi

Atasi Batuk ala bekam sinergi, Ada 3 teknik yang dipakai dalam bekam sinergi ini,  tiga teknik ini sudah umum digunakan di dunia terapi bekam yaitu :

BEKAM BASAH adalah : proses pembekaman dengan melakukan torehan untuk mengeluarkan darah yang ada di kapiler epidermis. Bekam basah inilah yang di masukkan dalam Thibbun Nabawi, karena sesuai dengan yang dimaksudkan Rosulullah SAW, yaitu sayatan pisau bekam.

Menurut Tradisional Chinese Medicine ( TCM ) Bekam basah adalah teknik sedasi/pelemahan dan pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam basah adalah: Qi/energy, Xue/darah , Angin, panas dan Api. Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Re / Panas Ekses

BEKAM KERING adalah : proses pembekaman dengan melakukan Kop saja tanpa     dilanjutkan penorehan/pengeluaran darah

Menurut TCM Bekam Kering  adalah teknik sedasi/pelemahan dan pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam kering adalah: Qi/energy , angin, panas dan Api

Teknik ini sangat bagus untuk menangani  sindrom Re/Panas tipe Defisien

Bekam Api adalah : proses pembekaman dengan melakukan Kop saja tanpa dilanjutkan penorehan/pengeluaran darah, pengekopan dilakukan dengan cara membuat vakum pada gelas kaca yang sebelumnya dipanaskan dengan api.

bekam apiMenurut TCM Bekam Api  adalah teknik sedasi/pelemahan dan pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam api  adalah: Qi/energy, angin, dingin dan lembab . Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Dingin luar dan lembab

Beda bekam api dengan yang lain adalah pathogen yang dikeluarkan. Bekam api akan mengeluarkn unsur dingin dan lembab yang ekses. Sehingga untuk kasus yang disebabkan oleh lembab dan dingin dapat dilakukan terapi dengan cara ini.

Ada tambahan terapi yaitu Moksibusi Sebagai subtitusi dari Al kayy.

Moksibasi : metode memanasi titik akupunktur menggunakan bakaran moksa (tanpa  seperti kayy), jadi bisa untuk subtitusi kayy yang secara fungsi adalah sama yaitu memanasi. Sekarang bisa menggunakan TDP yang lebih praktis.

Kiat Jitu Atasi Flu dengan Bekam

SOLUSI BEKAM SINERGI:: Flu yang sering menyerang manusia adalah suatu penyakit yang gampang dan sering terjadi. Flu di dalam kedokteran tradisional masuk dalam kategori penyakit yang disebabkan oleh angin, maka sering dikenal oleh orang umum kalau orang sedang terkena flu maka dikatakan ia sedang masuk angin.

Apa itu angin?
Angin dianggap sebagai salah satu dari enam patogen eksternal yang dapat menyerang tubuh dan menimbulkan gejala. Tubuh kita dilindungi oleh apa yang dikenal sebagai (qi defensif) wei qi juga dikenal sebagai sistem kekebalan tubuh kita. Ini adalah baris pertama pertahanan tubuh kita. Ketika kita kuat dan sehat, wei qi kita selalu siaga, menjaga pori-pori kulit kita tertutup dan mencegah angin masuk. Namun ketika kita kecapekan,, kurang istirahat yang cukup, makan buruk atau berpakaian tidak tepat untuk kondisi cuaca tertentu, membuat Wei Qi menjadi terganggu, sehingga pori-pori terbuka dan angin masuk ke dalam tubuh.

Hal ini menjelaskan mengapa ketika kita mengalami fase awal dari masuk angin kita merasa kedinginan, kepekaan terhadap angin dan nyeri tubuh. Angin masuk ke tubuh melalui meridian dan menghalangi aliran energi di dalamnya.Maka tindakan terapinya adalah mengeluarkan keringat sehingga angin akan keluar dari tubuh. Selain itu angin dapat membawa patogen lain sehingga bisa berupa angin panas atau dingin angin, yang metode terapinya akan berbeda.

    Angin merupakan Qi yang banyak terdapat pada musim semi tetapi bisa juga terdapat pada musim lainnya. Angin mudah menyerang tubuh setelah berkeringat atau ketika tidur.

  • Angin adalah faktor patogen eksogen primer, karena dingin, lembab, kering dan panas. Kesemuanya bergantung pada angin untuk menyerang tubuh. Angin patogen dapat pula bergabung dengan riak membentuk riak angin dalam meridian.
  • Angin adalah faktor patogen Yang dan ditandai oleh penyebaran ke atas dan ke luar. Karena itu dengan mudah akan menyerang bagian atas tubuh seperti kepala dan muka, dan bagian luar tubuh, yang menyebabkan gangguan pembukaan dan penutupan pori-pori. Manifestasi klinis adalah nyeri kepala, sumbatan hidung, tenggorokan gatal atau nyeri, pembengkakan muka takut angin dan berkeringat.
  • Angin di alam bertiup kuat dan ditandai dengan perubahan cepat. Kelainan yang disebabkan oleh angin patogen karenanya ditandai oleh gejala yang berpindah, perubahan cepat dan timbul tiba-tiba. Sebagai contoh, nyeri sendi berpindah-pindah disebabkan oleh angin patogen yang disebut bi angin.
  • Angin ditandai oleh gerakan yang menetap. Angin patogen yang bergerak dalam tubuh dapat menyebabkan pusing, vertigo, vomitus, kejang dan opistotonus. Sebagai contoh adalah tetanus dan deviasi mulut dan mata dengan spasme otot.

Karena flu ini masuk dalam kategori penyebab penyakitnya adalah angin, maka dalam pembagian sindromnya didalam ilmu kedokteran tradisional masuk dalam sindrom permukaan karena angin dingin maupun angin panas yang semuanya mempunya gejala seperti flu ( batuk, pilek, badan meriang, greges greges, pusing, badan pegel dan lain lain)

      Sindrom Permukaan
      Sindrom permukaan disebabkan oleh serangan faktor patogen dari lingkungan luar pada permukaan tubuh, mulut, atau hidung. Sindrom ini biasanya bersifat ringan dan cepat sembuh.

      Manifestasi klinis yang muncul adalah demam ringan, takut angin dan dingin, tidak haus, hidung buntu dengan lendir encer, nyeri kepala, nyeri badan, nyeri tenggorokan, batuk, lapisan lidah berwarna putih dan tipis, serta nadi superficial.

      Sindrom angin dingin
      Sindrom ini disebabkan oleh serangan faktor patogen angin-dingin. Manifestasi klinis yang muncul adalah batuk, sputum berwarna putih dan encer, obstruksi hidung, lendir jernih, nyeri kepala, nyeri tubuh, demam rendah, takut angin-dingin, tidak haus, tidak berkeringat, lapisan lidah berwarna putih, serta nadi superficial dan tegang.

Terapi dengan menggunakan BEKAM API
Menurut TCM Bekam Api adalah pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam api adalah: angin, dingin dan lembab . Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Shi/ Kuat, Dingin, lembab, dan sindrom Yin .

Sindrom angin panas
Sindrom ini disebabkan oleh serangan faktor patogen angin panas. Manifestasi klinis yang muncul adalah batuk, sputum kental dan berwarna kuning, obstruksi hidung, lendir kental dan kuning, demam, sedikit takut anginadingin, mulut dan tenggorokan kering, lidah merah dengan lapisan lidah kuning tipis, serta nadi superficial dan cepat.

Terapi = BEKAM BASAH atau BEKAM KERING

Menurut Tradisional Chinese Medicine ( TCM ) Bekam basah adalah teknik pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam basah adalah: Xue/darah, Angin, panas dan Api. Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Shi/ Kuat, Re/Panas Ekses dan Sindrom Yang.

Menurut TCM Bekam Kering adalah pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam kering adalah: Qi/energy, angin, panas dan Api. Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Shi/ Kuat, Re/Panas tipe Defisien dan Sindrom Yang.

Jika ada orang dengan gejala flu yang masuk dalam kategori panas permukaan maka jika panasnya belum mengkonsumsi cairan dianjurkan dengan menggunakan bekam basah. Tetapi jika terjadi defisiensi Yin maka sangat dianjurkan menggunakan bekam kering.

TITIK BEKAM YANG DIGUNAKAN :
• TU 14 ( Dazhui ) / Al kahil
• Bl 12
• BL 13
• Al katifain

Semoga solusi bekam sinergi atasi flu ini bisa menginspirasi dan membuat kita semakin semangat untuk mencari dan mendalami ilmu bekam/ Cupping Therapi/ Hijamah ini. Sinergi, “Jelas membuat bekam lebih baik” [Ali Ridho].