Diagnosa 6 Unsur

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Diagnosa 6 Unsur

 Diagnosa 6 Unsur

Skema dasar diagnosa 6 unsur

Diagnosa 6 unsur merupakan cara diagnosa dengan mengenali fenomena yang nampak pada pasien dikaitkan dengan 6 unsur yang ada di alam. Enam unsur tersebut biasanya dalam dunia kedokteran timur adalah 6 patogen luar. Tetapi pada diagnosa 6 unsur ini akan terdapat kombinasi tidak hanya 6 patogen luar saja juga digabungkan dengan 6 unsur yang muncul dari dalam.  Seperti angin dalam, dingin dalam, kering dari dalam dan seterusnya.

Diagnosa 6 Unsur

Skema 6 unsur dari dalam dan luar

Maka apapun fenomenanya yang terdeteksi pada pasien kita gabungkan baik ia datang dari dalam maupun dari luar sehingga jadilah diagnosa 6 unsur. Kita ingat kembali bahwa fenomena dihubungkan dengan fungsi adalah sebuah kunci dalam melakukan diagnosa kepada pasien kita.

Diagnosa 6 Unsur

Enam unsur yang ada di pasien akan membentuk sebuah segitiga yang merupakan gabungan dari 3 unsur yang bersamaan terlihat fenomenanya di pasien. Meskipun kombinasi yang lain juga bisa terjadi, misalnya kombinasi 2 unsur atau fenomena 1 unsur yang nampak tunggal. Kombinasi 2 unsur dan kombinasi 3 unsur akan kita bahas satu per satu di bawah ini.

Kombinasi 2 unsur:

  1. Angin panas
    Fenomena ini bisa kita jumpai dengan beberapa kondisi yang berbeda. Yaitu:

    • Kombinasi angin dan panas dari luar atau 2 unsur luar yang masuk bersamaan.
      Ini sering terjadi ketika seorang dengan kondisi badan yang tidak fit melakukan pekerjaan yang berada dilapangan, atau berkendaraan tanpa menggunakan jaket. Gejala yang muncul badan terasa pegel pegel, kepala pusing, badan demam dengan keringat sedikit, mata agak kemerahan, leher kaku. Dari nadi akan didapatkan mengambang dan cepat. Lidah belum ada perubahan warna patologis. Kecuali pada saat yang sama seseorang terserang angin panas tetapi sebelumnya ia sudah terdapat unsur lain, misalnya lembab panas pada lambung, maka akan menampakkan lidah merah dengan selaput kuning tebal.
      Prinsip terapinya adalah usir patogen angin panas
      Terapi yang tepat adalah dengan menggunakan Bekam basah pada titik al kaahil (da zhui) , Katifain (Jian jing), feng men, Zhong fu dan al akhdain.
      Herbal kita berikan yang mengusir angin panas yaitu yang mengkeringatkan dengan rasa pedas dingin. Misalnya: bunga krisan, daun murbei dan daun mint.
      Formula TCM yang disarankan adalah: Sang Ju Yin
    • Kombinasi angin dalam dan panas dalam
      Kombinasi angin panas yang muncul dari dalam terjadi karena panas dalam akan memunculkan angin. Misalnya seorang dengan kondisi Yang Shi hati akan memunculkan angin dalam seperti tremor, vertigo, kaku atau kejang,  mudah marah dan akhirnya bisa memunculkan stroke jika ditambah dengan unsur lembab. Jadi kalo sudah kombinasi jadi 3 unsur yang berbarengan yaitu: angin, panas dan lembab bisa memunculkan fenomena stroke atau sumbatan yang lain seperti dahak menyelimuti Jantung.
      Prinsip terapi redam ekses Yang Hati, usir angin dalam dan buang panas
      Terapi yang dianjurkan menggunakan kombinasi bekam basah pada titik Ummu mughit (Bai hui), akhdain dan kaahil (da zhui).
      Herbal yang digunakan adalah Muli, Cacing, Tribulus, Long dan cao dan jombang.
    • Kombinasi angin panas luar memunculkan angin dalam
      Serangan patogen luar angin dan panas akan memunculkan fenomena angin dalam. Misalnya pada kasus seorang yang terserang vertigo ketika habis terserang paparan angin panas luar.
      Maka prinsip terapinya gabungan antara mengusir angin panas luar dengan meredakan angin dalam.
      Tindakan terapi yang  diasarankan yaitu dengan bekam basah pada titik yang sama pada 2 kasus di atas sama kombinasi herbal yang ada pada 2 kasus di atas sebelumnya.
  2. Angin dingin
    Angin di alam sering membawa patogen yang lain, misalnya dingin. Angin dan dingin luar akan membuat gejala masuk angin (takut angin dan dingin) pusing, tidak berkeringat, badan terasa tidak enak. Terapinya dengan cara mengkeringatkan dengan formula pedas hangat. Yang paling banyak dijumpai dan mudah adalah dengan minum rebusan jahe segar ditambah dengan ranting kayu manis. Atau bisa juga dengan jalan dilakukan bekam api pada badan area belakang. Formula TCM yang bisa disarankan adalah: Ma Huang Tang dan Gui Zhi Tang.
    Angin dari dalam dan dingin dari dalam juga bisa terjadi. Ketika seorang dengan kondisi lemah, qi lemah maka membuat xue juga lemah. Xue yang lemah akan membuat Liver tidak mendapatkan pasokan darah sehingga akan memunculkan kekurangan pada organ yang diurusi oleh Liver yaitu tendon. Pasien akan merasakan tremor, kepala pusing, vertigo dan hilang keseimbangan. Karena qi lemah maka Yang juga lemah. Sehingga dapat kita lihat unsur angin dan dingin dari dalam pada pasien seperti ini. Terapinya dengan menggunakan formula Li Zhong Wan dan moksa pada Baihui, Shen Que dan Mingmen untuk memupuk Yang dan mengangkat Yang ke atas serta memberikan nutrisi pada tendon.
  3. Angin lembab
    Angin bisa berkombinasi dengan hawa lembab. Terjadi pada musim panas atau musin dingin. Indonesia termasuk iklim dengan hujan tropis, shingga banyak unsur panas dan lembab di alam ini. Angin lembab akan memunculkan gejala yang sama dengan angin yang lain yaitu takut angin dan dingin disertai dengan badan terasa berat, kepala terasa berat, pada stadium lanjut bisa kombinasi dengan unsur dingin sehingga memunculkan diare.
    Angin lembab bisa dilakukan terapi dengan kombinasi bekam api pada tubuh belakang ditambah dengan moksa pada Kaahil (Da Zhui) dan moksa pada Ummu mughit (Bai Hui) serta Moksa pada pusar (Shen Qie).
    Herbal TCM yang dianjurkan adalah Huo Xiang Zheng Qi Pian yang bisa beli di toko obat China.
    Herbal Thibbun nabawi bisa memakai Huluba (Hulbah/Fenugreek). Untuk herbal Indonesia bisa menggunakan adas dan kayu manis serta jahe sedikit.
  4. Angin kering
    Angin ditambah dengan fenomena kering. Hal ini bisa terjadi ketika seorang dengan kondisi tubuh yang kering sehingga memunculkan angin dalam. Angin dalam bisa terjadi dari jalur kurang Yin dan kurang Xue. Atau pada sindrom ginjal defisien memunculkan ekses angin Hati. Hal ini bisa dilakukan terapi dengan menggunakan Tianma Gouteng Yin.
    Atau kemungkinan kedua bisa jadi terkena angin panas dari luar pada seorang dengan kondisi tubuh kering. Maka memunculkan dua unsur yang bergabung yaitu angin dan kering. Terapinya dengan menggunakan Tonik Yin seperti makan  buah peer, jelly gamat dan makan buah buahan yang berair diminum bersama bunga krisan atau daun murbei.
  5. Angin api
    Angin dan api bisa kita jumpai dari unsur yang muncul dalam tubuh. Misalnya pada kasus api Lambung yang membara membuat fenomena angin yaitu: migren dan vertigo. Dua unsur ini sering sekali muncul dalam dunia medis dengan bahasan gastritis akan memunculkan migren. Terapinya dengan menggunakan Bekam Basah pada ummu mughit, al kaahil dan titik belakang Lambung serta Akhdain. Ditambah dengan konsumsi pendingin Lambung misalnya air perasan jus buah timun dan bengkoang. Minum daun mint dan daun murbei.
  6. Panas dingin
    Kondisi panas di dalam dan dingin di luar sering terjadi pada paparan dingin yang membekukan meridian atau pori-pori sehingga panas tubuh tidak bisa keluar. Maka memunculkan panas yang terkungkung di dalam. Dalam  terasa panas tetapi luar terasa dingin. Untuk kasus ini dilakukan terapi bekam api untuk mengusir angin dingin dan mendinginkan dalam dengan minum sari kacang hijau dan jahe untuk mengusir dingin  luarnya.
    Atau bisa juga pada kasus luar panas dan dalam dingin. Ini terjadi pada kondisi seseorang yang lemah tubuhnya Yang Qi-nya lemah kemudian terserang panas dari luar. Maka pengobatannya bisa dengan menggunakan bekam kering untuk membuang panas luarnya dan minum kayu manis, jahe dan habbatussauda untuk menghangati dalamnya.
  7. Panas kering
    Panas dan kering bisa berupa sebab akibat. Panas akan mengeringkan cairan sehingga membuat kering. Atau suasana kering memunculkan panas. Didalam TCM sering dikenal dengan sitilah sindrom panas defisiensi (Yin Xu). Formulanya tergantung dari organ apa yang terkena. Misalnya organ Paru maka bisa menggunakan formula Baihe Gu Jin Wan, jika pada Jantung maka bisa menggunakan formula Tian Wang Bu Xi Tan, jika terjadi pada Ginjal bisa menggunakan formula Liu Wei Di Huang wan dan lain lain.
    Karena kondisinya kering maka jika disertai dengan keluhan nyeri nyeri bisa dilakukan dengan bekam kering untuk mengambil unsur panas dan melancarkan peredaran darahnya.
    Herbal yang secara umum akan mengisi cairan misalnya: minyak zaitun, spirulina, madu, kurma dan sari buah buahan.
  8. Panas lembab
    Panas akan membawa hawa lembab masuk ke dalam tubuh. Ketika panas masuk dalam tubuh maka ia bisa membawa lembab atau mengeringkan cairan/membawa kering. Panas lembab bisa dijumpai di negara kita ini. Karena berada di daerah khatulistiwa yang merupakan daerah tropis dengan banyak panas dan banyak hujan. Lembab dan panas bisa masuk ke Lambung, Hati dan Kandung Empedu, Usus Besar, Paru-paru, Kandung Kemih serta Ginjal. Kasus ini sangat bagus dengan bekam basah dengan mengambil titik belakang organ.Herbal yang digunakan adalah kebanyakan herbal yang tumbuh di Indonesia yang mempunyai aksi kerja membuang panas dan lembab dengan jalan diuretik. Herbal tersebut diantaranya sbb:

    • Akar alang-alang
    • Sambung nyawa
    • Pule pandak
    • Kumis kucing
    • Daun sendok
    • Tapak liman
    • Tempuyung
    • Bidara upas
    • CeplukanMeniran
    • Sambiloto
    • Pegagan
    • Daun dewa
    • Biji jali
    • Rumput mutiara
    • Buah makasar
    • Jombang
    • Benalu teh
    • Daun sirsak
    • Patikan kebo, dll.
  9. Panas api
    Unsur panas akan menyebabkan unsur api masuk kedalam tubuh. Panas lembab akan membuat pembusukan pada jaringan tubuh. Contoh yang sering muncul adalah fenomena furunkel atau karbunkel adalah 2 unsur yang tampak di dalam tubuh manusia. Panas dan api juga bisa ditemukan pada perdarahan karena ekses panas dan gangguan kesadaran  misalnya koma dan  kejang. Untuk kasus perdarahan dengan ekses panas maka herbal yang dianjurkan adalah yang mendinginkan darah dan menghentikan darah misalnya Akar alang-alang (Baimogen), atau dikombinasikan dengan Baru China (Aiye/Artemisia vulgaris). Jika menyebabkan kejang maka bisa ditambahkan pereda Yang Hati dan penghenti kejang misalnya: Tribulus terestris dan  cacing (Dilong).
  10. Dingin lembab
    Dingin dan lembab dialam alam bisa masuk dalam tubuh kita ketika kondisi tubuh lemah. Dingin dan lembab banyak terdapat pada musim penghujan. Gejala yang muncul bisa seperti perut penuh, kembung, diare, batuk dengan dahak yang encer bening banyak, nyeri pada persendian dan lain lain. Terapinya dengan menggunakan moksibusi pada titik Ren 8, 6 dan 4 atau bekam api jika kondisi fisiknya kuat.
    Herbal yang digunakan adas, kapulaga, cabe jawa, cengkeh, merica, jahe kering dan kayumanis.
  11. Dingin kering
    Fenomena orang yang lemah Yang Qi-nya dan lemah Yin tubuhnya maka akan menampakkan 2 unsur yang ada yaitu: dingin kering. Atau bisa juga terdapat pada kasus musim kemarau panjang yang sangat kering kemudian muncul dingin pada pagi hari. Hal ini sering terjadi di Indonesia saat kemarau panjang yang sudah mengeringkan sumber air. Biasanya akan muncul fenomena kulit kering, bibir pecah pecah dan merasakan kedinginan.
    Terapinya dengan moksa tidak diperbolehkan, karena kulitnya sudah kering. Bekam api juga kurang tepat karena kulit yang kering memunculkan kelemahan, ketika dilakuakn bekam api bisa mengelupas. Maka terapi yang dianjurkan dengan minum buah-buahan yang dibuat masakan yang dicampur dengan kayu manis dan jahe untuk menghangati dalam. Atau kombinasi madu yang menghangati dan mengisi cairan dan darah.
  12. Dingin api
    Bisa kita jumpai pada orang yang sedang depresi maka akan memunculkan stagnasi Qi Hati yang akhirnya berubah jadi api. Sindrom Qi Hati yang macet memunculkan fenomena dingin pada ke empat anggota gerak. Fenomena inilah yang memunculkan diagnosa dingin api terjadi bersama-sama. Jika kita kasih ramuan yang panas akan tambah panas hatinya dan memunculkan pusing. Maka formulanya adalah yang melancarkan Qi Hati  misalnya Si Ni San atau Xiao Yao San. Herbal Indonesia yang bisa dipakai adalah umbi rumput teki dan  temulawak.
  13. Lembab kering
    Seolah olah berlawanan, tetapi hal ini juga bisa muncul di pasien. Seorang dengan kondisi dalam lembab luar kering. Seorang dengan Limpa yang lemah maka hawa lembab cenderung terkumpul di dalam Limpa. Lembab inilah yang mengganggu pencernaan sehingga nutrisi tidak diserap dengan baik. Maka memunculkan defisiensi pada Paru-paru sehingga membuat kulit menjadi kering. Formula yang tepat adalah dengan minum habbatussauda dan minyak zaitun. Serta minyak zaitun dioleskan pada kulit untuk melembabkan kulit.
  14. Lembab api
    Hal ini dapat ditemukan pada seorang dengan kondisi tubuh yang lembab dan panas maka akan memunculkan api. Lembab identik dengan lendir. Lendir dalam medis bisa berwujud kolesterol beserta fraksi-fraksinya yaitu: trigliserida, LDL dan HDL. Kasus ini sangat baik sekali dilakukan bekam basah pada titik-titik sunnah misalnya: ummu mughit, kaahil, akhdain, katifain, ala warik dan ‘ala dhohril qodami. Herbal yang dianjurkan adalah yang meredakan panas dan membuang racun api misalnya: sambiloto, jombang dan rumput lidah ular.
  15. Kering api
    Kering dan api mempunyai hubungan yang dekat. Sebagaimana panas dan kering. Sebenarnya ini hampir sama dengan panas kering. Tetapi yang membedakan adalah bahwa fenomena api akan memunculkan gejala diantaranya sbb:

    • Perdarahan
    • Gangguan jiwa: misalnya histeria, depresi
    • Gangguan kesadaran misalnya koma
    • Gangguan otot misalnya kejang

Kombinasi 3 unsur

BERSAMBUNG…..Insya Allah…

Contoh Analisa Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Contoh Analisa Rumus 4K

Contoh Analisa Rumus 4K

Seorang pasien nama Fulan usia 43th tahun datang dengan keluhan utama: sakit kepala dan leher yang kaku. Keluhan disertai dengan mudah haus, lambung sering terasa perih, banyak makan, perut terasa kembung dan sebah. Dilakukan pemeriksaan hasil sbb:

  • Tekanan darah : 180/110
  • Nadi : 105 kali/menit, kuat dan besar
  • Lidah : warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan.

Contoh Analisa Rumus 4K

Pasien ini kita diagnosa: Hipertensi grade II. Untuk menentukan kondisi kita masukkan dalam rumus 4 K:

Contoh Analisa Rumus 4K

Mari kita analisa satu persatu:

  • sakit kepala dan leher yang kaku menunjukkan adanya stagnasi qi dan xue yang disebabkan karena Lambung yang ekses lembab panas.
  • disertai dengan mudah haus, Lambung sering terasa perih, banyak makan: ini menunjukkan Lambung ekses panas.
  • perut terasa kembung dan sebah menunjukkan adanya stagnasi Qi Lambung atau faktor ekses lembab.
  • Tekanan darah: 180/110 menunjukkan hipertensi grade II
  • Nadi: 105 kali/menit, terasa kuat dan besar menunjukkan ekses panas
  • Lidah: warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan: menunjukkan ekses panas dan lembab.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K

Dengan rumus 4K ini kasus fulan adalah: hipertensi grade II dengan ekses lembab dan panas pada lambung disertai dengan stagnasi Qi Lambung dan stagnasi Qi Xue pada meridian Kandung Kemih (BL) karena pathogen panas.
Sehingga akan kita rencanakan terapinya dengan prinsip: membuang lembab dan panas pada Lambung, melancarkan stagnasi Qi Lambung dan membuang panas pada meridian BL serta melancarkan Qi meridian BL.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K
Demikian sebagai contoh penerapan Rumus 4K dalam diagnosa dan terapi

Kombinasi Teknik Bekam

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Kombinasi Teknik Bekam

Sering muncul sebuah pertanyaan, apa semua titik dilakukan bekam basah? Berapa jumlah kop dalam sekali terapi? Bisakah bekam dikombinasikan dengan moksa atau akupuntur? Atau bekam dengan satu titik saja atau perlu banyak titik? Untuk menjawab ini kita sebaiknya  tahu apa itu bekam dan bagaimana patomekanismenya dalam mengobati pasien.
Disinilah pentingnya kita mengingat kembali apa dan bagaimana bekam sinergi itu.
Bekam sinergi adalah:
Sebuah metode penanganan penyakit yang melibatkan penarikan Qi (Energi) dan Xue (darah) ke permukaan kulit menggunakan ruang hampa udara (vakum) yang tercipta di dalam gelas atau kop dengan mempertimbangkan kekuatan 7 materi dasar[1] dan 6 patogen ekternal[2] yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.
Kita melakukan pembekaman untuk mengambil ekses pathogen pada organ ataupun meridian yang telah kita diagnosa memakai Rumus 4 K pada Bab sebelumnya.
Sebelum ke kombinasi teknik bekam maka akan saya sampaikan beberapa penamaan lokasi titik bekam:

  • Kepala dan leher
    Titik yang berada di kepala sangat banyak, baik yang merupakan titik yes point[3] atau titik utama seperti: ummu mughit (baihui) dan  al akhdain.
  • Ruang atas
    Ruang atas adalah ruang yang berada di atas diafragma. Ruang atas ini ada beberapa titik yang sering dipakai adalah: Al kaahil, al katifain, titik belakang Paru (Feishu) dan titik belakang Jantung (Xinshu).
  • Ruang tengah
    Lokasi daerah ini berada diantara diafragma dengan umbilicus[4] titik organ yang berada di sini adalah: titik belakang Hati (ganshu), titik Limpa dan Lambung (pishu dan weishu).
  • Ruang bawah
    Ruang yang berada di bawah umbilicus yang diisi oleh titik belakang Ginjal (shen shu), titik belakang Kandung Kemih dan titik Usus Besar.
  • Lokal
    Titik lokal sangat banyak sekali tergantung dari lokasi keluhan atau organ yang terkena. Mencakup titik tubuh bagian depan (dada dan perut), tangan serta kaki.

Kombinasi Teknik Bekam

Ketika rumus 4K dan Diagnosa 6 unsur kita terapkan maka bisa memunculkan beberapa kombinasi sbb:

  1. Atas bekam basah, tengah dan bawah bekam kering
    Hal ini dilakukan pada beberapa kasus dengan diagnosa sbb:

    • Paru-paru terserang angin panas
    • Paru-paru ekses lembab panas
    • Jantung terserang ekses panas

    Ketiga kasus di atas disertai dengan bagian bawah dan tengah terjadi defisiensi. Bekam basah akan mengeluarkan angin dan panas. Ketika darah keluar maka panas tubuh juga akan keluar. Ketika panas keluar, maka lembab akan ikut keluar. Bekam kering pada kasus ini adalah untuk menarik Qi ke permukaan tanpa menguras Qi-nya sebagaimana pada bekam basah. Maksud dari bekam kering juga untuk menghilangkan stagnasi pada bagian tengah dan bawah sehingga bisa menghilangkan nyeri.

  2. Bekam basah satu titik  pada kepala dan leher
    Kombinasi Teknik Bekam, Hal ini bisa kita lakukan pada beberapa diagnosa sbb:

    • Hiperaktifitas Yang Hati bekam basah pada ummu mughit saja atau bisa ditambah akhdain dan kaahil
      Kombinasi Teknik Bekam
    • Keluhan mata merah, nrocos, pegel, gatal dengan hiperaktifitas Yang Hati bisa diambil pada ummu mughit.
    • Keluhan kaku leher karena salah posisi tidur atau leher kaku karena masuk angin bisa diambil leher dengan kombnasi bekam kering seluruh ruang atas, tengah dan bawah untuk mengambil anginnya
      Kombinasi Teknik Bekam
  3. Bekam basah  dan moksa
    Kombinasi ini dilakukan pada kasus atas panas bawah dingin. Jantung dan paru paru ekses panas dan lembab tetapi ginjal dan usus besar atau limpa lambungnya lemah. Moksa dilakukan pada titik Shen Que (Ren 8), Yung quan (KI 1) untuk mendinginkan atas dan menghangati bawah. Misalnya pada kasus seorang dengan pasca stroke kondisinya tensi tinggi, kepala sering pusing, nadi besar kuat. Lidah merah dengan selaput putih tebal, basah dan kotor. Terdapat gejala tidak bisa merasakan kencing dan buang air besar sehingga sering ngompol dan BAB tidak terkontrol. Kasus ini menunjukkan atas panas bawah lemah sehingga pathogen lembab dingin masuk.
  4. Bekam basah pada ruang bawah saja
    Kombinasi Teknik Bekam, Bekam pada ruang bawah saja. Ini bisa diterapkan pada kasus lembab panas pada kandung kemih dan ginjal. Secara medis sering terjadi pada kasus batu ginjal, batu saluran kemih dan infeksi saluran kemih serta wasir dengan sindrom  lembab panas.
    Kombinasi Teknik Bekam
  5. Bekam basah pada lokal point
    Indikasi lokal poin ini sangat luas sekali terutama terkait dengan Xue Yu (darah stasis) dengan penyabab ekses panas atau trauma lokal serta Tan (dahak). Seperti yang telah dibahas pada Bab sebelumnya bahwa darah stasis adalah produk patologis yang sangat bagus jika dilakukan terapi purgasi dan melancarkannya dengan bekam basah.
    Secara medis ini bisa dilakukan pada:

    • Cedera trauma dengan memar dan bengkak pada alat gerak, maka bisa diambil sekitar lokasi.
    • Tangan dan kaki yang sering kesemutan, baal atau mati rasa dengan kondisi darah dan energinya cukup.
    • Migren bisa diambil pada pelipis (Taiyang)
      Untuk area pelipis saya lebih menganjurkan dengan menggunakan lancet. Dengan memakai lancing devicenya.
    • Sinusitis bisa diambil depan sinus maksilaris (bawah mata)
      Tentunya hal ini dilakukan sinus dengan ekses lembab panas pada Paru atau Liver.
    • Nyeri dada dengan adanya stagnasi darah (Xue Yu)  dengan kondisi ekses bisa diambil lokal pada lokasi ditambah dengan Renzhong (Ren 17).
    • Nyeri daerah pergelangan kaki karena bengkak terkena radang sendi atau asam urat bisa diambil pada daerah Cheng san (Bl 57) dan San Yin Jiao (Sp 6) serta Taichong (Liv 3).
    • Frozen shoulder bisa dilakukan titik lokal pada Jian Jing (GB 21), SI 9, LI 14, LU 2, dll.
  6. Bekam basah dan akupuntur
    Kombinasi bekam basah dengan akupuntur sangat mungkin sekali dilakukan, untuk menunjang pengobatan. Terutama pada kasus kasus ekses panas, angin, lembab dan api. Misalnya pada kasus sbb:

    • Vertigo karena ekses Yang Hati maka bekam dilakukan pada: Ummu mughit, al akhdain dan kaahil. Dan akupuntur dilakukan pada titik: Feng Chi (GB 20), Yang Ling Quan (GB 34), Yintang, He Gu (LI4) dan Taiyang.
    • Stroke karena akumulasi dahak, angin dan panas maka bekam dilakukan pada: Ummu mughit, al akhdain dan kaahil. Dan akupuntur dilakukan pada titik: Feng Long (ST 40), Taichong (Liv 3), Hegu (Li 4), Wai Guan (TE 5), Quchi (LI 11), Fengshi (GB 31) dan Zu san li (ST 36).
    • Hipertensi karena Yang Shi Hati maka bekam dilakukan pada: Ummu mughit, al akhdain, kaahil, titik belakang Jantung dan Liver. Dan akupuntur dilakukan pada titik: Baihui, Si shenchong, Hegu (LI4), Quchi (Li 11), Taixi (KI 3), Fuliu (Ki 7) dan Taichong (Liv 3).
    • Leher yang kaku bekam dilakukan pada: al akhdain, kaahil dan katifain. Dan akupuntur dilakukan pada titik: Houxi (SI 3), LU 7, Bailao dan Feng Chi (GB 20).
    • Low back pain dengan kondisi ekses bekam dilakukan pada: titik belakang Ginjal dan Usus Besar.  Dan akupuntur dilakukan pada titik: Yao tong Xue, Lin Gu dan Da Bai pasien berjalan dengan menggoyangkan pinggulnya. Jika tidak bisa saat dilakukan pembekaman dilakukan penusukan pada Wei zhong (BL 40), BL 57, BL 58 dan BL 60.
    • Sciatica bekam dilakukan pada:  Huan Tio (GB 30) dan Shen shu (BL 23)  dan akupuntur dilakukan pada titik: Fengshi (GB 31), Yang Ling Quan (GB 34), Cheng Fu (BL 36), Yin Men (BL 37), Wei zhong (BL 40), Cheng san (BL 57), Feiyang (BL 58) dan  Kun Lun (BL 60).
    • Ambeien (hemorrhoid) dengan lembab panas maka bekam dilakukan pada Zhi Bian (BL 54), Da chang shu (BL 25), akupuntur pada Weizhong (BL 40) dan Cheng San (BL 57).
    • Masuk angin panas al akhdain,  kaahil, katifain, titik belakang Paru.
      Akupuntur pada titik Feng chi (GB 20) dan He Gu (Li 4) serta Waiguan (TE 5).
    • Sinusitis dengan sebab Paru-paru ekses panas dan lembab dilakukan bekam basah pada al akhdain, kaahil, katifain, titik belakang Paru. Akupuntur pada Bitong, Ying Xiang (LI 20), Yintang, Hegu (LI4) dan Feng Long (ST 40).
    • dll
  7. Bekam api
    Bekam api diperuntukkan untuk kondisi terserang pathogen angin, lembab dan dingin. Atau bisa dilakukan pada kaku otot sepanjang meridian Kadung Kemih pada punggung dan pinggang. Bisa juga untuk kasus kasus dingin yang membekukan meridian seperti: frozen shoulder, low back pain dan perut dengan ekses lemab dingin.

  8. Bekam seluncur dan bekam kering
    Bekam seluncur dilakukan untuk menarik Qi dan Xue ke permukaan tubuh sehingga daya tahan tubuh untuk menghalau pathogen menjadi kuat jika sebelumnya tentunya dilakukan pemeriksaan Qi dan Xue-nya cukup. Jadi bekam seluncur ini menarik Qi dan Xue yang berada di dalam untuk ke permukaan. Selain itu juga akan menarik angin dan panas.
    Bekam kering dilakukan untuk seorang yang mempunyai keluhan nyeri  dengan kondisi Yin dan Xue-nya lemah. Bekam kering mengeluarkan pathogen tanpa mengeluarkan materi dasar yaitu Xue (darah). Bekam kering juga dianjurkan dipakai untuk kasus angin panas dan dingin pada anak anak. Karena untuk kasus anak tidak dianjurkan bekam basah. Boleh dilakukan bekam basah dengan kop satu saja, sedangkan yang lainnya dengan bekam kering. Hal ini mengingat anak-anak merupakan masa pembentukan darah. Bekam basah dengan satu titik akan mengeluarkan pathogen tanpa menguras materi dasar, dengan satu kop bekam basah juga akan memacu produksi darah. Allohu ‘Alam
  9. Bekam basah super banyak
    Kombinasi Teknik Bekam, Bekam basah dengan kop belasan bahkan puluhan bisa dilakukan pada kondisi pasien yang benar benar ekses panas, angin dan adanya Xue Yu (darah stasis) dengan adanya ekses panas tersebut. Tentunya nadi harus mendukung ke arah ekses serta fisik yang masih kuat.

Kombinasi Teknik Bekam


[1] 7 materi dasar adalah: materi yang menyusun tubuh yang meliputi: Qi, Xue, Jin, Ye, Jing, Yin dan Yang.
[2]
6 patogen ekternal: penyebab penyakit dari luar tubuh yang meliputi: angin, panas, dingin, kering, lembab dan api. Lebih detail akan dibahas di BAB patogen.
[3]
Titik keluhan. Dimana ada keluhan nyeri dengan tolak tekan maka disitulah menandakan ekses pathogen atau darah stasis (xue yi)
[4]
Pusar

Rumus 4K dalam Lebam Bekam

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Rumus 4K dalam Lebam Bekam

Dalam praktek di klinik banyak saya temui fenomena lebam bekam yang berbeda-beda antara satu pasien dengan pasien yang lainnya. Dan ternyata memang ada sebuah perbedaan diagnosa dalam beberapa perbedaan fenomena yang muncul tersebut. Tentunya perbedaannya tidak akan lepas dari 4 Kondisi yang terjadi dalam tubuh pasien yang dilakukan terapi pembekaman.

Rumus 4K dalam Lebam BekamGambar: kondisi lebam bekam menurut TCM

Rumus 4K dalam Lebam Bekam

  1. LEBAM HITAM

    • lebam hitamHITAM dengan dasar MERAH mununjukkan  Panas membuat darah stagnan (tidak lancar). Hal ini didukung dengan data lidah: merah kehitaman dan nadi seret tidak lancar. Terapinya dengan BEKAM BASAH dan herbal pembuang panas (akar alang-alang) serta pelancar darah (Dan shen, daun dewa, sambung nyawa).
    • HITAM dengan dasar PUCAT menunjukkan  energi lemah sehingga tidak bisa mendorong darah. Maka terapinya dengan memberikan Herbal Tonik (habbatussauda, ginseng, jamur ling zhi) atau terapi Penghangatan (moksa) dan herbal pelancar darah (chuan xiong, taoren dan hong hua)
    • HITAM dengan dasar PUCAT –> Pathogen dingin luar membekukan meredian membuat darah stagnan. Terapi dengan bekam api, pemberian herbal yang mengusir angin dingin seperti jahe segar dan ranting kayu manis.
      Rumus 4K dalam Lebam Bekam
  2. LEBAM MERAH
    • Lebam MerahMenunjukkan Energi dan Darahnya banyak berada di permukaan untuk menghalau pathogen luar. Sehingga jika kita jumpai lebam bekam kering dengan warna merah maka bisa dilakukan bekam basah, jika nadinya kuat.
    • Atau karena adanya panas di dalam sehingga darah didorong ke atas dan ke luar sehingga akan nampak muka merah, mata merah dan mudah marah Lidah: merah, selaput tebal. Terapinya dengan bekam basah.
    • Jika ada lebam MERAH campur HITAM –> Panas membuat darah stagnan (tidak lancar) –> lidah: merah kehitaman, nadi seret tidak lancar. Terapi bekam basah dan diberikan herbal pelancar darah dan pembuang panas serta pendingin darah.
  3. LEBAM WARNA SAMA DENGAN AREA YANG TIDAK DIBEKAM
    • Lebam area yang dibekam tidak ada perubahan warna menunjukkan kondisi yang normal jika nadinya normal. Maka bisa dilakukan bekam basah, kering maupun api.
    • Kondisi bisa dijumpai lemah jika nadinya menunjukkan lemah maka kontra indikasi dilakukan pembekaman
  4. LEBAM PUCAT
    • Jika Warna PUCAT dengan hasil pemeriksaan nadi: kuat, permukaan dan besar maka menunjukkan adanya invasi angin dingin yang menyerang permukaan tubuh sehingga membekukan meridian. Akhirnya muncul warna pucat dengan tubuh yang kuat. Terapinya dengan usir dingin luar atau meredian dengan: bekam api. Diberikan herbal pembebas permukaan atau pengusir angin dingin yaitu: Ranting kayu manis (Gui zhi), Jahe segar (Sheng Jiang), jahe liar (Xixin), dll.
    • Jika warna lebam pucat disertai dengan nadi: lemah, tenggelam dan lambat, ektrimitas[1] dingin. Maka menunjukkan dingin internal (Yang Xu). Terapinya de ngan memberikan  penghangat pada area perut dan pinggang,  seperti lampu TDP dan moksa. Bisa ditambahkan dengan menggunakan herbal penghangat dalam yaitu: Kulit batang kayu manis (Rou Gui), Jahe kering  (Gan Jiang), Cengkeh (Ding xiang) dan Fuzi.
  5. MERAH MUDA
    Kondisi tubuh dengan lebam area kop bekam warnanya merah muda menunjukkan beberapa kemungkinan:

    • Tubuh dengan kondisi panas karena kekurangan cairan, Jika didukung dengan nadi yang cepat dan lemah. Maka terapinya sebaiknya Bekam Kering dengan tambahan herbal penguat yin yaitu: ophiopogon, spirulina, gamat cair, jus buah-buahan yang berasa agak asam, dan lain sebagainya.
    • Tubuh kondisinya normal jika nadinya normal dan tidak ada gejala dan tanda yang menunjukkan defisiensi Yin atau Yin Xu (sering berkeringat malam hari, merasakan panas pada dada, telapak tangan dan kaki, sering berkeringat pada malam hari). 
  6. LEBAM MAL PRAKTEK BEKAM:

    • Timbulnya vesikel –> karena mengekop terlalu lama dan terlalu kuat
    • Seorang dengan serangan pathogen lembab panas
    • Kulit yang lemah misalnya pada orang tua yang sudah keriput
  7. EMBUN YANG MENYERTAI PEMBEKAMAN
    Fenomena embun dalam kop bekam tidak selalu muncul pada seorang yang dilakukan pembekaman. Maka tentunya ini mempunyai makna kondisi yang berbeda antara yang berembun dan yang tidak berembun.
    Embun disebabkan karena udara dalam KOP LEBIH PANAS daripada di luar kop. Maka  panas akan membuat hawa lembab, atau panas akan menarik hawa lembab masuk ke dalam kop sehingga muncullah  EMBUN.
    Yang membuat udara dalam kop lebih panas  karena tubuh terserang unsur panas, dingin, angin dan api.
    Rumus 4K dalam Lebam Bekam
  8. DARAH YANG SANGAT BANYAK
    Darah yang dibekam keluar dengan sangat banyak. Darah banyak, sangat banyak  kemungkinan yang mempengaruhi  diantaranya adalah sbb:

    • Qi (Energi Jantung)
    • Banyaknya darah
    • Pathogen panas
    • Pathogen dingin
    • Dalam tidaknya penyayatan
    • Tekanan darah
    • Emosi seseorang dan lain sebaginya
  9. Darah seperti jelly
    Rumus 4K dalam Lebam Bekam, Banyak pasien yang mengatakan bahwa darah yang kotor itu seperti jelly. Hal ini didapatkan dari para ahli bekam atau terapis yang mengatakan demikian ke pasiennya. Secara medis hal ini belum diketahui secara pasti karena darah yang keluar dari tubuh selalu akan menggumpal. Untuk membahas kotor dalam artian banyak oksidannya maka masih diperlukan banyak sekali penelitian tentang hal itu. Tetapi secara empiris bekam sangat terbukti bagus untuk pengobatan segala macam penyakit dengan kondisi yang ekses.

Rumus 4K dalam Lebam Bekam


[1] Anggota gerak

Rumus 4K dalam Lebam Bekam

http://bekamsinergi.com/

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Seiring berjalannya waktu, rumus ini saya kembangkan lagi menjadi hubungan 4 kondisi yang akan membuat sebuah konsep tersendiri dengan gambaran yang lebih mudah dipahami.
Hubungan itu dapat kita lihat dalam skema di bawah ini:
Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Keterangan:
menunjukkan hubungan yang saling mempengaruhi diantara 2 kondisi

  1. Hubungan antara Ekses dengan Emosi
    Ekses selalu pathogen luar atau ketidakseimbangan Yin Yang organ. Ada kaitan antara ekses yang akan menghasilkan gangguan emosi. Hal ini sering terlihat misalnya pada seorang yang marah. Terkadang kita jangan terlalu cepat menyalahkan orang dengan kata-kata “orang kok mudah marah”, boleh jadi karena ketidakseimbangan Yin Yang organ Hatinya sehingga tanpa sebab pun ia gampang marah. Maka kasus ekses membuat emosi sementara ini saya amati pada kasus  Yang Shi Hati membuat marah.
  2. Hubungan antara Ekses dengan Defisiensi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Ekses pathogen yang menyerang tubuh kita dalam stadium lanjut akan membuat sebuah akibat defisiensi materi. Hal ini sering kita jumpai pada kasus berikut:

    • Panas, kering dan api akan menguras Jin Ye dan Xue.
      Hal ini akan kita jumpai pada kasus demam. Ketika ada anak demam maka akan terjadi mekanisme panas menguras cairan. Saat demam sebaiknya langkah yang utama adalah memberikan asupan cairan yang cukup, mengusir pathogen dan menahan cairan supaya tidak keluar.
      Atau kondisi Yang shi organ bisa juga akan menguras Jin Ye dan Xue seperti pada sindrom Yang Shi Hati akan membuat Yin Xu Hati dan Xue Xu Hati.
    • Dingin akan mengkonsumsi Yang
      Hawa dingin yang masuk kedalam tubuh akan mengkonsumsi Yang (kehangatan tubuh). Misalnya ketika seorang makan buah-buahan yang berasa asam terlalu banyak seperti mangga yang masih muda, akan muncul gejala Limpa dingin sehingga ia akan diare dengan perut yang mual dan melilit disertai dengan tubuh yang dingin dan pucat.
    • Lembab akan mengkonsumsi Yang
      Hawa lembab bisa masuk ke dalam tubuh. Lembab lebih cenderung akan menyerang Limpa, karena Limpa suka yang kering benci yang lembab. Ketika ekses lembab maka akan memunculkan gejala Yang Limpa defisiensi yang ditandai dengan badan terasa berat, diare dengan adanya lendir, perut terasa kembung, dada terasa sumpek disertai dengan kaki dan tangan yang dingin.
    • Angin bisa membuat Qi lemah
      Sebagaimana pertengkaran antara pertahanan tubuh dengan pathogen, maka ketika angin masuk kedalam tubuh tidak kita usir bisa memunculkan Qi pertahanan semakin lemah. Biasanya angin membawa pathoghen yang lain saat masuk kedalam tubuh kita.

    Dari uraian diatas maka dapat kita lihat sebuah hubungan ekses membuat defisiensi.

  3. Hubungan antara Ekses dengan stagnasi
    Sebagaimana sudah saya sampaikan di bab sebelumnya bahwa ekses pathogen akan membuat stagnasi. Untuk memudahkan masing-masing pathogen akan saya jelaskan berikut ini :

    • Panas dan lembab pada Lambung akan memunculkan nyeri pada Lambung, sering sendawa dan mudah lapar. Ini menunjukkan panas dan lembab pada Lambung memunculkan stagnasi Qi Lambung sehingga tidak turun dengan baik ke Limpa.
    • Lembab dan dahak pada Paru-paru akan memunculkan Stagnasi Qi dalam dada yang ditandai dengan dada terasa sumpek tidak longgar, batuk dan bisa sesak nafas.
    • Dingin yang menyerang meridian maka akan memunculkan stagnasi darah. Sehingga akan memunculkan gejala nyeri, kaki dan tangan yang baal dan kesemutan.
    • Lendir yang ekses dalam tubuh kita biasanya secara medis masuk dalam kategori hiperkolesterol akan memunculkan gejala stagansi Xue dengan gejala kaki dan tangan yang pegel-pegel, kesemutan dan baal. Karena lembab akan mengotori meridian.
    • Lembab panas pada Ginjal dan Kandung Kemih maka akan memunculkan stagnasi Qi Ginjal sehingga tidak lancar dalam menurunkan Qi-nya ke bawah dalam wujud kencing yang tidak lancar dan terasa panas serta nyeri.
  4. Hubungan antara Defisiensi dengan Emosi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Defisiensi materi akan memunculkan gangguan emosi. Hal dapat dijumpai pada kasus defisiensi Xue Hati dan Yin Hati akan membuat orang mudah marah dan  tidak tenang karena kekurangan Yin Xue Hati membuat Yang Hati mudah berkobar.
  5. Hubungan antara Defisiensi dengan Stagnasi
    Stagnasi Qi, Xue dan Jin Ye bisa terjadi jika adanya defisiensi dari materi yang dijalankan dalam sebuah pergerakan Qi, misalnya:

    • Seorang dengan anemia maka akan merasakan pusing karena Energi Jantung yang memompa lemah. Energi Jantung lemah karena didalam pembentukan energi memerlukan darah.
    • Defisiensi Yang akan membuat Stagnasi Xue, karena dalam sebuah kehangatan tubuh yang cukup dingin tidak akan membuat kontrkasi pembuluh darah sehingga jalan darah jadi lancar.
    • Defisiensi Qi juga akan memunculkan stagnasi karena Qi yang mendorong darah.
  6. Hubungan antara Defisiensi dengan Ekses
    Hubungan ini sudah sangat dikenal karena ketika tubuh defisiensi maka kondisi tubuh lemah sehingga mudah terjadi ekses pathogen. Sebagi contoh misalnya:

    • Orang dengan Defisiensi Yin akan memunculkan panas
    • Orang dengan kelamahan Qi Limpa maka Limpa akan mencerna makanan kurang sempurna akhirnya memunculkan ekses dahak
    • dan lain sebagainya
  7. Hubungan antara Stagnasi dengan Emosi
    Ketidaklancaran jalannya materi maka akan membuat nutrisi ke organ juga tidak maksimal. Maka ketika nutrisi ke organ tidak maksimal memunculkan defisiensi. Defisiensi ini yang akan memunculkan sebuah emosi yang terkait dengan organ. Misalnya defisiensi Paru maka membuat orang tersebut mudah bersedih, defisiensi Qi Ginjal membuat orang tersebut gampang takut dan lain sebagainya.
  8. Hubungan antara Stagnasi dengan Defisiensi
    Adanya stagnasi maka akan membuat kekurangan pasokan materi pada daerah yang dituju. Misalnya pada kasus Stagnasi Xue pada Jantung maka akan membuat Otot Jantung kekurangan darah. Sehingga akan memunculkan gejala nyeri pada dada sebalah kiri yang bisa menjalar sampai dengan belikat dan lengan sebelah kiri.
  9. Hubungan antara Stagnasi dengan Ekses
    Stagnasi Qi Hati akan membuat ekses Yang Hati. Qi Hati yang tertekan akan membuat stagnasi, sehingga akan meunculkan Yang Shi Hati.
  10. Hubungan antara Emosi dengan Ekses
    Emosi yang terlalu berlebihan seperti emosi marah maka akan menggerakkan Qi naik ke atas. Emosi marah akan membuat darah bergejolak sehingga akan memunculkan fenomena Ekses. Sedangkan emosi yang lain lebih ke arah membuat Defisiensi.
  11. Hubungan antara Emosi dengan Defisiensi
    Emosi dengan defisiensi mempunyai hubungan sebab akibat. Sedih akan menguras Qi sehingga akan membuat defisiensi. Takut yang membuat energi turun ke bawah maka juga akan menampakkan defisiensi energi. Berpikir yang mendalam akan mempengaruhi kerja Limpa dan akhirnya bisa membuat Defisiensi Qi dan Xue.
  12. Hubungan antara Emosi dengan Stagnasi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Emosi akan membuat Stagnasi Qi. Biasanya yang sangat berpengaruh terhadap Stagnasi Qi Hati. Misalnya cemas, sedih dan berpikir yang mendalam serta rasa takut yang berlebihan akan memunculkan gejala badan lemah, tangan dan kaki sering merasakan dingin, padahal nadinya kuat. Qi Hati Stagnan sehingga fungsinya menyalurkan energi ke semua organ tidak berjalan dengan baik. Maka bisa saja akan memunculkan sesak nafas, dada terasa sumpek, nyeri pada area Hipokondrium, menstruasi yang tidak lancar dan lain-lain.

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Skema: Dasar Rumus 4 Kondisi

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K, Defisiensi mempunyai makna kekurangan. Kekurangan dalam bahas timur sering di beri nama: Xu. Kekurangan yang dimaksud adalah kekurangan materi dasar tubuh. Ada 7 materi dasar tubuh yaitu sbb: Qi (energi), Xue (darah), Jin (cairan yang jernih), Ye (cairan yang keruh), Jing (materi bawaan), Yin dan Yang.
Dalam kedokteran timur 7 materi ini tidak pernah berlebih atau bergejolak, kondisi yang kita jumpai 7 materi dasar yang normal atau kondisi sebaliknya yaitu kekurangan 7 materi dasar.
Terkadang kita sering terkecoh dengan istilah darah yang bergejolak, ini kurang tepat. Darah yang bergejolak volumenya tetap, yang membuat gejolak adalah adanya panas yang masuk ke dalam tubuh. Sebagaimana ilustrasi yang pernah saya tulis[1], air ketika direbus dalam sebuah panci akan membuat sebuah gejolak gelombang, tetapi volumenya tetap tidak bertambah, bahkan ketika sudah lama maka akan muncul stadium panas akan mengeringkan cairan. Jadi 7 materi dasar tidak pernah ekses. Ini diperkuat dengan herbal yang ada dalam Material Medika di sana tidak akan kita temukan formula untuk melemahkan energi atau untuk melemahkan darah. Yang ada adalah formula penambah darah dan penambah energi. Maka bisa dipastikan ketika kita berbicara defisiensi selalu defisiensi materi dasar.

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

RUMUS 4 K UNTUK DEFISIENSI 7 MATERI DASAR

No MATERI GEJALA DAN TANDA
1 Sindrom Qi Xu (sindrom kekurangan energi) Muka pucat, Lemah, letih, lesu, tidak bergairah, loyo dan keluar keringat dingin. Lidah kecil dan warna agak pucat nafsu makan buruk, napas pendek, berkeringat spontan, pucat mudah terkena faktor eksogen, nadi lemah, abdominal flatulence[2] dan diare yang sering.
2
Sindrom kekurangan Yang (Yang Xu) Gejalanya sama dengan kekurangan Qi ditambah dengan kaki dan tangan dingin, muka pucat kehitaman.
Lidah: gemuk, pucat, berair, selaput putih tebal.
 3 Sindrom kekurangan darah (Xue Xu) Pusing, pandangan kabur, bibir dan lidah pucat dan tidak bercahaya
Lesu, palpitasi, daya ingat buruk, insomnia[3], nyeri yang tumpul di dada dan hipokondria[4], mata kering, gangguan menstruasi (terlambat atau amenorhea), dengan darah warna merah muda. Kejang otot, ekstremitas baal[5], gerakan persendian terbatas.
 4 Sindrom kekurangan Yin (Yin xu) Muka dengan warna merah terang, kulit kering, bibir kering, BAB keras, keluar keringat waktu tidur malam hari, telapak tangan dan kaki terasa panas, dada terasa panas.
Lidah dengan warna merah muda, selaput hilang.
Nadi teraba cepat dan lemah.
 5 Sindrom kekurangan Jing Biasanya ditandai dengan berbagai keterlambatan: lambat berbicara, lambat berjalan, pada usia dewasa cepat muncul uban pada usia dini, kemandulan, dll.
 6 Sindrom kekurangan Jin ye  hidung, mulut, tenggorokan, bibir kering, aphonia[6], serak, rambut kusam dan rontok, mata cekung, kulit keriput, gelisah, haus, oliguria[7], konstipasi[8], lidah merah dengan lapisan yang kering.

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

EMOSI
Emosi yang saya maksud adalah emosi yang tidak normal. Ada 7 macam emosi yang sering mempengaruhi tubuh kita yaitu :

  1. Marah
    Marah menyebabkan Qi naik, dan mengganjal. Maka sering dijumpai gejala muka dan mata merah, dada terasa penuh, nafas memburu, mungkin mual atau muntah, kadang bisa terjadi tidak sadarkan diri.
    Terapi saat terjadi kemarahan diantaranya bisa kita lakukan :

    • Membaca do’a perlindungan.
      Dari Mu’az bin Jabal, ia berkata “ada dua orang yang saling mencela satu sama lain dihadapan Nabi SAW. Salah satu diantara keduanya marah dan memerah wajahnya. Nabi pun menasehatinya dan bersabda: Aku akan mengajarkan sebuah kalimat jika ia mengucapkannya, tentu kemarahannya akan hilang: “aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”
    • Berwudhu
    • Ketika ada seorang yang marah maka dianjurkan untuk merubah posisi. Dari yang berdiri untuk duduk, dari yang duduk untuk berbaring. Atau keluar rumah, diam dan sebagainya. Ini kalau kita lihat dengan mekanisme dasarnya marah membuat qi naik, gerakan berbaring akan melawan dan menyeimbangkan kondisi saat marah.
    • Menghadirkan pahala dibalik keutamaan menahan marah dan kehinaan bagi yang melampiaskan kemarahannya.
      “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”
      (QS. Ali Imran – 134)
      Dari Abu Hurairah Ra. seorang lelaki berkata pada Rasulullah Saw, berilah saya nasehat. Rasulullah Saw bersabda “Janganlah engkau marah” Rasulullah mengulang-ulang pada ucapannya. (HR. Bukhari)
      Di dalam hadits Rasulullah Saw bersabda : “Orang yang kuat bukanlah orang yang hebat dalam bertengkar, sesungguhnya orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan emosi ketika harus marah.” (HR. Bukhari)
    • Mungkin ada hikmah dari yang apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan kita sehingga membuat marah.
      Di dalam surat Al-Baqarah ayat 216 diterangkan,
      “Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia sangat baik untukmu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kalian tidak mengetahui.”[9]

      Emosi marah yang berlebihan dapat melukai Liver, maka dapat dijumpai juga gejala gejala pencernaan seperti perut Kembung, sering bersendawa dan  terasa pahit asam di Mulut.
  2. Takut
    Takut yang berlebihan dapat menyebabkan Qi turun dan melukai Qi Ginjal, maka sering dijumpai BAB dan BAK yang tidak terkontrol, beser mani, pada anak kecil sering ngompol. Takut disini bisa jadi dari sebab yang terlihat maupun sebab yang tidak terlihat.
  3.  Sedih
    Sedih yang berlebihan dapat menyebabkan Qi surut dan habis, dan melukai Paru-paru maka sering dijumpai gejala mudah lelah, nafas lemah, tidak punya kemauan dan tidak bersemangat.
    Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K
  4. Cemas
    Biasanya emosi ini merupakan gabungan dari emosi lainnya menjadi satu: berpikir, sedih, gembira, takut dan kaget.
  5. Gembira
    Gembira yang berlebihan dapat menyebabkan Qi menjadi perlahan, tidak dapat menguasai Jiwa di Jantung, maka dapat dijumpai gejala gila atau tidak sadarkan diri.
  6. Berpikir
    Banyak Pikiran yang berlebihan dapat menyebabkan Qi berkumpul dan melukai Limpa, maka sering dijumpai gejala kembung, perut terasa penuh (sebah), nafsu makan menurun dan  mencret.
  7. Terkejut
    Kaget yang berlebihan dapat menyebabkan aliran Qi menjadi kacau, Qi pada Jantung juga ikut kacau, maka sering dijumpai gejala kebingungan, tidak tenang dan tidur tidak nyenyak.

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K


[1] Buku bekam sinergi halaman 39
[2]
Sering kembung dan kentut
[3]
Susah tidur
[4]
Area di bawah lengkung tulang iga
[5]
Anggota gerak yang kurang bisa merasaka sesuatu rangsangan dan sering terasa tebal.[6]Suara tidak keluar
[7]
Urin keluar dalam jumlah sedikit
Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K
[8]
Susah buang air besar
[9]
http://www.arrahmah.com/read/2011/01/13/10642-sahabatku-jangan-marah-sebuah-nasehat-agar-selalu-bisa-menjaga-diri-dari-am.html

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Bagaimana Memahami Rumus 4K?

 Bagaimana Memahami Rumus 4K?

 Skema: Dasar Rumus  4 Kondisi

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Rumus ini akan mempermudah kita dalam memandang segala permasalahan penyakit yang ada. Memurut pengalaman klinis ketika kita melihat sebuah penyakit maka tidak akan lepas dari Rumus 4K ini.
Menurut kedokteran timur seorang yang sakit akan kita jumpai 4 kondisi seperti dalam alogaritma rumus 4K.
Seorang yang sakit bisa disebabkan karena Defisiensi 7 materi dasar
[1] yang menyusun tubuh manusia faktor ini ke depan kita kenal dengan istilah Defisiensi pada Rumus 4K. Yang kedua orang yang sakit bisa disebabkan oleh pathogen luar yang menyerang seseorang saat kondisi 7 materi dasarnya cukup atau saat kondisi materi tubuhnya lemah. Saat kondisi materinya cukup dan terserang pathogen luar maka kita katakan kedepan dengan istilah Ekses dalam Rumus 4K. Yang ketiga seorang yang sakit karena baru mengalami sebuah gangguan emosi seperti baru dalam kondisi sedih, cemas, memikirkan sesuatu atau sedang marah, maka ke depan kita katakan Emosi dalam Rumus 4 K. Yang keempat dari Rumus 4K adalah Stagnasi. Stagnasi dapat kita jumpai pada seorang yang sedang sakit. Stagnasi ini meliputi stagnasi Qi , Xue dan Jin Ye. Bisa kita simak dalam skema pengembangan rumus dasar 4K di bawah ini.
Sebagai contoh bisa kita lihat dalam ilustrasi kasus di bawah ini:

Bagaimana Memahami Rumus 4K

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

 Jika dilihat dalam skema di atas maka kita bisa menggunakan diagnosa 4 K ini dalam diagnosa sbb :

  • Untuk analisa kondisi tubuh secara umum baik sudah mempunyai diagnosa medis modern maupun yang belum
  • Bisa digunakan untuk analisa kondisi masing masing organ Cang Fu
  • Bisa dipakai untuk analisa titik akupuntur dan analisa ramuan herbal
  • Bisa di pakai digabungkan dengan diagnosa yang lain

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Bagaimana penjelasan masing masing kondisi tersebut?
Saya akan memulai dengan materi dasar dalam dunia Pengobatan Timur. Dalam Bab sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa seorang yang sehat adalah yang seimbang seluruh unsur yang menyusun tubuh kita. Dalam kehidupan ini semuanya mengalami sebuah pergerakan yang dinamis. Unsur yang menyusun tubuh kita dikatakan cukup bagus  jika ditandai dengan konstitusi tubuh kita yang kuat. Unsur penyusun tubuh ini  akan selalu mengalami perubahan-perubahan terkait dengan lingkungan ataupun segala aktifitas manusia itu sendiri.
Rumus 4 K adalah sebuah metode melihat kondisi tubuh kita, apa yang tidak normal. Ketidak normalan tubuh kita bisa kita lihat dalam 4 kondisi. 4 Kondisi tersebut adalah:

EKSES
Ekses kita maknai dengan berlebih. Dalam bahasa kedokteran timur sering diberi nama: Shi yang berarti berlebih. Sesuatu yang seharusnya tidak ada didalam tubuh manusia tetapi dalam kondisi tertentu sesuatu itu akan masuk menginvasi tubuh kita, sehingga ketika sesuatu itu masuk kedalam tubuh kita, kita namakan kondisi tubuh ekses. Sesuatu itu adalah pathogen luar atau materi dari produk organ cang fu yang patologis. Karena berlebih akan membuat tubuh tidak seimbang sehingga harus di buang. Dibuang ini sering diberi nama lain seperti : Sie dan  purgasi
Ekses juga bisa diartikan konstitusi tubuh yang kuat bertempur dengan pathogen. Ekses menunjukkan status daya tahan tubuh yang masih bisa menghalau pathogen.
Saat tubuh seseorang ekses pathogen maka prinsip terapinya adalah dengan membuang pathogen tersebut. Pathogen yang berasal dari luar tubuh mempunyai beberapa ciri khusus yaitu:

  1. Berasal dari Luar
    Semua pathogen luar akan masuk kedalam kulit, mulut dan hidung dan menyebabkan penyakit. Maka ketika pertahanan tubuh luar[2] seseorang itu kuat pathogen ini tidak akan masuk ke dalam tubuh.
  2. Bergantung Musim
    Bila Musim semi tiba maka akan banyak Angin, jika  musim gugur banyak pathogen Kering, jika musim dingin banyak pathogen dingin dan lembab.
  3. Bergantung Daerah
    Daerah pegunungan banyak Kering, lembab dan Dingin, daerah laut dan pantai banyak pathogen  Lembab dan panas.
  4. Saling Berkaitan
    Biasanya sering terjadi kombinasi pathogen luar yang masuk ke dalam tubuh secara bersamaan.
    Misalnya : Flu Angin Panas, Rematik Angin Lembab dan Dingin dll.
  5. Saling Bergantian
    Pada kondisi tertentu, gejala gejala  yang dialami pasien dapat berubah menjadi gejala yang lain. Misalnya pada kasus  Flu Angin Panas yang masuk kedalam tubuh, dapat berubah menjadi Lembab Panas didalam tubuh bila tidak segera diobati. Atau flu angin panas yang masuk kedalam tubuh bisa berubah menjadi dingin dan kering. Dan seterusnya

 Untuk lebih jelasnya bisa kita lihat dalam tabel penjelasan pathogen dan prinsip terapi serta tindakan terapi yang sesuai di bawah ini.

RUMUS 4K
PEMBAHASAN EKSES PATHOGEN LUAR DAN PRODUK ABNORMAL ORGAN

No

PATOGEN

GEJALA KLINIS

1 Angin Ciri:

  1. Biasanya terjadi pada musim semi, tapi dapat juga terjadi pada musim yang  lain.
    Sering dijumpai wabah flu, batuk, pilek pada musim semi.
  2. Sering berubah-ubah
    Pada kasus rematik, sering dijumpai nyeri yang berpindah tempat.
  3. Cepat datang dan pergi
    Pada kasus gatal-gatal, sering dijumpai kasus gatal yang mendadak hilang atau sembuh.
  4. Ringan dan menembus
    Karena sifatnya ringan, maka sering menyerang organ organ tubuh bagian atas seperti panca indera, kepala dan paru paru.
    Karena sifatnya mudah menembus, maka sering mendekam di bawah kulit.
  5. Bergerak
    Bergerak tanpa henti, karena itu mudah dijumpai pada kasus vertigo , Kejang, Tremor
  6. Membawa penyakit-penyakit yang lainnya.
    Sering dijumpai kasus dimana pathoge angin disertai pathogen yang lain seperti Flu Angin Dingin, Rematik Angin Panas dan Lembab  atau yang lainnya

Angin dan Hati saling berkaitan, karena itu dapat muncul gejala gejala  yang berkaitan dengan Hati seperti kembung, sakit perut, mual muntah, mencret dll

2 Panas Ciri :

  1. Mudah melukai Jin Ye dan Menghabiskan Qi
  2. Bila  Panas/Api masuk kedalam tubuh, sering dijumpai gejala haus, mulut kering, kencing sedikit, susah BAB, mudah lelah dll
  3. Membara ke atas
    Sifat Api adalah membara keatas, maka sering dijumpai gejala sakit kepala, telinga berdenging, tenggorokan sakit/bengkak, gusi berdarah dll.
  4. Mudah menghasilkan Angin dan menggerakkan Xue (Darah). Pada kasus panas/demam tinggi, dapat dijumpai gejala kejang, tangan dan kaki melipat kedalam dll
    Panas yang berlebihan dapat membuat darah bergerak keluar dari pembuluh darah, seperti gejala mimisan, BAB berdarah, darah saat menstruasi yang terlalu banyak dll
  5. Mudah mengganggu Jiwa
    Jantung dalam 5 Unsur termasuk Api, bila berlebihan akan mengganggu Jiwa yang ada dalam Jantung, maka mudah dijumpai gejala susah tidur, gelisah, bahkan pada kasus yang berat seperti gila, tidak sadarkan diri, mengigau dl
  6. lMudah mengakibatkan Bengkak dan Radang
    Panas yang masuk kedalam darah, berkumpul di satu tempat dan mengakibatkan bengkak dan radang di bagian tertentu tubuh.
3 Dingin
  • Melukai Yang Qi
    Bila  Dingin masuk dan melukai Limpa dan Lambung, maka proses pencernaan terganggu, akibatnya Qi dan Xue menjadi defisien –> anggota tubuh kekurangan nutrisi –> tangan dan kaki dingin.
  • Membeku dan Macet
    Bila Dingin masuk ke dalam Nadi / pembuluh darah –> peredaran darah menjadi tidak lancar –> membeku dan macet.
  • Menarik dan Menyimpan
    Bila Dingin masuk ke dalam meridian –> tendon dan pembuluh darah kaku dan terjadi gerakan menarik –> tangan kaki dingin dan kaku.
  • Dingin dan Ginjal saling berkaitan
    Karena itu dapat muncul gejala gejala yang berkaitan dengan Ginjal seperti Oedema (bengkak pada tubuh).
4 Lembab Ciri :

  1. Mudah mengganggu Lalu lintas Qi dan melukai Yang Qi
    Seperti air, menghambat dimana mana –> mengganggu lalu lintas Qi didalam tubuh –> Qi habis dan terluka.
  2. Berat dan kotor
    Mudah dijumpai gejala kepala atau tubuh terasa berat, dan gejala gejala mencret yang kadang disertai cairan/lendir berbau/kotor.
  3. Lengket dan Macet
    sering dijumpai pada kasus pencernaan, kotoran lengket dan tidak lega sehabis BAB, kencing tidak lancer.
  4. Mengarah ke bawah, gampang melukai 2 Yin
    Sifat air adalah mengalir kebawah, hawa lembab bersifat mirip air. Karena itu mudah dijumpai kasus bengkak pada kaki bagian bawah, dan menyerang organ tubuh dibagian bawah pinggang, seperti kasus mencret, kencing tidak lancar, infeksi pada organ kelamin.

Lembab dan Limpa sangat berkaitan, karena itu sering dijumpai gejala gejala pada kasus pencernaan seperti mencret, perut kembung, perut terasa penuh/sebah, mual muntah.

5 Kering
  1. Kesat, Mudah melukai Jin Ye (Cairan tubuh)
    Bila Kering masuk kedalam tubuh, mudah dijumpai gejala kulit kering, mulut kering, tenggorokan kering, haus, kencing sedikit.
  2. Mudah melukai Paru
    Bila Kering masuk kedalam paru, maka mudah dijumpai, tenggorokan kering, haus, banyak dahak yang menyumbat di paru, pernafasan terganggu, batuk kering.

Kering dan Paru sangat berkaitan, karena itu mudah dijumpai gejala gejala gangguan pernafasan seperti batuk kering sedikit dahak, dada terasa penuh.

6 Api

Meliputi demam tinggi, gelisah, haus berkeringat, bisul pada mulut dan lidah, gusi bengkak dan nyeri kepala serta kongesti mata. Gelisah tidak bisa tidur, mania, emosional, eksitasi dan koma atau delirium dapat timbul bila api patogen mengganggu mental.
Kecepatan sirkulasi darah akan meningkat dan menyebabkan denyut nadi yang sangat cepat. Dalam kasus yang berat darah dipaksa keluar dari pembuluh, menyebabkan epistaksis[3], ludah berwarna, tinja berdarah, hematuria[4], perdarahan rahim dan menorhagia[5].

7 Dahak dan cairan Terjadi karena :Pola makan dan minum yang tidak sehat
Suka makanan yang terlalu manis, bakar2an, atau makanan yang kurang/tidak bersih dapat mengakibatkan Limpa dan Lambung luka, Lambung kehilangan fungsi menurunkan Yang kotor, sehingga dahak dan cairan kotor tertinggal di dalam tubuh.
Terlalu banyak minum beralkohol juga menyebabkan Lembab dan panas didalam tubuh, melukai Limpa dan Lambung, akibatnya dahak dan cairan menggumpal didalam tubuh.7 emosi yang terlalu berlebihan
7 emosi yang berlebihan akan mengganggu Lalu lintas Qi dan Xue, Meridian menjadi macet dan tertutup, cairan tubuh terhenti di satu tempat.Faktor Patogen Luar
Mis : Paru terkena Kering, melukai cairan di paru, akibatnya terjadi panas yang makin melukai cairan di paru, dahak pun terbentuk di paru.Defisiensi organ Zang
Biasanya terjadi pada Limpa, Paru dan Ginjal.
Defisiensi Limpa –> Qi dan Xue tidak lancar –> cairan tubuh terhenti menjadi dahak
Defisiensi Paru –> Penguasaan atas saluran air menjadi lemah –> cairan tubuh terhenti menjadi dahak.
Defisiensi Ginjal –> Penguasaan atas cairan/air didalam tubuh menjadi lemah à cairan tubuh terhenti.Ciri :Menghambat Qi dan Xue di Meridian
Dahak dan cairan seiring Qi pergi keseluruh bagian tubuh, bila menghambat salah satu meridian, dapat mengakibatkan bagian tubuh tertentu kaku, muncul benjolan lunak, gerakan terganggu, bahkan lumpuh sebagian tubuh dll.

Menghambat lalu lintas
Bila Dahak dan cairan tubuh terhenti di salah satu organ, dapat mengganggu fungsi kerja organ tersebut.
Misalnya: Dahak dan cairan terhenti di paru –> muncul gejala dada sesak, batuk, nafas tersengal, bahkan tidak dapat berbaring terlentang dll.

Mengganggu proses peredaran cairan didalam tubuh
Misalnya: Dahak dan cairan terhenti di Limpa –> lembab dan cairan terhenti –> cairan tubuh berhenti di tubuh bagian bawah dll.

Mudah menutupi Jiwa
Dapat muncul gejala kepala pusing mata berkunang-kunang, tidak sadarkan diri, mengigau dan  gila.

Gejalanya tidak teratur, mudah berubah-ubah
Hampir semua gejala dapat dikaitkan dengan Dahak dan cairan tubuh yang terhenti.
Misalnya: Bengkak di tubuh karena cairan, mual muntah, pusing, dada terasa penuh atau sesak,  jantung berdebar, gila, vertigo, tidak sadarkan diri, benjolan lunak dibawah kulit dll.

8 Darah stasis Penyebab darah stasis (Xue Yu)

  • Qi Xu (Defisiensi Qi)
    Defisiensi Qi mengakibatkan Xue kehilangan pendorong sehingga darah terhenti jadilah darah stasis (Xue Yu)
    Defisiensi Qi mengakibatkan pathogen luar  mudah masuk dan mengacaukan sirkulasi peredaran Qi dan Xue.
    Defisiensi Qi mengakibatkan fungsi Qi untuk menghangatkan Xue berkurang. unsur dingin internal membuat darah menjadi macet  maka muncullah Xue Yu
  • Qi Zh(Qi Macet)
    Pathogen luar  yang masuk atau 7 emosi yang berlebihan dapat menyebabkan lalu lintas Qi menjadi macet dan mengganggu peredaran Xue didalam tubuh.
  • Han Ning (Dingin Beku)
    Dingin dapat masuk dan membekukan darah  sehingga Xue Yu. Dingin yang dimaksud bisa dingin luar[6] maupun dingin dalam[7].
  • Re Jie (Panas Menggumpal)
    Panas maupun 7 emosi yang berlebihan dapat menyebabkan panas didalam tubuh yang menggumpal didalam darah maka akan membuat  Xue Yu. Dengan adanya panas darah cenderung mengering sehingga membuat sebuah gumpalan.
  • Jin Kui (Cairan tubuh Defisiensi)
    Cairan tubuh adalah bagian dari darah, bila terjadi defisiensi Cairan tubuh akan membuat d darah mengental dan timbullah  Xue Yu
  • Wai Shang (Luka Luar)
    Luka luar seperti jatuh, tertimpa benda berat, luka gesekan logam. Dapat menyebabkan peredaran darah macet di bagian tertentu tubuh.
  • Qi Qing ( 7 emosi)
    7 emosi yang berlebihan dapat mengakibatkan lalu lintas Qi dan Xue terganggu sehingga membuat  peredaran darah macet dan timbullah  Xue Yu
  • Tan Zhuo (Dahak kotor)
    Dahak kotor dapat menggumpal di bagian tertentu tubuh yang mengganggu peredaran Qi dan Xue didalam tubuh maka timbullah  Xue Yu
  • Zhi Liao Bu Dang  (Proses penyembuhan yang tidak tepat)
    Proses penyembuhan yang tidak tepat akan mengakibatkan darah terhenti
    Misalnya  terjadi kasus pendarahan, tetapi malah diobati dengan obat obatan yang bersifat dingin, maka hawa dingin akan masuk ke dalam darah dan mengakibatkan darah membeku sehingga muncul  Xue Yu

Ciri darah stasis (Xue Yu):

  • Mempengaruhi lalu lintas Qi
    Darah yang macet di bagian tertentu tubuh maupun Meridian akan mempengaruhi lalu lintas Qi, yang dapat berkembang menjadi berbagai gejala lainnya.
  • Menghambat Meridian
    Karena Nadi dan Meridian terhambat, beberapa bagian tubuh maupun organ dan jaringan tidak mendapatkan Nutrisi semestinya, dapat muncul gejala nyeri, bahkan ada jaringan tubuh yang mati.
  • Mudah mengakibatkan gejala gejala yang berbahaya
    Bila Darah stasis berhenti di Paru atau Jantung, Otak, Usus atau organ yang lain dapat muncul gejala gejala  yang membahayakan jiwa seseorang.
  • Nyeri
    Nyeri yang dirasakan biasanya menusuk, tempat sakit tetap tidak berpindah, tidak suka ditekan, bila malam bertambah berat sakitnya, sering kambuh kambuhan.
    Mis : CHD / coroner heart diseases / penyakit jantung koroner
  • Bengkak/Benjolan
    Bisa disebabkan karena luka luar, muncul warna hijau keunguan, bengkak, tempat tetap tidak berpindah.
  • Pendarahan
    Pada beberapa kasus tertentu, Darah Stasis menggumpal di Meridian dan Nadi, mengakibatkan peredaran darah terganggu, bahkan dapat keluar dari Nadi.
    Mis : Pendarahan pada perempuan yang diakibatkan karena Darah stasis.
  • Ungu kebiruan
    Muka, kuku, kulit, dan bibir dapat berwarna ungu kebiruan.
    Lidah dapat berwarna keunguan dan ada titik stasis
    Nadi Tipis dan kesat, Dalam dan Senar, atau Jie Dai

[1] Buku bekam sinergi halaman 57
[2]
Didalam TCM sering disebut Wei Qi disebut  Qi pertahanan
[3]
Epistkasi : mimisan
[4] Kencing berdarah
[5]
Perdarahan haid
[6] Unsur dingin karena paparan hawa dingin dari luar tubuh
[7] Fenomena dingin yang muncul karena kelemahan Yang Qi
Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Ada sebuah rumus yang saya dapatkan dari Guru saya[1] untuk lebih mudah memahami hubungan antara pathogen yang satu dengan yang lain terutama pathogen Panas, dingin, lembab dan kering.
Rumusnya adalah sbb:

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Skema: Hubungan antar 4 pathogen yang selalu kita jumpai

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Keterangan:

  1. PK (Panas Kering)
    Panas akan membuat kering atau sebaliknya Kering akan membuat panas. Ketika ada sebuah kondisi tubuh terserang pathogen panas dengan kondisi awal yang masih terlihat cukup cairan tubuhnya maka lama kelamaan akan muncul stadium cairan yang habis karena diuapkan oleh panas.
    Atau saat seorang dengan kondisi tubuh yang kering misalnya pada kasus diare terus menerus tanpa diimbangi dengan asupan cairan yang cukup maka terjadi dehidrasi (kekurangan cairan) sehingga membuat kondisi tubuh kering, saat itulah kering akan memunculkan panas, yang lebih dikenal dengan istilah Yin Xu (panas defisiensi Yin).
  2. PL (Panas Lembab)
    Panas akan menarik lembab, biasanya terjadi pada kasus radang. Ketika awal terjadi radang tubuh akan muncul panas, kemudian dari radang tersebut muncul dahak yang kita katakan ini unsur lembab. Maka fenomena pada radang menunjukkan panas yang akan membuat hawa lembab masuk ke dalam tubuh.  Bisa juga kita temukan dalam kehidupan sehari hari uap air dari sebuah panci air yang kita panaskan maka ketika mendidih akan muncul sebuah gerakan kabut uap yang berasa panas.
    Lembab akan menarik panas. Fenomena ini ada pada sebuah gundukan sampah dedaunan yang awalnya basah lembab, maka lama kelamaan akan memunculkan panas. Kalau secara ilmu kedokteran modern sudah terjadi pembusukan.
  3. LD (Lembab Dingin)
    Lembab akan membuat dingin.ini maksudnya ketika tubuh terserang pathogen lembab, maka Yang tubuh akan terkuras. Sehingga akan membuat kelemahan Yang. Ketika Yang tubuh lemah atau defisiensi akan memunculkan fenomena dingin. Hal ini sering kita namakan dingin internal (Yang Xu).
    Dingin membuat lembab. Sebagaimana sering kita lihat di alam ketika ada hujan yang sangat deras suasana jadi dingin dan akhirnya memunculkan kabut dan embun. Di dalam tubuh manusia ketika Yang tubuh lemah maka akan membuat hawa lembab tertahan ditandai dengan adanya perut yang mual, diare dan batuk dengan lendir yang banyak dan encer.
  4. DK (dingin kering)
    Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan, Dingin membuat kering. Fenomena ini akan terlihat ketika seorang dengan kondisi dingin, maka secara naluri ia akan sedikit minum. Sehingga lama kelamaan akan memunculkan fenomena dingin kering. Atau bisa juga terjadi dengan mekanisme ketika unsur dingin masuk kedalam tubuh maka akan mengkonsumsi energi. Energi semakin melemah dengan adanya dingin. Ketika energi melemah maka cairan pun tidak dapat terabsorbsi dengan baik memunculkan kering.
    Kering akan membuat membuat dingin. Suasana tubuh yang kekurangan cairan (Yin) maka otomatis Yang tubuh juga tidak bisa terbentuk. Maka kering akan memunculkan dingin internal.

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Pada skema di atas dalam hubungan yang nampak pada bagian tengah memunculkan prinsip terapi yang sangat umum yakni :

  • Panas didinginkan
  • Dingin dipanaskan
  • Lembab dikeringkan
  • Kering dilembabkan


[1] Beliau adalah Pudji Hartanto Acp (Sang Debu) seorang guru besar Team An Nahl Indonesia. Pengajar nasional dan pengurus pusat ASPETRI (Asosiasi Pengobat Ramuan Tradisional Indonesia) semoga Alloh SWT selalu menjaganya dan memberikan barokah kepada beliau.

Rumus 3 Syarat Kesembuhan

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Rumus 3 Syarat Kesembuhan

Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Dokter atau seorang pengobat adalah seorang makhluk yang bertugas menganalisa, mencari penyebab dan mengetahui mekanisme terjadinya penyakit dan yang terakhir adalah memberikan tata laksana terhadap penyakit tersebut. Setelah sembuh maka pasien diberikan edukasi tentang penyakitnya, apa saja yang harus diperhatikan supaya tidak terulang penyakitnya dan pasien akan memperhatikan segala apa yang akan menunjang kesehatannya.
Sebagai seorang pengobat sebaiknya memperhatikan apa yang sudah disampaikan oleh Rasulullah SAW “Alloh tidak menurunkan suatu penyakit, kecuali menurunkan pula obatnya” kemudian beliau melanjutkan “ada yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya“ (HR. Ahmad)
Di dalam hadits yang lain Rasulullah SAW bersabda “setiap penyakit ada obatnya, jika obat tepat mengenahi penyakit maka akan sembuh dengan ijin Allah Ta’ala“

Rumus 3 Syarat Kesembuhan

Dari hadits diatas maka saya sampaikan rumus 3 syarat kesembuhan:

  1. Tepat diagnosa
    Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Hukum sebab akibat di alam ini berlaku untuk semua makhluk yang ada di dunia ini. Tidak memandang seorang pengobat tersebut seorang yang ‘alim, ahli ibadah ataupun ahli maksiat ketika seorang itu dapat mengetahui hubungan sebab akibat sesuatu penyakit kemudian ia tepat memberikan obatnya maka biasanya sembuh dengan ijinNya. Perangkat diagnosa penyakit sangat banyak metodenya dan beragam batang ilmunya. Ada diagnosa dengan menggunakan medis yang super canggih dan ada yang menggunakan ilmu tradisional yang sederhana berdasarkan pengamatan fenomena yang terjadi didalam tubuh pasien.
    Diagnosa merupakan unsur yang sangat menentukan didalam mengobati pasien. Karena ketika seorang pengobat salah dalam melakukan diagnosa maka otomatis akan salah tindakan terapi pengobatan yang akan diambilnya.
    Untuk itu tugas kita adalah belajar melakukan diagnosa dengan cermat dan tepat sampai kita benar benar ahli dalam melakukan diagnosa.
    Ingatlah apa yang pernah disampaikan oleh :Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bahwa yang berhak mengobati adalah ahli profesi kedokteran dengan standar kedokteran. Beliau bersabda:
    “Barangsiapa berpraktik kedokteran padahal ia belum dikenal menguasai ilmu kedokteran, maka ia harus bertanggung jawab (atas perbuatannya, pen).”
    (HR. Abu Dawud: 3971, Ibnu Majah: 3457 dan an-Nasai: 4748 dari Amr bin Syuaib dari ayahnya dari kakeknya dan di-shahih-kan oleh al-Hakim dalam al-Mustadrak: 7484 (4/236) serta disepakati oleh adz-Dzahabi. Al-Albani meng-hasan-kannya dalam Silsilah ash-Shahihah: 635)[1].
    Al-Allamah ash-Shan’ani rahimahullah berkata:
    “Hadits ini menunjukkan bahwa seorang dokter harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang merusakkan nyawa atau  yang di bawahnya (seperti anggota tubuh, pen). Baik ia bertindak langsung terhadap pasiennya atau ia hanya memerintahkan dan menasehatkan saja (melalui perawat atau lainnya, pen). Baik secara sengaja atau tidak sengaja. Dan ini diakui oleh ijma’ (kesepakatan ulama, pen).” (Subulus Salam: 3/250)[2].
    Maka ini perlu kita perhatikan, tentunya semua harus dilakukan berdasarkan ilmu. Menurut hemat saya ilmu untuk mendiagnosa juga perlu pengalaman bertahun tahun sehingga baru bisa ahli. Yang paling penting kita sudah mengetahui ilmu tentang penyakit tersebut. Terkait ketepatan perlu waktu, apalagi dalam memberikan tatalaksana terapi juga membutuhkan sebuah pengalaman.
  2. Tepat obat
    Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Sebagaimana sudah disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam haditsnya: “setiap penyakit ada obatnya, jika obat tepat mengenahi penyakit maka akan sembuh dengan ijin Allah Ta’ala“
    Inilah dasar yang memberikan semangat kepada kita untuk belajar berbagai macam pengobatan yang ada di dunia ini. Karena segala macam bentuk pengobatan itu boleh hukumnya kecuali ia dilarang oleh syariat. Beberapa metode atau obat yang dilarang tersebut adalah sbb:

    • Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Berobat dengan bahan dari binatang yang diharamkan oleh allah SWT. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda :
      “Sesungguhnya Allah SWT telah menurunkan penyakit dan menurunkan obat serta menyediakan obat bagi setiap penyakit, maka berobatlah dan janganlah berobat dengan sesuatu yang haram“ (HR. Abu Daud)
      Di dalam kedokteran timur atau TCM ada beberapa hewan yang sering dipakai didalam pengobatan misalnya : Ge Jie (tokek) ia digunakan untuk menguatkan Qi dan Yang paru paru. Masyarakat mengenalnya untuk sakit asma atau batuk. Yang lain misalnya Quan Xie (kalajengking), Wu Gong (kelabang) dua hewan ini masuk dalam kategori obat pereda angin dan menghentikan kejang. Kemudian beberapa jenis ular seperti Bai Hua Shi dan Wu shao she yang dipakai sebagai obat mengatasi rematik dan kejang.
      Didalam kedokteran timur juga sering ada sebuah formula herbal yang cara membuatnya dianjurkan direndam dalam arak dengan kadar alcohol minimal 40%. Biasanya formula ini untuk kearah kerja menguatkan emerge tubuh.
      Tetapi tidak semua yang berasal dari kedokteran timur menggunakan bahan bahan yang diharamkan oleh Allah. Saya melihat tidak ada 10 % dari semua bahan yang dipakai adalah bahan yang haram. Mayoritas kebanyakan lebih dari 90% bahan bahannya berasal dari tumbuhan , mineral dan hewan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi. Seperti cangkang kura kura, tanduk rusa , tanduk kerbau, mutiara laut, jenis kerang tertentu, cacing, soup anak ayam, soup kaldu tulang dan lain sebagainya.
    • Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Berobat dengan bagian tubuh yang diharamkan  seperti Plasenta dari ibu hamil yang masih segar yang dikenal dengan nama Zi He Che
    • Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Berobat dengan metode yang dilarang
      Metode ini sangat banyak sekali diantaranya adalah berobat ke dukun, tukang sihir, paranormal dan yang lainnya yang hal ini jelas diharamkan oleh agama. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda :
      “Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang mendatangi kahin (dukun) dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Abu Daud).
      “Dari Imran bin Hushain radhiallahu anhu, ia berkata: ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Bukan termasuk golongan kami yang melakukan atau meminta tathayyur (menentukan nasib sial berdasarkan tanda-tanda benda,burung dan lain-lain),yang meramal atau yang meminta diramalkan, yang menyihir atau meminta disihirkan dan barangsiapa mendatangi peramal dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap wahyu yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”(HR. Al-Bazzaar,dengan sanad jayyid)[3].
  3. Diijinkan sembuh oleh Allah SWT
    Rumus 3 Syarat Kesembuhan, Sebab Dialah yang memberikan penyakit dan Dialah yang akan memberikan kesembuhan. Sebagaimana sudah tercantum dalam beberapa ayat Al Qur An sbb:
    “Dan apabila aku sakit, Dia-lah Yang menyembuhkan aku,”(QS. Asy Syu’araa’, 26:80)
    Di antara nama-nama Allah adalah Asy Syaafii. Dalil yang menunjukkan hal ini adalah hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan: “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah meminta perlindungan kepada Allah untuk anggota keluarganya.  Beliau mengusap dengan tangan kanannya dan berdoa: “Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah kesusahan dan berilah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain”  (HR Bukhari 535 dan Muslim 2191).
    Dalam hadits yang lain dari Abdul Aziz bin Shahib, beliau mengatakan: Aku dan Tsabit datang menemui Anas bin Malik, kemudian Tsabit berkata: “Wahai Abu Hamzah (kunyah dari Anas bin Malik), aku tersengat binatang. Anas mengatakan: “Maukah kamu saya bacakan ruqyah dengan ruqyah yang dibaca oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ? Tsabit berkata: “Tentu.” Kemudian Anas bin Malik membaca doa: “Ya Allah, Rabb manusia Yang Menghilangkan kesusahan, berilah kesembuhan, Engkaulah Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada yang mampu menyembuhkan kecuali Engkau, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain” (HR Bukhari 541)[4].
    Seorang dengan keahlian diagnosa dan ahli dalam memberikan obat tanpa diberikan ijin sembuh oleh Allah SWT maka tidak akan bisa sembuh. Maka kita harus membedakan istilah mengobati dan menyembuhkan. Mengobati itu dilakukan oleh pengobat. Menyembuhkan itu hanya Allah SWT. Inilah sinergi ilmu yang kita pakai didalam dunia pengobatan[5]. Pengobatan harus dibingkai dengan agama[6].

Rumus 3 Syarat Kesembuhan

Rumus 3 Syarat Kesembuhan


[1] http://tulisansulaifi.wordpress.com/2013/02/15/keutamaan-ilmu-kedokteran/
[2]
http://tulisansulaifi.wordpress.com/2013/02/15/keutamaan-ilmu-kedokteran/
[3]
http://www.alsofwah.or.id/cetakkajian.php?id=383&idjudul=381
[4]
http://muslim.or.id/aqidah/asy-syaafii-zat-yang-maha-menyembuhkan.html
[5]
Maksud saya kita boleh menggunakan ilmu medis barat dan timur tetapi harus di dalam ruang lingkup mematuhi syariat. Rumus 3 Syarat Kesembuhan,
[6]
Meskipun ini mencakup tidak hanya dunia pengobatan, segala ilmu dan segala apa yang dilakukan oleh manusia harus tunduk kepada aturan langit yakni dienul islam.

RESEP NABI atau RESEP DOKTER?

Yarobbi.com | Bulletin Ash Shihah | RESEP NABI atau RESEP DOKTER?

RESEP NABI atau RESEP DOKTER?

(dr. Neni S)
Seorang teman terdapat benjolan ditubuhnya, dia berusaha mendapatkan kesembuhan dari Alloh dengan mendatangi sebuah klinik herbal, berbagai obat herbal telah dikonsumsinya. Namun benjolan ditubuhnya pun masih tetap tidak menunjukan perubahan kearah yang diharapkan. Akhirnya benjolan yang semula tidak menimbulkan rasa sakit itu, lama kelamaan menjadi sakit dan membuat si pemilik badan sudah tidak kuat menahan sakitnya. Si sakit meminta temannya diantar ke dokter ahli di Rumah Sakit, untuk mengetahui diagnosa pasti akan benjolan yang ada ditubuhnya secara medis. Diagnosa dokter mengatakan benjolan tersebut adalah kanker ganas. Dokter ahli menyampaikan pesan, agar kanker teman saya ini segera diambil, “dengan menunda 1 hari pengambilan saja berarti mengurangi 1 bulan umur anda” demikian ujar si dokter ahli.
Dengan melihat manfaat dan madhorot yang akan didapat jika benjolannya dioperasi, si sakit teman saya ini berusaha mencari pengobatan yang lebih ringan side effect nya dari pada sebagian tubuhnya diambil, dengan mendatangi kembali klinik herbal dimana dulu dia berobat dengan membawa hasil pemeriksaan lengkap rumah sakit. Dokter yang berpraktek di klinik herbal pun tidak berlepas tangan begitu saja, dokter herbal tersebut membawa si sakit ke herbalis yan lebih ahli. Namun herbalis tersebutpun menyarankan untuk dioperasi dulu baru di recovery dengan herbal. Tidak berhenti sampai disini perjalanan si sakit dalam mencari pengobatan yang tepat untuk dirinya. Berbagai terapi non medis terstandar battra (obat tradisinal) pun telah dilakoninya. Namun hasilnya belum signifikan, adapun denan pengobatan herbal timur yang hasilnya lumayan signifikan berharga ratusan juta rupiah.
Akhirnya si sakit mengembalikan pengobatan atas dirinya kepada pengobatan medis di rumah sakit dengan menjalani operasi. Dengan mempersiapkan diri akan  side effect yang akan dia terima setelah di operasi. Subhanalloh, dengan menggantungkan penyembuhan kepada Alloh saja, berikhtiar semaksimal mungkin mencari jalan yang terbaik untuk mendapatkan pengobatan yang tepat atas ujian yang Alloh berikan kepada si sakit. Keputusan yang tepat antara menyetujui advise dokter ahli dan berusaha mencari pengobatan alternative kepada dokter herbal menjadi runtutan usaha yang semua bernilai ikhtiar berharap penyembuhan yang datangnya dari Alloh saja. Ikhtiar seorang manusia ketika dia sakit adalah sebuah keharusan , kewajiban mutlak bagi seorang muslim yang mewajibkan ummatnya berikhtiar atas segala permasalahan hidup yang menimpa hidupnya. Baik, masalah ekonomi, masalah persengketaan, maupun masalah kesehatan.
RESEP NABI atau RESEP DOKTER? Perlu kita renungkan dalam kehidupan kita apakah kita menggunakan “Pengobatan untuk Agama” atau “Agama untuk Pengobatan “. Dalam kerangka beribadah kepada Alloh, menjelajah, meneliti, mengurai banyak permasalahan, menemukan jawaban atas model masalah semuanya dipersembahkan dalam rangka beribadah kepada Alloh saja. Inilah wujud aktualisasi pernyataan “Pengobatan untuk Agama”
Namun ketika kata kunci “Agama untuk Pengobatan“ maka yang terjadi adalah berhentinya proses menggunakan akal untuk sesuatu yang tidak mutlak. Ketika pengobatan sudah diberikan maka kita tidak mau lagi mengeksplorasi keanekaragaman hayati disekitar kita yang masih banyak manfaat untuk kita. Ilmu pengobatan bukanlah ilmu yang tsawabit (perkara yang tetap dan baku menurut agama). Namun ilmu pengobatan bersifat mutaghoyyirot (perkara dinamis dan bisa berubah), dimana umat islam bisa memaksimalkan potensi yang ada untuk mengembangkan ilmu pengobatan yang dibutuhkan untuk kesehatan dan kemajuan umat islam itu sendiri.

RESEP NABI atau RESEP DOKTER?

Thibbun Nabawi (Ilmu Pengobatan Nabi)
RESEP NABI atau RESEP DOKTER? Dalam thibbun nabawi kita mengenal tokah tokoh bernama Ibnu Sina, Ibnu Qoyyim Al jauziyah,  Adz Dzahabi, As Suyuthi.  Berangkat dari berbagai hadits Nabi, yang memerintahkan eksplorasi tata cara pengobatan. Diantaranya : “Alloh tidak menciptakan suatu penyakit tanpa menciptakan pula obatnya” (HR. Bukhori) “ Setiap penyakit ada obatnya. Ketika obat yang diberikan tepat, penyakit itu tersembuhkan dengan izin Alloh Yang Maha Kuasa” (HR. Muslim). “ Nabi Muhammad, mengunjungi seorang laki-laki yang sedang sakit dan berkata, panilkan seoran tabib (dokter) untuknya! “oran sakit itu berkata,“ Ya Rosululloh, Engkau benar benar mengatakan itu?” Beliau menjawab, “Ya, benar” (HR. Abu Nu’aim). “Kesembuhan itu terdapat pada 3 hal, yakni minum madu, sayatan alat bekam, dan kayydengan api. Tetapi aku melarang umatku dari kayy”.
RESEP NABI atau RESEP DOKTER? Thibbun Nabawi yang dipraktekkan hari ini adalah berdasarkan pemahaman hadits hadits Nabi yang di eksplorasi lebih jauh menjadi manifestasi pengobatan berupa bekam, minum madu, rukyah, dzikir, dan herbal tanaman hayati lain yang sering di klaim juga dari Nabi. Padahal itu merupakan eksplorasi jamu tradisional yang juga merupakan eksplorasi pemikiran manusia untuk mewujudkan kesembuhan pada manusia.Yang itu semua juga diperbolehkan dan dianjurkan dalam agama.

RESEP NABI atau RESEP DOKTER?

 Medis Modern
RESEP NABI atau RESEP DOKTER? Pengobatan kedokteran medis adalah kedokteran berbasis bukti empiris dan penelitian yang cukup lama. Secara umum, terdapat  area kedokteran berbasis bukti yang terpisah, tapi saling tergantung. Pertama, merawat pasien sesuai literature yg tepat. Kedua, peninjauan kembali literature medis oleh para pemikir medis, dan pemngumpulan jurnal untuk pembelajran bagi terapis medis yang sangat bergantung pada pribadinya masing masing. Semua tindakan dalam dunia medis harus terbukti secara nyata secara numeric maupun data yang pasti. Medis modern didapat dari para ilmuwan yang mengeksplorasi kimia modern untuk kepentingan pengobatan.
Kimia berasal dari bahasa arab “Al- kimia”, yang berarti seni perubahan bentuk, ilmu inipun ditemukan oleh ilmuan muslim. Asal usul kimia dapat dirunut kepada praktik yang dikenal sebagai Al-Kimia, yang telah diterapkan beberapa abad yang lalu, khususnya di dunia islam/arab. Ilmu ini mempelajari reaksi antar zat kimia, baik di dalam tubuh seperti kimia organic maupun non organic.

RESEP NABI atau RESEP DOKTER?
Mana yang lebih baik, obat kimia atau obat tradisional……?
Selama ini obat herbal atau jamu tradisional dianggap sebagai obat tanpa efek samping, benarkah? Bukankah sari tanaman atau obat tradisional juga barang asing yang masuk ke dalam tubuh diluar kebiasaan makanan seseorang. Obat herbal ditemukan berdasar kebiasaan orang orang zaman dahulu yang belum diketahui efek farmakologinya di dalam tubuh. Namun, kebiasaan itu bisa digunakan sebagai rujukan yang sebenarnya bisa dituliskan secara empiris dan detil sehingga menjadi sebuah ilmu pengobatan herbal/jamu yang terstandar. Sebagai gambaran, kunir dikenal dapat digunakan untuk mengobati diare. Diare yang seperti apakah yang bisa sembuh dengan minum sari kunir? Seberapa sering diarenya? Bagaimana konsistensi fecesnya? Bagaimana kondisi umum pasiennya? Adakah tanda dehidrasinya? Dan berbagai penelitian lainnya. Layaknya herbal cina yang telah diketahui afinitas (cara dan arah kerja) herbalnya, yang didapat dari pencatatan oleh para tabib cina selama beratus-ratus tahun, dimana buku catatan itu akan diteruskan oleh murid muridnya hingga tidak terputus data penelitian tanaman atau obat herbalnya.
Maka, untuk ukuran medis, kemanjuran suatu obat tidak bisa dijadikan ukuran layak tidaknya obat itu dikonsumsi. Karena bisa jadi pengalaman seseorang berbeda dengan yang lain. Pengujian tersebut memilah obat tradisional menjadi 3macam :

  • ·Fitofarmaka (sudah lulus uji klinis)
  • ·Herbal terstandar (lulus uji preklinis)
  • ·Obat tradisional yang secara pengalaman sudah terbukti berkhasiat, namun belum ada uji klinis.

Sedang obat kimia yang beredar dan boleh dikonsumsi masyarakat maupun yang diresepkan oleh para dokter adalah obat yang telah lulus uji klinis.
RESEP NABI atau RESEP DOKTER?, Maraknya praktek thibbun nabawi dewasa ini, banyak praktikan yang menganggap obat kimia semua tidak baik untuk tubuh manusia. Benarkah? Sedangkan dia sudah melewati uji klinis yang dibuktikan secara empiris. Walaupun label halal kebanyakan belum tercantum di obat kimia. Inilah tugas kaum muslimin yang mempunyai profesionalisme medis modern, untuk membuat standarisasi halal bagi obat kimia.
Mungkinkah resep nabi atau resep dokter didudukkan secara proporsional. Mungkin sekali…..!
Memang dibutuhkan tenaga medis maupun terapis herbal/thibbun nabawi yang mengerti karakteristik masing masing resep. Akhir akhir ini sudah mulai marak dilakukan penelitian terhadap berbagai tanaman herbal berkhasiat, sehingga masing-masing tanaman herbal dapat diketahui afinitasnya kearah organ mana didalam tubuh manusia. Seiring berjalan waktu mudah mudahan dapat dilakukan standarisasi pengobatan herbal dan thibbun nabawi. Begitu pula yang memakai medismodern, menganggap herbal sebagai suplemen gizi yang kebanyakan fungsinya dalah preventif bukan kuratif.
Namun ketika seorang terapis herbal maupun dokter medis mampu menjadi seorang komandan yang mampu mengamati perjalanan penyakit, apakah penyakit perlu dibasmi secara cepat seperti wabah. Ataukah penyakit lebih aman di hilangkan dengan cara perbaikan system tubuh. Ataukah luka itu harus dijahit, dan perlukah operasi dilakukan pada orang yang tepat. Maka kedua pengobatan ini akan berjalan secara proporsional sesuai dengan fungsinya.
RESEP NABI atau RESEP DOKTER? Muara dari semua ikhtiar itu adalah kesembuhan yang datangnya dari Alloh semata. Dan kesabaran menjalankan ikhtiar itulah yang akan menjadi amal sholih kemuliaan bagi yang menjalankannya.

wallahu’alam