Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Bekam adalah terapi yang melibatkan pengeluaran darah, Qi dan cairan tubuh. Sehingga kita harus mengetahui terlebih dahulu apa saja sindrom yang terkait dengan Qi, darah dan cairan tubuh.
Qi, darah dan cairan tubuh adalah komponen dasar dari tubuh manusia. Mereka tidak hanya material dasar dari aktivitas kehidupan, tetapi juga merupakan produk fisiologis dari aktivitas kehidupan yang normal. Fungsi Qi dan darah adalah untuk memberi nutrisi, melembabkan dan menghangatkan organ dalam, meridian, kolateral, dan jaringan.

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

SINDROM QI
Ada 2 macam gangguan Qi
A. Sindrom Kelemahan Qi
Qi merupakan banyak fungsi, seperti menghangatkan, meningkatkan, pertahanan tubuh, menggabungkan dan menguasai, meningkatkan metabolisme dan transformasi. Qi yang sakit bisa langsung mempengaruhi fungsi-fungsi ini.Ada2 macam sindrom : defisiensi Qi dan tenggelamnya Qi.

Penyebab defisiensi Qi darah

  1. Congenital defect dan defisiensi Qi primordial
  2. Nutrisi yang buruk setelah lahir dan kekurangan sari hara makanan
  3. Penyakit berat yang lama tidak sembuh atau penyakit tua.

Semua keadaan ini bisa menyebabkan sumber Qi yang buruk atau konsumsi Qi yang berlebihan, yang menyebabkan defisiensi Qi.
Manifestasi klinisnya berupa kelesuan, kelemahan, nafsu makan buruk, napas pendek, berkeringat spontan, pucat mudah terkena faktor eksogen, lidah pucat, nadi lemah, abdominal flatulence dan diare yang sering.
Tenggelamnya Qi adalah keadaan patologis yang ditandai lemahnya Qi untuk naik. Penyebabnya sama seperti defisiensi Qi. Sebagai tambahan, hal ini bisa disebabkan karena diare yang lama dan sakit yang lama, wanita yang terlalu banyak melahirkan anak dan atau tidak dirawat dengan baik setelah melahirkan, prolapse lambung, ginjal, rectum atau uterus.
Hubungan antara tenggelamnya Qi dan Limpa sangat erat. Limpa terletak di Jiao tengah. Qi limpa punya kencederungan untuk naik, defisiensi qi limpa bisa berakibat tenggelamnya Qi.
Terapi Sindrom kelamahan Qi: Moksibusi pada Ren 6, Ren 4, ST 36, Sp 6, Du 20, Du 14, Du 4 dan Ki 3.

B. Gerakan Qi yang abnormal
Terdapat 4 gerakan Qi (naik, turun, masuk, keluar) memelihara aktivitas fungsional dari organ dalam, meridian dan kolateral. Bila terjadi arah gerakan Qi yang tdak normal, terjadi berbagai macam perubahan patologis, termasuk Qi yang tertekan, stagnasi Qi, Qi yang berbalik arah, Qi yang tertutup, dan Qi yang kelelahan.

  1. Qi yang tertekan dan stagnasi Qi adalah keadaan patologis yang ditandai dengan tidak lancarnya gerakan Qi. Qi yang tertekan sama dengan stagnasi Qi, hanya stagnasi Qi keadaannya lebih berat. Manifestasi klinis di antara keduanya sulit dibedakan. Penyebabnya adalah (1) murung, gelisah, marah dan depresi, (2) diet tak teratur, akumulasi dan retensi riak (phlegm), lembab, stasis darah di viscera, meridian dan kolateral, (3) terkilir, luka memar, dan overstrain.
    Manifestasi klinis:
    @. Rasa tertekan dan distensi
    @. Nyeri yang tidak terlokalisasi dan hilang timbul
  2. Qi yang berbalik arah disebabkan oleh faktor patogen eksogen, makanan yang terlalu panas dan terlalu dingin, stagnasi phlem.
  3. Qi yang tertutup dan Qi yang kelelahan adalah perubahan patologis yang disebabkan masuk keluarnya Qi yang abnormal. Qi yang tertutup menunjukkan keadaan patologis di mana terjadi stagnasi patogen di jalan keluar atau tekanan yang ekstrem dari Qi yang disebabkan karena obstruksi Qi. Qi tidak bisa keluar dan terjadilah syncope. Syncope bisa disebabkan oleh kontak dengan Qi yang kotor dan keruh, demam yang sangat tinggi yang disebabkan faktor patogen eksogen dan konflik mental yang tiba-tiba. Qi yang kelelahan menunjukkan keadaan patologis sebagai hasil dari perdarahan dan keluarnya cairan tubuh. Hal ini disebabkan karena Qi yang dalam keadaan defisiensi tidak dapat melawan faktor patogen eksogen atau karena penurunan Qi yang kronis karena pendarahan dan keringat yang profuse.

Arah Qi pada berbagai organ

Organ

Arah Normal

Arah Patologis

Gejala Klinis

Lambung

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sendawa, hiccup, mual, muntah
Limpa

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Diare, prolaps
Hati

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Nyeri kepala, dizziness, iritabilitas, mual, muntah, sendawa
Paru-paru

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Batuk, asma
Jantung

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Insomnia, gelisah
Ginjal

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

Asma

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

SINDROM DARAH
Ada4 aspek sindrom penyakit darah :

  1. Defisiensi darah,
  2. Blood heat
  3. Darah yang overflow
  4. Stasis darah
1.  Sindrom Defisiensi darah
Adalah keadaan patologis di mana darah insufisien atau fungsi nutrisi darah lemah,  penyebab defisiensi darah

  1. Insufisiensi nutrisi karena jumlah intake makanan yang indekuat
  2. Hipofungsi pencernaan dan absorpsi karena lemahnya limpa dan lambung
  3. Kelelahan karena terlalu banyak berfikir dan banyak kehilangan darah
  4. Penyakit kronis yang sangat susah disembuhkan.

Manifestasi defisiensi darah dapat dibedakan sesuai dengan lokasi defisiensi
Tabel : gejala defisiensi darah pada beberapa lokasi

Lokasi Gejala
Kepala dan mata Pusing, pandangan kabur, bibir dan lidah pucat dan tidak bercahaya
Jantung Lesu, palpitasi, daya ingat buruk, insomnia
Hati Nyeri yang tumpul di dada dan hipokondria, mata kering,
Meridian Chong dan Ren Gangguan menstruasi (terlambat atau amenorrhea), dengan darah warna merah muda
Meridian Kejang otot, ekstremitas baal, gerakan persendian terbatas

Terapi : dengan herbal yang menambah darah : Kurma, madu, wortel, hati, bayam merah, Ejiao, Shu di huang, Danggui dan lain lain

2. Sindrom Blood heat
Blood heat menunjukan keadaan patologis di mana terjadi stagnasi panas di darah, yang menyebabkan bertambah cepatnya aliran darah. Blood heat disebabkan karena :

  1. patogen panas dan hangat yang masuk ke dalam darah
  2. Terlalu banyak makan pedas, sehingga terjadi stagnasi panas
  3. Depresi dan aktivitas 5 emosi yang berlebihan, sehingga berubah menjadi panas patogen

Patogen panas di dalam darah tidak hanya menghanguskan dan mengacaukan darah dan Yin, tetapi juga pembuluh darah, sehingga menyebabkan sirkulasi darah tidak terkontrol.
Manifestasi klinisnya berupa panas, haus, rasa pahit di mulut, konstipasi, lidah merah, nadi yang cepat, pendarahan hidung dan gigi, hemoptisis, hematemesis, hemafesia, hematuria, pendarahan subkutan, panas naik turun di sore hari, rasa panas di dada, telapak tangan dan kaki, mulut kering, keringat malam, lidah merah dengan selaput tipis.
Terapi : Bekam basah dan berikan herbal diuretic dingin: daun sendok, akar alang alang, kumis kucing, pegagan, dan tapak liman

3.  Darah yang overflow
Menunjukkan keadaan patologis di mana pembuluh darah terluka, atau darah dipaksa keluar dari pembuluh darah. Contohnya pendarahan.
Penyebab :

  1. Panas patogen di dalam darah
  2. Defisiensi Qi limpa
  3. Ketidakseimbangan jantung dan limpa karena penyakit yang lama dan karena kelelahan
  4. Luka trauma, luka iris, luka terbakar, gigitan binatang dan serangga

Hal-hal di atas menimbulkan bermacam-macam sindrom pendarahan, tergantung lokasi dan organ yang terkena. Contoh epistaxis, pendarahan gigi dan gusi, hemoptisis, hematemesis, hematuria, hematohidrosis, hematochezia, enterorhagia, metrorrhagia, metrostaxis.
Terapi:
a. jika perdarahan tipe panas 
 –> daun dewa, tapak liman dan notogingsen/san qi
b. Jika perdarahan tipe dingin –> daun nga/baru cina, cakar ayam dan kunir putih

4.  Stasis darah
Menunjukkan keadaan patologis di mana sirkulasi darah lambat dan terlambat
Penyebab :

  1. Defisiensi Qi
  2. Stagnasi Qi
  3. Stagnasi phlegm di meridian dan kolateral
  4. Akumulasi dari patogen dingin
  5. Patogen panas

Kunci utama dari patogenesis ini adalah terlambatnya sirkulasi darah, dengan tanda dan gejala khas :

  1. Nyeri yang mantap
  2. Adanyamassa
  3. Wajah keunguan
  4. Kulit kering
  5. Bibir dan lidah ungu tua

Terapi : tergantung etiologi

  1. Defisiensi Qi –> tonik qi –> Akupuntur, herbal tonik qi: ginseng/Ren shen, Dang shen, dan madu
  2. Stagnasi Qi –> lancarkan qi –> akupuntur, herbal pelancar qi: rumput teki dan radix bupleurum
  3. Stagnasi phlegm di meridian dan kolateral –> buang lembab dengan habbatussauda jika lembab dingin
  4. Akumulasi dari patogen dingin –> moksibusi dan herbal penambah yang : jahe dan fuzi
  5. Patogen panas –> bekam basah

Sindrom qi, darah dan cairan tubuh dalam bekam sinergi

SINDROM CAIRAN TUBUH YANG ABNORMAL
Dibagi dalam 2 kategori :
1) Insufisiensi pada proses pembentukan, konsumsi yang berlebihan dan ekskresi,
2) Gangguan pada distribusi dan ekskresi cairan tubuh.

1. Insufisiensi pada proses pembentukan, konsumsi yang berlebihan dan ekskresi dari cairan tubuh.
Hal ini menyebabkan berkurangnya jumlah cairan tubuh, sehingga terjadi insufisiensi cairan tubuh. Penyebab infufisiensi pada proses pembentukan : intake makanan dan air yang kurang, gangguan pembentukan cairan tubuh karena diet yang tidak seimbang, terjadi gangguan di organ dalam. Hal ini menyebabkan kegagalan fungsi limpa dan lambung, defisiensi Yang Qi, dan kegagalan limpa dalam melaksanakan fungsi transportasi dan transformasi makanan dan air.
Penyebab konsumsi cairan tubuh yang berlebihan : panas eksogen yang memakan cairan tubuh, terapi yang salah, misalnya pada penderita emesis, diuresis. Penyebab ekskresi cairan tubuh yang berlebihan : diabetes insipidus, hiperemesis, keringat berlebihan, pendarahan.
Manifestasi klinis : hidung, mulut, tenggorokan, bibir kering, aphonia, serak, rambut kusam dan rontok, mata cekung, kulit keriput, gelisah, haus, oliguria, konstipasi, lidah merah dengan lapisan yang kering.

2.      Gangguan pada distribusi dan ekskresi cairan tubuh.
Pada kasus ini biasanya terjadi 2 tipe yaitu adanya odem atau bengkak yang berisi air:
Yang-edema bersifat akut, disebabkan oleh faktor patogen luar. Manifestasi klinis  yang muncul adalah demam , nyeri kepala, takut angin-dingin, lapisan lidah putih tipis, nadi superficial, tanda khas pada Yang odem adalah jika dilakukan penekanan maka akan menolak tekanan/ sakit
Terapi dengan bekam kering atau bekam basah
Yin-edema bersifat kronis, disebabkan oleh kelemahan Yang-Qi-jantung-limpa,dan ginjal. Manifestasi klinis yang muncul adalah edema mulai pada kaki, urine sedikit, nafsu makan berkurang, diare, wajah pucat, kelelahan, badan lesu, badan dingin, takut dingin, lapisan lidah berwarna putih, serta nadi dalam dan lemah.
Organ yang berpengaruh pada sirkulasi cairan tubuh adalah sebagai berikut :

  1. Paru-paru : dispersing dan membawa Qi ke bawah.
  2. Limpa : transformasi, distribusi dan transportasi
  3. Hati : regulasi dan menjaga kelancaran aliran Qi
  4. Ginjal : metabolisme air.
  5. Sanjiao : melancarkan jalannnya air.

Bila terjadi gangguan di salah satu organ, bisa terjadi gangguan sirkulasi cairan
Bila cairan tidak dapat didistribusikan dengan baik, organ dalam tidak bisa mendapatkan kelembaban yang cukup, sehingga terbentuklah pleghm dan lembab di dalam. Gangguan pada sirkulasi cairan ini juga bisa berpengaruh pada ekskresinya. Ekskresi cairan tubuh berupa keringat, urine, feses, dan lain-lain. Cairan tubuh bisa mencapai permukaan tubuh karena fungsi dari paru-paru. Bila terjadi obstruksi Qi paru-paru, pori-pori kulit tidak bisa membuka dan menutup, keringat tidak bisa keluar sehingga terjadilah edema.
Bila terjadi gangguan di ginjal dan San Jiao, terjadi gangguan ekskresi juga. Bisa terjadi edema dan penyakit jantung. Limpa dan ginjal juga memegang peranan penting. Bila Yang Qi ginjal dan limpa infufisien bisa terjadi akumulasi cairan.
Terapi dengan moksibusi pada titik: Ren 9, Sp 9, Sp 6, Ren 4 dan Ren 6

Darah yang overflow

Ahli bekam harus paham ilmu QI, XUE, dan JIN YE| Dasar TCM

::yarobbi.com:: Kelas 20 bekam sinergi, selalu membahas tema QI, XUE, dan JIN YE. Qi adalah sesuatu yang mendasari dalam dunia pengobatan timur. Dari kandungan Qi ini semua unsur yang ada di alam digolongkan menjadi 2 karakter yaitu Yin dan Yang. Dalam terapi bekam / hijamah Qi juga tidak bisa dilupakan.

Hijamah menurut kami bekam sinergi adalah Sebuah metode penanganan penyakit yang melibatkan penarikan Qi ( Energi ) dan Xue ( darah ) ke permukaan kulit menggunakan ruang hampa udara
( vakum ) yang tercipta di dalam gelas atau kop dengan mempertimbangkan kekuatan tujuh materi dasar dan enam patogen ekternal yang harus dikeluarkan dari dalam tubuh.

Dari definisi ini maka kami sampaikan hubungan dari Qi, xue dan jin ye dalam terapi bekam yaitu diantaranya :
1. Jika seorang mau membekam maka harus melihat pasien cukup energy dan darahnya.

2. Jika mau membekam maka seorang itu harus cukup cairannya / jin ye nya.jangan lakukan pembekaman ( bekam basah ) pada orang yang kekurangan jin ye.

3. Karena darah keluar maka akan selalu di ikuti dengan pengeluaran energy, sebagaimana di katakan dalam ilmu kedokteran timur bahwa energy mengalir mengikuti cairan. Begitu juga sebaliknya cairan tidak dapat mengalir tanpa adanya energy.

4. Dalam melakukan pembekaman harus ketemu dengan 6 pathogen yang berlebih yang akan kita keluarkan sehingga niatan membersihkan 6 pathogen ini akan tercapai.

5. Energi akan memompa darah, darah digunakan untuk membentuk energy.

Semoga artikel QI, XUE, dan JIN YE bisa memberikan pencerahan mengenai alasan para ahli bekam perlu tahu. Sehingga semakin banyak lagi pemahaman yang bisa dimengerti pada saat kita menemui aneka fenomena saat membekam atau dibekam. Semoga bermanfaat.

NEWS|Komentar Makin seru dengan Kaskus Emotion

::Yarobbi.com:: Sudah pada mengenal Kaskus? Itu lo forum di internet yang membahas apapun. Singakatannya aja KASak KUSuk. He he.. Salah satunya di kaskus juga ada forum jual belinya. Namun kali ini kita tidak membicarakan sejarah atau apa dalamannya kas kus. Hanya, di kaskus ada aplikasi emotions yang khas. Contohnya: :2thumbup :cd :rate dan sebagainya.
Continue Reading

QI / ENERGI VITAL

Qi atau energi vital, merupakan substansi esensial tubuh yang memelihara aktivitas organ Zang Fu , jaringan tubuh lainnya serta memelihara meridian. Semua aktivitas vital manusia terjadi karena perubahan dan gerakan dari Qi. Sebagai materi dasar yang memelihara fungsi-fungsi fisiologis seluruh tubuh, Qi mempunyai bentuk yang banyak sekali, dimana bentuk yang satu timbul dari yang lainnya. Dalam akupunktur qi juga disebut “spirit of life”.

Dalam mempelajari Qi dan sirkulasinya, perlu diketahui sumber, distribusi dan fungsi Qi yang bermacam-macam tersebut. Pada umumnya kita membedakan Qi kongenital yang telah dibawa sejak lahir dan Qi didapat, yang diperoleh sesudah kelahiran.

Menurut sumber, fungsi dan penyebabnya Qi dalam tubuh manusia dibedakan menjadi:

YUAN QI (QI PRIMER) = QI KONGENITAL
Terbentuknya kehidupan, paling sedikit memerlukan tiga sumber energi. Dua yang pertama berasal dari sel sperma ayah dan sel telur ibu yang sekaligus akan menurunkan sifat-sifat orang tua kepada anaknya. Energi yang ketiga adalah daya hidup kosmos atau daya hidup alam semesta dimana manusia sebagai mikrosmos berada di dalamnya. Mula-mula terbentuk zygote, yaitu persatuan antara sel sperma dan sel telur akan menjadikan bersatunya kromo¬som inti sel ayah dan sel ibu. Akan tetapi kromosom yang terdapat di dalam mitokondria sel sperma, tidak ikut masuk ke dalam sel telur dalam proses penyatuan tersebut. Jadi seseorang hanya menerima warisan kromosom mitokondria dari ibu saja. Kita tahu bahwa mitokondria adalah pusat energi bagi suatu sel. Oleh karena itu energi seseorang terutama berasal dari ibunya. Energi yang terdapat di dalam sel sperma ayah atau sel telur Ibu disebut energi kongenital, yang kualitasnya sangat dipengaruhi oleh Energi didapat.

Yuanqi ini dipelihara oleh organ Ginjal dengan bantuan Qi perolehan yang antara lain didapat dari makanan dan minuman yang diolah oleh Limpa, Lambung dan dari udara bersih (O2) yang dihirup oleh Paru-Paru.
Selama kehidupan di dalam kandungan, yang paling berperan dalam perkembangan janin adalah Qi kongenital ini, di samping energi-energi lain yang berasal dari ibunya lewat tali pusat.

Segera setelah kelahiran berlangsung, proses fisiologi normal yang biasa terjadi pada seseorang, dimulai setelah tarikan nafas yang pertama di mana sistem Tri Pemanas / Three Energyzer / TE mulai aktif.
Yuanqi memerlukan zat dan makanan dari Qi setelah kelahiran yang berasal dari esensi makanan. Yuanqi berakar di Ginjal dan menyebar ke seluruh tubuh melalui SanJiao (Tri Pemanas, Triple Energizer). Qi ini merangsang dan meningkatkan aktivitas fungsional organ Zang Fu dan jaringan yang berkaitan. Makin banyak Yuanqi akan makin giatlah organ Zang fu dan jaringan yang berkaitan. Dengan demikian tubuh akan menjadi sehat dan jarang sakit. Seba¬liknya bila secara kongenital kekurangan Yuanqi, atau kekurangan Yuanqi karena penyakit yang lama, terjadilah berbagai perubahan yang bersifat patologis.

QI DIDAPAT/ PEROLEHAN
YUANQI disimpan di Ginjal, yang kemudian berperan sebagai materi dasar untuk merangsang aktifitas organ Zang Fu untuk memproduksi Qi didapat. Sebaliknya, Qi didapat secara terus menerus akan mempertahankan dan memelihara Qi kongenital. Qi didapat ada beberapa bentuk:

1. YINGQI (NUTRIENT QI)
Tumbuh dan dibentuk dari Guqi yang diproduksi oleh Limpa dan Lambung. Yingqi beredar di pembuluh.
Fungsi utamanya ialah: membentuk darah dan beredar bersamanya, meningkatkan lebih lanjut pemberian makanan. Karena Yingqi dan darah sangat erat kaitannya, hubungan fungsi antara keduanya sering disebut Ying darah. Peranan Yuanqi diperlukan dalam produksi Yingqi

2. ZONGQI / PECTORAL QI /Qi DADA
Dalam Paru, di mana udara bersih masuk pada waktu inspirasi (menarik nafas) = KongQi (Qi bening), bergabung dengan Qi / energi dari sari makanan yang diolah Limpa dan Lambung (Yingqi) membentuk Zhongqi (Pectoral Qi), yang disimpan dalam rongga dada.

FUNGSI ZONGQI:
1) Meningkatkan fungsi Paru dalam mengontrol pernafasan. Kuat atau lemahnya suara dan pernafasan berkaitan dengan mutu Qi dada.

2) Meningkatkan fungsi jantung dalam mengatur darah dan pembuluh darah. Peredaran Qi dan darah, rasa dingin dan panas serta kemampuan motorik keempat anggota badan berkaitan dengan mutu / kualitas Qi dada.

3. ZHENGQI / QI SEJATI
Qi yang disimpan dalam rongga dada (Zhongqi) dengan pengaruh Yuanqi akan berubah menjadi Zhengqi, yaitu Qi sejati yang akan beredar ke seluruh tubuh.

Sirkulasi Zhengqi mulai dari Paru mengikuti siklus lima unsur ke Ginjal, Hati, Jantung dan Limpa. Aliran Zhengqi yang memasuki organ ini akan ditahan oleh organ yang bersangkutan untuk fungsi organ tersebut.
Sebagian lagi akan menuju ke permukaan tubuh / Kulit untuk pertahanan luar dan sebagian lainnya beredar di dalam sistem meridian. Sisanya melanjutkan ke organ Yin berikutnya.

4. WEIQI / QI PERTAHANAN
Weiqi juga diturunkan dari Qi sari makanan, tetapi beredar di luar pembuluh darah.
Fungsinya ialah:

? melindungi permukaan otot,
? mempertahankan tubuh terhadap faktor patogen yang berasal dari luar,
? mengontrol pembukaan dan penutupan pori,
? melembabkan kulit dan rambut, mengatur suhu tubuh serta
? menghangatkan organ Zang fu.

Qi meridian yang berasal dari Yuanqi, dan Zhengqi? beredar di sistim meridian, merupakan kombinasi Qi yang berasal dari Zhongqi dan Qi esensial yang disimpan di Ginjal. Dengan demikian Qi Meridian merupakan ZhengQi atau Qi vital yang mengalir di meridian. Maka Qi vital juga disebut Qi meridian.

Dilihat dari fungsi dasar meridian, Qi meridian sangat berpengaruh terhadap fungsi Qi, darah, dan organ Zang fu diseluruh tubuh.

FUNGSI QI
Qi, Xue dan cairan tubuh merupakan substansi dasar yang memeli¬hara aktivitas vital normal tubuh manusia, yang berarti juga merupakan materi dasar yang diperlukan untuk fungsi fisiologi organ, jaringan dan meridian zang fu.

Qi, Menurut filsafat Cina Kuno, Qi merupakan substansi dasar yang menyusun jagat raya dan semua fenomena alam yang terjadi oleh perubahan dan pengerahan Qi. Pandangan ini sangat berpengaruh terhadap teori kedokteran Cina Tradisional.

Kata ”Qi” dalam ilmu kedokteran Cina Tradisional mempunyai arti substansi esensial tubuh manusia yang memelihara aktivitas vital dan aktivitas fungsional organ Zang Fu dan jaringan. Subtansi esensial ialah dasar aktivitas fungsional yang berma¬nifestasi dalam fungsi organ Zang Fu. Semua aktivitas vital tubuh manusia diterangkan dengan perubahan dan pengerahan Qi.

Qi bekerja meluas diseluruh tubuh, melebur ke seluruh bagian tubuh, tidak ada tempat di tubuh yang tidak dilewati (ditempuh) Qi. Bila gerakan Qi berhenti, aktivitas vital tubuh juga akan berhenti. Tersedianya Qi dalam jumlah yang cukup merupakan syarat mutlak untuk tubuh yang sehat, sedangkan kurangnya persediaan Qi akan menimbulkan penyakit. Jadi Qi merupakan akar kehidupan. Tanpa adanya akar maka batang dan daun akan layu.

Qi yang beredar dan tersebar ke seluruh tubuh melalui berbagai jalan akan berfungsi secara karakteristik antara lain :
a. Fungsi penggiatan tubuh/Penunjang
Tubuh dan berkembangnya tubuh manusia, aktivitas fisiologi Zang Fu dan meridian, peredaran darah dan tersebarnya cairan tubuh, semuanya itu bergantung kepada efek penggiatan dan perangsangan Qi. Kekurangan (defisiensi) Qi akan mengganggu fungsi penggia¬tan itu. Fungsi penggiatan itu, dapat menimbulkan perubahan yang bersifat patologi seperti misalnya pertumbuhan dan perkem¬bangan yang terhambat. Hipofungsi organ Zang Fu dan meridian, terganggunya peredaran darah, disfungsi dalam perubahan dan distribusi cairan tubuh, serta pembentukan lendir dalam tubuh.

b. Fungsi Pemanasan/Penghangatan
Suhu normal tubuh dipelihara dan diatur oleh Qi. Dengan demikian Qi mendominasi pemanasan. Kekurangan Qi akan mengganggu proses pemanasan, menghambat mendinginnya suhu tubuh dan rasa dingin pada keempat anggota tubuh.

c. Fungsi pertahanan tubuh.
Qi mempertahankan permukaan tubuh terhadap faktor patogen yang berasal dari luar. Adanya Qi antipatogenik di dalam tubuh mencegah masuknya faktor penyakit. Qi juga menyerang faktor patogen begitu penyakit timbul, dan mendorong penyembuhan penyakit dengan menyingkirkan faktor patogen.

d. Fungsi Pemantauan/Pengawasan
Qi memantau, mengendalikan dan mengatur Substansi tubuh tertentu dan hasil metabolisme molekulnya. Qi mengontrol darah dengan tetap menjaga supaya darah mengalir dalam pembuluh, dan mengatur pengeluaran keringat, kemih, dan air mani. Bila fungsi memantau ini terganggu, akan terjadi banyak pengeluaran keringat, inkontinensia kemih, ejakulasi dini, dan spermatorea.

e. Fungsi Nutrisi
Fungsi ini mengacu pada Yingqi/Qi Nutrient, substansi nutrisi yang terbentuk dari makanan. Yingqi yang beredar dalam pembuluh darah merupakan sebagian dari darah dan memberi makan pada seluruh bagian tubuh. Meskipun kedua fungsi Qi ini berbeda, mereka bekerja sama dan saling mendukung.

f. Fungsi Pengaktifan Qi
Fungsi ini mempunyai dua maksud,
Pertama : Mengacu pada proses tranformasi yang menguntung¬kan antara sari makanan oleh Qi menjadi darah dan cairan tubuh.

Kedua : Fungsi ini merupakan keaktifan fungsional ter¬tentu organ Zang Fu. Dalam buku Su Wen disebut¬kan Kandung Kemih menyimpan cairan yang kemudian dieskresi oleh aktivitas Qi. Aktivitas Qi disini mengacu kepada fungsi Kandung Kemih yang menge¬luarkan kemih.

Demikian kajian mengenai Qi. Semoga memperkaya khasanah keilmuan bekam kita. wallahu’alam.

Best regards,

Skema Hubungan antara QI, DARAH, dan CAIRAN TUBUH

ARTIKEL INI SEDANG DI REVISI
Silahkan melihat-lihat artikel lainnya terlebih dahulu