Contoh Analisa Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Contoh Analisa Rumus 4K

Contoh Analisa Rumus 4K

Seorang pasien nama Fulan usia 43th tahun datang dengan keluhan utama: sakit kepala dan leher yang kaku. Keluhan disertai dengan mudah haus, lambung sering terasa perih, banyak makan, perut terasa kembung dan sebah. Dilakukan pemeriksaan hasil sbb:

  • Tekanan darah : 180/110
  • Nadi : 105 kali/menit, kuat dan besar
  • Lidah : warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan.

Contoh Analisa Rumus 4K

Pasien ini kita diagnosa: Hipertensi grade II. Untuk menentukan kondisi kita masukkan dalam rumus 4 K:

Contoh Analisa Rumus 4K

Mari kita analisa satu persatu:

  • sakit kepala dan leher yang kaku menunjukkan adanya stagnasi qi dan xue yang disebabkan karena Lambung yang ekses lembab panas.
  • disertai dengan mudah haus, Lambung sering terasa perih, banyak makan: ini menunjukkan Lambung ekses panas.
  • perut terasa kembung dan sebah menunjukkan adanya stagnasi Qi Lambung atau faktor ekses lembab.
  • Tekanan darah: 180/110 menunjukkan hipertensi grade II
  • Nadi: 105 kali/menit, terasa kuat dan besar menunjukkan ekses panas
  • Lidah: warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan: menunjukkan ekses panas dan lembab.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K

Dengan rumus 4K ini kasus fulan adalah: hipertensi grade II dengan ekses lembab dan panas pada lambung disertai dengan stagnasi Qi Lambung dan stagnasi Qi Xue pada meridian Kandung Kemih (BL) karena pathogen panas.
Sehingga akan kita rencanakan terapinya dengan prinsip: membuang lembab dan panas pada Lambung, melancarkan stagnasi Qi Lambung dan membuang panas pada meridian BL serta melancarkan Qi meridian BL.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K
Demikian sebagai contoh penerapan Rumus 4K dalam diagnosa dan terapi

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Seiring berjalannya waktu, rumus ini saya kembangkan lagi menjadi hubungan 4 kondisi yang akan membuat sebuah konsep tersendiri dengan gambaran yang lebih mudah dipahami.
Hubungan itu dapat kita lihat dalam skema di bawah ini:
Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Keterangan:
menunjukkan hubungan yang saling mempengaruhi diantara 2 kondisi

  1. Hubungan antara Ekses dengan Emosi
    Ekses selalu pathogen luar atau ketidakseimbangan Yin Yang organ. Ada kaitan antara ekses yang akan menghasilkan gangguan emosi. Hal ini sering terlihat misalnya pada seorang yang marah. Terkadang kita jangan terlalu cepat menyalahkan orang dengan kata-kata “orang kok mudah marah”, boleh jadi karena ketidakseimbangan Yin Yang organ Hatinya sehingga tanpa sebab pun ia gampang marah. Maka kasus ekses membuat emosi sementara ini saya amati pada kasus  Yang Shi Hati membuat marah.
  2. Hubungan antara Ekses dengan Defisiensi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Ekses pathogen yang menyerang tubuh kita dalam stadium lanjut akan membuat sebuah akibat defisiensi materi. Hal ini sering kita jumpai pada kasus berikut:

    • Panas, kering dan api akan menguras Jin Ye dan Xue.
      Hal ini akan kita jumpai pada kasus demam. Ketika ada anak demam maka akan terjadi mekanisme panas menguras cairan. Saat demam sebaiknya langkah yang utama adalah memberikan asupan cairan yang cukup, mengusir pathogen dan menahan cairan supaya tidak keluar.
      Atau kondisi Yang shi organ bisa juga akan menguras Jin Ye dan Xue seperti pada sindrom Yang Shi Hati akan membuat Yin Xu Hati dan Xue Xu Hati.
    • Dingin akan mengkonsumsi Yang
      Hawa dingin yang masuk kedalam tubuh akan mengkonsumsi Yang (kehangatan tubuh). Misalnya ketika seorang makan buah-buahan yang berasa asam terlalu banyak seperti mangga yang masih muda, akan muncul gejala Limpa dingin sehingga ia akan diare dengan perut yang mual dan melilit disertai dengan tubuh yang dingin dan pucat.
    • Lembab akan mengkonsumsi Yang
      Hawa lembab bisa masuk ke dalam tubuh. Lembab lebih cenderung akan menyerang Limpa, karena Limpa suka yang kering benci yang lembab. Ketika ekses lembab maka akan memunculkan gejala Yang Limpa defisiensi yang ditandai dengan badan terasa berat, diare dengan adanya lendir, perut terasa kembung, dada terasa sumpek disertai dengan kaki dan tangan yang dingin.
    • Angin bisa membuat Qi lemah
      Sebagaimana pertengkaran antara pertahanan tubuh dengan pathogen, maka ketika angin masuk kedalam tubuh tidak kita usir bisa memunculkan Qi pertahanan semakin lemah. Biasanya angin membawa pathoghen yang lain saat masuk kedalam tubuh kita.

    Dari uraian diatas maka dapat kita lihat sebuah hubungan ekses membuat defisiensi.

  3. Hubungan antara Ekses dengan stagnasi
    Sebagaimana sudah saya sampaikan di bab sebelumnya bahwa ekses pathogen akan membuat stagnasi. Untuk memudahkan masing-masing pathogen akan saya jelaskan berikut ini :

    • Panas dan lembab pada Lambung akan memunculkan nyeri pada Lambung, sering sendawa dan mudah lapar. Ini menunjukkan panas dan lembab pada Lambung memunculkan stagnasi Qi Lambung sehingga tidak turun dengan baik ke Limpa.
    • Lembab dan dahak pada Paru-paru akan memunculkan Stagnasi Qi dalam dada yang ditandai dengan dada terasa sumpek tidak longgar, batuk dan bisa sesak nafas.
    • Dingin yang menyerang meridian maka akan memunculkan stagnasi darah. Sehingga akan memunculkan gejala nyeri, kaki dan tangan yang baal dan kesemutan.
    • Lendir yang ekses dalam tubuh kita biasanya secara medis masuk dalam kategori hiperkolesterol akan memunculkan gejala stagansi Xue dengan gejala kaki dan tangan yang pegel-pegel, kesemutan dan baal. Karena lembab akan mengotori meridian.
    • Lembab panas pada Ginjal dan Kandung Kemih maka akan memunculkan stagnasi Qi Ginjal sehingga tidak lancar dalam menurunkan Qi-nya ke bawah dalam wujud kencing yang tidak lancar dan terasa panas serta nyeri.
  4. Hubungan antara Defisiensi dengan Emosi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Defisiensi materi akan memunculkan gangguan emosi. Hal dapat dijumpai pada kasus defisiensi Xue Hati dan Yin Hati akan membuat orang mudah marah dan  tidak tenang karena kekurangan Yin Xue Hati membuat Yang Hati mudah berkobar.
  5. Hubungan antara Defisiensi dengan Stagnasi
    Stagnasi Qi, Xue dan Jin Ye bisa terjadi jika adanya defisiensi dari materi yang dijalankan dalam sebuah pergerakan Qi, misalnya:

    • Seorang dengan anemia maka akan merasakan pusing karena Energi Jantung yang memompa lemah. Energi Jantung lemah karena didalam pembentukan energi memerlukan darah.
    • Defisiensi Yang akan membuat Stagnasi Xue, karena dalam sebuah kehangatan tubuh yang cukup dingin tidak akan membuat kontrkasi pembuluh darah sehingga jalan darah jadi lancar.
    • Defisiensi Qi juga akan memunculkan stagnasi karena Qi yang mendorong darah.
  6. Hubungan antara Defisiensi dengan Ekses
    Hubungan ini sudah sangat dikenal karena ketika tubuh defisiensi maka kondisi tubuh lemah sehingga mudah terjadi ekses pathogen. Sebagi contoh misalnya:

    • Orang dengan Defisiensi Yin akan memunculkan panas
    • Orang dengan kelamahan Qi Limpa maka Limpa akan mencerna makanan kurang sempurna akhirnya memunculkan ekses dahak
    • dan lain sebagainya
  7. Hubungan antara Stagnasi dengan Emosi
    Ketidaklancaran jalannya materi maka akan membuat nutrisi ke organ juga tidak maksimal. Maka ketika nutrisi ke organ tidak maksimal memunculkan defisiensi. Defisiensi ini yang akan memunculkan sebuah emosi yang terkait dengan organ. Misalnya defisiensi Paru maka membuat orang tersebut mudah bersedih, defisiensi Qi Ginjal membuat orang tersebut gampang takut dan lain sebagainya.
  8. Hubungan antara Stagnasi dengan Defisiensi
    Adanya stagnasi maka akan membuat kekurangan pasokan materi pada daerah yang dituju. Misalnya pada kasus Stagnasi Xue pada Jantung maka akan membuat Otot Jantung kekurangan darah. Sehingga akan memunculkan gejala nyeri pada dada sebalah kiri yang bisa menjalar sampai dengan belikat dan lengan sebelah kiri.
  9. Hubungan antara Stagnasi dengan Ekses
    Stagnasi Qi Hati akan membuat ekses Yang Hati. Qi Hati yang tertekan akan membuat stagnasi, sehingga akan meunculkan Yang Shi Hati.
  10. Hubungan antara Emosi dengan Ekses
    Emosi yang terlalu berlebihan seperti emosi marah maka akan menggerakkan Qi naik ke atas. Emosi marah akan membuat darah bergejolak sehingga akan memunculkan fenomena Ekses. Sedangkan emosi yang lain lebih ke arah membuat Defisiensi.
  11. Hubungan antara Emosi dengan Defisiensi
    Emosi dengan defisiensi mempunyai hubungan sebab akibat. Sedih akan menguras Qi sehingga akan membuat defisiensi. Takut yang membuat energi turun ke bawah maka juga akan menampakkan defisiensi energi. Berpikir yang mendalam akan mempengaruhi kerja Limpa dan akhirnya bisa membuat Defisiensi Qi dan Xue.
  12. Hubungan antara Emosi dengan Stagnasi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Emosi akan membuat Stagnasi Qi. Biasanya yang sangat berpengaruh terhadap Stagnasi Qi Hati. Misalnya cemas, sedih dan berpikir yang mendalam serta rasa takut yang berlebihan akan memunculkan gejala badan lemah, tangan dan kaki sering merasakan dingin, padahal nadinya kuat. Qi Hati Stagnan sehingga fungsinya menyalurkan energi ke semua organ tidak berjalan dengan baik. Maka bisa saja akan memunculkan sesak nafas, dada terasa sumpek, nyeri pada area Hipokondrium, menstruasi yang tidak lancar dan lain-lain.

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K