Teknik-teknik mengusir angin

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Teknik-teknik mengusir angin

teknik-teknik mengusir anginAngin adalah salah satu patogen/penyebab penyakit dari luar yang sangat berperan membuat orang jadi sakit. Angin adalah patogen utama yang mendominasi diantara 5 patogen luar yang lainnya. Dengan adanya anginlah maka panas, lembab dan dingin bisa masuk ke dalam tubuh manusia.

Teknik-teknik mengusir angin

Angin akan memasuki tubuh melewati 3 lubang yang utama yaitu: mulut, hidung dan pori-pori kulit. Ketika orang mudah masuk angin maka kemungkinan karena pertahanan tubuh / Wei qi orang tersebut lemah. Wei qi inilah yang mengatur mekanisme buka dan menutupnya pori-pori kulit. Karena angin adalah patogen yang utama di alam ini maka angin sangat bagus jika diterapi dengan bekam.

Tetapi sebenarnya tidak hanya dengan bekam. Yang paling mendasar adalah ketika kita ketemu orang dengan gejala masuk angin maka prinsip terapinya adalah dengan mengeluarkan angin dari dalam tubuh.

Bagaimana kita bisa tahu orang tersebut masuk angin? Maka kita bisa melihatnya dari gejala khasnya yaitu takut angin dan takut dingin, diserti dengan gejala pusing, greges-greges, nyeri leher, batuk dan pilek, badan terasa linu, pegel-pegel dan lain sebagainya.

Teknik-teknik mengusir angin

Ada beberapa Teknik-teknik mengusir angin dari dalam tubuh diantaranya adalah sbb:

1. Dengan jalan dikeringatkan.

Ketika angin masuk melewati pori-pori kulit maka ia akan mengganggu mekanisme buka tutup pori-pori kulit sehingga fenomenanya ada 2 yaitu: orang masuk angin dengan keringat banyak dan orang masuk angin dengan keringat sedikit/tidak berkeringat tetapi keduanya mempunyai gejala yang sama yaitu takut dengan angin. Inilah yang dinamakan angin dingin dan angin panas. Angin akan dikeluarkan dengan cara mengkeringatkan. Mengkeringatkan ini salah satu caranya adalah dengan minum herbal yang rasanya pedas dan hangat untuk angin dingin. Serta minum herbal yang rasanya pedas dan sifatnya dingin untuk angin panas.

Herbal yang sangat sering digunakan dalam penanganan masuk angin adalah:

  • Untuk angin panasà papermint/Bohe , Bunga Krisan, dan Daun murbei
  • Untuk angin dinginà jahe, Ma huang dan Gui Zhi

Untuk pemberian herbal ini bisa dikombinasikan dengan penguat Qi/herbal tonik untuk menguatkan sistem kekebalan tubuhnya seperti madu, habbatussauda, ginseng dan lain sebagainnya.

2. Dengan jalan menarik angin keluar dari tubuh.

Jalan menarik angin ini biasa dilakukan dengan teknik vakum/cupping/bekam. Bekam ini pun juga dibagi kembali dengan bekam basah, kering dan api. Masing-masing punya spesifikasi sendiri sendiri.

Untuk bekam basah jika orang tersebut terserang angin panas dengan gejala khas adanya radang, panas tubuh, keluar keringat hangat, mudah haus, susah tidur, gelisah, BAB keras, muka memerah dan lain sebaginya.

Bekam kering digunakan untuk angin panas juga tetapi disertai dengan adanya sindrom Yin Xu/sindrom panas karena kekurangan Yin.

Bekam api digunakan untuk angin dingin dengan gejala khasnya adalah: hidung meler dengan warna khas bening, badan terasa dingin, keluar keringat dingin, diraba permukaan tubuh dingin dan ditambah dengan gejala masuk angin yang umum.

3. Dengan jalan membuka pori-pori kulitnya

Ketika orang terkena masuk angin dingin maka akan ada mekanisme angin yang terkungkung yang tidak bisa keluar dari dalam tubuh. Maka jalannya adalah dengan membuka porinya dengan “kerokan”/Guasha. Yang hal ini sudah sangat sering dilakukan olah masyarakat di Indonesia.

4. Usir dengan pijat dan akupuntur

Teknik ini bisa dilakukan pada beberapa titik yang bisa mengusir angin misalnya : Hegu, Waiguan, Qu chi, Fengmen, Fengche dan lain lainnya. Bisa dilakukan penusukan atau peemijatan. Untuk akupuntur bisa ditambaahkan dengan mengambil titik yang akan menguatkan pertahanan tubuh seperti Cu san li, san yin jiao, Qi hai dan Guanyuan.

5. Pemborehan dengan minyak herbal

Untuk teknik ini bisa menggunkan minya herbal yang diborehkan ke seluruh tubuh atau  bagian yang terasa sakit. Untuk anak-anak terapi ini sangat bagus sekali. Minyak yang sering digunakan adalah dengan minyak kelapa/minyak zaitun yang dikombinasikan dengan jahe, cengkih, serei, sambiloto, brotowali, habbatussauda ekstrak dan bawang merah. Ini akan sangat membantu untuk membuang angin dengan jalan mengkeringatkan dan menghangat tubuh.

Teknik-teknik mengusir angin ini adalah beberapa teknik yang bisa kita gunakan untuk mengusir angin, semoga bermanfaat.

 

 

 

 

Kiat Jitu Atasi Flu dengan Bekam

SOLUSI BEKAM SINERGI:: Flu yang sering menyerang manusia adalah suatu penyakit yang gampang dan sering terjadi. Flu di dalam kedokteran tradisional masuk dalam kategori penyakit yang disebabkan oleh angin, maka sering dikenal oleh orang umum kalau orang sedang terkena flu maka dikatakan ia sedang masuk angin.

Apa itu angin?
Angin dianggap sebagai salah satu dari enam patogen eksternal yang dapat menyerang tubuh dan menimbulkan gejala. Tubuh kita dilindungi oleh apa yang dikenal sebagai (qi defensif) wei qi juga dikenal sebagai sistem kekebalan tubuh kita. Ini adalah baris pertama pertahanan tubuh kita. Ketika kita kuat dan sehat, wei qi kita selalu siaga, menjaga pori-pori kulit kita tertutup dan mencegah angin masuk. Namun ketika kita kecapekan,, kurang istirahat yang cukup, makan buruk atau berpakaian tidak tepat untuk kondisi cuaca tertentu, membuat Wei Qi menjadi terganggu, sehingga pori-pori terbuka dan angin masuk ke dalam tubuh.

Hal ini menjelaskan mengapa ketika kita mengalami fase awal dari masuk angin kita merasa kedinginan, kepekaan terhadap angin dan nyeri tubuh. Angin masuk ke tubuh melalui meridian dan menghalangi aliran energi di dalamnya.Maka tindakan terapinya adalah mengeluarkan keringat sehingga angin akan keluar dari tubuh. Selain itu angin dapat membawa patogen lain sehingga bisa berupa angin panas atau dingin angin, yang metode terapinya akan berbeda.

    Angin merupakan Qi yang banyak terdapat pada musim semi tetapi bisa juga terdapat pada musim lainnya. Angin mudah menyerang tubuh setelah berkeringat atau ketika tidur.

  • Angin adalah faktor patogen eksogen primer, karena dingin, lembab, kering dan panas. Kesemuanya bergantung pada angin untuk menyerang tubuh. Angin patogen dapat pula bergabung dengan riak membentuk riak angin dalam meridian.
  • Angin adalah faktor patogen Yang dan ditandai oleh penyebaran ke atas dan ke luar. Karena itu dengan mudah akan menyerang bagian atas tubuh seperti kepala dan muka, dan bagian luar tubuh, yang menyebabkan gangguan pembukaan dan penutupan pori-pori. Manifestasi klinis adalah nyeri kepala, sumbatan hidung, tenggorokan gatal atau nyeri, pembengkakan muka takut angin dan berkeringat.
  • Angin di alam bertiup kuat dan ditandai dengan perubahan cepat. Kelainan yang disebabkan oleh angin patogen karenanya ditandai oleh gejala yang berpindah, perubahan cepat dan timbul tiba-tiba. Sebagai contoh, nyeri sendi berpindah-pindah disebabkan oleh angin patogen yang disebut bi angin.
  • Angin ditandai oleh gerakan yang menetap. Angin patogen yang bergerak dalam tubuh dapat menyebabkan pusing, vertigo, vomitus, kejang dan opistotonus. Sebagai contoh adalah tetanus dan deviasi mulut dan mata dengan spasme otot.

Karena flu ini masuk dalam kategori penyebab penyakitnya adalah angin, maka dalam pembagian sindromnya didalam ilmu kedokteran tradisional masuk dalam sindrom permukaan karena angin dingin maupun angin panas yang semuanya mempunya gejala seperti flu ( batuk, pilek, badan meriang, greges greges, pusing, badan pegel dan lain lain)

      Sindrom Permukaan
      Sindrom permukaan disebabkan oleh serangan faktor patogen dari lingkungan luar pada permukaan tubuh, mulut, atau hidung. Sindrom ini biasanya bersifat ringan dan cepat sembuh.

      Manifestasi klinis yang muncul adalah demam ringan, takut angin dan dingin, tidak haus, hidung buntu dengan lendir encer, nyeri kepala, nyeri badan, nyeri tenggorokan, batuk, lapisan lidah berwarna putih dan tipis, serta nadi superficial.

      Sindrom angin dingin
      Sindrom ini disebabkan oleh serangan faktor patogen angin-dingin. Manifestasi klinis yang muncul adalah batuk, sputum berwarna putih dan encer, obstruksi hidung, lendir jernih, nyeri kepala, nyeri tubuh, demam rendah, takut angin-dingin, tidak haus, tidak berkeringat, lapisan lidah berwarna putih, serta nadi superficial dan tegang.

Terapi dengan menggunakan BEKAM API
Menurut TCM Bekam Api adalah pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam api adalah: angin, dingin dan lembab . Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Shi/ Kuat, Dingin, lembab, dan sindrom Yin .

Sindrom angin panas
Sindrom ini disebabkan oleh serangan faktor patogen angin panas. Manifestasi klinis yang muncul adalah batuk, sputum kental dan berwarna kuning, obstruksi hidung, lendir kental dan kuning, demam, sedikit takut anginadingin, mulut dan tenggorokan kering, lidah merah dengan lapisan lidah kuning tipis, serta nadi superficial dan cepat.

Terapi = BEKAM BASAH atau BEKAM KERING

Menurut Tradisional Chinese Medicine ( TCM ) Bekam basah adalah teknik pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam basah adalah: Xue/darah, Angin, panas dan Api. Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Shi/ Kuat, Re/Panas Ekses dan Sindrom Yang.

Menurut TCM Bekam Kering adalah pengeluaran pathogen yang berlebih/ekses. Unsur yang dikeluarkan dalam bekam kering adalah: Qi/energy, angin, panas dan Api. Teknik ini sangat bagus untuk menangani sindrom Shi/ Kuat, Re/Panas tipe Defisien dan Sindrom Yang.

Jika ada orang dengan gejala flu yang masuk dalam kategori panas permukaan maka jika panasnya belum mengkonsumsi cairan dianjurkan dengan menggunakan bekam basah. Tetapi jika terjadi defisiensi Yin maka sangat dianjurkan menggunakan bekam kering.

TITIK BEKAM YANG DIGUNAKAN :
• TU 14 ( Dazhui ) / Al kahil
• Bl 12
• BL 13
• Al katifain

Semoga solusi bekam sinergi atasi flu ini bisa menginspirasi dan membuat kita semakin semangat untuk mencari dan mendalami ilmu bekam/ Cupping Therapi/ Hijamah ini. Sinergi, “Jelas membuat bekam lebih baik” [Ali Ridho].