Contoh Analisa Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Contoh Analisa Rumus 4K

Contoh Analisa Rumus 4K

Seorang pasien nama Fulan usia 43th tahun datang dengan keluhan utama: sakit kepala dan leher yang kaku. Keluhan disertai dengan mudah haus, lambung sering terasa perih, banyak makan, perut terasa kembung dan sebah. Dilakukan pemeriksaan hasil sbb:

  • Tekanan darah : 180/110
  • Nadi : 105 kali/menit, kuat dan besar
  • Lidah : warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan.

Contoh Analisa Rumus 4K

Pasien ini kita diagnosa: Hipertensi grade II. Untuk menentukan kondisi kita masukkan dalam rumus 4 K:

Contoh Analisa Rumus 4K

Mari kita analisa satu persatu:

  • sakit kepala dan leher yang kaku menunjukkan adanya stagnasi qi dan xue yang disebabkan karena Lambung yang ekses lembab panas.
  • disertai dengan mudah haus, Lambung sering terasa perih, banyak makan: ini menunjukkan Lambung ekses panas.
  • perut terasa kembung dan sebah menunjukkan adanya stagnasi Qi Lambung atau faktor ekses lembab.
  • Tekanan darah: 180/110 menunjukkan hipertensi grade II
  • Nadi: 105 kali/menit, terasa kuat dan besar menunjukkan ekses panas
  • Lidah: warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan: menunjukkan ekses panas dan lembab.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K

Dengan rumus 4K ini kasus fulan adalah: hipertensi grade II dengan ekses lembab dan panas pada lambung disertai dengan stagnasi Qi Lambung dan stagnasi Qi Xue pada meridian Kandung Kemih (BL) karena pathogen panas.
Sehingga akan kita rencanakan terapinya dengan prinsip: membuang lembab dan panas pada Lambung, melancarkan stagnasi Qi Lambung dan membuang panas pada meridian BL serta melancarkan Qi meridian BL.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K
Demikian sebagai contoh penerapan Rumus 4K dalam diagnosa dan terapi

Penanganan hipertensi ala bekam sinergi

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Penanganan hipertensi ala bekam sinergi

Suatu ketika ada 3 orang pasien yang sama-sama baru menunggu Dokter Budiman (seorang dokter yang mengenal konsep barat dan timur) diruang tunggu sebuah rumah sakit. Ketiga pasien tadi karena masih menunggu Dokter yang sama terjadilah sebuah percakapan antara ketiga orang tadi. Kita sebut pasien A, B dan C.

Penanganan hipertensi ala bekam sinergi

Pasien A menceritakan kepada B dan C kalau dia itu sekarang mengeluh pusing, lehernya kaku, dia cerita kalau beberapa hari ini tekanan darahnya tinggi. Sudah berobat ke puskesmas belum sembuh dari pusing dan kaku lehernya. Si pasien A ini juga cerita kalau mudah haus, sering berkeringat, BABnya susah dan keras, dan dia mempunyai sakit maag.

Begitu selesai cerita Si pasien B menyambung ”Oh Saya itu juga hipertensi Pak…tetapi Alhamdulillah saya tidak merasakan seperti yang bapak rasakan, yang saya rasakan badan rasanya berat, sering ngantuk, kepala rasanya berat, BABnya tidak bisa tiap hari dan tidak keras, kalau malam saya malah sering merasakan dingin, ini bagaimana ya Pak?“ Tanya si B kepada kedua pasien yang lain.

Sembari berusaha menjawab pertanyaan si pasien B maka si pasien C mengatakan “eh ternyata kita bertiga ini sama pak masalahnya, saya itu juga sering hipertensi, tetapi yang saat ini saya rasakan pinggang pegel-pegel, apalagi kalau saya minum air putihya kurang banyak, maka sering muncul pegel, telinga saya juga sudah mulai berkurang pendengarannya, kalau tidur malam saya selalu berkeringat dan dada terasa panas”

Si pasien A mengatakan ”yah sudah tua Pak…maklum lah kita ini tensinya pada naik semua, sabar lah Pak….kita coba tanyakan ke dokternya aja nanti”

Penanganan hipertensi ala bekam sinergi, Singkat cerita ketiga pasien tadi sama sama mempunyai penyakit hipertensi mendapat terapi yang berbeda dari dokter Budiman. Pasien A diterapi dengan bekam basah, diberikan herbal akar alang-alang dan pegagan. Pasien B diterapi dengan penghangatan pada perutnya dan dilakukan moksibusi, herbal yang diberikan adalah: habbatussauda dan minum madu. Pasien C diterapi dengan bekam kering dan akupuntur serta diberikan herbal gamat cair, spirulina dan daun sendok.

Kasus diatas adalah sebuah contoh cara pandang sinergi kedokteran barat/modern, timur/tradisional dan Thibbun Nabawi. Kita bisa melihat sama-sama pasien menderita hipertensi tetapi mempunyai terapi yang berbeda.

Penanganan hipertensi ala bekam sinergi

Saat kita hanya berpedoman dengan medis modern maka kemungkinan semua pasien tadi akan dilakukan pembekaman basah. Tetapi karena kita lihat dari kedokteran timur ternyata ketiga pasien tadi mempunyai “sindrom” yang berbeda sehingga terapi bekamnya pun berbeda. Demikian dengan penggunaan herbal yang disarankan pun akan mengikuti sindrom yang kita dapatkan.

Inilah contoh penggabungan diagnosa dalam bekam sinergi.

Hipertensi, Stroke dan Jantung What’s this?

Hipertensi, stroke dan jantung what's this?

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Pada pemeriksaan tekanan darah akan didapat dua angka. Angka yang lebih tinggi diperoleh pada saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang lebih rendah diperoleh pada saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah kurang dari 120/80 mmHg didefinisikan sebagai “normal”. Pada tekanan darah tinggi, biasanya terjadi kenaikan tekanan sistolik dan diastolik. Hipertensi biasanya terjadi pada tekanan darah 140/90 mmHg atau ke atas, diukur di kedua lengan tiga kali dalam jangka beberapa minggu.

Klasifikasi

Klasifikasi Tekanan Darah Pada Dewasa menurut JNC VII

Kategori

Tekanan Darah Sistolik

Tekanan Darah Diastolik

Normal < 120 mmHg (dan) < 80 mmHg
Pre-hipertensi 120-139 mmHg (atau) 80-89 mmHg
Stadium 1 140-159 mmHg (atau) 90-99 mmHg
Stadium 2 >= 160 mmHg (atau) >= 100 mmHg

Pada hipertensi sistolik terisolasi, tekanan sistolik mencapai 140 mmHg atau lebih, tetapi tekanan diastolik kurang dari 90 mmHg dan tekanan diastolik masih dalam kisaran normal. Hipertensi ini sering ditemukan pada usia lanjut.

Sejalan dengan bertambahnya usia, hampir setiap orang mengalami kenaikan tekanan darah; tekanan sistolik terus meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik terus meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang secara perlahan atau bahkan menurun drastis.

Pengaturan tekanan darah
Meningkatnya tekanan darah di dalam arteri bisa terjadi melalui beberapa cara:

  • Jantung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih banyak cairan pada setiap detiknya
  • Arteri besar kehilangan kelenturannya dan menjadi kaku, sehingga mereka tidak dapat mengembang pada saat jantung memompa darah melalui arteri tersebut. Karena itu darah pada setiap denyut jantung dipaksa untuk melalui pembuluh yang sempit daripada biasanya dan menyebabkan naiknya tekanan. Inilah yang terjadi pada usia lanjut, dimana dinding arterinya telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis. Dengan cara yang sama, tekanan darah juga meningkat pada saat terjadi “vasokonstriksi”, yaitu jika arteri kecil (arteriola) untuk sementara waktu mengkerut karena perangsangan saraf atau hormon di dalam darah.
  • Bertambahnya cairan dalam sirkulasi bisa menyebabkan meningkatnya tekanan darah. Hal ini terjadi jika terdapat kelainan fungsi ginjal sehingga tidak mampu membuang sejumlah garam dan air dari dalam tubuh. Volume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah juga meningkat.

Sebaliknya, jika:

  • Aktivitas memompa jantung berkurang
  • Arteri mengalami pelebaran
  • Banyak cairan keluar dari sirkulasi
Maka tekanan darah akan menurun atau menjadi lebih kecil.
Penyesuaian terhadap faktor-faktor tersebut dilaksanakan oleh perubahan di dalam fungsi ginjal dan sistem saraf otonom (bagian dari sistem saraf yang mengatur berbagai fungsi tubuh secara otomatis).

Bagaimana pandangan TCM tentang Hipertensi?
Jaman dulu sebelum ditemukan alat tensi meter maka belum dikenal istilah hipertensi. Setelah ditemukan tensi meter menurut kedokteran modern maka ada fenomena tentang hipertensi. Bagaimana TCM memandang hal ini? TCM menangani hipertensi dengan alur kalau ada pasien hipertensi di diagnose memakai TCM. Jadi penentuan penyebabnya setelah ada pasien dengan tensi tinggi di diagnose menurut TCM sehingga di dalam klinis meskipun sama-sama mempunyai diagnose hipertensi satu sama lain terapinya berbeda.

Berbagai macam penyebab hipertensi menurut TCM: (Differensiasi sindrom HIPERTENSI)

1.      Hiperaktivitas Yang Liver
Etiologi dan pathogenesis:

Lever atau Hati yang berunsur kayu dan angin memiliki ciri bergerak dan naik ke atas. Kecemasan, depresi dan marah dapat merusak Yin Hati sehingga Yang Hati ekses.
Hipertensi  terjadi apabila Yang Hati bergerak seperti angin yang naik menyerang otak. Atau biasanya defisiensi Air Ginjal menyebabkan kegagalan untuk memberi Qi ke Hati. Hipertensi terjadi karena Hati kekurangan energi sehinga menimbulkan ekses Yang Hati. Kadang terjadi defisiensi pada bagian bawah tubuh dan ekses pada bagian atas tubuh bersamaan.

Manifestasi utama:
Hipertensi dengan gejala:

  • Sakit kepala atau pusing yang diperburuk oleh  mental yang marah,
  • lekas marah, wajah memerah,
  • tinnitus,
  • mulut kering dengan rasa pahit,
  • gangguan tidur dengan mimpi,
  • lidah memerah dengan lapisan kuning dan tebal, nadi cepat , tegang dan kuat.

Analisa :

  • Marah merusak Yin Hati menyebabkan ekses Yang Hati yang menimbulkan api.
  • Api yang membumbung ke atas membuat muka merah, dan mudah tersinggung. Semangat yang disimpan di Hati terganggu sehingga terjadi gangguan mimpi.
  • Lidah merah dengan selaput lidah kuning, rasa pahit mulut, denyut nadi tegang dan cepat merupakan tanda defisiensi Yin akibat ekses api.

Terapi:
Prinsip pengobatan: menambah air untuk menyuburkan kayu, meredam Yang yang membara dalam hati

  • Dipilih titik pada meridian Hati dan Ginjal untuk meningkatkan Yin dan menenangkan Yang.
  • Tusukan tonifikasi dan sedasi dipilih sesuai kondisi penyakitnya.

 Biasanya dipilih titik:
GB-20 (Fengqi), Taiyang SKJ, BL-18 (Ganshu), KI-3 (Taixi), BI-23 (Shenshu),  LR-2 (Xiangjian), LR-3 (Taichong) SKJ,  KI-7 (Fuliu) SKJ

Penjelasan:
Tusukan tonifikasi pada BL-23 (Shenshu), KI-3 (Taixi) , KI-7 (Fuliu ) Untuk menambah Air Ginjal, Sementara tusukan sedasi dilakukan pada BL-18 (Ganshu),LR-2 (Xiangjian), LR-3 (Taichong), GB-20 (Fengqi) , Untuk menenangkan Yang Hati.

Bekam:
Berfungsi mengeluarkan angin dan panas hati yang berlebih, titik yang digunakan adalah: Belakang leher, Al Kahil, Al katifain, Ummu Mughit (Du 20) dan Kan Shu (BL 18). Berdasarkan pengalaman bagus dengan bekam basah

Herbal:
Ramuan herbal yang digunakan adalah yang mempunyai sifat dingin dan tonik yin. Berbagai herbal yang bisa digunakan adalah:

  • Pegagan (Pilihan utama)
  • Rumput mutiara
  • Daun sendok
  • Jombang
  • Urang-aring
  • Pule pandak
  • Alang-alang

Ini bisa digunakan tunggal atau sinergi

Anjuran:
Sebaiknya menghentikan makanan yang sifatnya panas. Karena makanan yang sifatnya panas akan memanaskan lambung dan akan diteruskan ke hati. Makanan itu diantaranya adalah sbb:

  • Susu sapi
  • Santan
  • Hewan kaki empat
  • Fast food/junk food
  • Sambal/cabe
  • Sesuatu yang dibakar dan digoreng
  • Atau secara medis semua makanan yang kaya akan cholesterol.

Makanan yang baik dikonsumsi :

  • Diet jernih dan tawar
  • Banyak makan sayur dan buah. Untuk buah cari yang dingin: semangka, melon, timun, dan semua buah kecuali durian dan kelengkeng.
  • Makan dengan cara yang benar:
    • Dahului dengan doa
    • Minum sebelum makan (bisa sampai setengah liter)
    • Mengunyah yang lama (bisa sampai 70 kali)
    • Saat makan jangan minum
    • Habis makan jangan minum kecualu seperempat gelas saja
    • Boleh minum setelah satu jam, Akhiri dengan do’a

 2.   Defisiensi Qi dan Darah
Etiologi dan pathogenesis:

Jantung dan limpa dapat rusak oleh kerja berlebihan, Kurang istirahat atau kelemahan tubuh setelah sakit berat. Limpa yang rusak gagal membentuk Qi dan darah sehingga terjadi defisiensi Qi dan darah. Pada defisiensi Qi dan darah di daerah otak akan menimbulkan pusing yang disertai dengan hipertensi

Manifestasi utama:
Sakit kepala atau pusing dengan kelesuan, napas pendek, palpitasi, insomnia, berkeringat spontan, lidah merah muda dengan lapisan  putih tipis , dan denyut nadi lambat dan lemah seperti benang. (Kondisi ini wajar biasanya terjadi pada pasien dengan hipertensi karena ada gangguan pada jantung).

Analisa:

  • Pusing tujuh keliling terjadi karena gagalnya Qi dan darah sampai ke kepala.
  • Jantung mendominasi darah dan limpa mendominasi transformasi untuk pembentukan Qi dan Darah.
  • Bila Jantung dan Limpa rusak, Qi dan darah kurang mencukupi sehingga warna kulit tidak bercahaya, serta kuku dan bibir pucat.
  • Defisiensi darah menimbulkan berdebar-debar dan sulit tidur. Sedangkan defisiensi Qi menimbulkan kelesuan, malas, kurang nafas makan yang meningkat akibat kerja berat.
  • Lidah pucat, nadi lemah dan kecil merupakan tanda-tanda defisiensi Qi dan darah.

Terapi:
Menambah kekuatan Qi dan Xue, menguatkan fungsi jantung dan limpa

  • Dipilih titik meridian Conception Vessel (Ren), Kandung Kemih dan Lambung dengan cara tonifikasi (kadang Dimoksa) untuk menambah Qi dan Darah
  • Titik Yang dipilih adalah :
  1. GV-20 (Baihui)
  2. GB-20 (Fengqi) SKJ
  3. Taiyang SKJ
  4. BL-20 (Pishu)
  5. CV-4 (Guanyuan)
  6. SI-36 (Zusanli)
  7. SP-6 (Sanyinjiao).

Penjelasan :

  • Moksibusi pada GV-2O (Bai-hui) mengakibatkan naiknya Qi dan Darah ke kepala sehingga menurunkan pusing.
  • CV-4 (Guanyuan) digunakan untuk memperkuat Qi Primer dan BL-20 (Pishu), SP-6 (Sanyinjiao) untuk memperkuat Limpa dan Lambung untuk membentuk Qi dan darah.

Kasus ini tidak bisa dilakukan bekam karena ada def Qi dan darah.

Herbal:
Diberikan herbal yang bersifat hangat , panas dan manis serta berkhasiat menambah darah. Yang memiliki arah ke limpa dan ginjal mingmen:

  • Kurma
  • Habbatussauda
  • Madu
  • Secang
  • Wortel
  • Omega 3
  • Jahe
  • Lengkuas
  • Kunir/kunyit
  • ginseng
  • dll

Anjuran:
Sebaiknya makan makanan yang sifatnya hangat sehingga akan menambah energy dan darah. Jangan terlalu banyak lalapan dan buah-buahan segar yang terlalu banyak. Banyak makan sayuran yang dimasak.
Contoh: makan kurma, hati hewan kaki empat, minum selalu hangat dan manis madu dll

3.      Retensi lembab dingin
Manifestasi utama:

Sakit kepala atau pusing dengan perasaan berat dan ketat di kepala, perasaan kenyang dan rasa tertekan pada daerah dada dan epigastrium, kehilangan nafsu makan, mengantuk, lidah gemuk dengan lapisan putih, lapisan berminyak, dan denyut nadi lembut dan licin.

  • Pusing  dengan rasa berat di kepala merupakan gejala gangguan Yang sejati oleh riak lembab.
  • Rasa tertekan di dada dan mual disebabkan oleh obstruksi daerah Jiao tengah.
  •  Kurang nafsu makan dan mengantuk disebabkan oleh defisiensi Yang limpa.
  • Selaput lidah yang putih dan lengket serta nadi lembut dan bergelombang merupakan tanda peningkatan riak lembab.

Pemilihan titik Asosiasi (Su belakang) dan titik waspada (Alarm, Mu depan) dari Limpa dan Lambung merupakan upaya untuk menghilangkan lendir dan menurunkan lembab:

  • ST-8 (Touwei)
  • BL-20 (Pishu)
  • CV-12 (Zhongwan)
  • PC-6 (Nei Guan)
  • ST-40 (Fenglong)

Penjelasan :

  • BL-20 (Pishu) dan CV-12 (Zhongwan) untuk memperkuat Limpa dan Lambung sehingga menurunkan riak lemab.
  • ST-40 (Zhongwan) merupakan titik Luo meridian Lambung sehingga Qi menurun dan menghilangkan riak.
  • ST-8 (Tou Wei) sebagai terapi simptematik pusing tujuh keliling sedangkan
  • HC-6 (Neiguan) untuk merelaksasikan dada, mengatur Qi serta menyeleraskan Qi Lambung untuk menghilangkan mual.

 Herbal:
Dipilih herbal yang hangat  dan kering sehingga  bisa membuang lembab dingin.

  • Habbatussauda
  • Propolis
  • Omega 3
  • Laos
  • Lempuyang
  • Jahe merah
  • Cabe jawa
  • Madu
  • Kurma
  • Kunir/kunyit
  • Adas
  • Kapulaga
  • Dll

 4.      Defisiensi Yin Ginjal
Manifestasi utama:

Hipertensi yang  ditandai oleh Yin-ginjal yang melemah , pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis, panas-hati, obat panas, atau aktivitas seksual yang berlebihan, yang telah mengonsumsi Yin. Yin-ginjal yang yang berkurang tidak mampu mengendalikan Yang-ginjal sehingga menyebabkan kelebihan Yang-ginjal. Sindrom ini bersifat panas dan kering. Manifestasi klinis yang muncul adalah nyeri pinggang, dan lutut, pening, pusing, gelisah, sussah tidur, sering bermimpi, tinnitus, ketulian, potensi seksual berlebihan, ejakulasi spontan, menstruasi sedikit atau berlebihan, badan kurus, demam pada sore hari, berkeringat pada malam hari, pipi merah, mulut kering, rasa panas pada telapak tangan dan kaki, urine berwarna kuning, feses kering, lidah berwarna merah dan kering, serta nadi cepat dan lemah.

Terapi bekam kering:
Prinsip terapinya keluarkan panas dengan bekam kering dan tonifikasi cairan dengan memberikan ramuan penambah yin pada ginjal   dan gaya hidup perlu dirubah dengan tidak mengkonsumsi makanan yang sifatnya panas. Pasien dianjurkan mengkonsumsi buah dan sayur segar yang banyak mengandung air.
Bisa dikombinasi dengan akupuntur dengan tonifikasi pada titik Sp 6, KI 3, KI 7, KI 6 .
Titik yang diambil adalah:  Al Kaahil, Al katifain, Gan Shu dan Shen shu

Alasan pemilihan titik:
Al Kaahil                            : Titik pertemuan 6 meredian Yang
Al katifain                          : Titik pengeluaran angin
Gan Shu dan Shen shu  : Titik belakang liver dan ginjal

Herba:
Pemilihan herbalnya yang mempunyai sifat dingin ke ginjal dan kantung kemih yaitu: Pasak bumi, pegagan, dan akar alang-alang.(formula Herba TCM herbal yang cocok adalah liu wei dihuang wan)

Apakah Hipertensi selalu cocok menggunakan resep banyak makan buah dan sayur?
Menurut konsep kedokteran timur tidak semua hipertensi cocok dengan makan banyak sayur dan buah segar. Ini semua harus dilihat differensiasinya. Jika hipertensi disebabkan oleh Liver yang ekses dan kelemahan pada Qi ginjal maka sangat dianjurkan mengkonsumsi sayur dan buah-buahan segar. Tetapi jika disebabkan oleh kelemahan Qi dan darah serta karena lembab dingin maka dengan banyak makan buah dan sayur segar akan memperberat hipertensinya

Cara bijak menentukan terapi untuk hipertensi menurut TCM?
Sangat mudah dikala kita bukan dari seorang praktisi bekam ataau akupuntur pengen menentukan bagaimana caranya mensinergikan antara ilmu kedokteran barat/konvensional medis modern dengan tradisional serta thibbun nabawi.

Yaitu dengan mengelompokkan sesuai alur di bawah ini:
bagan hipertensi

BEKAM SINERGI MENGGABUNGKAN 3 ILMU DIAGNOSIS. Contoh jika ada seorang yang HIPERTENSI  akan di bekam atau tidak maka tergantung diagnosa thibbun nabawi dan tcm nya apa?? Jika masuk sindrom panas ekses  maka dibekam basah, Jika panas defisiensi maka di bekam kering , jika kurang darah dan energy tidak boleh di bekam .Jadi tidak melihat diagnosa medis murni tetapi harus digabungkan. Itulah sinergi…..

Hipertensi apakah mesti cocok dengan bekam basah?
Hanya kasus liver yang ekses saja yang bisa dilakukan bekam basah. Karena bekam basah akan mengeluarkan unsur panas, angin, energi dan api.

Bagaimana Hubungan hipertensi dengan stroke serta jantung menurut TCM ?
Dalam ilmu kedokteran tradisional stroke maupun jantung (khususnya jantung koroner) sangat erat kaitaannya dengan hipertensi. Hipertensi dengan cara pandang ilmu kedokteran tradisional terkait dengan angin dan lembab/lendir. Dari   kedua pathogen inilah yang akan menyebabkan stroke maaupun PJK/Penyakit jantung koroner.
Angin bisa disebabkan oleh karena Yang Liver Terlalu Ekses yang akhirnya tubuh kekurangaan cairan yang membuat suasana kering. Kering inilah yang akan memekatkan cairan dan darah yang akhirnya menyumbat. Tinggal penyumbatannya terjadi dimana? Jika dijantung ia akan jadi PJK, Jika di pembuluh darah otak akan menyebabkan stroke.
Lembab
atau lendir juga demikian. Dengan adanya lendir yang banyak di dalam tubuh membuat tekanan darah naik dengan disertai pengotoran pada meridian dan pembuluh darah. Karena lembab dan dingin akan menotori meridian dan membekukaan meridian. Dengan demikiaan orang yang hipertensi dengan disertai adanya Lembab dan dingin juga cenderung akan menyumbat. Inilh yang akhirnya jadi stroke dan jantung.
Kekurangan Qi dan Darah. Kondisi ini akan membuat Qi tubuh lemah. Jika energi lemah maka akan membuat Fungsi transportasi dan transformasi tidak berjalan dengan baik. Sehingga akan terjadi penurunan fungis limpa/pencernaan yang akhirnya bisa memproduksi lendir dan lembab.
Deffisiensi Yin Ginjal: Jika ginjal kekurangan air maka membuat suasana dalam tubuh menjadi panas yang disebabkan karena Yang tubuh tidak ada yang mengimbangi. Defisiensi Yin ginjal ini akan berpengaruh kepada panas hati. Sehingga akan membuat suasana hati jadi panas dan akhirnya menimbulkan angin. Angin inilah yang berperaan ke depan membuat stagnasi dan sumbatan pada pembuluh darah yang bisa stroke maupun jantung.

Demikian pembahasan kasus ini semoga bermanfaat untuk umat dan mulailah memetakan gejala yang menyertai hipertensi anda masuk ke differensiasi yang mana? Sehingga barulah kita bisa menjalani dan menerapi orang yang hipertensi dengan bijak dan tepat.

Post Stroke … penanganan dan solusinya

Post Stroke | Bekam Sinergi | Yarobbi.com, Seorang pasien usia 65 tahun datang dengan keluhan kaki kiri bengkak (odem) pada pergelangan kakinya. Kebetulan kaki kirinya itu mengalami (paresis) kelumpuhan tetapi masih bisa digerakkan dengan kekuatannya sangat lemah. Dia mengeluh lutut kaki yang kiri terasa lemah, sehingga kalau digunakan untuk jalan merasakan ada bunyi sesuatu dan terasa persendiaanya agak keluar dari jalurnya.

Continue Reading