KEAJAIBAN EMAS CAIR (MINYAK ZAITUN) dan BUKTI NYATA KESEMBUHAN PASIEN

Zaitun termasuk jenis Olea europaea dari keluarga Oleaceae. Sejak ribuan tahun silam masyarakat di sekitar Laut Tengah dan Timur Tengah telah merasakan manfaatnya. Pohonnya banyak tumbuh diwilayah laut tengah, terutama Syria, Italia, dan Spanyol. Dalam bentuk buah, zaitun muda yang berwarna hijau kekuningan kerap disantap begitu saja atau sebagai penambah rasa. Sementara zaitun yang matang dengan warna hitam kerap diacar maupun diperas untuk diambil minyaknya.

Setiap buah zaitun yang matang mengandung 80% air, 15% minyak, 1% protein, 1% karbohidrat, dan serat 1%. Untuk menghasilkan buah dan berproduksi secara penuh, pohon zaitun harus berumur 15-20 tahun.
Hingga saat ini Italia dan Spanyol berada di barisan terdepan negara penghasil minyak zaitun, disusul oleh Yunani, Tunisia, Maroko, dan Amerika Serikat. Kawasan mediterania selama ini memang dikenal sebagai gudang minyak zaitun.

Selama ini penduduk Timur Tengah mengandalkan zaitun sebagai sumber minyak nabati. Minyak inilah yang menciptakan rasa khas pada hidangan mereka. Jika diolah menjadi minyak maka kandungan asam lemak yang dimiliknya antara lain asam oleat atau omega 9 (79%), asam palmitrat atau asam lemak jenuh (11%), asam linoleat atau omega 6 (7%), asam stearat (2%), dan lain-lain sebesar 1%.

Nabi Muhammad SAW telah berpesan agar kita mengkonsumsi dan memakai zaitun sebagai minyak. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, ada enam belas pakar kedokteran paling tersohor di dunia berkumpul di Roma pada tanggal 21 April 1997 M, untuk menerbitkan beberapa pengarahan dan keputusan bersama tentang tema “Minyak Zaitun dan Nutrisi Laut Putih Tengah”. Dalam pernyataan tersebut, mereka menegaskan bahwa mengkonsumsi minyak zaitun bisa melindungi tubuh dari serangan penyakit jantung koroner, kenaikan kolesterol darah, kenaikan tekanan darah, serta sakit diabetes dan obesitas, di samping minyak zaitun juga berkhasiat mencegah terjadinya beberapa jenis kanker.

Keunggulan Minyak Zaitun
1. Kaya vitamin E, 10x lebih banyak dari minyak lain,

2. Tergolong minyak tak jenuh rantai panjang sehingga tahan terhadap pemanasan dengan tanpa merusak kandungan gizinya,

3. Aman dikonsumsi bagi penderita kolesterol dan diabetes bahkan bisa membantu penyembuhannya,

4. Minyak zaitun bersifat sebagai antioksidan dan antibiotik,

5. Kaya Vitamin A, B1, B2, C, D, E, K, dan Fe,

6. Unggul dalam kwalitas, khasiat, dan rasa dengan harga relative terjangkau,

7. Menghilangkan kolesterol pada makanan berlemak.

Khasiat dan Manfaat
1. Sangat baik untuk ibu menyusui agar anak tumbuh optimal dan terhindar dari berbagai penyakit,

2. Mencegah penyakit jantung koroner, meningkatkan kinerja liver, memperlancar pembuangan, menguatkan tulang dan tubuh,

3. Mengoptimalkan pertumbuhan otak dan jaringan syaraf pada bayi, dimana kandungan asam linoleiknya setara dengan ASI,

4. Mengobati penyakit kulit, radang gusi, menetralkan dan mengeluarkan racun, mengeluarkan cacing, dan melembutkan kulit,

5. Mengatasi wasir, sembelit,

6. Menyuburkan rambut, mengatasi berbagai masalah sexual, mengobati luka bakar, mencegah penuaan dini,

7. Mencegah berbagai gangguan lambung, menurunkan resiko terbentuknya batu ginjal.

Minyak zaitun yang murni (Extra Virgin Olive Oil) juga dapat digunakan langsung pada kulit kepala sebelum melakukan perawatan creambath. Bahkan campuran minyak zaitun dengan minyak jarak, perasan lemon serta larutan air dari seduhan daun peppermint diyakini sebagai resep alami untuk mencegah ketombe dan gatal pada kulit kepala.

Minyak zaitun juga berkhasiat untuk mempertahankan bentuk serta kekencangan payudara. Sedangkan untuk tangan dan kaki, minyak zaitun dapat juga digunakan untuk mengurangi kulit yang menebal pada telapak kaki, mempertahankan kehalusan kulit, serta menguatkan kuku. Karena itu, tak ada salahnya untuk Anda menggunakan minyak zaitun pada kulit sehabis mandi agar kulit senantiasa lembap dan lembut.

Minyak zaitun mempunyai sifat susah teroksidasi maka jika dioleskan ke kulit, kulit akan terlindungi dari sinar matahari dan tidak akan terpicu menjadi kanker atau tumor. Manfaat zaitun erat dengan kandungan omega 9. Omega 9 mampu menekan kolesterol jahat dalam tubuh dan menaikkan kadar kolesterol baik.

Saat ini di pasaran terdapat beberapa jenis minyak zaitun tergantung pada proses ekstrasinya, yakni minyak zaitun perawan, murni, dan sulingan. Yang pertama merupakan minyak zaitun bermutu tinggi karena merupakan hasil ekstrasi pertama. Mudah dikenali melalui warnanya yang kehijauan. Sedangkan yang sulingan biasanya berwarna keputihan sebagai karena pemanasan. Bagaimana agar kita bisa menuai manfaat maksimal minyak zaitun? Suhendro mengatakan tergantung kebutuhan kita inginkan. Jika minyak zaitun difungsikan sebagai bahan baku dengan tujuan penambah gizi, disarankan untuk memilih yang murni. Namun, jika hanya sekadar untuk mempercantik makanan maka minyak hasil sulingan sudah memadai. Dia menambahkan zaitun merupakan jenis minyak yang tidak begitu suka dengan panas tinggi. Pasalnya pemanasan yang tinggi akan merusak ikatan rangkap asam lemak zaitun yang lebih mengkhawatirkan dampak lanjutannya akan mengubah minyak zaitun justru menjadi radikal yang berbahaya bagi tubuh.

Bukti nyata kesembuhan pasien
Secara pribadi saya sangat yakin dengan minyak ini, karena ayat nya jelas. Dan hal tersebut terbukti di pasien yang Saya tangani, diataranya
1. Sembelit dan wasir, untuk kasus sembelit dengan faeses yang keras, minyak zaitun sangat cocok, karena ia akan melicinkan dan mempermudah keluarnya faeses. Tetapi untuk sembelit yang faesesnya tidak keras, misalnya ada pasien dengan keluhan tidak bisa BAB tiap hari, BAB nya 3 atau 4 hari sekali. Tetapi saat keluar faesenya tidak keras. Maka untuk kasus yang seperti ini Habbatussauda sangat bagus.

2. Gastritis, Biasa disebut dengan maag. Minyak zaitun juga sangat bagus dikonsumsi oleh pasien ini. Terutama yang terdiagnosa gejal maag secara medis ddan masuk diagnose laambung dingin secara TCM. Lambung dingin mempunyai gejala sama dengan maag. Untuk kasus ini bisa dikombinasi dengan madu, habbatussuda dan minyak zaitun.

3. Jantung koroner, Penyumbatan yang ada di arteri coronaria. Minyak zaitun bisa dikombinasikan dengan pegagan atau daun dewa. Dan untuk kasus jantung minyak zaitun akan memperkuat otot jantung jadi cocok untuk sindrom jantung lemah menurut diagnose TCM.

4. Kolesterol, untuk kasus kolesterol, minyak ini juga sangat bagus. Bisa dikombinasikan dengan bawang putih dan habbatussauda.

Wallahua’lam…

Best regards,

Maroji:
Dari berbagai sumber