Rekaman Serunya 8 Jam Kelas YUMEIHO Yarobbi.com | News

::Yarobbi.com:: Alhamdulillah 20 Maret 2011 kemarin pelatihan 8 Jam Yumeiho berjalan dengan lancar. Para peserta bisa mengikuti penjelasan teori dengan baik yang selanjutnya masuk sesi praktikum dan bedah kasus yumeiho pada bayi. Kelas Yumeiho, sangat Seru dan menarik, Rugi deh bagi yang ndak ikut.

Berikut para mujahid yumeiho dari beberapa kota besar di indonesia:
Foto Kelas yumeiho 8 jam yarobbi.com alhamdulillah sukses

Keterangan: belakang berdiri kiri ke kanan, Ust. Edy, Mr. Ipung, dr. Ari (salatiga), Bu Mu’id (Poso, sulawesi), Ust. Zaeni,Bu emi (Banjarnegara), Bu Aini (Semarang), Dhen anjrah. Jongkok kiri ke kanan : Ust. Supardi (semarang), Pak Warno (salatiga),Pak Rofiq (sidoarjo), Cak Hadi (banjarmasin), dan A’ Dede (cimahi).

Sesi praktikum, peserta ibu-ibu tidak mau kalah. Tetap bisa, tetap semangat mempelajari ilmu yumeiho demi kemaslahatan umat.
Praktikum yumeiho, ibu-ibu juga wajib bisa yumeiho,, Mudah kog

Sesi bedah kasus, menghadirkan seorang bayi yang sudah berusia sekian bulan, namun sebab mengalami koma, bayi tersebut tidak bisa duduk. Ketika didudukan akan jatuh, baik jatuh ke depan maupun ke belakang. Mantap Jaya,, Yumeiho juga pas untuk bayi dan anak-anak:
bedah kasus dan praktikum yumeiho bayi Yarobbi.com Semarang

Yumeiho juga ilmu Allah, Insyallah bisa jadi jalan kesembuhan bagi berbagai aneka penyakit yang pada hakikatnya juga semata-mata ujian yang berasal dariNya.

Selamat berjuang, ANDA SUDAH PUNYA BEKALNYA SEKARANG serta selamat mengaplikasikan ilmu yumeiho kepada masyarakat yang membutuhkan. Pengambangan Yumeiho bisa semakin dikembangkan melalui sharing keilmuan, buku panduan yumeiho, serta CD bedah kasusnya. Sampai jumpa di pelatihan yang akan datang atau forum bedah kasus lanjutannya. Salam MANTAP JAYA!

Hubungan antar Enam Organ FU

Struktur Anatomi
Dari aspek anatomi, organ Fu merupakan organ yang berlumen, seperti kantong.

Fungsi Fisiologis
Dari aspek fisiologis, maka organ Fu ( organ berongga ) berfungsi sebagai organ “to transmit and transform food”, yaitu menerima dan mencerna bahan makanan, mengabsorpsi zat nutrisinya kemudian mengekresi sisanya. Oleh karena bahan makanan harus selalu lewat organ Fu, maka organ Fu tidak boleh tersumbat.

Organ Kandung Empedu ( Gall Bladder, GB )
GB berhubungan luar-dalam dengan LR dan berisi empedu. Empedu keluar dari LR dan merupakan akumulasi bagian surplus dari LR. Empedu berwarna hijau dan rasanya pahit, berperan penting dalam membantu proses absorbsi makanan.

Fungsi fisiologis GB adalah menyimpan dan mengeluarkan cairan empedu. Sebenarnya GB sendiri adalah kosong. Setelah diproduksi oleh LR, maka empedu ditampung oleh GB dan disekresikan di bawah perintah Qi-LR kemudian di salurkan ke SI untuk membantu proses pencernaan dan absorbsi kemudian dipisahkan bagian “lucid” dari bagian “turbid”nya. Normal atau tidaknya penampungan, sekresi empedu, peredaran dan pengosongannya sepenuhnya di kontrol oleh Qi-LR.

Dengan demikian kaitan fungsi GB-LR adalah bila gagal mengontrol keluar masuknya empedu oleh fungsi LR akan mengganggu proses pengosongan GB, proses pencernaan lanjutan dan proses penyerapan. Bila fungsi demikian gagal timbulah : anoreksia / tidak nafsu makan, regang abdomen, muntah, nyeri hipokhondria dan jaundice / kuning. Bila sampai empedu menyusup ke dalam otot-otot, jaringan-jaringan dan kulit, seluruh tubuh akan tampak kekuningan.

Organ Lambung (Stomach, ST)
ST di hubungkan oleh oesophagus / kerongkongan di bagian atas dan di bawah berhubungan dengan SI / usus kecil. Organ ST di bagi ke dalam shang-wan (bagian atas lambung atau cardia), zhong-wan (bagian tengah) dan xia-wan (bagian bawah atau pylarus). Fungsi fisiologis ST adalah menerima dan mencerna makanan. Chyme (adonan bahan makanan) ditransformasi di dalam ST kemudian ditransmisi ke dalam SI. Karena ST merupakan kantong besar sehinggga mampu menampung bahan makanan dan air banyak sehinggga di dalam Huangdi Neijing dikatakan “ Lautan makanan dan minuman”. Pekerjaan ST sebagai penggiling bahan makanan ditentukan oleh Qi-ST.

Di samping itu gerakan mentrasmisi bahan makanan dan mendorong ke dalam SI juga oleh kekuatan Qi-ST. Untuk dapat mengalir dengan lancar, maka jalan ST ke SI tidak boleh tersumbat, sehingga adonan makanan (chyme) dapat dengan mulus masuk ke dalam SI. Karena tugas ST adalah mengalirkan adonan makanan (chyme) ke bawah, maka tidak boleh ada sumbatan pada usus kecil maupun lambung. Disfungsi ST menimbulkan gejala nyeri lambung, nafsu makan hilang (karena disharmoni dalam Qi-ST), sendawa, muntal, mual, cegukan, semua gejala tersebut disebabkan karena gagalnya Qi-ST dalam mengatur naik turunnya Qi-ST. Dalam hal bahan makanan ST menyiapkan bahan makanan untuk pembentukan Qi dan Xue sehingga ST disebut pula “Lautan makanan”.

Organ Usus Kecil (Small Intestine, SI)
SI adalah terusan dari dari ST mulai dari pylorus di atas dan iliosecal di bagian bawah yang di teruskan oleh LI. Fungsi fisiologis SI adalah menerima hasil olahan makanan dan minuman dari lambung kemudian memisahkan lucid dari turbid, yaitu :
• SI menerima hasil olahan makanan dan minuman dari ST dan menahannya beberapa saat untuk proses pencernaan lanjutan dan penyerapan (absorption).
• Memisahkan lucid dari turbid. Lucid adalah zat nutrisi untuk keperluan tubuh sedangkan turbid adalah sisa bahan makanan yang harus di keluarkan dari tubuh. Setelah proses pencernaan lanjutan dan proses absorbsi nutrisi serta cairan, SI meneruskan bahan sisanya ke LI. Proses inilah yang dimaksud dengan pemisahan lucid dan turbid.

Dengan demikian fungsi SI dalam hal mentransport dan mentransformasi nutrisi adalah membantu funsi SP sehingga gangguan fungsi SI menunjukkan juga gejala-gejala mirip gangguan fungsi SP, misalnya anoreksia, regang lambung, faces lembek, dan lain-lain. Fungsi SI dalam hal mengabsorbsi cairan akan menentukan jumlah dan volume urin.

Organ Usus Besar (Large Intestine, LI)
LI berhubungan dengan SI di bagian atas, menjadi anus pada pangkal bawahnya. Fungsi fisiologis utama LI adalah menerima sisa-sisa pencernaan bahan makanan yang ditransmisi oleh SI. Setelah sebagian cairan di absorbsi di dalam LI, maka sisa bahan makanan menjadi faces dan di dorong ke bawah untuk di keluarkan yang menggerakkan adalah Qi-LI. Konstipasi terjadi karena fungsi transmisi LI terganggu, bila fungsi absorpsi terganggu terjadilah diare.

Organ Kandung Kemih (Bladder, BL)
BL terletak di dalam jiao-bawah / ruang bawah dan bertanggung jawab untuk menampung dan mengeluarkan urin. Cairan dari Qi-turbid yang dihasilkan dari proses metabolism dirubah menjadi urin dengan perantaraan Qi-KI. Bila urin berakumulasi di dalam BL, maka Qi-transformasi akan mengeluarkannya dari tubuh. Qi-BL di kontrol oleh Qi-KI sehingga fungsi menampung dan mengeluarkan urin sangat tergantung kepada kekuatan Qi-KI.

Kegagalan Qi-KI dalam menahan dan mentrasformasi berakibat kepada daya tampung dan daya pengeluaran Qi-BL. Sindrom defisiensi Qi-BL adalah poliuria / banyak urin, enuresis / mengompol atau inkontenensia urine / kencing yang tidak terasa. Bila jalan transformasi tersumbat terjadilah gejala buang air kecil tidak lancar, menetes hingga anuria / tidak bisa kencing.

Organ Tri Pemanas (Three Energizer, TE)
TE (san-jiao) adalah organ yang di kreasi (invisible) terdiri dari 3 bagian, itu juga sebabnya disebut San-jiao (Three Energizer) yaitu:
• Jiao-atas, bawahnya adalah diafragma, organ di dalamnya adalah JANTUNG, PC, dan LU.
• Jiao-tengah, yaitu antara diafragma dan umbilicius, organ di dalamnya adalah SP, ST, LR, GB, SI.
• Jiao-bawah, antara umbilicus dan genetalia, organ di dalamnya adalah KI, BL, LI dan genetalis (organ istimewa CV).

Adapun fungsi fisiologis TE adalah mengatur dan bertanggung jawab kepada metabolisme seluruh Zangfu dan jaringan tubuh lainnya. Karena itu beberapa literature TE disebut pula sebagai organ metabolisme. Karena TE merupakan organ tidak kasat mata, maka banyak persepsi muncul dan masing-masing memberi nama berbeda namun sama, misalnya Three Heather (TH), Three Warmer (TW), Three Metabolism (TM), Three Energizer (TE), Tri Pemanas (TP). Adapun fungsi TE yang Utama adalah :
• Sistem transmisi, di mana subtansi seperti primordial Qi dan cairan tubuh di transmisi dan transportasi.
• Primordial-Qi berasal dari KI dan oleh kegiatan TE disebar luaskan ke seluruh bagian tubuh.
• Menghangatkan dan memelihara organ dan jaringan mendapat energi. Oleh karena itu, bila primordial-Qi defisiens dan fungsi transportasi TE terganggu akan menyebabkan defisiensi Qi pula.
• TE sebagai koordinator dari sitem transmisi dan metabolisme air. Berhubungan dengan fungsi inilah TE dipandang sebagai pengatur penting dalam sirkulasi cairan tubuh. Bila TE tertutup, maka fungsi LU, SP dan KI terpengaruhi dan timbullah gejala oligouria / urin sedikit dan oedema / bengkak berisi air.

Organ Istimewa Uterus
Uterus ada di dalam jiao-bawah, bertanggung jawab dalam pengaturan alat reproduksi perempuan, mestruasi dan pemeliharaan fetus selama kehamilan. Uterus “masak dewasa” mulai usia +14 tahun, mulai menstruasi, selanjutnya mentruasi harus berjalan dengan baik.

Di dalam uterus dipersiapkan jaringan sirkulasi darah untuk melayani kebutuhan hidup fetus, bila kehamilan tidak terjadi, jaringan penuh sirkulasi darah tersebut yaitu placenta akan “dibongkar” kembali sehingga darah beserta jaringannya di keluarkan berupa menstruasi. Sementara menstruasi selesai, uterus dipersiapkan lagi jaringan sirkulasi untuk kemungkinan adanya kehamilan yang akan datang.

Bila terjadi kehamilan, menstruasi tidak akan terjadi, selama masa kehamilan tersebut sejumlah besar Xue mensuplai uterus dan memelihara fetus. Setelah melahirkan menstruasi masih belum terjadi karena Xue harus di transport ke atas dan ditransformasi menjadi ASI. Pada saat menyapih, ASI berangsur berhenti di produksi dimana Xue di alirkan ke bawah (terutama ke dalam uterus) dan menstruasi akan terjadi lagi.

Best regards,