KONSULTASI| Alergi pada mata

Assalamu’alaikum. Dr.shofi, Saya wanita berumur 19, Saya menderita alergi pada mata. Jika makan ayam, telur, kacang, cumi dan hewan-hewan laut, mata saya akan mengeluarkan kotoran, kadang berwarna putih, kadang hijau kekuning-kuningan dan sedikit-sedikit keluar, sehingga saya sering membersihkan dengan tangan, tisu, kerudung, dan habis itu matasaya sakit sekali dan kepala saya pusing, dan karena keseringan pake tangan, mataku kelihatan ngeyer. Ukran mata tidak seimbang, kecil dan besar, dan saya juga menderita silinder ¾ . bagaimana penyembuhannya, dok ?jazakillah ahsanal jaza. Hamba Allah.

Jawab :
Wa’alaikum salam warahmatullah.

Subhanallah, jempol buat yang ukhti sudah melakukan serangkaian pengamatan, sehingga bisa membuat sendiri daftar makanan yang memicu reaksi alergi ukhti. Bila gangguan mata yang dialami disebabkan karena gangguan alergi dan hipersensitifitas makanan, yang paling sederhana adalah menunda atau menghindari makanan pencetus alergi. Kemudian kita mencari makanan alternatif yang tak kalah kandungan gizinya dibandingkan makanan pencetus alergi tersebut. Tahu, tempe, aneka jamur, daging sapi atau daging kambing dapat dipakai sebagai pengganti telur, ayam atau ikan. Biasakan mengetahui kandungan isi makanan atau membaca label makanan, ketika hendak mengonsumsi makanan dalam kemasan.
Menggunakan kompres dingin pada mata untuk meredakan gejala-gejala.

Perlu diperhatikan, ukhti..menggosok atau menggaruk mata hanya akan memperburuk gejala. Tetes mata pengganti air mata yang dijual di apotek dapat digunakan untuk menghilangkan lendir atau mencuci penyebab-penyebab iritasi dari mata. Apabila kotoran mata sampai berkerak, lunakkan dulu dengan kompres hangat. Istirahatkan mata dan hindari cahaya terang. Gunakan kacamata pelidung bila perlu. Oya, jangan lewatkan artikel thibbun nabawi tentang kam’ah ya.

Kalau kita perhatikan organ tubuh kita masing-masing. Ada saja kok yang tidak simetris antara sebelah kanan dan kirinya. Selama tidak ada keluhan yang mengganggu, tidak ada masalah. Tetapi bila hal tersebut sangat mengganggu menurut ukhti, berkonsultasilah dengan dokter ahli mata.

Alergi berkaitan dengan daya tahan tubuh, dan tidak terlepas dari pencernaan yang sehat. Mari kita tilik kembali, sudah seimbangkah pola hidup kita ?yang meliputi pola makan, pola pikir, aktivitas-istrahat dan tak ketinggalan, olahraga. Sudahkah makanan kita terjaga dari zat-zat aditif yang tidak perlu (pengawet, penguat rasa, pewarna, dll.)?
Jadi, jangan bosan untuk terus belajar. Belajar untuk hidup sehat-seimbang. Belajar untuk menerapkannya. Semoga Allah memberi kemudahan. ShareRiska::

Konsultasi lain bisa klik disini atau disitu