Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Bagaimana Memahami Rumus 4K?

 Bagaimana Memahami Rumus 4K?

 Skema: Dasar Rumus  4 Kondisi

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Rumus ini akan mempermudah kita dalam memandang segala permasalahan penyakit yang ada. Memurut pengalaman klinis ketika kita melihat sebuah penyakit maka tidak akan lepas dari Rumus 4K ini.
Menurut kedokteran timur seorang yang sakit akan kita jumpai 4 kondisi seperti dalam alogaritma rumus 4K.
Seorang yang sakit bisa disebabkan karena Defisiensi 7 materi dasar
[1] yang menyusun tubuh manusia faktor ini ke depan kita kenal dengan istilah Defisiensi pada Rumus 4K. Yang kedua orang yang sakit bisa disebabkan oleh pathogen luar yang menyerang seseorang saat kondisi 7 materi dasarnya cukup atau saat kondisi materi tubuhnya lemah. Saat kondisi materinya cukup dan terserang pathogen luar maka kita katakan kedepan dengan istilah Ekses dalam Rumus 4K. Yang ketiga seorang yang sakit karena baru mengalami sebuah gangguan emosi seperti baru dalam kondisi sedih, cemas, memikirkan sesuatu atau sedang marah, maka ke depan kita katakan Emosi dalam Rumus 4 K. Yang keempat dari Rumus 4K adalah Stagnasi. Stagnasi dapat kita jumpai pada seorang yang sedang sakit. Stagnasi ini meliputi stagnasi Qi , Xue dan Jin Ye. Bisa kita simak dalam skema pengembangan rumus dasar 4K di bawah ini.
Sebagai contoh bisa kita lihat dalam ilustrasi kasus di bawah ini:

Bagaimana Memahami Rumus 4K

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

 Jika dilihat dalam skema di atas maka kita bisa menggunakan diagnosa 4 K ini dalam diagnosa sbb :

  • Untuk analisa kondisi tubuh secara umum baik sudah mempunyai diagnosa medis modern maupun yang belum
  • Bisa digunakan untuk analisa kondisi masing masing organ Cang Fu
  • Bisa dipakai untuk analisa titik akupuntur dan analisa ramuan herbal
  • Bisa di pakai digabungkan dengan diagnosa yang lain

Bagaimana Memahami Rumus 4K?

Bagaimana penjelasan masing masing kondisi tersebut?
Saya akan memulai dengan materi dasar dalam dunia Pengobatan Timur. Dalam Bab sebelumnya sudah saya sampaikan bahwa seorang yang sehat adalah yang seimbang seluruh unsur yang menyusun tubuh kita. Dalam kehidupan ini semuanya mengalami sebuah pergerakan yang dinamis. Unsur yang menyusun tubuh kita dikatakan cukup bagus  jika ditandai dengan konstitusi tubuh kita yang kuat. Unsur penyusun tubuh ini  akan selalu mengalami perubahan-perubahan terkait dengan lingkungan ataupun segala aktifitas manusia itu sendiri.
Rumus 4 K adalah sebuah metode melihat kondisi tubuh kita, apa yang tidak normal. Ketidak normalan tubuh kita bisa kita lihat dalam 4 kondisi. 4 Kondisi tersebut adalah:

EKSES
Ekses kita maknai dengan berlebih. Dalam bahasa kedokteran timur sering diberi nama: Shi yang berarti berlebih. Sesuatu yang seharusnya tidak ada didalam tubuh manusia tetapi dalam kondisi tertentu sesuatu itu akan masuk menginvasi tubuh kita, sehingga ketika sesuatu itu masuk kedalam tubuh kita, kita namakan kondisi tubuh ekses. Sesuatu itu adalah pathogen luar atau materi dari produk organ cang fu yang patologis. Karena berlebih akan membuat tubuh tidak seimbang sehingga harus di buang. Dibuang ini sering diberi nama lain seperti : Sie dan  purgasi
Ekses juga bisa diartikan konstitusi tubuh yang kuat bertempur dengan pathogen. Ekses menunjukkan status daya tahan tubuh yang masih bisa menghalau pathogen.
Saat tubuh seseorang ekses pathogen maka prinsip terapinya adalah dengan membuang pathogen tersebut. Pathogen yang berasal dari luar tubuh mempunyai beberapa ciri khusus yaitu:

  1. Berasal dari Luar
    Semua pathogen luar akan masuk kedalam kulit, mulut dan hidung dan menyebabkan penyakit. Maka ketika pertahanan tubuh luar[2] seseorang itu kuat pathogen ini tidak akan masuk ke dalam tubuh.
  2. Bergantung Musim
    Bila Musim semi tiba maka akan banyak Angin, jika  musim gugur banyak pathogen Kering, jika musim dingin banyak pathogen dingin dan lembab.
  3. Bergantung Daerah
    Daerah pegunungan banyak Kering, lembab dan Dingin, daerah laut dan pantai banyak pathogen  Lembab dan panas.
  4. Saling Berkaitan
    Biasanya sering terjadi kombinasi pathogen luar yang masuk ke dalam tubuh secara bersamaan.
    Misalnya : Flu Angin Panas, Rematik Angin Lembab dan Dingin dll.
  5. Saling Bergantian
    Pada kondisi tertentu, gejala gejala  yang dialami pasien dapat berubah menjadi gejala yang lain. Misalnya pada kasus  Flu Angin Panas yang masuk kedalam tubuh, dapat berubah menjadi Lembab Panas didalam tubuh bila tidak segera diobati. Atau flu angin panas yang masuk kedalam tubuh bisa berubah menjadi dingin dan kering. Dan seterusnya

 Untuk lebih jelasnya bisa kita lihat dalam tabel penjelasan pathogen dan prinsip terapi serta tindakan terapi yang sesuai di bawah ini.

RUMUS 4K
PEMBAHASAN EKSES PATHOGEN LUAR DAN PRODUK ABNORMAL ORGAN

No

PATOGEN

GEJALA KLINIS

1 Angin Ciri:

  1. Biasanya terjadi pada musim semi, tapi dapat juga terjadi pada musim yang  lain.
    Sering dijumpai wabah flu, batuk, pilek pada musim semi.
  2. Sering berubah-ubah
    Pada kasus rematik, sering dijumpai nyeri yang berpindah tempat.
  3. Cepat datang dan pergi
    Pada kasus gatal-gatal, sering dijumpai kasus gatal yang mendadak hilang atau sembuh.
  4. Ringan dan menembus
    Karena sifatnya ringan, maka sering menyerang organ organ tubuh bagian atas seperti panca indera, kepala dan paru paru.
    Karena sifatnya mudah menembus, maka sering mendekam di bawah kulit.
  5. Bergerak
    Bergerak tanpa henti, karena itu mudah dijumpai pada kasus vertigo , Kejang, Tremor
  6. Membawa penyakit-penyakit yang lainnya.
    Sering dijumpai kasus dimana pathoge angin disertai pathogen yang lain seperti Flu Angin Dingin, Rematik Angin Panas dan Lembab  atau yang lainnya

Angin dan Hati saling berkaitan, karena itu dapat muncul gejala gejala  yang berkaitan dengan Hati seperti kembung, sakit perut, mual muntah, mencret dll

2 Panas Ciri :

  1. Mudah melukai Jin Ye dan Menghabiskan Qi
  2. Bila  Panas/Api masuk kedalam tubuh, sering dijumpai gejala haus, mulut kering, kencing sedikit, susah BAB, mudah lelah dll
  3. Membara ke atas
    Sifat Api adalah membara keatas, maka sering dijumpai gejala sakit kepala, telinga berdenging, tenggorokan sakit/bengkak, gusi berdarah dll.
  4. Mudah menghasilkan Angin dan menggerakkan Xue (Darah). Pada kasus panas/demam tinggi, dapat dijumpai gejala kejang, tangan dan kaki melipat kedalam dll
    Panas yang berlebihan dapat membuat darah bergerak keluar dari pembuluh darah, seperti gejala mimisan, BAB berdarah, darah saat menstruasi yang terlalu banyak dll
  5. Mudah mengganggu Jiwa
    Jantung dalam 5 Unsur termasuk Api, bila berlebihan akan mengganggu Jiwa yang ada dalam Jantung, maka mudah dijumpai gejala susah tidur, gelisah, bahkan pada kasus yang berat seperti gila, tidak sadarkan diri, mengigau dl
  6. lMudah mengakibatkan Bengkak dan Radang
    Panas yang masuk kedalam darah, berkumpul di satu tempat dan mengakibatkan bengkak dan radang di bagian tertentu tubuh.
3 Dingin
  • Melukai Yang Qi
    Bila  Dingin masuk dan melukai Limpa dan Lambung, maka proses pencernaan terganggu, akibatnya Qi dan Xue menjadi defisien –> anggota tubuh kekurangan nutrisi –> tangan dan kaki dingin.
  • Membeku dan Macet
    Bila Dingin masuk ke dalam Nadi / pembuluh darah –> peredaran darah menjadi tidak lancar –> membeku dan macet.
  • Menarik dan Menyimpan
    Bila Dingin masuk ke dalam meridian –> tendon dan pembuluh darah kaku dan terjadi gerakan menarik –> tangan kaki dingin dan kaku.
  • Dingin dan Ginjal saling berkaitan
    Karena itu dapat muncul gejala gejala yang berkaitan dengan Ginjal seperti Oedema (bengkak pada tubuh).
4 Lembab Ciri :

  1. Mudah mengganggu Lalu lintas Qi dan melukai Yang Qi
    Seperti air, menghambat dimana mana –> mengganggu lalu lintas Qi didalam tubuh –> Qi habis dan terluka.
  2. Berat dan kotor
    Mudah dijumpai gejala kepala atau tubuh terasa berat, dan gejala gejala mencret yang kadang disertai cairan/lendir berbau/kotor.
  3. Lengket dan Macet
    sering dijumpai pada kasus pencernaan, kotoran lengket dan tidak lega sehabis BAB, kencing tidak lancer.
  4. Mengarah ke bawah, gampang melukai 2 Yin
    Sifat air adalah mengalir kebawah, hawa lembab bersifat mirip air. Karena itu mudah dijumpai kasus bengkak pada kaki bagian bawah, dan menyerang organ tubuh dibagian bawah pinggang, seperti kasus mencret, kencing tidak lancar, infeksi pada organ kelamin.

Lembab dan Limpa sangat berkaitan, karena itu sering dijumpai gejala gejala pada kasus pencernaan seperti mencret, perut kembung, perut terasa penuh/sebah, mual muntah.

5 Kering
  1. Kesat, Mudah melukai Jin Ye (Cairan tubuh)
    Bila Kering masuk kedalam tubuh, mudah dijumpai gejala kulit kering, mulut kering, tenggorokan kering, haus, kencing sedikit.
  2. Mudah melukai Paru
    Bila Kering masuk kedalam paru, maka mudah dijumpai, tenggorokan kering, haus, banyak dahak yang menyumbat di paru, pernafasan terganggu, batuk kering.

Kering dan Paru sangat berkaitan, karena itu mudah dijumpai gejala gejala gangguan pernafasan seperti batuk kering sedikit dahak, dada terasa penuh.

6 Api

Meliputi demam tinggi, gelisah, haus berkeringat, bisul pada mulut dan lidah, gusi bengkak dan nyeri kepala serta kongesti mata. Gelisah tidak bisa tidur, mania, emosional, eksitasi dan koma atau delirium dapat timbul bila api patogen mengganggu mental.
Kecepatan sirkulasi darah akan meningkat dan menyebabkan denyut nadi yang sangat cepat. Dalam kasus yang berat darah dipaksa keluar dari pembuluh, menyebabkan epistaksis[3], ludah berwarna, tinja berdarah, hematuria[4], perdarahan rahim dan menorhagia[5].

7 Dahak dan cairan Terjadi karena :Pola makan dan minum yang tidak sehat
Suka makanan yang terlalu manis, bakar2an, atau makanan yang kurang/tidak bersih dapat mengakibatkan Limpa dan Lambung luka, Lambung kehilangan fungsi menurunkan Yang kotor, sehingga dahak dan cairan kotor tertinggal di dalam tubuh.
Terlalu banyak minum beralkohol juga menyebabkan Lembab dan panas didalam tubuh, melukai Limpa dan Lambung, akibatnya dahak dan cairan menggumpal didalam tubuh.7 emosi yang terlalu berlebihan
7 emosi yang berlebihan akan mengganggu Lalu lintas Qi dan Xue, Meridian menjadi macet dan tertutup, cairan tubuh terhenti di satu tempat.Faktor Patogen Luar
Mis : Paru terkena Kering, melukai cairan di paru, akibatnya terjadi panas yang makin melukai cairan di paru, dahak pun terbentuk di paru.Defisiensi organ Zang
Biasanya terjadi pada Limpa, Paru dan Ginjal.
Defisiensi Limpa –> Qi dan Xue tidak lancar –> cairan tubuh terhenti menjadi dahak
Defisiensi Paru –> Penguasaan atas saluran air menjadi lemah –> cairan tubuh terhenti menjadi dahak.
Defisiensi Ginjal –> Penguasaan atas cairan/air didalam tubuh menjadi lemah à cairan tubuh terhenti.Ciri :Menghambat Qi dan Xue di Meridian
Dahak dan cairan seiring Qi pergi keseluruh bagian tubuh, bila menghambat salah satu meridian, dapat mengakibatkan bagian tubuh tertentu kaku, muncul benjolan lunak, gerakan terganggu, bahkan lumpuh sebagian tubuh dll.

Menghambat lalu lintas
Bila Dahak dan cairan tubuh terhenti di salah satu organ, dapat mengganggu fungsi kerja organ tersebut.
Misalnya: Dahak dan cairan terhenti di paru –> muncul gejala dada sesak, batuk, nafas tersengal, bahkan tidak dapat berbaring terlentang dll.

Mengganggu proses peredaran cairan didalam tubuh
Misalnya: Dahak dan cairan terhenti di Limpa –> lembab dan cairan terhenti –> cairan tubuh berhenti di tubuh bagian bawah dll.

Mudah menutupi Jiwa
Dapat muncul gejala kepala pusing mata berkunang-kunang, tidak sadarkan diri, mengigau dan  gila.

Gejalanya tidak teratur, mudah berubah-ubah
Hampir semua gejala dapat dikaitkan dengan Dahak dan cairan tubuh yang terhenti.
Misalnya: Bengkak di tubuh karena cairan, mual muntah, pusing, dada terasa penuh atau sesak,  jantung berdebar, gila, vertigo, tidak sadarkan diri, benjolan lunak dibawah kulit dll.

8 Darah stasis Penyebab darah stasis (Xue Yu)

  • Qi Xu (Defisiensi Qi)
    Defisiensi Qi mengakibatkan Xue kehilangan pendorong sehingga darah terhenti jadilah darah stasis (Xue Yu)
    Defisiensi Qi mengakibatkan pathogen luar  mudah masuk dan mengacaukan sirkulasi peredaran Qi dan Xue.
    Defisiensi Qi mengakibatkan fungsi Qi untuk menghangatkan Xue berkurang. unsur dingin internal membuat darah menjadi macet  maka muncullah Xue Yu
  • Qi Zh(Qi Macet)
    Pathogen luar  yang masuk atau 7 emosi yang berlebihan dapat menyebabkan lalu lintas Qi menjadi macet dan mengganggu peredaran Xue didalam tubuh.
  • Han Ning (Dingin Beku)
    Dingin dapat masuk dan membekukan darah  sehingga Xue Yu. Dingin yang dimaksud bisa dingin luar[6] maupun dingin dalam[7].
  • Re Jie (Panas Menggumpal)
    Panas maupun 7 emosi yang berlebihan dapat menyebabkan panas didalam tubuh yang menggumpal didalam darah maka akan membuat  Xue Yu. Dengan adanya panas darah cenderung mengering sehingga membuat sebuah gumpalan.
  • Jin Kui (Cairan tubuh Defisiensi)
    Cairan tubuh adalah bagian dari darah, bila terjadi defisiensi Cairan tubuh akan membuat d darah mengental dan timbullah  Xue Yu
  • Wai Shang (Luka Luar)
    Luka luar seperti jatuh, tertimpa benda berat, luka gesekan logam. Dapat menyebabkan peredaran darah macet di bagian tertentu tubuh.
  • Qi Qing ( 7 emosi)
    7 emosi yang berlebihan dapat mengakibatkan lalu lintas Qi dan Xue terganggu sehingga membuat  peredaran darah macet dan timbullah  Xue Yu
  • Tan Zhuo (Dahak kotor)
    Dahak kotor dapat menggumpal di bagian tertentu tubuh yang mengganggu peredaran Qi dan Xue didalam tubuh maka timbullah  Xue Yu
  • Zhi Liao Bu Dang  (Proses penyembuhan yang tidak tepat)
    Proses penyembuhan yang tidak tepat akan mengakibatkan darah terhenti
    Misalnya  terjadi kasus pendarahan, tetapi malah diobati dengan obat obatan yang bersifat dingin, maka hawa dingin akan masuk ke dalam darah dan mengakibatkan darah membeku sehingga muncul  Xue Yu

Ciri darah stasis (Xue Yu):

  • Mempengaruhi lalu lintas Qi
    Darah yang macet di bagian tertentu tubuh maupun Meridian akan mempengaruhi lalu lintas Qi, yang dapat berkembang menjadi berbagai gejala lainnya.
  • Menghambat Meridian
    Karena Nadi dan Meridian terhambat, beberapa bagian tubuh maupun organ dan jaringan tidak mendapatkan Nutrisi semestinya, dapat muncul gejala nyeri, bahkan ada jaringan tubuh yang mati.
  • Mudah mengakibatkan gejala gejala yang berbahaya
    Bila Darah stasis berhenti di Paru atau Jantung, Otak, Usus atau organ yang lain dapat muncul gejala gejala  yang membahayakan jiwa seseorang.
  • Nyeri
    Nyeri yang dirasakan biasanya menusuk, tempat sakit tetap tidak berpindah, tidak suka ditekan, bila malam bertambah berat sakitnya, sering kambuh kambuhan.
    Mis : CHD / coroner heart diseases / penyakit jantung koroner
  • Bengkak/Benjolan
    Bisa disebabkan karena luka luar, muncul warna hijau keunguan, bengkak, tempat tetap tidak berpindah.
  • Pendarahan
    Pada beberapa kasus tertentu, Darah Stasis menggumpal di Meridian dan Nadi, mengakibatkan peredaran darah terganggu, bahkan dapat keluar dari Nadi.
    Mis : Pendarahan pada perempuan yang diakibatkan karena Darah stasis.
  • Ungu kebiruan
    Muka, kuku, kulit, dan bibir dapat berwarna ungu kebiruan.
    Lidah dapat berwarna keunguan dan ada titik stasis
    Nadi Tipis dan kesat, Dalam dan Senar, atau Jie Dai

[1] Buku bekam sinergi halaman 57
[2]
Didalam TCM sering disebut Wei Qi disebut  Qi pertahanan
[3]
Epistkasi : mimisan
[4] Kencing berdarah
[5]
Perdarahan haid
[6] Unsur dingin karena paparan hawa dingin dari luar tubuh
[7] Fenomena dingin yang muncul karena kelemahan Yang Qi
Bagaimana Memahami Rumus 4K?