Efek Kafein dalam Kehamilan

Kafein adalah suatu stimulans yang banyak ditemukan dalam makanan, hidangan dan beberapa obat. Kafein secara alami dihasilkan oleh bermacam tumbuhan. Bahan ini juga ditambahkan kepada beberapa makanan dan hidangan untuk menambah selera. Menurut kebanyakan orang sumber utama dari kefein berasal dari kopi.
Continue Reading

Inspirasi sehat dari TEH HANGAT VS ES TEH

Teh Hangat dan Es Teh sama sama kandungannya berasal dari daun teh, tetapi mempunyai efek yang berbeda. Inilah konsep pengobatan herbal cina atau herbal thibbun nabawi. Orang minum teh hangat ada yang mempunyai efek sangat nyaman dan enak badannya, tetapi disisi lain ada juga orang yang tidak suka minum teh hangat, sukanya minum es teh. Ini adalah sebuah fenomena yang sangat menarik.
Continue Reading

Apa sih Terapi Yumeiho? Terapi Fantastic!

Dewasa ini, Yumeiho semakin banyak dikenal sebagai salah satu teknik terapi penyembuhan berbagai penyakit secara cepat, mudah, dan efektif. Saya sendiri telah melihat bagaimana terapi yumeiho diterapkan untuk mengatasi rasa sakit sakit gigi dan migraen kurang dari 7 detik dan hanya menggunakan gerakan yang sangat-sangat sederhana. Luar biasa.

saya takjub

Belum lagi testimoni sederet keberhasilan efek teknik pengobatan yang mula-mula dibuat oleh Masayuki Saihonji yang saya dapatkan selepas berdiskusi langsung dengan Ust. M. Zaeni selaku Rektor Institute Yumeiho Indonesia maupun pasien-pasiennya. Kasus-kasus besar seperti kelumpuhan, stroke, susah bernapas, permasalahan reproduksi, masalah mudah lelah, aneka permasalhan pinggul, masalah tulang belakang, sampai penyakit-penyakit syaraf yang para dokter spesialis telah kibarkan bendera putih padanya bisa disembuhkan secara CEPAT, MUDAH, PRAKTIS bi id’nillah dengan yumeiho.

Lalu apa sih yumeiho?

Yumeiho menitik beratkan pada pembetulan area tulang pinggul manusia. Yumeiho menyimpulkan bahwa hadirnya dislokasi (posisi yang tidak pada tempatnya) pada tulang pinggul menyebabkan bentuk-bentuk rasa sakit pada pinggul, tulang punggung, bahu, sampai menyebabkan munculnya aneka gangguan fungsi otot, sendi, dan seluruh permasalahan organ tubuh lainnya. Maka, manipulasi pembetulan tulang pinggul adalah cara terbaik untuk menyembuhkannya.

Beberapa gerakan terapinya mirip dengan chiropraktik, namun bedanya kalau chiropraktik fokusnya pada tulang punggung secara umum, sedangkan yumeiho berfokus pada tulang pinggul. Ibarat lainnya, chiropraktik membicarakan tiang yang menyangga tubuh (tulang punggung), yumeiho fokus pada pinggul (sebagai pondasi yang menjadi cikal bakal berdirinya tulang punggung itu sendiri).

he ehm.. pada beberapa artikel ke depan insyallah akan kami kupas “apa sih terapi yumeiho” secara lebih mendetail. Tim diskusi yumeiho yarobbi.com sampai detik ini terus bekerja keras mendesain agar terapi yumeiho bisa lebih mudah dipelajari dan sinergis secara ilmu medis, ilmu terapi secara umum, serta TCM. Bocorannya, hari kemarin Rabu 2 Februari 2011, tim Yumeiho yarobbi.com Semarang mendiskusikan bagaimana penerapan palmistry pathology dan iridology disinergikan sebagai sarana penegakkan diagnosis yumeiho. Tetap Semangat.

Apasih Sebenarnya penyakit paru-paru basah?

Sering kita mendapat larangan untuk tidur di lantai karena kelembaban lantai akan terserap oleh tubuh dan bisa terkena paru-paru basah. Padahal bukan demikian kondisi yang sebenarnya, konsentrasi kuman akan lebih padat pada udara dengan ketinggian 10 cm dari lantai, sehingga lebih berpotensi untuk terkena infeksi. Akan tetapi, bukan serta merta langsung menyebabkan paru-paru basah, ada faktor pola hidup dan juga ketercukupan gizi.

Apa sebenarnya paru-paru basah ?
Paru-paru basah atau efusi pleura ini adalah suatu kondisi rongga pleura (rongga yang menyelimuti paru-paru) seseorang terisi cairan yang berlebih. Selain berisi cairan berlebih juga bisa berisi darah, nanah, cairan seperti susu dan cairan yang mengandung kolesterol tinggi. Pada kondisi normalnya rongga ini juga terisi oleh sedikit cairan yang berfungsi sebagai pelumas saat paru-paru mengembang atau mengempis pada waktu bernafas. Cairan ini akan dihasilkan dan diserap dalam jumlah yang sama, sehingga jumlahnya akan selalu sama. Pada efusi pleura, cairan yang dihasilkan berlebihan sedangkan penyerapannya berkurang.
Sehingga terjadilah penumpukan cairan.

    Untuk penyebabnya, terbagi menjadi 2 jenis efusi pleura:

  • Efusi pleura transudativa, biasanya disebabkan oleh suatu kelainan pada tekanan normal di dalam paru-paru. Jenis efusi transudativa yang paling sering ditemukan pada penderita gagal jantung kongestif.
  • Efusi pleura eksudativa terjadi akibat peradangan pada pleura, yang seringkali disebabkan oleh penyakit paru-paru. Jenis efusi ini sering ditemukan pada penderita kanker, tuberkulosis dan infeksi paru lainnya, reaksi obat, asbetosis dan sarkoidosis.

Penyebab lain dari efusi pleura adalah: Gagal jantung, kadar protein darah yang rendah, tuberculosis (TBC), pembengkakan di area perut, tumor, lupus eritematosus sistemik, operasi jantung, cidera di dada, obat-obatan (hidralazin, prokainamid, isoniazid, fenitoin,klorpromazin, nitrofurantoin, bromokriptin, dantrolen, prokarbazin), pemasanan selang untuk makanan atau selang intravena yang kurang baik.

Jenis Efusi Pleura
1. Hemotoraks (darah di dalam rongga pleura)
Penumpukan cairan ini biasanya terjadi karena cedera di dada. Penyebab lainnya adalah adanya pembuluh darah yang pecah dan akhirnya darah mengalir dalam rongga pleura, kebocoran aneurisma aorta (daerah yang menonjol di dalam aorta) yang kemudian mengalirkan darahnya ke dalam rongga pleura, gangguan pembekuan darah. Darah yang ada dalam rongga pleura ini tidak mengalami pembekuan secara sempurna, sehingga untuk mengeluarkan darah ini biasanya dengan menggunakan jarum atau selang.

2. Empiema (nanah di dalam rongga pleura)
Penumpukan cairan ini dapat terjadi pada pneumonia atau pembengkakan paru yang menyebar ke dalam rongga pleura. Selain itu epinemia dapat terjadi karena komplikasi dari Infeksi pada cedera di dada, Pneumonia, Pembedahan dada, Pecahnya kerongkongan, Pembengkakan di perut disertai nanah.

3. Kilotoraks (cairan seperti susu di dalam rongga dada)
Penumpukan cairan ini disebabkan oleh suatu cedera pada saluran getah bening utama di dada atau oleh penyumbatan saluran karena adanya tumor.

4. Rongga pleura yang terisi cairan dengan kadar kolesterol yang tinggi
Penumpukan cairan ini terjadi karena efusi pleura menahun yang disebabkan oleh tuberculosis (TBC) atau artritis rematoid.

Gejala
Gejala yang paling sering ditemukan (tanpa menghiraukan jenis cairan yang terkumpul ataupun penyebabnya) adalah sesak nafas dan nyeri dada (biasanya bersifat menusuk dan semakin memburuk jika penderita batuk atau bernafas dalam). Kadang beberapa penderita tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:
– batuk 3 minggu atau lebih, sering disertai darah
– cegukan
– pernafasan yang cepat
– nyeri perut.
– badan lemah
– nafsu makan turun
– berat badan turun
– berkeringat malam
– demam hilang timbul tidak terlalu tinggi.

Pencegahan
Lakukan pengobatan yang adekuat pada penyakit-penyakit dasarnya yang dapat menimbulkan efusi pleura.

Sudah jelas sekarang apa yang dimaksud paru-paru basah? [Asshihahteam].