Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

Skema: Dasar Rumus 4 Kondisi

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K, Defisiensi mempunyai makna kekurangan. Kekurangan dalam bahas timur sering di beri nama: Xu. Kekurangan yang dimaksud adalah kekurangan materi dasar tubuh. Ada 7 materi dasar tubuh yaitu sbb: Qi (energi), Xue (darah), Jin (cairan yang jernih), Ye (cairan yang keruh), Jing (materi bawaan), Yin dan Yang.
Dalam kedokteran timur 7 materi ini tidak pernah berlebih atau bergejolak, kondisi yang kita jumpai 7 materi dasar yang normal atau kondisi sebaliknya yaitu kekurangan 7 materi dasar.
Terkadang kita sering terkecoh dengan istilah darah yang bergejolak, ini kurang tepat. Darah yang bergejolak volumenya tetap, yang membuat gejolak adalah adanya panas yang masuk ke dalam tubuh. Sebagaimana ilustrasi yang pernah saya tulis[1], air ketika direbus dalam sebuah panci akan membuat sebuah gejolak gelombang, tetapi volumenya tetap tidak bertambah, bahkan ketika sudah lama maka akan muncul stadium panas akan mengeringkan cairan. Jadi 7 materi dasar tidak pernah ekses. Ini diperkuat dengan herbal yang ada dalam Material Medika di sana tidak akan kita temukan formula untuk melemahkan energi atau untuk melemahkan darah. Yang ada adalah formula penambah darah dan penambah energi. Maka bisa dipastikan ketika kita berbicara defisiensi selalu defisiensi materi dasar.

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

RUMUS 4 K UNTUK DEFISIENSI 7 MATERI DASAR

No MATERI GEJALA DAN TANDA
1 Sindrom Qi Xu (sindrom kekurangan energi) Muka pucat, Lemah, letih, lesu, tidak bergairah, loyo dan keluar keringat dingin. Lidah kecil dan warna agak pucat nafsu makan buruk, napas pendek, berkeringat spontan, pucat mudah terkena faktor eksogen, nadi lemah, abdominal flatulence[2] dan diare yang sering.
2
Sindrom kekurangan Yang (Yang Xu) Gejalanya sama dengan kekurangan Qi ditambah dengan kaki dan tangan dingin, muka pucat kehitaman.
Lidah: gemuk, pucat, berair, selaput putih tebal.
 3 Sindrom kekurangan darah (Xue Xu) Pusing, pandangan kabur, bibir dan lidah pucat dan tidak bercahaya
Lesu, palpitasi, daya ingat buruk, insomnia[3], nyeri yang tumpul di dada dan hipokondria[4], mata kering, gangguan menstruasi (terlambat atau amenorhea), dengan darah warna merah muda. Kejang otot, ekstremitas baal[5], gerakan persendian terbatas.
 4 Sindrom kekurangan Yin (Yin xu) Muka dengan warna merah terang, kulit kering, bibir kering, BAB keras, keluar keringat waktu tidur malam hari, telapak tangan dan kaki terasa panas, dada terasa panas.
Lidah dengan warna merah muda, selaput hilang.
Nadi teraba cepat dan lemah.
 5 Sindrom kekurangan Jing Biasanya ditandai dengan berbagai keterlambatan: lambat berbicara, lambat berjalan, pada usia dewasa cepat muncul uban pada usia dini, kemandulan, dll.
 6 Sindrom kekurangan Jin ye  hidung, mulut, tenggorokan, bibir kering, aphonia[6], serak, rambut kusam dan rontok, mata cekung, kulit keriput, gelisah, haus, oliguria[7], konstipasi[8], lidah merah dengan lapisan yang kering.

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K

EMOSI
Emosi yang saya maksud adalah emosi yang tidak normal. Ada 7 macam emosi yang sering mempengaruhi tubuh kita yaitu :

  1. Marah
    Marah menyebabkan Qi naik, dan mengganjal. Maka sering dijumpai gejala muka dan mata merah, dada terasa penuh, nafas memburu, mungkin mual atau muntah, kadang bisa terjadi tidak sadarkan diri.
    Terapi saat terjadi kemarahan diantaranya bisa kita lakukan :

    • Membaca do’a perlindungan.
      Dari Mu’az bin Jabal, ia berkata “ada dua orang yang saling mencela satu sama lain dihadapan Nabi SAW. Salah satu diantara keduanya marah dan memerah wajahnya. Nabi pun menasehatinya dan bersabda: Aku akan mengajarkan sebuah kalimat jika ia mengucapkannya, tentu kemarahannya akan hilang: “aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk”
    • Berwudhu
    • Ketika ada seorang yang marah maka dianjurkan untuk merubah posisi. Dari yang berdiri untuk duduk, dari yang duduk untuk berbaring. Atau keluar rumah, diam dan sebagainya. Ini kalau kita lihat dengan mekanisme dasarnya marah membuat qi naik, gerakan berbaring akan melawan dan menyeimbangkan kondisi saat marah.
    • Menghadirkan pahala dibalik keutamaan menahan marah dan kehinaan bagi yang melampiaskan kemarahannya.
      “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.”
      (QS. Ali Imran – 134)
      Dari Abu Hurairah Ra. seorang lelaki berkata pada Rasulullah Saw, berilah saya nasehat. Rasulullah Saw bersabda “Janganlah engkau marah” Rasulullah mengulang-ulang pada ucapannya. (HR. Bukhari)
      Di dalam hadits Rasulullah Saw bersabda : “Orang yang kuat bukanlah orang yang hebat dalam bertengkar, sesungguhnya orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan emosi ketika harus marah.” (HR. Bukhari)
    • Mungkin ada hikmah dari yang apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan kita sehingga membuat marah.
      Di dalam surat Al-Baqarah ayat 216 diterangkan,
      “Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia sangat baik untukmu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kalian tidak mengetahui.”[9]

      Emosi marah yang berlebihan dapat melukai Liver, maka dapat dijumpai juga gejala gejala pencernaan seperti perut Kembung, sering bersendawa dan  terasa pahit asam di Mulut.
  2. Takut
    Takut yang berlebihan dapat menyebabkan Qi turun dan melukai Qi Ginjal, maka sering dijumpai BAB dan BAK yang tidak terkontrol, beser mani, pada anak kecil sering ngompol. Takut disini bisa jadi dari sebab yang terlihat maupun sebab yang tidak terlihat.
  3.  Sedih
    Sedih yang berlebihan dapat menyebabkan Qi surut dan habis, dan melukai Paru-paru maka sering dijumpai gejala mudah lelah, nafas lemah, tidak punya kemauan dan tidak bersemangat.
    Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K
  4. Cemas
    Biasanya emosi ini merupakan gabungan dari emosi lainnya menjadi satu: berpikir, sedih, gembira, takut dan kaget.
  5. Gembira
    Gembira yang berlebihan dapat menyebabkan Qi menjadi perlahan, tidak dapat menguasai Jiwa di Jantung, maka dapat dijumpai gejala gila atau tidak sadarkan diri.
  6. Berpikir
    Banyak Pikiran yang berlebihan dapat menyebabkan Qi berkumpul dan melukai Limpa, maka sering dijumpai gejala kembung, perut terasa penuh (sebah), nafsu makan menurun dan  mencret.
  7. Terkejut
    Kaget yang berlebihan dapat menyebabkan aliran Qi menjadi kacau, Qi pada Jantung juga ikut kacau, maka sering dijumpai gejala kebingungan, tidak tenang dan tidur tidak nyenyak.

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K


[1] Buku bekam sinergi halaman 39
[2]
Sering kembung dan kentut
[3]
Susah tidur
[4]
Area di bawah lengkung tulang iga
[5]
Anggota gerak yang kurang bisa merasaka sesuatu rangsangan dan sering terasa tebal.[6]Suara tidak keluar
[7]
Urin keluar dalam jumlah sedikit
Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K
[8]
Susah buang air besar
[9]
http://www.arrahmah.com/read/2011/01/13/10642-sahabatku-jangan-marah-sebuah-nasehat-agar-selalu-bisa-menjaga-diri-dari-am.html

Penjelasan Defisiensi dan Emosi pada Rumus 4K