Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag. 1

Yarobbi.com | Bekam Sinergi I Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag. 1

Di bawah ini adalah beberapa hal yang sering menjadi bahan diskusi diantara para praktisi bekam. Terkadang banyak hal yang yang dari sisi keilmuan medis modern belum dilakukan penelitian. Kami akan membahas segala seluk beluk bekam yang ada dengan metode mengambil Thibbun Nabawi sebagai dasar dan kedokteran timur dan barat yang akan menjelaskan segala yang menjadi pertanyaan seputar bekam.
Selamat menyimak…..

Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag. 1

a.  Apa sebab lokasi yang dikop dapat terjadi perubahan warna atau kadang tidak terjadi perubahan sama sekali?
Jawab:
Tujuan membekam adalah menarik Qi/energi dan Xue/darah ke permukaan tubuh. Saat pasien sudah dilakukan pengekopan baik dengan api maupun dengan pompa, maka warna area pengekopan menunjukkan kecukupan energi dan darah pasien.
Jika area pengekopan jadi merah (jika dibandingkan dengan area tubuh yang tidak di kop) maka menunjukkan energi dan darah pasien cukup bisa sampai permukaan tubuh.
Jika daerah pengekopan tidak menjadi merah maka menunjukkan ada 4 kemungkinan yaitu:

  • Pasien kekurangan darah tetapi punya energi yang cukup, karena kekurangan darah maka warna area tidak memerah.
  • Pasien kekurangan energi tetapi mempunyai darah yang cukup
  • Meskipun darah cukup karena kekurangan energi maka darah tidak ada yang mendorong sampai ke permukaan tubuh.
  • Pasien kekurangan keduanya
  • Terserang patogen dingin luar yang membekukan meridian.

Selain menunjukkan kecukupan energi warna lebam daerah bekam menunjukkan: pathogen   yang masuk ke permukaan tubuh.

  • Warna merah kehitaman menunjukkan terserang patogen angin dan panas
  • Warna merah muda terang menunjukkan sindrom defisiensi Yin
  • Warna merah keunguan menunjukkan adanya sindrom stagnasi darah
  • Warna pucat lebih pucat dari daerah yang tidak dilakukan pengekopan menunjukkan sindrom kekurangan atau sindrom dingin

 b.  Mengapa disarankan berpuasa sebelum di bekam?
Jawab:
Bekam basah adalah terapi yang akan mengeluarkan darah, menurut TCM jika darah keluar maka energi akan ikut keluar dari tubuh. Berpuasa sebelum di bekam mempunyai maksud disaat dibekam perut tidak membutuhkan energi. Yang ditakutkan saat bekam perut dalam kondisi kenyang menyebabkan mual bahkan muntah karena energi tersedot keluar tubuh sehingga perut (lambung) kekurangan energi akhirnya makanan tidak turun ke bawah malah akan membalik ke atas jadi muntah karena dalam mencerna makanan memerlukan energi.

c.  Apa alasannya setelah dibekam badan terasa lebih segar dan ringan?
Jawab:
Bekam berfungsi mengeluarkan panas, angin, darah kotor, dan api. Sebelum berbekam ke empat hal tersebut membuat energi dan darah tidak mengalir dengan lancar. Hal tersebut ditandai dengan rasa berat dan tidak nyaman dalam tubuh kita. Setelah dilakukan pembekaman, maka ke empat unsur itu akan keluar dari tubuh, membuat peredaran darah lancar, sehingga oksigenasi ke jaringan bagus membuat tubuh jadi segar. Apalagi setelah berbekam pembuluh darah akan melebar dan lebih lentur.

d.  Apa makna gelas bekam yang mengembun?
Jawab:
Gelas yang mengembun menandakan unsur angin keluar dari tubuh. Karena perbedaan suhu maka akan terjadi kondensasi akhirnya angin tersebut mengembun. Semakin banyak embun menadakan pathogen angin di dalam semakin banyak.

e.  Mengapa proses pembekaman lebih sering dilaksanakan pada punggung?
Jawab:
Menurut TCM area punggung adalah area dengan kandungan energi/panas yang lebih banyak dibandingkan bagian tubuh depan. Bekam prinsipnya mengeluarkan panas. Sifat panas selalu membumbung ke atas. Sehingga area bekam yang dipilih adalah bagian atas dan belakang yakni punggung.

f.   Lebih baik mana bekam sayat atau jarum?
Jawab:
Menurut Thibbun nabawi, Rasulullah SAW: menganjurkan menggunakan sayatan. Kelebihan sayatan dibandingkan tusukan menurut modern medicine adalah sbb:

  • Pembuatan luka di dalam dunia medis yang paling baik adalah dengan sayatan, karena peyembuhan jaringannya lebih cepat, tepi dinding luka tertaut dengan rapi.
  • Tidak akan terjadi dua kali tusukan pada lubang yang sama karena mempunyai trauma jaringan yang jelek.
  • Dengan sayatan yang tipis maka darah yang keluar adalah benar-benar dari pembuluh kapiler di bawah kulit yang tidak melebihi lapisan dermis.

 g.  Kapan waktu terbaik untuk dilakukan bekam?
Jawab:
Sesuai dengan Thibbun Nabawi maka waktu yang paling baik adalah antara waktu dhuhur dan waktu ashar. Pada waktu itu suhu udara pas panas, sehingga darah akan banyak dipermukaan tubuh. Dengan mekanisme, lantaran suhu panas, maka jantung memompa darah dengan kuat dan cepat sehingga pasokan darah di perifer akan banyak. Akan lebih baik lagi jika dilakukan pada tanggal 17, 19, 21 tiap bulannya menurut kalender hijriah. Ini ada hubungannya dengan anjuran rasullulah bahwa waktu yang lebih bagus adalah bulan purnama karena darah sedang bergejolak sesuai dengan fenomena laut pasang dst.

 Pertanyaan yang sering muncul tentang bekam bag. 1

Insyaallah bersambung