Jerawat

Yarobbi.com | Bulletin Ash Shihah | Jerawat

Jerawat

Etiologi Jerawat: Jerawat di sebabkan oleh bakteri corynebacterium acnes namun belum dapat dibuktikan bakteri tersebut penyebab agne.

Jerawat

Patofisologi jerawat: Asam lemak yang terbentuk dari tligesrida dalam sebum menyebabkan kekentalan sebum bertambah dan menimbulkan sumbatan saluran pilosebase serta reaksi radang sekitarnya. Perubahan pola keratinisasi folikel produksi sebum yang berlebihan, peningkatan flora folikel juga berkaitan dengan patigenesasi penyakit.

 Jerawat

Beberapa letak jerawat dapat menunjukkan organ yang bermasalah

  • Jerawat pada daerah Dahi
    Penyebab: Masalah pencernaan (kesulitan untuk mencerna makanan tertentu), masalah usus kecil, masalah hati, jadwal tidur yang tidak teratur, stres, emosi yang tidak stabil, terlalu banyak khawatir, asupan makanan dengan kadar gula tinggi, penumpukan toksin, produk rambut, poni, akibat memakai topi yang kotor.
  • Jerawat pada daerah sekita Alis
    Penyebab: Daerah antara alis dan rambut: Sirkulasi kelenjar getah bening yang kurang baik, asupan makanan tinggi kandungan lemak, asupan makanan olahan yang terlalu tinggi, masalah kantung empedu.
  • Jerawat Daerah antara kedua alis: Lemah jantung, terlalu banyak konsumsi alkohol, terlalu banyak asupan tembakau.
  • Jerawat pada Pipi kiri
    Penyebab: Kondisi hati, asupan makanan berlebih, tubuh kesulitan menyerap gizi, stres, masalah perut, penggunaan telepon yang kurang higienis, sarung bantal yang kotor, penggunaan kuas make up, ketidak cocokan dengan make up atau perawatan kulit yang digunakan.
  • Jerawat pada Pipi kanan
    Penyebab: kondisi paru-paru, alergi, stres, masalah perut, terlalu banyak mengkonsumsi gula, ponsel kotor, penggunaan telepon yang kurang higienis, sarung bantal yang kotor, penggunaan kuas make up, ketidak cocokan dengan make up atau perawatan kulit yang digunakan.
  • Jerawat pada Hidung
    Penyebab: Diet yang buruk, sembelit, perut kembung, ketidakseimbangan pada usus besar, gangguan pencernaan, dan sirkulasi darah yang buruk apabila ditandai dengan kondisi kulit hidung yang mengelupas
  • Jerawat pada daerah Sekitar Bibir
    Penyebab: Sembelit, pola pembuangan yang tidak teratur, terlalu banyak memakanan makanan pedas atau yang digoreng, ketidakcocokan dengan pasta gigi
  • Jerawat pada daerah Dagu dan Rahang
    Penyebab: Masalah hormonal, masalah ginekologi/organ intim, ketidakseimbangan pada ginjal (untuk jerawat di bawah muka / dagu), kebiasaan untuk mengistirahatkan wajah pada tangan, ketidakcocokan dengan pasta gigi

Walaupun penyebab yang terdaftar untuk masing-masing daerah wajah adalah panduan umum, ini mungkin tidak berlaku untuk semua orang. Bisa saja ini penggambaran kondisi tubuh apakah terjamin kebenarannya wallahu’alam, kalau memang disertai dengan keluhan pada organ yang bersangkutan bisa dilakukan pemeriksaan dokter.

Jerawat Menurut kedokteran timur
TCM umumnya melihat hal ini sebagai akibat dari panas seperti Fen Ci Fei Feng (jerawat akibat PPL angin menyerang paru) atau Fen Ci (jerawat/ penyakit peradangan umum dari kelenjar pilosebaceous ditandai dengan papula, pustula, nodul meradang dan dangkal berisi nanah kista.). Ketika seseorang memiliki sistem pencernaan melemah, ditambah dengan asupan tinggi kolesterol dari diet, tubuh akan memproduksi zat beracun yang berlebih lalu mengalir ke dalam aliran darah dan cairan tubuh. Dalam istilah pengobatan Cina, kondisi ini terjadi akibat ketidakseimbangan energi dan darah dan akibat meluapnya YANG (panas), hingga menyebabkan panas yang berlebihan.
Secara khusus, TCM menganggap jerawat sebagai hasil dari empat penyebab utama:

  1. Angin dan panas dari paru-paru;
  2. Kelembaban dan panas dari limpa dan perut (sistem pencernaan);
  3. Stagnasi qi (energi), darah stasis, akumulasi dahak, dan
  4. gangguan menstruasi pada wanita.

Maka untuk terapi Jerawat disesuaikan dengan diagnosa, terapi bekam, akupunktur dan herbal bisa dilakukan. Wallahu’alam

TERAPI HOLISTIK UNTUK BERBAGAI MACAM KASUS DIARE

SOLUSI BEKAM SINERGI:: Diare adalah suatu gejala yang sering ditemukan dalam klinik, dan pada berbagai musim. Diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan atau keenceran kotoran buang air besar. Kotoran dapat berupa makanan tidak tercerna, tidak berbentuk, bahkan bagai cairan.

Diare akut paling sering ditemukan pada musim pancaroba. Diare bisa disertai gejala lain seperti demam, nyeri perut, tidak ada nafsu makan, lesu, air seni berkurang dan lain-lain.

Keseriusan penyakit ini sangat variatif. Pada penderita ringan kekerapan hanya bertambah sedikit, dengan kotoran lembek, atau tidak berbentuk, sedangkan pada penderita serius, kekerapan dan keencerannya bertambah banyak, bisa mencapai lebih dari sepuluh kali bahkan berpuluh-puluh kali dalam sehari dengan kotoran berupa air. Penderita serius dapat menyebabkan kehilangan Jin Ye/cairan tubuh (disertai dehidrasi) bahkan menjalar menjadi hilangnya Qi didalam tubuh. Sebagian penderita diare akut dapat berubah menjadi diare kronis.

Lokasi penyakit diare terletak dalam Pi/limpa, Wei/lambung, usus besar dan kecil. Penyebab timbulnya diare adalah patogen luar, pola makan yang salah, tujuh macam emosi abnormal serta lemahnya fungsi Zang Fu.

Penyebab dan Mekanisme Terjadinya Penyakit

Dalam buku Nei Jing telah tercatat jelas sekali berbagai macam diare dilengkapi dengan uraian penyebab, mekanisme serta cara pengobatannya. Dalam buku tersebut tercatat bahwa penyebab penyakit dapat bersifat angin, dingin, lembab, panas atau patogen menular; sedang dari dalam tubuh dapat disebabkan lemahnya fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung, Qi tidak normal dari Gan/hati menyerang Pi/limpa, dan kekurangan Shen yang dan lain-lain. Setelah Nei Jing terdapat juga literature lainnya yang banyak menguraikan penyakit diare sehingga cara pengobatannya makin lengkap.

Penyebab dan mekanisme terjadinya diare antara lain ialah:
Terserang patogen luar
Patogen yang dapat menimbulkan diare antara lain ialah patogen bersifat angin, dingin, panas dan lembab. Yang bersifat paling penting ialah patogen lembab. Patogen dari luar tersebut menyerang Wei/lambung dan usus, menyebabkan terganggunya fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung, hingga makanan dan minuman tidak dapat ditransportasi dan transformasi dengan sempurna, dan berubah menjadi kotoran lembab, yang kemudian mengalir ke usus dan akhirnya terjadinya diare.

Terganggu makanan dan minuman
Pada musim pancaroba atau udara lembab, apabila terlalu banyak makan bersifat dingin atau terkontaminasi, maka hal tersebut dapat mengganggu fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung. Demikian juga halnya apabila volume makan melampaui batas, atau terlalu banyak makanan berlemak dapat menyebabkan makanan tidak dapat tercerna dengan baik, hingga Pi/limpa dan Wei lambung tidak mampu mencerna, mentranportasi dan transformasi dengan baik, yang kemudian balik mengganggu fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung hingga akhirnya menyebabkan terjadinya diare.

Emosi berlebihan
Ketegangan, kekuatiran, pikiran, penyesalan, dan kemarahan yang berlebihan dapat menyebabakan Gan Qi (Qi dari Gan/hati) terdepresi, hingga Qi menjadi tidak lancar, yang kemudian menyerang Pi/limpa tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, hingga makanan dan minuman tidak dapat dicerna, ditransportasi dan ditransformasikan dengan sempurna, tetapi sebaliknya malah menjadi kotoran yang lembab, hingga timbul diare.

Pi/limpa dan Wei/lambung lemah
Terlalu banyak makan, terlalu banyak lelah, terlalu lama menderita penyakit, terlalu lama menderita diare, kesemuanya dapat menyebabkan Pi/limpa dan Wei/lambung menjadi lemah. Lemahnya Pi/limpa dan Wei/lambung menyebabkan makanan dan minuman tidak dapat dicerna, ditransportasi serta ditransformasi dengan sempurna. Akhirnya makanan tidak terolah tersebut keluar tubuh, hingga timbul diare.

Sindroma Shen yang Xu Shuai, Yang dalam Shen/ginjal lemah

  • Penyakit menahun demikian juga usia dapat menguras Shen Yang. Yang dalam tubuh sudah lemah. Hal ini menyebabkan Pi/limpa tidak mendapat kekuatan dan pemanasan yang diperlukan untuk transportasi dan transformasi Jing makanan dan minuman, hingga menyebabkan timbulnya diare.
  • Lokasi penyakit diare terutama di Pi/limpa, di Wei/lambung, diusus besar dan usus kecil. Meridian yang berkaitan dengan penyakit tersebut antara lain ialah meridian Yang Ming tangan usus besar, meridian Yang Ming kaki, Wei/lambung, meridian Tai Yin kaki Pi/limpa.

Diare dalam pandangan Bian Zheng
Dalam Bian Zheng diare, perlu diperhatikan keparahan dan perjalanan penyakit. Hal tersebut terutama dapat dibedakan melalui keluhan, riwayat dan serangan penyakit, perkembangan penyakit, tinja dan adanya komplikasi penyakit lain.

a. Pada umumnya diare tidak terlalu kerap dan banyak. Kekurangan Jin Ye/ cairan tidak nyata, keadaan tersebut digolongkan kedalam diare ringan dan mempunyai prognosa baik.

b. Diare terjadi berulang-ulang dalam waktu singkat, berarti kerap sekali, tidak ada nafsu makan , kekurangan Jin Ye/ cairan (dehidrasi) nyata sekali, bahkan terjadi sindroma hilangnya Yin dan Yang (Wang Yin dan Wang Yang). Hal ini menunjukkan keadaan parah dan gawat, yang perlu ditangani dengan cara kedokteran Barat dulu, yaitu infuse cairan, baru dibantu akupunktur untuk terapi diarenya.

c. Diare dalam waktu lama dan yang tidak dapat dikontrol defekasinya , bahkan timbul dubur bergeser/keluar ke bawah (prolapsus ani) (dubur keluar), menandakan prognosis yang kurang baik.

d. Diare secara mendadak dengan perjalanan singkat digolongkan kedalam diare akut, hal tersebut umumnya timbul karena adanya patogen lembab.

e. Diare kronis terjadinya berulang-ulang dalam jangka waktu lama, diare terjadi apabila salah makan atau terlalu lelah.

Selain itu diare perlu juga diidentifiasikan golongan panas, dingin, Xu danShi dan lain-lain.
a. Pada umumnya diare yang terjadi secara mendadak dan berat, disertai dengan ulu hati dan perut terasa kembung, (nyeri bertambah bila ditekan dan nyeri berkurang apabila telah defekasi), disertai dengan berkurangnya air seni, menunjukkan sindroma Shi(se).

b. Diare dengan proses penyakit berjalan dalam waktu lama, serta nyeri perut tidak terlalu nyata, perutnya terasa enak apabila ditekan, air normal, mulut tidak terasa haus, menunjukkan diare bersifat Xu.

c. Tinja encer seperti air bercampur makanan yang tidak tercerna, umumnya menunjukkan diare bersifat dingin.

d. Tinja berwarna kuning coklat, lengket dan bau busuk, anus terasa panas, disertai dengan perasaan haus ingin minum terus, menunjukkan diare bersifat panas.

e. Diare disertai demam (takut dingin, suhu badan naik), tidak ada keringat, nyeri kepala, nadi Fu/mengambang menunjukkan diare dingin disertai panas yang membawa lembab.

f. Diare yang terjadi pada musim pancaroba, dimana terdapat patogen panas dan lembab, disertai suhu badan naik, gelisah, haus, air seni coklat dan sedikit, kepala tersa berat, selaput lidah kuning mengkilap, nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat, menunjukkan diare bersifat lembab panas.

g. Apabila disertsi kembung perut, bersendawa dengan mengeluarkan bau yang tidak sedap dan asam, tidak ada nafsu makan, menunjukkan diare disebabkan adanya makanan tidak tercerna.

Beda antara Diare dan Disentri
Diare perlu dibedakan dengan disentri, karena keduanya sama-sama sering terjadi pada musim panas, lokasinya berada di usus. Perbedaannya antara lain ialah pada disentri terdapat nyeri perut bercirikan tenesmus ( ingin sekali defekasi namun yang keluar hanya sedikit), serta adanya lendir dan darah dalam tinja. Sedangkan diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan dan keencerean buang air besar, sering, suara keroncongan dalam usus besar karena dorongan gas (borborigmus), kembung atau nyeri perut, nyerinya dapat berkurang setelah defekasi.

Diare berdasarkan Penyebab
Penggolongan diare berdasarkan penyebabnya diuraikan sebagai berikut:

a. Diare disebabkan Patogen dingin dan lembab
• Gejala dan Tanda
Tinja encer, bahkan berupa air, disertai nyeri perut dan suara keroncongan dalam usus karena dorongan usus (borborymus), tidak ada nafsu makan. Dapat juga disertai demam, hidung tersumbat dan nyeri kepala. Lidah pucat, selaput idah putih mengkilap, nadi Ru/empuk dan Huan/lamban.

• Analisis
Apabila patogen dingin lembab atau angin dingin menyerang Wi/lambung dan usus, atau terlalu banyak makan makanan yang bersifat dingin dan mentah, maka hal tersebut dapat menggganggu fungsi Pi/limpa. Gangguan fungsi Pi/limpa menyebabkan tidak dapat menjalankan fungsi transformasi dan transportasi dengan sempurna, hingga tidak dapat melakukan pemilahan yang bersih dan kotor, demikian juga halnya turun dan naiknya Qi menjadi kacau. Akhirnya terjadilah diare bercirikan kotoran encer bahkan berupa air.

Patogen dingin dan lembab menyebabkan pergerakan Qi didalam Wei/lambung dan usus terhambat, maka timbul nyeri perut, suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus). Patogen dingin dan lembab melilit Pi/limpa, maka perut terasa penuh dan tidak ada nafsu makan.

Gejala klinik demam, hidung tersumbat dan nyeri kepala menandakan adanya patogen angin dingin menyerang kedalam tubuh. Sedang tanda-tanda batang lidah pucat, selaput lidah putih mengkilap, nadi Ru/empuk dan Huan/lamban menunjukkan adanya patogen dingin dan lembab didalam tubuh.

• Prinsip Pengobatan
Menghilangkan patogen dingin dan lembab yang berada di area Biao permukaan.

Titik-titik akupunktur
Titik-titik Feng Men, Zhong Wan, Tian Shu, Shen Que, Zhu San Li, dan Da Chang Shu.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Feng Men dan Da Chang Shu diarahkan ke tulang spinal sedalam 1 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative. Titik-titik Zhong Wan, Tian Shu, ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative, dapat dimoksa, sedang titik Shen Que dimoksa dengan perantaraan garam, titik Zu San Li ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi netral dan dimoksa.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik Feng Men adalah titik penting untuk menghalau patogen angin. Titik Mu adalah titik dimana Qi dari Zang Fu berkonsentrasi, karena itu digunakan titik Mu dari Wei/lambung dan usus besar, yaitu titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu, ditambah Shen Que untuk mengatur fungsi Wei/lambung dan usus besar, hingga berefek menghentikan diare.

Titik Zu San Li adalah titik dari meridian Wei/lambung berfungsi menguatkan fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung.

Pengkombinasian titik-titik tesebut diatas dapat menghasilkan efek menghalau patogen angin dan dingin, mengatur kembali perjalanan Qi dalam Wei/lambung dan usus besar, hingga diare yang disebabkan oleh serangan patogen angin dan lembab dapat disembuhkan.

Herbal :
1. Habbatussauda
2. Adas
3. Madu
4. Kunir
5. Kapulaga
6. Kayu manis cina

b. Diare disebabkan Patogen lembab panas
• Gejala dan Tanda
Diare disertai nyeri perut, tinja berwarna kecoklat-coklatan dan berbau busuk, dubur terasa panas, gelisah dan haus, air seni berkurang dan berwarna kuning. Selaput lidah kuning mengkilap, nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat atau Hua/licin dan Shuo/cepat.

• Analisis
Patogen lembab dan panas menyerang dan merusak fungsi Wei/lambung dan usus besar, menyebabkan pergerakan usus besar tidak normal, maka timbul diare. Penderita gelisah dan merasa haus, tinja berwarna kecoklat-coklatan dan berbau busuk, air seni berkurang dan berwarna coklat serta dubur terasa panas menandakan adanya patogen panas. Sedang selaput lidah kuning mengkilap, serta nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat atau Hua/licin dan Shuo/cepat merupakan pertanda adanya patogen lembab panas menyerang tubuh.

• Prinsip Pengobatan
Mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan lembab.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Da Chang Shu, Qu Chi ( Chi Che ), Zhong Wan, Tian Shu , Zu San Li, Shang Ju Xu (Sang Ji Si), San Yin Jiao, dan Yin Ling Quan.

• Cara Akupunktur
Titik Da Chang Shu ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Titk-titik Zhong Wan dan Tian Shu ditusuk tegak lurus sedalam 1-2 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

Qu Chi tusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, gunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Titik-titik Zu San Li, San Yin Jiao, Shang Ju Xu dan Yin Lin Quan ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Alasan penggunaan titik Da Chang Shu, Zhong Wan, Tian Shu, dan Zu San Li telah diuraikan di depan.
Titik Qu Chi adalah titik He dari usus besar, yang berfungsi untuk mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan patogen lembab yang berada didalam usus besar.

Titik Yin Lin Quan dan san Yin Jiao adalah titik-titik yang berada pada meridian Pi/limpa, dan berefek untuk melancarkan urinasi hingga patogen lembab dapat disalurkan.

Titik Shang Ju Xu adalah titik He bawah dari usus besar, yang berfungsi menormalkan aliran Qi didalam usus besar.

Pengombinasian titik-titik diatas dapat mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan patogen lembab hingga diare dapat disembuhkan.

Herbal:
1. Herba Senna
2. Aloe vera
3. Daun ungu
4. Temulawak
5. Daun jambu biji

c. Diare disebabkan makanan
• Gejala dan Tanda
Diare disertai nyeri dan kembung perut, nyeri berkurang setelah defekasi (buang air besar) merupakan gejala utama, yang disertai suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus);feses (kotoran ) bau bususk bagai telur rusak dan terdapat makanan yang tidak tercerna, bersendawa dan mengeluarkan udara berbau tidak sedap dan asam, tidak ada nafsu makan; selaput lidah tebal, kotor, berwarna putih mengkilap, nadi Hua/licin.

• Analisis
Kuantitas makan terlalu banyak, menyebabkan Wei/lambung dan usus tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna, sehingga makanan yang tidak tercerna tersebut balik menghambat fungsi Wei/lambung dan usus. Demikian juga makanan yang tidak tercerna tersebut menyebabkan pergerakan Qi menjadi kacau, yang akhirnya terjadi diare yang disertai nyeri dan kembung perut. Makanan yang tidak tercerna akan membusuk, Qi kotor naik ke atas, maka timbullah bersendawa dengan mengeluarkan udara berbau busuk.

Sedang makanan yang membusuk turun ke bawah, akan menimbulkan diare bercirikan tinja berbau busuk. Jika makanan membusuk dapat dikeluarkan dari usus besar pada saat buang air besar, iritasi akan berkurang, sehingga nyerinya akan berkurang. Selaput lidah yang tebal mengkilap, nadi Huan/licin merupakan pertanda dari adanya makanan yang tidak tercerna.

• Prinsip Pengobatan
Meningkatkan daya pencernaan dan menyalurkan makanan tidak tercerna.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Pi shu, Wei Shu, Shang Wan, Zhong Wan, Tian Shu, Nei Guan, Zu San Li, dan Gong Sun.

• Cara Akupunktur
Titik-titik Pi Shu dan Wei Shu ditusuk kearah tulang spinal sedalam 1-1.5 cun, dengan diberi stimulasi netral. Penusukan titik-titik Zhong Wan, Shang Wan, dan Tian Shu menggunakan cara stimulasi Xie/sedative. Sedang titik-titik Zu San Li, Nei Guan dan Shang wan diberi cara stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik-titik Pi Shu dan Wei Shu digunakan untuk menguatkan fungsi Pi/limpa dan Wei lambung, hingga daya pencernaan dapat ditingkatkan.

Titik-titik Zhong Wan dan Shang Wan digunakan untuk menurunkan Qi yang naik, dan menyalurkan makanan tidak tercerna.

Titik Tian Shu digunakan untuk menormalkan Qi didalam usus besar dan menghentikan diare.

Titik-titik Nei Guan dan Gong Sun digunakan untuk mengatur Qi dalam Pi/limpa dan Wei/lambung, menyalurkan makanan yang tidak tercerna, hingga nyeri dan kembung perut dapat diatasi.

Pengombinasian titik-titik diatas, mempunyai efek meningkatkan daya pencernaan, menyalurkan makanan tidak tercerna dan mengatur kembali aliran Qi yang kacau, hingga diare yang disebabkan makanan tidak tercerna dapat diatasi.

d. Sindroma diare Pi Xu (diare disebabkan lemahnya Pi/limpa)
• Gejala dan Tanda
Berulang-ulang diare, dengan cirri tinja encer atau semi solid ( tidak berbentuk ), dalam tinja banyak makanan tidak tercerna, kekerapan defekasi bertambah apabila agak banyak makan makanan berlemak atau bersifat dingin, nafsu makan berkurang, ulu hati dan perut terasa kembung, muka pucat kekuning-kuningan; badan terasa lesu, anggota badan terasa lemah; lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Xi/halus dan lemah.

• Analisis
Pi Xu berarti Pi/limpa tidak dapat menjalankan fungsi transportasi dan transformasi dengan sempurna, hingga terjadi gangguan pencernaan dan penyerapan, serta gangguan dalam fungsi mengubah Jing/inti makan dan minuman menjadi materi berguna untuk tubuh. Gangguan tersebut bahkan menyebab materi bersih yang disebut Jing tercampur dengan yang kotor. Keadaan ini menimbulkan diare dengan ciri feces cair atau semi solid. Terjadinya gejala tersebut berkaitan juga dengan makan sedikit makanan berlemak atau bersifat dingin. Perut kembung dan tidak ada nafsu makan menjadi bukti bahwa Pi/limpa lemah.

Gangguan fungsi Pi/limpa dalam hal mengubah Jing menjadi materi berguna untuk tubuh, menyebabkan tubuh kekurangan Qi dan Xue/darah. Kekurangan Qi dan Xue/darah menyebabkan muka tampak pucat kekuning-kuningan, tubuh terasa lesu, anggota badan lemah. Penampilan lidah pucat, selaput lidah tipis, nadi Xi/halus dan lemah menunjukkan Pi Xu, yaitu Pi/limpa dalam keadaan lemah.

• Prinsip Pengobatan
Menguatkan Pi/limpa dengan menambah Qi, serta mengeringkan lembab dan menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Zhong Wan, Sui Fen, Tian Shu, Pi Shu, Wei Shu, Da Chang Shu, Zu San Li, dan Tai Pai.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Pi Shu, Wei Shu dan Da Chang Shu diarahkan ke tulang spinal, sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Bu/menguatkan.

Titik-titik Zhong wan, Sui Fen dan Tian Shu ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan moksa.
Titik Zu San li ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan stimulasi Bu/menguatkan.
Titik Tai Pai ditusuk tegak lurus sedalam 0,3-0,5 cun dengan menggunakan juga moksa.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik Shu berada di dorsal (belakang) dan tergolong Yang, sedangkan titik Mu berada di ventral (depan) dan tergolong Yin. Pengkombinasian titik Shu dengan Mu mempunyai efek menguatkan fungsi Zang Fu bersangkutan. Titik Da Chang Su dan Tian Shu adalah titik Shu dan titik Mu dari usus besar, sedangkan titik Wei Shu dan zhong Wan adalah titik Shu dan Mu dari Wei/lambung.

Pengkombinasian titik-titik tersebut dengan titik-titik tersebut dengan titik-titik Pi Shu, Sui Fen, Zu San Li dan Tai Pai menghasilkan efek menguatkan Pi/limpa, Wei/lambung dan usus besar hingga dapat mengeringkan lembab serta menghentikan diare yang disebabkan Pi Xu.

Herbal :
1. Habbatussauda
2. Adas
3. Madu
4. Kunir
5. Kapulaga
6. Kayu manis cina

e. Sindroma diare Shen Xu (diare disebabkan Shen/ ginjal lemah)
• Gejala dan Tanda
Diare yang berualng-ulang terjadi pada dini hari, setelah suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus), dan disertai nyeri perut. Nyeri perut agak hilang setelah buang air besar. Takut dingin, anggota badan lemah. Lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Chen/tenggelam dan Xi/halus.

• Analisis
Diare berulang-ulang dan dalam jangka waktu yang lama, (feses encer atau semi solid), menyebabkan Shen Yang (Yang dalam Shen/ginjal) menjadi lemah. Shen Yang yang lemah menyebabkan pemanasan Pi/limpa dan Wei/lambung tidak cukup, hingga fungsi transportasi dan transformasinya menjadi kacau.

Kekacauan tersebut menimbulkan diare dengan ciri terjadi pada dini hari. Karena Yang pada saat itu masih lemah, dan Yin masih agak kuat menyebabkan juga nyeri perut, suara kroncongan dalam usus karena dorongan gas yang menyertai diare. Karena waktu diare adalah pada dini hari, maka diare demikian disebut “ Wu Geng Xie “ yang berarti diare pada pukul 5 dini hari.

Setelah diare, Qi dalam Fu dapat tersalurkan, maka penderita merasa lega. Pemanasan Shen Yang kurang, maka tubuh terasa dingin, anggota badan teraba dingin, disertai pinggang dan lutut terasa linu dan dingin. Lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Chen/tenggelam dan Xi/halus menunjukkan Shen Yang lemah.

• Prinsip Pengobatan
Memanasi Shen ginjal dan menguatkan Pi/limpa, mengokohkan usus besar dan menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik Pi Shu, Shen Shu, Zhong Wan, Zhang Men, Tian Shu, Guan Yuan, Zu San Li, dan Tai Xi.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Shen Shu dan Pi Shu diarahkan ke tulang spinal sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi bersifat Bu/menguatkan, ditambah dengan moksa.

Penusukan tititk-titik Zhang Men, Guan Yuan, dan Tian Shu sedalam 1-1,5 cun, kemudian di moksa agak lama sampai terasa hangatnya menembus kedalam.

Penusukan titik-titik Zu San Li dan Tai Xi sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Bu/menguatkan.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik-titik Shen Shu dan Pi Shu digunakan untuk menambah Yang dalam Shen/ginjal dan menguatkan fungsi Pi/limpa.

Titik-titik Zhong wan, Zhang Men dan Guan Yuan masing-masing adalah titik Mu ventral dari Wei/lambung, Pi/limpa dan usus kecil. Titik-titik tersebut digunakan sesuai dengan prinsip bahwa titik Mu ventralmempunyai efekbaik untuk terapi organ bersangkutan.

Titik-titik Tian Shu dan Zu San Li menormalkan Qi dalam Wei/lambung dan usus besar.

Pengkombinasian titik-titik diatas menghasilkan efek menambah Yang dalam Shen/ginjal, menguatkan fungsi Pi/limpa, mengokohkan usus dan menghentikan diare.

f. Sindroma Gan Qi Cheng Pi ( Qi dari Gan/hati menyerang Pi/limpa)
• Gejala dan Tanda
Diare dan nyeri perut timbul ketika emosi abnormal, yang terasa agak lega setelah defekasi. Kejadian demikian akan timbul berulang-ulang. Umumnya terdapat riwayat nyeri perut daerah samping ulu hati (hipokondrium), dada terasa pengap, bersendawa, tidak ada nafsu makan. Lidah berwarna merah muda, nadi Xian/tegang.

• Analisis
Depresi menyebabkan Gan Qi (Qi dari Gan/hati) tertekan, hingga tidak dapat melakukan fungsi Shu Xie/pelancar dengan baik. Gan Qi yang tertekan dapat menyerang Pi/limpa, kemudian mengganggu fungsi Pi/limpa dalam melakukan transportasi dan transformasi serta memilah, menaikkan dan menurunkan Qi yang “kotor” dengan yang “bersih” maka terjadi nyeri perut dan diare.

Karena setelah defekasi, Qi untuk sementara dapat tersalurkan, penderita merasa agak lega, tetapi apabila emosinya tertekan lagi, penyakitnya dapat kambuh kembali. Gan Qi tertekan, maka timbul nyeri hipokondrium dan dada terasa pengap. Gan Qi tidak dapat melancarkan Qidalam Wei/lambung, maka penderita bersendawa dan tidak nafsu makan. Penampilan lidah merah muda, nadi Xian/tegang menunjukkan Gan/hati tertekan menyerang Pi/limpa.

• Prinsip Pengobatan
Menyalurkan Gan Qi dan membangkitkan Pi/limpa, menguatkan fungsi Pi/limpa untuk menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Pi Shu, Gan Shu, Zhong Wan, Tian Shu, Qi Men, Tai Chong, Zu San Li, dan Yang Ling Quan.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Pi Shu dan Gan Shu diarahkan ketulang spinal sedalam 1-1,5 cun, titik Pi Shu diberi stimulasi Bu/menguatkan, titik Gan Shu menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

Penusukan titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi netral.
Penusukn titikZu San Li dengan menggunakan cara stimulasi Bu/menguatkan.

Penusukan titik-titik Tai Chong tusuk sedalam 0,5-1 cun, gunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Penusukan titik Yang Ling Quan sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Pengkombinasian Gan Shu, Qi Men dengan Tai Chong dimaksudkan untuk menyalurkan Gan Qi yang tertekan, Yang Ling Quan memperkuat efek tersebut.

Penusukan titik-titik Pi Shu dan Zu san Li digunakan untuk memperkuat Pi/limpa dn Wei/lambung, yang sedang terganggu fungsinya oleh serangan Gan Qi abnormal.

Penusukan titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu digunakan untuk menguatkan Pi/limpa dan menghentikan diare.

Pengkobinasian titik-titik di atas menghasilkan efek melegakan/ melancarkan Gan Qi yang terdepresi, menguatkan Pi/limpa dan menghentikan diare dan menghilangkan nyeri yang disebabkan Gan Qi tertekan.

Catatan:
a. Akupunktur adalah salah satu cara efektif dalam pengobatan diare, baik akut maupun kronis.

b. Untuk penderita diare akut, dianjurkan untuk istirahat yag cukup. Perhatikan asupan makanannya, jangan makan makanan berlemak dan yang susah dicerna, susu berlemak (fullcream), kurangi makan buah-buahan terutama mangga, tomat, jeruk, semangka, dan lain-lain. Dianjurkan makan bubur, banyak minum cairan yang mengandung garam dan glukosa, misalnya oralit. Pada penderita diare yang disbabkan terlalu banyak makan, dianjurkan sementara puasa dahulu.

c. Penderita diare parah perlu disembuhkan secepat mungkin dengan pengkombinasian berbagai cara, misalnya akupunktur dikombinasi dengan obat herbal Tionghoa, dengan kedokteran Barat dan lain-lain, sebaiknya cegah jangan sampai terjadi dehidrasi.

d. Penderita dehidrasi harus dirawat di Rumah Sakit ditangani dengan metode kedokteran Barat, misalnya infuse cairan berelektrolit dan lain-lain.

Tema diare di pilih ditengah doa dan harapan salah seorang tim engine yarobbi.com yang tengah mengalaminya bisa segera diberikan kesembuhan. Semoga resep bekam sinergi untuk diare bisa menginspirasi siding pembaca sekalian.

[Ali Ridho]

Maroji :
Sim Kie Jie Ilmu Terapi Akupuntur
Dr Setiawan Dalimarta,2007, Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1-6, Puspa Swara, Jakarta

dasar teori ilmu herba & akupuntur

PANDUAN BERBEKAM (Mengenal Sindrom Penyakit)

A. SINDROM YANG DI ANJURKAN UNTUK DI BEKAM

SINDROMA SHE
Sindroma She terjadi pada saat serangan Xie-Patogen kuat, namun keadaan Ceng Chi juga masih belum lemah, sehingga pertikaian di antara mereka seru sekali dan menimbulkan gejala-gejala yang nyata dan akut.

Gejala dan tanda
Gejala dan tanda yang ditunjukkan sindroma She berbeda-beda. Hal ini ditentukan oleh aneka macam patogen yang menyerang masuk ke dalam tubuh dan lokasi tubuh yang terserang penyakit. Pada umumnya gejala-gejala yang timbul pada Sindroma She, antara lain suhu badan naik, bahkan tinggi sekali, gelisah, kesadaran menurun, delirium, dada dan perut terasa kembung atau sakit, kadang-kadang terdapat benjolan pada perut, terdapat daerah nyeri tekan, banyak dahak, disuria, oedema, konstipasi atau diare, kotoran bau busuk, lidah kasar, selaput lidah tebal, mengilap atau kotor, nadi She (penuh dan keras) dan bertenaga.

Pembahasan
Penyebab timbulnya Sindroma She terletak pada enam macam patogen luar yang kuat dan berbagai macam produk patologik yang dikarenakan kacaunya fungsi Cang Fu, antara lain darah statis, benda yang berbentuk seperti dahak, cairan dan lembab yang berlebihan, Chi yang terhalang, dan makanan yang tidak tercerna. Ketika patogen itu menyerang masuk ke dalam tubuh, kekuatan Ceng Chi-daya tahan masih baik, dan mengadakan perlawanan untuk mengusir penyerang yang datang dari luar atau dari dalam, sehingga timbul pertikaian yang sangat sengit di antara mereka, dan mengakibatkan timbul reaksi tubuh yang sangat nyata dan kuat.

Sie-Patogen dapat dibagi menjadi golongan Yin dan golongan Yang. Serangan patogen Yang mengakibatkan panas. Di samping itu, patogen bersifat Yin juga dapat berakumulasi menjadi panas. Maka pada Sindroma She timbul gejala suhu badan naik, bahkan kadang-kadang tinggi sekali. Apabila Sie-Patogen menyerang Sin Pao-perikardium, maka timbul gejala-gejala gelisah, kesadaran menurun dan delirium.

Fungsi Cang Fu yang kacau mengakibatkan peredaran Chi tidak lancar, sehingga timbul sakit dan kembung pada dada dan perut; Demikian juga darah statis sebagai produk dari kekacauan fungsi Cang Fu dapat menyebabkan nyeri perut, patogen dahak yang konkrit dapat terdengar suaranya; cairan atau lembab yang tak dapat disalurkan menyebabkan disuria dan oedema.

Apabila terdapat makanan yang tidak tercerna, maka timbul nyeri perut, dan apabila tertekan rasa nyeri bertambah. Serangan patogen panas mengakibatkan Jin Ye tidak cukup sehingga timbul gejala konstipasi dengan kotoran keras. Namun, apabila yang menyerang adalah patogen panas lembab, maka terjadi diare yang kotorannya bau busuk. Pada Sindroma She, keadaan Cheng Chi-daya tahan masih kuat, perikaian Ceng chi dan Sie-patogen berlangsung dengan sangat seru. Hal ini tampak pada lidah yang kasar berwarna tua dan selaput lidah tebal mengilap atau kotor.

Sindroma She sering ditemukan pada permulaan penyakit atau pada pasien usia muda. Pada umumnya Sindroma She berkembang dan berubah dengan cepat.

SINDROMA RE
Penyebab Sindroma Re, antara lain
1. Serangan patogen panas dari luar tubuh.
2. Fungsi organ Cang Fu tidak seimbang sehingga terdapat sebagian organ Cang Fu yang berfungsi terlalu aktif.
3. Tubuh kekurangan Yin sehingga bagian Yang dari tubuh tidak dapat dibatasi, kemudian mengkibatkan terjadi Sindroma Re bersifat Xi.

Gejala dan tanda
Sindroma Re bersifat She disebabkan oleh serangan patogen dari luar atau fungsi Cang Fu terlalu aktif. Gejala dan tanda yang timbul, antara lain suhu badan naik dan penderita selalu ingin berada pada tempat yang dingin, terasa haus dan ingin minum yang dingin, muka dan mata merah, gelisah, air seni berkurang dan berwarna coklat, lidah tampak merah, selaput lidah kuning dan kering, nadi teraba Suo (cepat).

Pembahasan
Sindroma Re selain disebabkan oleh serangan patogen panas dari luar tubuh, juga dapat disebabkan oleh adanya ekses dari tujuh macam emosi. Kemudian kebiasaan makan yang kurang baik mengakibatkan tertimbunnya materi bersifat panas di dalam tubuh. Hal itu juga dapat menyebabkan terjadi Sindroma Re.
Gejala dan tanda yang timbul dapat dianalisis sebagai berikut. Suhu badan naik dan ingin berada di dalam keadaan dingin. Serangan patogen panas dari luar tubuh mengakibatkan tubuh kelebihan Yang, fungsi Cang Fu yang terlalu aktif juga mengakibatkan tubuh berlebihan energi bersifat panas, karena itu, suhu badan naik. Sedangkan ingin pada kondisi dingin merupakan reaksi alamiah tubuh terhadap keadaan panas yang bersifat patologis. Haus dan ingin minum minuman dingin.Sindroma Re mudah menghabiskan cairan tubuh sehingga perlu penambahan dari luar. Karena itu, pasien ingin minum minuman dingin.

Muka dan mata merah
Panas yang membara di dalam tubuh mengakibatkan daerah berdebar dengan cepat, terutama ke bagian muka dan mata, maka mata dan muka merah.

Gelisah
Patogen panas mengacaukan Shen-Jiwa, maka pasien selalu gelisah.

Air seni sedikit dan berwarna coklat
Karena sindroma Re (panas) menghabiskan Jin Ye sehingga menyebabkan tubuh kekurangan cairan, maka air seni sedikit dan berwarna coklat.

Konstipasi, kotoran keras dan kering.
Sindroma Re menyebabkan tubuh kekurangan Jin Ye, termasuk Jin Ye di dalam usus besar. Karena itu, terjadi konstipasi dan kotoran menjadi keras dan kering.

Lidah merah dan selaput lidah kuning dan kering
Ldiah merah dan selaput lidah kuning sebagai pertanda dari Sindroma Re, sedangkan kering menandakan tubuh kekurangan Jin Ye.

Nadi Suo-cepat
Keadaan panas menyebabkan jantung berdenyut dengan cepat, maka nadi teraba Suo-cepat.

B. SINDROM YANG TIDAK DI ANJURKAN UNTUK DI BEKAM
Sindroma Han
Sindroma Han dapat disebabkan oleh serangan patogen dingin. Selain itu, Sindroma Han dapat juga disebabkan oleh kekurangan Yang di dalam tubuh.

Gejala dan tanda
Gejala dan tanda yang timbul dalam Sindroma han, antara lain takut dingin, menyukai yang hangat, kaki dan tangan dingin dan pucat, tidak haus, mulut terasa tawar, air seni banyak dan jernih, diare, atau kotoran tidak berbentuk, selaput lidah tampak putih dan tipis atau lembab licin, nadi teraba Che (lamban) atau Cing (kencang).

Pembahasan
Sindroma Han pada umumnya disebabkan oleh serangan patogen dingin. Namun, dapat juga dikarenakan terlalu lama menderita penyakit sehingga mengakibatkan Yang Chi di dalam tubuh menjadi lemah, dan ptaogen bersifat Yin timbul dari dalam tubuh sendiri.

Takut dingin, kaki dan tangan dingin dan pucat ingin segala sesuatu yang hangat.
Patogen dingin menyerang masuk ke dalam tubuh, menyebabkan bagian Yang di dalam tubuh (yang berfungsi memanaskan tubuh) tertekan, maka penderita terasa takut dingin. Tertekannya Yang Chi menyebabkan tubuh tidak dapat dipanasi dan kekurangan nutrisi, maka kaki dan tangan dingin dan pucat. Karenat tubuh kekurangan Yang Chi dan penderita berusaha menambah, maka pasien ingin makanan hangat atau diam dalam tempat hangat ataupun segala sesuatu yang dapat memberi rasa hangat pada tubuh.

Muka Pucat
Patogen dingin bersifat membekukan, karena itu menyebabkan Chi dan Xie-darah membeku dan peredaran menjadi tidak lancar. Jadi, muka tidak mendapat pasokan Chi dan Xie-darah, maka muka menjadi pucat. Demikian juga ketika kekurangan Yang Chi.

Mulut terasa tawar dan tidak haus
Karena patogen yang bersifat Dingin tidak menghabiskan Jin Ye, tubuh tidak perlu menambah cairan dari luar, maka mulut terasa tawar dan tidak haus.

Air seni banyak dan jernih
Sindroma Han itu disebabkan serangan patogen dingin atau Yang Chi di dalam tubuh dalam keadaan lemah. Dalam keadaan dingin air susah menguap, malahan lebih mudah turun ke bawah dan membentuk air seni. Karena itu, air seni banyak dan jernih.

Kotoran encer dan tidak berbentuk
Dalam Sindroma Han, tubuh kelebihan cairan, dan fungsi Yang Chi lemah sehinga Pi-Limpa tidak dapat menjalankan fungsi transportasi dan transformasi dengan baik. Karena itu, cairan yang berlebihan keluar dari usus besar, dan menyebabkan diare atau kotoran menjadi encer.

Selaput lidah tampak putih atau lembab dan licin
Selaput lidah putih merupakan ciri dari Sindroma Han, sedangkan lembap dan licin menunjukkan cairan di dalam tubuh terlalu banyak.

Nadi teraba Che (lamban) atau Ching (kencang)
Nadi Che-lamban merupakan pertanda dari sindroma Dingin bersifat Xi, sedangkan Cing sebagai pertanda dari adanya patogen bersifat dingin di dalam tubuh.

Sindroma Xi
Sindroma Xi merupakan manifestasi dari kekurangan Ceng Chi-dayatahan di dalam tubuh. Dalam klinik, tubuh yang kekurangan Ceng Chi itu, apabila terserang patogen dari luar (tidak terlalu berat), penderita tetap menunjukkan Sindroma Xi.

Gejala dan tanda
Sindroma Xi dapat dibagi menjadi Chi Xi, Xie Xi, Yang Xi, Yin Xi dan Cang Fu Xi (Fungsi Cang Fu lemah). Karena itu, gejala dan tanda yang dimanifestasikan Sindroma Xi beraneka ragam dan berbeda-beda. Walaupun demikian, di antara berbagai macam Sindroma Xi masih terdapat kesamaannya. Karena Sindroma Xi umumnya disebabkan kurangnya berbagai macam materi dan menurunnya fungsi organ di dalam tubuh, maka umumnya terdapat gejala dan tanda yang sama, antara lain muka pucat dan tidak bercahaya, kurang semangat, kurang bertenaga, lidah pucat dan licin, nadi teraba Xi.

Pembahasan
Muka pucat dan tidak bercahaya
Chi, Xie-darah, dan Jin Ye yang kurang terpancar pada muka, maka muka tampak pucat dan tidak bercahaya. Demikian juga fungsi Cang Fu yang menurun sehingga Chi, Xie dan Jin Ye tidak dapat ditransportasi dan disuplai ke seluruh tubuh. Hal itu terlihat juga pada muka.

Semangat kurang dan tidak bertenaga
Karena Sindroma Xi disebabkan oleh kekurangan materi nutrisi di dalam tubuh atau fungsi Cang Fu menurun, sehingga tidak dapat menunjang aktivitas tubuh, maka penderita terasa kurang semangat dan tidak bertenaga.

Lidah Pucat dan licin, nadi Xi-kosong.
Lidah pucat dan licin, nadi teraba Xi-kosong merupakan manifestasi dari Sindroma Si.

SINDROMA SI YANG PALING DITEMUKAN DALAM KLINIK, antara lain:
A. Sindroma Chi Xi
Dalam Sindroma Chi Xi, selain teradapat gejala umum pada Sindroma Xi, yaitu kurang semangat, badan lesu, muka pucat, dan tidak bercahaya, lidah tampak pucat, nadi teraba Xi, disertai juga napas pendek, suara kecil dan malas bicara, banyak mengeluarkan keringat walaupun tidak bergerak badan, atau hanya bergerak sedikit.

Pembahasan
Kekurangan Chi di dalam tubuh menyebabkan berbagai aktivitas tubuh tidak dapat ditunjang, bahkan hanya berbicara penderita merasa lelah, suara yang dapat dikeluarkan kecil. Kekurangan Chi menyebabkan penderita napas pendek, malas berbicara. Karena Chi tidak cukup untuk mentransportasi darah ke berbagai organ dan jaringan tubuh, sehingga menyebabkan organ dan bagian tubuh yang lain kekurangan Xie-darah. Hal itu jelas tampak pada muka yang pucat dan tidak bercahaya. Chi yang lemah tidak dapat menguasai pori-pori, maka tubuh mudah sekali mengeluarkan keringat.

B. Sindroma Xie-darah Xi
Dalam Sindroma Xie Xi, selain terdapat gejala dan tanda yang umumnya terdapat pada Sindroma Xi, juga terdapat gejala-gejala yang lain, antara lain muka pucat atau pucat kekuning-kuningan, bibir pucat, pusing-pusing, mata kabur, badan pegal dan semutan, lidah tampak pucat, nadi teraba Xi-halus. Pada penderita wanita kuantitas menstruasi kurang dan berwarna pucat, bahkan amenorrhoe.

Pembahasan
Xie-darah kurang dan tidak dapat mensuplai kebutuhan berbagai organ dan jaringan. Hal itu tampak pada wajah, bibir dan lidah yang pucat. Xie-darah tidak cukup untuk menunjang aktivitas Shen-jiwa di otak, maka kepala pusing dan mata kabur. Kekurangan Xie-darah pada berbagai bagian tubuh, menyebabkan timbul perasaan pegal-linu dan kesemutan. Xie-darah yang kurang tidak dapat mengisi “penuh” pembuluh darah, sehingga nadi teraba Si-halus. Kemudian menstruasi secara fisiologik berhubungan denga Xie-darah, maka kekurangan Xie-darah mengakibatkan menstruasi tidak teratur, kuantitas berkurang dan berwarna pucat, bahkan tdiak datang menstruasi.

C. Sindroma Yang Xi
Chi tergolong ke dalam Yang, maka banyak kesamaan antara Chi Xi dan Yang Xi. Yang di dalam tubuh, selain mencakup Chi, juga mencakup fungsi memanasi tubuh pada organ Ming Men. Yang dimaksud dengan Yang Xi adalah kekurangan daya memanasi tubuh dan kekurangan apai di dalam organ Ming Men. Di dalam Sindroma Yang Xi tercakup juga Chi Xi. Yang Xi pada umumnya merupakan kelanjutan dari Chi Xi yang semakin parah.

Pada tahap dini Sindroma Yang Xi, gejala dan tanda yang pertama dimanifefstasikan berupa gejala dan tanda yang ada pada Sindroma Chi Xi. Kemudian disusul dengan gejala lengkap dari Yang Xi. Karena itu, di dalam Sindroma Yang Xi, selalu terdapat Sindroma Chi Xi, yang tambah dengan gejala dan tanda yang lain, yaitu tangan dan kaki dingin, takut dingin, sering buang air kecil, bahkan inkontinensi, impotensi, lidah tampak gemuk, nadi teraba Wei-halus sekali.

Lokasi penyakit di dalam Sindroma Chi Xi terletak di dalam Fei-Paru-paru dan Pi-Limpa, sedangkan sindroma Yang Xi umumnya berlokasi pada Shen-Ginjal, Sin-Jantung dan Pi-Limpa. Dengan demikian, tampak jelas lokasi penyakit dari Sindroma Yang Xi lebih berat daripada Sindroma Chi Xi.

D. Sindroma Yin Xi
Xie-darah tergolong ke dalam Yin, sedangkn bagian Yin di dalam tubuh, selain terdapat Xie-darah, juga mencakup Cing, dan Jin Ye. Karena itu Sindroma Yin Xi banyak kesamaan dengan Sindroma Xie Xi. Namun cukupan Sindroma Yin Xi lebih luas. Dalam Sindroma Yin Xi, selain terdapat gejala dan tanda seperti di dalam Sindroma Xi pada umumnya, yaitu tidak bersemangat, badan lesu, muka pucat, lidah tampak pucat, dan nadi teraba Xi halus, juga terdapat gejala dan tanda yang ditujukkan Sindroma Xie Xi, yaitu pusing-pusing, muka pucat kekuning-kuningan, mata kabur, badan pegal dan kesemutan, dan lidah pucat.

Selain itu, masih terdapat gejala dan tanda yang dikarenakan Cing Xi dan kekurangan Jin Ye. Kemudian karena Yin kurang sehingga tidak dapat membatasi Yang, maka di dalam Sindroma Yin Xi masih terdapat juga berbagai macam gejala panas yang bersifat Xi, misalnya panas berkala yang sering terjadi pada siang hari, danda dan anggota badan terasa panas, mengeluarkan keringat pada waktu tidur, muka tampak merah muda, badan kurus, lidah dan tenggorokan kering, lidah berwarna merah, selaput lidah tipis, bukan tidak beselaput sama sekali, nadi teraba Xi-halus, dan Suo-cepat tetapi tidak bertenaga.

Sindroma Xi selain disebabkan faktor genetika, kebanyakan didapat setelah lahir. Penyebabnya, antara lain tujuh macam emosi yang abnormal, kerja terlalu lelah atau kurang bekerja, kurang olah raga, kebiasaan makan dan minum yang kurang baik, menikah terlalu dini, terlalu banyak melahirkan, terlalu banyak hubungan seks, dan berbagai macam penyakit menahun. Kemudian hukum alam sering menyebabkan manusia lanjut usia mudah terserang Sindroma Xi.

Demikian penjelasan beberapa Sindroma yang sering kita temui saat kita melakukan praktek. Semoga bisa memberikan tambahan wawasan bagi kita semua. Wallahu a’lam.