Bekam sinergi untuk nyeri kepala

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Bekam sinergi untuk nyeri kepala

bekam sinergi untuk nyeri kepalaBekam sinergi untuk nyeri kepala, Ada berbagai macam tipe nyeri kepala dengan mekanisme dan pathogenesis yang berbeda beda. Bekam adalah pengobatan yang bisa diandalkan untuk nyeri kepala. Tetapi tidak semua nyeri kepala bisa dilakukan pembekaman. Untuk itu mari kita pelajari satu persatu .

Bekam sinergi untuk nyeri kepala

A.     Nyeri Kepala Karena Serangan Angin Pada Meridian

Gejala utama :

  • Nyeri Kepala terjadi setelah terpapar angin. Nyeri biasanya hebat, mengganggu dan menetap serta menyebar ke leher dan punggung.
  • Gejala lain menyertai adalah denyut nadi tegang dan selaput lidah putih tipis.

Pembahasan :

  • Nyeri terjadi karena sumbatan Qi meridian di kepala disebabkan oleh serangan angin. Angin merupakan YANG yang menyerang bagian atas tubuh (daerah leher dan punggung atas)
  • Nyeri yang menetap disebabkan oleh stagnasi darah akibat stagnasi Qi.
  • Denyut nadi tegang dan selaput lidah putih tipis merupakan tanda serangan PPL angin pada meridian dan kolateralnya.

B.      Nyeri Kepala Yang Disebabkan Oleh Hiperaktifasi YANG Liver

Gejala utama :

  • Nyeri Kepala
  • pandangan kabur
  • nyeri hebat pada ke dua sisi kepala
  • mudah terangsang (mudah tersinggung)
  • badan panas
  • muka merah
  • rasa pahit di mulut
  • Denyut nadi tegang dan cepat
  • lidah merah dengan selaput lidah kuning.

Pembahasan :

  • Nyeri kepala dan pandangan kabur disebabkan oleh meningkatnya hiperkatifasi YANG hati yang menyerang kepala sedangkan rasa pahit di mulut merupakan penumpukan panas pada meridian Kandung Empedu akibat hiperaktifasi YANG hati.
  • Nyeri hebat pada kedua sisi kepala disebabkan oleh meridian Kandung Empedu yang berjalan pada kedua sisi kepala.
  • Denyut nadi tegang dan cepat lidah merah dengan selaput lidah kuning merupakan gejala panas pada Kandung /empedu (Gall Bladder) dan Hati (Liver)

C.      Nyeri Kepala Yang Disebabkan Defisiensi Qi Dan Darah

Gejala utama :

  • Nyeri kepala yang seolah tidak hilang (menetap) pusing tujuh keliling, pandangan kabur, lesu, wajah tak bercahaya
  • Nyeri menurun oleh hangat dan meningkat oleh dingin, emosi tertekan
  • Denyut nadi lemah dan kecil
  • Lidah pucat dengan selaput lidah putih dan tipis.

Pembahasan :

  • Nyeri kepala menetap disebabkan oleh defisiensi Qi yang tidak berhasil mendorong Yang jernih ke atas dan Yin keruh kebawah.
  • Nyeri yang meningkat pada keadaan “stress” dan kerja keras disebabkan peningkatan konsumsi Qi. Malas dan nyeri yang menurun oleh hangat dan meningkat oleh dingin menunjukkan kegagalan distribusi Yang Qi.
  • Wajah tidak bercahaya (suram), pusing tujuh keliling dan pandangan kabur menggambarkan kurangnya bahan makanan pada kepala karena defisiensi darah.
  • Lidah pucat dengan selaput putih tipis dan nadi lemah dan kecil menunjukkan defisiensi Qi dan darah.

Bekam sinergi untuk nyeri kepala

Tatalaksana Terapi

  1. Nyeri Kepala Karena Serangan Angin Pada Meridian

Metode :

  • untuk menghalau angin adalah menghilangkan sumbatan pada meridian dan kolateralnya, serta mempengaruhi Qi dan darah dengan cara menusuk titik lokal dikombinasi dengan titik jauh (distal point)
  • Penusukan Xie (sedasi) dengan jarum ditinggal seringkali dilakukan pada kasus ini.
  • Pada umumnya dilakukan penjaruman sesuai dengan lokasi nyeri berdasarkan meridian yang melewatinya.

Titik-titik Akupunktur yang dipilih:

  • Nyeri Kepala Belakang (Oksipital)
  1. GB-20 (Fengchi)
  2. BL-60 (Kunlun)
  3. SI-3 (Houxi)
  • Nyeri dahi (Frontal)
  1. ST-8 (Touwei)
  2. Yin Tang (EM)
  3. GV-23 (Shangxing)
  4. LI-4 (He Gu)
  5. ST-44 (Neiting).
  • Nyeri Kepala Sebelah (Temporal)
  1. Taiyang (EM)
  2. GB-8 (Suaigu)
  3. SJ-5 (Waiguan)
  4. GB-41 (Zulinqi).
  • Nyeri Kepala atas (Parietal)
  1. GV-20 (Baihui)
  2. SI-3 (Houxi)
  3. BL-67 (Zhiyin)
  4. LR-3 (Taichong).

Bekam:

Berfungsi mengeluarkan angin dan panas hati yang berlebih, titik yang digunakan adalah:    Belakang leher, Al Kahil, Al katifain, Ummu Mughit ( Du 20), Fei Shu ( BL 13 )dan Kan Shu ( BL 18 ). Berdasarkan pengalaman bagus dengan bekam basah untuk kasus angin panas. Dan untuk kasus angin dingin maka lebih baik dan kami anjurkan menggunakan bekam api.

  1. Nyeri Kepala yang Disebabkan oleh Hiperaktifasi YANG Hati.

Metode :

Pemilihan titik pada meridian Yue Yin dan Shao Yang tangan dan kaki sebagai titik utama untuk menengankan YANG hati (Hati) dilakukan dengan cara sedasi dipilih titik

  1. LV-2 (Xiangjian)
  2. GB-20 (Fengchi)
  3. GB-5 (Xuanlu)
  4. GB-43 Xiaxi
  5. GV-20 (Baihui).

Meridian Chi Yin Kaki mencapai daerah parietal (puncak kepala) dan meridian Shao Yang mencapai kedua sisi kepala. Dengan kombinasi titik lokal dan titik distal dapat diredakan panas meridian dan menenangkan YANG Liver

Bekam:

Berfungsi mengeluarkan angin dan panas hati yang berlebih, titik yang digunakan adalah:    Belakang leher, Al Kahil, Al katifain, Ummu Mughit ( Du 20), Fei Shu ( BL 13 )dan Kan Shu ( BL 18 ). Berdasarkan pengalaman bagus dengan bekam basah

  1. Nyeri Kepala yang Disebabkan defisiensi Qi dan darah

Untuk menggaktifkan dan mengatur sirkulasi Qi dan darah, meningkatkan Qi jernih naik dan Qi keruh turun dengan penusukan meridian Governing Vessel (Du) dan Conception Vessel (Ren). Penusukan titik Su belakang (Asosiasi) dapat dilakukan dengan rangsang Bu (tonifikasi).

Titik-titik  yang dipilih adalah:

  1. CV-6 (Qihai)
  2. ST-36 (Zusanli)
  3. GV-20 (Baihui)
  4. BL-18 (Ganshu)
  5. BL-20 (Pishu)
  6. BL-23 (Shenshu).

Titik CV-6 (Qihai) digunakan untuk tonifikasi Qi primer dan GV-20 (Baihui) digunakan untuk meningkatkan Qi jernih ke atas. BL-18 (Ganshu), BL-20 (Pishu), dan BL-23 (Shenshu) merupakan titik asosiasi dari Hati, Limpa dan Ginjal.

Seperti diketahui Hati berfungsi menyimpan darah, Limpa mengatur darah dan Ginjal menyimpan serta membentuk Qi dan darah sehingga penusukan ke tiga pasang titik tersebut dapat memperkuat Qi dan darah.

ST-36 (Zusanli) dipilih karena dapat mempengaruhi lambung yang merupakan pembentukan sumber dari Qi dan darah.

Moksa :

Dimoksa dengan teknik tonifikasi pada Du 20, Du 14, Bl 17, BL 20, BL 23, Ren 4, Sp 6 dan ST 36

Herbal:

Diberikan herbal yang bersifat hangat pedas dan manis serta berkhasiat menambah darah. Yang memiliki arah ke limpa dan ginjal mingmen

  • Herbal Indonesia dan thibbun nabawi: Kurma, Habbatussauda ,Madu, Secang, Wortel, Omega 3, Lengkuas dan Kunir/kunyit

Hrbal TCM bisa menggunakan kombinasi tonik Qi dan darah : Dang Gui, Dang shen, Ren shen, Bai shao dan pelancar darah dan pereda nyeri seperti Chuan xiong dan dan shen

Satu titik kaya manfaat

Yarobbi.com | Titik Bekam Sinergi |  Satu titik kaya manfaat (Mengenal titik Quchi)

Nama titik Lokasi dan aksi

Indikasi dan kategori penyakit

LI 11 – Quchi Satu titik kaya manfaat ini terletak di ujung lipat siku bagian luar
Satu titik kaya manfaat
Penyakit meridian: hemiplegia, kelemahan pada lengan, kaku dan lemah pada persendian siku, nyeri sekitar bahu, bengkak dan kemerahan pada sendi siku, nyeri pada sendi siku.
Titik He AKSI :

  • Membuang angin dan menghentikan gatal
  • Membersihkan panas dan mendinginkan darah
  • Membuang lembab
  • Mengatur nutrisi energi dan darah
  • Menjaga persendian
  • KEPALA: sakit kepala, pusing, tinnitus, kelemahan pendengaran, nyeri pada daerah depan telinga, nyeri dan mata merah, penglihatan kabur, sakit gigi, radang tenggorok serta bengkak pada leher
  • MENTAL: Manik, depresi
  • DIGESTIVE: nyeri perut, muntah, diare, disentri, konstipasi dan apendik
  • RESPIRASI: asma, batuk dan rasa penuh di dada
  • LAINNYA: Goiter, ekseme, furunkel, scabies, hipertensi, demam, malaria, flu, lumbago, nyeri punggung, dll.

 

 

 

 

 

 

 

 

Satu titik kaya manfaat

Bagaimana sinergi penggunaan Satu titik kaya manfaat ini?

Satu titik kaya manfaat ini antara lain digunakan pada:

  • Penyakit meridian: hemiplegia, kelemahan pada lengan, kaku dan lemah pada persendian siku, nyeri sekitar bahu, bengkak dan kemerahan pada sendi siku, nyeri pada sendi siku.Untuk keluhan meridian ini jika keluhan adalah daerah lengan atas dan bawah bisa dikombinasi dengan mengambil titik  LI 4 dan TE 5.
  • KEPALA: sakit kepala bisa dikombinasikan dengan LI 4 atau titik lokal dikepala seperti: taiyang, paihui  dan yintang. Untuk tinnitus bisa dikombinasikan dengan pengambilan titik KI 3, TE 5 dan TE 3. Untuk kelemahan pendengaran dapat dikombinasikan dengan KI 3, TE 5, dan titik lokal didepan telinga. Nyeri pada daerah depan telinga dapat dikombinasikan dengan TE 5. Untuk  nyeri dan mata merah dapat dikombinasikan dengan GB 20, Taiyang, LIV 2, GB 37 dan Yintang. Untuk penglihatan kabur bisa dikombinasikan dengan menguatkan ginjal air dan menambah darah liver. Untuk sakit gigi bisa dikombinasikan dengan LI 4 dan ST 6. Untuk  radang tenggorok serta bengkak pada leher dapat dikombinasikan dengan LI 4, REN 22, ST 9, 10 dan 11.
  • MENTAL: Manik depresif dapat dikombinasikan dengan titik Ht 7 dan LIV 2 serta LIV 3.
  • DIGESTIVE: nyeri perut, muntah, diare, disentri, konstipasi dan apendik dapat dikombinassikan dengan mengambil titik lokal perut seperti ST 25, REN 12, REN 10 dan ST 36.

 

TERAPI HOLISTIK UNTUK BERBAGAI MACAM KASUS DIARE

SOLUSI BEKAM SINERGI:: Diare adalah suatu gejala yang sering ditemukan dalam klinik, dan pada berbagai musim. Diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan atau keenceran kotoran buang air besar. Kotoran dapat berupa makanan tidak tercerna, tidak berbentuk, bahkan bagai cairan.

Diare akut paling sering ditemukan pada musim pancaroba. Diare bisa disertai gejala lain seperti demam, nyeri perut, tidak ada nafsu makan, lesu, air seni berkurang dan lain-lain.

Keseriusan penyakit ini sangat variatif. Pada penderita ringan kekerapan hanya bertambah sedikit, dengan kotoran lembek, atau tidak berbentuk, sedangkan pada penderita serius, kekerapan dan keencerannya bertambah banyak, bisa mencapai lebih dari sepuluh kali bahkan berpuluh-puluh kali dalam sehari dengan kotoran berupa air. Penderita serius dapat menyebabkan kehilangan Jin Ye/cairan tubuh (disertai dehidrasi) bahkan menjalar menjadi hilangnya Qi didalam tubuh. Sebagian penderita diare akut dapat berubah menjadi diare kronis.

Lokasi penyakit diare terletak dalam Pi/limpa, Wei/lambung, usus besar dan kecil. Penyebab timbulnya diare adalah patogen luar, pola makan yang salah, tujuh macam emosi abnormal serta lemahnya fungsi Zang Fu.

Penyebab dan Mekanisme Terjadinya Penyakit

Dalam buku Nei Jing telah tercatat jelas sekali berbagai macam diare dilengkapi dengan uraian penyebab, mekanisme serta cara pengobatannya. Dalam buku tersebut tercatat bahwa penyebab penyakit dapat bersifat angin, dingin, lembab, panas atau patogen menular; sedang dari dalam tubuh dapat disebabkan lemahnya fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung, Qi tidak normal dari Gan/hati menyerang Pi/limpa, dan kekurangan Shen yang dan lain-lain. Setelah Nei Jing terdapat juga literature lainnya yang banyak menguraikan penyakit diare sehingga cara pengobatannya makin lengkap.

Penyebab dan mekanisme terjadinya diare antara lain ialah:
Terserang patogen luar
Patogen yang dapat menimbulkan diare antara lain ialah patogen bersifat angin, dingin, panas dan lembab. Yang bersifat paling penting ialah patogen lembab. Patogen dari luar tersebut menyerang Wei/lambung dan usus, menyebabkan terganggunya fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung, hingga makanan dan minuman tidak dapat ditransportasi dan transformasi dengan sempurna, dan berubah menjadi kotoran lembab, yang kemudian mengalir ke usus dan akhirnya terjadinya diare.

Terganggu makanan dan minuman
Pada musim pancaroba atau udara lembab, apabila terlalu banyak makan bersifat dingin atau terkontaminasi, maka hal tersebut dapat mengganggu fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung. Demikian juga halnya apabila volume makan melampaui batas, atau terlalu banyak makanan berlemak dapat menyebabkan makanan tidak dapat tercerna dengan baik, hingga Pi/limpa dan Wei lambung tidak mampu mencerna, mentranportasi dan transformasi dengan baik, yang kemudian balik mengganggu fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung hingga akhirnya menyebabkan terjadinya diare.

Emosi berlebihan
Ketegangan, kekuatiran, pikiran, penyesalan, dan kemarahan yang berlebihan dapat menyebabakan Gan Qi (Qi dari Gan/hati) terdepresi, hingga Qi menjadi tidak lancar, yang kemudian menyerang Pi/limpa tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik, hingga makanan dan minuman tidak dapat dicerna, ditransportasi dan ditransformasikan dengan sempurna, tetapi sebaliknya malah menjadi kotoran yang lembab, hingga timbul diare.

Pi/limpa dan Wei/lambung lemah
Terlalu banyak makan, terlalu banyak lelah, terlalu lama menderita penyakit, terlalu lama menderita diare, kesemuanya dapat menyebabkan Pi/limpa dan Wei/lambung menjadi lemah. Lemahnya Pi/limpa dan Wei/lambung menyebabkan makanan dan minuman tidak dapat dicerna, ditransportasi serta ditransformasi dengan sempurna. Akhirnya makanan tidak terolah tersebut keluar tubuh, hingga timbul diare.

Sindroma Shen yang Xu Shuai, Yang dalam Shen/ginjal lemah

  • Penyakit menahun demikian juga usia dapat menguras Shen Yang. Yang dalam tubuh sudah lemah. Hal ini menyebabkan Pi/limpa tidak mendapat kekuatan dan pemanasan yang diperlukan untuk transportasi dan transformasi Jing makanan dan minuman, hingga menyebabkan timbulnya diare.
  • Lokasi penyakit diare terutama di Pi/limpa, di Wei/lambung, diusus besar dan usus kecil. Meridian yang berkaitan dengan penyakit tersebut antara lain ialah meridian Yang Ming tangan usus besar, meridian Yang Ming kaki, Wei/lambung, meridian Tai Yin kaki Pi/limpa.

Diare dalam pandangan Bian Zheng
Dalam Bian Zheng diare, perlu diperhatikan keparahan dan perjalanan penyakit. Hal tersebut terutama dapat dibedakan melalui keluhan, riwayat dan serangan penyakit, perkembangan penyakit, tinja dan adanya komplikasi penyakit lain.

a. Pada umumnya diare tidak terlalu kerap dan banyak. Kekurangan Jin Ye/ cairan tidak nyata, keadaan tersebut digolongkan kedalam diare ringan dan mempunyai prognosa baik.

b. Diare terjadi berulang-ulang dalam waktu singkat, berarti kerap sekali, tidak ada nafsu makan , kekurangan Jin Ye/ cairan (dehidrasi) nyata sekali, bahkan terjadi sindroma hilangnya Yin dan Yang (Wang Yin dan Wang Yang). Hal ini menunjukkan keadaan parah dan gawat, yang perlu ditangani dengan cara kedokteran Barat dulu, yaitu infuse cairan, baru dibantu akupunktur untuk terapi diarenya.

c. Diare dalam waktu lama dan yang tidak dapat dikontrol defekasinya , bahkan timbul dubur bergeser/keluar ke bawah (prolapsus ani) (dubur keluar), menandakan prognosis yang kurang baik.

d. Diare secara mendadak dengan perjalanan singkat digolongkan kedalam diare akut, hal tersebut umumnya timbul karena adanya patogen lembab.

e. Diare kronis terjadinya berulang-ulang dalam jangka waktu lama, diare terjadi apabila salah makan atau terlalu lelah.

Selain itu diare perlu juga diidentifiasikan golongan panas, dingin, Xu danShi dan lain-lain.
a. Pada umumnya diare yang terjadi secara mendadak dan berat, disertai dengan ulu hati dan perut terasa kembung, (nyeri bertambah bila ditekan dan nyeri berkurang apabila telah defekasi), disertai dengan berkurangnya air seni, menunjukkan sindroma Shi(se).

b. Diare dengan proses penyakit berjalan dalam waktu lama, serta nyeri perut tidak terlalu nyata, perutnya terasa enak apabila ditekan, air normal, mulut tidak terasa haus, menunjukkan diare bersifat Xu.

c. Tinja encer seperti air bercampur makanan yang tidak tercerna, umumnya menunjukkan diare bersifat dingin.

d. Tinja berwarna kuning coklat, lengket dan bau busuk, anus terasa panas, disertai dengan perasaan haus ingin minum terus, menunjukkan diare bersifat panas.

e. Diare disertai demam (takut dingin, suhu badan naik), tidak ada keringat, nyeri kepala, nadi Fu/mengambang menunjukkan diare dingin disertai panas yang membawa lembab.

f. Diare yang terjadi pada musim pancaroba, dimana terdapat patogen panas dan lembab, disertai suhu badan naik, gelisah, haus, air seni coklat dan sedikit, kepala tersa berat, selaput lidah kuning mengkilap, nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat, menunjukkan diare bersifat lembab panas.

g. Apabila disertsi kembung perut, bersendawa dengan mengeluarkan bau yang tidak sedap dan asam, tidak ada nafsu makan, menunjukkan diare disebabkan adanya makanan tidak tercerna.

Beda antara Diare dan Disentri
Diare perlu dibedakan dengan disentri, karena keduanya sama-sama sering terjadi pada musim panas, lokasinya berada di usus. Perbedaannya antara lain ialah pada disentri terdapat nyeri perut bercirikan tenesmus ( ingin sekali defekasi namun yang keluar hanya sedikit), serta adanya lendir dan darah dalam tinja. Sedangkan diare adalah suatu keadaan bertambahnya kekerapan dan keencerean buang air besar, sering, suara keroncongan dalam usus besar karena dorongan gas (borborigmus), kembung atau nyeri perut, nyerinya dapat berkurang setelah defekasi.

Diare berdasarkan Penyebab
Penggolongan diare berdasarkan penyebabnya diuraikan sebagai berikut:

a. Diare disebabkan Patogen dingin dan lembab
• Gejala dan Tanda
Tinja encer, bahkan berupa air, disertai nyeri perut dan suara keroncongan dalam usus karena dorongan usus (borborymus), tidak ada nafsu makan. Dapat juga disertai demam, hidung tersumbat dan nyeri kepala. Lidah pucat, selaput idah putih mengkilap, nadi Ru/empuk dan Huan/lamban.

• Analisis
Apabila patogen dingin lembab atau angin dingin menyerang Wi/lambung dan usus, atau terlalu banyak makan makanan yang bersifat dingin dan mentah, maka hal tersebut dapat menggganggu fungsi Pi/limpa. Gangguan fungsi Pi/limpa menyebabkan tidak dapat menjalankan fungsi transformasi dan transportasi dengan sempurna, hingga tidak dapat melakukan pemilahan yang bersih dan kotor, demikian juga halnya turun dan naiknya Qi menjadi kacau. Akhirnya terjadilah diare bercirikan kotoran encer bahkan berupa air.

Patogen dingin dan lembab menyebabkan pergerakan Qi didalam Wei/lambung dan usus terhambat, maka timbul nyeri perut, suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus). Patogen dingin dan lembab melilit Pi/limpa, maka perut terasa penuh dan tidak ada nafsu makan.

Gejala klinik demam, hidung tersumbat dan nyeri kepala menandakan adanya patogen angin dingin menyerang kedalam tubuh. Sedang tanda-tanda batang lidah pucat, selaput lidah putih mengkilap, nadi Ru/empuk dan Huan/lamban menunjukkan adanya patogen dingin dan lembab didalam tubuh.

• Prinsip Pengobatan
Menghilangkan patogen dingin dan lembab yang berada di area Biao permukaan.

Titik-titik akupunktur
Titik-titik Feng Men, Zhong Wan, Tian Shu, Shen Que, Zhu San Li, dan Da Chang Shu.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Feng Men dan Da Chang Shu diarahkan ke tulang spinal sedalam 1 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative. Titik-titik Zhong Wan, Tian Shu, ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative, dapat dimoksa, sedang titik Shen Que dimoksa dengan perantaraan garam, titik Zu San Li ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi netral dan dimoksa.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik Feng Men adalah titik penting untuk menghalau patogen angin. Titik Mu adalah titik dimana Qi dari Zang Fu berkonsentrasi, karena itu digunakan titik Mu dari Wei/lambung dan usus besar, yaitu titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu, ditambah Shen Que untuk mengatur fungsi Wei/lambung dan usus besar, hingga berefek menghentikan diare.

Titik Zu San Li adalah titik dari meridian Wei/lambung berfungsi menguatkan fungsi Pi/limpa dan Wei/lambung.

Pengkombinasian titik-titik tesebut diatas dapat menghasilkan efek menghalau patogen angin dan dingin, mengatur kembali perjalanan Qi dalam Wei/lambung dan usus besar, hingga diare yang disebabkan oleh serangan patogen angin dan lembab dapat disembuhkan.

Herbal :
1. Habbatussauda
2. Adas
3. Madu
4. Kunir
5. Kapulaga
6. Kayu manis cina

b. Diare disebabkan Patogen lembab panas
• Gejala dan Tanda
Diare disertai nyeri perut, tinja berwarna kecoklat-coklatan dan berbau busuk, dubur terasa panas, gelisah dan haus, air seni berkurang dan berwarna kuning. Selaput lidah kuning mengkilap, nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat atau Hua/licin dan Shuo/cepat.

• Analisis
Patogen lembab dan panas menyerang dan merusak fungsi Wei/lambung dan usus besar, menyebabkan pergerakan usus besar tidak normal, maka timbul diare. Penderita gelisah dan merasa haus, tinja berwarna kecoklat-coklatan dan berbau busuk, air seni berkurang dan berwarna coklat serta dubur terasa panas menandakan adanya patogen panas. Sedang selaput lidah kuning mengkilap, serta nadi Ru/empuk dan Shuo/cepat atau Hua/licin dan Shuo/cepat merupakan pertanda adanya patogen lembab panas menyerang tubuh.

• Prinsip Pengobatan
Mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan lembab.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Da Chang Shu, Qu Chi ( Chi Che ), Zhong Wan, Tian Shu , Zu San Li, Shang Ju Xu (Sang Ji Si), San Yin Jiao, dan Yin Ling Quan.

• Cara Akupunktur
Titik Da Chang Shu ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Titk-titik Zhong Wan dan Tian Shu ditusuk tegak lurus sedalam 1-2 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

Qu Chi tusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, gunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Titik-titik Zu San Li, San Yin Jiao, Shang Ju Xu dan Yin Lin Quan ditusuk tegak lurus sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Alasan penggunaan titik Da Chang Shu, Zhong Wan, Tian Shu, dan Zu San Li telah diuraikan di depan.
Titik Qu Chi adalah titik He dari usus besar, yang berfungsi untuk mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan patogen lembab yang berada didalam usus besar.

Titik Yin Lin Quan dan san Yin Jiao adalah titik-titik yang berada pada meridian Pi/limpa, dan berefek untuk melancarkan urinasi hingga patogen lembab dapat disalurkan.

Titik Shang Ju Xu adalah titik He bawah dari usus besar, yang berfungsi menormalkan aliran Qi didalam usus besar.

Pengombinasian titik-titik diatas dapat mengeliminasi patogen panas dan menyalurkan patogen lembab hingga diare dapat disembuhkan.

Herbal:
1. Herba Senna
2. Aloe vera
3. Daun ungu
4. Temulawak
5. Daun jambu biji

c. Diare disebabkan makanan
• Gejala dan Tanda
Diare disertai nyeri dan kembung perut, nyeri berkurang setelah defekasi (buang air besar) merupakan gejala utama, yang disertai suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus);feses (kotoran ) bau bususk bagai telur rusak dan terdapat makanan yang tidak tercerna, bersendawa dan mengeluarkan udara berbau tidak sedap dan asam, tidak ada nafsu makan; selaput lidah tebal, kotor, berwarna putih mengkilap, nadi Hua/licin.

• Analisis
Kuantitas makan terlalu banyak, menyebabkan Wei/lambung dan usus tidak dapat mencerna makanan dengan sempurna, sehingga makanan yang tidak tercerna tersebut balik menghambat fungsi Wei/lambung dan usus. Demikian juga makanan yang tidak tercerna tersebut menyebabkan pergerakan Qi menjadi kacau, yang akhirnya terjadi diare yang disertai nyeri dan kembung perut. Makanan yang tidak tercerna akan membusuk, Qi kotor naik ke atas, maka timbullah bersendawa dengan mengeluarkan udara berbau busuk.

Sedang makanan yang membusuk turun ke bawah, akan menimbulkan diare bercirikan tinja berbau busuk. Jika makanan membusuk dapat dikeluarkan dari usus besar pada saat buang air besar, iritasi akan berkurang, sehingga nyerinya akan berkurang. Selaput lidah yang tebal mengkilap, nadi Huan/licin merupakan pertanda dari adanya makanan yang tidak tercerna.

• Prinsip Pengobatan
Meningkatkan daya pencernaan dan menyalurkan makanan tidak tercerna.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Pi shu, Wei Shu, Shang Wan, Zhong Wan, Tian Shu, Nei Guan, Zu San Li, dan Gong Sun.

• Cara Akupunktur
Titik-titik Pi Shu dan Wei Shu ditusuk kearah tulang spinal sedalam 1-1.5 cun, dengan diberi stimulasi netral. Penusukan titik-titik Zhong Wan, Shang Wan, dan Tian Shu menggunakan cara stimulasi Xie/sedative. Sedang titik-titik Zu San Li, Nei Guan dan Shang wan diberi cara stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik-titik Pi Shu dan Wei Shu digunakan untuk menguatkan fungsi Pi/limpa dan Wei lambung, hingga daya pencernaan dapat ditingkatkan.

Titik-titik Zhong Wan dan Shang Wan digunakan untuk menurunkan Qi yang naik, dan menyalurkan makanan tidak tercerna.

Titik Tian Shu digunakan untuk menormalkan Qi didalam usus besar dan menghentikan diare.

Titik-titik Nei Guan dan Gong Sun digunakan untuk mengatur Qi dalam Pi/limpa dan Wei/lambung, menyalurkan makanan yang tidak tercerna, hingga nyeri dan kembung perut dapat diatasi.

Pengombinasian titik-titik diatas, mempunyai efek meningkatkan daya pencernaan, menyalurkan makanan tidak tercerna dan mengatur kembali aliran Qi yang kacau, hingga diare yang disebabkan makanan tidak tercerna dapat diatasi.

d. Sindroma diare Pi Xu (diare disebabkan lemahnya Pi/limpa)
• Gejala dan Tanda
Berulang-ulang diare, dengan cirri tinja encer atau semi solid ( tidak berbentuk ), dalam tinja banyak makanan tidak tercerna, kekerapan defekasi bertambah apabila agak banyak makan makanan berlemak atau bersifat dingin, nafsu makan berkurang, ulu hati dan perut terasa kembung, muka pucat kekuning-kuningan; badan terasa lesu, anggota badan terasa lemah; lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Xi/halus dan lemah.

• Analisis
Pi Xu berarti Pi/limpa tidak dapat menjalankan fungsi transportasi dan transformasi dengan sempurna, hingga terjadi gangguan pencernaan dan penyerapan, serta gangguan dalam fungsi mengubah Jing/inti makan dan minuman menjadi materi berguna untuk tubuh. Gangguan tersebut bahkan menyebab materi bersih yang disebut Jing tercampur dengan yang kotor. Keadaan ini menimbulkan diare dengan ciri feces cair atau semi solid. Terjadinya gejala tersebut berkaitan juga dengan makan sedikit makanan berlemak atau bersifat dingin. Perut kembung dan tidak ada nafsu makan menjadi bukti bahwa Pi/limpa lemah.

Gangguan fungsi Pi/limpa dalam hal mengubah Jing menjadi materi berguna untuk tubuh, menyebabkan tubuh kekurangan Qi dan Xue/darah. Kekurangan Qi dan Xue/darah menyebabkan muka tampak pucat kekuning-kuningan, tubuh terasa lesu, anggota badan lemah. Penampilan lidah pucat, selaput lidah tipis, nadi Xi/halus dan lemah menunjukkan Pi Xu, yaitu Pi/limpa dalam keadaan lemah.

• Prinsip Pengobatan
Menguatkan Pi/limpa dengan menambah Qi, serta mengeringkan lembab dan menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Zhong Wan, Sui Fen, Tian Shu, Pi Shu, Wei Shu, Da Chang Shu, Zu San Li, dan Tai Pai.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Pi Shu, Wei Shu dan Da Chang Shu diarahkan ke tulang spinal, sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan cara stimulasi Bu/menguatkan.

Titik-titik Zhong wan, Sui Fen dan Tian Shu ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan moksa.
Titik Zu San li ditusuk sedalam 1-1,5 cun, dengan menggunakan stimulasi Bu/menguatkan.
Titik Tai Pai ditusuk tegak lurus sedalam 0,3-0,5 cun dengan menggunakan juga moksa.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik Shu berada di dorsal (belakang) dan tergolong Yang, sedangkan titik Mu berada di ventral (depan) dan tergolong Yin. Pengkombinasian titik Shu dengan Mu mempunyai efek menguatkan fungsi Zang Fu bersangkutan. Titik Da Chang Su dan Tian Shu adalah titik Shu dan titik Mu dari usus besar, sedangkan titik Wei Shu dan zhong Wan adalah titik Shu dan Mu dari Wei/lambung.

Pengkombinasian titik-titik tersebut dengan titik-titik tersebut dengan titik-titik Pi Shu, Sui Fen, Zu San Li dan Tai Pai menghasilkan efek menguatkan Pi/limpa, Wei/lambung dan usus besar hingga dapat mengeringkan lembab serta menghentikan diare yang disebabkan Pi Xu.

Herbal :
1. Habbatussauda
2. Adas
3. Madu
4. Kunir
5. Kapulaga
6. Kayu manis cina

e. Sindroma diare Shen Xu (diare disebabkan Shen/ ginjal lemah)
• Gejala dan Tanda
Diare yang berualng-ulang terjadi pada dini hari, setelah suara keroncongan dalam usus karena dorongan gas (borborigmus), dan disertai nyeri perut. Nyeri perut agak hilang setelah buang air besar. Takut dingin, anggota badan lemah. Lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Chen/tenggelam dan Xi/halus.

• Analisis
Diare berulang-ulang dan dalam jangka waktu yang lama, (feses encer atau semi solid), menyebabkan Shen Yang (Yang dalam Shen/ginjal) menjadi lemah. Shen Yang yang lemah menyebabkan pemanasan Pi/limpa dan Wei/lambung tidak cukup, hingga fungsi transportasi dan transformasinya menjadi kacau.

Kekacauan tersebut menimbulkan diare dengan ciri terjadi pada dini hari. Karena Yang pada saat itu masih lemah, dan Yin masih agak kuat menyebabkan juga nyeri perut, suara kroncongan dalam usus karena dorongan gas yang menyertai diare. Karena waktu diare adalah pada dini hari, maka diare demikian disebut “ Wu Geng Xie “ yang berarti diare pada pukul 5 dini hari.

Setelah diare, Qi dalam Fu dapat tersalurkan, maka penderita merasa lega. Pemanasan Shen Yang kurang, maka tubuh terasa dingin, anggota badan teraba dingin, disertai pinggang dan lutut terasa linu dan dingin. Lidah pucat, selaput lidah putih, nadi Chen/tenggelam dan Xi/halus menunjukkan Shen Yang lemah.

• Prinsip Pengobatan
Memanasi Shen ginjal dan menguatkan Pi/limpa, mengokohkan usus besar dan menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik Pi Shu, Shen Shu, Zhong Wan, Zhang Men, Tian Shu, Guan Yuan, Zu San Li, dan Tai Xi.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Shen Shu dan Pi Shu diarahkan ke tulang spinal sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi bersifat Bu/menguatkan, ditambah dengan moksa.

Penusukan tititk-titik Zhang Men, Guan Yuan, dan Tian Shu sedalam 1-1,5 cun, kemudian di moksa agak lama sampai terasa hangatnya menembus kedalam.

Penusukan titik-titik Zu San Li dan Tai Xi sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Bu/menguatkan.

• Alasan penggunaan titik-titik
Titik-titik Shen Shu dan Pi Shu digunakan untuk menambah Yang dalam Shen/ginjal dan menguatkan fungsi Pi/limpa.

Titik-titik Zhong wan, Zhang Men dan Guan Yuan masing-masing adalah titik Mu ventral dari Wei/lambung, Pi/limpa dan usus kecil. Titik-titik tersebut digunakan sesuai dengan prinsip bahwa titik Mu ventralmempunyai efekbaik untuk terapi organ bersangkutan.

Titik-titik Tian Shu dan Zu San Li menormalkan Qi dalam Wei/lambung dan usus besar.

Pengkombinasian titik-titik diatas menghasilkan efek menambah Yang dalam Shen/ginjal, menguatkan fungsi Pi/limpa, mengokohkan usus dan menghentikan diare.

f. Sindroma Gan Qi Cheng Pi ( Qi dari Gan/hati menyerang Pi/limpa)
• Gejala dan Tanda
Diare dan nyeri perut timbul ketika emosi abnormal, yang terasa agak lega setelah defekasi. Kejadian demikian akan timbul berulang-ulang. Umumnya terdapat riwayat nyeri perut daerah samping ulu hati (hipokondrium), dada terasa pengap, bersendawa, tidak ada nafsu makan. Lidah berwarna merah muda, nadi Xian/tegang.

• Analisis
Depresi menyebabkan Gan Qi (Qi dari Gan/hati) tertekan, hingga tidak dapat melakukan fungsi Shu Xie/pelancar dengan baik. Gan Qi yang tertekan dapat menyerang Pi/limpa, kemudian mengganggu fungsi Pi/limpa dalam melakukan transportasi dan transformasi serta memilah, menaikkan dan menurunkan Qi yang “kotor” dengan yang “bersih” maka terjadi nyeri perut dan diare.

Karena setelah defekasi, Qi untuk sementara dapat tersalurkan, penderita merasa agak lega, tetapi apabila emosinya tertekan lagi, penyakitnya dapat kambuh kembali. Gan Qi tertekan, maka timbul nyeri hipokondrium dan dada terasa pengap. Gan Qi tidak dapat melancarkan Qidalam Wei/lambung, maka penderita bersendawa dan tidak nafsu makan. Penampilan lidah merah muda, nadi Xian/tegang menunjukkan Gan/hati tertekan menyerang Pi/limpa.

• Prinsip Pengobatan
Menyalurkan Gan Qi dan membangkitkan Pi/limpa, menguatkan fungsi Pi/limpa untuk menghentikan diare.

• Titik-titik akupunktur
Titik-titik Pi Shu, Gan Shu, Zhong Wan, Tian Shu, Qi Men, Tai Chong, Zu San Li, dan Yang Ling Quan.

• Cara Akupunktur
Penusukan titik-titik Pi Shu dan Gan Shu diarahkan ketulang spinal sedalam 1-1,5 cun, titik Pi Shu diberi stimulasi Bu/menguatkan, titik Gan Shu menggunakan cara stimulasi Xie/sedative.

Penusukan titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi netral.
Penusukn titikZu San Li dengan menggunakan cara stimulasi Bu/menguatkan.

Penusukan titik-titik Tai Chong tusuk sedalam 0,5-1 cun, gunakan cara stimulasi Xie/sedative.
Penusukan titik Yang Ling Quan sedalam 1-1,5 cun, dengan diberi stimulasi Xie/sedative.

• Alasan penggunaan titik-titik
Pengkombinasian Gan Shu, Qi Men dengan Tai Chong dimaksudkan untuk menyalurkan Gan Qi yang tertekan, Yang Ling Quan memperkuat efek tersebut.

Penusukan titik-titik Pi Shu dan Zu san Li digunakan untuk memperkuat Pi/limpa dn Wei/lambung, yang sedang terganggu fungsinya oleh serangan Gan Qi abnormal.

Penusukan titik-titik Zhong Wan dan Tian Shu digunakan untuk menguatkan Pi/limpa dan menghentikan diare.

Pengkobinasian titik-titik di atas menghasilkan efek melegakan/ melancarkan Gan Qi yang terdepresi, menguatkan Pi/limpa dan menghentikan diare dan menghilangkan nyeri yang disebabkan Gan Qi tertekan.

Catatan:
a. Akupunktur adalah salah satu cara efektif dalam pengobatan diare, baik akut maupun kronis.

b. Untuk penderita diare akut, dianjurkan untuk istirahat yag cukup. Perhatikan asupan makanannya, jangan makan makanan berlemak dan yang susah dicerna, susu berlemak (fullcream), kurangi makan buah-buahan terutama mangga, tomat, jeruk, semangka, dan lain-lain. Dianjurkan makan bubur, banyak minum cairan yang mengandung garam dan glukosa, misalnya oralit. Pada penderita diare yang disbabkan terlalu banyak makan, dianjurkan sementara puasa dahulu.

c. Penderita diare parah perlu disembuhkan secepat mungkin dengan pengkombinasian berbagai cara, misalnya akupunktur dikombinasi dengan obat herbal Tionghoa, dengan kedokteran Barat dan lain-lain, sebaiknya cegah jangan sampai terjadi dehidrasi.

d. Penderita dehidrasi harus dirawat di Rumah Sakit ditangani dengan metode kedokteran Barat, misalnya infuse cairan berelektrolit dan lain-lain.

Tema diare di pilih ditengah doa dan harapan salah seorang tim engine yarobbi.com yang tengah mengalaminya bisa segera diberikan kesembuhan. Semoga resep bekam sinergi untuk diare bisa menginspirasi siding pembaca sekalian.

[Ali Ridho]

Maroji :
Sim Kie Jie Ilmu Terapi Akupuntur
Dr Setiawan Dalimarta,2007, Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1-6, Puspa Swara, Jakarta

dasar teori ilmu herba & akupuntur

PENYAKIT YANG BISA SEMBUH DENGAN MADU

Dari Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas berbahasa Indonesia, madu didefinisikan sebagai cairan yang lengket dan manis yang dihasilkan oleh lebah dan serangga lainnya dari nektar bunga. Nektar atau sari bunga adalah cairan manis kaya dengan gula yang diproduksi bunga dari tumbuh-tumbuhan sewaktu mekar untuk menarik kedatangan hewan penyerbuk seperti serangga.

Produk Lebah
Sering terjadi kesalah pahaman di masyarakat seolah madu adalah kotoran lebah karena berasal dari perut lebah. Madu bukanlah kotoran lebah meskipun dalam prosesnya melalui perut lebah. Madu ditempatkan di tempat khusus dalam perut lebah yang disebut perut madu (honey stomach, honey sac atau crop) yang terpisah dari perut besar lebah (large intestine atau stomach).

Honey sac yang berada di perut lebah sebenarnya lebih merupakan tempat penyimpanan khusus untuk madu selama perjalanan lebah pekerja dari tempat pengambilan nectar sampai ke sarangnya. Di dalam perut madu tersebutlah proses penguraian gula komplek (disakarida) diubah menjadi gula sederhana atau monosakarida. Selanjutnya nectar mengalami proses fisika dan kimia sekaligus selama perjalanannya di perut lebah dan dilanjutkan di sarang lebah.

Madu tersusun atas beberapa senyawa gula seperti glukosa dan fruktosa serta sejumlah mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium, klor, belerang, besi, dan fosfat. Madu juga mengandung vitamin B1, B2, C, B6 dan B3 yang komposisinya berubah-ubah sesuai dengan kualitas nektar dan serbuk sarii Bermacam-macam tanaman, berarti beragam zat warna dan beragam kualitas nektar dan serbuk sari pula.Maka jangan heran jika terdapat bermacam-macam warna madu. Di samping itu, dalam madu terdapat pula sejumlah kecil tembaga, yodium, dan seng, serta beberapa jenis hormon.

Manfaat Madu
Dan Rabb-mu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,” kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabb-mu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Alloh) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS. An-Nahl: 68-69).

Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah “obat bagi manusia”. Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina. Konferensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Seorang dokter Rumania mengatakan bahwa ia mengujikan madu untuk pengobatan pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh total. Para dokter Polandia juga menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa resin lebah dapat membantu penyembuhan banyak penyakit seperti wasir, masalah kulit, penyakit ginekologis, dan berbagai penyakit lainnya.

Contoh manfaat madu dalam dunia medis meliputi menguatkan otot jantung, sehingga digunakan juga pada kasus nyeri dada akibat serangan jantung (angina pectoris) dan setelah operasi jantung; menangkal reaksi garam makanan, sehingga digunakan pada kasus tekanan darah tinggi; untuk masalah THT dan pernafasan, madu dapat meredakan hidung tersumbat, nyeri tenggorok termasuk tonsilitis, batuk, menghilangkan dahak; untuk pencernaan, madu digunakan dalam mengatasi gangguan pencernaan akibat kurangnya enzim pencernaan, madu juga dapat menyembuhkan luka (tukak) lambung dan usus 12 jari, menguatkan hati, menghancurkan batu empedu, terutama jika ditambah royal jelly dan bee pollen; madu juga baik untuk pasien neurosis seperti depresi ditandai berkurangnya tremor (buyuten) dan jantung berdebar, pasien psikotik seperti schizofrenia, kecanduan alkohol dan morfin, insomnia; memelihara kesehatan saluran kemih, mulut dan kulit, dan masih banyak lagi.

Sindrom dalam TCM yang bisa ditangani Madu
Madu mempunyai rasa yang manis dan sifatnya hangat. Dari rasa dan sifat inilah madu akan memperbaiki pencernaan. Karena organ limpa/pencernaan membutuhkan rasa manis dan menyukai yang hangat. Sindrom dalam TCM ( Saya sampaikan yang umum saja ) yang bisa ditangani dengan madu adalah

Sindrom Dingin
Sindrom ini bersifat Yin, disebabkan oleh serangan faktor patogen dingin atau kelemahan Yang organ tubuh akibat penyekit kronis. Manifestasi klinis yang muncul adalah takut dingin, suka hangat, nafsu makan berkurang, tidak haus, wajah pucat, ekstremitas dingin, urine banyak dan jernih, feses lembek, diare, dahak encer, lidah pucat dengan lapisan putih serta nadi lamban dan tegang.

Sindrom Kelemahan Qi
Sindrom ini ditandai oleh kelemahan Qi organ tubuh, pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis yang melemahkan organ tubuh atau usia lanjut. Manifestasi klinis yang muncul tergantung pada organ yang tersangkut. Beberapa diantaranya kelelahan, badan lemas, batuk, sesak napas, pusing, berkeringat spontan, daya pertahanan lemah, nafsu makan berkurang, diare, urine berlebihan, lidah pucat dengan lapisan putih, dan nadi lemah.

Sindrom kelemahan Yang
Sindrom ini bersifat dingin-lembab, pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis yang telah melemahkan Yang organ tubuh. Yang bersifat panas dan kering. Yang yang lemah tidak sanggup mengendalikan Yin yang bersifat dingin dan lembab. Manifestasi klinis tergantung dari organ yang terserang. Beberapa diantaranya yaitu wajah pucat, bibir dan lidah pucat, tidak haus, keringat dingin muncul secara spontan, pusing, nafsu makan berkurang, lesu, lemah, badan dingin, takut dingin, urine jernih, feses lembek, impotensi, menstruasi tidak teratur, edema, lidah pucat dengan lapisan putih, nadi lemah.

Sindrom Kekurangan Darah
Sindrom ini ditandai oleh kekurangan darah, pada umumnya disebabkan oleh penyakit kronis, kelemahan Qi-limpa dan perdarahan.
Manifestasi klinis tergantung dari organ yang tersangkut. Beberapa yang sering madalah muka pucat ( tidak cemerlang ), pusing, pening,palpitasi, insomnia, badan lemas, kelelahan, menstruasi lemah, lidah pucat dengan lapisan putih, dan nadi lemah.

Sejak jutaan tahun yang lalu lebah telah menghasilkan madu. Satu-satunya alasan mengapa binatang yang melakukan segala perhitungan secara terinci ini memproduksi madu secara berlebihan adalah agar manusia dapat memperoleh manfaat dari madu yang mengandung “obat bagi manusia” tersebut. Allah menyatakan tugas lebah ini dalam Al-Qur’an, “kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan” (QS. An Nahl: 69)

Jelaslah bahwa madu, yang diproduksi jauh melebihi jumlah kebutuhan lebah (sepuluh kali lebih banyak dari yang mereka butuhkan), dibuat untuk kepentingan manusia. Dan telah jelas pula bahwa lebah tidak dapat melakukan tugas-tugas yang sedemikian sulit “dengan sendirinya”. Dan semoga kita dapat berguru pada lebah.

Ingat pula bahwa Rasulullah telah bersabda, “Kesembuhan itu terdapat pada tiga hal, yakni minum madu, sayatan alat bekam, dan kay dengan api. Sesungguhnya aku melarang umatku dari kay.” (Shohihul Bukhori, Ath-Thibb, Juz I)

Subhanallah, tanpa bukti inipun kami percaya kepada firmanMu ya Allah; kami percaya kepada sabda rasulMu….bukti ilmiah ini hanya sebagai tambahan ilmu bagi kami…dan hujjah untuk menjelaskan kepada orang yang belum yakin akan kebenaran firmanMu.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

DIAGNOSA MELALUI WAWANCARA / ANAMNESIS

Anamnesis adalah menanyakan keadaan penyakit, yang diperlukan untuk pembedaan sindrom. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan dalam anamnesis.

DEMAM
Demam terjadi akibat adanya perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan tubuh.

Demam dan menggigil
Demam disertai menggigil menunjukkan sindrom luar akibat perlawanan antara faktor patogen angin-dingin dengan Qi-pertahanan. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam dan menggigil, demam ringan tanpa keringat, takut angin dan dingin, nyeri kepala dan tubuh, serta nadi superficial.

Demam dan Menggigil Bergantian
Demam dan menggigil bergantian menunjukkan sindrom pertengahan. Perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan terjadi pada pertengahan jalan dari permukaan ke dalam organ dalam tubuh, terletak antara sindrom luar dan sindrom dalam. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam tinggi, menggigil dan berkeringat bergantian, rasa haus, mulut pahit, dan sesak dada. Continue Reading

TEORI PENYEBAB PENYAKIT III FAKTOR PERILAKU

Kesalahan, kelelahan, stress dan kekurangan latihan fisik adalah perilaku yang salah yang dapat menyebabkan sakit.

Salah Diet
1. Makan berlebihan dan malnutrisi
Jumlah makanan yang dimakan seharusnya sesuai dengan kebutuhan tubuh. Makan berlebihan atau kekurangan makan dapat menimbulkan penyakit. Apabila makanan yang dimakan melebihi kemampuan pencernaan fungsi limpa dan lambung akan terganggu. Manifestasi klinis meliputi sendawa berbau, regurgitasi asam, distensi dan nyeri epigastrium serta perut, tidak nafsu makan, muntah dan diare. Kekurangan makan akan menyebabkan kegagalan penyediaan bahan untuk pembentukan Qi dan darah. Dalam jangka panjang, akan terjadi penurunan berat badan dan kelemahan Qi antipatogen.

2. Berlebihan dalam jenis makanan tertentu
Tubuh manusia hanya akan memperoleh kebutuhan nutrisi apabila makanan yang dimakan seimbang. Berlebihan atau kekurangan dalam suatu jenis makanan tertentu akan mengakibatkan berbagai bentuk malnutrisi dan penyakit lain. Sebagai contoh, makan nasi yang berasal dari beras giling secara terus-menerus akan mengakibatkan beri-beri. Mereka yang meminum air yang kekurangan yodium akan dapat menderita penyakit gondok. Berlebihan dalam makanan dingin atau mentah dapat melukai limpa yang berlanjut pada terbentuknya dingin dan lembab dalam, dengan gejala nyeri perut dan diare. Berlebihan minum alcohol atau makanan berlemak, makanan manis dan lezat dapat menimbulkan panas lembab riak dan stagnasi Qi serta darah. Apabila fungsi limpa dan lambung terganggu dapat timbul perubahan patologis seperti rasa penuh di dada dengan riak banyak, pusing, vertigo, perdarahan hemoroid (wasir) dan karbunkel (bisul).

3. Makan makanan kotor
Apabila memakan makanan kotor, busuk atau beracun, fungsi limpa dan lambung akan terganggu, sehingga mengakibatkan nyeri dan disentri epigastrium serta perut, mual muntah, borborigmi dan diare. Makanan kotor dapat pula menyebabkan penyakit parasit atau keracunan makanan.

Kelelahan, stress, atau kekurangan latihan fisik
Kerja fisik dan istirahat yang normal tidak akan menimbulkan penyakit, dan merupakan syarat dasar untuk membangun konstitusi serta mencegah penyakit. Kelelahan dan stress atau kekurangan latihan fisik dapat menimbulkan penyakit. Kelelahan dan stress berkepanjangan akan melemahkan Qi antipatogen dan mengakibatkan penurunan berat badan, malas, keengganan bicara, palpitasi, insomnia, pusing dan pandangan kabur.

Kegiatan seks berlebihan akan melukai Qi ginjal, mengakibatkan gejala defisiensi seperti nyeri dan kelemahan dari daerah lumbal dan sendi lutut, pusing, tinnitus, impotensi, ejakulasi dini, kelemahan dan haid tidak teratur. Kehidupan yang tidak menyenangkan dan kekurangan latihan fisik dapat menganggu sirkulasi Qi dan darah, melemahkan fungsi limpa dan lambung, dan melemahkan daya tahan tubuh.

Manifestasi klinis meliputi kelemahan tulang dan tendon, kurang tenaga, tidak nafsu makan, kelemahan, kegemukan, dan napas pendek pada waktu kerja, atau dapat pula menyebabkan penyakit lain.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

Simak juga:
TEORI PENYEBAB PENYAKIT I — Pathogen Eksterna (PPL)
TEORI PENYEBAB PENYAKIT II — Tujuh Faktor Emosi (PPD )
TEORI PENYEBAB PENYAKIT IV — Faktor Musibah dan Faktor Turunan