Lembab Pathogen yang Membandel

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Lembab Pathogen yang Membandel

Lembab Pathogen yang Membandel, Di dalam dunia kedoteran timur ada 6 pathogen luar yang bisa membuat tubuh seseorang menjadi sakit. Salah satunya adalah unsur lembab. Ketika unsur ini masuk ke dalam tubuh maka biasanya akan memberikan gejala badan terasa berat, kepala pusing dan berat, ditambah dengan adanya lendir kotor dan kental yang ada di dalam tubuh.
Ada kalanya lembab itu datang dari luar dan ada kalanya lembab itu diproduksi oleh tubuh sendiri. Dengan bahasa lain suatu saat akan ada unsur lembab yang muncul karena adanya kelemahan Qi tubuh terutama Qi limpa.

Lembab Pathogen yang Membandel

Lembab yang berlebihan akan dirubah menjadi lendir. Seorang guru mengatakan kepada kami cara menganalogikan lembab adalah seperti embun di pagi hari. Dari analogi embun itu sendiri ketika terakumulasi maka akan menjadi tetesan air yang ada di dedaunan.
Sama dengan tubuh manusia ketika tubuh manusia kemasukan hawa lembab maka akan membuat tetesan air yang sering kita namakan lendir atau dahak. Sehingga inilah yang dinamakan infasi pathogen lembab membuat akumulasi lendir di dalam tubuh kita semakin banyak.
Lendir atau dahak selain dari pathogen lembab bisa disebabkan oleh lemahnya Qi limpa sehingga fungsi transportasi dan transformasi menjadi terganggu. Dengan lemahnya Limpa maka akan cenderung memproduksi lendir. Lendir inilah yang akan disimpan di dalam paru-paru.
Lembab Pathogen yang Membandel, Lembab sering bercampur dengan unsur yang lain yang ada di alam ini. Lembab dengan panas maka akan membuat suasana tubuh menjadi lembab panas. Biasanya ditandai dengan adanya sesuatu yang kotor dan warnanya kuning misalnya: batuk dengan dahak kuning, ingus dengan warna yang kuning, urin yang berwarna kuning, keputihan dengan warna kuning, cairan telinga yang berwarna kental dan kuning. Maka bisa disimpulkan cairan yang kental dan keruh dengan warna kuning merupakan perpaduan antara lembab dan panas.
Lembab Pathogen yang Membandel, Lembab juga sering bergabung dengan unsur dingin yang ada di alam ini. Tentunya dengan ciri yang hampir sama dengan lembab panas yaitu adanya kental, keruh serta lengket. Tetapi lembab dingin akan menampakkan perbedaan yaitu lendirnya biasanya kental jernih.

Lembab Pathogen yang Membandel

Berbicara penyebab lembab panas dan dingin  biasanya terjadi karena beberapa  kemungkinan sbb:

  1. Adanya tubuh yang panas atau dingin membuat lembab / lendir  misalnya organ paru-paru yang terserang panas maka membuat daya dispersing cairan terganggu. Gangguan dispersing paru-paru ini akan membuat akumulasi cairan / lendir di dalam paru dan sifatnya panas karena panas akan mengeringkan dan mengentalkan cairan menjadi kental dan keruh, demikian juga dengan panas yang ada di dalam organ pencernaan, kandung kemih dan lain sebagainya yang intinya lendir diproduksi karena adanya panas yang berlebihan. Panas ini bisa disebabkan karena faktor makanan yang sifatnya panas, keseimbangan Yin Yang organ Cang Fu dan emosi yang tidak normal membuat akumulasi panas.
    Untuk-unsur dingin yang masuk ke dalam tubuh maka ia akan mengahalangi fungsi dispersing paru pada tahap awal, kemudian dingin akan mengkonsumsi Yang Qi limpa sehingga membuat limpa menjadi lemah dan akhirnya terbentuklah lendir atau lembab.
  2. Lendir atau lembab yang tertimbun membuat panas atau dingin
    Sebagai contoh ketika adanya akumulasi lembab otomatis jalan meridian menjadi terhambat karena lembab cenderung mengotori meridian. Meridian yang kotor inilah menjadikan obtruksi energi sehingga akumulasi Qi menjadi panas yang terkumpul menjadi lembab panas.
    Adanya akumulasi lembab membuat gangguan pada limpa karena limpa suka yang kering dan benci lembab. Sehingga ketika ada kelembaban ada di dalam tubuh memunculkan dingin karena limpa yang berfungsi membuat Ying Qi menjadi terganggu dan akhirnya Yang Qi pun tidak terbentuk dengan baik sehingga memunculkan dingin.
  3. Stagnasi Qi hati membuat limpa tertekan dan akhirnya muncul lembab.
    Hati yang fungsinya lancar dan salurkan Qi semua organ jika tertekan oleh sesuatu masalah maka bisa menekan limpa. Hal ini sering terjadi jika seorang yang stress maka akan terasa kembung, penuh daerah epigastrium dan adanya lendir yang ada di dalam paru maupun feses yang lengket dan berbau.
  4. Lemahnya Api ginjal membuat limpa menjadi lemah dan akhirnya muncul lembab
    Api ginjal ibarat kompor, limpa ibarat kuali yang memasak makanan atau nasi. Ketika api lemah maka nasi tidak akan jadi atau nasi akan menjadi bubur yang berlendir. Ini analogi yang mudah supaya bisa kita maknai ketika tubuh Yang xu ginjal maka akan terjadi akumulasi lembab dingin di dalam tubuh kita. Biasanya ditandai dengan lendir yang profuse dan bening
  5. Fungsi Ginjal lemah sehingga lembab tidak terbuang
    Ginjal berfungsi mengeluarkan air sisa metabolism tubuh. Ketika air di dalam tubuh bisa lancar dikeluarkan maka panas tubuh otomatis akan ikut keluar. Ketika panas keluar maka tubuh akan terjaga keseimbangannya. Sehingga panas yang berlebihan tidak terjadi. Jika ada gangguan fungsi ekskresi di ginjal membuat panas tidak keluar dan akhirnya panas akan membuat lendir berada di dalam tubuh.

Lembab Pathogen yang Membandel

Lembab Pathogen yang Membandel, Ketika kita bicara akumulasi lembab dan lendir maka bisa diringkas dalam sebuah skema sbb:

Lembab Pathogen yang Membandel

Cacar air yang menular

Yarobbi.com | Bulletin Ash Shihah | Cacar air yang menular

Cacar air yang menularAl-Adwa’ (penyakit menular) adalah penyakit yang berpindah dari orang sakit kepada orang sehat. Cacar air merupakan penyakit yang sangat menular. Dia ditandai dengan gejala panas.  Hampir setiap orang pernah mengalami cacar air. Penyakit ini dapat menyerang semua ras, segala umur, laki-laki atau perempuan, baik di daerah perkotaan maupun di pedesaan. Orang kulit putih, hitam dan coklat dapat terkena. Anak-anak, remaja, orang dewasa, semuanya dapat terkena cacar air. Namun, pada umumnya penyakit ini lebih banyak menyerang anak-anak usia 2-8 tahun. Cacar air bawaan (kongenital) dapat terjadi pada bayi dalam kandungan ibu yang terserang cacar air.

Cacar air yang menular

Secara medis penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus herpes varicella-zoster Penularannya dapat melalui kontak langsung dan kontak tidak langsung. Kontak langsung dapat terjadi melalui cairan pernafasan dan kontak langsung dengan kulit penderita. Ruam pada kulit yang mulai merekah dan pecah sangat menular. Kontak tidak langsung terjadi melalui udara. Menghirup udara yang mengandung kuman virus herpes varicella-zoster dapat menyebabkan seseorang terserang cacar air.
Memang benar Rosulullah pun mengajarkan adanya penyakit menular sebagaimana medis menelitinya. Penyakit menular memang ada dan keberadaannya dijelaskan oleh Rasulullah dalam sabda beliau, “Janganlah mendekatkan onta yang sakit kepada onta yang sehat.” Atau pemilik onta hendaknya tidak mencampur onta yang sakit dengan onta yang sehat, supaya penyakitnya tidak menular.
Dalam sebuah hadist dikatakan : “Larilah kamu dari orang yang berpenyakit kusta seperti larimu dari macam?”

Cacar air yang menular

Gejala-gejala cacar air adalah:

  • Gejala biasanya timbul dua minggu setelah eksposur ke virus ini.
  • Cacar air mulai dengan demam ringan, kepala terasa berat, hidung beringus dan perasaan kurang sehat, nafsu makan menghilang dan ruam kulit, secara mendadak.
  • Cacar air ditandai dengan bintik-bintik merah berupa gelembung berisi gelembung cairan bening yang muncul setelah 24 jam terinfeksi Bintik-bintik merah yang muncul di kulit penderita disebut dengan ruam. Ruam tersebut biasanya menimbulkan rasa gatal. Bekas ruam yang ditimbulkan itu pada umumnya akan hilang, tetapi ruam yang terkena infeksi dan merusak lapisan kulit biasanya membekas di kulit. Ruam yang terinfeksi akan bernanah. Lalu akan timbul lepuh kemerahan di punggung dan kepala, yang mudah pecah. Pecahnya ruam, menyebabkan cairan keluar dan terbentuklah keropeng. Ruam menyebar ke muka dan jarang ke tungkai dan lengan. Lepuh akan berlanjut 3-4hari. Kadang-kadang dijumpai ulkus (luka) pada membran mukosa mulut, alat genital dan mata. Gatalnya ruam menyebabkan penderita menggaruknya yang menyebabkan infeksi, keropeng dan menimbulkan infeksi baru.

Cacar air yang menular, Dari gejala yang muncul pada penyakit cacar air bila dilihat dari kaca mata kedokteran timur yang mengenal 6 patogen luar yang dapat menyerang tubuh manusia yaitu angin, panas, kering, api, dingin, lembab,  mungkin bisa dikorelasikan bahwa penyakit dengan gejala seperti diatas adalah merupakan peyakit menular (I Li) dengan sebab pathogen api yang masuk kedalam tubuh manusia.
Cacar air yang menular, Penyakit menular/wabah (I Li)  menurut kedokteran timur terjadi karena perubahn cuaca yang luar biasa misalnya karena kemarau panjang atau panas yang terik.
Patogen api bisa timbul karena aktivitas cang fu (organ berongga) yang terlalu aktif (emosi yang meluap dari cang fu) atau pada kondisi tertentu patogen angin, panas, lembab, dingin, dan kering dapat berubah menjadi patogen api  karena perubahan cuaca yang luar biasa. Nah pada cacar air mungkin terjadi pathogen api yang muncul karena perubahan cuaca yang luar biasa.
Api adalah faktor Yang patogen, ditandai oleh factor panas dan arah ke atas. Manifestasi klinis meliputi demam tinggi, gelisah, haus berkeringat, bisul pada mulut dan lidah, gusi bengkak dan nyeri kepala serta kongesti mata. Gelisah tidak bisa tidur, mania, emosional, eksitasi dan koma atau delirium dapat timbul bila api patogen mengganggu mental.
Panas api patogen dapat mengurangi jumlah darah(cairan) seperti api mengeringkan air, kecepatan sirkulasi darahdalam pembuluh darah  akan meningkat dan menyebabkan denyut nadi yang sangat cepat. Dalam kasus yang berat darah dipaksa keluar dari pembuluh, menyebabkan epistaksis (perdarahan hidung), ludah berwarna merah, tinja berdarah, hematuria, perdarahan rahim dan menorhagia.
Panas api patogen dapat menetap di dalam tubuh dan membusukkan darah dan daging, menimbulkan karbunkel, ferunkel, lepuh, dan ulkus. Sebagai tambahan, terdapat pula beberapa faktor epidemic, infeksi, dan ekstrim. Meskipun cirinya bersamaan dengan panas ringan faktor-faktor itu sangat toksis dan dapat timbul mendadak akibat dari penyakit berat seperti pes. Dalam literature disebutkan epidemic dari banyak penyakit yang kini dikenal sebagai cacar air, kolera, difteri dan disentri.
Pada cacar air ini bisa disebabkan karena perubahan cuaca yang ekstrim (panas yang terlalu panjang) mengakibatkan faktor pathogen luar (angin, dingin, lembab, kering, panas) berubah menjadi patogen api.  Dimana patogen api yang menetap didalam tubuh (tidak bisa keluar) dan membusukan daging sehingga keluarlah lepuh lepuh cairan dipermukaan tubuh akibat api yang terkungkung.

Cacar air yang menular

Perawatan terhadap penderita cacar air:

  • Menjaga kebersihannya dengan cara tetap mandi dan berhati hati saat memakai handuk agar ruamnya tidak pecah, mengganti baju penderita setiap hari
  • Memotong kuku agar tidak menggaruk ruam-ruam pada kulit, sehingga tidak timbul infeksi baru
  • Memberikan kondisi nyaman pada penderita agar dapat beristirahat dengan nyaman dan mempercepat proses kesembuhan
  • Menaburkan bedak antigatal atau mengoleskan minyak herbal yang lembut dan dingin pada bagian tubuh yang terkena cacar air sesering mungkin untuk mengurangi rasa gatal dan agar ruam menjadi lebih cepat kering.
  • Memisahkan penderita dengan orang yang sehat agar cacar air tidak menular pada yang lain. Sebagaimana Rosululloh menggambarkan cara mencegah penularan penyakit epidemic, diantaranya: Rasulullah melarang seseorang untuk keluar atau memasuki tempat yang telah mewabah penyakit tha’un. Hal ini bertujuan agar penyakit tersebut tidak menyebar ke daerah lain. Melarang anak yang sakit untuk berangkat sekolah dan keluar rumah, ini salah satu bentuk isolasi dan karantina penyakit.

Kombinasi beberapa tanaman berkhasiat obat dapat diramu menjadi obat tradisional yang dapat mengatasi cacar air. Berikut ini adalah ramuan obat tradisional yang dapat digunakan untuk mengatasi cacar air:

Cacar air yang menular

Pemakaian dalam :
Cacar air yang menular, Resep 1 :
30 gram temu lawak + 25 gram kencur + 15 gram asam jawa + 15 gram jahe, dicuci dan dipotong-potong, lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum 2-3 kali sehari.

Cacar air yang menular, Resep 2 :
2 buah mengkudu matang dicuci dan dijus, atau diparut dan diambil airnya, lalu diminum. Lakukan 2-3 kali sehari.

Cacar air yang menular, Resep 3:
Sambiloto 3 kali 2 kapsul dan memberikan minum air kelapa muda .

Pemakaian luar :
Resep 1 :
Kunyit + daging buah asam (asam kawak) masing-masing secukupnya ditumbuk halus, tambahkan minyak kelapa secukupnya, dipanaskan sebentar, setelah dingin dioleskan pada bagian kulit yang terkena cacar air.

Resep 2 :
Jagung muda di parut dan dibalurkan ke seluruh tubuh yang terkena cacar air.

Cacar air yang menular

Wallahu a’lam

Bekam sinergi untuk nyeri kepala

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Bekam sinergi untuk nyeri kepala

bekam sinergi untuk nyeri kepalaBekam sinergi untuk nyeri kepala, Ada berbagai macam tipe nyeri kepala dengan mekanisme dan pathogenesis yang berbeda beda. Bekam adalah pengobatan yang bisa diandalkan untuk nyeri kepala. Tetapi tidak semua nyeri kepala bisa dilakukan pembekaman. Untuk itu mari kita pelajari satu persatu .

Bekam sinergi untuk nyeri kepala

A.     Nyeri Kepala Karena Serangan Angin Pada Meridian

Gejala utama :

  • Nyeri Kepala terjadi setelah terpapar angin. Nyeri biasanya hebat, mengganggu dan menetap serta menyebar ke leher dan punggung.
  • Gejala lain menyertai adalah denyut nadi tegang dan selaput lidah putih tipis.

Pembahasan :

  • Nyeri terjadi karena sumbatan Qi meridian di kepala disebabkan oleh serangan angin. Angin merupakan YANG yang menyerang bagian atas tubuh (daerah leher dan punggung atas)
  • Nyeri yang menetap disebabkan oleh stagnasi darah akibat stagnasi Qi.
  • Denyut nadi tegang dan selaput lidah putih tipis merupakan tanda serangan PPL angin pada meridian dan kolateralnya.

B.      Nyeri Kepala Yang Disebabkan Oleh Hiperaktifasi YANG Liver

Gejala utama :

  • Nyeri Kepala
  • pandangan kabur
  • nyeri hebat pada ke dua sisi kepala
  • mudah terangsang (mudah tersinggung)
  • badan panas
  • muka merah
  • rasa pahit di mulut
  • Denyut nadi tegang dan cepat
  • lidah merah dengan selaput lidah kuning.

Pembahasan :

  • Nyeri kepala dan pandangan kabur disebabkan oleh meningkatnya hiperkatifasi YANG hati yang menyerang kepala sedangkan rasa pahit di mulut merupakan penumpukan panas pada meridian Kandung Empedu akibat hiperaktifasi YANG hati.
  • Nyeri hebat pada kedua sisi kepala disebabkan oleh meridian Kandung Empedu yang berjalan pada kedua sisi kepala.
  • Denyut nadi tegang dan cepat lidah merah dengan selaput lidah kuning merupakan gejala panas pada Kandung /empedu (Gall Bladder) dan Hati (Liver)

C.      Nyeri Kepala Yang Disebabkan Defisiensi Qi Dan Darah

Gejala utama :

  • Nyeri kepala yang seolah tidak hilang (menetap) pusing tujuh keliling, pandangan kabur, lesu, wajah tak bercahaya
  • Nyeri menurun oleh hangat dan meningkat oleh dingin, emosi tertekan
  • Denyut nadi lemah dan kecil
  • Lidah pucat dengan selaput lidah putih dan tipis.

Pembahasan :

  • Nyeri kepala menetap disebabkan oleh defisiensi Qi yang tidak berhasil mendorong Yang jernih ke atas dan Yin keruh kebawah.
  • Nyeri yang meningkat pada keadaan “stress” dan kerja keras disebabkan peningkatan konsumsi Qi. Malas dan nyeri yang menurun oleh hangat dan meningkat oleh dingin menunjukkan kegagalan distribusi Yang Qi.
  • Wajah tidak bercahaya (suram), pusing tujuh keliling dan pandangan kabur menggambarkan kurangnya bahan makanan pada kepala karena defisiensi darah.
  • Lidah pucat dengan selaput putih tipis dan nadi lemah dan kecil menunjukkan defisiensi Qi dan darah.

Bekam sinergi untuk nyeri kepala

Tatalaksana Terapi

  1. Nyeri Kepala Karena Serangan Angin Pada Meridian

Metode :

  • untuk menghalau angin adalah menghilangkan sumbatan pada meridian dan kolateralnya, serta mempengaruhi Qi dan darah dengan cara menusuk titik lokal dikombinasi dengan titik jauh (distal point)
  • Penusukan Xie (sedasi) dengan jarum ditinggal seringkali dilakukan pada kasus ini.
  • Pada umumnya dilakukan penjaruman sesuai dengan lokasi nyeri berdasarkan meridian yang melewatinya.

Titik-titik Akupunktur yang dipilih:

  • Nyeri Kepala Belakang (Oksipital)
  1. GB-20 (Fengchi)
  2. BL-60 (Kunlun)
  3. SI-3 (Houxi)
  • Nyeri dahi (Frontal)
  1. ST-8 (Touwei)
  2. Yin Tang (EM)
  3. GV-23 (Shangxing)
  4. LI-4 (He Gu)
  5. ST-44 (Neiting).
  • Nyeri Kepala Sebelah (Temporal)
  1. Taiyang (EM)
  2. GB-8 (Suaigu)
  3. SJ-5 (Waiguan)
  4. GB-41 (Zulinqi).
  • Nyeri Kepala atas (Parietal)
  1. GV-20 (Baihui)
  2. SI-3 (Houxi)
  3. BL-67 (Zhiyin)
  4. LR-3 (Taichong).

Bekam:

Berfungsi mengeluarkan angin dan panas hati yang berlebih, titik yang digunakan adalah:    Belakang leher, Al Kahil, Al katifain, Ummu Mughit ( Du 20), Fei Shu ( BL 13 )dan Kan Shu ( BL 18 ). Berdasarkan pengalaman bagus dengan bekam basah untuk kasus angin panas. Dan untuk kasus angin dingin maka lebih baik dan kami anjurkan menggunakan bekam api.

  1. Nyeri Kepala yang Disebabkan oleh Hiperaktifasi YANG Hati.

Metode :

Pemilihan titik pada meridian Yue Yin dan Shao Yang tangan dan kaki sebagai titik utama untuk menengankan YANG hati (Hati) dilakukan dengan cara sedasi dipilih titik

  1. LV-2 (Xiangjian)
  2. GB-20 (Fengchi)
  3. GB-5 (Xuanlu)
  4. GB-43 Xiaxi
  5. GV-20 (Baihui).

Meridian Chi Yin Kaki mencapai daerah parietal (puncak kepala) dan meridian Shao Yang mencapai kedua sisi kepala. Dengan kombinasi titik lokal dan titik distal dapat diredakan panas meridian dan menenangkan YANG Liver

Bekam:

Berfungsi mengeluarkan angin dan panas hati yang berlebih, titik yang digunakan adalah:    Belakang leher, Al Kahil, Al katifain, Ummu Mughit ( Du 20), Fei Shu ( BL 13 )dan Kan Shu ( BL 18 ). Berdasarkan pengalaman bagus dengan bekam basah

  1. Nyeri Kepala yang Disebabkan defisiensi Qi dan darah

Untuk menggaktifkan dan mengatur sirkulasi Qi dan darah, meningkatkan Qi jernih naik dan Qi keruh turun dengan penusukan meridian Governing Vessel (Du) dan Conception Vessel (Ren). Penusukan titik Su belakang (Asosiasi) dapat dilakukan dengan rangsang Bu (tonifikasi).

Titik-titik  yang dipilih adalah:

  1. CV-6 (Qihai)
  2. ST-36 (Zusanli)
  3. GV-20 (Baihui)
  4. BL-18 (Ganshu)
  5. BL-20 (Pishu)
  6. BL-23 (Shenshu).

Titik CV-6 (Qihai) digunakan untuk tonifikasi Qi primer dan GV-20 (Baihui) digunakan untuk meningkatkan Qi jernih ke atas. BL-18 (Ganshu), BL-20 (Pishu), dan BL-23 (Shenshu) merupakan titik asosiasi dari Hati, Limpa dan Ginjal.

Seperti diketahui Hati berfungsi menyimpan darah, Limpa mengatur darah dan Ginjal menyimpan serta membentuk Qi dan darah sehingga penusukan ke tiga pasang titik tersebut dapat memperkuat Qi dan darah.

ST-36 (Zusanli) dipilih karena dapat mempengaruhi lambung yang merupakan pembentukan sumber dari Qi dan darah.

Moksa :

Dimoksa dengan teknik tonifikasi pada Du 20, Du 14, Bl 17, BL 20, BL 23, Ren 4, Sp 6 dan ST 36

Herbal:

Diberikan herbal yang bersifat hangat pedas dan manis serta berkhasiat menambah darah. Yang memiliki arah ke limpa dan ginjal mingmen

  • Herbal Indonesia dan thibbun nabawi: Kurma, Habbatussauda ,Madu, Secang, Wortel, Omega 3, Lengkuas dan Kunir/kunyit

Hrbal TCM bisa menggunakan kombinasi tonik Qi dan darah : Dang Gui, Dang shen, Ren shen, Bai shao dan pelancar darah dan pereda nyeri seperti Chuan xiong dan dan shen

Satu titik kaya manfaat

Yarobbi.com | Titik Bekam Sinergi |  Satu titik kaya manfaat (Mengenal titik Quchi)

Nama titik Lokasi dan aksi

Indikasi dan kategori penyakit

LI 11 – Quchi Satu titik kaya manfaat ini terletak di ujung lipat siku bagian luar
Satu titik kaya manfaat
Penyakit meridian: hemiplegia, kelemahan pada lengan, kaku dan lemah pada persendian siku, nyeri sekitar bahu, bengkak dan kemerahan pada sendi siku, nyeri pada sendi siku.
Titik He AKSI :

  • Membuang angin dan menghentikan gatal
  • Membersihkan panas dan mendinginkan darah
  • Membuang lembab
  • Mengatur nutrisi energi dan darah
  • Menjaga persendian
  • KEPALA: sakit kepala, pusing, tinnitus, kelemahan pendengaran, nyeri pada daerah depan telinga, nyeri dan mata merah, penglihatan kabur, sakit gigi, radang tenggorok serta bengkak pada leher
  • MENTAL: Manik, depresi
  • DIGESTIVE: nyeri perut, muntah, diare, disentri, konstipasi dan apendik
  • RESPIRASI: asma, batuk dan rasa penuh di dada
  • LAINNYA: Goiter, ekseme, furunkel, scabies, hipertensi, demam, malaria, flu, lumbago, nyeri punggung, dll.

 

 

 

 

 

 

 

 

Satu titik kaya manfaat

Bagaimana sinergi penggunaan Satu titik kaya manfaat ini?

Satu titik kaya manfaat ini antara lain digunakan pada:

  • Penyakit meridian: hemiplegia, kelemahan pada lengan, kaku dan lemah pada persendian siku, nyeri sekitar bahu, bengkak dan kemerahan pada sendi siku, nyeri pada sendi siku.Untuk keluhan meridian ini jika keluhan adalah daerah lengan atas dan bawah bisa dikombinasi dengan mengambil titik  LI 4 dan TE 5.
  • KEPALA: sakit kepala bisa dikombinasikan dengan LI 4 atau titik lokal dikepala seperti: taiyang, paihui  dan yintang. Untuk tinnitus bisa dikombinasikan dengan pengambilan titik KI 3, TE 5 dan TE 3. Untuk kelemahan pendengaran dapat dikombinasikan dengan KI 3, TE 5, dan titik lokal didepan telinga. Nyeri pada daerah depan telinga dapat dikombinasikan dengan TE 5. Untuk  nyeri dan mata merah dapat dikombinasikan dengan GB 20, Taiyang, LIV 2, GB 37 dan Yintang. Untuk penglihatan kabur bisa dikombinasikan dengan menguatkan ginjal air dan menambah darah liver. Untuk sakit gigi bisa dikombinasikan dengan LI 4 dan ST 6. Untuk  radang tenggorok serta bengkak pada leher dapat dikombinasikan dengan LI 4, REN 22, ST 9, 10 dan 11.
  • MENTAL: Manik depresif dapat dikombinasikan dengan titik Ht 7 dan LIV 2 serta LIV 3.
  • DIGESTIVE: nyeri perut, muntah, diare, disentri, konstipasi dan apendik dapat dikombinassikan dengan mengambil titik lokal perut seperti ST 25, REN 12, REN 10 dan ST 36.

 

Realitas Malpraktek dalam Bekam

Banyak kasus Malpraktek bekam terjadi di masyarakat sebab kekurangantahuan para pembekam dalam mendiagnosa sebuah penyakit. Banyak dari terapis yang belum memahami tentang konsep dasar pengobatan thibbun nabawi bahwa bekam, madu dan habbatusauda itu hanyalah sebuah terapi/ bentuk penatalaksanaan terhadap suatu penyakit.

Bekam bukan sebuah ilmu pengobatan yang membahas tentang etiologi/ penyebab penyakit, pathogenesis/ perjalanan terbentuknya sebuah penyakit, gejala klinis sebuah penyakit, bagaimana mendiagnosa sebuah penyakit, bagimana memberikan edukasi ke pasien tentang pencegahan terhadap penyakit dan lain-lain. Yang semua itu adalah sebuah rangkaian ilmu yang harus kita ketahui terlebih dahulu untuk melakukan sebuah tatalaksana penyakit terhadap seseorang. Tetapi yang ada di masyarakat adalah kondisi yang berkebalikan. Terapis sudah bisa membekam tetapi tidak tahu tentang penyakit. Continue Reading