Contoh Analisa Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Contoh Analisa Rumus 4K

Contoh Analisa Rumus 4K

Seorang pasien nama Fulan usia 43th tahun datang dengan keluhan utama: sakit kepala dan leher yang kaku. Keluhan disertai dengan mudah haus, lambung sering terasa perih, banyak makan, perut terasa kembung dan sebah. Dilakukan pemeriksaan hasil sbb:

  • Tekanan darah : 180/110
  • Nadi : 105 kali/menit, kuat dan besar
  • Lidah : warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan.

Contoh Analisa Rumus 4K

Pasien ini kita diagnosa: Hipertensi grade II. Untuk menentukan kondisi kita masukkan dalam rumus 4 K:

Contoh Analisa Rumus 4K

Mari kita analisa satu persatu:

  • sakit kepala dan leher yang kaku menunjukkan adanya stagnasi qi dan xue yang disebabkan karena Lambung yang ekses lembab panas.
  • disertai dengan mudah haus, Lambung sering terasa perih, banyak makan: ini menunjukkan Lambung ekses panas.
  • perut terasa kembung dan sebah menunjukkan adanya stagnasi Qi Lambung atau faktor ekses lembab.
  • Tekanan darah: 180/110 menunjukkan hipertensi grade II
  • Nadi: 105 kali/menit, terasa kuat dan besar menunjukkan ekses panas
  • Lidah: warna merah dengan selaput tebal, berwarna kekuningan: menunjukkan ekses panas dan lembab.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K

Dengan rumus 4K ini kasus fulan adalah: hipertensi grade II dengan ekses lembab dan panas pada lambung disertai dengan stagnasi Qi Lambung dan stagnasi Qi Xue pada meridian Kandung Kemih (BL) karena pathogen panas.
Sehingga akan kita rencanakan terapinya dengan prinsip: membuang lembab dan panas pada Lambung, melancarkan stagnasi Qi Lambung dan membuang panas pada meridian BL serta melancarkan Qi meridian BL.

Kita masukkan dalam Rumus 4K sbb:
Contoh Analisa Rumus 4K
Demikian sebagai contoh penerapan Rumus 4K dalam diagnosa dan terapi

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Seiring berjalannya waktu, rumus ini saya kembangkan lagi menjadi hubungan 4 kondisi yang akan membuat sebuah konsep tersendiri dengan gambaran yang lebih mudah dipahami.
Hubungan itu dapat kita lihat dalam skema di bawah ini:
Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Keterangan:
menunjukkan hubungan yang saling mempengaruhi diantara 2 kondisi

  1. Hubungan antara Ekses dengan Emosi
    Ekses selalu pathogen luar atau ketidakseimbangan Yin Yang organ. Ada kaitan antara ekses yang akan menghasilkan gangguan emosi. Hal ini sering terlihat misalnya pada seorang yang marah. Terkadang kita jangan terlalu cepat menyalahkan orang dengan kata-kata “orang kok mudah marah”, boleh jadi karena ketidakseimbangan Yin Yang organ Hatinya sehingga tanpa sebab pun ia gampang marah. Maka kasus ekses membuat emosi sementara ini saya amati pada kasus  Yang Shi Hati membuat marah.
  2. Hubungan antara Ekses dengan Defisiensi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Ekses pathogen yang menyerang tubuh kita dalam stadium lanjut akan membuat sebuah akibat defisiensi materi. Hal ini sering kita jumpai pada kasus berikut:

    • Panas, kering dan api akan menguras Jin Ye dan Xue.
      Hal ini akan kita jumpai pada kasus demam. Ketika ada anak demam maka akan terjadi mekanisme panas menguras cairan. Saat demam sebaiknya langkah yang utama adalah memberikan asupan cairan yang cukup, mengusir pathogen dan menahan cairan supaya tidak keluar.
      Atau kondisi Yang shi organ bisa juga akan menguras Jin Ye dan Xue seperti pada sindrom Yang Shi Hati akan membuat Yin Xu Hati dan Xue Xu Hati.
    • Dingin akan mengkonsumsi Yang
      Hawa dingin yang masuk kedalam tubuh akan mengkonsumsi Yang (kehangatan tubuh). Misalnya ketika seorang makan buah-buahan yang berasa asam terlalu banyak seperti mangga yang masih muda, akan muncul gejala Limpa dingin sehingga ia akan diare dengan perut yang mual dan melilit disertai dengan tubuh yang dingin dan pucat.
    • Lembab akan mengkonsumsi Yang
      Hawa lembab bisa masuk ke dalam tubuh. Lembab lebih cenderung akan menyerang Limpa, karena Limpa suka yang kering benci yang lembab. Ketika ekses lembab maka akan memunculkan gejala Yang Limpa defisiensi yang ditandai dengan badan terasa berat, diare dengan adanya lendir, perut terasa kembung, dada terasa sumpek disertai dengan kaki dan tangan yang dingin.
    • Angin bisa membuat Qi lemah
      Sebagaimana pertengkaran antara pertahanan tubuh dengan pathogen, maka ketika angin masuk kedalam tubuh tidak kita usir bisa memunculkan Qi pertahanan semakin lemah. Biasanya angin membawa pathoghen yang lain saat masuk kedalam tubuh kita.

    Dari uraian diatas maka dapat kita lihat sebuah hubungan ekses membuat defisiensi.

  3. Hubungan antara Ekses dengan stagnasi
    Sebagaimana sudah saya sampaikan di bab sebelumnya bahwa ekses pathogen akan membuat stagnasi. Untuk memudahkan masing-masing pathogen akan saya jelaskan berikut ini :

    • Panas dan lembab pada Lambung akan memunculkan nyeri pada Lambung, sering sendawa dan mudah lapar. Ini menunjukkan panas dan lembab pada Lambung memunculkan stagnasi Qi Lambung sehingga tidak turun dengan baik ke Limpa.
    • Lembab dan dahak pada Paru-paru akan memunculkan Stagnasi Qi dalam dada yang ditandai dengan dada terasa sumpek tidak longgar, batuk dan bisa sesak nafas.
    • Dingin yang menyerang meridian maka akan memunculkan stagnasi darah. Sehingga akan memunculkan gejala nyeri, kaki dan tangan yang baal dan kesemutan.
    • Lendir yang ekses dalam tubuh kita biasanya secara medis masuk dalam kategori hiperkolesterol akan memunculkan gejala stagansi Xue dengan gejala kaki dan tangan yang pegel-pegel, kesemutan dan baal. Karena lembab akan mengotori meridian.
    • Lembab panas pada Ginjal dan Kandung Kemih maka akan memunculkan stagnasi Qi Ginjal sehingga tidak lancar dalam menurunkan Qi-nya ke bawah dalam wujud kencing yang tidak lancar dan terasa panas serta nyeri.
  4. Hubungan antara Defisiensi dengan Emosi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Defisiensi materi akan memunculkan gangguan emosi. Hal dapat dijumpai pada kasus defisiensi Xue Hati dan Yin Hati akan membuat orang mudah marah dan  tidak tenang karena kekurangan Yin Xue Hati membuat Yang Hati mudah berkobar.
  5. Hubungan antara Defisiensi dengan Stagnasi
    Stagnasi Qi, Xue dan Jin Ye bisa terjadi jika adanya defisiensi dari materi yang dijalankan dalam sebuah pergerakan Qi, misalnya:

    • Seorang dengan anemia maka akan merasakan pusing karena Energi Jantung yang memompa lemah. Energi Jantung lemah karena didalam pembentukan energi memerlukan darah.
    • Defisiensi Yang akan membuat Stagnasi Xue, karena dalam sebuah kehangatan tubuh yang cukup dingin tidak akan membuat kontrkasi pembuluh darah sehingga jalan darah jadi lancar.
    • Defisiensi Qi juga akan memunculkan stagnasi karena Qi yang mendorong darah.
  6. Hubungan antara Defisiensi dengan Ekses
    Hubungan ini sudah sangat dikenal karena ketika tubuh defisiensi maka kondisi tubuh lemah sehingga mudah terjadi ekses pathogen. Sebagi contoh misalnya:

    • Orang dengan Defisiensi Yin akan memunculkan panas
    • Orang dengan kelamahan Qi Limpa maka Limpa akan mencerna makanan kurang sempurna akhirnya memunculkan ekses dahak
    • dan lain sebagainya
  7. Hubungan antara Stagnasi dengan Emosi
    Ketidaklancaran jalannya materi maka akan membuat nutrisi ke organ juga tidak maksimal. Maka ketika nutrisi ke organ tidak maksimal memunculkan defisiensi. Defisiensi ini yang akan memunculkan sebuah emosi yang terkait dengan organ. Misalnya defisiensi Paru maka membuat orang tersebut mudah bersedih, defisiensi Qi Ginjal membuat orang tersebut gampang takut dan lain sebagainya.
  8. Hubungan antara Stagnasi dengan Defisiensi
    Adanya stagnasi maka akan membuat kekurangan pasokan materi pada daerah yang dituju. Misalnya pada kasus Stagnasi Xue pada Jantung maka akan membuat Otot Jantung kekurangan darah. Sehingga akan memunculkan gejala nyeri pada dada sebalah kiri yang bisa menjalar sampai dengan belikat dan lengan sebelah kiri.
  9. Hubungan antara Stagnasi dengan Ekses
    Stagnasi Qi Hati akan membuat ekses Yang Hati. Qi Hati yang tertekan akan membuat stagnasi, sehingga akan meunculkan Yang Shi Hati.
  10. Hubungan antara Emosi dengan Ekses
    Emosi yang terlalu berlebihan seperti emosi marah maka akan menggerakkan Qi naik ke atas. Emosi marah akan membuat darah bergejolak sehingga akan memunculkan fenomena Ekses. Sedangkan emosi yang lain lebih ke arah membuat Defisiensi.
  11. Hubungan antara Emosi dengan Defisiensi
    Emosi dengan defisiensi mempunyai hubungan sebab akibat. Sedih akan menguras Qi sehingga akan membuat defisiensi. Takut yang membuat energi turun ke bawah maka juga akan menampakkan defisiensi energi. Berpikir yang mendalam akan mempengaruhi kerja Limpa dan akhirnya bisa membuat Defisiensi Qi dan Xue.
  12. Hubungan antara Emosi dengan Stagnasi
    Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K, Emosi akan membuat Stagnasi Qi. Biasanya yang sangat berpengaruh terhadap Stagnasi Qi Hati. Misalnya cemas, sedih dan berpikir yang mendalam serta rasa takut yang berlebihan akan memunculkan gejala badan lemah, tangan dan kaki sering merasakan dingin, padahal nadinya kuat. Qi Hati Stagnan sehingga fungsinya menyalurkan energi ke semua organ tidak berjalan dengan baik. Maka bisa saja akan memunculkan sesak nafas, dada terasa sumpek, nyeri pada area Hipokondrium, menstruasi yang tidak lancar dan lain-lain.

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

Hubungan antara 4 Kondisi dalam Rumus 4K

BEKAM ADALAH PENGOBATAN YANG UTAMA BUKAN ALTERNATIF

Yarobbi.com | Artikel |

Sub Tema : “ Bekam Sebagai Terapi Utama Untuk Darah Stasis karena Darah Panas “

Dalil Keutamaan Bekam
Banyak hadits shoheh yang meriwayatkan tentang keutamaan dan perintah untuk melakukan bekam. Rasulullah ketika sakit, Alloh membimbing beliau untuk menjalani pengobatan paling baik yaitu bekam.
Beberapa hadits tentang bekam yaitu, Rasulullah Saw bersabda:
Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah bekam. (Musnad Imam Ahmad, dishohihkan oleh Al-Albani)
Jika ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian gunakan, maka itu terdapat dalam bekam. (Shohih Sunan Abi Dawud)
Pengobatan paling utama yang kalian gunakan adalah bekam. (Muttafaqun ‘alaih)
Sesungguhnya pengobatan paling ideal yang kalian gunakan adalah bekam (Muttafaqun ‘alaih)
Pada malam aku diisro’kan, aku tidak berlalu di hadapan sekelompok malaikat, kecuali mereka itu mengatakan, “Wahai Muhammad, perintahkan umatmu supaya berbekam!’ (Shohih Sunan Ibnu Majah)

Analisa Ulama Tentang Bekam
DR Muhammad Musa Alu Nashr mengatakan “Jika penyakitnya itu bersifat panas, maka kita bisa menyembuhkannya dengan mengeluarkan darah, baik dengan cara al fashdu  maupun dengan bekam. Sebab pada yang demikian itu terdapat proses pengeluaran zat yang tidak berguna sekaligus mendinginkan keadaan badan. Jika penyakitnya itu bersifat dingin maka kita bisa mengobatinya dengan penghangatan dan penghangatan itu terkadung dalam madu.”
Ibnu Qoyyim mengatakan” adapun manfaat bekam lebih dapat membersihkan pemukaan badan dari pada al fashdu, tetapi bagian terdalam tubuh al fashdu lebih baik.”

Definisi dan Mekanisme Kerja Bekam
BEKAM
 adalah proses pengekopan dilanjutkan dengan melakukan torehan untuk mengeluarkan darah yang ada di kapiler epidermis.
bagan bekam sinergi

Gambar: Skema mekanisme kerja bekam

manfaat bekamGambar: Skema Manfaat bekam

Bekam Sebagai Terapi Utama Untuk Darah Stasis karena Panas

  • Bagaimana mekanisme darah itu mengalir  dengan normal dan lancar?

    gambar penampang melintang pembuluh darah
    Gambar: Penampang melintang pembuluh darah
    Darah akan tetap mengalir lancar jika ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

    • Daya pompa/energi secara umum tubuh baik dan cukup
    • Tidak ada sesuatu yang menghalangi (misal pathogen dingin, panas, lembab dan lainnya)
    • Tidak ada trauma yang membuat darah keluar dari pembuluh darah
    • Fungsi pelancaran Qi hati/Shu-xie normal.
      Shu-xie berarti menjaring dan kemudian memperhalus jalannya materi apapun di dalam tubuh, artinya hati memerintah Shu-xie dengan cara menjaring/mengumpulkan dan mengatur pergerakan semua jenis Qi sedemikian rupa sehingga aliran Qi ke seluruh tubuh berjalan dengan baik. Semua kegiatan fisiologi organ dan jaringan tubuh ditentukan oleh normalitas gerakan Qi. Oleh karena itu liver berperan penting dalam mengendalikan fungsi-fungsi fisiologik Zang-fu dan jaringan tubuh lainnya. Kegiatan pengaturan Qi oleh liver  dapat dirumuskan sebagai berikut:
      Mendorong sirkulasi darah Keseluruh tubuh dan pertukaran zat (metabolism) di dalam cairan tubuh. Sirkulasi darah dan metabolisme cairan tubuh bergantung kepada berputarnya fungsi Zangfu-Qi, dan semuanya ini dikendalikan oleh liver.
      Contoh dalam klinis:

      • Bila Liver lemah dalam menjaring dan mengatur Qi, maka aktivitas Qi terhambat dan sirkulasi darah juga tersumbat, sehingga menyebabkan darah terhenti (blood statis).
      • Sebaliknya bila Liver dalam keadaan berlebihan (hiperaktif) dalam mengarahkan dan mengatur, maka sirkulasi darah akan berbalik dan bersama Qi menimbulkan pendarahan (haematemesis).
      • Bila aktivitas Qi tersumbat dan cairan tubuh juga terhambat, akan menyebabkan terjadinya odem (bengkak isi air).

  • Bagaimana cara mudah untuk mempelajari darah stasis?
    Darah stasis kebanyakan berujud, misalnya: adanya perdarahan di bawah kulit yang berupa purpura (tompok hitam) dengan gambaran lebam yang hitam. Atau semua perdarahan yang berupa muntah darah, berak darah, kencing berdarah, perdarahan haid yang banyak, mimisan, batuk darah dan lain lain.
    Darah stasis juga dapat berujud: benjolan atau masa yang merupakan akibat dari darah yang “mandek” sehingga ia menggumpal dan terbentuklah masa/benjolan dalam wujud tumor atau apapun yang membenjol.
    Tetapi tidak semua darah stasis harus ditunjukkan dengan sesuatu yang berwujud, ia juga bisa ditunjukkan dengan gejala yang dirasakan oleh pasien.
  • Bagaimana mengenali tanda dan gejala orang tersebut terkena darah stasis?
    Darah stasis selain berwujud perdarahan dan benjolan maka ia akan mempunyai gejala yang khas misalnya sbb:
    a. Nyeri yang mantap
    b. Adanya massa
    c. Wajah keunguan
    d. wajah berwarna merah kebiru-biruan
    e. Kulit kering
    f. Bibir dan lidah ungu tua
    g. perdarahan
    h. dismenorea/nyeri ketika haid
    Atau adanya darah stasis dapat menunjukkan manifestasi klinik sesuai organ yang terserang. Dapat dilihat dalam tabel dibawah ini:

    Lokasi Manifestasi Klinik
    Jantung Nyeri dada, palpitasi/berdebar debar, dada terasa sesak
    Paru-paru Nyeri dada, batuk dan batuk darah
    Lambung dan usus Muntah darah, berak darah
    Hati Nyeri iga. Masa di abdomen / perut
    Otak Mania
    Uterus Nyeri daerah perut bawah, menstruasi tidak teratur, dismenore, amenore, metrorhagia, dan metrostaxis
    Anggota gerak, badan dan kulit Bengkak, nyeri dan kulit berwarna biru ungu.
    Anggota gerak bawah Tromboangitis

    stagnasi darahanalisa lidah

Gambar: Lidah yang menampakkan adanya stagnasi darah di tubuh

penjelasan

  • Apa yang menyebabkan darah jadi stasis?
    Darah stasis/darah mandek bisa disebabkan oleh:

    1. Kekurangan energi
      Kelelahan, badan lemas, batuk, sesak napas, pusing, berkeringat spontan, daya pertahanan lemah, nafsu makan berkurang, diare, urine berlebihan, lidah pucat, cetak gigi dengan selaput lidah putih, dan nadi lemah.
    2. Sakit yang lama
      Sebenarnya ini sama dengan yang penyebab pertama, maksudnya ketika orang itu sakit dalam periode yang lama meembuat energinya terkuras. Sehingga muncullah kekurangan energi yang membuat daya dorong lemah sehingga darah berjalan lambat akhirnya muncul darah stasis.
    3. Darah dingin
      Sindrom ini ditandai oleh stagnasi sirkulasi darah, pada umumnya disebabkan oleh faktor patogen dingin dan kelemahan Yang organ tubuh.
      Gejala yang dirasakan adalah: Nyeri tubuh, nyeri perut, takut dingin, suka hangat, lapisan lidah putih tipis, dan lain-lain.
    4. Darah panas
      Sindrom ini ditandai oleh perdarahan pada umumnya disebabkan oleh penimbunan panas dalam darah.
      Gejala yang dirasakan pasien adalah: demam tinggi, perdarahan, menstruasi berlebih, gelisah, haus, lidah warna merah tua, nadi cepat dan lain-lain. Kemungkinan penyakit medis yang masuk dalam sindrom ini adalah Hipertensi, Menorragi, Gatal-gatal, atau penyakit medis lainnya yang mempunyai gejala seperti diatas.
      cerita darah panas
    5. Stagnasi energi
      Energi yang stagnan akan membuat darah jadi stasis. Seperti di awal yang kami jelaskan bahwa darah akan mengalir jika energi yang mendorong darah juga ngalir. Ketika energi stagnan/mandek maka darah pun ikut mandek/stagnan. Apa saja yang membuat energi jadi mandek? Silahkan lihat gambar skema dibawah ini.
      skema stagnasi energi                                                         Gambar : Skema Stagnasi Energi
      Distensi: adalah rasa penuh di perut atau dada atau daerah ulu hati yang merupakan tanda khas stagnasi energi
    6. Trauma dan kecelakaan
      Trauma membuat darah keluar dari pembuluh darah dan darah tertampung di jaringan. Fenomena ini menurut kedokteran timur dikatakan sebagai darah stasis
      stagnasi darahGambar: Skema etiologi dan patologi Darah stasis
  •  Darah stasis yang bagaimana yang bisa dibekam/hijamah dan bagaimana solusi tipe yang tidak bisa dibekam?

    NO PENYEBAB TERAPI
    1 Defisiensi Qi/energi

    Menambah Qi supaya darah tidak mandek/stasis dengan terapi penghangatan atau diberikan herbal untuk sindrom kelemahan Qi
    Kurma, Habbatussauda, Madu, Kayu Secang, Wortel, Omega 3, Jahe, Lengkuas, Kunir/kunyit, Ginseng, Nampu, Kapulaga , Adas , Cabe jawa, Jahe merah dll

    2 Stagnasi Qi/energi

    Melancarkan Qi dengan melihat penyebab stagnasi Qi
    Herbal pelancar Qi: kulit jeruk mandarin, umbi rumput teki dll

    3 Stagnasi phlegm di meridian dan kolateral

    Perbaiki  pencernaan dengan herbal yang sifatnya hangat, sehingga akan membuat organ limpa akan membaik. Dahak pun akan bersih. Karena lender di produksi di limpa.
    Penggunaan herbalnya adalah: adas, kapulaga dan habbatussauda

    4 Akumulasi dari patogen dingin

    Usir pathogen dingin dengan herbal yang hangat dan pengusir dingin.
    Contoh herbal: Khanjiang/jahe kering, kulit kayu manis cina/Rou gui dll

    5 Patogen panas

    Keluarkan pathogen panas dengan bekam  berikan herbal yang sifatnya dingin diuretic untuk mengeluarkan panas.
    Herbal: Alang alang, pegagan, kumis kucing dll

  •  Contoh analisa berbagai kasus darah stasis:

    1. Kasus 1: dismenore (Nyeri Haid)
      Datang seorang wanita usia 45 tahun, datang dengan keluhan: nyeri waktu haid dan menjelang haid. Nyeri berhenti ketika darah haid keluar setelah hari ke dua. Keluhan yang lain adalah badan terasa pegel-pegel terutama daerah pinggang. Apalagi saat menjelang haid nyeri pinggangnya semakin hebat. Wanita ini terlihat obesitas, wajah kemerahan, dari pengamatan lidah didapatkan warna merah membara, disertai dengan penampakan pulau pulau hitam di lidah. Selaput lidah normal, cairan lidah cukup gerakan cenderung tremor dan menjulur ke sisi kiri. Darah haid yang keluar saat pertama adalah menggumpal dengan warna hitam pekat. Nadi teraba cepat, tegang dan besar.
      Dilakukan pengukuran tekanan darah didapatkan hasil: 160/100 mmhg.

      Wanita ini mempunyai diagnosa: dismenore dengan stagnasi darah karena faktor darah panas.
      Prinsip terapi dengan memberikan terapi bekam basah pada titik al kahil, al katifain, titik belakang hati dan titik belakang ginjal / ‘ala warik. Bi idznillah bulan berikutnya dismenore  berkurang banyak dan pulau pulau dilidahnya juga berkurang.Herbal yang diberikan adalah Pegagan 3×3 kapsul. Alasan pemilihan herbal:
      Pegagan sifat sejuk arah ke hati, jantung dan ginjal. Ia sebagai revitalisasi pembuluh darah, tonik otak bagi yang kondisi ginjalnya kurang air dan detoksifikasi hati.Alhamdulilah setelah terapi 3 kali pembekaman dengan jarak 1 bulan keluhan hilang, tensi darah juga jadi normal.
    2. Kasus 2: tumor jinak otak
      Kasus ini adalah di derita oleh seorang ibu yang berumur 36 tahun. Datang ke klinik dengan keluhan pandangan kabur, pusing agak berputar, mata cekot cekot dan merah pada sclera mata. Beliau menceritakan kalau menderita tumor jinak di otak sambil menunjukkan hasil CT Scan kepala kepada Saya.Meningioma adalah tumor jinak yang berasal dari jaringan selaput otak. Pada kasus ini pasien dianjurkan untuk operasi karena benjolan tumornya mendesak syaraf penglihatan sehingga membuat pandangannya kabur.Saya seorang dokter maka harus saya diagnose dahulu fenomena apa yang ada di dalam diri pasien. Dari anamnesa didapatkan keluhan pandangan kabur ini muncul sekitar 2 bulan yang lalu, mata sering nyeri, mata merah. Dari pemeriksaan saya mendapatkan wajah yang agak merah, bibir agak kering gambaran lidah sangat merah dengan adanya papil lidah, selaput lidah tebal kotor dengan warna kuning. Papil lidah yang merah menunjukkan panas ekses. Dari perabaan nadi didapatkan cepat, teratur, besar dan tidak tegang.Pasien sering berkeringat, suka minum yang dingin serta mulut sering merasakan pahit. Dari beberapa data yang masuk saya menyimpulkan: Meningioma dengan ekses angin hati.Tindakan yang saya lakukan adalah: dengan prinsip terapi keluarkan angin dan panasnya dengan bekam dan di diureikan dengan herbal serta tambah Yin hati dengan herbal yang mengarah ke hati. Bekam basah (untuk mengeluarkan angin, panas dan darah kotor serta unsure api yang berlebih) pada al kahil, alkatifain, al akhdain dan Feishu.  Sambil dibekam basah pasien dilakukan penusukan pada Fengchi, Paihui serta Hegu. Pada kunjungan yang berikutnya kita ambil titik sekitar mata: Taiyang, Yintang, Yuyao, Touwei dan Liv 2.Herbal yang saya berikan adalah: DAUN SENDOK (Menambah Yin hati dengan khasiat menjernihkan pandangan dan sedikit diuretic), JOMBANG (herbal yang bersifat dingin berkahsiat untuk tumor yang mengarak ke lambung dan hati serta kandung empedu), ALANG ALANG (herbal bersifat dingin dengan rasa manis untuk membuang panas ekses dengan jalan diuretic) DAN MINGMU DI HUANG WAN (ini adalah formula cina yang berguna untuk menjernihkan padangan karena adanya angin).

      Karena meningioma dengan ekses angin hati, angin itu bersifat panas maka anjuran makanan yang dipantang adalah santan, gorengan, jeroan, susu sapi dan semua makanan yang berpengawet, makanan kaleng dll . pasien kita anjurkan untuk banyak makan sayur dan buah yang mengandung banyak air seperti: semangka, melon, peer dan mentimun.

      Bekam dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan penusukan pada ke 3 titik yang sudah kami sebutkan. Pasien telah menjalani terapi bekam selama 6 kali dan hasilnya subhanalloh keluhan semua hilang tinggal mata kanan yang sedikit buram. Sampai tulisan ini saya buat pasien masih terus menjalani terapi.

      Untuk perkembangan terapinya bisa kita lihat di lidah yang semula merah, papil merah menonjol dan area liver, GB merah sekarang sudah hilang, selaput sudah normal.
      nyeri dadaNo Pain No Obsrtruction

     

  •  Bagaimanakah kesimpulan dari makalah ini?

    • Pengobatan bekam adalah pengobatan yang terbaik untuk keadaan tubuh yang panas
    • Darah stasis akibat dari darah panas sangat bagus dilakukan bekam
    • Kombinasi dengan herbal atau terapi lainnya dapat dilakukan untuk menunjang pengobatan bekam
    • Tidak semua penyakit bisa dilakukan pengobatan dengan bekam
    • Diperlukan sebuah analisa yang cermat dalam menentukan diagnose sebelum melakukan pembekaman
    • Kita manusia hanya mengobati tidak menyembuhkan

Maroji:

  1. Ir H Effendy Hwie MBA Akp. Tradisional Chinese Medicine INORMEC Surabaya
  2. Achmad Ali Ridho dr . Hand Book Bekam Sinergi. Semarang
  3. Zuo Yanfu. Basic Tradisional Chinese Medicine. Publishing House Shanghai University
  4. Liu Gongwang. Fundamental Acupuncture and moxibustion. Tianjin
  5. Long Zhixian. Basic Theory Of Tradisional Chinese Medicine. Beijing University Of TCM
  6. www.chineseherbacademy.org
  7. www.yarobbi.com
  8. www.bekamsinergi.com
  9. http://numaassyifa.wordpress.com/category/bekam-2/
  10. www.tcmadvisory.com
  11. www.acupunctureschoolonline.com
  12. mfahmia2705.blogspot.com