BEKAM ADALAH PENGOBATAN YANG UTAMA BUKAN ALTERNATIF

Yarobbi.com | Artikel |

Sub Tema : “ Bekam Sebagai Terapi Utama Untuk Darah Stasis karena Darah Panas “

Dalil Keutamaan Bekam
Banyak hadits shoheh yang meriwayatkan tentang keutamaan dan perintah untuk melakukan bekam. Rasulullah ketika sakit, Alloh membimbing beliau untuk menjalani pengobatan paling baik yaitu bekam.
Beberapa hadits tentang bekam yaitu, Rasulullah Saw bersabda:
Sebaik-baik pengobatan yang kalian gunakan adalah bekam. (Musnad Imam Ahmad, dishohihkan oleh Al-Albani)
Jika ada kebaikan dalam pengobatan yang kalian gunakan, maka itu terdapat dalam bekam. (Shohih Sunan Abi Dawud)
Pengobatan paling utama yang kalian gunakan adalah bekam. (Muttafaqun ‘alaih)
Sesungguhnya pengobatan paling ideal yang kalian gunakan adalah bekam (Muttafaqun ‘alaih)
Pada malam aku diisro’kan, aku tidak berlalu di hadapan sekelompok malaikat, kecuali mereka itu mengatakan, “Wahai Muhammad, perintahkan umatmu supaya berbekam!’ (Shohih Sunan Ibnu Majah)

Analisa Ulama Tentang Bekam
DR Muhammad Musa Alu Nashr mengatakan “Jika penyakitnya itu bersifat panas, maka kita bisa menyembuhkannya dengan mengeluarkan darah, baik dengan cara al fashdu  maupun dengan bekam. Sebab pada yang demikian itu terdapat proses pengeluaran zat yang tidak berguna sekaligus mendinginkan keadaan badan. Jika penyakitnya itu bersifat dingin maka kita bisa mengobatinya dengan penghangatan dan penghangatan itu terkadung dalam madu.”
Ibnu Qoyyim mengatakan” adapun manfaat bekam lebih dapat membersihkan pemukaan badan dari pada al fashdu, tetapi bagian terdalam tubuh al fashdu lebih baik.”

Definisi dan Mekanisme Kerja Bekam
BEKAM
 adalah proses pengekopan dilanjutkan dengan melakukan torehan untuk mengeluarkan darah yang ada di kapiler epidermis.
bagan bekam sinergi

Gambar: Skema mekanisme kerja bekam

manfaat bekamGambar: Skema Manfaat bekam

Bekam Sebagai Terapi Utama Untuk Darah Stasis karena Panas

  • Bagaimana mekanisme darah itu mengalir  dengan normal dan lancar?

    gambar penampang melintang pembuluh darah
    Gambar: Penampang melintang pembuluh darah
    Darah akan tetap mengalir lancar jika ada beberapa syarat yang harus dipenuhi:

    • Daya pompa/energi secara umum tubuh baik dan cukup
    • Tidak ada sesuatu yang menghalangi (misal pathogen dingin, panas, lembab dan lainnya)
    • Tidak ada trauma yang membuat darah keluar dari pembuluh darah
    • Fungsi pelancaran Qi hati/Shu-xie normal.
      Shu-xie berarti menjaring dan kemudian memperhalus jalannya materi apapun di dalam tubuh, artinya hati memerintah Shu-xie dengan cara menjaring/mengumpulkan dan mengatur pergerakan semua jenis Qi sedemikian rupa sehingga aliran Qi ke seluruh tubuh berjalan dengan baik. Semua kegiatan fisiologi organ dan jaringan tubuh ditentukan oleh normalitas gerakan Qi. Oleh karena itu liver berperan penting dalam mengendalikan fungsi-fungsi fisiologik Zang-fu dan jaringan tubuh lainnya. Kegiatan pengaturan Qi oleh liver  dapat dirumuskan sebagai berikut:
      Mendorong sirkulasi darah Keseluruh tubuh dan pertukaran zat (metabolism) di dalam cairan tubuh. Sirkulasi darah dan metabolisme cairan tubuh bergantung kepada berputarnya fungsi Zangfu-Qi, dan semuanya ini dikendalikan oleh liver.
      Contoh dalam klinis:

      • Bila Liver lemah dalam menjaring dan mengatur Qi, maka aktivitas Qi terhambat dan sirkulasi darah juga tersumbat, sehingga menyebabkan darah terhenti (blood statis).
      • Sebaliknya bila Liver dalam keadaan berlebihan (hiperaktif) dalam mengarahkan dan mengatur, maka sirkulasi darah akan berbalik dan bersama Qi menimbulkan pendarahan (haematemesis).
      • Bila aktivitas Qi tersumbat dan cairan tubuh juga terhambat, akan menyebabkan terjadinya odem (bengkak isi air).

  • Bagaimana cara mudah untuk mempelajari darah stasis?
    Darah stasis kebanyakan berujud, misalnya: adanya perdarahan di bawah kulit yang berupa purpura (tompok hitam) dengan gambaran lebam yang hitam. Atau semua perdarahan yang berupa muntah darah, berak darah, kencing berdarah, perdarahan haid yang banyak, mimisan, batuk darah dan lain lain.
    Darah stasis juga dapat berujud: benjolan atau masa yang merupakan akibat dari darah yang “mandek” sehingga ia menggumpal dan terbentuklah masa/benjolan dalam wujud tumor atau apapun yang membenjol.
    Tetapi tidak semua darah stasis harus ditunjukkan dengan sesuatu yang berwujud, ia juga bisa ditunjukkan dengan gejala yang dirasakan oleh pasien.
  • Bagaimana mengenali tanda dan gejala orang tersebut terkena darah stasis?
    Darah stasis selain berwujud perdarahan dan benjolan maka ia akan mempunyai gejala yang khas misalnya sbb:
    a. Nyeri yang mantap
    b. Adanya massa
    c. Wajah keunguan
    d. wajah berwarna merah kebiru-biruan
    e. Kulit kering
    f. Bibir dan lidah ungu tua
    g. perdarahan
    h. dismenorea/nyeri ketika haid
    Atau adanya darah stasis dapat menunjukkan manifestasi klinik sesuai organ yang terserang. Dapat dilihat dalam tabel dibawah ini:

    Lokasi Manifestasi Klinik
    Jantung Nyeri dada, palpitasi/berdebar debar, dada terasa sesak
    Paru-paru Nyeri dada, batuk dan batuk darah
    Lambung dan usus Muntah darah, berak darah
    Hati Nyeri iga. Masa di abdomen / perut
    Otak Mania
    Uterus Nyeri daerah perut bawah, menstruasi tidak teratur, dismenore, amenore, metrorhagia, dan metrostaxis
    Anggota gerak, badan dan kulit Bengkak, nyeri dan kulit berwarna biru ungu.
    Anggota gerak bawah Tromboangitis

    stagnasi darahanalisa lidah

Gambar: Lidah yang menampakkan adanya stagnasi darah di tubuh

penjelasan

  • Apa yang menyebabkan darah jadi stasis?
    Darah stasis/darah mandek bisa disebabkan oleh:

    1. Kekurangan energi
      Kelelahan, badan lemas, batuk, sesak napas, pusing, berkeringat spontan, daya pertahanan lemah, nafsu makan berkurang, diare, urine berlebihan, lidah pucat, cetak gigi dengan selaput lidah putih, dan nadi lemah.
    2. Sakit yang lama
      Sebenarnya ini sama dengan yang penyebab pertama, maksudnya ketika orang itu sakit dalam periode yang lama meembuat energinya terkuras. Sehingga muncullah kekurangan energi yang membuat daya dorong lemah sehingga darah berjalan lambat akhirnya muncul darah stasis.
    3. Darah dingin
      Sindrom ini ditandai oleh stagnasi sirkulasi darah, pada umumnya disebabkan oleh faktor patogen dingin dan kelemahan Yang organ tubuh.
      Gejala yang dirasakan adalah: Nyeri tubuh, nyeri perut, takut dingin, suka hangat, lapisan lidah putih tipis, dan lain-lain.
    4. Darah panas
      Sindrom ini ditandai oleh perdarahan pada umumnya disebabkan oleh penimbunan panas dalam darah.
      Gejala yang dirasakan pasien adalah: demam tinggi, perdarahan, menstruasi berlebih, gelisah, haus, lidah warna merah tua, nadi cepat dan lain-lain. Kemungkinan penyakit medis yang masuk dalam sindrom ini adalah Hipertensi, Menorragi, Gatal-gatal, atau penyakit medis lainnya yang mempunyai gejala seperti diatas.
      cerita darah panas
    5. Stagnasi energi
      Energi yang stagnan akan membuat darah jadi stasis. Seperti di awal yang kami jelaskan bahwa darah akan mengalir jika energi yang mendorong darah juga ngalir. Ketika energi stagnan/mandek maka darah pun ikut mandek/stagnan. Apa saja yang membuat energi jadi mandek? Silahkan lihat gambar skema dibawah ini.
      skema stagnasi energi                                                         Gambar : Skema Stagnasi Energi
      Distensi: adalah rasa penuh di perut atau dada atau daerah ulu hati yang merupakan tanda khas stagnasi energi
    6. Trauma dan kecelakaan
      Trauma membuat darah keluar dari pembuluh darah dan darah tertampung di jaringan. Fenomena ini menurut kedokteran timur dikatakan sebagai darah stasis
      stagnasi darahGambar: Skema etiologi dan patologi Darah stasis
  •  Darah stasis yang bagaimana yang bisa dibekam/hijamah dan bagaimana solusi tipe yang tidak bisa dibekam?

    NO PENYEBAB TERAPI
    1 Defisiensi Qi/energi

    Menambah Qi supaya darah tidak mandek/stasis dengan terapi penghangatan atau diberikan herbal untuk sindrom kelemahan Qi
    Kurma, Habbatussauda, Madu, Kayu Secang, Wortel, Omega 3, Jahe, Lengkuas, Kunir/kunyit, Ginseng, Nampu, Kapulaga , Adas , Cabe jawa, Jahe merah dll

    2 Stagnasi Qi/energi

    Melancarkan Qi dengan melihat penyebab stagnasi Qi
    Herbal pelancar Qi: kulit jeruk mandarin, umbi rumput teki dll

    3 Stagnasi phlegm di meridian dan kolateral

    Perbaiki  pencernaan dengan herbal yang sifatnya hangat, sehingga akan membuat organ limpa akan membaik. Dahak pun akan bersih. Karena lender di produksi di limpa.
    Penggunaan herbalnya adalah: adas, kapulaga dan habbatussauda

    4 Akumulasi dari patogen dingin

    Usir pathogen dingin dengan herbal yang hangat dan pengusir dingin.
    Contoh herbal: Khanjiang/jahe kering, kulit kayu manis cina/Rou gui dll

    5 Patogen panas

    Keluarkan pathogen panas dengan bekam  berikan herbal yang sifatnya dingin diuretic untuk mengeluarkan panas.
    Herbal: Alang alang, pegagan, kumis kucing dll

  •  Contoh analisa berbagai kasus darah stasis:

    1. Kasus 1: dismenore (Nyeri Haid)
      Datang seorang wanita usia 45 tahun, datang dengan keluhan: nyeri waktu haid dan menjelang haid. Nyeri berhenti ketika darah haid keluar setelah hari ke dua. Keluhan yang lain adalah badan terasa pegel-pegel terutama daerah pinggang. Apalagi saat menjelang haid nyeri pinggangnya semakin hebat. Wanita ini terlihat obesitas, wajah kemerahan, dari pengamatan lidah didapatkan warna merah membara, disertai dengan penampakan pulau pulau hitam di lidah. Selaput lidah normal, cairan lidah cukup gerakan cenderung tremor dan menjulur ke sisi kiri. Darah haid yang keluar saat pertama adalah menggumpal dengan warna hitam pekat. Nadi teraba cepat, tegang dan besar.
      Dilakukan pengukuran tekanan darah didapatkan hasil: 160/100 mmhg.

      Wanita ini mempunyai diagnosa: dismenore dengan stagnasi darah karena faktor darah panas.
      Prinsip terapi dengan memberikan terapi bekam basah pada titik al kahil, al katifain, titik belakang hati dan titik belakang ginjal / ‘ala warik. Bi idznillah bulan berikutnya dismenore  berkurang banyak dan pulau pulau dilidahnya juga berkurang.Herbal yang diberikan adalah Pegagan 3×3 kapsul. Alasan pemilihan herbal:
      Pegagan sifat sejuk arah ke hati, jantung dan ginjal. Ia sebagai revitalisasi pembuluh darah, tonik otak bagi yang kondisi ginjalnya kurang air dan detoksifikasi hati.Alhamdulilah setelah terapi 3 kali pembekaman dengan jarak 1 bulan keluhan hilang, tensi darah juga jadi normal.
    2. Kasus 2: tumor jinak otak
      Kasus ini adalah di derita oleh seorang ibu yang berumur 36 tahun. Datang ke klinik dengan keluhan pandangan kabur, pusing agak berputar, mata cekot cekot dan merah pada sclera mata. Beliau menceritakan kalau menderita tumor jinak di otak sambil menunjukkan hasil CT Scan kepala kepada Saya.Meningioma adalah tumor jinak yang berasal dari jaringan selaput otak. Pada kasus ini pasien dianjurkan untuk operasi karena benjolan tumornya mendesak syaraf penglihatan sehingga membuat pandangannya kabur.Saya seorang dokter maka harus saya diagnose dahulu fenomena apa yang ada di dalam diri pasien. Dari anamnesa didapatkan keluhan pandangan kabur ini muncul sekitar 2 bulan yang lalu, mata sering nyeri, mata merah. Dari pemeriksaan saya mendapatkan wajah yang agak merah, bibir agak kering gambaran lidah sangat merah dengan adanya papil lidah, selaput lidah tebal kotor dengan warna kuning. Papil lidah yang merah menunjukkan panas ekses. Dari perabaan nadi didapatkan cepat, teratur, besar dan tidak tegang.Pasien sering berkeringat, suka minum yang dingin serta mulut sering merasakan pahit. Dari beberapa data yang masuk saya menyimpulkan: Meningioma dengan ekses angin hati.Tindakan yang saya lakukan adalah: dengan prinsip terapi keluarkan angin dan panasnya dengan bekam dan di diureikan dengan herbal serta tambah Yin hati dengan herbal yang mengarah ke hati. Bekam basah (untuk mengeluarkan angin, panas dan darah kotor serta unsure api yang berlebih) pada al kahil, alkatifain, al akhdain dan Feishu.  Sambil dibekam basah pasien dilakukan penusukan pada Fengchi, Paihui serta Hegu. Pada kunjungan yang berikutnya kita ambil titik sekitar mata: Taiyang, Yintang, Yuyao, Touwei dan Liv 2.Herbal yang saya berikan adalah: DAUN SENDOK (Menambah Yin hati dengan khasiat menjernihkan pandangan dan sedikit diuretic), JOMBANG (herbal yang bersifat dingin berkahsiat untuk tumor yang mengarak ke lambung dan hati serta kandung empedu), ALANG ALANG (herbal bersifat dingin dengan rasa manis untuk membuang panas ekses dengan jalan diuretic) DAN MINGMU DI HUANG WAN (ini adalah formula cina yang berguna untuk menjernihkan padangan karena adanya angin).

      Karena meningioma dengan ekses angin hati, angin itu bersifat panas maka anjuran makanan yang dipantang adalah santan, gorengan, jeroan, susu sapi dan semua makanan yang berpengawet, makanan kaleng dll . pasien kita anjurkan untuk banyak makan sayur dan buah yang mengandung banyak air seperti: semangka, melon, peer dan mentimun.

      Bekam dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan penusukan pada ke 3 titik yang sudah kami sebutkan. Pasien telah menjalani terapi bekam selama 6 kali dan hasilnya subhanalloh keluhan semua hilang tinggal mata kanan yang sedikit buram. Sampai tulisan ini saya buat pasien masih terus menjalani terapi.

      Untuk perkembangan terapinya bisa kita lihat di lidah yang semula merah, papil merah menonjol dan area liver, GB merah sekarang sudah hilang, selaput sudah normal.
      nyeri dadaNo Pain No Obsrtruction

     

  •  Bagaimanakah kesimpulan dari makalah ini?

    • Pengobatan bekam adalah pengobatan yang terbaik untuk keadaan tubuh yang panas
    • Darah stasis akibat dari darah panas sangat bagus dilakukan bekam
    • Kombinasi dengan herbal atau terapi lainnya dapat dilakukan untuk menunjang pengobatan bekam
    • Tidak semua penyakit bisa dilakukan pengobatan dengan bekam
    • Diperlukan sebuah analisa yang cermat dalam menentukan diagnose sebelum melakukan pembekaman
    • Kita manusia hanya mengobati tidak menyembuhkan

Maroji:

  1. Ir H Effendy Hwie MBA Akp. Tradisional Chinese Medicine INORMEC Surabaya
  2. Achmad Ali Ridho dr . Hand Book Bekam Sinergi. Semarang
  3. Zuo Yanfu. Basic Tradisional Chinese Medicine. Publishing House Shanghai University
  4. Liu Gongwang. Fundamental Acupuncture and moxibustion. Tianjin
  5. Long Zhixian. Basic Theory Of Tradisional Chinese Medicine. Beijing University Of TCM
  6. www.chineseherbacademy.org
  7. www.yarobbi.com
  8. www.bekamsinergi.com
  9. http://numaassyifa.wordpress.com/category/bekam-2/
  10. www.tcmadvisory.com
  11. www.acupunctureschoolonline.com
  12. mfahmia2705.blogspot.com

Trio Herbal Tipikal Dingin| HERBAL SINERGI

Penggunaan herbal yang sifatnya dingin seperti pegagan, akar alang alang, daun dewa pada penderita stroke dengan panas ekses sangat bagus. Banyak laporan herbalis yang membuktikan kemujaraban daun dewa sebagai pembersih pembuluh darah dari sumbatan sumbatan yang ada di dalamnya.
Continue Reading

Ajaibnya Iris Mata, Bisa buat deteksi kesehatan diri

Kesehatan merupakan barang mahal yang menjadi ‘faktor produksi’ utama bagi setiap manusia menjalankan aneka aktivitas dalam kesehariannya. Mau sepintar apa dan setinggi apapun titel jabatannya kalau saja dirinya tidak sehat maka semuanya itu seakan tidak berarti. Maka sangat penting bagi anda untuk terus bisa memantau grafik naik turunnya tingkat kesehatan diri Anda sehingga bisa diambil tindakan-tindakan yang diperlukan supaya tetap menjaga diri terus sehat. Salah satunya melakukan self medical check up memakai teknik iridologi.

Every eye is a wonder.

It’s a unique,

beautiful reflection of you.

–Sherri Lund

Continue Reading

Gusi Berdarah, bagaimana solusinya

Assalamu’alaikum
Buletin ash shihah, Saya ingin bertanya. Saya sering banget ketika sedang menggosok gigi, gusi berdarah. Kadang ketika makan juga terjadi gusi berdarah. Gejala apa itu? Terimakasih.

Jawab:
Wa’alaikum salam warahmatullah
Gusi berdarah bisa disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab yang paling sering adalah adanya plak dan karang gigi (kalkulus) yang menempel pada permukaan gigi. Sisa makanan menumpuk, dikolonisasi oleh bakteri, lalu terbentuklah plak. Selanjutnya, bila tidak dibersihkan maka plak dapat mengalami mineralisasi (pengerasan) sehingga membentuk karang gigi yang melekat pada permukaan gigi, baik pada permukaan gigi yang tampak (terletak di atas garis gusi), dapat juga melekat pada permukaan gigi yang tertutup oleh gusi. Pada permukaan karang gigi biasanya juga terdapat koloni bakteri. Koloni bakteri pada plak dan karang gigi inilah yang mengakibatkan kerusakan jaringan penyangga gigi, yang dimulai dari gingiva (bagian gusi yang dapat kita lihat), sehingga terjadi gingivitis (radang gusi). Karena ada peradangan maka gusi menjadi mudah berdarah apabila terkena trauma mekanis, misalnya ketika menyikat gigi, bahkan saat berkumur. Jadi, gusi berdarah adalah tanda awal adanya kerusakan gusi.

Apabila tidak segera ditangani maka karang gigi dapat terus bertambah sehingga perlekatan gusi pada permukaaan gigi menjadi lepas dan terbentuk adanya kantung pada gusi (disebut periodontal pocket). Bila terjadi peradangan jaringan penyangga gigi (periodontitis), maka akan terjadi perdarahan gusi dan kerusakan tulang penyangga gigi. Bila tidak segera ditangani, gigi akan menjadi goyang dan akhirnya tanggal. Karena penyebabnya adalah koloni bakteri pada plak dan karang gigi, maka solusi masalah ini adalah dengan melakukan pembersihan plak dan karang gigi. Plak dapat dibersihkan dengan cara menyikat gigi secara teratur dan benar. Frekuensi menyikat gigi minimal dua kali tiap hari, pagi setelah makan pagi dan malam sebelum tidur. Arah menyikat gigi adalah dari gusi ke arah gigi. Penyikatan gigi dalam arah horizontal tidak dibenarkan karena akan menyebabkan abrasi leher gigi dan resesi gingiva (gusi rahang atas tampak naik, gusi rahang bawah tampak turun, sehingga permukaan akar gigi terlihat).

Karang gigi tidak dapat dibersihkan dengan menyikat gigi. Jadi apabila terdapat karang gigi maka perlu datang ke dokter gigi untuk dilakukan scaling (pembersihan karang gigi). Selanjutnya dokter gigi akan melihat sampai mana kerusakan jaringan penyangga gigi yang terjadi. Apabila hanya terjadi gingivitis, maka tindakan scaling biasanya sudah mencukupi. Tapi bila sudah terjadi periodontitis, maka akan dilakukan perawatan periodontal lebih lanjut. Itulah sebabnya mengapa kita dianjurkan datang ke dokter gigi setiap enam bulan sekali untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sehingga masalah dapat ditangani sejak dini.

Selain karang gigi dan plak, perdarahan gusi juga berhubungan dengan beberapa penyakit, antara lain kekurangan vitamin C dan kelainan darah. Kekurangan vitamin C terjadi pada orang yang tidak makan sayur atau buah dalam jangka waktu lama. Gusi pada penderita kekurangan vitamin C menjadi bengkak, berwarna keunguan dan terjadi perdarahan. Jadi, cintailah sayur dan buah.

Jika masalah gigi tidak ditemukan, sayur dan buah sudah cukup dikonsumsi, tapi gusi masih berdarah, baru kita berpikir pada kemungkinan selanjutnya yaitu kelainan darah. Kelainan darah yang biasanya berkaitan dengan perdarahan gusi adalah leukemia (keganasan sel darah putih) dan trombositopenia (penurunan jumlah trombosit). Pada penderita leukemia, gusi terinfiltrasi oleh sel-sel darah putih ganas. Secara klinis gusi tampak membesar. Karena pada leukemia umumnya juga terjadi trombositopenia maka gusi penderita leukemia juga mudah berdarah. Trombosit adalah salah satu elemen darah yang diperlukan untuk pembekuan darah. Apabila jumlahnya menurun sampai di bawah batas normal maka kemungkinan terjadi perdarahan lebih besar. Trombositopenia dapat merupakan penyakit yang berdiri sendiri atau bagian dari penyakit lain, misalnya demam berdarah. Jadi apabila didapatkan gusi berdarah disertai gejala-gejala lain seperti badan mudah lelah, demam, penurunan berat badan, berkeringat di waktu malam dan lain-lain sebaiknya segera datang ke dokter untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

demikian penjelasan mengenai gusi yang sering berdarah, semoga bermanfaat [Ashshihahteam].

Tips Pencegahan Pegal Linu

Sering orang mengatakan untuk tidak mandi malam hari karena takutnya akan terkena penyakit rematik yang tandanya biasa dikenal dengan istilah encok pegal linu. Mereka mengatakan orang yang terkena rematik akan merasakan sakit yang luar biasa dipersendian. Benarkah demikian…? Rematik ini dapat menyerang siapa saja baik yang tua maupun yang muda. Rematik ini merupakan sindrom dengan tiga keluhan utama yaitu nyeri, kaku dan kelemahan sendi. Bisa kita bayangkan bagaimana bila sendi-sendi yang ega membuat kita bergerak dengan fleksibel, tidak seperti robot ini, tiba-tiba mengalami hal tersebut.

Lebih Jauh tentang Rematik

Rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian dan daerah sekitarnya. Rematik ini ega menyerang seluruh tubuh mulai dari kepala sampai kaki. Penyakit ini ega disebut juga dengan Atritis. Gejala yang timbul antara lain pembengkakan, kemerahan, nyeri di lutut, siku, pergelangan maupun bagian sendi-sendi yang lain, gangguan di otot dan tendon.

Ada sekitar 150-an jenis rematik. Akan tetapi ada sekitar empat jenis rematik yang sering dijumpai di masyarakat kita yaitu, osteoatritis (pengapuran), rematik luar sendi yang menyerang jaringan diluar tulang rawan, rematik peradangan dan rematik yang disebabkan oleh pengeroposan.

Sekitar 50% penyakit ini terjadi karena pengapuran. Pengapuran berarti terjadinya penipisan jaringan tulang rawan di persendian yang berfungsi sebagai bantalan. Bantalan pada persendian yang aus ini menyebabkan gesekan antar tulang sehingga timbulah rasa nyeri. Pengapuran ini merupakan suatu proses penurunan fungsi tubuhyang dimulai usia 40 tahun, tetapi setiap orang mempunyai proses yang berbeda-beda. Ada yang 40 tahu sudah rematik, tetapi yang usia 70 tahun belum mengalami rematik pun ada. Cepat lambatnya proses pengapuran tadi disebabkan oleh egati mutu tulang rawan dan berat badan.

Jenis rematik lain yang banyak diderita oleh orang didunia adalah atritis rheumatoid (AR) atau peradangan sendi. Penyakit ini banyak ditemukan pada usia 20-50 tahun yang ditandai dengan kaku saat bangun tidur jam dan penderita sulit untuk bergerak paling tidak 1, radang sendi pada 3 daerah persendian atau lebih karena pembengkakan jaringan lunak, persendian atau penumpukan cairan dan dipastikan bukan pertumbuhan tulang, benjolan kecil di bawah kulit.

Gangguan autoimun seperti penyakit lupus termasuk dalam peradangan ini. Pada kondisi ini kekebalan tubuh tidak berfungsi sebagai bakteri, virus atau benda asing yang masuk kedalam tubuh. Kekebalan tubuh malah merusak jaringan tubuh yang sehat termasuk juga jaringan di persendian.

Penyebab penyakit ini ega juga karena kadar asam urat yang tinggi dan sebab yang lain. Penyakit karena asam urat yang tinggi ini sering dijumpai pada pria yang berusia 30an-40an. Hal ini disebabkan karena adanya produksi purin yang berlebihan sehingga ditimbun di persendian dan menyebabkan sakit.

Pengeroposan tulang (Osteoporosis) juga termasuk dalam jenis rematik. Osteoporosis merupakan kondisi ketika jumlah jaringan tulang telah berkurang dan beresiko besar terjadinya patah tulang, penyebabnya adalah egativ ekstrogen berkurang biasanya terjadi pada wanita yang sudah menepouse, egativ, rokok, kurangnya aktifitas, kekurangan asupan kalsium, kurangnya pancaran sinar matahari.

Bisakah penyakit ini dicegah?

Agar terhindar dari rematik beberapa langkah mudah yang ega Anda lakukan.

1. Olahraga secara teratur, bukan hanya untuk kesehatan jantung tetapi juga sangat baik untuk otot, sendi dan tulang.

Olah raga seperti jalan kaki bermanfaat untuk penderita rematik karena asam urat. Hal ini dikarenakan jalan kaki membakar kalori, memperkuat otot, dan membangun tulang kuat tanpa menganggu persendian yang sakit. Untuk melakukan olah raga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ataupun terapis untuk mengetahui gerakan yang terbaik. Disarankan untuk menghindari olah raga yang terlalu membebani lutut seperti voli, bulutangkis, atau bela diri. Sebaiknya jangan berdiri terlalu lama karena akan menimbulkan rasa sakit.

2. Peregangan.

Setiap pagi setelah bangun tidur lakukanlah peregangan karena ega meningkatkan kekuatan otot dan membantu meningkatkan rentang gerak sendi Anda. Pastikan Anda melakukan pemanasan otot dan sendi sebelum peregangan. Hal itu karena peregangan sebelum pemanasan, ega memperburuk nyeri sendi dan bahkan menimbulkan ketegangan pada otot.

3. Konsumsi makanan sehat dan banyak mengandung vitamin C serta kalsium.

Kedua nutrisi tersebut sangat penting untuk kesehatan tulang dan otot. Ada beberapa buah dan sayur yang disarankan seperti:

  • Semangka. Segelas jus semangka tanpa biji di pagi dan malam dapat mencegah rematik karena kelebihan asam urat. Jus ini akan mampu mendorong keluar asam urat.
  • Alpukat. Lemak nabati yang terkandung mampu memberikan lubrikasi secara alami pada persendiaan tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pingul lutut, dan pergelangan kaki
  • Strawbery
  • Apel. Konsumsi apel yang difermentasi setengah cangkir 2x sehari akan membantu penyembuhan rematik.
  • Asparagus. Zat dalam asparagus dapat menghancurkan asam oksalat dalam ginjal dan dalam jaringan otot. Maka asparagus dapat menolong penderita rematik dan radang syaraf.

4. Penuhi kebutuhan tubuh akan cairan.

Air membentuk 70 persen tulang rawan pada sendi yang bersifat sebagai pelumas sehingga tulang tidak bertemu satu sama lain.

Nah, ternyata upaya pencegahan rematik pun mudah dilakukan. Hanya butuh kesungguhan dan keistiqomahan untuk membiasakan hidup sehat. [Ashshihahteam]

KEPUTIHAN, PENYAKIT YANG MEMBUAT RESAH PARA WANITA

Secara ilmu kedokteran modern keputihan atau Fluor Albus merupakan sekresi vaginal abnormal pada wanita. Keputihan yang disebabkan oleh infeksi biasanya disertai dengan rasa gatal di dalam vagina dan di sekitar bibir vagina bagian luar. Yang sering menimbulkan keputihan ini antara lain bakteri, virus, jamur atau juga parasit. Infeksi ini dapat menjalar dan menimbulkan peradangan ke saluran kencing, sehingga menimbulkan rasa pedih saat si penderita buang air kecil.

Gejala :
• Keluarnya cairan berwarna putih kekuningan atau putih kelabu dari saluran vagina. Cairan ini dapat encer atau kental, dan kadang-kadang berbusa. Mungkin gejala ini merupakan proses normal sebelum atau sesudah haid pada wanita tertentu.

• Pada penderita tertentu, terdapat rasa gatal yang menyertainya.
Biasanya keputihan yang normal tidak disertai dengan rasa gatal. Keputihan juga dapat dialami oleh wanita yang terlalu lelah atau yang daya tahan tubuhnya lemah. Sebagian besar cairan tersebut berasal dari leher rahim, walaupun ada yang berasal dari vagina yang terinfeksi, atau alat kelamin luar.

• Pada bayi perempuan yang baru lahir, dalam waktu satu hingga sepuluh hari, dari vaginanya dapat keluar cairan akibat pengaruh hormon yang dihasilkan oleh plasenta atau uri.

• Gadis muda kadang-kadang juga mengalami keputihan sesaat sebelum masa pubertas, biasanya gejala ini akan hilang dengan sendirinya.

Penyebab:
Penyebab keputihan secara umum adalah:
• Sering memakai tissue saat membasuh bagian kewanitaan, sehabis buang air kecil maupun buang air besar
• Memakai pakaian dalam yang ketat dari bahan sintetis
• Sering menggunakan WC Umum yg kotor
• Tidak mengganti panty liner
• Membilas vagina dari arah yang salah. Yaitu dari ke arah anus ke arah depan vagina
• Sering bertukar celana dalam/handuk dgn orang lain
• Kurang menjaga kebersihan vagina
• Kelelahan yang amat sangat
• Stress
• Tidak segera mengganti pembalut saat menstruasi
• Memakai sembarang sabun untuk membasuh vagina
• Tidak mejalani pola hidup sehat (makan tidak teratur, tidak pernah olah raga, ridur kurang)
• Tinggal di daerah tropis yang lembab
• Lingkungan sanitasi yang kotor.
• Sering mandi berendam dengan air hangat dan panas. Jamur yang menyebabkan keputihan lebih mungkin tumbuh di kondisi hangat.
• Sering berganti pasangan dalam berhubungan sex
• Kadar gula darah tinggi
• Hormon yang tidak seimbang
• Sering menggaruk vagina

Sedangkan dengan memperhatikan cairan yang keluar, kadang-kadang dapat diketahui penyebab keputihan.
• Infeksi kencing nanah, misalnya, menghasilkan cairan kental, bernanah dan berwarna kuning kehijauan.
• Parasit Trichomonas Vaginalis menghasilkan banyak cairan, berupa cairan encer berwarna kuning kelabu.
• Keputihan yang disertai bau busuk dapat disebabkan oleh kanker.

Bagaimana Bekam sinergi memandang hal ini ?
Di bawah ini Anda akan menemukan beberapa diagnosa TCM lebih umum dan protokol akupunktur pengobatan untuk leukorrhea (discharge vagina). Ada banyak cara untuk mengobati kondisi ini dengan Kedokteran Timur dan yang kami sampaikan dibawah ini adalah hanya salah satu pilihan banyak kemungkinan.

Penyebab menurut kedokteran timur :
• Diet yang kurang / atau bekerja terlalu keras. Hal ini dapat menyebabkan kekurangan energy pada organ limpa ( Spleen / SP ) yang dapat menyebabkan akumulasi kelembaban di daerah ruang bawah
• Kidney / KI yang kekurangan Qi. Biasanya timbul dari kelahiran anak ganda, kekurangan dapat mengakibatkan akumulasi kelembaban di bagian Jioa / ruang bawah
• Terserang pathogen lembab atau Stagnasi Qi Liver yang kemungkinan menghasilkan panas yang dapat menyebabkan dischages abnormal.

Penggolongan:
• Bila karena lembab panas turun ke bawah warnanya kuning dan kemerahan berbau amis sekali. Sering terdapat pinggang pegal, pusing kepala, tubuh terasa lelah hal ini kemungkina kearah stagnasi qi liver.
• Jika keputihan di sertai dengan cairan yang banyak cenderung encer warna tidak terlalu pekat kemungkinan karena limpa yang lemah apalagi disertai dengan riwayat kecapekan atau karena kerja yang terlalu keras.

Tata laksana terapi:
• Stagnasi Qi liver
Diplih meridian dai,Limpa untuk melancarkan Qi Xue, menghilangkan panas dan lembab.
Terapi pada leukrrhoe yang berlendir kuning dengan penusukan sedasi.Titik yang dipilih adalah:
a. GB 26 Daimai
b. GB 27 Wushu
c. CV 6 Qihai
d. SP 6 Sanyinjiao
e. CV 3 Zhongji
f. LR 5 Ligou
g. SP 9 Yinlingquan

• Limpa/ SP yang lemah
Terapi leukorrhoe yang berlendir putih dengan penusukan Bu (tonik) dan Moxa.
a. BL 32 Ciliao
b. BL 23 Shenshu
c. BL 30 Baihuanshu
d. GB 26 Daimai
e. GB 27 Wushu
f. CV 6 Qihai
g. SP 6 Sanyinjiao

Alasan pemilihan titik :

1. CV 6 Qihai untuk melancarkan Qi dari meridian Chong dan Ren
2. GB 26 Damai dan GB 27 Wushu (meridian dai dan kandung empedu) dapat menguatkan meridian dan mengobati keputihan (putih dan kuning)
3. SP 6 Sanyinjiao melancarkan 3 meridian Yin kaki untuk menurunkan panas dan menghilangkan lembab
4. BL 23 Shenshu menguatkan Qi Ginjal bai untuk gejala Xu
5. BL 32 Ciliac dan BL 30 Baihuanshu adalah titik lokal untuk menghentikan keputihan.
6. CV 3 Zhongji adalah titik pertemuan meridian Ren dan meridian hati.
7. LR 5 Ligou adalah titik luo dari meridian hati dapat menurunkan api hati
8. SP 9 Yinlinquan menguatkan limpa dan menghilangkan lembab panas.

Bekam Basah :
Khusus untuk Stagnasi Qi liver yang disertai dengan lembab panas . Titik yang diambil adalah :
1. BL 23
2. Du 14
3. BL 18

Herbal:
• Untuk lembab dingin atau limpa yang lemah menggunakan: habbatussauda ,baru cina, kunir putih, delima putih, temu putih dan majakan
• Untuk yang Stagnasi Qi Liver :menggunakan rumput teki dan kunir / kunyit. Atau kunir asam

Anjuran:

• Untuk keputihan yang tipe lembab dingin atau limpa yang lemah tidak dianjurkan makan buah buahan yang berair dan minum dingin. Serta perlu banyak istirahat secara fisik supaya energy limpanya muncul kembali.
• Untuk tipe stagnasi Qi dan menimbulkan lembab panas maka dianjurkan untuk menghindari makanan yang panas dan membikin lembab seperti : gorengan, keju, produk susu, daging merah dan buah yang sifatnya panas yaitu durian. [Ridhodr]

DIAGNOSA MELALUI WAWANCARA / ANAMNESIS

Anamnesis adalah menanyakan keadaan penyakit, yang diperlukan untuk pembedaan sindrom. Beberapa hal berikut perlu diperhatikan dalam anamnesis.

DEMAM
Demam terjadi akibat adanya perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan tubuh.

Demam dan menggigil
Demam disertai menggigil menunjukkan sindrom luar akibat perlawanan antara faktor patogen angin-dingin dengan Qi-pertahanan. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam dan menggigil, demam ringan tanpa keringat, takut angin dan dingin, nyeri kepala dan tubuh, serta nadi superficial.

Demam dan Menggigil Bergantian
Demam dan menggigil bergantian menunjukkan sindrom pertengahan. Perlawanan antara faktor patogen dengan Qi-pertahanan terjadi pada pertengahan jalan dari permukaan ke dalam organ dalam tubuh, terletak antara sindrom luar dan sindrom dalam. Manifestasi klinis yang muncul adalah demam tinggi, menggigil dan berkeringat bergantian, rasa haus, mulut pahit, dan sesak dada. Continue Reading

MOKSA, TERAPI UNTUK SINDROM DINGIN DAN LEMAH

Moksibusi adalah cara merangsang titik akupunktur dengan menggunakan moksa yaitu cerutu yang terbuat dari daun Ngai (Arthemisia vulgaris) dengan cara dibakar. Daya panas dari moksa tersebut melalui titik akupunktur akan dialirkan menembus permukaan kulit, otot dan kemudian sampai pada titik dan meridian sehingga akan menimbulkan reaksi pengobatan, pencegahan dan perbaikan serta perawatan.

Moxa tersedia dalam kerucut kecil, stik-tube besar berbentuk seperti rokok yang terbuat dari tumbuhan herbal tersebut – atau sebagai ‘wol’ yang dapat dipuntir pada salah satu ujung jarum akupunktur, yang lalu disisipkan ke dalam kulit secara normal dan moxa-nya disulut. Moxa lepas terkadang juga dibakar dalam kotak yang diletakkan di atas tubuh untuk membantu menyebarkan panas yang dihasilkan ke daerah yang lebih luas.

Moxabustion bisa bersifat ‘langsung’, yakni dibakar pada tubuh dalam kerucut atau jarum akupunktur, ataupun ‘tidak langsung’, yakni dibakar di atas kulit dengan cara memegang stik moxa 2,5 cm (1 inchi) di atas bagian sasaran – atau dengan zat-zat lain, misalnya jahe atau garam, ditempatkan di antara kulit dan moxa yang sedang terbakar.

Moxabustion digunakan bagi penyakit-penyakit yang berkaitan dengan Dingin dan Lembab – misalnya bentuk-bentuk tertentu arthritis dan nyeri punggung. Moxabustion tidak pernah digunakan jika pasien menderita demam panas atau kondisi ‘panas’. Moxabustion langsung, dengan tumbuhan herbal tersebut dibiarkan terbakar pada kulit, dapat menyebabkan bekas luka dan tidak pernah digunakan untuk wajah atau kepala, atau diberikan dekat dengan organ-organ, arteri atau tulang-tulang penting. Pada kehamilan, perlakuan moxabustion tidak pernah diberikan pada abdomen sebelah bawah.

Fungsi Moksa :
1. Mengangatkan peredaran Chi Xie sehingga menjadi lancar, mengusir penyebab penyakit Yin Han (Yin Dingin)

2. Menghangati Yang, menimbulkan, memperbaiki denyut nadi dan menolong dari bahaya akibat penyakit yang berat.

3. Mencegah penyakit, menguatkan daya tahan karena daya panas moksa akan menghangati Yang, melancarkan peredaran energi maka dengan kuatnya Yang Chi kuat pula Wei Chi sehingga daya tahan tubuh terhadap penyakit atau penyebab penyakit luar menjadi kuat pula.

Jenis – jenis Moksa :

1. Moksa Kerucut (cone) baik yang dipakai langsung maupun tidak langsung.

2. Moksa Sylinder atau Cerutu, merupakan moksa yang dibuat dari daun ngai atau campuran obat-obatan yang digulung berbentuk cerutu kemudian dibakar serta didekatkan pada jarak tertentu serta digerakan seperti patukan burung.

3. Moksa selubung penghangat, merupakan moksa yang menggunakan alat dari metal atau logam yang khusus di dalamnya moksa dibakar (ada yang menggunakan aliran listrik dan sering disebut bantal penghangat)

4. Moksa alam, merupakan moksa yang bahannya berasal dari tumbuhan atau binatang tertentu, jenis ini sekarang tidak ada lagi dan tinggal sejarah.

5. Moksa diatas jarum, merupakan moksa yang diletakan di ujung ekor jarum kemudian dibakar sehingga panasnya dialirkan lewat jarum akupunktur ke titik meridian, ini biasanya diberikan pada kasus rheumatic.

Indikasi :

– Untuk semua jenis penyakit Yang Chi lemah, penyakit lama, diare kronis, sindrom dingin, gondok, shock, muntaber.

– Kadang ada suatu penyakit yang diperlukan tusuk jarum dahulu baru dimoksa.

Kontra Indikasi

– Mutlak pada kasus panas karena angin atau panas karena Yin Xu, denyut nadi cepat (lebih dari 90 denyutan permenit), semua itu tidak cocok untuk di moksa.

– Sementara pada orang yang sedang terlalu lapar, terlalu kenyang, mabuk, serta pada kondisi emosional atau emosi yang parah.

– Pada titik tertentu, seperti pada bagian wajah, perut bagian bawah dan pinggang bagian bawah pada wanita hamil. Menurut catatan kuno ada beberapa titik yang tidak boleh dimoksa, sebagai besar karena letaknya dekat dengan organ penting atau dekat nadi; misalnya Jing Ming (KK. 1), Si Zhu Kong (TP. 23), Tong Zi Liao (KE. 1), semua titik dekat mata, Ren Ying (Lb. 9), Jing Gu (Pr. 8 ) karena dekat nadi dan sebagainya.

Persiapan Terapi moksa :
– Siapkan moksa yang akan dipakai dan korek api serta lilin, siapkan juga tempat pembuangan abu putung dari moksa.

– Nyalakan moksa dan dekatkan ke titik akupunktur selama beberapa saat tergantung tingkat ketahanan pasien. Jauhkan jika panas atau alihkan pada titik yang lain, demikian pindah-pindahkan terus supaya tidak terlalu panas. Pada penggunaan moksa yang dialas jahe atau bawang putih cenderung terjadi pelepuhan di kulit, jika ini terjadi sobek sedikit dan keluarkan airnya, kemudian olesi madu baru antiseptiknya. Pada penggunaan moksa yang di taruh diujung jarum maka buatlah lingkaran dan gunting sampai ke tengah pusat lingkaran dan masukan ke jarum hingga ke tengah pusat lingkaran kertas, hal ini berguna untuk mencegah lepuhan akibat potongan putung yang jatuh.

– Bisa juga penggunaan pada jarum, jarum dibakar dengan didekatkan pada moksa batang atau ujung ekor jarum diberi kapas yang dililitkan kemudian diberi alcohol 100 % kemudian dibakar.

Hal yang Perlu Diperhatikan dan Tindakan Pencegahan
1. Pada waktu melakukan moksibusi penghangatan atau moksibusi dengan jarum, dianjurkan kepada penderita agar tidak bergerak selama moksibasi berlangsung, karena kalau tidak, abu yang dihasilkan dari moksibasi akan membakar kulit dan pakaian, untuk menghindari hal tersebut, dapat diletakkan sepotong kardus, yang berukuran 6 sampai 8 cm, bentuk empat persegi atau bulat. Potonglah sebuah garis dan salah satu sisi ke pusat, sehingga jarum dapat terletak pada bagian pusat dan dapat memegang kardus, hal ini dapat melindungi kemungkinan jatuhnya abu dari moksa.

2. Terapi dengan moksibasi biasanya cenderung pada keadaan Yin, dalam defisiensi dan gejala dingin, terapi kadang juga dilakukan pada keadaan Yang luar atau gejala panas.

3. Urutan dari terapi moksibasi adalah sama seperti pada akupunktur, yaitu bagian bawah tubuh, bagian punggung lebih dahulu dari pada bagian abdomen, bagian kepala dan tubuh lebih dahulu dari pada extremitas, meridian Yang lebih dahulu dari pada meridian Yin.

4. Sebelum melakukan terapi moksibasi terlebih dahulu perlu dipertimbangkan beberapa ukuran moksa kerucut, berapa banyak oksa yang akan digunakan, serta dimana akan dilakukan terapi moksibasi, keadaan penderita serta umur penderita perlu dipertimbangkan. Pada umumnya 3 – 5 moksa kerucut digunakan untuk setiap titik dan lama moksibasi adalah 10 – 15 menit untuk moksa batang. Untuk penderita usia lanjut, anak-anak atau penderita lemah, gunakanlah moksa lebih sedikit dari pada keadaan normal.

5. Moksibasi dikontraindikasikan pada demam tinggi baik karena faktor dari luar atau defisiensi Yin, seperti hemoptisis, stroke, hipertensi berat dan konstipasi

6. Moksibasi dengan meninggalkan jaringan parut tidak dianjurkan pada daerah wajah dan kepala, karena alasan kosmetik, juga moksibasi tidak boleh dilakukan pada daerah pembuluh darah, membrane mukosa, daerah yang berambut, obdomen bagian bawah, organ genitalia, dan daerah sacrum pada wanita hamil.

Menurut Kepustakaan Kedokteran Traditional Cina, beberapa titik dilarang untuk dilakukan terapi moksibasi sebagian karena berdekatan dengan organ penting, arteri atau system saraf.

Menurut salah satu kepustakaan kuno dalam buku “Kompendium Akupunktur dan Moksibasi : (Yang Ci Cou, 1601), ada 45 titik yang dilarang untuk dilakukan terapi moksibasi, sebagai berikut di bawah ini :

Dien Fu (L3)
Cing Ku (L8)
I Ci (L10)
Sao Sang (L11)
He Liao (L119)
Ying Siang (L120)
Cou Yung (Sp20)
Sia Kuan (S7)
Dou Wei (S8)
Ren Ying (S9)
Ru Cung (S17)
Cien Liao (S118)
Pi Kuan (S31)
Fu Du paha (S32)
Yin Se (S33)
Tu Pi (S35)
Diao Go (S38)
Yin Pai (Sp1)
Luo Ku (Sp7)
Yin Ling Jien (Sp9)
Fu Ai (Sp16)
Cien Cin (S19)
Su Liao (Tu25)
Cing Ming (B1)
Can Cu (B2)
Jen Su (B15)
Dien Cu (B10)
Sin Su (B15)
Pai Huan Su (R30)
Cen Fu (B36)
Yin Men (B37)
Wei Cung (B40)
Sen Mai (B62)
Cung Jung (P9)
Yang Je (SC4)
Dien I (SC16)
Se Ce Gung (SC23)
Dou Lin Ji (G15)
Yen I (G22)
Ti U Wei (G42)
Ciu Wei (Ren 15)
Yao Yang Kuang (Tu3)
Ci Cung (Tu6)
Ya Men (Tu15)
Fung Fu (Tu16)

Walaupun begitu, beberapa titik yang dikontraindikasikan untuk moksibasi, memperlihatkan hasil yang baik dalam terapi, contoh: moksibasi langsung pada titik Ciu Wei (Ren15) dapat memperbaiki penyakit epilepsy, Sao Sang (L11) dapat mengobati epistaxis, Yin Pai (Sp11) dapat mengobati pendarahan uterus fungsional, metrorhagia, metrostaxis yang berkepanjangan.

Tu Pi (S35) dapat mengobati nyeri karena arthritis pada sendi lutut, Sin Su B15 dapat mengobati kelemahan umum, emissi nocturnal dan lain-lain, oleh karena itu semua titik yang dikontraindikasikan perlu dipertimbangkan mengenai keadaan patologis, letak anatomis dan tempat moksibasinya.

7. Terapi moksibasi dapat menimbulkan Kombustio pada berbagai tingkat, akibatnya dapat bervariasi dari perasaan panas dan kemerahan setempat, yang dapat menghilang dengan sendirinya atau pembentukan lepuh. Apabila terjadi lepuh kecil yang kemudian pecah, maka cairan akan diabsorbsi tanpa menimbulkan infeksi. Lepuh yang besar perlu dipungsi dan didrainage, apabila terjadi lepuh dengan nanah, maka perlu diberi antibiotika local. Sebelum terapi moksibasi dilakukan, sebaiknya penderita diberi tahu lebih dahulu tentang kemungkianan terjadi lepuh.

8. Titik akupunktur yang dikontraindikasikan pada moksibasi mempunyai efek penguatan dan pengurangan. Pada cara penguatan, asap jangan ditiup, tetapi dibiarkan, sedang pada cara pengurangan, asap harus ditiup secara cepat. Seperti halnya dengan akupunktur, setelah jarum dicabut, lubang bekas tusukan ditutup dengan cara menekan secara ringan dan message, oleh karena mencegah Cing Ji keluar. Sebaliknya, sebelum pencabutan jarum dilakukan pemutaran beberapa kali untuk memperbesar lubang sebelum pencabutan, untuk memungkinkan faktor penyakit keluar, cara ini disebut cara pengurangan.

Terapi Moksibasi pada Beberapa Kasus

1. Stroke
Bila penderita merasa hipertesi pada jari, pusing dan vertigo, kekakuan pada lidah dan disfasia sebelum serangan apoplexy, digunakan moksa bentuk konus, pada titik Pai Hui (G20), Cien Cing (G21), Ji Je (LI11), Fung Se (G31), Cu San Li (S36) dan Sien Cung (G39) untuk tindakan pencegahan.

2. Batuk
Moksibasi dengan moksa kerucut pada Dao Tao (Tu13) dapat digunakan pada kasus defisiensi atau kelebihan.
Pada kasus yang masih baru, memerlukan kira-kira 3 sampai 7 buah moksa kerucut.
Pada kasus kronis, terapi dapat diberikan satu kali per hari, hasil terapi dapat dicapai setelah beberapa hari.

3. Mual dan Muntah
Moksibasi pada titik Dan Cung (Ren17), Ji Hai (Ren6), Nei Kuan (P6), Wei Su (B21) dan San Yin Ciao (Sp6) dengan moksa kerucut, kira-kira 5 – 7 buah moksa kerucut yang dibutuhkan. Titik-titik sekunder Dueb Ting (K117), Cung Kui (EX-UE3), Tan Su (B19) dan He Ku (L14)

4. Sakit kepala
Pada kasus defisiensi Ji, pergunakanlah moksibasi pada titik Pai Hui (Tu20), Ta Cui (Tu14), Cung Wan (Ren12), Ji hai (Ren6) dan Cu San Li (S36) dengan moksa batang. Pada kasus defisiensi darah, pergunakanlah moksibasi pada Duo Wei (S8), Dai Yang (EX-HN5), Ji Je (LI11), He Ku (L14), dan Kan Su (B18).
Titik sekunder : Fung Je (G20), Ke Su (B17), Bi Su (B20), Sen Men ((H7) dan Cu San Li (S36). Moksibasi pada tiap titik untuk kira-kira 3 – 5 menit.

5. Pusing dan vertigo
Pada kasus defisiensi darah, dipergunakan moksibasi secara tidak langsung dengan jahe pada titik-titik Pai Hui (Tu20), Sang Sing (Tu23), Sen Cu (Tu12), Ce Yang (Tu9), Kan Su (B18) dan Bi Su (B20) tiap titik di moksibasi dengan moksa kerucut yang kecil, setiap hari dan hasil yang baik dapat dicapai dalam waktu kira-kira 1 bulan

6. Nyeri abdomen sekitar umbilicus
Pada kasus karena defisiensi dan dingin, moksibasi pada titik Sen Jiek (Ren8) dan Ji Hai (Ren6) untuk kira-kira selama 1 jam sampai nyeri hilang.

7. Kegegangan otot-otot di daerah lumbal
Moksibasi secara langsung pada titik Sen Su (B23), Yao Yang Kuan (Tu3), Ming Men (Tu4), Cu San Li (S36) tap titik dengan 5 – 7 buah moksa kerucut. Terapi yang sering dilakukan dapat mencegah serangan.

8. Diare karena defisiensi dan dingin
Moksibasi pada titik Dien Su (S25), Ji Hai (Ren 6), Cung Wan (Ren12) dan Cu San Li (S36) dengan moksa batang. Tiap titik diterapi kira-kira 5 menit

9. Sakit gigi
Sakit gigi bawang sering mempunyai titik nyeri tekan di Bien Li (L16) dan sakit gigi atas mempunyai titik nyeri tekan di Cie Si (S41). Moksibasi secara tidak langsung dengan jahe dapat dilakukan pada titik nyeri tekan dengan 10-20 buah moksa kerucut.

10. Perdarahan uterus
Moksibasi pada titik Se Men (Ren5) dengan 5 buah moksa kerucut. Kuan Yen (Ren4) dengan 7 buah moksa kerucut. Yin pai (Sp1) dengan 5 buah moksa kerucut. San Yin Ciao (Sp6) dengan 5 buah moksa kerucut.
Titik sekunder : Bi Su (B20), Sen Su (B23), Ji Hai (Ren6), Ta Tuen (liv 1), tiap titik di moksibasi dengan 5 – 7 buah moksa.

11. Gangguan pada tenggorokan
Moksibasi pada titik Ta Cui (Tu14) dengan 3 – 7 buah moksa bentuk biji. Moksibasi dengan moksa batang dapat dilakukan pda titik Cao Hai (K6) bilateral, selama 4 – 5 menit setiap sisi, hasil terapi yang baik dapat dicapai setelah tiga kali pengobatan. (satu kali per hari)

12. Lekore
Moksibasi pada titik San Ciao Su (B22), Sen Su (B23), Cung Liao (B33), Ji Hai (Ren6), Cung Ci (Ren3), Sie Hai (Sp10) dan San Yin Ciao (Sp6) dengan 7 buah moksa bentuk biji untuk masing-masing titik, moksa bentuk batang dapat digunakan. Moksibasi pada titik Tai Mai (G26), Kuan Yen (Ren4), Yao Yang Kuan (Tu3) dan San Yin Ciao (Sp6) dengan moksa batang, untuk selama 5 menit tiap kali, terapi satu kali per hari.

13. Kejang pada anak yang kronis
Moksibasi pada titik Ta Cui (Tu14), Bi Su (B20), Wei Su (B21), Kuan Yen (Ren4), Ji Hai (Ren6), Cu San Li (S36), moksibasi dengan moksa batang, tiap titik diterapi kira-kira selama 5 menit.

14. Flu
Moksibasi pada titik Fei Su (B13), Sin Su (B15) dengan moksa kerucut, 3 buah moksa tiap titik.
Pencegahan : moksibasi secara tidak langsung dengan jahe, pada titik Sen Cu (Tu12), Kan Su (B18), Bi Su (B20), Sen Su (B23), Cung Wan (Ren12), Ji Hai (Ren6) dan Dien Su (S25) dengan moksa kerucut, 3 buah moksa tiap titik.
Titik Cu San Li (S36) dengan moksa batang selama 15 menit, tiap pagi, tiap sisi bergantian.

15. Ulcus yang dalam
Ulcus yang dalam disudut mulut : moksibasi pada puncak dari ulcus dengan 5 buah moksa kerucut, kemudian pada titik Sou San Li (L110) dengan 20 buah moksa kerucut.
Pengobatan selama 3 hari dan pada umumnya 3 kali terapi dapat mencapai hasil yang baik.

Best regards,

Cara Kerja Bekam menurut Medis

Kalangan tenaga medis dan masyarakat awam masih bertanya-tanya tentang bagaimana sih cara kerja pengobatan Bekam sehingga mampu menjadi sarana kesembuhan bagi penyakit yang dideritanya. Bagaimana suatu teknik yang demikian ‘sederhana’, ‘praktis’, dan relative ‘sepele’ kog bisa mengatasi berbagai penyakit yang bahkan oleh para dokter dikatakan sudah tidak dapat disembuhkan.

Di tengah rasa ketakjuban bagi yang sudah merasakan manfaatnya dan rasa ‘permusuhan’ atau antipati mereka-mereka yang ‘menolak’ pengobatan sunnah nabi ini, kami ketengahkan cara kerja bekam menurut modern medicine yang bersumber dari buku Sembuh Dengan Satu Titik karya dr. Wadda` Amani Umar.

Dr Wadda menjelaskan bahwa menurut kedokteran tradisional, di bawah kulit, otot, maupun fascia terdapat suatu poin atau titik yang mempunyai sifat istimewa. Antara poin satu dengan poin lainnya saling berhubungan membujur dan melintang membentuk jarring-jaring atau jala. Jala ini dapat disamakan dengan meridian atau habl. Dengan adanya jala ini, maka terdapat hubungan yang erat antara bagian dalam dengan bagian luar, antara bagian kiri tubuh dan bagian kanan tubuh, antara organ-organ tubuh dengan jaringan bawah kulit, antara organ yang satu dengan organ lainnya, antara organ dengan tangan dan kaki, antara organ padat dengan organ berongga, dan lain sebagainya, sehingga membentuk suatu kesatuan yang tak terpisahkan dan dapat bereaksi secara serentak.
Continue Reading