Pelatihan Bekam Sinergi Platinum

Yarobbi.com | BSEC | Pelatihan Bekam Sinergi Platinum

Bekam Sinergi Platinum merupakan gabungan dari 3 pelatihan BSEC yaitu Bekam Sinergi Premium, Akupuntur Terapan dan Workshop Kapita Selekta.
Bekam Sinergi Premium: Teknik Pengobatan bekam dengan dasar pengambilan diagnosa dengan mensinergikan 3 ilmu pengobatan yaitu: Medis Modern, Thibbun Nabawi dan Traditional Chinese Medicine (TCM).
Akupuntur Terapan: Akupuntur dengan waktu singkat yang akan mendidik Anda menjadi tenaga pengobat professional.
Workshop Kapita Selekta: dalam workshop ini akan dibahas 10 kasus utama yang sering dijumpai dalam praktek sehari-hari sebagai seorang ahli bekam. Materi yang dibahas adalah hasil dari pengalaman 5 tahun penulis praktek sebagai seorang dokter dengan menggabungkan 3 pendekatan yaitu sinergi kedokteran modern, kedokteran tradisional (timur) dan Thibbun Nabawi.
Diharapkan dengan digabungkannya 3 pelatihan tersebut insya Allah dalam waktu singkat akan mendidik Anda menjadi tenaga pengobat professional.

Pelatihan Bekam Sinergi Platinum

Pengajar:

  1. dr. Achmad Ali Ridho (Penggagas Bekam Sinergi; Dokter praktisi Bekam, Akupuntur dan Herbal)
  2. Ir. Suryono (Pengajar dan penguji bekam ABI)
  3. Saefurrohman, M.Cs (Pengajar dan penguji bekam ABI)
  4. dr. Eka Dewi
  5. dr. Fitri Purwitasari
  6. dr. Neny S.
  7. Syam P, S.Pt
  8. Retno Dewi A, Amd. Kep
  9. Isti Mubarokah, S. KM

Pelatihan Bekam Sinergi Platinum

Materi merupakan gabungan 3 pelatihan:

  1. Materi Bekam Sinergi Premium
    • Thibbun Nabawi
    • Apa itu bekam sinergi?
    • Mekanisme kerja bekam menurut medis modern, TCM, dan thibbun nabawi
    • Yin Yang
    • Qi, Xue, Jin, Ye, Jing dan Shen
    • Pathogen (Penyebab Penyakit)
    • 8 core bekam sinergi
    • Tongue Diagnostic
    • Diagnosa nadi
    • Sindrom Qi, Xue, dan Jin Ye
    • Apa beda Bekam basah, kering dan api
    • Moksibusi
    • Anatomi titik bekam sinergi
    • Praktikum bekam sinergi
    • Ujian bekam sinergi
  2. Materi Akupuntur Terapan
    • Pengantar Akupuntur
    • Mekanisme Kerja Akupuntur
    • Meredian
    • Anatomi Titik Akupuntur
    • Praktikum Akupuntur
  3. Materi Workshop Kapita Selekta
    • 2 Teknik Diagnosa:
      1. Pulse Feeling
      2. Tongue diagnostic
    • 6 Teknik Terapi :
      1. Bekam Basah
      2. Bekam kering
      3. Bekam api
      4. Moksibusi
      5. Akupuntur terapan (Metode Body Acupuncture,  Scalp Acupuncture dan elektro stimulator)
      6. Resep herbal Indonesia, TCM dan Thibbun Nabawi untuk masing-masing kasus.
    • 10 Kasus yang Dibahas :
      1. Hipertensi
      2. Dibetes mellitus
      3. Asam Urat
      4. Kolesterol
      5. Nyeri persendian
      6. Nyeri kepala (migren, Kaku leher, vertigo dll)
      7. Nyeri pinggang
      8. Gangguan menstruasi
      9. Gangguan lambung
      10. Penanganan  pasca stroke
    • Pokok Bahasan Setiap Kasus:
      1. Definisi
      2. Etiologi
      3. Patofisiology menurut TCM dan Modern
      4. Diagnose
      5. Prinsip terapi
      6. Tidakan terapi
      7. Anjuran gaya hidup

Fasilitas Pelatihan Bekam Sinergi Platinum:

  1. Sertifikat
  2. Ijazah bagi yang berhak
  3. Free Lunch dan Buah
  4. Penginapan
  5. Materi PDF (Diharap Bawa Flashdisk)
  6. Training Kit

Biaya Pelatihan :
Rp. 3.000.000,00

Waktu Pelatihan:
24 s.d 30 Juni 2013
1 minggu full Senin s.d Ahad
jam 08:00 s.d 17:00

Pendaftaran Pelatihan Bekam Sinergi Platinum: 0818 0589 5566

 

Alhamdulillah sudah ada 7 peserta

 

  1. Karmawan Afinusa, Bekasi … ACTIVATED
  2. Sam Koko Ammi, Macao … ACTIVATED
  3. Majzaah Ar Robi, Sobat dari LAMPUNG … ACTIVATED
  4. Oma Riawan, Sobat dari TUBAN … ACTIVATED
  5. M. Subhan Banil Azhari, Sobat dari Tangerang … ACTIVATED
  6. Siswanto, Sobat dari Tangerang … ACTIVATED
  7. Fauzi, Sobat dari Bangka Belitung … ACTIVATED

Ayooo Buruan daftar!!! kesempatan belum tentu datang 2 kali

Dengan Ikut Bekam Sinergi Platinum Anda lebih hemat dibanding ikut 3 pelatihan secara terpisah. Keuntungannya:

  1. Lebih Hemat 250rb
  2. Ngirit Penginapan
  3. Ngirit Transport ke Semarang
  4. Pelatihannya dalam satu waktu jadi ilmu dasarnya lebih fresh

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Ada sebuah rumus yang saya dapatkan dari Guru saya[1] untuk lebih mudah memahami hubungan antara pathogen yang satu dengan yang lain terutama pathogen Panas, dingin, lembab dan kering.
Rumusnya adalah sbb:

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Skema: Hubungan antar 4 pathogen yang selalu kita jumpai

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Keterangan:

  1. PK (Panas Kering)
    Panas akan membuat kering atau sebaliknya Kering akan membuat panas. Ketika ada sebuah kondisi tubuh terserang pathogen panas dengan kondisi awal yang masih terlihat cukup cairan tubuhnya maka lama kelamaan akan muncul stadium cairan yang habis karena diuapkan oleh panas.
    Atau saat seorang dengan kondisi tubuh yang kering misalnya pada kasus diare terus menerus tanpa diimbangi dengan asupan cairan yang cukup maka terjadi dehidrasi (kekurangan cairan) sehingga membuat kondisi tubuh kering, saat itulah kering akan memunculkan panas, yang lebih dikenal dengan istilah Yin Xu (panas defisiensi Yin).
  2. PL (Panas Lembab)
    Panas akan menarik lembab, biasanya terjadi pada kasus radang. Ketika awal terjadi radang tubuh akan muncul panas, kemudian dari radang tersebut muncul dahak yang kita katakan ini unsur lembab. Maka fenomena pada radang menunjukkan panas yang akan membuat hawa lembab masuk ke dalam tubuh.  Bisa juga kita temukan dalam kehidupan sehari hari uap air dari sebuah panci air yang kita panaskan maka ketika mendidih akan muncul sebuah gerakan kabut uap yang berasa panas.
    Lembab akan menarik panas. Fenomena ini ada pada sebuah gundukan sampah dedaunan yang awalnya basah lembab, maka lama kelamaan akan memunculkan panas. Kalau secara ilmu kedokteran modern sudah terjadi pembusukan.
  3. LD (Lembab Dingin)
    Lembab akan membuat dingin.ini maksudnya ketika tubuh terserang pathogen lembab, maka Yang tubuh akan terkuras. Sehingga akan membuat kelemahan Yang. Ketika Yang tubuh lemah atau defisiensi akan memunculkan fenomena dingin. Hal ini sering kita namakan dingin internal (Yang Xu).
    Dingin membuat lembab. Sebagaimana sering kita lihat di alam ketika ada hujan yang sangat deras suasana jadi dingin dan akhirnya memunculkan kabut dan embun. Di dalam tubuh manusia ketika Yang tubuh lemah maka akan membuat hawa lembab tertahan ditandai dengan adanya perut yang mual, diare dan batuk dengan lendir yang banyak dan encer.
  4. DK (dingin kering)
    Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan, Dingin membuat kering. Fenomena ini akan terlihat ketika seorang dengan kondisi dingin, maka secara naluri ia akan sedikit minum. Sehingga lama kelamaan akan memunculkan fenomena dingin kering. Atau bisa juga terjadi dengan mekanisme ketika unsur dingin masuk kedalam tubuh maka akan mengkonsumsi energi. Energi semakin melemah dengan adanya dingin. Ketika energi melemah maka cairan pun tidak dapat terabsorbsi dengan baik memunculkan kering.
    Kering akan membuat membuat dingin. Suasana tubuh yang kekurangan cairan (Yin) maka otomatis Yang tubuh juga tidak bisa terbentuk. Maka kering akan memunculkan dingin internal.

Empat Pathogen Yang Saling Berkaitan

Pada skema di atas dalam hubungan yang nampak pada bagian tengah memunculkan prinsip terapi yang sangat umum yakni :

  • Panas didinginkan
  • Dingin dipanaskan
  • Lembab dikeringkan
  • Kering dilembabkan


[1] Beliau adalah Pudji Hartanto Acp (Sang Debu) seorang guru besar Team An Nahl Indonesia. Pengajar nasional dan pengurus pusat ASPETRI (Asosiasi Pengobat Ramuan Tradisional Indonesia) semoga Alloh SWT selalu menjaganya dan memberikan barokah kepada beliau.

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

Yarobbi.com | Bekam Sinergi |  Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

(Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dengan Kedokteran Tradisional China pada Aplikasi Istilah/Terminologi Kedokteran)

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China Bahasa merupakan elemen terpenting dalam komunikasi. semua yang ada di alam semesta memerlukan komunikasi untuk berlangsungnya sirkulasi kehidupan, baik hewan, tumbuhan, manusia, dan alam itu sendiri. Karena beragamnya subjek, maka bahasa yang dimunculkan sangat beragam. Contohnya manusia itu sendiri, karena beragamnya bangsa maka bahasanya pun berbeda pula. Setiap elemen masyarakat juga memiliki bahasa atau istilah tersendiri di kalangan mereka yang secara sadar atau tidak, bahasa atau istilah itu mereka sepakati demi terciptanya keselarasan pandang. Contohnya, bidang pertanian, perbankan, elektronik memilki istilah-istilah tersendiri yang telah disepakati sebagai alat komunikasi.
Dalam bidang kedokteran juga memilki sejarah yang unik tentang pengistilahan (terminologi) yang mereka gunakan dari masa ke masa. Dimulai dari ilmu kedokteran tertua di dunia yaitu kedokteran China yang terkenal dengan prinsip Ba Gang/8 dasar (yin-yang, panas-dingin, luar-dalam, kuat-lemah) dan Wu Xing/5 unsur (kayu, api, tanah, logam, dan air), kemudian ada kedokteran Yunani kuno dengan teori pembagian 4 unsur humoral tubuh oleh Galenius yaitu darah, empedu kuning, empedu hitam, dan lendir. Di Timur-Tengah ada Ibnu Sina dengan teori 4 unsurnya (tanah, udara, air, dan api) dan klasifikasi sifat penyakit berdasarkan sifat dasar alam yaitu panas, dingin, lembab, kering juga gabungan diantara sifat dasar itu yaitu panas-lembab, panas-kering, dingin-lembab, dingin-kering. juga berbagai kedokteran lainnya yang memiliki pengistilahan sendiri seperti Ayurveda dari India, Hang Bang dari Korea atau yang lebih dikenal dengan KOM (Korean Oriental Medicine), dan lainnya.

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

Istilah yang Digunakan Rasulullah SAW Dalam Pengklasifikasian Unsur Makanan
Kekasih kita Muhammad S.A.W juga menerapkan bahasa/istilah tersendiri dalam mengklasifikasikan sesuatu, misalkan pengklasifikasian makanan dan pengobatan. Dalam shahih Al-Bukhari dan Muslim diriwayatkan dari Abdullah bin Ja’far, diriwayatkan bahwa ia menceritakan: aku pernah melihat Rasulullah SAW menyantap timun dengan kurma masak. Juga hadist yang diriwayatkan oleh Abu Dawud dan At-Tirmidzi dari Nabi SAW bahwa beliau pernah makan semangka dicampur dengan kurma muda yang sudah masak, beliau bersabda,”Panas di buah ini dinetralisir oleh unsur dingin di buah ini. Apakah pelajaran yang bisa dipetik dari hadist di atas? Ada 2 kata sebagai kata kuncinya. “panas” dan “dingin”. Kedua kata tersebut adalah anonim/lawan kata yang sifatnya beranti-pati. Panas dan dingin merupakan hukum alam, dimana jika unsur panas lebih dominan daripada unsur dingin atau unsur dingin lebih dominan dari pada unsur panas maka akan terjadi ketidakseimbangan, jika ketidakseimbangan itu terjadi pada tubuh, maka tubuh akan sakit. Jika unsur panas dan dingin seimbang, maka tubuh akan sehat. Itulah yang diterapkan oleh Rasulullah SAW dalam mengatur pola makan. Walau jenis makanan yang dikonsumsi beragam, beliau juga memperhatikan keseimbangan unsur atau kadar gizi makanannya. Maka tidak heran jika Rasulullah SAW jarang sekali sakit. Dalam hadist lain, diriwayatkan olej At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dalam sunan-nya dari hadist Asma’ binti Umais bahwa ia menceritakan: Rasulullah SAW pernah bertanya kepanya, “Obata apa yang engkau gunakan sehungga engkau bisa berjalan lagi?” Asma menjawab, “Kacang kedelai.” Beliau berkata, “Itu kacang yang panas sifatnya.” Mari kita tela’ah bersama mengapa sakit yang diderita Asma binti Umais bisa sembuh dengan kacang kedelai yang memilki sifat panas. Tidak diragukan lagi bahwa penyakit yang mengakibatkan Asma binti Umais tidak bisa berjalan adalah bersifat “dingin”, sehingga Allah SWT mempertemukan obatnya berupa kacang kedelai yang memilki sifat anti-pati dari penyakit itu. Wallahu a’lam bishawab.

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

Istilah yang Digunakan Rasulullah SAW dan Para Ulama Ahli Kedokteran Nabi (thibbun nabawi) Dalam Pengklasifikasian Prinsip Pengobatan
Diriwayatkan dalam kitab Shahih AL-Bikhari da Muslim, dari Nafi, dari Ibnu Umar bahwa nabi SAW pernah bersabda, “Sesungguhnya demam itu atau demam yang berat itu berasal dari uap api jahannam. Maka dinginkanlah dengan air”. Api dan air merupakan fenomena alam yang saling terbalik/anti-pati. Api itu panas sedangkan air itu dingin, api membumbung ke atas sedangkan air berjalan ke bawah. Contoh lainnya adalah hadist dari Anas radhiallahu anhu, ia berkata,“Rasulullah SAW bersabda: jika terjadi panas memuncak, maka netralisirkanlah dengan bekam sehingga tidak terjadi darah yang berlebih pada seorang diantara kalian yang akan membunuhnya” (HR. Al Hakim). Isyarat yang terkandung dari hadist di atas, bahwa panas yang terjadi karena darah berlebih harus di dinginkan dengan pembekaman. Mengingat salah satu fungsi darah adalah memanaskan tubuh, jika berlebih akan memuncak/menimbulkan penyakit, jadi harus mengurangi yang berlebih. maka terciptalah suatu kaidah prinsip terapi berdasarkan anti-pati dari sifat penyakitnya yaitu jika panas harus didinginkan dan jika dingin harus dipanaskan, jika berlebih(ekses) harus dikurangi(sedasi) dan jika kekurangan(defisien) harus ditambah(tonifikasi). Hal tersebut merupakan aplikasi bahasa/istilah/terminologi yang juga di terapkan oleh para pakar thibbun nabawi terkemuka seperti Ibnul Qoyyim Al Jauziyah, Ibnu Sina, Musa Alu Nashr, dan lainnya.

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

Istilah Dalam Kedokteran Tradisional China yang Selaras dengan Thibbun Nabawi
Pembahasan berikut ini adalah istilah dalam kedokteran China yang berbeda secara bahasa, namun sama maksud, tujuan,dan cara pandangnya.

  1. Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China dalam Ba Gang
    Ba Gang merupakan 8 dasar diagnosa, yang terdiri dari Yin-Yang; panas-dingin; ekses-defisien; luar-dalam. Dasar-dasar tersebut selaras dengan penerapan klasifikasi unsur pada thibbun nabawi, dimana kaidah prinsip terapi yang digunakan adalah antip-pati dari sifat penyakit.
  2. Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China seperti Prinsip pencegahan penyakit
    Dalam Huang Di Neijing dijelaskan bahwa seseorang yang berobat ketika sakit datang, sama halnya dengan membuat pedang ketika musuh menyerang atau menggali sumur ketika haus. Dari pernyataan tersebut dapat kita pahami pentingnya pencegahan penyakit. Sama dengan Thibbun nabawi, ketika kita memperhatikan pola hidup Rasulullah SAW dalam menjaga pola makannya. Terlebih ketika Rasulullah SAW menerapkan system karantina terhadap suatu daerah yang terserang wabah pes, Nabi SAW bersabda,”Apabila terjadi wabah pes disuatu negeri sementara kalian berada di dalam negeri tersebut, janganlah kalian keluar. Bila wabah itu terjadi disuatu negeri sementara kalian berada di luar negeri tersebut, jangan kalian memasukinya.” Itu merupakan upaya preventif agar penyakit tidak menyebar lebih luas lagi.
  3. Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China dalam Pola makan
    Kedokteran China juga menyebutkan tentang pola makan yang baik. Hendaknya ketika makan, kadar kekenyangan maksimal harus 70%. Berarti ada 30% rongga lambung yang tidak terisi makanan dan air, atau bisa dikatakan tidak boleh makan sampai kenyang. Sama halnya dengan petunjuk Rasulullah SAW tentang adab makan. Nabi SAW bersabda,”tidak ada bencana yang lebih buruk yang diisi oleh manusia daripada perutnya sendiri. Cukuplah sesorang itu mengkonsumsi beberapa suap makanan yang dapat menegakkan tulang punggungnya. Kalau terpaksa, maka ia bisa mengisi 1/3 perutnya dengan makanan, 1/3 untuk minuman, dan 1/3 sisanya untuk nafasnya” (shahih At-Tirmidzi). Berarti ada 1/3 rongga lambung yang kosong. Jika diprosentase. 1/3 dari 3/3 adalah 33,3% bagian rongga lambung yang kosong menurut pandangan thibbun nabawi, sedangkan menurut pandangan kedokteran China 30% bagian rongga lambung yang kosong. Cara pandang yang nyaris sama. Subhanallah!
  4. Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China dalam Pola tidur
    Anjuran di dalam kedokteran China, hendaknya kita tidur lebih awal, terutama pada 23.00 – 01.00. karena pada saat itu Yang-Qi (energi Yang) sedang memasuki tubuh. Dalam arti lain, malam hari adalah waktu untuk organ tubuh istirahat yang seharusnya terhindar dari aktivitas berat, sehingga dengan tidur regenersi sel akan berlangsung dengan baik. Sedangkan dalam islam, dianjurkan untuk tidur malam lebih awal agar lebih mudah bangun tengah malam untuk sholat. Intinya, kedokteran China dan thibbun nabawi sama-sama tidak menganjurkan begadang, apalagi yang tidak ada manfaat sama sekali. Wallahu a’lam.
  5. teknik terapi
    Prinsip dan teknik terapi berdasarkan anti-pati dari sifat penyakit sudah dibahas sebelumnya. Namun juga ada teknik terapi yang sama diantara keduanya, misalkan teknik memuntahkan, teknik mengeringatkan untuk mengeluarkan patogen, herbal, dan bekam.
  6. Dan kesamaan-kesamaan lainnya

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

HIKMAH ATAS MISTERI TERSEBUT
Mengapa banyak sekali persamaan baik kaidah maupun metode yang diterpkan thibbun nabawi dan kedokteran China?? Itulah misteri yang harus kita gali bersama jawabannya. Mungin, salah satu caranya adalah dengan melihat sejarah. Berdasarkan sejarah, negeri China adalah yang paling awal mengembangkan pengobatan, yaitu 5000 tahun sebelum masehi. Sangat pantas kalau mereka lebih maju dan lebih sistematis dalam tatanan standarisasi kedokteran, karena mereka telah melakukan percobaan selama ribuan tahun. Jika dibanding dengan metode pengobatan nabi yang kemunculannya lebih baru dan tidak ada standarisasi diagnosa yang sistematis layaknya kedokteran China. Namun, sebelum masa kedokteran China muncul, adakah fator-faktor yang mempengaruhinya? Tapi, menurut hemat penulis, metode pengobatan nabi sangat amat jauh lebih mulia dari metode pengobatan apapun, karena metode tersebut turun berdasarkan wahyu dari dzat yang Maha Mulia. Tanpa menghabiskan banyak waktu dan tenaga selama ribuan tahun untuk mencari metode pengbatan tertentu yang sesuai. Coba kita bayangkan, perlu waktu berapa lama rangkaian proses yang diperlukan para peneliti pengobatan jaman dulu untuk menemukan resep titik akupunktur pada tubuh sebagai media pengobatan, yang tentunya dengan beberapa kali trial and error. Namun, tidak diperlukan waktu yang lama bagi Allah SWT Sang Pemilik kerajaan langit dan bumi untuk mewahyukan resep titik bekam kepada Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Insya Allah, penulis meyakini pasti masih banyak lagi hikmah dan kesamaan-kesamaan lainnya yang terkandung dalam kesamaan kedokteran Nabi SAW dan kedokteran China yang belum tertulis pada pembahasan ini, yang disebabkan terbatasnya ilmu penulis dan ketidak sempurnaan dalam mencari hikmah.

Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China

SEBAGAI MUSLIM, APA YANG HARUS KITA LAKUKAN DALAM HAL INI?
Tugas kita sebagai seorang muslim, adalah menjaga sunnah-sunnah Rasulullah SAW, termasuk metode pengobatan yang dianjurkan beliau dengan berlandaskan ilmu, bukan berdasarkan ketaqlid’an buta. Jika kita tidak menjaganya dengan berlandaskan ilmu, maka akan menghancurkan thibbun nabawi itu sendiri. Bukankah Rasulullah telah mengingatkan seperti yang tercantum dalam hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud, An-nasa’i, dan Ibnu Majah dari hadist Amru bin Syuaib, dari ayhnya, dari kakeknya bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Barangsiapa yang melakukan tugas medis, sementara sebelumnya ia belum mempelajari ilmu pengobatan, maka ia bertanggung jawab (terhadap hasinya).” Salah satu cara menjaganya adalah dengan melindunginya dari praktik-praktik yang bisa menimbulkan kemudharatan, sehingga menjadi faktor penghambat dakwah metode pengobatan Nabi SAW. Dengan segala keterbatasan ilmu yang dimilki manusia, tidak ada salahnya kita mensinergikan dengan ilmu pengobatan lain, yang bertujuan agar thibbun nabawi menjadi lebih baik. Tentunya kita harus selalu berdoa mohon petunjuk kepada Allah agar dihindarkan dari hal-hal buruk ketika berijtihad. Berasal dari manapun ilmu pengobatan yang disinergikan dengan thibbun nabawi tidak akan menjadi masalah selama kita bisa mengambil manfaatnya saja dan meninggalkan mudharatnya, tentunya dengan rambu-rambu syari’at yang menghindarkan kita dari unsur yang dapat merusak aqidah seperti unsur-unsur kurofat, tahayul, dan kesyirikan, naudzubillah mindzalik.

Kedokteran China sangat memungkinkan untuk disinergikan mengingat banyak sekali prinsip-prinsip yang selaras dan metode diagnosa yang sistematis, juga titik akupuktur yang bisa dimanfaatkan sebagai titik tambahan dalam terapi bekam. Kedokteran modern juga layak disinergikan, salah satunya adalah standarisasi sterilisasinya yang lebih bagus dan tata laksana yang lebih aman dan dapat dipertanggung jawabkan. Seiring dengan berkembangnya ilmu kedokteran, tidak menutup kemungkinan, ada poin-poin tertentu dari metode kedokteran lainnya yang bisa disinergikan dengan thibbun nabawi. Wallahu a’lam bishawab. [based on Abu Kandra’s mind]

Referensi Misteri Kesamaan Kedokteran Nabi dan Tradisional China:

  1. Metode pengobatan Nabi SAW karya Ibnul Qoyyim Al Jauziyah
  2. Bekam cara pengobatan menurut sunnah karya Muhammad Musa Alu nashr
  3. Huang Di Neijing
  4. Basic of Traditional Chinesse Medicine karya Long Zhixian
  5. Greek biology and Medicine karya Henry Osborn Taylor

Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor

Oleh:
ABU KANDRA

Seperti pada pembahasan sebelumnya, bahwa untuk mendapatkan data manifestasi patologis pada titik akupunktur dibagi dalam 2 metode yaitu palpasi dan wawancara. Palpasi titik akupunktur untuk mengetahui nyeri tekan, nyaman tekan, dan adanya nodul. Wawancara yaitu bertujuan untuk mengetahui sensasi pada titik akupunktur (sensasi nyeri, sensasi terbakar, sensasi tertusuk, sensasi kaku) dimana sensasi tersebut dapat diketahui melalui wawancara/menanyakan kepada penderita tentang adanya sensasi apa saja yang dirasakan pada saat itu juga di titik weiwanxiashu.

Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor

  1. Hasil perbandingan sensasi dan palpasi weiwanxiashu secara umum
    Jika dibandingkan, manifestasi patologis titik weiwanxiashu lebih dapat ditunjukan melalui metode palpasi daripada wawancara. Karena telah disebutkan pada pembahasan sebelumnya bahwa untuk mencari perubahan patologis pada meridian atau titik akupunktur, dilakukan dengan teknik palpasi (meraba dan menekan) yang berguna untuk mendeteksi penyakit organ dalam dengan menekan dan merujuk kepada beberapa titik akupunktur dan mengamati reaksinya, karena titik akupunktur adalah tempat dimana qi (energi vital) mengalir dan berkumpul. Yang mana penyakit organ dalam sering ditunjukkan dalam reaksi di titik-titik khusus tertentu. Perubahan patologis utama yang terdapat pada titik akupunktur antara lain nyeri tekan, kulit yang sensitif dan nodul keras atau nodul seperti tali tambang yang mengeras dibawah kulit. Ini dikarenakan palpasi melakukan intervensi langsung pada titik sehingga pengukurannya lebih terarah dan objektifitasnya lebih tinggi.
    Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor 
  2. Manifetasi patologis titik weiwanxiashu berdasarkan lamanya menderita
    Kurva di bawah ini adalah salah satu cara untuk menggambarkan dan membuktikan bahwa faktor lamanya menderita mempengaruhi manifestasi. Agar penggambarannya lebih mudah dicerna maksudnya, maka dapat diukur dari sisi tidak adanya manifestasi.
    Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa FaktorGambar 1.1 kurva hubungan lamanya menderita dengan tidak adanya manifestasi
    Jika diperhatikan, manifestasi cenderung bahkan tidak muncul sama sekali ketika di tahun-tahun awal menderita yaitu sekitar < dari 1 tahun hingga 5 tahun. Manifestasi mulai muncul ketika menderita DM > 5 tahun hingga 15 tahun. Tapi ketika menderita DM > 15 tahun,  tidak ditemukan manifestasi sama sekali. Sehingga terbentuklah kurva dengan pola cekung sperti tampak di atas. Ada apa dengan pola kurva tersebut? Mengapa manifestasi tidak muncul di awal tahun dan pada saat > 15 tahun menderita DM? coba kita kaji bersama pada pemaparan di bawah ini.
    Seperti yang dinyatakan dalam kitab Huang Di Neijing bahwa dalam teori perubahan patologis, meridian merupakan jalan berpindahnya faktor patogen. Perubahan patologis pada organ dalam dan meridian dapat ditampakkan melalui reaksi abnormal pada meridian yang dilewati. Dalam kedokteran modern, melemahnya fungsi organ pada penderita DM juga diikuti oleh kerusakan saraf perifer di otot, kulit dan organ lain. gejala yang muncul biasanya adalah mati rasa bahkan lumpuh. Hal tersebut tentu saja berhubungan juga dengan kepekaan rangsang titik akupunktur karena titik akupunktur terletak pada jaringan superfisial, terlebih pada penderita DM dengan komplikasi neuropati. Hal semacam ini biasa disebut dengan neuropati perifer. Menurut ahli endokrinologi Prof. Hans tandra, pada penderita DM, neuropati biasanya terjadi setelah glukosa darah terus tinggi, tidak terkontrol dengan baik, dan berlangsung sampai 10 tahun atau lebih. Dalam jangka lama, glukosa darah yang tinggi akan melemahkan dan merusak dinding pembuluh darah kapiler yang memberi makan ke saraf sehingga terjadi kerusakan saraf.
    Ketika menderita diabetes kurang dari 1 tahun, titik weiwanxiashu belum memanifestasikan  tanda patologis karena kondisi penyakit masih tergolong ringan. Mulai 1 tahun hingga 15 tahun, titik mulai memanifestasikan tanda patologis karena kondisi keparahan yang meningkat, dan ketika menderita diabetes lebih dari 15 tahun manifestasi mulai menghilang karena lamanya suatu penyakit yang diderita akan berdampak pada melemahnya organ, sehingga merusak sistem pembuluh darah dan saraf  yang biasa disebut neuropati diabetes, yang kemudian juga berdampak mengurangi kepekaan pada titik akupunktur, dikarenakan karakter titik akupunktur yang kaya saraf dan pembuluh darah. Dari hal ini dapat kita ambil sedikit kesimpulan bahwa neuropati diabetes mempengaruhi manifestasi titik akupunktur pada umumnya dan titik weiwanxiashu pada khususnya.
    Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor
  3. Sensasi dan palpasi berdasarkan umur
    Disini akan dipaparkan tentang hubungan antara manifestasi patologi titik weiwanxiashu dengan faktor umur penderita DM.
    Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa FaktorGambar 1.2 kurva hubungan tidak adanya manifestasi dengan umur
    Kurva di atas menggambarkan bahwa penderita DM berumur di bawah 50 tahun cenderung tidak terdapat manifestasi. Manifestasi mulai muncul ketika penderita DM menginjak usia 50 tahun hingga di bawah 70 tahun. Manifestasi patologis tidak muncul sama sekali ketika usia penderita menginjak 70 tahun hingga ke atas.
    Di umur awal, manifestasi belum tampak dikarenakan pada usia muda kondisi tubuh seseorang lebih baik dan masih mampu “melawan” penyakit dan kerusakan organ juga jaringan yang diakibatkan oleh DM masih belum nampak. Sehingga manifestasi patologis di weiwanxiashu juga belum ada. Semakin bertambahnya umur, semakin berkurang pula kepekaan sarafnya. Masih menurut Prof. Hans tandra, pada umumnya penderita diabetes usia lanjut cenderung menderita diabetes yang watunya sudah lama sehingga juga berhubungan dengan kerusakan saraf perifer seiring dengan bertambahnya umur yang biasanya diikuti dengan menurunnya fungsi organ, dimana usia tua lebih mudah terkena kerusakan saraf perifer daripada usia muda.
    Sama halnya dengan manifestasi patologis karena faktor lamanya menderita DM, semakin bertambahnya usia semakin menurun pula fungsi organ dalam. Hal ini juga mempengaruhi kepekaan titik akupunktur, sehingga semakin bertambah usia, manifestasi pada titik Weiwanxiashu Ex-B 3 akan menghilang. Sebaliknya pada usia muda titik akupuntur lebih peka karena organ dan jaringan tubuhnya masih berfungsi dengan baik.
  4. Sensasi dan palpasi berdasarkan kadar gula darah
    Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor
    Gambar 1.3 Kurva hubungan tidak adanya manifestasi dengan kadar gula darah
    Karakter kurva di atas hampir sama, yaitu nyaris tidak ditemukan manifestasi pada tingkatan awal kondisi kadar gula darah 200-290 mg/dL. Manifestasi mulai serentak  muncul pada kategori pertengahan yaitu ketika kadar gula darah 300-390 mg/dL, dan manifestasi mulai berkurang ketika kadar gula bertambah hingga > 400 mg/dL. Namun, temuan penelitian kami yang sangat unik, ketika dalam keadaan hipoglikemi manifestasi patologis di titik weiwanxiashu menunjukan nyaman tekan dan area cekung ketika dirabah.
    Seperti yang kita ketahui bahwa hipoglikemi merupakan suatu kondisi kadar glukosa darah yang terlalu rendah sampai 60 mg/dL yang mengakibatkan gejala kelemahan tubuh dikarenakan nutrisi tubuh tidak tercukupi. Dalam TCM, nyaman tekan atau reaksi menerima tekanan pada area/titik yang ditekan dan ketika dirabah terdapat manifestasi berupa area cekung, merupakan manifestasi yang menunjukan sifat penyakit golongan defisien atau lemah. Dalam kedokteran modern, hipoglikemi juga digolongkan kondisi kelemahan. Dari sini kita bisa melihat terdapat sinkronisasi istilah antara TCM dan kedokteran modern.
    Glukosa darah yang tinggi akan melemahkan dan merusak dinding pembuluh darah kapiler yang memberi makan ke saraf sehingga terjadi kerusakan saraf. Hal tersebut juga sesuai dengan hasil penelitian tentang titik akupunktur sebagai berikut, yaitu Kellner (1965) melalukan 12.000 mikroseksi pada 11 titik akupunktur, hasilnya tidak ditemukan sesuatu yang unik, kecuali akhiran saraf pada lokasi titik akupunktur lebih padat. Pada lokasi akupunktur, satu reseptor untuk 2,80 mm2 dan lokasi bukan titik akupunktur 12,83 mm2. Gunn et al (1976) meneliti 70 buah titik akupunktur, 47 terletak pada titik motorik (tipe I), 11 terletak di garis sagital, pertemuan saraf superfisial kedua belah tubuh (tipe II), 12 terletak pada pleksus saraf atau saraf kutaneus superfisial (tipe III), titik akupunktur terletak di  atas otot–tendon (tipe IV). Kesimpulannya, titik akupunktur terletak di area kaya saraf superficial. Maka bukanlah suatu yang mengherankan jika kadar gula darah mempengaruhi manifestasi yang muncul. Ketika kadar gula darah semakin tinggi, berakibat pada kerusakan saraf perifer dan pembuluh darah kapiler sehingga berpengaruh pada kepekaan titik akupunktur, mengingat karakteristik titik akupunktur yang kaya saraf dan pembuluh darah daripada lokasi yang bukan titik akupunktur.
    Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor 
  5. Sensasi dan palpasi berdasarkan tipe diabetes
    Data yang kami temukan pada wawancara sensasi titik menunjukan bahwa sensasi titik lebih nampak pada diabetes tipe I daripada tipe II, berbanding terbalik dengan data palpasi, manifestasi palpasi titik lebih nampak pada diabetes tipe II daripada tipe I. Hal ini menunjukan bahwa tidak ada hubungan yang jelas antara tipe diabetes dengan manifestasi patologis pada titik Weiwanxiashu Ex-B 3. Karena, menurut para pakar endokrinologi penderita diabetes tipe 1 maupun tipe 2 sama-sama bisa terkena neuropati, di mana manifestasi patologis titik akupunktur pada umumnya dan titik weiwanxiashu pada khususnya dipengaruhi oleh neuropati diabetes.
  6. Sensasi dan palpasi berdasarkan kelamin
    Data berdasarkan wawancara sensasi titik dan palpasi titik weiwanxiashu, penderita DM laki-laki lebih banyak didapati manifestasi patologis daripada perempuan.
    Para ahli mengatakan bahwa laki-laki lebih beresiko terkena neuropatik diabetik dari pada perempuan yaitu berupa nyeri yang hebat atau yang lainnya tergantung pada letak kelainannya, jika titik akupunktur mempunyai kelainan berupa manifestasi nyeri dan sebagainya, berarti titik akupunktur tersebut sedang bermasalah yang menggambarkan kondisi organ yang berhubungan dengan titik tersebut, karena titik akupunktur atau meridian adalah tempat dilewatinya faktor patogen.

Keterkaitan Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu dan Penderita DM Berdasarkan Beberapa Faktor

Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Oleh: Abu Kandra

Dalam ilmu akupunktur, titik weiwanxiashu adalah titik empiris untuk penyakit Diabetes Mellitus (DM). Titik tersebut terletak pada meridian kandung kemih antara titik Geshu BL 17 dan Ganshu BL 18, lebih tepatnya di punggung, di bawah prosessus spinosus vertebrae torachalis VIII, 1,5 cun lateral dari garis tengah posterior. Titik ini termasuk baru ditemukan jika dibandingkan dengan titik akupunktur lain yang sudah ada ribuan tahun yang lalu. Namun kami belum menemukan lieratur tentang kapan ditemukannya titik ini.

Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Weiwanxiashu sangat berpengaruh dalam terapi DM. Disamping menggunakan formula titik berdasarkan diferensiasi sindrom, weiwanxiashu juga digunakan sebagai titik pelengkap. Dari berbagai penelitian oleh para ahli disebutkan bahwa titik weiwanxiashu efektif dalam terapi diabetes mellitus. Salah satu contohnya penelitian yang dilakukan oleh Prof. Zheng pada tahun 2002 lalu mengenai pengaruh elektro akupunktur di titik weiwanxiashu dan zusanli pada glukosa darah dan plasma glukagon pankreas pada kelinci yang telah disuntik diabetes. Ditemukan bahwa penusukan pada titik weiwanxiashu dapat menurunkan kadar gula darah dan dapat menekan plasma glukagon pankreas secara signifikan. Sedangkan penusukan pada zusanli saja tidak ditemukan perubahan yang berarti pada kadar gula darah dan plasma glukagon pankreas, namun kadar gula darah dan plasma glukagon pankreas menurun lebih nyata ketika weiwanxiashu dan zusanli bersama-sama dilakukan penusukan. Hal ini menunjukan bahwa weiwanxiashu memiliki aksi penting ketika bersinergi dengan zusanli.

Berdasarkan penelitian yang kami lakukan, dimana bertujuan untuk membuktikan keterkaitan titik weiwanxiashu dengan penderita DM melalui manifestasi patologis yang tampak pada titik weiwanxiashu. Manifestasi yang kami temukan berupa nyeri tekan, nyaman tekan, nodul (benjolan), area cekung. Manifestasi tersebut diketahui dengan cara melakukan palpasi (perabaan dan penekanan) pada titik weiwanxiashu, tentunya palpasi harus dilakukan dengan benar dengan standarisasi yang ada untuk mengurangi subjektifitas data. Manifestasi juga berupa sensasi nyeri, kaku, dan tertusuk dimana data diperoleh dengan cara wawancara kepada penderita berdasarkan sensasi apa saja yang dirasakan di titik weiwanxiashu.

Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Dalam Traditional Chinesse Medicine (TCM) hubungan antara titik akupunktur dengan fungsional organ dihubungkan melalui sistem meridian yang mengalir di seluruh tubuh. Dalam teori perubahan patologis, meridian merupakan jalan berpindahnya faktor patogen. Perubahan patologis pada organ dalam dan meridian dapat ditampakkan melalui reaksi abnormal pada meridian yang dilewati. Jadi, meridian juga membantu untuk mendiagnosis suatu penyakit, yang dinyatakan dalam bab Back-Shu acupoints dalam Lingshu. Itulah sebabnya penusukan di titik akupunktur dapat mempengaruhi kesehatan. Secara tradisional, untuk mencari perubahan patologis pada meridian atau titik akupunktur, dilakukan dengan teknik palpasi (meraba dan menekan) yang berguna untuk mendeteksi penyakit organ dalam dengan menekan dan merujuk kepada beberapa titik akupunktur dan mengamati reaksinya, karena titik akupunktur adalah tempat di mana qi (energi vital) mengalir dan berkumpul. Jadi penyakit organ dalam sering ditunjukkan dalam reaksi di titik-titik khusus tertentu. Dalam lingshu dinyatakan, “Jika kamu ingin mengetahui suatu penyakit, kamu dapat melakukan perabaan dan penekanan (jie) di beberapa tempat. Jika terdapat nyeri atau perubahan lainnya, di situlah titik yang menghubungkannya”. Metodenya sederhana dan praktis. Perubahan patologis utama yang terdapat pada titik akupunktur antara lain nyeri tekan, kulit yang sensitif dan nodul keras atau nodul seperti tali tambang yang mengeras di bawah kulit. Tapi dalam pembahasan ini sengaja belum kami sertakan tatalaksana standarisasi palpasi (khususnya titik akupunktur) yang baik dan benar, karena kami kira penyampaiannya jauh lebih baik harus disertai praktik untuk mengurangi subjektifitas.

Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Mengapa kondisi organ dalam dapat termanifestasi pada titik akupunktur? Ternyata pertanyaan tersebut dapat dijawab dengan teori perubahan patologis. Dalam kondisi normal, meridian dan kolateral dapat mengatur aliran qi dan darah dengan baik, tapi ketika qi jahat (patogen) mengganggu, meridian dan kolateral menjadi jalan berpindahnya qi jahat. Itu adalah pengaruh dari perubahan patologis. Bab 56 dalam Plain Question (Lingshu) dikatakan: ”Ketika patogen menyerang kulit, lapisan otot akan terpengaruh, sehingga patogen menuju kolateral dan kemudian menyerang meridian, dan akhirnya menuju organ zang-fu”. Dalam hal ini dinyatakan bahwa meridian adalah jalur serangan patogen dari kulit dan lapisan otot menuju organ lima-zang dan enam-fu. Karena organ dalam berhubungan dengan meridian dan kolateral sebagai perantara perubahan patologis antara organ dalam. Meridian dan kolateral adalah jalur interaksi perubahan patologis tidak hanya dari luar ke dalam, atau antar organ dalam tapi juga antara organ dalam dan jaringan di permukaan tubuh. Melalui meridian dan kolateral, penyakit organ dalam dapat ditampakkan di permukaan tubuh, pada tempat khusus dan lubang pada tubuh.

Diagnosis sindrom enam meridian juga bisa digunakan untuk membantu mendiagnosis nyeri tekan, manifestasi yang terdapat pada tempat dilewatinya meridian atau dimana qi meridian berkumpul pada titik akupunktur. Hal itu sangat berguna untuk mendiagnosis perubahan morfologi pada area lokal kulit.

Manifestasi Patologis Titik Weiwanxiashu Kasus Diabetes Mellitus

Dasar teori di atas semakin meguatkan hasil penelitian yang ada tentang adanya manifestasi patologis titik weiwanxiashu pada penderita diabetes mellitus. Dan kita dapat menerapkannya dalam praktik di klinik untuk menunjang diagnosa dan terapi. tapi, adakah kaitannya antara berbagai jenis manifestasi patologis tersebut dengan kadar gula darah, tipe diabetes, lamanya menderita, umur, dan jenis kelamin?? Hal tersebut akan kita kaji di artikel berikutnya.

Beda Kedokteran Barat dan Timur

Yarobbi.com | Bekam Sinergi | Beda Kedokteran Barat dan Timur

Beda Kedokteran Barat dan Timur Di dalam dunia pengobatan jaman sekarang ini sangat jelas terlihat dua sisi yang berlawanan yaitu kedkteran modern dan tradisional. Kedokteran modern yang sering dikenal dengan pengobatan konvensional atau pengobatan dari barat memandang bahwa manusia itu dipandang sehat jika materi dan struktur tubuh manusia itu dalam kondisi yang normal. Meskipun ada beberapa sisi secara rohani dan secara sosial manusia juga masuk dalam aspek kriteria sehat menurut kedokteran modern.

Beda Kedokteran Barat dan Timur

Saat kita berbicara tentang orang yang sakit maka kedokteran barat akan melihat organ apa yang sakit, adakah jaringan tubuh yang sakit, sistem tubuh mana yang sakit. Sebagai contoh ketika orang batuk maka seorang dokter barat akan berpikir adakah kelainan atau sesuatu yang terjadi di paru-paru orang yang batuk itu. Maka kemudian dilakukan pemeriksaan dengan mendengarkan suara paru dan dilanjutkan dengan foto pada paru-paru untuk melihat adakah struktur paru yang terganggu. Ini yang kita namakan kedokteran barat berbasis pada  materi dan struktur organ tubuh.

Beda Kedokteran Barat dan Timur 

Contoh yang lain misalnya ketika ada orang yang sakit pinggang, misalnya low back pain maka seorang dokter akan berpikir mungkin struktur otot yang terganggu, saraf yang terganggu, organ yang terganggu ataukah tulangnya yang terganggu. Inilah cara pandang kedokteran barat.
Kedokteran barat sangat akurat dalam melihat semua struktur tubuh. Bahkan semua struktur tubuh yang tidak normal akan bisa dideteksi dengan segala macam keacanggihan teknologi yang ada. Dan semuanya terukur dengan standar yang jelas. Misalnya ketika orang dengan gejala kesemutan karena kolesterol yang tinggi di dalam darahnya ada alat ukur dan standar yang sudah pasti.

Beda Kedokteran Barat dan Timur 

Bagaimana dengan kedokteran timur atau lebih dikenal dengan kedokteran tradisional memandang hal ini? Kedokteran timur berdasarkan pada fenomena, fungsi dan korelasi. Kenapa berdasarkan ini? Karena kedokteran timur lebih dulu ada daripada kedokteran barat maka cara-caranya pun masih memakai cara tradisional dalam melihat orang tersebut sakit atau tidak. Orang timur memaknai kesehatan berawal dari pengamatan terhadap alam semesta ini.
Banyak fenomena alam yang dimasukkan dalam memahami konsep sakit dalam tubuh manusia. Saya ambil contoh misalnya: orang yang terdiagnosa pusing tujuh keliling/vertigo dipandang oleh orang timur sebagai fenomena angin. Angin sifatnya mudah datang dan mudah pergi dapat bergerak pindah tempat maupun bergerak dalam satu tempat. Fenomena ini dikaitkan dengan fungsi hati (organ hati diibaratkan pohon) jika hati terlalu ekses panasnya maka pohon akan menjulang terlalu tinggi dan mudah tertiup angin. Akhirnya orang dengan kondisi hati yang ekses bisa terkena vertigo.

Beda Kedokteran Barat dan Timur 

Inilah memahami penyakit berdasarkan fenomena alam yang dikaitkan dengan fungsi dan korelasinya pada organ tubuh manusia. Saat kita batuk maka kedokteran timur memandang orang tersebut bisa terkena angin, lembab, dingin, kering panas atau paru-paru yang kekurangan materi. Saat orang terkena nyeri pinggang maka kedokteran timur memandang kemungkinan orang tersebut terkena angin, dingin, lembab, panas atau patogen yang lain ataukah kekurangan materi dalam tubuh.

Beda Kedokteran Barat dan Timur 

Terkadang kita sering mendengar ada orang batuk tidak sembuh-sembuh sudah dilakukan pemeriksaan rontgen dada hasilnya bersih tetapi masih saja batuk. Demikian juga dengan kasus nyeri pinggang terkadang masih saja terus nyeri ketika sudah dilakukan pengobatan dengan konvensional belum membuahkan hasil.
Maka kemungkinan kasus diatas bisa dijawab dengan kedokteran timur. Kedokteran timur akan mengamati kasus tadi dengan sudut pandang Qi/energi yang ada di dalam tubuh manusia. Qi itulah yang akan nampak dalam sebuah fenomena yang berbeda antara satu orang dengan orang yang lain.
Dalam kondisi tertentu terkadang kedokteran timur juga membutuhkan barat. Misalnya ada kasus tumor di daerah leher, orang timur memandang ini adalah darah stasis yang tidak jalan dengan baik karena sebuah proses stagnasi yang terjadi. Maka kedokteran timur memandang pada sebatas ini saja tidak sampai ke arah ini kanker ganas dan sebagainya. Inilah keteterbatasan timur dalam mendiagnosa. Timur tidak sampai berbicara tingkat sel. Karena timur dikembangkan dengan konsep tradisional yang kuno sejak ribuan tahun yang lalu yang belum mengenal teknologi secanggih sekarang. Tetapi terkadang tanpa berbicara tingkat sel dengan basis keilmuan yang didasarkan pada tradisional ini penyakit kanker banyak yang sembuh dengan konsep timur.
Jadi inilah perbedaan cara pandang kedokteran modern dan tradisional. Saya yakin keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang paling baik adalah mensinergikan keduanya dalam rangka mencari yang terbaik bagi kesembuhan pasien.

Beda Kedokteran Barat dan Timur 

Semua itu adalah ilmunya Allah SWT, kita hanya sebagi manusia. Itu semua hanya sebuah ilmu bukan dzat yang menyembuhkan. Kenapa demikian? Sering kita jumpai kita sebagai praktisi pengobatan baik barat maupun timur, ada pasien yang sudah dilakukan diagnosa sudah tepat dan dilakukan terapi pengobatan tetapi belum sembuh juga. Karena ada satu hal yang masih di atas itu semua bahwa kita bukan yang menyembuhkan, tugas kita menganalisa penyakit dan mengobatinya menurut kemampuan kita.

Beda Kedokteran Barat dan Timur

Ginjal dalam Pengobatan Timur

Yarobbi.com | Bekam Sinergi |

Ginjal dalam Pengobatan Timur

Ginjal dalam Pengobatan TimurOrgan ginjal adalah organ yang terletak didaerah pinggang setinggi vertebrae thoracal terakhir sampai dengan vertebrae lumbal 2 atau 3. Organ ini sangat penting di dalam dunia kedokteran timur. Terkait dengan pengobatan bekam yang akan mengeluarkan darah dan energi maka yang perlu diketahui adalah beberapa fungsi dari organ ginjal yaitu sbb:

  • Ginjal dalam Pengobatan Timur, Sumber Yin-Yang tubuh. Ketika tubuh kekurangan Yang/panas tubuh maka akan ditunjukkan dengan rasa dingin di tubuh, ektrimitas/anggota gerak dingin, mual, diare dan pinggang nyeri. Nyeri pinggang di sini karena ginjal kekurangan Qi atau Yang. Biasa disebut dengan istilah Yang xu ginjal.
  • Karena sebagai sumber Yin dan Yang maka kekurangan Yin pada organ ginjal juga akan ditunjukkan dengan pinggang yang nyeri, terasa panas, tubuh rasanya panas, telapak tangan dan kaki terasa panas, dada terasa panas dan keluar keringat saat malam hari. Terkait dengan sindrom Yin Xu ginjal ini maka tidak dianjurkan dengan bekam basah, tetapi dianjurkan dengan menggunakan bekam kering dan herbal tonik Yin.
  • Ginjal terkait dengan fungsi reproduksi, maka jika ada pasien dengan diagnosa Jing ginjal lemah maka tidak dianjurkan pembekaman.
  • Ginjal terkait dengan fungsi membuang sisa metabolisme dalam wujud urin. Ketika orang tidak bisa kencing dengan sebab karena lemahnya energi ginjal maka juga tidak boleh dilakukan pembekaman.
  • Ginjal dalam Pengobatan Timur berfungsi membentuk masa tulang, maka wajar ketika orang sudah lanjut usia akan muncul keluhan osteoporosis. Untuk osteoporosis juga tidak bisa dilakukan pembekaman. Terapinya dengan menggunakan herbal tonik Yang dan Yin serta Jing ginjal.

Manfaat Rumput Teki

Yarobbi.com | Ilmu Herbal Sinergi | Manfaat Rumput Teki

(Seri Materia Medika Bag. 2)

Manfaat Rumput TekiNama lain dari Rumput Teki ini adalah Xiang Fu/Rhizoma Cyperi.

Rasa:  pedas, pahit, manis netral

Afinitas: Masuk meridian limpa, hati dan tripemanas

Manfaat Rumput Teki

AKsi Manfaat Rumput Teki ini adalah:

  • Menyebarkan energi
  • Mengatur jalannya energi
  • Meredakan nyeri  seperti pada kasus hypochondriac pain, epigastric distention, disharmony between the liver and the spleen, dan dismenore
  • Melancarkan menstruasi
  • Mengatur qi hati

Secara pengalaman saya, herbal ini sering dipakai pada kasus stagnasi qi hati dan limpa. Sehingga muncul gejala-gejala nyeri pada uluhati dan lambung serta gangguan pada menstruasi baik yang berupa tidak lancarnya menstruasi dan nyeri haid/dismenore.

Di dalam membuat sebuah formula bisa di kombinasi dengan beberapa herbal lain diantara sbb:

  • JOMBANG untuk kasus nyeri payudara dengan disertai rasa yang panas pada kedua payudara, payudara terasa tegang dan muncul benjolan yang keras pada kedua payudara.
  • Pada hepatitis atau fatty liver bisa dikombinasikan dengan SAMBILOTO, MENIRAN, PEGAGAN, RUMPUT MUTIARA dan LINGZHI
  • Pada kasus dismenore karena faktor dingin dalam bisa dikombinasikan dengan FUZI, HABBATUSSAUDA dan BEE POLLEN
  • Untuk kasus benjolan pada leher dengan konsistensi keras dan rasanya panas serta nyeri bisa dikombinasikan dengan JOMBANG dan 3 HUANG Yaitu: HUANG LIAN, HUANG JIN danN HUANG BAI

Manfaat Rumput Teki

KATA KUNCI: herbal ini sifatnya menyebarkan. Menyebarkan berarti syaratnya tubuh harus sudah ada sesuatu yang disebarkan yakni materi yang cukup seperti Qi, Xue, Jin Ye, Yin, Yang dan Jing.

Maka herbal ini tidak diperbolehkan untuk kasus yang Qi xu/defisiensi energi

Sekian semoga tulisan ini bisa memberikan manfaat

Ai ye

Yarobbi.com | Ilmu Bekam Sinergi | Ai ye

(Seri Materia Medika Bag. 1)

Ai yeNama lain tanaman ini adalah Artemisia Vulgaris/Baru Cina. Tanaman obat ini sangat sering digunakan dalam pengobatan terutama terkait dengan masalah darah. Baik yang wujudnya perdarahan sampai yang berujud stagnasi.

Ai ye

Ai ye mempunyai rasa pahit, pedas dan hangat, ia akan masuk meredian limpa, hati dan ginjal.

Aksi kerja Ai ye ini adalah sbb:

  1. Menghangatkan rahim dan menghentikan perdarahan
    Karena mempunyai sifat yang hangat maka herbal ini sangat sering digunakan pada gangguan mentruasi misalnya menstruasi yang lama tidak berhenti. Menstruasi yang lama tidak berhenti yang disertai dengan gejala lemahnya Qi dan Yang ginjal misalnya: diare, nyeri pinggang, mudah kencing, kaki merasakan dingin dan dismenore. Pada kasus perdarahan haid yang tidak berhenti karena lemahnya Qi herbal ini bisa dikombinasikan dengan herbal tonik Qi dan Yang ginjal seperti Rou cong rong dan Sou yang.Pada kasus benjolan benjolan yang ada dirahim dengan kondisi Yang Qi lemah maka bisa dikombinasikan dengan Cakar ayam, temu putih, rumput teki dan habbatussauda.Dalam Bai Ye Tang
    Herbal ini dikombinasikan dengan komposisi sbb:
  • Ce Bai Ye     : 9 gram
  • Gan Jiang   : 9 gram
  • Ai Ye             : 9-12 gram

Formula ini digunakan untuk menghentikan perdarahan karena gagalnya limpa mengontrol darah tetap didalam pembuluh darah
Dalam Jiao Ai Tang
Herbal ini dikombinasikan dengan komposisi sbb:

  • Ai Ye                        : 6 gram
  • Sheng di huang   : 9 gram
  • Bai shao                  : 12 gram
  • Dang gui                :  9 gram
  • Choan xiong         : 6 gram
  • Gan cao                  : 6 gram

Dalam Si sheng wan
Herbal ini dikombiasikan untuk menghentikan perdarahn tipe panas dan mendinginkan darah dengan kombinasi dalam formula sbb:

  • Ce Bai Ye                  : 12 gram
  • Sheng di huang     : 15 sd 24 gram
  • He ye                        : 9-12 gram
  • Aiye                          : 6-9 gram
  • Menenangkan janin
    Secara pengalaman untuk orang yang sering keguguran maka bisa meminum herbal ini saat mau hamil atau saat hamil sampai dengan melahirkan. Bisa diminum bersama kurma 7 butir per hari dan habbatussauda 2 kapsul perhari serta bisa ditambahkan dengan madu dan bee pollen.
  • Menyebarkan dingin dan menghilangkan nyeri
    Untuk kondisi tubuh terserang dingin dalam/Yang xu maka herbal ini bisa digunakan untuk menguatkan Yang. Tentunya dikombinasikan dengan herbal Tonik Yang.

Ai ye

Ai ye  SIFATNYA HANGAT
Maka herbal ini sering digunakan sebagai bahan dari moksa batang yang digunakan untuk terapi moksibusi. dan moksa sendiri berfungsi untuk menambah Yang Qi tubuh.

Dosis
Dosis anjuran adalah 10 sampai dengan 30 gram simplisia kering

Kontra indikasi:
Bagi penderita dengan sindrom Yang Shi atau Yin Xu

Keunikan herbal bermahdzab TCM

Yarobbi.com | Ilmu Herbal Sinergi | Keunikan herbal bermahdzab TCM

Keunikan herbal bermadzab TCMPengobatan herbal merupakan pengobatan yang menggunakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat yang ada di sekitar kita. Sebagai seorang yang ingin mendalami herbal, saya menemui beberapa cara pandang dalam menggunakan herbal. Maksud cara pandang di sini adalah cara pandang dalam mendiagnosa atau meenggunakan herbal itu sendiri.

Keunikan herbal bermahdzab TCM

Ada yang menggunakan tanaman obat, kalau ditanya kenapa orang Jawa sering minum JAMU DAUN PEPEYA untuk meningkatkan nafsu makannya? Maka mereka menjawab: resep ini sudah kami dapati sejak kakek nenek kami untuk jamu supaya orang kuat makannya dan segar badannya. Fenomena yang satu ini memang wajar saja, maka dikatakan sebagai “jamu.”

Fenomena yang kedua ada orang yang minum TEMULAWAK untuk meningkatkan nafsu makannya, ketika ditanya kenapa minum temulawak? Maka ia menjawab: “menurut penelitian dikatakan bahwa temulawak meengandung ini dan itu sehingga ia bagus untuk menambah nafsu makan.”

Fenomena yang ketiga kita tanya ke seorang pengobat yang bermadzhab TCM kenapa antum memberikan temulawak pada orang ini untuk menikkan nafsu makan? tidak herbal yang lainnya saja? Maka pengobat bermahdzab Cina itu mengatakan “temulawak bagus untuk menaikkan nafus makan seseorang dengan sindrom panas hati menekan limpa lambung. Dan untuk meningkatkan nafsu makan temulawak ini tidak bisa bahkan kontra indikasi untuk Qi lambung lemah atau lambung terserang dingin atau mingmen yang lemah” Pengobat tersebut kemudian mengatakan “jika orang gak nafsu makan karena energi lambung yang lemah maka pakailah Habbatussauda, adas dan lengkuas, jika gak nafsu makan karena api ginjal yang lemah maka dikasih Ginseng/Ren shen dan Fu zi.” Kemudian pengobat yang bermahdaz Cina tadi mengatakan “kita perlu hati-hati dalam menggunakan herbal gejala yang sama (gak nafsu makan) belum tentu herbal yang digunakan sama karena mempunyai sindrom yang berbeda tetapi malah bisa juga sebaliknya gejala yang beda bisa menggunakan herbal yang sama kalau sindromnya sama”

Keunikan herbal bermahdzab TCM

Dari ketiga fenomena di atas tampak sebuah perbedaan dalam memberikan herbal. Inilah ilmu pengobatan yang ada tentang cara pandang dalam memberikan herbal. Maka disaat kita tahu ini tentunya semua harus saling menghargai jangan saling menyalahkan. Tetapi kita sebagai seorang yang berilmu dan diberi akal maka pilihlah mana yang paling baik dari fenomena diatas.

Keunikan herbal bermahdzab TCM, Semoga bermanfaat sekelumit unek-unekku ini…….