Aplikasi Konsep Yin Yang dalam Bekam

Alam semesta diciptakan Allah subhanahu wata’ala dengan keseimbangan. Demikian pula tubuh manusia, ketika dia berada pada keadaan sehat, itu artinya kondisi tubuhnya dalam ‘kondisi seimbang’. Jika kemudian terjadi perubahan-perubahan keseimbangan yang berasal dari faktor internal maupun faktor eksternal, orang tersebut akan mengalami ketidakseimbangan dan inilah yang disebut sakit. Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah yang tidak seimbang. Lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?” (QS. Al Mulk : 3)

Para ahli kedokteran tradisional timur sangat memahami fenomena perubahan keseimbangan dan pengaruhnya terhadap kualitas kesehatan manusia. Mereka secara tekun mengamati, mencatat, dan mentafakuri fenomena tersebut sehingga menjadi sebuah metodologi dan konsep yang sangat mendasar dari ilmu pengobatan timur. Kita mengenalnya sebagai prinsip YIN YANG. YIN YANG adalah bahasan mengenai keseimbangan dan ketidakseimbangan. Oleh karena itu, siapapun yang mampu mengamati fenomena YIN YANG, sama artinya ia mampu ‘membaca’ kualitas kesehatan dan apa yang telah terjadi dalam diri manusia.

Untuk lebih detailnya, banyak manfaat jika seseorang memahami konsep Yin Yang dalam dunia terapi bekam, antara lain:
1. Diagnosa : Setelah mengetahui prinsip terapi bekam, maka sebagai seorang terapi bekam harus mencari seseorang yang dalam kondisi YANG untuk bisa di bekam. Ingatlah selalu bahwa, secara prinsipil, bekam akan membuat seseorang dikurangi unsur panasnya (unsur panas adalah YANG, sedangkan unsur dingin adalah YIN). Maka jelas bahwa saat unsur panas dikurangi melalui bekam, maka unsur YIN dalam tubuh akan naik. Dampaknya adalah terjadilah keseimbangan YIN YANG tubuh sehingga jadilah sehat.

2. Penentuan Lokasi Titik Bekam : Penentuan lokasi bekam memilih daerah yang sifatnya YANG, yaitu daerah belakang tubuh dan atas tubuh. Tetapi hal ini juga relatif, semua memperhatikan diagnosa yang kita lakukan kepada pasien.

3. Terapi : Seorang dengan sindrom panas (YANG) maka memerlukan YIN untuk menjadi seimbang. Begitu juga sebaliknya seorang dengan sindrom dingin memerlukan YANG untuk memanasi sehingga jadi seimbang.

4. Prognosis: Seorang yang mempunyai sindrom YANG akan membaik dengan ijin Allah jika diterapi bekam. Sebaliknya, jika ada seseorang yang membekam pasien yang memiliki kondisi YIN, maka mempunyai prognosisnya akan menjadi buruk.

5. Diet/ gaya hidup : Seorang dengan sindrom dingin (YIN) maka sangat dianjurkan untuk meminum dan makan yang sifatnya hangat (YANG) seperti kurma, madu, jahe, kapulaga, habbatussuda, secang dan lain sebagainya. Demikian sebaliknya dengan sindrom panas maka dianjurkan makan dan minum yang sifatnya dingin, misalnya anjuran memakan banyak sayur dan buah yang sifatnya dingin.

Demikian uraian singkat mengenai pentingnya seorang ahli terapi bekam memahami prinsip YIN YANG dalam proses awal mendiagnosa sindrom yang dialami oleh pasien sampai pemilihan proses terapi yang tepat baginya. Diskusi mengenai artikel “Aplikasi Konsep Yin Yang dalam Bekam” bisa dengan menuliskan komentar, masukan, saran, sampai pertanyaan dari pembaca di bawah artikel ini. Semoga bermanfaat. Wallahu alam bishawab.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

Prinsip terapi bekam

Prinsip terapi bekam secara keseluruhan adalah mengembalikan keseimbangan Yin Yang tubuh.

Jika tubuh terlalu panas maka didinginkan. Jika tubuh terlalu ekses (pathogen eksternal berlebih) maka dikeluarkan. Jika tubuh kekurangan materi dasar maka ditambah. Materi-materi dasar itu adalah

1. Qi/ energy
2. Xue/ darah
3. Jin/ Cairan yang jernih
4. Ye/ Cairan yang keruh
5. Jing/ Materi genetic
6. Yin
7. Yang

Tujuh materi dasar di atas tidak pernah berlebih/ekses. Maka jika ada orang yang kekurangan materi dasar harus ditambah.

Bekam adalah terapi dengan prinsip sie/ sedasi yaitu: mengurangi Yang berlebih atau mengeluarkan Yang ekses. Yang berlebih adalah eksopatogen terutama angin, panas, dan api.

Bekam tidak bisa mengeluarkan eksopathogen yang lain, yakni dingin, lembab, dan kering.

Tetapi dalam praktek pathogen itu tidak berdiri sendiri. Biasanya berkombinasi dengan angin. Karena angin adalah pembawa pathogen yang lain. Contoh kombinasi:
1. Angin dingin
2. Angin kering
3. Angin lembab
4. Angin panas

Maka jika ada tambahan unsure yang lain ini yakni angin, maka bisa dikeluarkan dengan bekam.

ditulis oleh dr Achmad Ali Ridho (Penggagas Konsep Bekam Sinergi)