Tata Cara Makan Terbaik

“You are what you eat” adalah kalimat bijak yang demikian melegenda dalam sejarah kehidupan manusia. Bagaimana tidak, apa yang kita makan secara empiris memang benar-benar nantinya menjadi cerminan siapa diri kita.

Mereka yang biasa memakan makanan yang haram, jelas nantinya juga akan cenderung berperilaku dan memilih melakukan hal-hal yang diharamkan oleh Allah. Berat badan dan jiwanya disuruh melakukan amal perbuatan yang menjadi sebab dirinya dicintai dan diridhoi oleh Allah subhanahu wata’ala. Jelas beda dengan orang yang selalu menjaga apa yang dia makan. Ia hanya memakan makanan yang halal dan thoyib saja sehingga badannya ringan untuk digunakan beribadah.

Demikian pula ketika kita kaitkan dengan kualitas kesehatan. Orang yang memperhatikan tata cara makan dan apa yang dimakan kualitas kesehatannya cenderung lebih baik dari pada mereka yang sembrono dan asal-asalan memakan makanan. Misalnya sudah tahu bahwa dirinya mengalami penyakit yang bersifat dingin, malah dirinya banyak memakan makanan yang sifatnya dingin pula sehingga semakin melemahkan energi dalam tubuhnya. Padahal seharusnya dia menguatkan tekadnya untuk mengkonsumsi makanan, minuman, dan herbal-herbal yang bersifat panas atau memberikan energi.

Oleh karena itu, bagi sesiapa saja yang menginginkan kualitas kesehatannya baik, hendaknya benar-benar memperhatikan masalah makan ini. Berikut kami sampaikan beberapa kaedah makan terbaik, pertama dan utama adalah yang berasal dari rasulullah saw.

Nabi memberikan teladan dalam hal makan, antara lain
a. Duduk tegak
Mengambil posisi duduk tegak tanpa bersandar, posisi duduk tegak tidak membungkuk tidak menyebabkan perut terlipat dan diafragma lebih terdorong ke bawah rongga dada sebagai wadah membantu pernapasan juga menjadi lebih lapang.

b. Prinsip higienis
Menjaga kebersihan tangan juga ditekankan Nabi di luar wudhu terutama ketika tangan dipakai sebagai sarana untuk makan. Sebagaaimaana tertera dalam sebuah hadits, “Jika salah satu dari kalian bangun dari tidurnya maka janganlah memasukkan tangannya kesebuah tempat makanan sehingga membasuh tangan tersebut 3 kali, maka sesungguhnya ia tidak mengetahui dimana kedua tangan itu berada ( bermalam )”.

c. Penggunaan tangan kanan pemanfaatan otak kiri .
Otak kiri adalah dikenal dengan otak berpikir yang lebih menggunakan kemampuan oleh analitis dan rasional. Sedang otak kanan secara umum disebut sebagai otak “merasa” ekspresif dan instingtif.

d. Makan dengan tiga jari.
Menunjukkan sikap pertengahan dan seimbang . Sebagaimana dikatakan bahwa makan dengan 5 jari adalah kerakusan, sedang makan dengan 1 atau 2 jari adalah kesombongan.

e. Thuma’ninah
Tidak banyak bicara dan mengeluarkan suara keras saat makan. Hikmahnya supaya lidah tidak tergigit, makanan tidak salah masuk ke saluran nafas dan konsentrasi melumatkan makanan dengan mengunyah yang benar.

Ahli mutaakhirin (para ahli jaman sekarang) juga ada yang berbicara tentang kaedah yang baik ketika makan, diantaranya=

1. DR Hiromi Sinya
Tips beliau sebagai berikut:
a. Berhentilah makan dan minum 4 – 5 jam sebelum tidur.

b. Kunyahlah setiap suap 30-50 kali

c. Jangan makan pada sela-sela waktu makan kecuali makan buah utuh (sepotong buah utuh boleh dimakan 1 jam sebelum tidur jika rasa lapar membuat Anda tidak bisa tidur karena buah uth cepat di cerna)

d. Makanlah buah dan minum jus 30-60 menit sebelum waktu makan.

e. Konsumsilah biji-bijian dan sereal utuh yang tidak digiling

f. Konsumsilah lebih banyak makanan yang mentah atau dikukus sebentar. Memanaskan makanan yang lebih dari 48 c akan membunuh enzim

g. Jangan makan makanan yang teroksidasi (buah buahaan yang sudah berubah warna menjadi coklat sudah mulai teroksidasi)

h. Konsumsilah makanan fermentasi

i. Jagalah disiplin dengan makanan yang anda santap.

j. Ingat Anda Adalah Makanan Yang Anda Makan

k. Manusia zaman dahulu sebagian besar makanannya berasal dari bahan nabati, termasuk buah-buahan. Untuk itu, mereka biasa mengunyah kuat dan dalam waktu lama. Dugaan bukannya tanpa alasan dan dukungan yang kuat.Para pakar kesehatan di Amerika sejak lama mengumumkan hasil penelitiannya, yakni anak-anak yang biasa mengunyah lebih lama, cenderung memiliki gigi yang lebih bersih dan kuat. Risiko terserang penyakit gigi bagi mereka relatif kecil. Ditambahkan pula bahwa mengunyah dalam waktu yang lama makanan dari nabati, khususnya buah-buahan, akan menunjang kesehatan gigi.

l. Setiap melakukan kunyahan, berarti pula merangsang timbulnya air liur. Semakin banyak mengunyah, semakin banyak pula air liur yang keluar. Dalam lima menit mengunyah, air liur yang tertinggal di mulut jumlahnya ratusan kali lebih banyak dibandingkan saat diam (tidak mengunyah).A ir liur mengandung beberapa zat, termasuk kalsium yang dapat membentengi email gigi dari kerusakan.

m. Bahkan, ada sebagian pakar kesehatan gigi yang berpendapat mengunyah buah-buahan selama lima menit, lebih baik dan efektif daripada menggosok gigi.

2. dr Chris K.H Teo dan Ching Beng Im
Tips beliau adalah
a. Kondisi pikiran sangat penting untuk diperhatikan ketika sedang makan. Rileks dan nikmatilah apa yang sedang Anda makan karena hal itu penting untuk pencernaan dan proses asimilasi yang baik. Ketika makan jangan membicarakan dan membahas apapun.

b. Perut kita tidak mempunyai gigi maka kunyahlah makanan secara perlahan untuk menjamin proses pencernaan dan asimilasi berjalan dengan sempurna .

c. Jangan dorong makanan dengan banyak minum. Kurangilah kebiasaan makan sambil minum.

d. Jangan makan terlalu banyak, cukupkanlah 70% dari kapasitas lambung anda terisi.

e. Nikmatilah makanan dengan perlahan-lahan dan jangan terburu-buru menelan makan. Kenali apa yang sedang dimakan dan rasakan kenikmatan dari setiap jenis makan yang sedang disantap.

f. Jangan makan pada saat malam sudah larut dan makanlah tiga jam sebelum Anda tidur. Hal ini akan menyempurnakan proses pencernaan serta memungkinkan Anda bisa menikmati tidur yang lebih nyenyak.

g. Bila Anda sakit, makanlah makanan yang ringan atau berpuasa. Hal Ini akan membuat energi tubuh dapat disalurkan untuk menangani proses penyembuhan dari pada membantu proses pencernaan. Makanlah bubur encer ketika anda sakit karena makanan seperti itu mudah dicerna dan memungkinkan energy tubuh Anda dialihkan untuk membantu proses penyembuhan.

h. Makan tanpa mengosongkan lambung adalah bencana.

i. Oleh karena itu, kosongkan lambung Anda setiap hari, jangan terus diisi. Tanamkan kebiasaan itu.

So, mahabenar Allah yang telah memberikan tuntunan kepada kita untuk makan dengan porsi terbaik, yakni porsi yang tidak berlebih-lebihan. Allah subhanahu wata’ala berfirman, “Wahai anak adam, pakailah pakaian kalian yang indah disetiap memasuki masjid. Makan dan minumlah, tapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang-orang yang berlebihan” ( QS 07:31) dan “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (QS. 2: 168). Wallahu a’lam.

Author is dr Achmad Ali Ridho Akp
more artikel about bekam? main aja ke yarobbi.com

Maroji:
—-dr Ade Hasman Sp An “ Kenapa Rosulullah SAW tidak pernah sakit?” Hikmah Jakarta
—-DR Hiromi Sinya ( Guru besar kedokteran Albert Einsten College of Medicine , USA ) “ The Miracle of Enzym “
—-dr Chris K.H Teo dan Ching Beng Im “ Food And Cancer “ Pt Elex Media Komputindo Jakarta
—-Prof Dr Abdul Basith Muhammad As-sayyid “ Pola makan Rosululloh “ Al mahira Jakarta

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *