Tips Pencegahan Pegal Linu

Sering orang mengatakan untuk tidak mandi malam hari karena takutnya akan terkena penyakit rematik yang tandanya biasa dikenal dengan istilah encok pegal linu. Mereka mengatakan orang yang terkena rematik akan merasakan sakit yang luar biasa dipersendian. Benarkah demikian…? Rematik ini dapat menyerang siapa saja baik yang tua maupun yang muda. Rematik ini merupakan sindrom dengan tiga keluhan utama yaitu nyeri, kaku dan kelemahan sendi. Bisa kita bayangkan bagaimana bila sendi-sendi yang ega membuat kita bergerak dengan fleksibel, tidak seperti robot ini, tiba-tiba mengalami hal tersebut.

Lebih Jauh tentang Rematik

Rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian dan daerah sekitarnya. Rematik ini ega menyerang seluruh tubuh mulai dari kepala sampai kaki. Penyakit ini ega disebut juga dengan Atritis. Gejala yang timbul antara lain pembengkakan, kemerahan, nyeri di lutut, siku, pergelangan maupun bagian sendi-sendi yang lain, gangguan di otot dan tendon.

Ada sekitar 150-an jenis rematik. Akan tetapi ada sekitar empat jenis rematik yang sering dijumpai di masyarakat kita yaitu, osteoatritis (pengapuran), rematik luar sendi yang menyerang jaringan diluar tulang rawan, rematik peradangan dan rematik yang disebabkan oleh pengeroposan.

Sekitar 50% penyakit ini terjadi karena pengapuran. Pengapuran berarti terjadinya penipisan jaringan tulang rawan di persendian yang berfungsi sebagai bantalan. Bantalan pada persendian yang aus ini menyebabkan gesekan antar tulang sehingga timbulah rasa nyeri. Pengapuran ini merupakan suatu proses penurunan fungsi tubuhyang dimulai usia 40 tahun, tetapi setiap orang mempunyai proses yang berbeda-beda. Ada yang 40 tahu sudah rematik, tetapi yang usia 70 tahun belum mengalami rematik pun ada. Cepat lambatnya proses pengapuran tadi disebabkan oleh egati mutu tulang rawan dan berat badan.

Jenis rematik lain yang banyak diderita oleh orang didunia adalah atritis rheumatoid (AR) atau peradangan sendi. Penyakit ini banyak ditemukan pada usia 20-50 tahun yang ditandai dengan kaku saat bangun tidur jam dan penderita sulit untuk bergerak paling tidak 1, radang sendi pada 3 daerah persendian atau lebih karena pembengkakan jaringan lunak, persendian atau penumpukan cairan dan dipastikan bukan pertumbuhan tulang, benjolan kecil di bawah kulit.

Gangguan autoimun seperti penyakit lupus termasuk dalam peradangan ini. Pada kondisi ini kekebalan tubuh tidak berfungsi sebagai bakteri, virus atau benda asing yang masuk kedalam tubuh. Kekebalan tubuh malah merusak jaringan tubuh yang sehat termasuk juga jaringan di persendian.

Penyebab penyakit ini ega juga karena kadar asam urat yang tinggi dan sebab yang lain. Penyakit karena asam urat yang tinggi ini sering dijumpai pada pria yang berusia 30an-40an. Hal ini disebabkan karena adanya produksi purin yang berlebihan sehingga ditimbun di persendian dan menyebabkan sakit.

Pengeroposan tulang (Osteoporosis) juga termasuk dalam jenis rematik. Osteoporosis merupakan kondisi ketika jumlah jaringan tulang telah berkurang dan beresiko besar terjadinya patah tulang, penyebabnya adalah egativ ekstrogen berkurang biasanya terjadi pada wanita yang sudah menepouse, egativ, rokok, kurangnya aktifitas, kekurangan asupan kalsium, kurangnya pancaran sinar matahari.

Bisakah penyakit ini dicegah?

Agar terhindar dari rematik beberapa langkah mudah yang ega Anda lakukan.

1. Olahraga secara teratur, bukan hanya untuk kesehatan jantung tetapi juga sangat baik untuk otot, sendi dan tulang.

Olah raga seperti jalan kaki bermanfaat untuk penderita rematik karena asam urat. Hal ini dikarenakan jalan kaki membakar kalori, memperkuat otot, dan membangun tulang kuat tanpa menganggu persendian yang sakit. Untuk melakukan olah raga sebaiknya berkonsultasi dengan dokter ataupun terapis untuk mengetahui gerakan yang terbaik. Disarankan untuk menghindari olah raga yang terlalu membebani lutut seperti voli, bulutangkis, atau bela diri. Sebaiknya jangan berdiri terlalu lama karena akan menimbulkan rasa sakit.

2. Peregangan.

Setiap pagi setelah bangun tidur lakukanlah peregangan karena ega meningkatkan kekuatan otot dan membantu meningkatkan rentang gerak sendi Anda. Pastikan Anda melakukan pemanasan otot dan sendi sebelum peregangan. Hal itu karena peregangan sebelum pemanasan, ega memperburuk nyeri sendi dan bahkan menimbulkan ketegangan pada otot.

3. Konsumsi makanan sehat dan banyak mengandung vitamin C serta kalsium.

Kedua nutrisi tersebut sangat penting untuk kesehatan tulang dan otot. Ada beberapa buah dan sayur yang disarankan seperti:

  • Semangka. Segelas jus semangka tanpa biji di pagi dan malam dapat mencegah rematik karena kelebihan asam urat. Jus ini akan mampu mendorong keluar asam urat.
  • Alpukat. Lemak nabati yang terkandung mampu memberikan lubrikasi secara alami pada persendiaan tulang seperti leher, siku, pergelangan tangan, pingul lutut, dan pergelangan kaki
  • Strawbery
  • Apel. Konsumsi apel yang difermentasi setengah cangkir 2x sehari akan membantu penyembuhan rematik.
  • Asparagus. Zat dalam asparagus dapat menghancurkan asam oksalat dalam ginjal dan dalam jaringan otot. Maka asparagus dapat menolong penderita rematik dan radang syaraf.

4. Penuhi kebutuhan tubuh akan cairan.

Air membentuk 70 persen tulang rawan pada sendi yang bersifat sebagai pelumas sehingga tulang tidak bertemu satu sama lain.

Nah, ternyata upaya pencegahan rematik pun mudah dilakukan. Hanya butuh kesungguhan dan keistiqomahan untuk membiasakan hidup sehat. [Ashshihahteam]

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *